The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by pd-35152881, 2021-07-29 04:55:13

EKONOMI SEBAGAI SUMBER INFORMASI

AKUNTANSI SEBAGAI SUMBER EKONOMI

Ekonomi
kelompok 1
xii ips 1

AKUNTANSI SEBAGAI SUMBER
INFORMASI

ANGGOTA KELOMPOK

1. AISHA NOVIRA 2. AKHMAD HAIKAL 3. ALIFAH ERIE AYU

4. ANDINI PUTRI 5. ANNISA PERMATA 6. DIYAH SALSABIL

1. SEJARAH AKUNTANSI

A. Sejarah Akuntansi DuniaPada tahun 1494, Luca Pacioli memublikasikan buku yang
berjudul Summa de Aritmatica, Geometrica Proortioni et Propotionallia. Dalam
buku tersebut, terdapat subjudul “Tractus de Computies et Scriptoris” yang

mengajarkan sistem pembukuan berpasangan. Subjudul inilah yang menjadi cikal
bakal munculnya akuntansi.Luca Pacioli dikenal sebagai Bapak AkuntansiSeiring

berjalannya waktu, akuntansi mulai diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri.
Setelah Perang Dunia II, pengaruh akuntansi semakin terasa di dunia barat. Pada
akhir abad ke-19, sistem pembukuan berpasangan berkembang di Amerika Serikat

dan mulai disebut Akutansi (Accounting)
B. Sejarah Akuntansi di IndonesiaPada zaman penjajahan Belanda, perusahaan di
Indonesia menggunakan sistem Kontinental atau tata buku yang digagas oleh Luca
Pacioli. Meskipun sama-sama berasal dari pembukuan berpasangan, tetapi akuntansi
berbeda dengan tata buku.Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo Saxon)
mulai diperkenalkan di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, akhirnya sistem

pembukuan di Indonesia pun berganti dari Kontinental menjadi Anglo Saxon.

Akuntansi adalah suatu proses mencatat,
meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan

menyajikan data transaksi, serta berbagai
aktivitas yang berhubungan dengan keuangan,
sehingga informasi tersebut dapat digunakan

oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan
menjadi bahan untuk mengambil suatu
keputusan.

2. PENGERTIAN AKUNTANSI

3. MANFAAT AKUNTANSI

1.)Sebagai Informasi Keuangan untuk Pihak yang MembutuhkanBisa jadi kamu akan
lupa ke mana “pergi”-nya uang-uang yang kamu miliki. Baru dapat dari orangtua
dan tahu-tahu habis1. Sekarang bayangkan satu perusahaan dengan 2500
karyawan tidak melakukan sistem akuntansi. Ada kemungkinan di akhir bulan
mereka tidak akan menerima gaji.

2) Sebagai Bahan Evaluasi KeuanganDengan melakukan pencatatan, kita jadi bisa
tahu apa yang harus kita lakukan di masa depan. Contoh: dengan akuntansi,
kamu mungkin akan sadar kalau keuangan kamu "sekarat" karena sering dipakai
untuk membeli kuota internet.

3) Sebagai Bukti Keuangan yang Dapat DipertanggungjawabkanDengan adanya
akuntansi dan pencatatan keuangan ini, kamu bisa mempertanggungjawabkan
keuangan tanpa menebak-nebak harganya. 4) Membantu Pencatatan Ekonomi
KeluargaSetelah kamu dewasa dan menikah, masalah keuangan merupakan
masalah yang cukup diperhitungkan dalam rumah tangga. Maka dari itu,
akuntansi sangat dibutuhkan dan bermanfaat. Kenapa? Jelas karena setelah
membangun rumah tangga, banyak keperluan yang harus diperhitungkan.
Pengeluaran ini tentunya harus diperhitungkan dengan pemasukan kita dan
pasangan.

