Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
3. Asesmen dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat
dipercaya (reliabel), untuk menjelaskan kemajuan belajar dan menentukan
keputusan tentang langkah selanjutnya.
4. Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik
bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi yang
bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang dicapai, serta
strategi tindak lanjutnya.
5. Hasil asesmen digunakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga
kependidikan, dan orang tua sebagai bahan refleksi untuk
meningkatkan mutu pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Diagram komponen
pembelajaran dan asesmen
di satuan PAUD
Sumber : Panduan Laporan Capaian
Pembelajaran di PAUD
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Asesmen dilakukan dalam 3 tahap penting
Pengumpulan Pengolahan Pelaporan
data data
Terkait dengan Rencana Pembelajaran dan Modul Ajar, maka akan fokus pada
tahap pengumpulan dan pengolahan data
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pengumpulan Data
Saat melakukan pengumpulan data, guru juga membutuhkan instrumen (alat) untuk
menulis atau mendokumentasikan data yang diperoleh selama bersama anak-anak.
Pengumpulan data dilakukan sejak dari anak-anak datang hingga pulang, khususnya
pada saat kegiatan inti berlangsung.
Instrumen (alat) pengumpulan data :
1. Catatan anekdot
2. Hasil karya
3. Ceklis
4. Foto berseri
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Catatan Hasil Karya Ceklis Foto berseri
anekdot
Hasil karya anak Perlu membuat indikator Proses aktivitas
Catatan anekdot sesungguhnya pencapaian tujuan yang menunjukkan
adalah catatan memberi makna sebelum pelaksanaan kemampuan anak
bermakna tentang besar bagi guru pembelajaran. dengan celoteh dan
anak selama bermain. untuk menemukan catatan singkat
CP apa yang sedang Guru melakukan guru.
Catatan dapat berupa dan telah dicapai interpretasi saat melihat
perilaku, celoteh, peserta didik. sebuah kejadian untuk Foto berseri dapat
atau informasi lain kemudian menandai disebut
yang berkaitan Hasil karya yang lahir (bisa tanda ✔, tanda dokumentasi.
dengan anak. dari minat, ide, dan ✘,atau tanda lain) item
kemampuan anak di ceklis, baru kemudian
adalah capaian menuliskan deskripsi
belajar yang amatan yang terjadi di
sesungguhnya. akhir hari.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Apa yang harus diperhatikan saat guru melakukan observasi ?
• Observasi dilakukan dalam rentang waktu tertentu, misalnya
dalam satu minggu atau satu bulan.
• Observasi dilakukan di banyak konteks, misal di rumah anak,
di ruang kelas, dan di luar ruangan saat anak bermain.
• Data yang dikumpulkan harus berasal dari berbagai sumber,
misal dari orang tua, para guru, bahkan dari orang dewasa lain
yang ternyata lebih banyak bersama anak (penjaga anak,
nenek atau kakek dan keluarga lain selain orang tua).
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Tips agar guru dapat melakukan observasi secara mendalam
• Hadirlah di tengah anak-anak saat proses pembelajaran berlangsung. Bangun
interaksi mendalam dengan menunjukan bahasa verbal dan nonverbal yang
membuat anak merasa aman dan nyaman.
• Beri kesempatan pada anak untuk mewujudkan ide atau gagasan saat bermain.
• Pada saat yang tepat, lakukan komunikasi dengan pertanyaan atau
pernyataan terbuka yang dapat memperluas ide dan pengalaman bermain anak,
memberi dukungan agar anak dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi
saat bermain.
• Catat hal-hal penting yang terjadi pada anak berupa celoteh anak, hasil
karya, ekspresi atau perilaku yang muncul saat mereka berinteraksi dengan
orang lain atau material-material.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Guru dapat menggunakan alat perekam suara, video, kamera atau
alat lain yang dapat mempermudah dan membantu proses
pengumpulan data (instrumen).
Penyimpanan data berupa foto, video dapat menggunakan :
• perangkat berteknologi seperti USB, external hard disc, SD card.
• Media penyimpanan file berbasis online (cloud storage)
• Media sosial yang disetting tidak untuk publik (Fb, IG, WA, dll)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Pengolahan Data
Guru menganalisis ketercapaian tujuan pembelajaran yang
sudah ditetapkan berdasar data faktual yang ada di ceklis, hasil
karya, dan catatan anekdot yang telah berhasil dikumpulkan
oleh guru.
Tahap ini sangat dipengaruhi oleh seberapa dalam interaksi
guru dengan anak saat proses pembelajaran berlangsung
karena ada banyak hal yang tentu saja tidak terdokumentasi
tetapi penting untuk dipertimbangkan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Tahap olah data dilakukan setiap hari disebut dengan asesmen harian.
