BAHAN AJAR
TAHUKAH KAMU????
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan
satuan untuk menyebutkan bilangan yang besar untuk
mempermudah
perhitungan. Sebagai contoh satuan lusin digunakan untuk
menyebutkan benda yang jumlahnya 12 buah, satuan Rim
digunakan untuk menyebutkan satuan jumlah lembar
kertas…NAH..sama hal nya dengan benda memiliki
satuan.., dalam ilmu kimia zat juga mempunyai satuan
loh…, yahh…satuan jumlah zat dalam ilmu kimia
disebut MOL
SERBUK KARBON SULFUR
BESI
Pertemuan Pertama Coba kamu sebutkan satuan untuk
menghitung jumlah dari masing-
masing benda diatas!
BAHAN AJAR
Pertemuan Pertama
PENGERTIAN MOL
Makanan pokok kita adalah nasi. Berapa butir nasi yang kalian makan setiap hari? Kalian
tentu tidak bisa menjawabnya, karena terdapat ratusan sampai ribuan butir nasi yang kita makan
setiap harinya. Sekarang jawablah pertanyaan ini, berapa piring nasi yang kalian makan setiap hari?
Ini merupakan pertanyaan yang mudah, karena ratusan sampai ribuan nasi yang tidak bias dihitung
disederhanakan dalam satuan piring. Jadi, satuan piring merupakan suatu cara untuk mempermudah
menghitung jumlah yang sangat banyak.
Suatu zat mengandung bermilyar-milyar partikel, kalau kita disuruh menghitung partikel
zat, itu seperti menghitung berapa butir nasi yang kita makan setiap harinya dan merupakan hal
yang tidak mungkin. Untuk menghitung nasi kita menggunakan satuan piring, menghitung jumlah
barang menggunakan lusin, menghitung jumlah lembar kertas menggunakan satuan rim, dan untuk
menghitung jumlah partikel menggunakan satuan mol
Mol merupakan satuan yang digunakan untuk memudahkan
menghitung jumlah partikel suatu zat
Partikel yang jumlahnya milyaran disederhanakan dalam bentuk mol. Pengertian mol tidak
ada bedanya dengan satuan lusin untuk jumlah barang dan rim untuk satuan lembar kertas, hanya
saja mol khusus digunakan untuk menghitung jumlah partikel.
1 lusin = 12 buah barang
1 rim = 500 lembar kertas
1 mol = 6,02 x 1023 partikel = L partikel
Satu mol adalah jumlah partikel yang terkandung dalam suatu zat
yang jumlahnya sama dengan partikel yang terdapat dalam 12
gram atom C-12.
LATIHAN
1. Satuan apakah yang kita gunakan untuk
menghitung jumlah partikel suatu zat?
2. Tuliskan pengertian dari satu mol!
BAHAN AJAR
Pertemuan Kedua
HUBUNGAN MOL DENGAN JUMLAH PARTIKEL
Lambang L disebut dengan Tetapan Avogadro yang besarnya 6,02 x 1023. Bilangan
6,02 x 1023 adalah jumlah atom yang terdapat dalam 12 gram C-12, artinya untuk
menentukan jumlah partikel digunakan standar mol, yaitu 12 gram C-12, sehingga 1 mol
didefenisikan sebagai jumlah partikel yang jumlahnya sama dengan jumlah partikel
dalam 12 gram C-12.
Partikel ada 3 macam, yaiu atom, molekul, dan ion. Unsur partikelnya berupa atom,
senyawa berupa molekul, sedangkan unsur atau senyawa dalam bentuk ion, partikelnya berupa
ion.
Contoh:
Hubungan mol dengan jumlah partikel :
Mol besi = L atom besi (besi adalah unsur)
2 mol besi = 2L atom besi
4 mol gas oksigen = 4L molekul oksigen (gas oksigen adalah senyawa)
6 mol air = 6L molekul air (air adalah senyawa)
3 mol ion kalium (K+) = 3L ion kalium (K+ adalah unsur berbentuk ion)
5 mol ion ammonium (NH4+) = 5L ion ammonium (NH4+ adalah senyawa ion)
Pada contoh-contoh diatas, jumlah partikel (atom,molekul dan ion) berbanding lurus dengan
molnya, sehingga hubungan mol dengan jumlah partikel dapat dirumuskan:
Dimana:
P = jumlah partikel (atom,ion atau molekul)
N = jumlah mol (mol)
L = tetapan Avogadro (6,02 x 1023 partikel/mol)
BAHAN AJAR
CONTOH SOAL!