4. Pemakai Informasi Akuntansi

1. PIHAK 2. PIHAK
INTERNAL EKSTERNAL

a) Pihak InternaL yaitu pemakai informasi b) Pihak Eksternal yaitu pemakai informasi dari luar perusahaan, tetapi
dari dalam perusahaan itu sendiri. Pihak memiliki kepentingan terhadap perusahaan.
internal yang berkepentingan terhadap Pihak eksternal terdiri dari :
laporan keuangan perusahaan meliputi 1. Investor (pemilik) yang menggunakan informasi akuntansi dalam
manajer perusahaan yang merencanakan,
mengorganisasi menjalankan bisnis, dan membuat keputusan untuk membeli, atau menjual saham
mengawasinya 2. .Kreditor, seperti supplier dan banker menggunakan informasi akuntansi

b) .Pihak Internal sendiri terdiri dari : untuk mengevaluasi risiko kredit atau peminjaman uang.
1. Manajer pemasaran 3. Pelanggan yang ingin mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam
2. Pengawas produksi
3. Direktur keuangan, dsb. mempertahankan kontinuitas usahanya
4. Organisasi pekerja yang ingin mengetahui kemampuan pemilik dalam

menjamin pembayaran gaji, kenaikan gaji, memberi bonus kepada
karyawan
5. 5. Beberapa institusi pemerintah seperti kantor pajak menggunakan
laporan keuangan untuk memeriksa kebenaran jumlah pajak seperti
yang dilaporkan dalam Surat Pelaporan Pajak Tahunan (SPPT)
perusahaan.
6. 6. Pihak-pihak tertentu menggunakan laporan keuangan untuk tujuan
tertentu, seperti serikat buruh akan menggunakan informasi laba yang
terdapat di dalam laporan keuangan sebagai dasar untuk menekan
manajemen agar menaikkan upah.

5. Kualitas Informasi Akuntansi

Kualitas dari informasi akuntansi juga dapat dikatakan reliabilitas
apabila telah memenuhi unsur-unsur. Unsur-unsur tersebut adalah
informasi yang disajikan harus lengkap, netral, dan juga bebas dari
suatu kesalahan. Salah satunya unsur lengkap, dimana laporan
keuangan tidak boleh memberikan kecuali terhadap transaksi.
Dimensi kualitas informasi dapat dikelompokkan ke dalam empat
kategori: (1) intrinsik,(2) kontekstual,(3) representasi, dan(4)
aksesibilitas / keteraksesan.

6. PRINSIP DASAR
AKUNTANSI

1.PRINSIP BIAYA Prinsip ini mengharuskan kita untuk melakukan pencatatan terhadap biaya yang dikeluarkan baik
HISTORIS untuk memperoleh barang maupun jasa.

2. PRINSIP PENGAKUAN Prinsip ini mengharuskan kita mencatat “harta” itu sebagai pendapatan. Contoh: jika perusahaan
PENDAPATAN kita mendapat 1 juta rupiah dari hasil penjualan mobil. Itu artinya, selain diakui sebagai “harta”,
3. PRINSIP
1 juta rupiah tersebut juga harus dimasukkan ke dalam “pendapatan”.
MENCOCOKKAN Prinsip dasar akuntansi ini mempertemukan pendapatan dengan biaya yang dikeluarkan.
4. PRINSIP
Tujuannya, untuk menentukan keuntungan bersih dalam periode tertentu.
KONSISTENSI
5. PRINSIP Metode dan standar yang digunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten.
Misalnya, perusahaan kamu menggunakan sistem accrual basis. Nah, seharusnya, sistem ini
MENGUNGKAPKAN
SECARA LENGKAP tidak boleh bergonti-ganti dengan sistem lain seenaknya karena akan membuat para pengguna
informasi akuntansi kebingungan.

Prinsip ini mengharuskan penyajian informasi di laporan keuangan secara lengkap. Kenapa?
Ini untuk membuat para pemakai informasi akuntansi tidak “tersesat” dengan laporan
keuangan yang setengah jadi.

6. PRINSIP ENTITAS 10. PRINSIP 7. PRINSIP PERIODE
EKONOMI MATERIALISTIS AKUNTANSI

Maksud dari entitas ekonomi adalah Prinsip Materialitas Sebuah pelaporan keuangan
sistem informasi ekonomi harus berdiri perusahaan harus dibatasi oleh
sendiri. Kita tidak boleh mencampurkan adalah prinsip yang periode tertentu. Misalnya,
mengakui adanya perusahaan yang menjalankan usaha
laporan keuangan akuntansi antara pengukuran dan mulai dari 1 Januari sampai 1
perusahaan dengan pribadi maupun pencatattan akuntansi Februari.
secara material atau
pihak lain. bernilai. Artinya, suatu 9. PRINSIP
informasi akuntansi KESINAMBUNGAN USAHA
8. PRINSIP SATUAN punya nominal dan bisa Prinsip ini menganggap bahwa
MONETER dijual sebuah usaha ekonomi harus terus
berjalan secara berkesinambungan,
Maksudnya adalah, segala bentuk kecuali ada peristiwa khusus yang
pencatatan transaksi harus dinyatakan bisa menghentikannya. Misalnya:
bencana alam.
dalam bentuk yang bisa diukur.
Misalnya, mata uang rupiah.

