Penanggung Jawab Paroki Tomang - Gereja MBK Jl. Karmel Raya No. 2 Jakarta Barat 11530 | Telp. (021) 535 0435, (021) 548 3853, WA. Sekretariat (021) 535 0435, WA. Redaksi (021) 535 0435 Email: [email protected] | Website : http://www.parokimbk.or.id Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Rm. Krispinus Ginting O.Carm Rm. Michael Moeljo Hartomo O.Carm Marcella Lazuardi Redaktur Benny N. Joewono Irene Angela Lukito Lydia Hutabarat Prayogi Dwi Sulistyo Michael Keenan Sunjoyo Mikaela Odelia Kasih Raymunda Nattya Reiner Redaksi menerima kiriman artikel dalam format .docx dan foto dalam format .jpg dari umat. Dan berhak memutuskan pemuatan artikel/foto atau tidak, setelah melalui proses pengeditan Redaktur Pelaksana Robby Purba Judith Widjaya Fotografer Tim CPM Komsos Gereja Maria Bunda Karmel 2 WARTA MINGGU MBK - 2 MEI 2024 EDITORIAL Kata Antiokhia berasal dari nama sebuah kota di Asia Kecil dimana Gereja Perdana lahir. Jadi gerakan Antiokhia ini mengambil teladan Gereja Perdana. “Week End” (Sebutan untuk Retret Antiokhia) adalah ujung tombak penyebaran dan pembinaan untuk kaum muda supaya mau membuka dan membekali diri dengan bekal rohani yang mendalam untuk menjadi garam dan terang dunia. Antiokhia merupakan komunitas berbasis paroki yang mengambil bagian dalam pelayanan gereja lewat gerakan pembinaan iman dan kepribadian kaum muda. Antiokhia bertujuan membantu kaum muda gereja dalam mengembangkan kasih Yesus dan gereja-Nya melalui suatu persekutuan yang sesuai dengan keberadaannya sebagai kaum muda. Pada 28-30 Juni nanti, muda mudi paroki kita yang tergabung dalam gerakan Antiokhia akan mengadakan weekendnya yang ke-33, di Wisma Samadi Klender. Acara ini merupakan sarana pembinaan kaum muda kita untuk menuju ke alam kedewasaan, dengan semangat Katolik. Dalam edisi ini kita sajikan tulisan mengenai kegiatan para peneruspenerus kita, semoga sukses dan membekali wawasan dan semangat mereka. Ada pula kami sajikan berita dan tulis seputar paroki. Kami harap lebih banyak lagi kiriman tulisan dari Wilayah, Lingkungan serta Kelompok Kategorial sehingga Warta Minggu kita makin menjadi ajang saling berbagi. (ED) Sukseskan Weekend Antiokhia
Bekal Peziarahan RENUNGAN WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 3 Masih ingat ketika pandemi C19 melanda? Kala itu misa hanya dapat kita ikuti secara live streaming. Kemudian secara perlahan kita dapat mengikuti misa secara offline dengan tiket masuk yang hanya dapat kita peroleh dengan persyaratan sangat ketat. Di gereja kita, umat hanya dapat mengikuti misa setiap dua minggu sekali karena umat dibagi ke dalam dua kelompok berdasarkan Wilayah. Misa Minggu hanya 1 kali dari semula 9 kali misa. Umat yang hadir dibatasi dengan kuota. Umat yang dapat menghadiri misa hanya yang telah menerima vaksin dan berbagai persyaratan lainnya. Ketika mengikuti misa dibatasi dengan sangat ketat seperti itu, tumbuh kerinduan yang sangat akan Ekaristi, untuk menerima Tubuh Kristus. Cerita dari Tim Gugus Kendali Paroki lain bahkan sampai ada umat yang menyanyikan mereka “Aku rindu akan Tuhan dalam Sakramen Terkudus. Aku rindu menerima Yesus Allah manusia…” dari balik pintu pagar Gereja karena terkena pembatasan kuota. Saat ini pintu-pintu Gereja telah dibuka kembali lebar-lebar, di Gereja kita misa Minggu sudah 9 kali lagi, protokol kesehatan sudah sangat longgar, kuota sudah ditiadakan. Namun kenapa kerinduan kita untuk menerima-Nya dalam Sakramen Mahakudus justru terasa melonggar? Hal ini bisa terlihat dari kehadiran di Gereja, meskipun bangku-bangku di bagian depan/ dalam masih banyak yang kosong, kita memilih untuk duduk