The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

0-1097623093_20210510_144838_0000-digabungkan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nikitanovryana, 2021-05-10 04:00:05

Asas-Asas mene

0-1097623093_20210510_144838_0000-digabungkan

Asas-Asas
Manajemen

IMELDA
MARGARETHA
12070523054

ASAS-ASASMANAJEMEN
BAB1

PENDAHULUAN

Manajemenadalahsuatuorganisasiberperanuntukmengkoordinasisetiapanggota
menjalankanfungsidantugasnyamasing-masingsesuaidengansistem danmekanisme
yang
telah ditentukan agarorganisasiberjalan sesuaiyang diharapkan.Organisasipada
dasarnya
diadakan untuk memungkinkan setiap anggotanya mempunyai tugas,
wewenang, dan
tanggungjawabtertentudalam mencapaitujuan(goals)organisasitersebut.Organisasi
yang
baikharuslahmemilikisuatusistem yang mengatursecarajelasmekanismeuntuk
mencapai
tujuannya. Setiap organisasi mengembangkan sistemnya masing-masing
berdasarkan
kebutuhanorganisasitersebut.
Manajemenadalahsenimenyelesaikanpekerjaanmelaluioranglain.DefinisiMary
ParkerFolletiniberartibahwaseorangmanajerbertugasmengaturdanmengarahkan
orang
lain untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut Ricky W. Griffin
mendefinisikan
manajemensebagaisebuahprosesperencanaan,pengorganisasian,pengkoordinasian,
dan
pengontrolansumberdayauntukmencapaisasaransecaraefektifdanefesien.Efektif
berarti
bahwatujuandapatdicapaisesuaidenganperencanaan,sementara efisien berarti
bahwa
tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan
sesuai dengan jadwal.
Manajemenbelum memilikidefinisiyangmapandanditerimasecarauniversal.
Fungsimanajemenyangdiungkapkanolehparaahlimanajemen,seperti:Planning
(Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Commanding (Pemberian
Komando),
Coordinating (Pengkoordinasian), Controlling (Pengawasan) oleh Henry
Fayol. Fungsi
managerialinilahyang akan membantu pemimpinuntukmenjalankan organisasi
dalam
pencapaiantujuanorganisasi.

BABII
MANAJEMEN

A.PengertianManajemen
KataManajemenberasaldaribahasaPeranciskunoménagement,yangmemilikiarti
"seni melaksanakan dan mengatur." Kata manajemen mungkin
berasal daribahasa
Italia(1561)maneggiareyang berarti "mengendalikan," terutama dalam
konteks
mengendalikankuda,yangberasaldaribahasalatinmanusyangberarti"tangan".Bahasa
Prancis lalu mengadopsikata inidaribahasa Inggris menjadiménagement,yang
memiliki
artisenimelaksanakandanmengatur.
Manajemenadalahsenimenyelesaikanpekerjaanmelaluioranglain.DefinisiMary
ParkerFolletiniberartibahwaseorangmanajerbertugasmengaturdanmengarahkan
orang
lain untuk mencapaitujuan organisasi.MenurutRicky W.Griffin mendefinisikan
manajemen
sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan
pengontrolan
sumberdayauntukmencapaisasaransecaraefektifdanefesien.Efektifberartibahwa
tujuan
dapatdicapaisesuaidenganperencanaan,sementaraefisienberartibahwatugasyang
ada
dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Manajemen belum
memilikidefinisiyangmapandanditerimasecarauniversal.
Bila kita mempelajari literatur manajemen, maka akan ditemukan bahwa
istilah
manajemenmengandungtigapengertianyaitu
a.Manajemensebagaisuatuproses
b.Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan
aktivitas
manajemen.
c.Manajemen sebagai suatu seni (Art) dan sebagai suatu ilmu
pengetahuan
(Scence)
MenurutG.R.Terry,manajemenadalahsuatuprosesdankerangkakerja,yang
melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah
tujuan-tujuan
organisasional atau maksud-maksud yang nyata. Manajemen juga
adalah suatu ilmu
pengetahuanmaupunseni.Seniadalahsuatupengetahuanbagaimanamencapaihasil
yang

diinginkanataudalam katalainseniadalahkecakapanyangdiperolehdaripengalaman,
pengamatan,dan pelajaran serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan
manajemen.
MenurutMaryParkerFollet,manajemenadalahsuatuseniuntukmelaksanakansuatu
pekerjaan melaluiorang lain.Definisidarimary inimengandung perhatian pada
kenyataan
bahwa para manajer mencapaisuatu tujuan organisasidengan cara mengatur
orang-orang
lain untuk melaksanakan apa saja yang perlu dalam pekerjaanitu, bukan
dengan cara
melaksanakanpekerjaanituolehdirinyasendiri.
Itulahmanajemen,tetapimenurutStonerbukanhanyaitusaja.Masihbanyaklagi
sehinggatakadasatudefinisisajayangdapatditerimasecarauniversal.MenurutJames
A.F.
Stoner,manajemenadalahsuatuprosesperencanaan,pengorganisasian,kepemimpinan,
dan
pengendalian upaya anggota organisasidan menggunakan semua sumber daya
organisasi
untukmencapaitujuanyangtelahditetapkan.
Jadi,darigambarandiatasmenunjukkanbahwamanajemenadalahsuatukeadaan
terdiridariproses yang ditunjukkan oleh garis (line) megarah kepada proses
perencanaan,
pengorganisasian,kepemimpinan, dan pengendalian yang mana keempatproses
tersebut
salingmempunyaifungsimasing-masinguntukmencapaisuatutujuanorganisasi.

