JAKARTA, Kamis 30 Mei 2024. Dilakukan secara hybrid daring via zoom meeting dan luring bertempat di Sekretariat ASOHI Jagakarsa telah diselenggarakan Rapat Badan Pengawas ASOHI (BPA) dan Pengurus Inti ASOHI. Acara Rapat BPA kali ini merupakan yang ke-11 pada periode kepengurusan 2021-2025, dihadiri secara langsung oleh Ketua merangkap Anggota BPA Bapak Gani Harijanto, Sekretaris BPA Ir. Bambang Suharno, Anggota Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA, Drh. Gowinda Sibit, Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD dan Drh Gowinda Sibit. Sementara Drs. Jonas Jahja Apt. bergabung secara daring via zoom meeting...................... RAPAT BPA, BAHAS KONSOLIDASI INTERNAL ... ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota INF AS HI Asosiasi Obat Hewan Indonesia Edisi: 266 - juni 2024 3 9 Jakarta, Rabu 12 Juni 2024. Bertempat di Kantor Sekretariat ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI menerima kunjungan perwakilan Health For Animals (HFA). Health For Animals merupakan asosiasi yang mewakili sektor kesehatan hewan: produsen obat-obatan hewan, vaksin dan produk kesehatan hewan lainnya di seluruh dunia, serta asosiasi yang mewakili perusahaan di tingkat nasional dan regional (disebut sebagai Anggota), dimana ASOHI merupakan salah satu anggota HFA sejak lama. HFA berkantor pusat di Brussel, Belgia. Hadir pada kesempatan ini adalah Ketua Umum Drh Irawati Fari yang didampingi Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora dan ................... KUNJUNGAN HEALTH FOR ANIMALS KE ASOHI PROTAS DAN PELANTIKAN PENGURUS ASOHI SUMSEL Palembang, Sabtu 22 Juni 2024. Bertempat di Hotel Rids, Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II KM 11, Palembang, acara pelantikan Pengurus ASOHI Sumsel untuk periode 2023-2027 dan Program temu Anggota ASOHI (Protas) berlangsung dengan khidmat. Acara ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua 1 ASOHI Pusat, Ir. Teddy Candinegara. Berkaitan dengan telah habisnya periode masa kepengurusan ASOHI Daerah Propinsi Sumatera Selatan pada tahun 2022, serta sesuai SK No. Kp. 001/III/ASOHI/2023 tentang Perpanjangan Kepengurusan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Daerah Sumatera Selatan Periode 2017- 2022, maka Pengurus ASOHI Daerah Propinsi Sumatera Selatan telah melaksanakan Musda ASOHI Daerah .................................................................... PROTAS ASOHI BALI SUKSES DIGELAR DENPASAR, Sabtu 1 Juni 2024. Bertempat di Boutique Hotel (Ex Golden Tulip) telah dilaksanakan Program Temu Anggota ASOHI (Protas) Daerah Bali. Acara dibuka dengan sambutan Ketua ASOHI Daerah Bali Drh I Made Dwi Wicaksana. Menurut Drh Wicak, demikian ia akrab disapa, Protas kali ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan kompetensi dari anggota ASOHI Bali. Self Improvement, “Mengenal karakter untuk menggali potensi diri” menjadi tajuk utama dari seminar ini dengan menghadirkan pembicara utama Ketua Sub Bidang Importir ASOHI Pusat Bapak Rezki Eko Nugroho D.ST.CBC. .................................... 2 9
2 Edisi: 266 - juni 2024 INF AS HI ini Ditjen PKH akan fokus penanganan permasalahan dan kegiatan prioritas penanggulangan penyakit hewan seperti PMK/FMD dan LSD, pencegahan penyakit hewan baru, serta penanggulangan Rabies di NTT. Ditambah lagi kewaspadaan terhadap HPAI H5N1 Clade 2.3.4.4b dengan contoh kasus pada Sapi Perah di AS. Menindaklanjuti arahan Ketua BPA, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari melaporkan Program Kerja 2024 (Semester I). Diantaranya adalah Penertiban dan penguatan Kepengurusan ASOHI Daerah serta dinamisir Kegiatan ASOHI Daerah yang dilaksanakan melalui Rakornas 14-15 Mei 2024, Musda, dan Pembinaan dengan Kunjungan ke ASOHI Daerah (Jabar). Lebih lanjut Irawati menambahkan Percepatan proses Kaderisasi dilakukan melalui pembinaan langsung, dengan melibatkan semua pengurus Pusat dan Daerah di semua kegiatan. Sementara untuk Penertiban Pelaksanaan Konsolidasi juga telah diklakukan melalui momen Rakornas Bendahara pada 13 Mei 2024 lalu. Kegiatan pembinaan, pelatihan, informasi yang bermanfaat bagi anggota diantaranya melalui Pelatihan PJTOH angkatan 26 (21-22 Mei) dan PROTAS (Program Temu Anggota ASOHI). Selain itu untuk kegiatan yang berorientasi Kesehatan Ternak, Masyarakat, dan Lingkungan telah dilakukan melalui Program Pengendalian Stunting dan Kampanye protein hewani unggas. Dari Sekretariat untuk program evaluasi sisdur dan database saat ini dalam proses penyempurnaan. Mendukung BUMA (Badan Usaha Milik ASOHI) untuk kinerja lebih baik dalam membahas peluang pengembangan usaha dilakukan dengan diskusi berkala dengan Pengurus Inti. Sementara menindaklanjuti peluang kerjasama ASOHI dan UGM dalam pengembangan Apotik Veteriner penandatangan MoU ASOHI dan IPB University telah terlaksana tanggal 19 Maret 2024. Proposal & Business Plan dari UGM sudah diajukan untuk selanjutnya akan direview Pengurus Inti ASOHI. Di sesi penutup Laporan Hasil Rakor Bendahara dan Rakornas ASOHI yang telah dilaksanakan di Hotel Santika Bogor, 13-15 Mei 2024 disampaikan oleh Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara. Teddy melaporkan Rakornas dihadiri 14 dari 16 ASOHI Daerah. (WK) JAKARTA, Kamis 30 Mei 2024. Dilakukan secara hybrid daring via zoom meeting dan luring bertempat di Sekretariat ASOHI Jagakarsa telah diselenggarakan Rapat Badan Pengawas ASOHI (BPA) dan Pengurus Inti ASOHI. Acara Rapat BPA kali ini merupakan yang ke-11 pada periode kepengurusan 2021-2025, dihadiri secara langsung oleh Ketua merangkap Anggota BPA Bapak Gani Harijanto, Sekretaris BPA Ir. Bambang Suharno, Anggota Drh. Rakhmat Nuriyanto MBA, Drh. Gowinda Sibit, Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD dan Drh Gowinda Sibit. Sementara Drs. Jonas Jahja Apt. bergabung secara daring via zoom meeting. Pengurus Inti ASOHI yang hadir diantaranya Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari yang didampingi Sekjend Drh Forlin Tinora Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko. Acara diawali dengan Pembukaan dan dilanjutkan Pengarahan Ketua BPA Bapak Gani Harijanto. Pada kesempatan Gani Harijanto menekankan posisi Ketua ASOHI Daerah adalah sebagai wakil yang dipilih anggota Daerah untuk memperjuangkan aspirasi kepentingan anggota sesuai maksud dan tujuan ASOHI. Ketua ASOHI Daerah juga bertindak sebagai wakil ASOHI Pusat di Daerah untuk melaksanakan program kerja ASOHI sesuai AD, ART, Program Kerja Hasil Munas. Gani menambakan untuk fokus kegiatan di tahun 2024 ini Ketua ASOHI Daerah wajib melakukan konsolidasi internal; Fokus di kegiatan untuk meningkatkan kinerja ASOHI Daerah; serta Mempersiapkan dan melaksanakan Musda bagi kepengurusan yang periodenya akan habis. Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan Anggota Badan Pengawas ASOHI Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD yang menyampaikan tentang Update Kebijakan Bidang Kesehatan Hewan Ditjen PKH-Kementan 2024. Menurut Fadjar tahun RAPAT BPA, BAHAS KONSOLIDASI INTERNAL DAN PERSIAPAN MUSDA SUARA BPA INF AS HI ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia ASOHI PUSAT HARUS LEBIH PROAKTIF... JAKARTA, 27 Oktober 2015. Ketua Umum Drh. Irawati Fari meninjaklanjuti rapat bertajuk,”ASOHI Akan Meningkatkan Hubungan dengan Pemerintah Sebagai Mitra yang Harmonis”. untuk Memperkuat ASOHI Daerah. Irawati menyampaikan, bahwa Pengurus ASOHI Pusat harus membantu atau mendorong ASOHI Daerah untuk lebih proaktif di daerahnya, setelah itu baru membahas program kerja angota ASOHI daerah, Sekretariat akan mengirim surat ke ASOHI daerah untuk mengisi form data base anggotanya...................................... 