The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by syafiqahnorziham, 2021-11-24 03:10:12

KESAN BERIMAN DENGAN RASUL

KESAN BERIMAN DENGAN RASUL

KESAN BERIMAN
DENGAN RASUL

17DIB1B

NAMA AHLI KUMPULAN

MUHAMMAD IQBAL BIN ROSMAN NUR ABIRAH BINTI JAAFAR

(17DIB21F1009) (17DIB21F1015)

NURSYAFIQAH BINTI NORZIHAM SITI NUR BALQIS ISMAIL

(17DIB21F1013) (17DIB21F1011)

ISI KANDUNGAN

Pendahuluan dan definisi
Ciri-ciri dan jenisnya
Kesan beriman dengannya

Kesan buruk meninggalkannya

Perbincangan dan kesimpulannya

Beriman kepada rasul adalah salah satu rukun iman yang ke empat . Oleh
kerana itu sebagai orang muslim harus meyakini dengan sepenuh hati
bahawasanya Allah telah mengutus rasul – rasulnya kepada ummat manusia
kejalan yang benar agar manusia tidak salah arah dalam mensucikan ,
mengagungkan dan menyembah , maka manusia memerlukan rasul . Para
rasul Allah mendapat tugas dari Allah SWT untuk membimbing manusia
dalam kehidupannya agar tidak tersesat . Kita sebagai umat islam mestilah
beriman kepada rasul kerana hukmunya adalah wajib sebagai umat islam .
Rasul mempunyai 313 orang dan nabi mempunyai 12400 orang .

DEFINISI BERIMAN KEPADA RASUL

Pengertian rasul dan nabi berbeza . Rasul adalah manusia Rasullulah bersabda : yang ertinya
pilihan yang diberi wahyu oleh Allah untuk dirinya sendiri dan
mempunyai kewajipan untuk menyampaikan kepada umatnya . “ Diriwayatkan dari Abu Hurairah , ia berkata :
Sedangkan nabi adalah manusia pilihan yang diberi wahyu oleh pernah pada suatu hari Nabi SAW bersama
Allah untuk dirinya sendiri tetapi tidak wajib menyampaikan dengan para sahabat , kemudian malaikat Jibril
pada umatnya . Dengan demikian seorang rasul pasti nabi mendatanganinya dan berkata : “Apa iman itu
tetapi nabi belum tentu rasul . Meskipun demikian kita wajib ?’’ Nabi SAW menjawab : “Iman adalah engkau
meyakini keduanya . Mereka manusia pilihan Allah untuk percaya kepada Allah , malaikat – malaikatnya ,
menyampaikan ajaran Allah kepada umat manusia . Mereka itu kitab – kitabnya , bertemu denganNya , utusan
ma’sum , terjaga dan terpelihara dari berbuat kejahatan kepada – utusanya , dan engkau percaya kepada hari
Allah , mereka pasti jujur dalam menyampaikan risalah Allah . pembalasannya .’’ (HR Bukhari) “ Nabi – nabi
Mereka juga menunjukkan ke jalan yang lurus , serta terdahulu diutus diperuntukkan bagi kaumnya
membimbing umatnya ke jalan yang benar agar selamat di sendiri (khusus) . Sedangkan aku telah diutus
dunia dan akhirat . untuk seluruh umat manusia . “ (HR Bukhari
dan Muslim).

TEGUH KEIMANNYA KEPADA ALLAH

Suatu tanda bahwa seseorang beriman kepada para rasul Allah adalah dia dengan
teguh beriman kepada Allah swt. Jika dikatakan maka, semakin tinggi keimanan
seseorang kepada rasul Allah maka, semakin tinggi pula keimanan seseorang kepada
Allah. Seseorang tidak bisa dikatakan beriman kepada rasul Allah, kalau dia belum
beriman kepada Allah. Banyak ayat al-Quran yang menjelaskan tentang hal ini dimana
Allah memerintahkan kepada kita untuk beriman kepada Allah kemudian beriman
kepada rasul-rasul Allah, antara lain terdapat dalam surat an-Nisa ayat 59, surat Ali
Imron ayat 32, surat Muhammad ayat 33 dan sebagainya.
Dua kalimat syahadat sebagai rukun Islam pertama merupakan pernyataan seorang
muslim untuk tidak memisahkan antara keimanan kepada Allah dan keimanan kepada
rasul Allah. Dengan kata lain, beriman kepada rasul Allah yaitu dengan melaksanakan
segala sunnah-sunnah dan menghindari apa yang dilarangnya adalah dalam rangka
ketaatan kepada Allah swt.