B.Tingkatandalam Manajemen
Piramidajumlahkaryawanpadaorganisasidenganstrukturtradisional,berdasarkan
tingkatannya.Padaorganisasiberstrukturtradisional,manajersering dikelompokkan
menjadi
manajerpuncak,manajertingkatmenengah,dan manajerlinipertama (biasanya
digambarkan
denganbentukpiramida,dimanajumlahkaryawanlebihbesardibagianbawahdaripada
di
puncak).Berikutiniadalahtingkatanmanajermulaidaribawahkeatas:
a.Manajemen linipertama (first-line management),dikenalpula dengan istilah
manajemen
operasional,merupakanmanajementingkatanpalingrendahyangbertugasmemimpin
danmengawasikaryawannon-manajerialyangterlibatdalam prosesproduksi.Mereka
sering disebut pengawas (supervisor), manajer shift, manajer area,
manajer kantor,
manajerdepartemen,ataumandor(foreman).
b.Manajementingkatmenengah(middlemanagement),mencakupsemuamanajemen
yang

beradadiantaramanajerlinipertamadanmanajemenpuncakdanbertugassebagai
penghubungantarakeduanya.Jabatanyangtermasukmanajermenengahdiantaranya
kepalabagian,pemimpinproyek,manajerpabrik,ataumanajerdivisi.
c.Manajemenpuncak(topmanagement),dikenalpuladenganistilahexecutiveofficer.
Bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan
mengarahkan
jalannyaperusahaan.ContohtopmanajemenadalahCEO(ChiefExecutiveOfficer),CIO
(ChiefInformationOfficer),danCFO(ChiefFinancialOfficer).
Meskipun demikian tidak semua organisasi dapat menyelesaikan
pekerjaannya
denganmenggunakanbentukpiramidatradisionalini.Misalnyapadaorganisasiyang
lebih
fleksibeldan sederhana dengan pekerjaan yang dilakukan oleh para karyawan yang
selalu
berubah,berpindah darisatu proyek ke proyek lainnya sesuaidengan permintaan
pekerjaan.

C.FungsiManajemen(ManagementFunctions)
Sampaisaatinimasihbelum adaconsensusbaikdiantarapraktisimaupundiantara
teoritismengenaiapayangmenjadifungsi-fungsimanajemen,seringpuladisebutunsur-
unsurmanajemen.Berbagaipendapatmengenaifungsi-fungsimanajemenakantampak
jelas
dengandikemukakannyapendapatbeberapapenulissebagaiberikut.
a.LouisA.Allen:Leading,Planning,Organizing,Controlling.
b.PrajudiArmosedirdjo:Planning,Organizing,DirectingatauActuating,andControlling.
c.JohnRobertB.Ph.D.:Planning,Organizing,Command-ing,andControlling.
d.HenryFayol:Planning,Organizing,Commanding,Coordinating,Controlling.
e.Luther Cuhich: Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating,
Repor-ting,
Budgeting.
f.KoontzdanO’Donner:Organizing,Staffing,Directing,Planning,Controlling.
g.William H. Newman: Planning, Organizing, Assem-bling, Resources,
Directing,
Controlling.
h.Dr.S.P.Siagian.,M.P.:Planning,Organizing,Motivating,andControlling
i.William Spriegel:Planning,Organizing,Controlling
j.Lyndal F. Urwick: Forecasting, Planning, Organizing, Commanding,
Coordinating,
Controlling
k.Dr. Winardi, S. E. :Planning, Organizing, Coordinating, Actuating,
Leading,
Comunication,Controlling.
l.The Liang Gie: Planning, Decision making, Directing, Coordinating,
Controlling,

Improving.
m.JamesA.F.Stoner:Planning,Organizing,Leading,andControlling
n.GeorgeR.Terry:Planning,Organizing,Staffing,Motivating,andControlling.