2 7 36 TAHUN USIA ASOHI JAKARTA, 27 Oktober 2015. Bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) mengadakan syukuran Hari Ulang Tahun nya yang ke 36. Acara syukuran ini diselenggarakan secara sederhana, dibuka oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari dimana dihadiri pula oleh pengurus ASOHI Pusat serta para Pendiri ASOHI dan seluruh staf dan karyawan PT Gallus Indonesia Utama. Dr. Drh. Soehadji, sebagai salah satu pendiri ASOHI dalam sambutannya menceritakan awal mula ASOHI dibentuk. ASOHI didirikan pada tahun 1979 tepatnya di............................................. 6 4 JAKARTA, 18 November 2015. Bertempat di Menara 165 Jl. TB. Simatupang Jakarta-Selatan. ASOHI menyelenggarakan Seminar Nasional Bisnis Peternakan. Seminar dibuka langsung oleh Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Prof. Ir. Muladno, MMA yang didampingi oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari, Ketua Dewan Penasehat ASOHI Gani Haryanto dan Ketua Panitia Seminar Drh. Andi Wijanarko................................................................ SEMINAR NASIONAL BISNIS PETERNAKAN... BANDUNG, 9 November 2015. Bertempat di gedung Dinas Peternakan Dan Keswan Jabar, Bandung, Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari melantik Pengurus ASOHI Jabar periode 2015-2020 yang di Ketuai oleh Drh. Pranyata Tangguh Waskita. Acara Pelantikan dihadiri oleh beberapa Pengurus ASOHI Nasional, diantaranya Wakil Sekretaris Jenderal, Drh. Forlin Tinora, Bendahara Umum Hj. Henny Rusminah SE, MBA, Ketua Bidang Organisasi, Drh. Gowinda Sibit, Ketua Bidang Peredaran Obat Hewan, Ir. Teddy Candinegara dan Sekretaris Eksekutif, Ir. Bambang Suharno. Pada acara pelantikan ini dihadiri............. PELANTIKAN ASOHI JABAR INF Edisi: 163 - AS HI NOVEMBER 2015 ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA PERKEMBANGAN DUNIA OBAT HEWAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia KUNJUNGAN JEBSEN JESSEN... JAKARTA, 07 Desember 2015. Bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Drh Forlin Tinora Wakil Sekretaris Jenderal Asosasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menerima perwakilan PT Jebsen Jessen Ingredients Indonesia, Ronnie Leggat didampingi Junaidi Syukur dan Drh Ika Vina Rosevita atas nama principle PT Jebsen Jessen Ingredients dari Eco Animal Health-UK. Tujuan berkunjung ke ASOHI adalah untuk berdiskusi terkait dengan perkembangan issue AGP dan rencana pemerintah tentang peraturan pelarangan pencampuran dalam pakan...... 2 6 ASOHI SEBAGAI BADAN HUKUM PERKUM.. JAKARTA, 17 November 2015, bertempat di Sekretariat ASOHI Pasar Minggu, Pengurus Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) yang diwakili oleh Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Sekretaris Jenderal ASOHI Drh Harris Priyadi, Bendahara Umum ASOHI Hj Henny R Karim dan Ketua Dewan Penasehat ASOHI Gani Haryanto dihadapan notaris PPAT Sarinandhe. DJ SH menandatangani AKTA pendirian badan hukum “perkumpulan” ASOHI yang diterbitkan tanggal 06 November 2015 dengan Nomor SK 07 untuk didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM............................................................. 6 3 JAKARTA, 27 November 2015. Bertempat di kantor Karantina Hewan, Kementrian Pertanian, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Wakil Sek Jend Drh. Forlin Tinora, Ketua Bidang Peredaran Obat Ir. Teddy Candinegara, dan Ketua Antar Lembaga Drh. Andi Wijanarko, bertemu dengan Kepala Pusat Karantina Pak Jarwanto beserta timnya. Pada pertemuan kali ini, Ketua Umum ASOHI memperkenalkan pengurus baru ASOHI dan menyampaikan beberapa................... PERTEMUAN ASOHI DAN KARANTINA JAKARTA, 22 Desember 2015. Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), Drh. Irawati Fari dikediamannya beberapa waktu lalu menyatakan, bahwa ASOHI dan pemerintah harus tetap menjadi mitra kerja yang harmonis, dimana kedua pihak berupaya untuk saling mendukung. ASOHI juga akan terus memberikan masukan kepada pemerintah dalam rangka memajukan bisnis obat hewan dan peternakan. “Di kepengurusan ASOHI yang baru delapan bulan ini, tentunya diperkuat dengan beberapa program............................. TAHUN 2016 ASOHI PERKUAT PROGRAM KERJA Edisi: 164 - DESEMBER 2015 ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA Terbit Bulanan [email protected] www.asohi.org BERITA DUNIA OBAT HEWAN PERKEMBANGAN Informasi dari dan untuk anggota Asosiasi Obat Hewan Indonesia PUBLIC HEARING RPM TENTANG PENYEDIAAN.... JAKARTA, 26 Januari 2016. Bertempat di Kementerian Pertanian, gedung C Lt. 9 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH). Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menghadiri acara Public Hearing terkait Rancangan Peraturan Menteri Pertanian (RPM) tentang Penyediaan Obat Hewan. RPM tentang Penyediaan Obat Hewan ini terdiri dari tujuh Bab dengan 44 pasal. RPM Obat Hewan disandarkan atas pertimbangan pada UU No 18 Th 2009.............................................. 2 5 PT GALLUS “MEMBANGUN... ANNUAL MEETING JAKARTA, 15 Januari 2016. Bertempat di Hotel Sahati Jakarta Selatan, PT Gallus Indonesia Utama (GITA), menyelengarakan Annual Meeting bertemakan ”Membangun Organisasi yang Tangguh dengan SDM yang Handal”. Annual Meeting diisi dengan penyampaian budgeting oleh para manager Divisi masing-masing. Didahului Direktur Utama PT Gallus, Ir. Bambang Suharno yang memamparkan budget secara umum PT Gallus. Kemudian di lanjutkan oleh Drh. Rakhmat Nuriyanto, MBA yang menyampaikan............................ 3 3 JAKARTA, 12 Januari 2016. Bertempat di Gedung Sekretariat Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) lantai-3, Pasar Minggu Jakarta Selatan. ASOHI menyelengarakan Rapat Dewan Penasehat ASOHI (DPA) yang ke-3 terhitung sejak Mei 2015. Rapat DPA dipimpin oleh Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari, pada kesempatan ini menyampaikan 12 Agenda Rencana Kegiatan Pengurus ASOHI periode Januari-Maret 2016 yakni: 1. Penyempurnaan/penyesuaian buku Pedoman Kerja Pengurus dan Pedoman Pengendalian Obat Hewan Ilegal 2. Pengurusan pengalihan saham.................................................... AGENDA KEGIATAN ASOHI JAKARTA, 13 Januari 2016. Ketua Umum ASOHI Drh. Irawati Fari pada kesempatan rapat dengan Kementan memberikan beberapa penjelasan, yakni tujuan pertemuan ASOHI dengan Kementan untuk pembahasan rencana penertiban beberapa Permentan Obat Hewan, yang akan di tindak lanjuti dan akan dituangkan ke dalam Permentan agar bisa dipercepat penerbitan Permentan dengan List Dra�t yakni: Klasi�ikasi Obat Hewan, Pelarangan Obat Hewan Tertentu pada Ternak, Ijin Usaha Obat Hewan, Peredaran Obat Hewan, CPOHB .......................................... RAPAT ASOHI DENGAN KEMENTAN GUNA..... Edisi: 165 - JANUARI 2016 Susunan Redaksi : l Pelindung : Ketua Umum ASOHI. l Penasehat : Sekjend ASOHI Drh Forlin Tinora Sekretaris BPA Ir Bambang Suharno. l Pemimpin Umum : Ir Darmanung Siswantoro l Pemimpin Redaksi : Wawan Kurniawan, SPt. l Redaksi : Eka Safitri. l Grafis : Aris Prasetyo. l Penerbit : ASOSIASI OBAT HEWAN INDONESIA (ASOHI) Alamat Redaksi : Sekretariat Gedung ASOHI Golden Office Durian, Jl. Durian No. 44C Kel. Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Telp. 021-72741508 WA. 0811-1642-812 Email: [email protected] Web: www.asohi.org Foto bersama peserta Rapat Pengurus Inti ASOHI dengan Badan Pengawas ASOHI, Selasa (30/5).