MENYAKINI KEBENARAN YANG DIBAWA OLEH

PARA RASUL

Kebenaran yang disampaikan oleh para rasul adalah wahyu Allah swt. baik berupa
Al-Quran maupun hadist-hadistnya. Meyakini akan adanya wahyu Allah swt.
merupakan suatu usaha untuk mencari jalan kebenaran, keselamatan, karena wahyu
merupakan salah satu pentunjuk dan bekal hidup manusia di dunia.

Beriman kepada apa yang diturunkan kepada rasul merupakan bagian dari
pengejewantahan seseorang terhadap keimanannya kepada para rasoul. Umat Islam
wajib beriman kepada kitab Taurat, Zabur, Injil, dan al-Quran, yang ketiganya
diturunkan kepada nabi-nabi pilihan Allah. Selain itu kita juga wajib beriman kepada
firman Allah yang berupa suhuf-suhuf yang diturunkan kepada para nabi.
Hal ini tergambar jelas dalam surat Al-Baqarah ayat 285 yang menjelaskan tentang
keimanan kepada apa yang diturunkan kepada para rasul dan keimana kepada
Allah, kepada para malaikat, kepada kitab-kitabNya dan kepada rasul-rasulNya

TIDAK MEMBEZAKAN RASUL DENGAN RASUL-
RASUL YANG LAIN

Sebagai orang Islam kita dituntut untuk meyakini secara
keseluruhan nabi dan rasul yang pernah diutus Allah ke
atas muka bumi ini. Kita juga dilarang untuk
merendahkan salah satu diantara para rasul. Kewajiban
kita adalah memuliakan semua rasul dan nabi, hal ini
agar kita tidak termasuk orang-orang yang kufur. Sikap
seorang muslim adalah seperti yang digambarkan di
dalam Al-Quran 285, yaitu tentang tidak membeda-
bedakan antara rasul satu dengan yang lain

MENJADIKAN PARA RASUL SEBAGAI

SURI TALADAN

Memang benar bahwa semua nabi dan Rasul adalah utusan Allah,
dan semuanya merupakan suri tauladan bagi kita sebagai manusia
di atas muka bumi. Mereka merupakan perpanjangan tangan dari
Allah untuk menyampaikan wahyu kepada kita sebagai ummatnya.
Apa yang mereka sampaikan merupakan kebenaran sejati yang
datangnya langsung dari Allah. Mereka memiliki suri tauladan yang
baik sebagaimana yang dijamin oleh Allah dalam al-Quran surat Al-
Ahzab ayat 21.
Olehnya itu, sebagai umat Islam yang wajib kita contohi adalah
semua yang dikerjakan oleh Rasulullah Muhammad saw., baik itu
diamnya, perbuatannya, maupun perkataannya.

KESAN BERIMAN DENGAN RASUL

INDIVIDU MASYARAKAT

Mendapat hidayah untuk kembali ke jalan Allah SWT. Mengutamakan perpaduan dan persaudaraan serta saling
Dapat meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. hormat – menghormati.
Memiliki budi pekerti dan akhlak yang mulia yang Menggalakkan aktiviti keilmuan dikalangan anggota
boleh dicontohi. masyarakat .
Mencintai Rasul melebihi dari mencintai diri dan Patuh dan taat kepada Allah SWT , rasul dan para pemimpin.
keluarga . Berusaha membanteras gejala sosial dalam masyarakat .
Mendapat kebahagian di dunia dan juga di akhirat. Melaksanakan tanggungjawab dakwah