1. Hitung jumlah atom dalam 5 mol besi (Fe)!
2. Hitung jumlah mol dari 1,5 x 1024 molekul gula!
Jawab :
1. Dik: mol besi = 5 mol
L = 6,02 x1023
Dit….jumlah partikel atom besi???
Jumlah partikel (P) = n x L
Jumlah atom Fe = 5 x (6,02 x1023)
= 3 x 1024 atom
2. Dik: jumlah molekul gula = 1,5 x 1024
L = 6,02 x1023
Dit….jumlah mol molekul gula???
Jumlah partikel (P) = n x L
Mol gula = 1,5 x 1024 : 6x1023
= 2,5 mol
LATIHAN SOAL!
Hitunglah jumlah partikel dari:
a. 2 mol unsur natrium
b. 3 mol H2O
c. 5 mol O2
BAHAN AJAR
HUBUNGAN MOL DENGAN MASSA
MOLAR
Satu lusin jeruk dan satu lusin semangka mempunyai jumlah satuan yang sama,
yaitu 12. Namun demikian, kita semua tahu bahwa massa satu lusin jeruk berbeda
dengan massa satu lusin semangka. Demikian juga halnya dengan atom atau molekul,
meski jumlah molnya sama, massanya tentu berbeda, bergantung pada jenisnya.
Massa molar adalah massa 1 mol zat, yaitu massa 12 gram atom C-12 yang dinyatakan
dalam gram/mol-1 sehingga massa 1 mol sama dengan Ar atau Mr senyawa.
Massa molar = massa mol zat = Mr atau Ar (dalam gram mol–1)
Contoh:
➢ 1 mol C-12 = 1 × Ar C-12 = 12 gram
➢ 2 mol C-12 = 2 × Ar C-12 = 24 gram
➢ 3 mol C-12 = 3 × Ar C-12 = 36 gram
Jika kita memiliki suatu zat (x) gram dan massa molar m (g mol-1) maka jumlah
mol dinyatakan dengan:
n mol = ( / )
Jumlah mol = =
Massa = mol x (Mr atau Ar)
BAHAN AJAR
CONTOH SOAL
1. Hitunglah jumlah mol dari 54 g Al dalam sebuah perabotan rumah
tangga (Ar Al = 27).
2. Hitunglah jumlah mol dari 9 g H2O dalam satu cangkir sirup buah (Mr
H2O = 18).
Jawab
1. =
=
Mol Al =
/
= 2,0 mol
2. H2O =
=
Mol H2O = H2O
/
= 0,5 mol H2O
LATIHAN SOAL!
1. Berapa gram massa dari 3 mol gas CO2? (Ar C = 12, O = 16)
2. Hitung jumlah mol dari 240 gram Ca, jika diketahui Ar Ca = 40!
3. Tentukan Ar emas jika 2 mol emas mempunyai massa 394 gram!
BAHAN AJAR
HUBUNGAN MOL DENGAN VOLUME MOLAR GAS
Menurut Amedeo Avogadro: pada suhu dan tekanan tertentu, setiap gas yang
volumenya sama mengandung jumlah molekul yang sama. Artinya, gas apapun selama
volumenya sama dan diukur pada P dan T yang sama akan mengandung jumlah molekul
yang sama. Jika jumlah molekul gas sebanyak tetapan Avogadro (L= 6,02 × 1023 molekul)
maka dapat dikatakan jumlah gas tersebut adalah satu mol. Berdasarkan perhitungan yang
mengacu pada Hukum Avogadro, pada 0°C dan 1 atm (STP, Standard Temperature and
Pressure), volume satu mol gas adalah 22,4 liter. Volume satu mol gas ini dikenal dengan
volume molar gas, disingkat Vm.
Volume molar adalah volume 1 mol gas yang diukur pada keadaan
standar (00C, 1 atm).
Hubungan volume gas dengan volume molar pada keadaan standar dapat
dirumuskan:
V = n x Vm
Dimana: V = volume gas (liter)
n = jumlah mol (mol)
Vm = volume molar gas (22,4 L/mol)
CONTOH SOAL
1. Hitunglah volume 2 mol gas metana pada keadaan standar!
2. Hitunglah jumlah mol dari 5,6 liter gas hidrogen dalam suatu balon gas pada keadaan
standar!
PENYELESAIAN:
1. V = n x Vm
= 2 Mol X 22,4 L mol-1 = 44,8 L
2. Mol H2 = H2
22,4
= 5,6 L = 0,25 mol
22,4
BAHAN AJAR
LATIHAN SOAL!