Edisi: 266 - juni 2024 3 INF AS HI PENGURUS INTI ASOHI GELAR RAPAT RUTIN JAKARTA, Selasa 11 Juni 2024. Bertempat di Kantor ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI kembali menggelar rapat rutin bulanan yang digelar secara hybrid offline dan online melalui fasilitas zoom meeting. Rapat dihadiri oleh Ketua Umum Drh Irawati Fari, Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara, Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko, Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora, dan Bendahara Umum Hj Henny R Karim. Beberapa poin penting dari hasil rapat kali ini diantaranya adalah Ketua Umum Drh Irawati Fari menyampaikan tentang penguatan dan reposisi BUMA (PT Gallus) yang akan ditindaklanjuti dengan membuat pertemuan dengan PT Gallus pada Jumat, 21 Juni 2024. Selanjutnya Ketua Umum juga menyoroti soal proses Kaderisasi. Tindak lanjut yang akan dilakukan diantaranya merencanakan Rapat Bidang-Bidang sebelum Rapat Pleno bulan Agustus 2024 awal. Membuat list jadwal pertemuan bidangbidang. Rencana Rapat Bidang Waka 2 yang rencananya akan dilaksanakan akhir Juni. Dan percepatan proses Kaderisasi – Pusat, Musda (Pemilihan Ketua & Pengurus, agar Pusat lebih berperan). Sementara itu Wakil Ketua 1 Ir Teddy Candinegara melaporkan bahwa persiapan Musda ASOHI Daerah Sulawesi Selatan. Dimana Pengurus ASOHI Sulsel akan mengadakan rapat untuk menentukan tanggal pelaksanaannya. Lebih lanjut untuk Pelantikan ASOHI Daerah Sumatera Selatan yang telah selesai melaksanakan Musda, akan ditunjuk Ketua Bidang Organisasi Drh Almasdi Rahman sebagai perwakilan dari ASOHI Pusat. Dari Bendahara Umum Hj Henny R Karim melaporkan telah menginformasikan ke ASOHI Daerah perihal pembuatan rekening atas nama ASOHI untuk dana operasional ASOHI Daerah. Bagi daerah yang defisit keuangannya tugas Waka 1 dan DERAP PUSAT Tangkapan layar Rapat Pengurus Inti ASOHI yang digelar melalui fasilitas zoom meeting dan offline. 2 untuk meningkatkan kegiatan ASOHI Daerah. Semisal ASOHI Riau, Lampung, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah. Setiap bulannya Bendahara mengirimkan laporan ke ASOHI Daerah sekalian menginfokan total pemasukan setiap Daerah. Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora melaporkan evaluasi pelaksanaan Rakornas yang akan ditindaklanjuti dengan mengadakan zoom update evaluasi setelah Rakornas tiga bulan ke depan yaitu pada Agustus 2024 (dengan diselipkan materi motivasi). Dari hasil PPJTOH ASOHI Jatim juga mengingatkan Pengurus ASOHI Jatim untuk peserta PPJTOH non anggota agar disarankan menjadi anggota ASOHI. Rencana pertemuan dengan Kementerian Perdagangan akan dibantu koordinasinya dengan Sekretaris BPA Ir Bambang Suharno dan Anggota BPA Drh Fajar Sumping Tjatur Rasa PhD untuk follow up ke Kementerian Perdagangan Dilaporkan juga oleh Forlin tentang rencana audiensi dengan Dirkeswan untuk membahas HS Code dan update MoU ASOHI dengan UGM. Peluang kerjasama ASOHI dan UGM dalam pengembangan Apotik Veteriner terkait Proposal & Business Plan dari UGM. Untuk hal ini Waka 2 Drh Andi Wijanarko akan bertindak sebagai PIC untuk mengatur waktunya. (WK) KUNJUNGAN HEALTH FOR ANIMALS KE ASOHI Foto bersama Pengurus ASOHI dan perwakilan Health For Animals (HFA), Rabu (12/6). Jakarta, Rabu 12 Juni 2024. Bertempat di Kantor Sekretariat ASOHI Jagakarsa, Pengurus Inti ASOHI menerima kunjungan perwakilan Health For Animals (HFA). Health For Animals merupakan asosiasi yang mewakili sektor kesehatan hewan: produsen obat-obatan hewan, vaksin dan produk kesehatan hewan lainnya di seluruh dunia, serta asosiasi yang mewakili perusahaan di tingkat nasional dan regional (disebut sebagai Anggota), dimana ASOHI merupakan salah satu anggota HFA sejak lama. HFA berkantor pusat di Brussel, Belgia. Hadir pada kesempatan ini adalah Ketua Umum Drh Irawati Fari yang didampingi Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora dan Bendahara ASOHI Hj Henny R Karim. Sementara perwakilan dari Health For Animals adalah Mr Carel du Marchie Sarvaas selaku Executive Director dari Health For Animals dan perwakilan dari Public Policy Asia Advisors Yuliana, S.H, C.L.A. Beberapa poin penting pembahasan dari pertemuan ASOHi dengan HFA diantaranya adalah sebagai berikut: HFA akan menunjuk PIC untuk melakukan komunikasi rutin dengan ASOHI. HFA memiliki banyak informasi yang terdapat di situs Web HFA dan ASOHI akan menghubungi HFA untuk menginformasikan dukungan apa yang diperlukan dari HFA. HFA akan mengadakan webinar AMR tahun ini, dan akan mengirimkan informasinya ke ASOHI agar ASOHI dapat mengikuti webinar tersebut. Lebih lanjut, ASOHI mengusulkan agar HFA dapat mengadakan pertemuan HFA anggota wilayah Asia Pasifik yanvg rencananya akan diadakan di Bangkok pada saat gelaran pameran VIV. ASOHI akan mengatur pertemuan zoom HFA dan anggota ASOHI perusahaan multinasional untuk memperbarui dan berbagi informasi. HFA dapat mendukung jika ASOHI mengadakan acara forum CEO. (WK)
4 Edisi: 266 - juni 2024 INF AS HI DERAP PUSAT PERMASALAHAN PROSES CLEARANCE PRODUK OH SEDIAAN FARMASETIK JAKARTA, Senin 3 Juni 2024. Melalui Surat Resmi Nomor: 031/ASOHI/V/2024, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari menyampaikan Permasalahan Proses Clearance Produk Obat Hewan Sediaan Farmasetik. Surat tersebut ditujukan kepada Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Dr drh Nuryani Zainuddin, M.Si Dalam surat tersebut Ketua Umum ASOHI menyampaikan sehubungan dengan kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha obat hewan dalam melakukan proses clearance produk obat hewan jenis sediaan farmasetik di Bea Cukai sebagai dampak dari diberlakukannya Permendag Nomor 36 Tahun 2023 juncto Permendag Nomor 8 tahun 2024 dan penerapan sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) 4.0 di Bea Cukai. ASOHI ingin menyampaikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Dengan adanya peraturan dan sistem baru tersebut, Tataniaga Border (Lartas) harus mengikuti yang tercantum di INSW (Indonesia National Single Window) dan tidak bisa lagi menggunakan pengecualian sehingga barang tertahan di Bea Cukai. 2. Pengecualian dapat digunakan oleh pelaku usaha obat hewan ketika HS Code obat hewan yang digunakan memiliki Lartas perizinan berupa SKI (Surat Keterangan Impor) atau SAS (Special Access Scheme) dari BPOM dengan kode 856. 3. HS code obat hewan jenis sediaan farmasetik tersebut adalah Pos tarif 3004. 