di bagian belakang/ di luar. Kita hadir di Gereja untuk menyambutNya dalam Sakramen Mahakudus tanpa persiapan yang cukup. Bagaimana kita mempersiapkan diri dengan layak bila kita datang terlambat, bahkan ada yang datang saat sudah liturgi sabda atau sudah persembahan? Datang dengan mengenakan pakaian yang kurang pantas seperti bercelana pendek, baju yang sangat terbuka atau dari bahan yang transparan, menggunakan sandal jepit/sejenisnya? Bila kita sungguh mengimani dan bersyukur atas pemberian diri Yesus: Tubuh dan Darah-Nya untuk hidup dan keselamatan kita, kita pun diharapkan agar dalam merayakan Ekaristi, kita mengikuti dan menghadiri dengan penuh syukur dan pantas, dengan persiapan hati dan batin yang sungguh, agar dapat menyambutNya dan menjadi santapan surgawi bekal peziarahan hidup kita. (Elis) Santapan Surgawi HIDUP KITA Be Ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, memberkati, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada para murid seraya berkata, “Terimalah inilah Tubuh-Ku” (Mar.12:22)
4 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 SAJIAN UTAMA Hi, bestie! Masih bingung mau pergi ke mana liburan nanti? Atau bosan kerjain yang ituitu aja? Lihat lagi Warta Minggu edisi 19 Mei 2024. Ada info Weekend Antiokhia ke-33 loh! Tepatnya tanggal 28-30 Juni 2024 di Wisma Samadi Klender. Waktu penulis masih usia muda, penulis iri dengan sahabat yang bisa pergi ke Singapura atau Thailand pas liburan tiba. Buat penulis (waktu itu), luar negeri tuh sesuatu banget, sesuatu yang wah dan wow. Punya passport seperti sesuatu yang langka dan mewah (waktu itu tentunya). Gak terpikir ikutan acara bernuansa rohani, apalagi jaman itu Antiokhia masih seumur jagung. Menyebut Antiokhia pun seperti menjepit lidah di antara gigi...sulit, gan! Liburan kala itu paling keren ke hotel di Anyar, tempat papi kerja. Favorit penulis di sana adalah naik mercusuar. Sampai di lantai atas, merasa dekat sekali dengan Tuhan. Atau opsi liburan lain, maksimal ke rumah oma di Karawang dan makan nasi tahu. Bukannya gak pernah diajak, sering malah. Tapi penulis super pemalu (saat itu tentunya). Introvert bahasa kerennya. Retret yang pernah dihadiri hanya kalau diadakan sekolah. Ya, jaman itu namanya retret.
WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 5 SAJIAN UTAMA Usai SMA, kuliah di Bandung dan makin jauh dengan liburan bernuansa rohani. Karena lingkungan kampus dan kost yang bermacam kepercayaan, tugas kuliah yang menumpuk, perut yang selalu meronta kala tanggal tua, meronda makanan (sendiri) karena teman kost yang suka lupa dan ambil makanan orang lain, masa orientasi yang menyita pikiran, mustahil memikirkan liburan (biasa atau rohani) ke sana ke mari. Retret apalagi, jauhhhh dari daftar kunjungan. Dan walau rajin ke Gereja Katedral (Bandung), rutinitas hanya: datang, misa, beli bakpao, pulang. Dah gitu aja. Kalau kalian tanya, kering gak rohani penulis? Banget! Ada yang pernah mengalami petualangan seperti penulis? Kalau lagi sendiri, ngacung saja. Tapi, kalau lagi baca Warta Minggu ini berdua bestie, tatap-tatapanlah dan bergerak minta ijin dengan mama/ papa, mami/papi supaya bisa ikutan Weekend Anthiokia. Hhmm...masih belum yakin? Weekend besok tuh, tim Antiokhia ambil tema “Divine Odyssey.” Penulis tertarik dengan kata Odyssey. Dalam kamus digital Merriam-Webster, saya kutip sinonim nomor 2 : an intellectual or spiritual wandering or quest an odyssey of self-discovery a spiritual odyssey from disbelief to faith. Jadi, dengan Divine Odyssey, anda diajak mengenal diri sendiri seperti Tuhan mengenal anda. Lebih intim, lebih akrab, lebih mendalam. Mau