BABIII
FILSAFATMANAJEMEN

A.FilsafatIlmuManajemen
FilsafatdanIlmumerupakanduakatayangsalingberkaitanbaiksecarasubstansial
maupun historis.Kelahiran suatu ilmu tidakdapatdipisahkan dariperanan filsafat,
sebaliknya perkembangan ilmu memperkuat keberadaan filsafat. Filsafat ilmu
pengetahuan berkaitan dengan pembahasan bagaimana disiplin ilmu tertentu
menghasilkanpengetahuan,memberikanpenjelasan danprediksi,sertapemahaman
yangmelatarbelakangisuatudisiplinilmu.Dengankatalain,filsafatilmupengetahuan
merupakantelaahsecarafilsafatiyanginginmenjawabbeberapapertanyaanmengenai
hakikatsainsempirikal,sepertiobyekapayangditelaahilmu?Bagaimanawujudyang
hakikidariobyektersebut?Bagaimanahubunganantaraobyektersebutdengandaya
tangkap manusia (sepertiberpikir,merasa,dan mengindera) yang membuahkan
pengetahuan? Pertanyaan-pertanyaan inidisebut landasan ontologism.Kemudian
munculpertanyaanlainmengenaibagaimanaprosesyangmemungkinkandiperolehnya
pengetahuan yang berupa ilmu? Bagaimana prosedurnya? Hal-halapa yang harus
diperhatikan agarkita mendapatkan pengetahuan yang benar? Apa yang disebut
kebenaranitu?Apakriterianya?Cara/teknik/saranaapayang membantukitadalam
mendapatkan pengetahuan yang berupa ilmu? Pertanyaan-pertanyaan inidisebut
landasanepistemologis.Pertanyaanterakhiradalahuntukapapengetahuanyangberupa
ilmu itu dipergunakan?Bagaimana kaitan antara cara penggunaan tersebutdengan
kaidah-kaidah moral? Bagaimana penentuan obyek yang ditelaah berdasarkan
pilihan-pilihan moral? Bagaimana kaitan antara teknik proseduralyang merupakan
operasionalisasi metode ilmiah dengan norma-norma moral/profesional?
Pertanyaan-pertanyaaniniadalahlandasanaksiologis.Jikadidefinisikan,filsafatilmu
pengetahuan merupakan cabang filsafat yang membahas tentang sejarah
perkembanganilmupengetahuan,pengetahuan,metode-metodeilmiah,sertasikapetis
yangharusdikembangkanolehparailmuwan,yangberfungsisebagaisaranapengujian
penalaransains,merefleksi,menguji,mengkritikasumsidanmetodekeilmuan;serta
memberikanlandasanlogisterhadapmetodekeilmuan(Judistira,2006;Salmonet.al.,
1992;danwww.wikipedia.org).Dalam ilmumanajemen,keberadaanilmufilsafatsebagai
akarmunculnyateori-teorimanajemensehinggadapatberdirisebagaiilmuyangmemiliki
aspek metodologis dan epistemologis yang menghasilkan pengetahuan empiris.
Manajemenbelum memilikidefinisiyangmapandanditerimasecarauniversal.Mary
Parker Follet,misalnya,mendefinisikan manajemen sebagaisenimenyelesaikan
pekerjaan melaluiorang lain.Definisiiniberartibahwa seorang manajerbertugas
mengaturdanmengarahkanoranglainuntukmencapaitujuanorganisasi.RickyW.Griffin
mendefinisikan manajemen sebagaisebuah proses perencanaan,pengorganisasian,
pengkoordinasian,dan pengontrolan sumberdaya untuk mencapaisasaran (goals)
secaraefektifdanefesien.Efektifberartibahwatujuandapatdicapaisesuaidengan
perencanaan,sementaraefisien berartibahwatugasyang adadilaksanakan secara
benar,terorganisir,dansesuaidenganjadwal.

B.KerangkaFilosofisdalam AnalisisPraktikManajemen.
Seorangmanajerharusmemilikikemampuandalam memilihilmupengetahuansecara
selektifyangakandiaplikasikandalam praktikpengelolaansebuahorganisasi.Manajer
jugaharusmampumemahamidanmengontrolperilakuoranglainyangterlibatdidalam
organisasi.Kemampuantersebutakanmenghasilkannilaidalam diriseorangmanajer
sehingga dapatmenanganipermasalahan yang munculbahkan dalam kasus-kasus
ekstrim organisasi.Kemampuanmenyeleksiilmupengetahuandalam praktikjugadapat
menjadikekuatanhomogenisasidariheterogenitasbudaya,opini,danwewenangdalam
organisasisehinggaterciptaprinsipdantujuanorganisasisecarageneral.Pemahaman
keilmuan yang tepatbagiseorang manajerakan memberikan kemampuan berpikir
rasionalkognitifdalam pencapaiantujuanorganisasidankemampuanberpikirrasional
komunikatifdalam menanganimasalah-masalah normatif(Dixon dan Dogan,2012).
Pemikiranyangdilakukanolehseorangmanajerdenganmelakukaninteraksibaikdengan
internmaupuneksternorganisasiakanmenghasilkanseperangkathirarkitersetruktur
mengenaikeyakinan,nilai,dan norma manajemen organisasi.Manajeryang mampu
menghadapikonflikdalam organisasidanbanggapadaorganisasinyatergantungdari
kecenderungan pemahaman epistemologis dan ontologis mereka.Kecenderungan
epistemologismemperlihatkancarapandangmanajerpadaapayangmerekaketahui,
bagaimana halitu diketahui,dan standar kebenaran apa yang bisa digunakan.
Sedangakan kecenderungan ontologis menunjukkan anggapan seorang manajer
mengenaisifatmakhluk,bagaimana mereka ada,kondisikeberadaan mereka,dan
kemungkinanpenyebabmerekaada.
*DisposisiEpistemologis

Disposisiepistemologisterfokuspadakemampuanseseorangdalam memahamifakta
dengancaramempercayaiataumemegangkeyakinan.Sikapiniakanberangsurangsur
menjadiperilaku ketika dikombinasikan dengan keinginan dan sikap mentallainnya.
Keyakinandapatmenjadipengetahuanmelaluitahapandankriteriadenganstandarilmu
pengetahuan.Perdebatanepistemologisterjadidalam ilmu-ilmusosialyangmenyangkut
hubunganantaraobjektifdansubjektif.MenurutHollis(1994)terdapatduapendekatan
epistemologisyaitunaturalism danhermeneutika.
*DisposisiOntologis
Ontologidiartikandenganmetafisikaumum yaitucabangfilsafatyangmempelajari
tentangsifatdasardarikenyataanyangterdalam membahasasas-asasrasionaldari
kenyataan(Kattsoff,1986).Dengankatalain,permasalahanontologiadalahmenggali
sesuatudariyangnampak.Dalam persoalanontologi,sebuahobjekdapatdipaparkan
melaluilimabutirpertanyaan.Pertama,objektersebutbersifatsatuataubanyak.Kedua,
bersifattransenden atau imanen.Ketiga,permanen atau baharu (berubah-ubah).
Keempat,jasmaniataurohani.Kelima,objektersebutbernilaiatautidak.Dalam struktur
realitas,ilmusosialberadadalam levelkeempat.yaknimerupakanilmuyangmembahas
dalam ranahrelasiatasmanusia.Darisitudapatdiketahuibahwailmusosialmerupakan
ilmuyangbersifatbanyak(plural).Sebab,ilmusosialberjalandalam pembahasanrelasi
atasmanusia,danpadadasarnya,manusiabersifatkompleks,berbedasatusamalain.
Setiappribadimemilikimodelnyamasing-masing,olehkarenaitu,ilmusosialpunbersifat
banyakatauplural.