Catatan penting terkait asesmen harian adalah sebagai berikut.
a) Tidak perlu dilakukan untuk semua anak. Setiap hari, guru dapat memilih untuk
melakukan asesmen harian untuk sejumlah peserta didik di kelas.
b) Asesmen harian bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat
digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran selanjutnya.
Artinya, penilaian bukan untuk melabel anak sudah bisa ini dan belum bisa itu, tetapi untuk
memberi informasi untuk perencanaan pembelajaran yang lebih mendukung dan lebih
holistik pada hari selanjutnya.
c) Asesmen harian tidak perlu dilaporkan ke orang tua. Asesmen harian dikumpulkan dan
digunakan untuk menyusun laporan pembelajaran yang akan dilaporkan kepada orang tua di
akhir semester.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Bagaimana menggunakan hasil refleksi anak didik dan guru
untuk mengembangkan rencana pembelajaran selanjutnya ?
Hasil refleksi anak didik dan guru dapat dijadikan pijakan bagi perbaikan
dan pengembangan rencana pembelajaran selanjutnya untuk memfasilitasi
kebutuhan dan minat anak.
Umpan balik yang dibuat berdasarkan hasil asesmen harian akan
membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Contoh catatan anekdot dan analisis capaian
Nama : Adinda Kirana Analisis capaian
Usia : 5 tahun Nilai Agama dan Budi Pekerti :
Tanggal peristiwa : 15 November 2021 • Menjaga kebersihan lingkungan
Tempat : Ruang kelas Jati Diri
• Mengenali ekspresi emosi
Saat istirahat, Karina duduk di Pojok Baca. Dia memegang buku Dasar Literasi dan STEAM :
cerita dan membolak balikkan halamannya. Tampak ekspresi • Memahami informasi yang ada
wajah Karina serius. Dia menunjuk ke halaman buku dan
tersenyum lebar. “Mataharinya senyum...lucu !” kata Karina. pada buku cerita bergambar
Setelah selesai baca buku, Karina mengembalikan buku ke rak.
Saat dia hendak keluar kelas, dia menemukan bungkus Umpan balik
makanan di depan kelas . Karina memungutnya lalu dibuang Perlu disediakan beragam buku
ke tempat sampah. cerita di Pojok Baca.
Perlu disediakan juga kertas,
krayon, spidol untuk memfasilitasi
ide anak yang muncul setelah
membaca buku cerita.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Contoh hasil karya dan analisis capaian
22 November 2021
Kegiatan : Melukis
Sumber foto : Guru
Kirana melukis menggunakan kuas kecil. Melukis bentuk garis lurus,
garis miring, garis lengkung, oval, lingkaran, titik. Melukis bentuk mirip
huruf. Warna cat yang digunakan kuning, biru, merah. “Ini mataharinya
sedang senyum,” kata Kirana.
Analisis capaian
Jati Diri
• Mengenali ekspresi emosi
Dasar Literasi dan STEAM
• Menyampaikan arti lukisan yang dibuat
• Mengenali bentuk huruf
Sumber : Buku Panduan
Penyusunan Laporan Capaian
Pembelajaran di PAUD
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Contoh foto berseri/dokumentasi dan analisis capaian
Kirana mengambil benang wol warna jingga dan merah. Dia menarik Analisis Capaian
benang wol panjang dan mengguntingnya. Kirana meletakkan Jati Diri
potongan-potongan panjang benang wol ke atas piring kertas. “Aku • Menunjukkan sikap membantu
bikin mi goreng...dua piring. Satu untukku….satu untuk Mamah. Aku
masakin untuk Mamah !” kata Kirana. orangtua
Dasar Literasi dan STEAM
• Mengenal ukuran benda
• Mengenal konsep bilangan
• Mewujudkan ide membuat
makanan (mie goreng) dari
potongan benang wol.
Umpan balik :
Kegiatan ini dapat dikembangkan
menjadi kegiatan berkelanjutan
(projek) dengan memantik ide anak
untuk memasak makanan yang
disukai anak.