4. Sebelumnya, proses customs clearance dapat diterima oleh Bea Cukai dengan deklarasi izin impor Kementan serta menggunakan dokumen 888. Namun, dengan adanya peraturan dan sistem baru maka Bea Cukai tidak lagi menerima pengecualian dan pelaku usaha harus memenuhi dokumen SKI atau SAS dari BPOM sesuai lartas di INSW. 5. Pengecualian dengan kode dokumen 888 hanya dapat digunakan oleh importir berstatus MITA (Mitra Utama)/AEO (Authorized Economic Operator). Dengan demikian, peraturan dan sistem baru tersebut akan berdampak pada importir obat hewan berstatus non MITA/ non AEO. Untuk itu, ASOHI berharap Kementerian Pertanian bisa mengeluarkan Surat Edaran sebagai dokumen pendukung pada saat proses clearance di Bea Cukai dan juga mempertimbangkan agar sediaan obat hewan memiliki HS code tersendiri. (WK) BANDUNG, Kamis 30 Mei 2024. Bertempat di Aula Bos sondaicus Lt. 4 Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Jl. Ir. H. Juanda, telah dilaksanakan Pertemuan Pelaku Unit Usaha Obat Hewan di Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Acara ini digelar dalam rangka pengawasan peredaran obat hewan di tingkat distributor dan penjaminan mutu, khasiat dan keamanan peredaran obat hewan di Jawa Barat. Ketua Bidang Produsen Drh H Sugiyono hadir memenuhi undangan sebagai narasumber mewakili Pengurus ASOHI Pusat. Acara dibuka oleh sambutan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Drs H Mohamad Arifin Soedjayana MM. Kemudian dilanjutkan paparan Drh H Sugiyono yang menyampaikan materi tentang Situasi dan Kondisi Usaha Obat Hewan di Jawa Barat, Tantangan Bisnis Obat Hewan di 2024, serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan ASOHI di tahun lalu yang banyak mengupas soal resistensi antimikrobial. Selanjutnya Drh. Mario dari Substansi Pengawasan Obat Hewan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan memaparkan update Regulasi Obat Hewan. Kemudian dilanjutkan oleh paparan Drh Nurhidayah dari BBPMSOH yang menyampaikan materi berjudul Penggunaan Antimikrobial pada Unit Peternakan Komersial. Acara ini juga dihadiri oleh Pengurus ASOHI Jawa Barat diantaranya adalah Ketua ASOHI Jabar Drh Nurvidia Machdum, yang didampingi pengurus ASOHI Jabar Deniswara Sibit MSc., dan Drh Albert Siallagan. Sementara perwakilan anggota ASOHI Jawa Barat yang hadir diantaranya dari PT Agrinusa Jaya Santosa, PT Alta Delta Internasional, PT Anugrah Panji Mandiri, PT Aswatama Equestrian, PT Dakka Tiga Utama, PT Delta Prima Agrindo, PT Bina San Prima, PT Global Spirit Intensa, PT Issu Medika Veterindo, PT Kino Indonesia Tbk, PT Meyer Laboratories, PT Romindo Primavetcom, PT SHS International, PT Tekad Mandiri Citra, PT Tri Daya Varuna, PT Tri Dinamika Nusantara, PT. Vadco Prosper Mega, dan PT. Zagro Indonesia. (WK) ASOHI JADI NARSUM PERTEMUAN PELAKU UNIT USAHA OBAT HEWAN DI JAWA BARAT Foto bersama Tim ASOHI Jabar dan ASOHI Pusat usai Pertemuan Pelaku Unit Usaha Obat Hewan di Jawa Barat, Kamis (30/5). ASOHI ASOSIASI OBAT HEWANINDONESIA INDONESIA ANIMAL HEALTH COMPANY ASSOCIATION Se k r e t a r i a t :G O L D E N O F F I C E D u r i a n Ja lan D u r i a n N o . 4 4 C, Ja g a k a r s a J a k a r t a S e l a t a n Telp: 021- 72741508, 0811 1462 812, Email : [email protected]. Website : www.asohi.org Nomor: 031/ASOHI/V/2024 Jakarta, 03 Juni 2024 Kepada Yth. Ibu Dr drh Nuryani Zainuddin, M.Si Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Jalan Harsono RM Ragunan Jakarta Selatan Perihal: Permasalahan Proses Clearance Produk Obat Hewan Sediaan Farmasetik. Dengan hormat, Sehubungan dengan kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha obat hewan dalam melakukan proses clearance produk obat hewan jenis sediaan farmasetik di Bea Cukai sebagai dampak dari diberlakukannya Permendag Nomor 36 Tahun 2023 juncto Permendag Nomor 8 tahun 2024 dan penerapan sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) 4.0 di Bea Cukai. ASOHI ingin menyampaikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Dengan adanya peraturan dan sistem baru tersebut, Tataniaga Border (Lartas) harus mengikuti yang tercantum di INSW (Indonesia National Single Window) dan tidak bisa lagi menggunakan pengecualian sehingga barang tertahan di Bea Cukai. 2. Pengecualian dapat digunakan oleh pelaku usaha obat hewan ketika HS Code obat hewan yang digunakan memiliki Lartas perizinan berupa SKI (Surat Keterangan Impor) atau SAS (Special Access Scheme) dari BPOM dengan kode 856. 3. HS code obat hewan jenis sediaan farmasetik tersebut adalah Pos tarif 3004. 4. Sebelumnya, proses customs clearance dapat diterima oleh Bea Cukai dengan deklarasi izin impor Kementan serta menggunakan dokumen 888. Namun, dengan adanya peraturan dan sistem baru maka Bea Cukai tidak lagi menerima pengecualian dan pelaku usaha harus memenuhi dokumen SKI atau SAS dari BPOM sesuai lartas di INSW. 5. Pengecualian dengan kode dokumen 888 hanya dapat digunakan oleh importir berstatus MITA (Mitra Utama)/AEO (Authorized Economic Operator). Dengan demikian, peraturan dan sistem baru tersebut akan berdampak pada importir obat hewan berstatus non MITA/non AEO. Untuk itu, ASOHI berharap Kementerian Pertanian bisa mengeluarkan Surat Edaran sebagai dokumen pendukung pada saat proses clearance di Bea Cukai dan juga mempertimbangkan agar sediaan obat hewan memiliki HS code tersendiri. Demikian yang dapat kami sampaikan, kami berharap Ibu dapat menerima permohonan kami. Atas perhatian dan bantuannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Asosiasi Obat Hewan Indonesia Drh. Irawati Fari Ketua umum Ilustrasi
Edisi: 266 - juni 2024 5 INF AS HI KESEKRETARIATAN ASOHI GARDA TERDEPAN PELAYANAN ANGGOTA Ket. foto No: 1) Pertemuan ASOHI dengan perwakilan HFA. 2) Pertemuan ASOHI dengan perusahaan anggota (Elanco). 3) Pertemuan ASOHI dengan perwakilan Jakarta Pet Expo, dan 4) Rapat ASOHI dengan BUMA (PT Gallus). JAKARTA, Selasa 25 Juni 2024. Salah satu Amanat Munas VIII ASOHI salah satu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kesekretariatan ASOHI adalah menjalankan fungsi Humas, baik Internal maupun Eksternal. Sekretariat memiliki tupoksi sebagai Komunikasi yang mencakup Perencanaan Kegiatan dan Laporan Rapat (Khusus dan Rutin), Korespondensi (InternalEksternal), Dokumentasi dan Arsip, Penghubung, Koordinasi, Penyelia dan HUMAS (Internal-Eksternal). Saat ini kerja Kesekretariatan ASOHI berada dibawah tanggung jawab Sekretaris Jenderal ASOHI Drh Forlin Tinora. Adapun beberapa kegiatan Kesekretariatan yang dilakukan diantaranya adalah Melayani Konsultasi Anggota, Menerima Tamu dari Dalam dan Luar Negeri, Rapat dengan BUMA (Badan Usaha MIlik ASOHI), Menyelenggarakan Kegiatan Organisasi seperti Pelatihan, Seminar, CEO Forum, Pameran, CSR, ASOHI Peduli Bencana, dll., serta Mendukung Kegiatan ASOHi Daerah. Sementara tupoksi Sekretariat sebagai sumber Informasi diantaranya melalui media-media yang dikelola seperti Bulletin Info ASOHI, Website, Video Profile, Buku/Leaflet. Sekretariat bertugas mengoreksi materi Bulletin Info ASOHI, pengelolaan IG ASOHI, Pengelolaan Web Site ASOHI, Pembuatan Video Profil ASOHI, Pemutakhiran Data Base ASOHI Pusat dan Daerah, serta Pembuatan brosur ASOHI. Selain itu Sekretariat juga memiliki tupoksi sebagai Rumah Tangga yang kerjanya Mengelola sarana dan prasarana kantor ASOHI, Iuran Anggota, Pembuatan SOP kegiatan asohi, dll. Tupoksi Skretariat terakhir adalah sebagai Registrasi yang mengatur Perijinan ASOHI, Proses rekomendasi anggota, serta Pemutakhiran data anggota. (WK) SE Pendaftaran Obat Hewan di Simpol 2024 SE KEMENTAN TENTANG PENDAFTARAN OBAT HEWAN PADA APLIKASI OSS-SIMPOL JA K A RTA , S e n i n 3 J u n i 2 0 2 4 . Melalui Surat Edaran dengan No: 5/SE/ PK.350/F.4/06/2024, Direktur Kesehatan H e wa n , D i t j e n P K H , Ke m e n te r i a n Pertanian Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si. menyampaikan tentang Pendaftaran Obat Hewan pada Aplikasi OSS-SIMPOL. Surat Edaran ini ditujukan kepada seluruh Pimpinan Perusahaan Obat Hewan dan Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI). D a l a m s u r a t n y a D i r k e s w a n menyampaikan, sehubungan dengan proses pendaftaran obat hewan pada Aplikasi OSSSIMPOL telah berjalan dengan baik dan stabil serta dalam rangka tertib administrasi pendaftaran obat hewan sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk pada Penyelenggaraan Perijinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor pertanian, maka bersama ini kami sampaikan kepada seluruh pelaku usaha dibidang obat hewan baik produsen, importir maupun eksportir obat hewan beberapa update ketentuan/ informasi dalam pelaksanaan pendaftaran Obat Hewan di Aplikasi OSS-SIMPOL, sebagai berikut: 1) Obat hewan yang dibuat dan disediakan dengan maksud untuk diedarkan harus memiliki nomor pendaftaran. 