C.Implikasidalam PraktikManajemen.
Pertama,manajeryangbaikakanmengenaliketerbatasanduadimensidalam organisasi
yaitu dimensikognitifrasionalobyektifdan dimensikomunikatifrasional(makna
normatif)dalam organisasibaiksecarateoritismaupunrealitas.Pemahamaninisangat
diperlukan bagimanajeruntuk menyelesaikan konflik yang sering munculdalam
organisasisehingga dapatmemberikan kenyamanan bagianggota organisasidalam
bekerja.Kedua,manajeryangbaiktidakakanmemilikikekakuandalam memilihpola
pengelolaanorganisasidantidakmemilikisikaparogandenganmenganggapbahwa
semua masalah dapatterselesekan tanpa bantuan orang lain.Manajerharus peka
terhadap penyebab suatu masalah yang timbuldengan siap dengan solusidan
konsekuensi.Keterlibatanseorangmanajerdalam setiaplinisangatdiperlukansehingga
tujuan organisasibias terawasidengan baik.Ketiga,manajeryang baikakan dapat
memahamidanmampumengevaluasimengenaiperspektifepistemologidanontologi.
Seorangmanajeryangbaiktidakakanmenghindarjikapolayangditerapkanlebihburuk
darikonsep yang ditawarkan dengan pendekatan epistemologidan ontologidan
termotivasiuntukmemperbaiki.Penerimaanakankonstruksibaruyanglebihbaikakan
menigkatkankmampuanseorangmanajerdalam mengimplementasikanstrategiserta
memilikitoleransiyangtinggidalam menghadapikonflikorganisasi.

BABIV
MANAJEMENPERKANTORAN

A.DEFINISIMANAJEMENPERKANTORAN
Ilmumanajemenmerupakansebuahdisiplinilmuuntukmengelolasebuah

organisasiagarorganisasitersebutmencapaitujuan.Dalam mewujudkan tujuan
organisasi,manajemenmenekankanpadapenggunaansumberdayasecaraefektifdan
efisien.Efektifberkaitandenganmelaksanakansebuahpekerjaandengantatacarayang
benaruntukmencapaitujuan.Seorangmanajerbagisebuahorganisasi,makamanajer
adalahpihakutamayangmengkoordinasidanmensupervisikegiatan-kegiatandalam
organisasidenganmenjalankanfungsi-fungsimanajerialnya.Sertasekretariatanmenjadi
sebuah tempatuntuk melakukan berbagaiproses perencanaan,peng organisasian,
kepemimpinanhinggakepadapengawasan.DiIndonesia,khususnyabagiorganisasi
resmi,apabilaberbicarasekretariatanmakaeratkaitannyadidalamnyaadalahsebuah
kantoruntukmendukungberbagaikegiatandalam sebuahorganisasi.Fisikbangunan
kantoradalahsetiaptempatyangbiasanyadigunakanuntukmelaksanakanpekerjaan
tatausahaataupekerjaanyangberhubungandengantulismenulis,sementarapengertian
manajemen perkantoran secara singkat adalah merupakan bagian dari proses
pengarahansecaramenyeluruhterhadapaktivitas-aktivitasketatusahaandarisebuah
kantoruntuk mencapaitujuan secara efektifdan efesien.George Teryy (Office
ManagementandControl,1966)mendefinisikanmanajemenperkantoranadalahsebagai
suatuperencanaan,pengendaliandanpengorganisasianpekerjaanperkantoran,serta
penggerakan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan yang telah
ditetapkanlebihdahulu.
B.CIRIKHASDARIPEKERJAANKANTOR.
1.BersifatPelayanan,yangberfungsimembantupekerjaanlain(pekerjaanutama/pokok)
agarpekerjaantersebutdapatberjalandenganefektifdanefisien.
2.Bersifatterbukadanluas,artinyapekerjaankantordapatdilakukandimanasajadalam
suatuorganisasi,tidakterbatasdikantorsajatetapidapatpuladilakukandiluarkantor
sekalipun.
3.Dilaksanakanolehsemuapihakdalam organisasi,artinyapekerjaankantordapat
dilakukanolehsiapasaja,mulaidaripimpinanyangpalingtinggisampaikaryawanyang
palingbawahsekalipun.

C.TUJUANMANAJEMENPERKANTORAN.
Adapuntujuanmanajemenperkantoranantaralainadalah:
1.Untukmemberiketeranganyanglengkapbagiyangmemerlukangunapelaksanaan
tugasorganisasisecaraefisien.
2.Untukmembericatatandanlaporanyangbermanfaatdenganbiayayangterjangkau.
3.Untukmembantuperusahaanmemeliharadanmemenuhikebutuhannya.

4.Untukmemberikan pekerjaan tatausahayang cermatdan membantu memberi
pelayanan

5.Untukmembuatcatatanyanglebihbaikdenganbiayayangterjangkau.