KELUARGA


Membina keluarga bahagia menjamin keharmonian rumahtangga NEGARA
Mengambil berat pendidikan fardhu ain dan fardhu kifayah .
Dapat memelihara keluarga dari dosa dan azab Dipimpin para pemimpin yang cekap , bersih ,
Ibu bapa membesarkan anak – anak dengan penuh kasih Amanah , adil dan bertanggungjawab .
sayang Memastikan sumber ekonomi bebas dari
.Anggota keluarga beribadat bersama seperti solat berjemaah . sumber haram seperti riba , judi dan lain – lain
Dapat melahirkan anak yang soleh dan solehah , taat kepada Menegakkan hukum dan perundangan islam .
ibubapa dan tidak menderhaka. Membina tamadun islam berasaskan wahyu

KESAN BURUK TIDAK
BERIMAN DENGAN RASUL

Kesan buruk tidak beriman dengan rasul terbahagi kepada tiga bahagian iaitu kesan
kepada individu, kesan kepada keluarga dan masyarakat dan kesan kepada negara.
Tidak beriman kepada Rasul dianggap MURTAD

INDIVIDU KELUARGA & MASYARAKAT NEGARA

-Seseorang itu akan hidup -Kehidupan sesebuah keluarga dan -Sesebuah negara akan menjadi
dalam kesesatan kerana tidak sesebuah kelompok masyarakat akan huru-hara disebabkan perebutan
beriman kepada rasul. berlakunya porak peranda dalam kuasa dan kepentingan diri
-Seseorang itu jugak akan jauh hubungan mereka. seseorang.
dari rahmat dan hidayah Allah. -Seebuah keluarga dan sesebuah -Sesebuah negara akan tidak
-Seseorang itu akan mendapat masyarakat akan hidup dalam berkempang pesat dalam ekonomi.
balasan seksa azab api neraka perpecahan umat dan perbalahan -Perkembangan ilmu dalam
kelak. antara satu sama lain. sesebuah negara akan dianggap
-Akan berlakunya kemaksiatan dalam sia-sia sahaja.
sesebuah keluarga dan masyarakat.

KESIMPULAN BERIMAN
KEPADA RASUL

Kesimpulan beriman kepada Rasulullah SAW merupakan hal yang wajib dan
patut diketahui oleh setiap umat muslim di seluruh dunia. Pengertian beriman kepada
Rasulullah SAW berarti adalah kita harus mengimani atau mempercayai adanya
Rasul-Rasul. Pengertian Rasul adalah lelaki pilihan yang diutuskan oleh Allah SWT
dengan risalah kepada manusia. Rasul merupakan yang terbaik di antara manusia
lainnya sehingga apa yang dibawa, dikatakan dilakukan adalah sesuatu yang terpilih
dan mulia dibandingkan dengan manusia lain. Jadi, beriman kepada Rasul merupakan
hal yang sangat berharga dan patut dipelajari. Hal ini kerana,, selain memberikan
hikmah-hikmah yang sangat bermanfaat juga memberikan pembelajaran dan teladan
bagi kehidupan kita lebih baik di dunia mahupun akhirat. Kita sebagai manusia harus
mempelajari lebih dalam, memahami lebih luas, dan menerapkannya di dalam
kehidupan kita tentang beriman kepada Rasul-Rasul agar kita dapat menjadi yang
lebih baik di setiap harinya, dan mendapat kehidupan yang bahagia di dunia
mahupun di akhirat.

PERBINCANGANNYA

1. Masyarakat harus mengetahui dan memahami mengenai pengertian iman
kepada Rasul secara mendalam
2. Pemerintah harus lebih menambah waktu jam pelajaran mengenai mata
pelajaran Agama di dalam kalangan pelajar agar mereka mampu memahami
lebih luas.
3. Masyarakat harus mampu menerapkannya di dalam kehidupan seharian
dengan menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasulullah SAW
4 .Kepada Siswa dan Siswi diharapkan mampu mempelajari tentang bab
beriman kepada Rasul- Rasul secara intensif dan lebih luas.

SEKIAN,TERIMA
KASIH


Click to View FlipBook Version