2) Nomor pendaftaran obat hewan berlaku selama 10 (sepuluh) tahun didasarkan pada tanggal penerbitan SK Awal PB-UMKU Pendaftaran Obat Hewan serta informasi yang tercantum pada Nomor : 5/SE/PK.350/F.4/06/2024 3 Juni 2024 Sifat : Penting Hal : Pendaftaran Obat Hewan pada Aplikasi OSS-SIMPOL Yth. 1. Pimpinan Perusahaan Obat Hewan 2. Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) di- tempat Sehubungan dengan proses pendaftaran obat hewan pada Aplikasi OSS-SIMPOL telah berjalan dengan baik dan stabil serta dalam rangka tertib administrasi pendaftaran obat hewan sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk pada Penyelenggaraan Perijinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor pertanian, maka bersama ini kami sampaikan kepada seluruh pelaku usaha dibidang obat hewan baik produsen, importir maupun eksportir obat hewan beberapa update ketentuan/informasi dalam pelaksanaan pendaftaran Obat Hewan di Aplikasi OSS-SIMPOL, sebagai berikut: 1. Obat hewan yang dibuat dan disediakan dengan maksud untuk diedarkan harus memiliki nomor pendaftaran. 2. Nomor pendaftaran obat hewan berlaku selama 10 (sepuluh) tahun didasarkan pada tanggal penerbitan SK Awal PB-UMKU Pendaftaran Obat Hewan serta informasi yang tercantum pada nomor pendaftaran obat hewan. 3. Nomor pendaftaran obat hewan, maksimal 1 (satu) tahun sebelum habis masa berlakunya harus diperbaharui. 4. Nomor pendaftaran obat hewan yang sudah habis masa berlakunya dan belum melakukan pendaftaran ulang pada Aplikasi OSS-SIMPOL, maka terhitung mulai tanggal 1 Juli 2024 tidak dapat mengajukan pendaftaran ulang pada Aplikasi OSSSIMPOL (block by System). 5. Obat hewan yang telah memiliki nomor pendaftaran namun tidak didaftarkan ulang oleh pemilik nomor pendaftaran maka nomor pendaftaran obat hewan tersebut dinyatakan tidak berlaku dan apabila akan didaftarkan kembali, maka diberlakukan sebagai pendaftaran baru. 6. Sertifikat Pengujian dalam rangka registrasi obat hewan yang diterbitkan oleh BBPMSOH, maksimal 1 (satu) bulan sejak terbit harus sudah diajukan pada Aplikasi OSS-SIMPOL untuk penerbitan SK PB-UMKU Pendaftaran Obat Hewan. KEMENTERIAN PERTANIAN DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN JALAN HARSONO RM NOMOR 3 GEDUNG C 6-9 PASAR MINGGU, JAKARTA 12550 KOTAK POS 1180/JKS, JAKARTA 12011 Telp. (021) 7815580 - 83, 7847319 Faksimile (021) 7815581 - 83, 78847319 E-mail : [email protected] Website : http://ditjenpkh.pertanian.go.id Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik yang diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), BSSN 1 / 2 nomor pendaftaran obat hewan. 3) Nomor pendaftaran obat hewan, maksimal 1 (satu) tahun sebelum habis masa berlakunya harus diperbaharui. 4) Nomor pendaftaran obat hewan yang sudah habis masa berlakunya dan belum melakukan pendaftaran ulang pada Aplikasi OSS-SIMPOL, maka terhitung mulai tanggal 1 Juli 2024 tidak dapat mengajukan pendaftaran ulang pada Aplikasi OSS SIMPOL (Block by System). 5) Obat hewan yang telah memiliki nomor pendaftaran namun tidak didaftarkan ulang oleh pemilik nomor pendaftaran maka nomor pendaftaran obat hewan tersebut dinyatakan tidak berlaku dan apabila akan didaftarkan kembali, maka diberlakukan sebagai pendaftaran baru. 6) Sertifikat Pengujian dalam rangka registrasi obat hewan yang diterbitkan oleh BBPMSOH, maksimal 1 (satu) bulan sejak terbit harus sudah diajukan pada Aplikasi OSS-SIMPOL untuk penerbitan SK PB-UMKU Pendaftaran Obat Hewan. 7) Obat hewan yang telah memperoleh nomor pendaftaran dari Kementerian Pertanian, tercantum pada Database Obat Hewan Indonesia (DOHI) yang dapat diakses pada tautan https://simpol.ditjenpkh.pertanian.go.id/dohi/ Demikian isi Surat Edaran Dirkeswan yang tembusannya disampaikan kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (sebagai laporan); Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan; dan Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP). (WK) DERAP PUSAT
6 Edisi: 266 - juni 2024 INF AS HI DERAP DAERAH PENGURUS ASOHI JABAR GELAR RAPAT BAHAS IURAN ANGGOTA BANDUNG, Selasa 28 Mei 2024. Bertempat di Kantor Romindo Primavetcom Cabang Bandung Jl. Cijagra No. 80, telah dilaksanakan rapat Pengurus ASOHI Jawa Barat dengan topik pembahasan iuran anggota. Hadir dalam rapat tersebut diantaranya Ketua ASOHI Jawa Barat Drh Nurvidia Machdum, Bendahara Denniswara Sibit MSc, Bidang Peredaran Drh Muhamad Yusup A, dan Sekretaris 3 Jeihan Vianti Allisa. Acara diawali dengan pembukaan oleh pemimpin rapat yang dipandu oleh Ketua ASOHI Jabar Drh Nurvidia Machdum. Berdasarkan hasil diskusi, tindak lanjut yang akan dilakukan diantaranya adalah melakukan update data anggota yang sudah melakukan pembayaran. Selanjutnya melakukan cross check untuk nominal iuran anggota dan membuat buat draft surat yang akan disampaikan ke Sekretariat ASOHI Jabar. Dalam raoat diusulkan kolom tambahan dalam surat penagihan untuk Periode, Jenis Izin Usaha, Jumlah Iuran, dan Total Tagihan. Untuk selanjutnya dilakukan update data Anggota ASOHI Jabar, termasuk PIC-nya (share data Form Iuran Anggota Daerah ke Pak Yusup, cc Pak Dennis). Nurvidia menargetkan progress proses penagihan iuran diprirotaskan yang utama untuk dua tahun terakhir (2021- 2022) untuk segera dibuatkan draft penagihannya yang mencakup 96 anggota. Dengan catatan jika ada perbedaan jumlah iuran untuk produsen, distributor dan importir. Harus dilakukan pengecekan untuk nominalnya. Data yang sudah selesai, kemudian disampaikan ke Ibu Siti untuk di print out dan dilakukan pengiriman surat tagihan ke Anggota ASOHI tersebut. Dipertimbangkan pada acara PROTAS ASOHI Jabar untuk melakukan apresiasi untuk anggota, dengan Pemberian plakat untuk anggota yang sudah membayar selama 10 tahun terakhir. Sekretariat membuat pengumuman kembali/pengumuman ulang terkait Konsolidasi Keuangan ASOHI mengenai perubahan nomor rekening ASOHI ke seluruh anggota ASOHI Jabar. Dijadwalkan update meeting berikutnya antara 24-27 Juni 2024 jam 17.00 WIB. (WK) Ketua ASOHI Jabar Drh Nurvidia Machdum (paling kiri) bersama pengurus ASOHI Jabar. Foto bersama segenap pengurus ASOHI Daerah Lampung. ASOHI LAMPUNG GELAR RAPAT KOORDINASI PENGURUS LAMPUNG, Sabtu 8 Juni 2024. Bertempat di Cafe Adiksi Jl. Purnawirawan Bandar Lampung telah diselenggarakan Rapat Koordinasi Pengurus ASOHI Daerah Lampung. Rapat dihadiri oleh Ketua ASOHI Lampung Drh Akbar Rama Wijaya yang didampingi Penasehat Ruswanto, Sekretaris Gito Waluyo, S.Pt., Wakil Sekretaris Barnes A Firman, S.Pt., Bendahara Askar Tabrani, S.Pt., dan Koord. Bidang Hubungan Antar Lembaga M. Danang