BABV
MANAJEMENKEUANGAN
A.PengertianManajemenKeuangan.
ManajemenKeuangan(MK)adalahmanajementerhadapfungsi-fungsikeuangan,yaitu
mengelola fungsipenggunaan dan mendapatkan dana.Manajemen adalah suatu
perpaduan ilmu dan senidalam merencanakan,mengorganisir,melaksanakan dan
mengawasisumberdayakeuangandalam mencapaitujuanyangtelahditetapkanmelalui
kegiatan orang lain.Fungsimanajemen keuangan adalah melakukan pengelolaan
terhadappenggunaandana(allocationoffund)danmendapatkan/memperolehdana
(risingoffund).DengandemikianmanajemenkeuanganadalahPerpaduanilmudanseni
dalam merencanakan,mengorganisir,melaksanakan dan mengawasifungsi-fungsi
keuangan dalam mencapaitujuan yang ditetapkan suatu organisasi.Manajemen
keuangan menyangkutkegiatan perencanaan,analisis,dan pengendalian kegiatan
keuangan.Kegiatankeuangantidaksajaberlangsungpadabagianataufungsikeuangan
saja,melainkan pada bidang/fungsiperusahaan lainnya (personalia,operasidan
produksi,pemasaran).Namunpadabidangkeuangansendirikegiatankeuanganlebih
bersifatstrategis,yangartinyapadabagiankeuanganlahyangmemikirkanbagaimana
cara dan darimana organisasi/perusahaan memperoleh dana,kegiatan inidikenal
dengansebutanPendanaan/pembelanjaan.Bagiankeuanganjugamemikirkanakan
dikemanakandanayangtelahada(terkumpul)dalam organisasi/perusahaantersebut,
dalam halinibagiankeuanganmemikirkanbidangbidanginvestasimanayangmenurut
perusahaanpalingmenguntungkanuntukmenanamkanuangnya(sumberdaya)yang
terkumpul dalam perusahaan. Kegiatan ini dikenal dengan kegiatan investasi.
Perusahaanberinvestasipadabidangyangdianggappalingmenguntungkantentunya
untukmendapatkankeuntunganyangoptimal.Keuntunganyangberhasildiperolehdari
kegiatan investasi,masih membutuhkan pemikiran daribidang keuangan.Kegiatan
keuangan yang berhubungan dengan keuntungan inimenyangkutakan diapakan
keuntungan tersebut.Apakah semua dibagikan kepada pemiliksebagaidividen atau
ditahansemuanyagunamembiayaipetumbuhandanperkembanganperusahaanatau
sebagiandibagisebagaidividendansebagaiannyaditahan.Kegiataninidikenalsebagai
kegiatandalam kebijakandividen.Dengandemikianyangmenjadipermasalahanutama
dalam bidangkeuangantidakjauhdarimasalah:1.Bagaimanacaraperusahaandalam
memperolehdanayangpalingmenguntungkan(RaissingofFund).2.Bagaimanacara
mengalokasikandanayangpalingmenguntung-kan(AllocationofFund).3.Bagaimana
caramembagikeuntunganagarpertumbuhan(growth)perusahaantetapterjaga(Dividen
Policy).
B.PERENCANAANDANANALISISLAPORANKEUANGANPERUSAHAAN.
Agardapatmemahamidanmengertikondisikeuanganperusahaanterlebihdahuluharus
mampu membaca,menganalisa dan menginterpretasiatau menafsirkan kondisi
keuanganperusahaanmelaluilaporan keuangan-nya.Laporankeuangan perusahaan
yangpokokadalahLaporanNeracadanLaporanRugiLaba.Adajugalaporankeuangan
lainnyayaitulaporanperubahanmodaldanlaporansumberdanpenggunaanmodal.

PadakesempataniniakandijelaskanlaporankeuanganpokokyaituNeracadandanRugi
Laba.LaporanNeraca(balancesheet)yaituposisikekayaan,kewajibankeuangandan
modalsendiriperusahaan padasaattertentu.Kekayaandicantumkan padasisikiri
(aktiva)sedangkankewajibandanmodalsendiridicantumkanpadasisikanan(passiva).
C.AnalisisLaporanKeuangan.
1.AnalisisCommonSizeAnalisisCommonSizeyaituanalisaterhadaplaporankeuangan
baikNeracamaupunRugiLabayangdilakukandenganjalanmenjadikanangka-angka
yang terdapatdiNeraca dan RugiLaba sebagaipersentase darisuatu nilaidasar
(CommonBased).Angka-angkayangadadilaporanNeracanilaidasarnyaadalahtotal
aktiva,dengandemikiantotalaktivadinyatakansebagai100%.Sedangkanangka-angka
yangadadilaporanRugiLabanilaidasarnyaadalanpenjualannetto(bersih),dengan
demikianpenjualannettodinyatakansebagai100%.Laporankeuangan(NeracadanRugi
Laba)akanterlihatsebagailaporanyangmemuatangkapersentase-persentase.
2.AnalisisIndeksAnalisisIndeksumumnyadilakukanterhadaplaporanNeraca.Seperti
halnyadenganangkaindekslainya(misalnyaindekshargakonsumen),diperolehdengan
membagi angka-angka yang akan dijadikan indeks dengan angka-angka yang
bersesuaianpadatahundasar.Dengankatalainsetiapkomponendariaktivamaupun
passivayangakandicariindeks-nyadibagidenganangka-angkadariaktivamaupun
passivayangbersesuaianpadatahundasardikalikandengan100%.Analisisindeks
mem-butuhkanlebihdarisatuperiodelaporanNeraca.
3.Analisis Rasio Evaluasiterhadap laporan keuangan perusahaan dapatdilakukan
denganmenggunakananalisisRasio.DarianalisisRasiodidapatkanhasilukuranrelatif
mengenaioperasionalperusahaan.