7. BIDANG-BIDANG AKUNTANSI

1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)Bidang ini berkaitan dengan akuntansi suatu unit ekonomi secara
keseluruhan. Akuntansi keuangan berhubungan dengan pelaporan keuangan untuk pihak-pihak di luar
perusahaan.

2. .Akuntansi Pemeriksaan (Auditing) Dalam pemeriksaan akuntansi (auditing), dilaksanakan kegiatan pemeriksaan
terhadap hasil pencatatan dan laporan dalam keuangan,yang berhubungan dengan audit yang secara bebas
dilakukan pada laporan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan

3. Akuntansi Biaya (Cost Accounting) Akuntansi biaya merupakan bidang akuntansi yang mencatat dan
menghitung serta menganalisis sebuah data biaya pada suatu perusahaan industri dalam usaha menentukan
besarnya harga pokok produksi suatu barang atau produk

4. Akuntansi Manajemen (Management Accounting) Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang bertujuan
untuk memberikan informasi kepada manajemen dalam menjalankan usahanya

5. Akuntansi Perpajakan Akuntansi perpajakan adalah akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan penentuan
objek pajak yang menjadi beban perusahaan serta perhitungannya untuk kepentingan penyusunan laporan pajak.

6. Bidang Akuntansi Peranggaran (Budgeting)Peranggaran merupakan bidang akuntansi yang menyusun anggaran
baik pendapatan maupun biaya.

7. BIDANG-BIDANG AKUNTANSI

7. Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting) Akuntansi pemerintahan merupakan bidang akuntansi keuangan yang
diterapkan di lembaga pemerintahan

.8. Sistem Akuntansi (Accounting System) Sistem akuntansi merupakan bidang akuntansi yang melaksanakan kegiatan dengan
merancang cara melakukan pencatatan akuntansi agar aman, efektif dan efisien

.9. Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting) Akuntansi anggaran adalah akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan
pengumpulan dan pengolahan data operasi keuangan yang sudah terjadi.

10. Akuntansi Perbankan Maka secara umum dapat diketahui bahwa akuntansi perbankan adalah proses akuntansi bank yang juga
meliputi pencatatan, pengklasifikasian, penganalisaan, penafsiran data keuangan bank

.11. Akuntansi Internasional Akuntansi internasional merupakan suatu standar tunggal pelaporan akuntansi yang memberikan
tekanan pada penilaian (revaluation).

12. Akuntansi PendidikanAkuntansi pendidikan adalah bidang khusus akuntansi yang mengarah ke bidang pendidikan
.13. Akuntansi SosialAkuntansi sosial adalah akuntansi yang menangani proses komunikasi atas dampak sosial dan lingkungan
.14. Akuntansi Sektor Publik Akuntansi sektor publik sebagai akuntansi dana masyarakat yang selanjutnya dapat diartikan

sebagai mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat.
15. Akuntansi Keperilakukan Akuntansi keperilakukan adalah ilmu akuntansi yang dikombinasikan dengan ilmu sosial

8. PROFESI akuntansi

1. Akuntan PublikLebih dikenal sebagai akuntan eksternal, profesi ini bekerja secara independen dalam

memberikan jasa-jasanya.Karena bersifat independen, akuntan publik biasanya memiliki kantor akuntannya
sendiri dan menawarkan jasanya kepada masyarakat umum.Profesi akuntan publik menghasilkan berbagai
macam jasa bagi masyarakat, yang dapat digulongkan ke dalam dua kelompok:

• Jasa AssuranceJasa assurance adalah jasa profesional independen yang meningkatkan mutu informasi bagi
pengambil keputusan. Jasa assurance ini lebih dikenal dengan jasa audit.