itu petualangan fisik (seperti cerita penulis), rohani (spirit), penemuan jati diri atau dari yang gitu-gitu saja jadi lebih percaya kepada Tuhan. Sulit? Sebenarnya, kata Odyssey berasal dari puisi Yunani kuno, yang menceritakan pahlawan Yunani, Odysseus, Raja Ithaca, yang melakukan perjalanan pulang usai Perang Trojan (Trojan War). Dalam perjalanan Trojan-Ithaca, bahaya selalu mengincar Odysseus, anak buahnya mati dalam perjalanan. Ketika Odysseus belum tiba di Ithaca selama 10 tahun usai Perang Trojan, ia diasumsikan meninggal. Istrinya Penelope dan putranya Telemachus, harus berjuang menghadapi sekelompok pria yang ingin menikahi Penelope menjadi istri. Puisi Odysse dikarang oleh Homer, pujangga Yunani terkenal. Hingga kini, Odysse diartikan sebagai sebuah perjalanan. Kalau kamu merasa ah, saya ini dicap sebagai anak/remaja bertingkah, bandel, gak nurut, aneh, apa boleh ikut Antiokhia?. Helowww bro sis, menjadi nakal, bandel, aneh, gak nurut kan suatu perjalanan juga. Waktu SMA, penulis sering dipanggil ke ruangan wakil kepala sekolah. Berdebat jadi hal yang lumrah di ruangan itu. Ada deg-degan,
6 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 SAJIAN UTAMA pembelaan diri, kesal dan cuek. Buat penulis, itu perjalanan ‘nakal’, perjalanan sementara sebelum masuk dunia kuliah dan terjun ke dunia kerja (masyarakat). Kalau ingat masa itu, sekarang cuma ketawa kalau lagi reunian. Seru kan! Perjalanan bisa 10th seperti Odysseus atau 23th seperti perjalanan rohani penulis. Tidak ada angka mutlak. Selama kita hidup itulah perjalanan kita. Anda pasti kenal Budi Hendarin? Budi bilang gini, “Antiokhia bukan sebuah klub elit, yang masuk anak/ remaja kalem, penurut, hebat di kelas, dan sebagainya.” Menurut dia, ada kok yang bermasalah masuk Antiokhia, masih aktif malah. Ikut Antiokhia seperti ikut seminar gratis, berlaku seumur hidupmu (menjadi pondasi), mendapat bimbingan rohani yang menjadikan kamu menjadi manusia super? Bukan. Anda diagendakan menjadi manusia yang bisa naik kelas dari biasa-biasa saja menjadi luar biasa di mata Tuhan. Caranya? Penerimaan diri. Begitu anda sudah mampu menerima dirimu dengan kapasitas yang ada saat ini, Antiokhia akan memulasnya lebih baik lagi. Misal, susah untuk curhat, masuk ke Antiokhia, cari mami/papi kelompokmu atau bro sis yang anda merasa nyaman, cerita hal yang umum dulu. Begitu anda merasa, ih seru ya bro sis ini, mami papi itu juga ok banget diajak ngobrol, lanjutkan. Pantang menyerah. Penulis termasuk remaja yang susah curhat (dulu). Dan itu gak nyaman loh. Kalau anda suka tampil di depan tapi bingung mau bicara apa, anda bisa dapat kesempatan jadi pengisi acara di Antiokhia Diajarin public speaking, bukan hanya teknik omong di depan tapi isi pembicaraannya juga. Suatu hari (coba sedikit berhayal), pas uang bulanan belum dapat dari orang tua, anda dipanggil jadi MC pengganti, anda siap tuh tampil di depan. Teknik sudah dapat dari Antiokhia, tinggal isinya disesuaikan dengan acara saat itu. Dapat deh uang dadakan. Plus, anda bisa masuk video TikTok. Seru kan bisa jadi MC. Tapi ingat pelayananmu tetap untuk Tuhan. Dalam testimoni perjalanannya sebagai Antiokhiers, Budi juga sampaikan begini: waktu dia jadi peserta Antiokhia, senang banget bisa ketemu dan ngobrol dengan teman-teman sebaya. Dapat sudut pandang baru tentang kehidupan saat sharing dengan tim. Berangkat dari peserta, Budi menjadi bagian dari tim Antiokhia. Dia belajar cara menyelesaikan masalah tanpa memaksakan kehendaknya, cara bekerja secara profesional, belajar public speaking tadi. Ketika setia dengan suatu pekerjaan, Tuhan gak segan naikin jabatan kita.
WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 7 SAJIAN UTAMA Sekarang Budi dipercaya jadi Pak Lurah (Palu) di Antiokhia. Belajar mendelegasikan tugas, mempersiapkan materi, koordinasi dengan berbagai tim dan bertanggung jawab atas tugasnya. Budi juga punya kesulitan yang dia alami menjelang Weekend Anthiokia ke-33 ini adalah gimana menyampaikan pesan sederhana kepada anda yang sudah tentu beda karakter dan umur. Gimana menyesuaikan waktu dengan anda yang sibuk dengan les dan kegiatan sekolah lain. Jadi, Antiokhia tidak menjadikan adna manusia super, tapi bagaimana dapat menyelesaikan tugas dengan super. Berat dengan biaya? Tenang dulu. Ikutan Nobar Antiokhia tanggal 23 Mei kemarin, gak? Selain nonton film Imaginary Friends, acara itu mengumpulkan donasi dari donatur (perusahaan) atau pihak lain yang peduli dengan Weekend Anthiokia. Anda bisa koordinasi dengan Budi atau Antiokhiers lain. Penulis pernah belajar peribahasa begini, “Berat sama dijinjing, ringan sama dipikul.” Segala sesuatu pasti ada jalan keluar-nya, selama anda libatkan Tuhan dalam setiap rencanamu. Dan anggap Weekend Antiokhia adalah investasi masa depanmu. Mungkin teman sebelahmu adalah pasangan hidupmu kelak. Iya kan? Kalau ingin menikmati perjalanan bersama Tuhan, Weekend Anthiokia bisa jadi pilihan. Kalau penulis punya time machine seperti cerita dalam Back To The Future-nya Marty McFly, penulis mau ikutan Antiokhia. Mungkin sudah jadi Bulu (Bu Lurah). Ada banyak tokoh muda dalam Alkitab yang dipakai Tuhan. Ada Stefanus, mati dirajam batu karena keyakinannya pada Allah; Daud, mukanya kemerahan-merahan dan imut kalau jaman now tapi mengalahkan Goliat hanya dengan katapel; Samuel, dipanggil 2 kali malah balik tidur, jadi nabi yang mengurapi 2 raja besar, Saul dan Daud; Daniel, karena imannya dimasukkan ke goa singa tapi diangkat jadi penasehat raja; Maria, karena imannya mau mengandung anak dari Roh Kudus tanpa melewati pernikahan dengan tunangannya Yusuf.
8 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 SAJIAN UTAMA Sekarang, dalam masa mudamu saat ini, perjalanan apa yang akan anda pilih? Percayalah pada pilihanmu! Hayatilah ayat berikut ini: Ecclesiastes 11:9-10 Young people, enjoy your youth. Be happy while you are still young. Do what you want to do, and follow your heart’s desire. But remember that God is going to judge you for whatever you do. Don’t let anything worry you or cause you pain. You aren’t going to be young very long” (Lydia H) “
SEPUTAR MBK 10 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 Dalam rangka berpartisipasi program KAJ yaitu Rumah Ramah Seroja (RRS), maka Sabtu (25/5) Lingkungan Maria Bunda Rosario telah menyerahkan donasi kepada Panti Lansia St. Anna di Teluk Gong. Adapun donasi yang diberikan sebagai berikut: 1. Celengan Yesus Tuna Wisma (YTW) di tahun 2022 -> Rp2.150.000 2. Donatur -> Rp 1.350.000 3. Sumbangan barang yang dibutuhkan panti -> - Pampers 2 kardus - Obat gatal 4 box - Vitamin 5 box - Bedak gatal 6 pax - Cairan pembersih lantai - Sabun cuci baju Semoga ke depan kita boleh merencanakan untuk berbagi ke panti-panti yang lainnya. Terima kasih atas partisipasi warga dan para donatur. (Evelyn)