BABVI
MANAJEMENPEMASARAN

A.PengertianManajemenPemasaran.
Manajemen Pemasaran adalah sebuah rangkaian proses analisis,perencanaan,
pelaksanaan,sertapengawasandanpengendaliansuatukegiatanpemasarandimana
tujuannyaadalahuntukdapatmencapaitargetperusahaansecaraefektifdanefisien.
Manajemen Pemasaran adalah sebuah rangkaian proses analisis,perencanaan,
pelaksanaan,sertapengawasandanpengendaliansuatukegiatanpemasarandimana
tujuannyaadalahuntukdapatmencapaitargetperusahaansecaraefektifdanefisien.
Beberapaahlidibidangpemasaranmenjelaskanapayangdimaksuddenganmanajemen
pemasaran,diantaranyasebagaiberikut:
1.PhilipKotler(1980)
ManajemenPemasaranadalahsuatuprosesanalisis,perencanaan,pelaksanaan,dan
pengawasanprogram-program yangbertujuanuntukmenimbulkanpertukarandengan
pasaryangditujudenganmaksuduntukmencapaitujuanperusahaan.
2.DharmmestadanHandoko(1982)
ManajemenPemasaranadalahsalahsatukegiatanpokokyangdilakukanolehsuatu
perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya,berkembang dan
mendapatkankeuntungandarikegiatanpertukaran.Jauhsebelum barangdiproduksi,
prosespemasarantersebutsudahdapatdilakukandantidakberakhirpadapenjualan.
3.William J.Stanton
ManajemenPemasaranadalahsebuahsistem darikeseluruhankegiatanbisnisyang
ditujuanuntuksuatuperencanaan,penentuanharga,promosi,dandistribusibarangatau
jasayangdapatmemuaskankonsumen.
B.KonsepManajemenPemasaran.
1.OrientasiPadaKonsumen(MarketOriented)
Konsep pemasaran yang paling baikadalah dengan menjadikankonsumen sebagai
prioritasyangutama.Itulahsebabnyamengapadalam suatustrategimarketingselalu
mengedepankankonsumen.
Dalam pemasaranbiasanyakonsumendianggap sebagairaja,danprodusenadalah
pelayanyangmemberikankebutuhanraja.Pelayananprodusendapatdilakukandengan
memberikanberbagaipenawaranyangmenarik,mulaidariprodukterbaikhinggacara
pelayanankonsumen.
2.PerencanaanKegiatanPemasaran
Pengaturan secara dinamis sebagaibentuk suatu penyusunan berbagaikegiatan
pemasaran secara menyeluruh.Semua aktivitas pemasaran,mulaidaristrategi,
implementasi,analisis,pengawasan,dan berbagaikegiatan lain yang terkaitdengan
pemasaranharusdisusunsecaraterperinci.
3.KepuasanKonsumen
Unsuryangpalingpentingdidalam pemasaranadalahkepuasankonsumen.Kepuasan
konsumeninitidakhanyadapatdiukurdarikualitasproduksaja,tapijugadaribagaimana
strategipemasaranyangdilakukan.
C.FungsiManajemenPemasaran.

1.fungsipertukaran
Disinifungsipertukaranpadasuatumanajemenpemasaranterbagimenjadiduafungsi
utama,yaknifungsipembelian dan fungsipenjualan.Lebih lanjut,fungsipembelian
berartisuatuperanmanajemenpemasaranberfungsisebagaiprosestimbalbalikdari
suatu aktivitaspenjualan.Dengan begitu,diperlukan strategikhususterutamadalam
pemahaman mengenaikegiatan yang dapat menarik konsumen untuk membeli.
Sedangkanfungsipenjualantermasukdalam suatuaktivitasuntukmempertemukan
penjualdanpembeliyangbisadilakukansecaralangsungmaupunmelaluiperantara.
2.fungsifisis
Fungsifisispadamanajemenpemasaranterfokuspadakegunaanwaktu,lokasidan
bentukyangperludipertimbangkanpadasuatuprodukketikasuatuprodukituakan
diangkut,diprosesdandisimpanhinggasampaiketangankonsumen.
3.fungsipenyediansarana
Manajemenpemasaraninijugamemilikifungsisebagaipenyediaansaranakarenaakan
berkaitandengansegalakegiatanyangmampumelancarkanoperasionalpemasaran.
Fungsidalam penyediaansaranamencakupsegalaprosespengumpulan,komunikasi,
penyortiransesuaistandardanpembiayaan.