Kurniawan, S.Pt. Pada rapat ini dibahas beberapa poin penting yaitu perihal rencana dilaksanakannya Program Temu Anggota ASOHI (Protas) yang rencananya akan dihelat pada Rabu, 26 Juni 2024 di Gedung Diklat Laboratorium Lapang Fak. Pertanian Unila. Dalam Protas ini akan diisi dengan Sosialisasi Hasil Rakornas ASOHI 2024 dan Sosialisasi Tata Cara Pengelolaan Limbah B3. Secara runut Rangkaian Acara Protas tersebut adalah Pembukaan, Sambutan Ketua ASOHI Lampung, penyampaian Materi 1 tentang Pengelolaan Limbah B3 oleh PT. RRA, penyampaian Materi 2 tentang Sosialisasi Hasil Rakornas ASOHI 2024 oleh Askar Tabrani, S.Pt., penyampaian Materi 3 tentang Inovasi Kegiatan Anggota dan Program ASOHI Lampung, dan lain-lain acara penutup. Selain itu juga dibahas pula soal perubahan nama dan pengurus Bidang yaitu Bidang Urusan Internal akan dirangkap oleh Barnes A Firman, S.Pt. dan Drh. Dedy Hadi Saputra. Sementara Bidang Urusan Eksternal akan dirangkap oleh M. Danang Kurniawan, S.Pt dan Drh. Wiji Slamet. Pokok bahasan lainnya dalam rapat ini diantaranya adalah pengembangan anggota ke petshop, dll. Optimalisasi penagihan iuran anggota, serta alternatif program untuk penguatan anggota semisal penerbitan kartu anggota, pelatihan bedah bangkai, pelatihan hygene sanitasi, dll. (WK)
Edisi: 266 - juni 2024 7 INF AS HI DERAP DAERAH ASOHI JATENG GELAR RAPAT PENGURUS SURAKARTA, Selasa 28 Mei 2024. Bertempat di RM Goela Kelapa Jl. Mentri Supeno No. 3 Manahan, Kec. Banjar Sari telah diselenggarakan Rapat Pengurus ASOHI Daerah Jawa Tengah yang dipimpin oleh Ketuanya Ir. H. Agus Eko Sulistyo. Rapat dihadiri oleh segenap pengurus ASOHI Jateng diantaranya Sekretaris Agnes Hertari, Wakil Ketua Umar Patah, Koordinator Pengawasan Kristanto Bagus, Bendahara 1 Drh Yuli dan Bendahara 2 Supartono. Dalam rapat ini Ketua ASOHI Jateng Ir. H. Agus Eko Sulistyo menyampaikan pembahasan informasi tindak lanjut hasil Rakornas yang telah dilaksanakan bulan sebelumnya. Yaitu soal pembayaran iuran anggota mulai di garap, yang belum supaya segera ditagih. Tidak ada pencoretan anggota, namun anggota yang lama tidak melakukan pembayaran iuran harus tetap ditagih sebisanya, boleh dicicil, kalau memang pailit boleh tidak membayar asal memberikan surat pernyataan pailit. Agus juga menambahkan bahwa semua kegiatan yang berhubungan dengan uang hanya melalui rekening ASOHI Pusat. Dari anggota yang tercatat di Daftar Anggota ASOHI Jateng, dari awal berdiri hingga tahun 2024 ada 48 anggota, yang sudah melakukan pembayaran di tahun 2024 sebanyak 14 anggota yaitu : PT. Lisan Mulia, PT. Avindo Perdana Bahtera Mulia, PT. Medion Farma Jaya, PT. Romindo Primavetcom, PT. Sumber Multi Vita, PT. Eka Sapta Wijaya Tangguh, PT. Mensana Aneka Satwa, UD. Jaya Wijaya, PT. Indovetraco Makmur Abadi, PT. SHS International, PT. Eka Farma Semarang, CV. Pradipta Paramita, PT. Tekad Mandiri Citra, dan UD Simental SB. Sisanya sebanyak 34 perusahaan yang akan disurati terlebih dahulu oleh Bendahara dan bila tidak ada tanggapan akan dilajukan kunjungan oleh pengurus ASOHI Daerah. Draft surat penagihan akan dibuatkan oleh Sekretaris Pusat dan akan dikirimkan oleh Bendahara Daerah. Selain soal pengaihan iuran anggota, juga dibahas soal rencana pelaksanaan Pelatihan PJTOH di Jateng. Ada wacana menyelenggarakan pelatihan PJTOH di daerah dengan biaya yang lebih ekonomis misal 1,5 juta per orang dengan target peserta 100 orang, namun tidak jadi dilakukan dengan alasan sbb: 1. Pabrikan obat lebih banyak di area Jabar dan Jatim; 2. Narsum lebih banyak berdomisili di Jakarta, sehingga bila mendatangkan secara fisik biaya akan lebih mahal, maka bila diadakan di Jateng biaya operasional akan lebih banyak; 3. Bila mengadakan pelatihan PJTOH di Jateng dikhawatirkan peserta sedikit, tidak balance dengan biaya-biaya yang akan di keluarkan. “Maka melihat skala prioritas lebih urgent melakukan penagihan, maka rencana penyelenggaraan pelatihan PJTOH sementara di hold dulu, agar pekerjaan penagihan lebih fokus,” pungkas Agus Eko. (WK) Foto bersama segenap Pengurus ASOHI Jateng usai rapat, Selasa (28/5). ASOHI DI YOGYAKARTA GELAR RAPAT KOORDINASI PENGURUS Foto bersama segenap pengurus ASOHI Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (8/6). YOGYAKARTA, Sabtu 8 Juni 2024. Bertempat di EC Café & Coworking Space Pakuningratan telah diselenggarakan Rapat Koordinasi Pengurus ASOHI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Rapat dihadiri oleh segenap pengurus ASOHI DIY periode 2019- 2024 diantaranya Ketua Drh Zahrul Anam yang didampingi Sekretaris Drh. Nawang Widoretno, Koordinator Bidang Keanggotaan dan Pendanaan Drh Rully, Koordinator Organisasi Drh Endi, dan pengurus lainnya Drh Fahmi, dan Drh Anam. Pada rapat ini dibahas rencana kegiatan ASOHI DIY di tahun 2024 yang meliputi Pengkinian data Anggota per 2024; Rencana kegiatan Program Temu Anggota ASOHI DIY yang perkirakan pada bulan Juli 2024 dengan melibatkan narasumber dari ASOHI Pusat. Tujuan melibatkan narsum dari ASOHI Pusat adalah untuk menarik para anggota ASOHI Daerah agar aktif dan tertarik untuk menjadi anggota juga sebagai proses untuk kaderisasi. Lebih lanjut, juga dibahas tentang rencara pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) untuk pergantian pengurus ASOHI periode berikutnya, serta program penarikan iuran anggota ASOHI. Dilaporkan juga untuk pengkinian data anggota ASOHI DIY tahun terbaru (2024) ini sangat diperlukan karena banyak anggota anggota lama yang sudah pindah area dan telah berganti profesi. Data anggota ASOHI DIY per bulan Juni tahun 2024 mencapai 51 anggota. (WK)
8 Edisi: 266 - juni 2024 INF AS HI ASOHI YOGYAKARTA JADI NARSUM PELATIHAN DI SMKN 1 TEMPEL, SLEMAN YOGYAKARTA, Rabu 12 Juni 2024. Bertempat di SMKN 1 Tempel Jl. Magelang Km 17, Sleman, ASOHI DI Yogyakarta memenuhi undangan sebagai narasumber menyampaikan wawasan materi tentang pengelolaan logistik produk farmasi dan penanganan bahan berbahaya. Bertindak sebagai pemateri adalah Ketua ASOHI DI Yogyakarta Drh Zahrul Anam yang didampingi Drh Fahmi Rihandani. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka uang merupakan pendekatan Pendidikan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Maka diperlukan adanya partisipasi/kerjasama dan bantuan dari Dunia Usaha/ Dunia Industri/Dunia Kerja untuk memberikan materi praktik kompetensi keahlian sesuai dengan Kosentrasi Keahlian masing-masing peserta didik. Dalam paparannya Zahrul menjelaskan tentang Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) mengacu kepada dua peraturan yaitu Peraturan Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) RI No. 25 tahun 2017 tentang Mandatory Sertifikasi CDOB di Pedagang Besar Farmasi (PBF) dan kepada Peraturan Kepala Badan POM RI No. HK.03.1.34.11.12.7542 tahun 2012 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik. “Produk obat merupakan barang yang sangat vital karena menyangkut keselamatan pengguna. Sehingga untuk menjamin mutu, keamanan, khasiat dan kemanfaatan obat beredar diperlukan penanganan yang baik,” ujar Zahrul Anam. Beberapa poin penting yang disampaikan Zahrul diantaranya Standar Penyimpanan Barang Di Gudang, Alur Penataan Obat, Aturan Penataan Barang Farmasi, Penataan Bad Stok Farmasi, hingga Penataan Barang Consumer Produk. Lebih lanjut untuk Bahan Berbahaya (Zat Adiktif ), menurut Zahrul, terbagi dalam 3 macam: 1. Narkotika (menekan kesadaran dan rasa sakit, obat bius). Misal: Ganja, Kokain, Morfin, Fentanil, Kodeina, Propiram. 