SEPUTAR MBK WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 11 Rosario hari ke-9 Lingkungan Bunda Maria Penolong Abadi (BMPA) memutuskan untuk melakukan ziarah 9 Gua Maria di Jakarta-Tangerang dalam rangka Bulan Maria. 31 orang berangkat dari Klinik Tomang pukul 05.30 dengan menggunakan bus. Ziarah dimulai dengan mengunjungi Gua Maria Gereja Thomas Rasul, dilanjutkan ke Gua Maria Mathias Rasul, kemudian ke St. Helena, lalu ke St. Laurentius, lanjut ke St. Ambrosius dan St. Monika, kemudian ke St. Bernadette, Paroki Pinang sekalian makan siang di sini. Pihak gereja pun dengan baik sekali menyediakan ruangan untuk makan siang. Kemudian lanjut ke gereja Regina Celli dan melakukan Rosario hari ke-9 di Goa Maria Gereja Regina Celli. Terakhir mengunjungi Taman Doa Our Lady of Akita di PIK 2 Walaupun cukup melelahkan karena harus mengunjungi 9 Gua Maria dalam 1 hari , namun warga yang ikut walaupun rata-rata sudah lansia tetap semangat dan gembira menjalankannya. Perjalanan 9 Gua Maria ini dapat dilakukan dengan baik dan lancar, tidak terdapat halangan selama perjalanan dan benar-benar senang dapat melakukan ziarah ini walaupun hanya seputaran Jakarta saja. Semoga Lingkungan BMPA dapat melakukan ziarah setiap tahun. (Emma)
SEPUTAR MBK 12 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 S abtu-Minggu (25/5-26/5) diadakan Rekoleksi Pengurus Seksi Kerasulan Kitab Suci 2021-2024, dengan tema “Semangat dan Komitmen Solidaritas dalam Pelayanan yang Membawa Sukacita” dipandu oleh Romo Erik Wahju Tjahjana O.Carm. Karena semua peserta adalah pengurus, maka semuanya menjadi panitia. Ada yang bagian acara, liturgi, transportasi, konsumsi, dan sebagainya. Rekoleksi ini termasuk dalam Program Karya (prokar) Seksi KKS, di mana selama 3 tahun kepengurusan pengurus melayani, berkarya, mengadakan kegiatan, maka momen ini dijadikan sebagai ajang memperkuat keakraban dan kebersamaan sebagai satu kesatuan penggiat kitab suci. Masing-masing pribadi sharing bagaimana bisa terjun dalam Sie KKS. Ada yang “dijebloskan”, diajak, terpanggil, ada yang bergabung melayani sejak tahun 2012, lain-lain, tapi semua dasarnya adalah samasama menyukai kitab suci/firman Tuhan. Setiap games yang dimainkan mempunyai benang merah masingmasing. Sedangkan sesi solidaritas dan sesi sukacita diisi oleh Romo. Presentasi kelompok merupakan bagian yang bagus, di mana menjadi refleksi kita semua dalam pelayanan/melayani, seperti tantangan, kendala, solusi, cara mengatasi, godaan, kiat-kiat, bahkan berkat dan rahmat melalui pelayanan ini. Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23) (Judith) Panggilan: Mewartakan Sabda Tuhan
SEPUTAR MBK WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 13 Minggu (26/5) WKRI Ranting Thomas merayakan hari ulang tahunnya yang ke-29. Ranting yang mencakup Wilayah 1 Paroki Tomang Gereja MBK ini merayakan ulang tahunnya dengan cara sederhana di Gua Maria Bunda Karmel, Gereja MBK. Acara yang dihadiri 16 anggotanya ini dimulai pukul 15.00 diawali doa pembukaan dan dilanjutkan dengan mendaraskan doa rosario yang dipimpin oleh Ibu Yuli Pandiangan. Selanjutnya acara diisi dengan diskusi program 4 bulan yang akan datang. Menjelang pukul 16.30 sebagian besar anggota mengikuti misa sore bersama. Kesederhanaan yang bermakna ini, semoga membawa berkat bagi WK Ranting Thomas agar senantiasa bertumbuh dan berkembang. (Humas WKRI Thomas) HUT ke-29 WKRI Ranting Thomas
SEPUTAR MBK 14 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 J udul lagu di atas sering kali dinyanyikan pada saat tugas koor. Apa pun profesi atau segala sesuatu kegiatan, pekerjaan, pelayanan dan apa pun juga jika dijalani dengan hati dan cinta akan terasa ringan. Apabila sesuatu dijalani dengan ikhlas, tanpa beban dan tanpa embel-embel untuk mendapat pujian, semuanya akan berjalan dengan lancar. Mengalir begitu saja tanpa hambatan bagaikan air mengalir dari tempat yang tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah. Meskipun ada halangan di depan, ia dengan