BABVII
MANAJEMENSUMBERDAYAMANUSIA

A.Pengertianmanajemensumberdayamanusia.
Secaraumum,ManajemenSumberDayaManusiamerupakansalahsatuupayayang
dilakukanolehperusahaanuntukmengatursumberdayamanusianya.Sumberdayaini
diarahkanuntukmencapaitujuanperusahaanyangtelahditetapkansebelumnya.
MSDM dalam sebuah perusahaan berfokuspada kegiatan rekruitmen sumberdaya
manusia,pengelolaandanpengarahanuntukmencapaitujuanperusahaan.Salahsatu
upayaperusahaandalam menerapkanManajemenSDM adalahdenganmenghadirkan
divisiHumanResource(HR).
HRmemberikanberbagaimacam pengetahuanseputarperusahaan,manajementalenta,
layananadministrasi,pelatihan,pembinaan,peralatan,pengawasandansaranhukum
untukperusahaan.FungsidaridivisiHumanResourceinisangatdibutuhkanperusahaan
untukpencapaiantujuanorganisasi.
Selainbeberapafungsidiatas,divisiHumanResourcejugamemilikitanggungjawab
dalam mengembangkan perusahaan.Halinidilakukan dengan implementasikultur
perusahaankepadaseluruhsumberdayamanusiadalam perusahaantersebut.
Tidakhanyaitu,divisiinijugabertanggungjawabuntukmemastikankaryawanbekerja
maksimaldiperusahaandenganmemberikanpemberdayaankaryawan.
B.Fungsimanajemensumberdayakeuangan.
1.StaffingatauEmployment
FungsipertamadariMSDM adalahstaffingataupengelolaanterhadaptenagakerja
organisasi.Dalam penerapannya,staffingdilakukandalam 3langkahyaituperencanaan,
penarikandanseleksi.Staffingmemilikiperanpentingdalam membantuperusahaan
merekrutsumberdayamanusiayangberkualitasdalam melakukantugasdantanggung
jawabnya.
2.PerformanceEvaluation
MerekayangbekerjapadadivisiSDM memilikitanggungjawabterhadapserangkaian
pembinaandanpengawasanterhadaptenagakerja.Halinimemudahkanperusahaan
dalam mengevaluasikaryawan atau calon karyawan terpilih.Proses evaluasiatau
penilaiandilakukanberdasarkanstandaryangditetapkandivisiSDM.
3.Compensation
FungsilaindaridivisiSDM adalahmengaturmengenaigajikaryawandalam perusahaan.
Halinimerupakanbentukpenghargaanyangdiberikanperusahaanataskinerjakaryawan.
Pengelolaangajimemberikanpengaruhsignifikandalam iklim kerjaorganisasi.
4.TrainingandDevelopment
FungsiselanjutnyadariMSDM adalahmengadakanpusatpelatihanuntukseluruhelemen
sumberdayamanusiadalam perusahaan.halinibertujuanuntukmembuatkaryawan
bekerjadenganmaksimal.Selainitu,SDM jugabertanggungjawabuntukmemberikan
solusiterhadapkendalayangdialamikaryawanuntukmemaksimalkankinerjakaryawan.
5.EmployeRelation
TugasdantanggungjawabMSDM jugaadalahberupayamembangunrelasidengan
pihaklainyangterkaitdengantenagakerjasepertiserikatpekerja.Halinibertujuanuntuk

menciptakaniklim kerjayangkondusifbagikaryawankarenapermasalahandapatdiatasi
dengan baik.Relasiinijuga bertujuan untuk menghindarikemungkinan karyawan
melakukandemonstrasi.
C.TujuanManajemenSumberDayaManusia
1.TujuanSosial
Tujuan sosialdariManajemen SumberDaya manusia pada suatu organisasiadalah
pertanggungjawabansecarasosialterhadaptantangantenagakerjaperusahaan.Selain
itu,SDM juga bertanggung jawab penuh terhadap keperluan elemen sumberdaya
manusiadalam organisasi.MSDM jugabertugasuntukmengurangiefekataudampak
negatifyangbisamunculdanmengancam pencapaiantujuanorganisasi.
2.TujuanOrganisasional
Tujuan dariMSDM selanjutnya adalah tujuan organisasional.Organisasionalyang
dimaksudkanadalahsasaranformalyangdibuatdandisusundenganbaikyangmemiliki
tingkatefektivitasyangtinggi.
Sasaranyangdibuattersebutbertujuanuntukmembantuperusahaanuntukmencapai
tujuan organisasi.Tujuan organisasionalmemberikan pandangan bahwa manajemen
terhadapsumberdayamanusiaitudiakuikeberadaannya.
3.TujuanFungsional
TujuanselanjutnyayangdikemukakanolehSedarmayantiadalahtujuanfungsionalatau
yang biasadisebutfungsionalobjective.Berdasarkan tujuan ini,MSDM perusahaan
bertujuanuntukmempertahankankontribusielemensumberdayamanusiapadasetiap
bidangdiperusahaan.Sumberdayamanusiayangdimilikiperusahaandipeliharadengan
baikagarmerekamemberikankontribusioptimaluntukkelangsunganperusahaan.
4.TujuanPribadiatauIndividual
SetiapmanajerkhususnyaSDM yangdiberikanwewenangmemperhatikantujuanpribadi
atauindividukepadasumberdayamanusia.Tujuanpribadiharusdiarahkandengan
tujuan organisasi secara keseluruhan untuk memudahkan pencapaian tujuan
organisasi.Denganadanyatujuanpribadi,perusahaandapatmemanfaatkannyauntuk
meningkatkanmotivasikaryawanuntukmemberikankontribusiyangoptimal.Kontribusi
seluruh elemen sumberdaya manusia dalam pelaksanaan tugas secara optimal
membuattujuanperusahaanakanmudahdicapai.