2. Psikotropika (menimbulkan rangsangan pada saraf pusat sehingga bisa berefek halusinasi, gangguan berfikir dan perubahan suasana hati). Untuk Pengobatan: Depresi, Gangguan Kecemasan, Skizofrenia, Bipolar, Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif. Misal: Tenamfetamin, Mekatinona, Amfetamin, Ziperol, Pentazocin, Diazepam, Alprazolam, Lexotan, Sedativa. Dan terakhir 3. Zat Adiktif Lain yang bisa mempengaruhi kerja tubuh. Misal : Kafein, Nikotin, Alkohol. Seluruh peserta pelatihan mengaku sangat terbantu dalam memahami setiap materi yang disampaikan. Karena memang sesuai dengan kondisi lapangan yang berlaku di industri obat hewan. Mereka menyampaikan terima kasih kepada ASOHI Yogyakarta terkhusus pada PT Sanbe Farma. (WK) Sesi foto bersama peserta pelatihan dengan pemateri Ketua ASOHI Yogyakarta. DERAP DAERAH ASOHI BALI GELAR RAPAT PENGURUS PERSIAPKAN PROTAS DENPASAR, Sabtu 25 Mei 2024. Bertempat di Gosha Kitchen & Patisserie Renon telah dilaksanakan rapat kepengurusan ASOHI Bali. Rapat diikuti pengurus ASOHI Bali diantaranya adalah Ketua ASOHI Daerah Bali Drh I Made Dwi Wicaksana, Sekretaris Drh I Made Bagus Arya P, Bendahara Anto Jumadi S.Pt, dan Ketua Bidang Organisasi Drh I Nyoman Wijaya Guna. Pengurus ini juga mewakili beberapa Perusahaan Obat Hewan diantaranya Sanbe Farma, Medion Farma Jaya, Tekad Mandiri Citra/Anugerah Panji Mandiri. Dalam rapat ini dibahas beberapa program kerja ASOHI Bali, seperti Protas yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 1 Juni 2024. Ketua ASOHI Bali drh. Wicaksana memaparkan konsep dari acara tersebut. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan kompetensi dari anggota ASOHI Bali. Self Improvement sebagai tajuk utama dari seminar ini, “Mengenal karakter untuk menggali potensi diri” dengan pembicara utama Rezki Eko Nugroho D.ST.CBC. Terdapat beberapa pilihan tempat yang menjadi alternatif pelaksanaan kegiatan diantaranya Harris Hotel Cokroaminoto, Golden Tulip (Azana Boutique), warung Subak, warung Mina, dalam diskusi hari tersebut diputuskan Golden Tulip (Azana Boutique) sebagai tempat pelaksanaan dikarenakan faktor lokasi, parkir, serta biaya. Pada pertemuan ini juga team panitia langsung menyusun RAB acara, pembagian tugas. Rapat ditutup dengan rencana rapat berikutnya ditanggal yang akan disepakati. (WK) Segenap pengurus ASOHI Daerah Bali gelar rapat persiapan Protas ASOHI Bali, Sabtu (25/5).
Edisi: 266 - juni 2024 9 INF AS HI PROTAS DAN PELANTIKAN PENGURUS ASOHI SUMSEL PERIODE 2023-2027 Palembang, Sabtu 22 Juni 2024. Bertempat di Hotel Rids, Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II KM 11, Palembang, acara pelantikan Pengurus ASOHI Sumsel untuk periode 2023-2027 dan Program temu Anggota ASOHI (Protas) berlangsung dengan khidmat. Acara ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua 1 ASOHI Pusat, Ir. Teddy Candinegara. Berkaitan dengan telah habisnya periode masa kepengurusan ASOHI Daerah Propinsi Sumatera Selatan pada tahun 2022, serta sesuai SK No. Kp. 001/III/ASOHI/2023 tentang Perpanjangan Kepengurusan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Daerah Sumatera Selatan Periode 2017-2022, maka Pengurus ASOHI Daerah Propinsi Sumatera Selatan telah melaksanakan Musda ASOHI Daerah Propinsi Sumatera Selatan pada tanggal 17 Juni 2023 bertempat di Hotel Rid’s Palembang untuk memilih Ketua ASOHI Daerah Propinsi Sumatera Selatan yang baru periode 2023-2027, dan selanjutnya telah di susun Kepengurusan ASOHI Daerah Propinsi Kalimantan Timur periode 2023-2027. Pada acara pelantikan Pengurus ASOHI Sumsel dan Protas kali ini Teddy juga berkesempatan menyampaikan materi berjudul “Peran ASOHI Dalam Membangun Distribusi Obat Hewan Dan Peternakan Di Sumsel”. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, Dr. drh. Jafrizal, MM, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara PDHI dan ASOHI. “Obat hewan merupakan bagian integral dari profesi dokter hewan, sehingga PDHI dan ASOHI memiliki hubungan yang sangat erat,” ujarnya. Dalam konteks penggunaan obat hewan, dokter hewan memiliki peran krusial sebagai Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PJTOH). “Tugas dokter hewan sebagai PJTOH adalah memastikan penggunaan obat hewan yang legal dan membantu pemerintah menjalankan regulasi obat hewan dengan baik dan benar,” kata Dr. Jafrizal. Ketua ASOHI Sumsel yang baru terpilih, drh. M. Zukhri, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekannya. “Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam mendukung dan memajukan usaha distributor obat hewan di Sumsel,” tegasnya. Zukhri juga menyatakan bahwa program kerja ke depan akan dibahas melalui rapat dan koordinasi dengan seluruh pengurus. “Kami berharap bisa bekerja sama dengan baik dan meningkatkan produktivitas peternakan. Kami juga ingin memastikan bahwa masalah penyakit hewan dapat ditangani dengan cepat dan efektif,” tambahnya. Dengan pelantikan ini, ASOHI Sumsel bertekad untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sektor peternakan di Sumatera Selatan. Kolaborasi antara ASOHI, PDHI, ISPI, Pemerintah Daerah dan Pusat, serta masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelayanan dan pembinaan yang bertanggung jawab serta berintegritas. “Dengan semangat baru dan komitmen yang tinggi, ASOHI Sumsel siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” tutup drh. M. Zukhri. (BS) Pelantikan Pengurus ASOHI Sumsel Periode 2023-2027 DERAP DAERAH PROTAS ASOHI BALI SUKSES DIGELAR DENPASAR, Sabtu 1 Juni 2024. Bertempat di Boutique Hotel (Ex Golden Tulip) telah dilaksanakan Program Temu Anggota ASOHI (Protas) Daerah Bali. Acara dibuka dengan sambutan Ketua ASOHI Daerah Bali Drh I Made Dwi Wicaksana. Menurut Drh Wicak, demikian ia akrab disapa, Protas kali ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan kompetensi dari anggota ASOHI Bali. Self Improvement, “Mengenal karakter untuk menggali potensi diri” menjadi tajuk utama dari seminar ini dengan menghadirkan pembicara utama Ketua Sub Bidang Importir ASOHI Pusat Bapak Rezki Eko Nugroho D.ST.CBC. Menurut Eko Nugroho, potensi diri merupakan kualitas yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat mendukung orang tersebut dalam memenuhi tujuan yang dicita-citakan. Potensi diri bukan hanya termasuk karakter, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, tetapi juga kesehatan, kemampuan fisik, motivasi, kemampuan berkomunikasi, dan masih banyak lagi. “Dalam proses manusia meningkatkan kualitas dirinya, perlu terlebih dulu mengenali potensi yang ada, untuk kemudian ditumbuh kembangkan menjadi kualitas yang signifikan dalam dirinya,” ujar EKo. Seminar Protas ini dilaksanakan gratis khusus untuk anggota ASOHI Bali dan diikuti sedikitnya 27 orang. Acara Protas ASOHI Bali berjalan dengan baik dan lancar. Ketua ASOHI Bali Drh I Made Dwi Wicaksana menyampaikan terima kasih atas suport dan doanya dari seluruh pihak terkhusus ASOHI Pusat. Selamat untuk ASOHI Bali yang semakin dicintai anggotanya! (WK) Foto bersama para peserta Protas ASOHI Daerah Bali, Sabtu (1/6).