sendirinya akan mencari tempat yang lebih rendah untuk mengalir. Demikian pula dengan Koor Ignatius Peis, walaupun anggota kebanyakan sudah tidak muda lagi tetapi tetap selalu bersemangat untuk berlatih. Usia bukanlah penghalang untuk tetap berkarya bagi sesama. Walaupun lelah dari pulang kerja karena tempat kerja yang jauh atau aktivitas yang lain, tidak pernah terdengar suara lelah. Semua dijalani dengan “HATI DAN CINTA” tanpa paksaan karena muncul dari hati yang tulus dan murni. Suzanna Virginia Tiwow (65 th) masih punya semangat seperti anak muda. Meskipun tempat tinggalnya jauh, beliau tetap semangat untuk berlatih. Semua itu bukan penghalang untuk tetap setia melayani. Pulang kerja meluncur ke Kapel Theresia Lisieux. Beliau selalu menyempatkan berdoa terlebih dahulu di ruang Adorasi. Selesai pulang latihan, beliau menginap di rumah sahabatnya di komplek DPR, Kemanggisan. Demikian pula Oma Enny dan Oma Evie, beliau juga masih punya semangat untuk berkegiatan lingkungan. Beberapa bulan yang lalu, Lingkungan Ignatius Peis mengadakan acara buat lansia dan Rumah Ramah Seroja (RRS). RRS dilaksanakan sebagai aksi tindakan nyata APP 2024. Berbagi makanan berupa nasi kotak beserta lauk pauk, susu dan buah yang dibeli dari UMKM yang ada di lingkungan IP. Tetap semangat para sahabat untuk selalu setia melayani, semoga pelayanan kita bisa menjadi berkat bagi sesama. “Ya Yesus…ya Yesus…kar’na Tubuh dan Darah maha suci. Segarlah yang lelah, kauatlah yang lemah, terhiburlah yang sedih.” Cuplikan lagu Tuhan Kami Siap. (Sutrisno) Kau Dipanggil Tuhan
SEPUTAR MBK WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 15 T ahun ini Koor St. Yoseph kedatangan anggota-anggota baru yang masih muda, karena 65% anggota koor sudah lansia. Walaupun jumlah anggotanya banyak namun komitmen anggota masih kurang, sehingga tidak pernah komplit ketika ada tugas. Biasanya yang bisa tugas antara 10-15 orang saja, terkadang hanya ibu-ibunya saja karena jumlah anggota pria yang sangat sedikit. Dalam rangka Bulan Maria dan untuk mempererat hubungan antara anggota lama dan anggota baru. Kamis (23/5) pengurus dan anggota koor mengadakan ziarah ke 4 Gua Maria. Namun karena kesibukan masing-masing anggota hanya sekitar 12 orang saja yang dapat ikut. Walaupun demikian acara tetap berjalan dengan baik dan semua peserta penuh dengan sukacita. Berangkat dari Klinik Tomang pukul 07.00 dengan menggunakan elf, tujuan pertama adalah Taman Doa Paroki Bunda Maria Ratu, Sukatani Cimanggis Depok. Kemudian dilanjutkan ke Taman Doa Rosa Mystica Misericordia Parung, Bogor. Setelah itu menuju ke Gua Maria Pengurai Simpul Masalah Sentul, Bogor, dan makan siang disini. Goa Maria ke-4 dalah Goa Maria Gereja St. Yohanes Maria Vianney, Cipayung, juga berdoa di ruang adorasi yang indah berbentuk seperti kapal. Pukul 17.00 tiba di Tanjung Duren. Semoga koor St. Yoseph anggotanya semakin bertambah dari tahun ke tahun dan setiap anggota semakin memiliki komitmen yang tinggi. sehingga acara-acara yang diadakan kedepannya dapat diikuti lebih banyak anggota lagi. Harapannya jika memungkinkan semua dapat ikut serta. (Emma) Ziarah Koor St. Yoseph