Sumber : Buku Panduan Penyusunan Laporan Capaian Pembelajaran di PAUD
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Nama : Adinda Kirana Contoh ceklis dan
Usia : 5 tahun analisis capaian
Tujuan Kemunculan Tanggal Kegiatan Perilaku yang Analisis Capaian
Pembelajaran dan teramati
Jati Diri
Mengekspresikan tempat Meringis • Menunjukkan ekspresi emosi
emosi diri dengan kesakitan saat
tepat V 15 Bermain jatuh dari yang tepat
November ayunan. • Belum dapat mengenali
2021
di halaman makanan sehat dan bergizi
sekolah • Menunjukkan sikap santun pada
Mengenal dan X 22 Makan bekal Membawa teman
mengkonsumsi November makanan ringan
makanan dan 2021 kemasan yang Umpan balik
minuman sehat dan mengandung Bulan depan, orangtua akan
bergizi di kelas MSG. dihimbau untuk mebawakan anak
bekal sehat dan bergizi setiap hari.
Bersikap santun V 22 Melukis Mengucapkan Guru akan berdiskusi dengan anak
dalam berinteraksi November terima kasih menyusun menu PMT yang sehat
dengan orang lain 2021 pada teman yang bergizi dan sesuai selera anak.
telah
di kelas meminjamkan
kuas.
Ketr : V (sudah muncul)
X (belum muncul)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Demonstrasi
Kontekstual
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Latihan
Ayo siapkan Lembar Latihan Asesmen !
Amati dari foto berseri ini berikut catatannya.
Buatlah analisis capaian Tujuan Pembelajaran dari kegiatan
yang dilakukan anak.
Buat juga umpan balik berdasarkan analisa capaian tersebut.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Foto 1
Zidan bermain
menggelindingkan
benda-benda bersama
teman-temannya. Zidan
mengamati dua buah paralon
yang tersambung. Dia geser
posisi paralon dan mengamati
sambungan ujung paralon di
bawahnya juga ikut bergeser.
Lalu dia geser lagi paralon ke
posisi semula.
Sumber : Buku Panduan Guru PAUD –
Elemen Dasar-dasar Literasi dan STEAM
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Foto 2
Zidan mengambil kerikil dan
kelereng, lalu dimasukkan ke
paralon. Dia amati ke dalam pipa
paralon. “Zidan...tu kelerengnya
keluar !”, kata WIra temannya.
“Kerikilnya dah keluar belum ?”
tanya Zidan ke Wira. “Nih...disini !”
kata Wira sambil menunjuk ujung
paralon. Ternyata kerikilnya
berhenti di ujung paralon. Zidan
mengambil kerikil di ujung paralon
lalu kembali untuk memasukkan
kelereng.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Guru bertanya, “Bagaimana caranya
Riset, dan Teknologi agar benda-benda itu bisa
menggelinding lebih jauh ?” Zidan lalu
Foto 3 mengambil dua belah bambu yang
digabungkan dan diletakkan di ujung
paralon. Dia mengambil beberapa
kelereng dan dimasukkan ke dalam
paralon. Kelereng-kelereng itu berhenti
di ujung paralon dan tidak bisa
melewati bambu. Guru bertanya,
“Bagaimana caranya supaya kelereng
itu bisa melewati bambu ?” Zidan
merubah posisi bambu agak masuk ke
dalam paralon. Lalu dia mencoba lagi
menggelindingkan kelereng-kelereng
itu. Namun kelereng-kelereng itu tetap
berhenti di ujung paralon dan tidak
bisa melewati bambu. “Kok gak bisa ya
?” tanya Zidan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Foto 4
Tiba-tiba dia menoleh ke arah Wira
yang menggelindingkan bola di papan
seluncur. “Hore ...bisa !” teriak Wira.
Zidan lalu mencoba menggelindingkan
kelereng yang dipegangnya di papan
seluncur. “Iya...bisa
menggelinding….cepet banget !” Lalu
dia mengambil kerikil, bola, kaleng
untuk digelindingkan di papan seluncur.
Saat Guru bertanya benda apa yang
paling cepat menggelinding, Zidan
menjawab “Kelereng”
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Koneksi
Antar
Materi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Jawablah !
Tuliskan jawaban di room chat atau menyampaikan secara langsung
pertanyaan berikut :
1. Apakah poin penting dalam :
a. Merancang pembelajaran
b. Melakukan asesmen (pengumpulan dan pengolahan data)
2. Apakah hubungan rancangan pembelajaran dengan asesmen ?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Rencana Aksi Nyata
Tulislah jawaban pertanyaan-pertanyaan ini pada lembar
Rencana Aksi
• Apakah yang akan anda lakukan agar dapat melakukan
implementasi materi-materi yang didapat pada hari ini ?
• Apa saja yang anda butuhkan agar dapat mendukung
kemudahan dan kelancaran implementasi materi ?
• Pihak-pihak manakah sekiranya yang dapat membantu
anda untuk melakukan implementasi materi-materi ?
• Kira-kira apa yang akan anda lakukan jika menemui
kesulitan dalam melakukan implementasi ?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
Terima Kasih