.• Jasa NonassuranceJasa nonassurance adalah jasa yang dihasilkan oleh mereka yang di dalamnya tidak
memberikan suatu pendapat, keyakinan negatif, ringkasan temuan, atau bentuk lain keyakinan.Jenis jasa
nonassurance yang dihasilkan olah akuntan publik adalah jasa kompilasi, jasa perpajakan dan jasa konsultasi.

8. Profesi akuntansi

2. Akuntan Pemerintahseorang akuntan pemerintah bekerja di lembaga-lembaga pemerintahan. Yaitu lembaga seperti
Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).Tugas-tugas yang
diemban oleh akuntan pemerintah antara lain melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap aliran keuangan
negara serta melakukan perancangan sistem akuntansi untuk pemerintah
.3. Akuntan Pendidikakuntan pendidik bertugas mengajar dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi.Selain itu,
akuntan pendidik juga dituntut untuk mampu melakukan penelitian dan pengembangan ilmu akuntansi.Akuntan yang
bertugas dalam bidang pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mengajar dan
menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di sebuah perguruan tinggi
.4. Akuntan Internalsusunan organisasi dalam perusahaan, akuntan internal juga menduduki suatu jabatan. Baik itu staf
hingga kepala bagian akuntansi atau direktur keuangan. Tugas dari akuntan internal adalah menyusun sistem akuntansi
perusahaan, menyusun laporan untuk pihak luar, menyusun anggaran hingga menangani masalah pajak.
5. Akuntan Syariahdipekerjakan pada perusahaan-perusahaan yang menerapkan hukum syariat islam dalam mengelola
keuangannya.Mereka bekerja sesuai dengan Standar Akuntansi Syariah dan juga berpegang pada keputusan MU
I.6. Akuntan PajakAkuntan pajak adalah mereka yang hanya berfokus pada pencatatan dan pembukuan pajak. Seorang
akuntan pajak akan mengatur keuangan yang akan dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak

9.ETIKA PROFESI AKUNTANSI

1. Kerahasiaan
dituntut untuk menjaga kerahasiaan informasi dalam internal perusahaan dan tidak boleh membocorkan informasi yang
hanya ditujukan bagi yang berkepentingan itu pada banyak orang.
2. Tanggung Jawab Profesi
tanggung jawab secara moral dan profesional dalam semua pekerjaan yang dibebankan kepada kalian. Kepekaan moral
dalam sebuah tanggung jawab profesi, akan membuat kalian memiliki tingkat kepercayaan tinggi berdasarkan hasil kerja
kalian.
3. Objektivitas
harus memiliki sifat adil dan jujur secara intelektual, harus bebas dan tidak boleh punya prasangka yang buruk.
4. Standar Teknis
Setiap pekerjaan dan tanggung jawab yang kalian lakukan harus memenuhi standar teknis dan profesional yang relevan.
Standar teknis profesi akuntansi ini sudah ditentukan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) dan semua anggota wajib
mengetahui dan mematuhinya.
5. Kompetensi
prinsip kompetensi yang mengedepankan sikap hati-hati berfungsi untuk menghindarkan kalian dari penipuan. Hal itu karena
setiap apa yang kalian laporkan memang dituntut kebenarannya

9. Etika profesi
akuntansi

6. KemandirianDalam profesi ini, kalian juga dituntut untuk mandiri dalam melaksanakan
pekerjaannya. Meskipun demikian, tak berarti kalian sama sekali dilarang melakukan kerja
sama tim. Hal ini lebih karena kalian harus punya sikap percaya diri terhadap keahlian yang
dimiliki.
7. IntegritasUntuk membangun sebuah kepercayaan antara akuntan dan klien, kalian juga wajib
menjadi pribadi yang berintegritas. Sikap jujur dan sabar dalam berinteraksi dengan sang
klien adalah nilai tambah bagi reputasi kalian sebagai akuntan.
8. Kepentingan PublikDalam hal pelayanan kepada publik, kalian juga wajib bertindak
profesional dengan cara menghormati kepentingan publik. Publik dalam ranah akuntan
meliputi klien personal maupun perusahaan, pemerintah, pemberi kredit, dan pegawai.

THANKS

CREDITS: This presentation template was created by
Slidesgo, including icons by Flaticon, and
infographics & images by Freepik and illustrations
by Storyset


Click to View FlipBook Version