SERBA SERBI WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 17 Ham ATAS LINGKUNGAN Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan diberkati-Nya untuk bertambah banyak, penuhi bumi dan menaklukkannya. Allah juga memberikan kuasa kepada manusia atas tumbuh-tumbuhan berbiji dan pohon-pohon berbiji buahnya akan menjadi makanannya. (Kej.1:26-29). Selanjutnya Allah menempatkan Adam dan Eva di taman Eden untuk mengelola dan memelihara taman tersebut yang ditumbuhi pohonpohon yang menarik dan baik buahnya untuk dimakan, pohon kehidupan, pohon pengetahuan yang baik dan jahat, terdapat juga sungai mengalir (Kej.2:9,10,15). Namun, karena manusia jatuh dalam dosa, maka Adam dan Eva diusir dari taman Eden. Maka sejak saat itu manusia harus bersusah payah dengan membuka ladang, menanam tanaman untuk bisa dimakan, membuka padang gembalaan dan sebagainya. Bumi perlahan-lahan dijamah dan mengalami kerusakan masif agar manusia dapat tetap bertahan hidup. Manusia memiliki hak atas lingkungan hidup mencakup kesatuan ruang termasuk semua sumber daya alam hayati dan non hayati, sumber daya buatan, dan sumber daya manusia yang saling memengaruhi satu sama lain. Lingkungan hidup sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena itu, harus diatur dalam bentuk hukum. Hal ini dipelopori Hammurabi raja keenam Dinasti Babilonia Pertama yang hidup sekitar 1792-1750 sebelum Kristus lahir. Dalam Code of Hammurabi antara lain mengatur tentang pembangunan perumahan dapat menerapkan sanksi pidana bagi seorang yang membangun rumah secara tidak benar akan dituntut pidana apabila rumah tersebut Ham ATAS LINGKUNGAN
SERBA SERBI runtuh mengakibatkan orang lain menderita rugi atau dirugikan. Zaman Romawi ditandai adanya peraturan tentang teknik sanitasi dan perlindungan lingkungan. Revolusi industri Inggris abad 17 dan Amerika Serikat abad 19 juga melahirkan aturan-aturan hukum terutama terkait pencemaran udara dan air. Negara Indonesia memiliki kepedulian atas lingkungan hidup sebagai hak asasi manusia (HAM) diatur dalam Pasal 33 Ayat (4) UUD NRI Tahun 1945 berisi tentang perekonomian nasional diselenggarakan dengan prinsip kebersamaan, efisien, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan hidup, kemandirian, serta menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. HAM ini juga diatur dalam Pasal 28H Ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.” Kekhawatiran dampak negatif pembangunan ekonomi global dengan mengeksploitasi sumber daya alam hayati dan non hayati mendorong lahirnya Konferensi Stockholm Tanggal 5 sampai 16 Juni 1972 dihadiri 113 negara. Konferensi ini menghasilkan beberapa rekomendasi yakni Deklarasi tentang Lingkungan Hidup Manusia dengan Preambule dan 26 asas; Rencana Aksi Lingkungan Hidup Manusia terdiri atas 109 rekomendasi 18 di antaranya tentang perencanaan dan pengelolaan pemukiman manusia; dan Rekomendasi tentang kelembagaan dan keuangan. Konferensi ini juga menetapkan Dewan Pengurus Program Lingkungan Hidup (United Nations Environment Programe – UNEP). Konferensi ini juga menetapkan Tanggal 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Konferensi Stockholm berpengaruh besar bagi negaranegara peserta termasuk Indonesia. Perhatian Indonesia terhadap lingkungan hidup sangat besar. Hal ini ditandai dengan memasukkan lingkungan hidup dalam konstitusi negara dan diundangkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kemudian diganti dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 lebih memberikan penekanan pada perlindungan lingkungan. Meskipun kata “pengelolaan lingkungan” sudah terkandung makna pemanfaatan 18 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024