10 Edisi: 266 - juni 2024 INF AS HI ASOHI KALTIM GELAR DISKUSI DENGAN BIDANG POH DINAS PKH PROVINSI KALTIM SAMARINDA, Senin 27 Mei 2024. Bertempat di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, Pengurus ASOHI Daerah Kalimantan Timur beraudiensi dengan Bidang Pengawasan Obat Hewan (POH) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur. Pengurus ASOHI Kaltim diwakili oleh Ketuanya Drh Andhika Fajar Nugraha yang didampingi Bendahara Drh. Agil Rahmat Akbari. Dalam kesempatan ini kedatangan Tim ASOHI Kaltim diterima langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan Drh. Hj. Dyah Anggraini, M.Si yang didampingi Seksi Pengawasan Obat Hewan dan Pelayanan Kesehatan Hewan Kaspul Hanani, SH. Dalam pertemuan ini, ASOHI Kaltim menyampaikan berbagai permasalahan yang selama ini dikeluhkan anggotanya. Permasalahan yang dihadapi ASOHI yaitu mengenai peredaran izin obat di pet shop, praktek dokter hewan, dan poultry shop yang masih belum teregistrasi. Drh Andhika juga menyampaikan perihal masih maraknya peredaran obat hewan illegal. Apakah ada solusi untuk obatobatan yang belum teregistrasi tersebut. Karena salah satu tujuan proses registrasi obat hewan yang beredar adalah untuk menjamin mutu dan kesejahteraan hewan. ASOHI berencana untuk menggandeng pelaku usaha praktek dokter hewan dan pet shop untuk masuk menjadi anggota ASOHI sebagai wadah bagi anggotanya dalam menghadapi masalah terkait perizinian dan sebagainya. Tetapi kondisi di lapangan, pelaku usaha justru menarik diri karena khawatir justru akan mempersulit dalam usaha mereka. Dari pertemuaan ini pihak Dinas PKH Prov Kaltim setuju untuk memfasilitasi FGD terkait hal ini tahun depan. Dinas PKH Prov Kaltim mengakui saat ini masih kesulitan dalam pengawasan obat pet animal dikarenakan peraturan pusat yang tidak memberikan ketentuan yang spesifik antara obat pet animal dan obat untuk hewan konsumsi. Pihak dinas berharap ASOHI Kaltim dapat mendorong pelaku usaha obat hewan yang obatnya memang bagus untuk meregistrasikan produknya. Target dinas yaitu 40% pelaku usaha yang terdaftar tidak lagi menjual obat yang tidak teregistrasi. Saat ini juga masih banyak obat yang beredaran di pet shop menggunakan nomor registrasi palsu. Saat ini program pembinaan kepada pelaku usaha jika menjual obat yang tidak teregistrasi, maka obat tersebut dihabiskan dan tidak boleh menjual kembali. Jika nanti dinas sudah berkoordinasi dengan Bareskrim, maka pelaku usaha yang masih menjual obat tidak teregistrasi bisa mendapat sanksi berupa penyitaan barang ataupun denda. Dalam menanggulangi hal ini, sudah disarankan untuk sosialisasi kembali dengan pelaku usaha yang dilakukan secara door to door atau personal dikarenakan banyak pihak yang berhalangan hadir jika diundang untuk sosialisasi. Diharapkan ASOHI Kaltim dapat bersurat ke ASOHI Pusat mengenai produsen obat tidak teregistrasi yang obatnya masih beredar di Kalimantan Timur. Pihak dinas juga akan bersurat ke Pusat melaporkan temuan- temuan yang ada di lapangan. (WK) Foto Bersama Tim ASOHI Kaltim dengan Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur. ASOHI KALTIM HADIRI PERTEMUAN REFRESHER POH KALIMANTAN TIMUR 2024 Samarinda, Selasa 28 Mei 2024. Bertempat di Hotel Midtown Samarinda, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Prov. Kaltim menyelenggarakan kegiatan Refresher Pengawasan Obat Hewan (POH) se-Kalimantan Timur Tahun 2024 dengan tema “Sinergi Pengawasan Usaha Obat Hewan dalam Mewujudkan Peredaran Obat Hewan yang Bermutu, Berkhasiat, dan Aman”. Maraknya peredaran obat hewan melalui marketplace serta tuntutan perizinan bidang obat hewan, sehingga sangat penting dilakukan pengawasan obat hewan untuk mencegah terjadinya bahaya bagi kesehatan hewan dan manusia. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim, Fahmi Himawan, S.T., M.T. dan dihadiri oleh 26 peserta yang terdiri dari Pengawas Obat Hewan Kab./ Kota se-Kalimantan Timur, dan ASN dokter hewan yang terlibat dalam pengawasan obat hewan. Kehadiran Ketua ASOHI Kaltim yang memenuhi undangan diwakilkan oleh Bendahara Drh. Agil Rahmat Akbari. Kegiatan diisi dengan pemaparan narasumber dari Direktorat Kesehatan Hewan Kementan RI (drh. Ni Made Ria Foto bersama seluruh peserta workshop Refresher Pengawasan Obat Hewan (POH) se-Kalimantan Timur Tahun 2024. Isriyanthi) dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Samarinda, (Drs. Abdul Haris Rauf, Apt). Kegiatan berlangsung selama 3 hari hingga 30 Mei 2024 dengan agenda kunjungan lapangan ke usaha obat hewan depo obat hewan/poultry shop/pet shop dan Presentasi Laporan dan tindaklanjut Hasil Kunjungan Kelompok. (WK) DERAP DAERAH
Edisi: 266 - juni 2024 11 INF AS HI Member of Gunakan hanya obat hewan yang sudah punya nomor registrasi Kementerian Pertanian & Kementerian Kelautan dan Perikanan RI SAMARINDA, Sabtu 25 Mei 2025. Bertempat di Poto Coffe Jl. Angklung Kota Samarinda telah dilaksanakan Program Temu Anggota ASOHI (Protas) dan Halal Bihalal ASOHI Kaltim. Protas ASOHI Daerah Kalimantan Timur ini dilakukan secara hybird baik secara offline dan online. Pertemuan Protas ASOHI Kaltim kali ini diikuti oleh segenap pengurus ASOHI Daerah Kaltim seperti Ketua Drh. Andhika Fajar Nugraha, Sekretaris Drh. Gery Faisal, Bendahara Drh. Agil Rahmat Akbari, dan Bidang Organisasi Drh Zainal Gesit Kalbuadi beserta perwakilan anggota ASOHI lainnya. Protas menghadirkan narasumber utama Wakil Ketua 1 ASOHI Pusat Ir Teddy Candinegara yang hadir secara online ASOHI DAERAH KALTIM SUKSES GELAR PROTAS SECARA HYBRID Tangkapan layar peserta Protas ASOHI Kaltim, Sabtu (25/5). memanfaatkan fasilitas zoom meeting. Pada kesempatan ini Teddy menyampaikan materi berjudul “Peran ASOHI Dalam Pembinaan Anggota.” Dalam paparannya Teddy kembali m e n e g a s k a n p e r a n A S O H I d a l a m memberikan pelayanan kepada anggota dan calon anggota dalam mempersiapkan persyaratan perijinan yang berkaitan dengan usaha obat hewan, registrasi, konsultasi, dan hal-hal lain yang perlu didiskusikan dengan pengurus. ASOHI memberikan pembinaan anggota agar mengikuti aturan yang berlaku dan menjalankan Kode Etik ASOHI sekaligus meyakinkan para supplier di Pusat dan Daerah untuk menjadi anggota ASOHI. ASOHI sebagai mitra stakeholders terkait, meningkatkan kerjasama dalam memberikan masukan dan menjalankan kebijakan pemerintah. ASOHI bersama Pemerintah perlu melakukan pembekalan dan sosialisasi Peraturan baik di Pusat maupun Daerah. ASOHI juga berperan membantu pemerintah dalam pengendalian peredaran obat hewan ilegal sesuai dengan Sisdur yang sudah ditetapkan. “Melalui Protas ASOHI Kaltim ini diharapkan semakin mempererat konsolidasi antar anggota sekaligus meningkatkan keaktifan anggota sebagai proses persiapan untuk regenerasi,” ujar Drh Andhika Fajar Nugraha Ketuqa ASOHI Daerah Kaltim. (WK) DERAP DAERAH
12 Edisi: 266 - juni 2024 INF AS HI Member of www.jurnalpeternakan.com Iklan GitaPustaka.indd 11 07/08/2015 15:17:56 Sekretariat Gedung ASOHI Golden Office Durian, Jl. Durian No. 44C Kel. Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Telp. 021-72741508 WA. 0811-1642-812 Email: [email protected] Web: www.asohi.org Member of Gunakan hanya obat hewan yang sudah punya nomor registrasi Kementan RI & KKP