BABVIII
MANAJEMENKONFLIK

A.Tipemanajemenkonflik
Dalam manajemen konflikada beberapa tipe yang digunakan untukmenyelesaikan
konflikyangada,adaenam macam tipemanajemenkonflik,yaitu:
Acomodating
Acomodatingmerupakanusahayangdilakukandengancaramengumpulkanberbagai
pendapatpihakyangterlibatkonflik.Nantinya,akandigunakanuntukmusyawarahatau
menyelesaikan konfliktersebut.Namun,tetap mementingkan kepentingan darisalah
satupihak.Halinidapatmerugikansalahsatupihakyangberkonflik.
Avoiding
Avoidingadalahsebuahupayauntukmenghindarisebuahkonflikagartidakterlibatdi
dalamnya.Halinimenjadicarayangefektifagarlingkunganterhindardarikonflik.
Compromising
Berbedadariacomodating,carainilebihmemerhatikankepentinganbersama.Dengan
mendengarkanpendapatdarisemuapihakdanmemutuskanjalankeluardengantetap
mementingkankepentinganbersamamenjadicarayangadilbagisemuapihak.Caraini
akanmemberikansolusibagisemuapihak.Ada4bentukkompromiyaituseparasi,atrasi,
menyogok,danmengambilkeputusansecarakebetulan.
1. Separasiartinyapihakyangterlibatkonflikdipisahkanuntukmenyelesaikankonflik
yangada.
2. Atrasiartinyapihakyangberkonfliksetujudengankeputusanyangdiambilpihak
ketigaataupenengah.
3. Mengambilkeputusanberdasarkanfaktorkebetulan,dengancarainibisadilakukan
denganhal-halyangsederhanatapitetapberpegangpadaaturanyangberlaku.
4. Menyogokmerupakanmemberikanimbalanuntukpihakyangmengambilkeputusan
dengantujuanpihaknyadapatdimenangkandalam konfliktersebut.Halinimungkin
curang,tetapibergantungpihakmasing-masingyangmenyelesaikannya.
Colaborating
Colaboratingmerupakancaramenyelesaikankonflikdenganbekerjasamayanghasilnya
memuaskan semua pihak.Semua pihak akan bekerja sama untuk menyelesaikan
masalahdengantetapmemerhatikankepentinganbersama.
Competing
Competingadalahcarayangdigunakandenganmengarahkanpihakyangterlibatkonflik
bersaingdanmemenangkankepentinganmasing-masingpihak.Carainipastinyatidak
akanmemberikansolusibagikeduabelahpihakdanyangpastiadakalahadayang
menang.
Conglomeration
Conglomerationmerupakankombinasiataucampuranmenyelesaikankonflikdengan
caramenggabungkanlimatipediatas.Tentunyacarainiakanlebihmemakanbanyak
waktudantenaga.
B.STRATEGIMANAJEMENKONLIK
1.Pengenalan

Sebelum masuklebihdalam kekonflikyangsedangterjadi,terlebihdahuluAndaharus
tahuakaratauawalmulakonflikterjadidanjugaharustahukeadaansekitarketika
konflik belum dan sedang terjadi.Dengan melakukan ini,Anda akan memeroleh
informasiawalterjadinyakonflik.
2.Diagnosa
Jikasudahmendapatinformasiyangingindiperolehsepertisiapasajayangbekonflik,
apakonflikyangdipermasalahkan,awalmulaterjadikonflik.Langkahselanjutnyaadalah
memikirkansolusiyangtepatuntukmenyelesaikankonfliktersebut.
3.MenyepakatiSolusi
Jikasudahmemikirkansolusiyangtepat,langkahberikutnyaadalahmenyepakatisolusi
yangdirasapalingtepatuntukmengakhirikonflik.Sebaiknya,solusiyangdigunakantidak
beratsebelahdanjugaharusadapihakpenengah.
4.Pelaksanaan
Setelahsolusidisepakatibersama,makalangkahselanjutnyaadalahsemuapihakharus
melaksanakansertamenerimasolusiyangtelahdisepakati.Kesepakatanyangdiambil
sebaiknyatidakmerugikansalahsatupihakdandiharapkantidakmenimbulkankonflik
lagikedepannya.
5.Evaluasi
Setelahkonflikselesai,lakukanlahevaluasibersama-sama.Musyawarahkanhal-halyang
bisamenghindarikonfliklagikedepannya.Evaluasidilakukanbertujuanuntukuntuktidak
mengulangikesalahanataukonflikyangpernahterjadi.
C.FUNGSIMANAJEMENKONFLIK
*Meningkatkankinerjadankeaktifankaryawan
Dalam manajemenkonflik,mengeluarkanpendapatmenjadisaranayangtepatbagipara
karyawan.Karyawanakanlebihaktifmengemukakanpendapatketikaterjadinyakonflik,
karyawandanatasanakanberdiskusilangsungmemikirkansolusiyangtepat.Dengan
begitu,atasandapatmelihatsertameningkatkankinerjadankeaktifanparakaryawannya.
*Mengembangkankemampuankaryawan
Denganadanyamanajemenkonflik,secaratidaklangsungakanmengasahkemampuan
para karyawan untuklebih berpikirlogis,kreatif,dan rasional.Karyawan akan ikut
memikirkan bagaimana menyelesaikan konflik yang sedang terjadi.Sehingga,
kemampuanberpikirkaryawanakanmengembangdanmeningkatkarenaseringdiasah
untukikutmemberikansolusiyangtepat.Sertalebihkreatifdalam berpikirdantentunya
akanmeningkatkanskillmerekasebagaikaryawan.
*Melatihkemampuanmenyelesaikankonflik
Dalam sebuahperusahaan,konflikpastiakanterusterjadi.Perusahaanyangpernah
mengalamikonflikakanlebihberkembangdanmaju.Dengankonflikyangterjadi,akan
membuatsebuahperusahaanterbiasamenyelesaikannyadengansolusiyang tepat.
Perusahaanakanlebihmampubertahankarenasudahterbiasadenganadanyakonflik.
*Meningkatkanrasasalingmenghormati.
Denganmanajemenkonflik,akanadaberbagaipendapatyangmuncul.Pendapatyang
berbeda-beda bisa menimbulkan sebuah perpecahan.Namun,itu lah tantangannya
bagaimanaAndabisamenghormatipendapatoranglaindantidakmenjatuhkannya.Yang
artinya manajemen konflik berguna untuk meningkatkan rasa toleransiantarsemua

pihak.


Click to View FlipBook Version
Previous Book
ครูธันยาภัทธ์ พรหมสังคหะ
Next Book
2017