SERBA SERBI WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 19 dan sekaligus perlindungan lingkungan. Penamaan ini lebih memberikan makna tentang pentingnya lingkungan hidup untuk memperoleh perlindungan. Dalam Pasal 1 angka 2 pengertian tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum sebagaimana juga diatur dalam ketentuan Pasal 4 UUPPLH-2009. Saat ini telah terjadi pergeseran pembangunan ekonomi dengan latarbelakang hukum berorientasi kepada lingkungan (environment oriented law) dari semula berorientasi “penggunaan lingkungan” (use oriented law). Pengertian tersebut memberikan makna bahwa pendekatan yang digunakan telah bergeser dari cara pandang antroposentrisme atau biosentrisme ke arah cara pandang yang lebih holistik ekologis. Lingkungan hidup harus dipandang secara holistic sistem alam semesta baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi dan sebagainya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Kerusakan bumi, air, udara, ekosistem, hayati (hewan dan tumbuh-tumbuhan) sebagainya akibat eksploitasi ekonomi manusia. Segala sesuatu ciptaan Tuhan yang berada di alam semesta baik hayati maupun non hayati adalah hanya untuk kesejahteraan manusia (antroposentrisme atau biosentrisme). Konsep holistik lingkungan hidup ini selaras dengan Enseklik Paus Fransiskus Laudato Si (Terpujilah Engkau) yang menjadikan bumi sebagai rumah bersama dan segala sesuatu yang ada di dalamnya sebagai saudara dengan mengutip madah indah Santo Fransiskus dari Asisi Laudato Si; mi’ Signore: “Terpujilah Engkau Tuhanku.” Rumah bersama adalah seperti seorang saudari yang berbagi hidup dengan kita dan seperti seorang ibu yang menyambut kita dengan tangan terbuka. “Terpujilah Engkau Tuhanku, karena Saudari Kami, Ibu Pertiwi, yang memelihara dan mengasuh kami dan menumbuhkan aneka ragam buah-buahan, berserta bunga warna warni dan rumputrumputan.” Eksplotasi atas segala sesuatu yang terkandung di dalamnya yang bersifat antroposentrisme atau biosentrisme mengakibatkan bumi sebagai rumah bersama degradasi kualitiasnya mencancam keselamatan bumi beserta isinya dan sgenap alam semesta. Paus Fransiskus mencatat tujuh
SERBA SERBI masalah lingkungkan hidup teraktual (Polusi dan Perubahan Iklim (polusi, limbah,dan budaya membuang); Masalah air; Hilangnya Keanekaragaman Hayati; Penurunan Kualitas Hidup Manusia dan Kemerosotan Sosial; Ketimpangan Global; TanggapanTanggapan Lemah; Keragaman Pendapat.) Earth.Org mencatat 15 problem lingkungan hidup tahun 2024 (Pemanasan Global akibat bahan bakar fosil; Tata kelola yang buruk antara lain efek buruk gas rumah kaca; Limbah makanan; Hilangnya keanekaragaman hayati; Polusi plastik;Deforestasi (kebakaran hutan); Polusi udara; Mencairnya lapisan es dan naiknya permukaan laut; Pengasaman laut; Pertanian; Kerawanan pangan dan air; Fast fashion dan limbah tekstil; penangkapan ikan berlebihan; Penambangan kobalt; dan Degradasi tanah. Databoks mencatat isu lingkungan yang paling meresahkan anak muda menurut survei Mardani Juli-Agustus 2023 yakni Perubahan Iklim 27,4%; Pencemaran Sampah Plastik 12,98%; Polusi Udara 4,42%; Banjir 3,37%, Punahnya Keragaman Hayati 3,17%; Kebaran Hutan dan Lahan 2,79%; Pencemaran Air 2,4%; Naiknya Permukaan Laut 1,54%; Turunnya Permukaan Tanah 0,96%; Longsor 0,48%. Atas problem-problem lingkungan hidup yang amat serius mengancam kelangsungan hidup Bumi Rumah Bersama, maka Seksi Keadilan dan Perdamaian Sub Seksi Lingkungan Hidup mengajak seluruh umat Paroki Tomang untuk bersama-sama merawat bumi sebagai rumah bersama dan menjalin kasih yang sempurna dengan seluruh sumber daya alam hayati dan non hayati, udara, air, dan sebagainya sebagai saudara-saudari dalam Kasih Kristus. (Erasmus Nabit) 20 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024
JADWAL TALAK WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 2123
PERNIKAHAN 22 WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024
PERNIKAHAN WARTA MINGGU MBK - 2 JUNI 2024 23