1. Tuliskan defenisi dari volume molar gas?
2. Hitunglah volume gas berikut pada keadaan standar:
a. 15 mol gas nitrogen
b. 24 mol gas klorin
3. Hitunglah jumlah mol gas berikut pada keadaan
standar:
a. 44,8 L gas oksigen
b. 56 L gas hidrogen
Volume Gas pada keadaan Non-STP
Bagaimana menentukan volume suatu gas pada keadaan tidak
standar? Untuk menentukan volume gas pada suhu dan tekanan tertentu
dapat dihitung menggunakan persamaan gas ideal.
Pada volume gas yang tidak diukur pada keadaan standar,
menggunakan persamaan gas ideal berikut:
PV = nRT
Dimana P = tekanan (atm)
V = volume gas (L)
n = jumlah mol gas (mol)
R = tetapan gas (0,082 L atm/mol K)
T = suhu C = 273 K
BAHAN AJAR
CONTOH SOAL
1. Hitunglah volume 2 mol gas metana pada tekanan 2 atm dan suhu 270 C!
2. Hitunglah volume 4 mol gas metana pada tekanan 5 atm dan suhu 27°C!
PENYELESAIAN :
1. P × V = n × R × T
2 atm × V = 2 mol × 0,08205 atm/mol K× 300 K
V = 24,615 L
2. P × V = n × R × T
5 atm × V = 4 mol × 0,08205 atm/mol K × 300 K
5 V = 98,46
V = 19,692 liter
BAHAN AJAR
HUBUNGAN JUMLAH MOL DENGAN JUMLAH
PARTIKEL, MASSA MOLAR DAN VOLUME GAS
n = V / Vm nnm=oml a=snsam(go)l/A=r
n = V / 22,4 L
atau Mr
VOLUME GAS JUMLAH
(Vm) dalam STP MOL (n) MASSA
MOLAR (m)
X = n x6,02.1023 n = X/6,02.1023
Keadaan gas JUMLAH PARTIKEL (X)
pada T=00C ;
P=1 atm
Berdasarkan bagan diatas, hubungan mol dengan jumlah partikel, massa zat, dan volume
zat pada keadaan standar adalah:
Mol = jumlah partikel massa volume
6,02 ×1023 Mol = Ar atau Mr Mol = 22,4
Sehingga dapat juga ditulis:
=
, × = = ,
BAHAN AJAR
CONTOH SOAL
1. Hitunglah jumlah partikel dan volume gas O2 (Mr = 32) pada keadaan standar
yang memiliki massa 16 gram!
Jawab:
Untuk menghitung jumlah partikel pada keadaan standar, hubungkan dengan massa
O2 yang diketahui seperti berikut:
jumlah partikel = massa O2
6,02 × 1023 Mr O2
jumlah partikel 16
6,02 × 1023 = 32
jumlah partikel = 16 × 6,02 × 1023 = 3,01 × 1023
32
Untuk menghitung jumlah volume (keadaan standar), hubungkan dengan
persamaaan:
massa O2 = V O2
Mr O2 22,4
16 = V O2
32 22,4
16
V O2 = 32 × 22,4 = 11,2 L
Jadi, jumlah partikel gas O2 yang memiliki massa 16 gram adalah 3,01 × 1023
molekul O2 dan volumenya adalah 11,2 L
1. Hitunglah massa dan volume 9,03 × 1023 molekul uap air (Mr = 18) pada keadaan standar!
2. Hitunglah jumlah partikel dan volume gas Br2 (Mr = 160) pada keadaan standar yang
memiliki massa 16 g!
BAHAN AJAR
Referensi
Hermawan. 2009. Aktif Belajar Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional (BSE).
Jauhari, J.M.C. dan M. Rachmawati. 2009. Kimia 2 (SMA dan MA untuk kelas X).
Jakarta : Esis.
Rahayu, Iman. 2009. Praktis Belajar Kimia untuk Kelas X SMA/MA. Jakarta: Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional (BSE).
Sunarya, Y dan Agus Setiabudi.2009.Mudah dan Aktif Belajar Kimia I: Untuk
Kelas X SMA/MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional (BSE)
Utami, Budi. 2009. Kimia untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional (BSE).
https://istiistiqomah085.wordpress.com/2014/01/16/konsep-mol-dan perhitungan-
kimia/ (26 – 3 2015)