Materi Ajar Berbasis Problem Based Learning
Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
Disusun oleh : ADI TIRTO SABARNO, S.Pd.
PENDIDIKAN PROFESI GURU
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
ANGKATAN 2 TAHUN 2001
Kata Pengantar
Puji dan syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah ُس ْب َحانَهَُ َوَ تَعَالَىatas nikmat dan
karunia-Nya, sehingga penulisَ dapatَ menyelesaikanَ ‘Modulَ Konsepَ Dasar Ilmu Ekonomi”َ
yang khusus disusun oleh penulis untuk membantu pembelajaran di kelas X SMAN 76 Jakarta’
Penulis berharap modul ini dapat dijadikan salah satu sumber belajar untuk peserta didik
kelasX. Modul ini dirancang untuk bisa digunakan dalam Pembelajaran Jarak Jauh dengan
menggunakan media pembelajaran on line yang dibantu aplikasi google classroom, youtube
dan Telegram, serta bisa juga dijadikan panduan jika pembelajaran dilakukan secara tatap
muka. Modul ini disusun berdasarkan KI/KD yang telah direvisi dan disesesuaikan dengan
kurikulum 13 revisi 2019, yang memang mengalami beberapa perubahan untuk
menyempurnakan kurikulum yang sudah ada serta sebagai jawaban untuk pemenuhan tututan
masyarakat dan dunia kerja bagi lulusan SMA, khususnya kelas X SMAN 76 Jakarta.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas segala bentuk bantuan yang telah
diberikan terutama kepada Ibu Yopi Nisa Febianti, S.Pd., M.Pd., dan Ibu Aan Anisah, S.E.,
M.Pd. Semoga mendapat imbalan dan rahmat dari Allah ُس ْب َحانَ َهُ َوَ تَعَا َلى, Aamiin.
Jakarta, Juni 2021
Adi Tirto Sabarno, S.Pd.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .............................................................................................i
DAFTAR ISI............................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR ...............................................................................................iii
DAFTAR TABEL....................................................................................................iii
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang ...............................................................................................1
2. Deskripsi Singkat ...........................................................................................1
3. Relevasi ..........................................................................................................1
4. Petunjuk Belajar .............................................................................................2
5. Peta Konsep....................................................................................................2
B. KAJIAN TEORI
1. Capaian Pembelajaran.........................................................................................3
2. Sub Capaian Pembelajaran .................................................................................3
3. Konsep Ilmu Ekonomi ........................................................................................3
A. Ilmu ekonomi.................................................................................................4
B. Penggolongan Ekonomi..................................................................................6
C. Ilmu Ekonomi Syariah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7
D. Rangkuman...................................................................................................9
E. Tugas Terstruktur..........................................................................................9
F. Tes Formatif..................................................................................................10
Kunci Jawaban...................................................................................................11
4 . Kelangkaan .........................................................................................................12
A. Pengertian Kelangkaan ..................................................................................12
B. Faktor-faktor yang Menyebabkan kelangkaan...............................................13
C. Kebutuhan......................................................................................................14
D. Kegunaan Alat Pemenuhan Kebutuhan .........................................................16
E. Rangkuman....................................................................................................17
E. Tugas Terstruktur ..........................................................................................17
F. Tes Formatif ..................................................................................................19
Kunci Jawaban ...................................................................................................21
5. Biaya Peluang ......................................................................................................22
A. Pengertian Biaya Peluang ..............................................................................22
B. Perbedaan biaya peluang dengan biaya sehari-hari........................................23
C. Skala Prioritas................................................................................................25
D. Rangkuman ...................................................................................................26
E. Tugas Terstruktur ..........................................................................................27
F. Forum Diskusi ..............................................................................................27
G. Tes Formatif..................................................................................................29
Kunci Jawaban...................................................................................................31
C. PENUTUP
1. Refleksi .........................................................................................................32
2. Glosarium .....................................................................................................33
3. Daftar Pustaka...............................................................................................34
DAFTAR GAMBAR
Gambar halaman
1 Ilustrasi penentuan skala prioritas.......................................................................25
2 Ilustrasi Kelangkaan masker saat awal pandemi.................................................27
DAFTAR TABEL
Tabel halaman
Tabel Laporan Keuangan Restoran Andi........................................................................24
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pada saat siswa mempelajari materi kelangkaan seringkali terdapat kesalahpahaman dalam
menganalisa faktor penyebabnya dimana sebagian besar siswa hanya beranggapan bahwa
faktor penyebab kelangkaan hanya berasal dari sumber daya alam yang langka. Di sisi lain
siswa juga masih sering tertukar dalam memaknai biaya peluang dan biaya sehari-hari serta
cara penghitungan biaya peluang yang masih belum tepat. Kemudian dalam penentuan skala
prioritas pemenuhan kebutuhan tidak sedikit siswa yang masih bingung dengan faktor apa saja
yang harus dipertimbangkan.
Oleh karena itu perlu disusun suatu materi ajar yang berbasis masalah dengan
menyesuaikan masalah yang sering dihadapi siswa, sehingga memudahkan mereka untuk
memahami materi kelangkaan dan biaya peluang. Materi ajar pun perlu dibuat dengan
dukungan tabel ataupun contoh perhitungan karena sebagian siswa masih kesulitan dalam
berpikir abstrak, sehingga perlu contoh dalam pembahasan dimulai dari yang sederhana ke
contoh yang lebih kompleks.
2. Deskripsi Singkat
Dalam materi ajar ini akan dibahas hal-hal yang berkaitan dengan a) kelangkaan yang
terdiri dari ; faktor-faktor penyebab kelangkaan dan alokasi penggunaan sumber daya b) Biaya
peluang yang meliputi pengertian biaya peluang, cara perhitungan biaya peluang dan
perbedaan biaya peluang dengan biaya sehari-hari c) Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan
Pembahasan dalam materi ajar ini disajikan secara sistematis dan berbasis masalah dengan
menggambarkan interaksi yang terjadi antara pelaku ekonomi, dimana dalam interaksi tersebut
terdapat permasalahan yang bersumber dari tidak seimbangnya antara jumlah kebutuhan
dengan jumlah alat pemuas kebutuhan sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan. Dari
adanya keterbatasan sumberdaya atau alat pemuas kebutuhan ini perlu dialokasikan sumber
daya dengan baik dan melakukan skala prioritas dalam pemenuhan kebutuhan.
Pada materi ajar ini juga ditampilkan gambar, tabel dan beberapa ilustrasi untuk
memudahkan dalam memahami pembahasan dalam materi ajar ini. Besar harapan kami,
dengan adanya materi ajar ini dapat menjadi solusi untuk mempelajari materi kelangkaan dan
biaya peluang dengan lebih menarik dan tentunya lebih mudah dipahami.
3. Relevansi
Sebagai guru pasti sangat berkepentingan untuk memahami materi ini dengan baik.
Hal ini ada karena 2 alasan yaitu pertama guru akan berperan penting yaitu menjadi
sumber ilmu pengetahuan khususnya tentang materi Ekonomi (Kelangkaan dan Biaya
Peluang). Pada posisi ini guru dituntut untuk menjadi ahli baik sebagai pengamat ekonomi dan
praktisi ekonomi. Alasan yang kedua, sebagai guru atau pendidik yang harus menjadi mediator
pembelajaran, pencipta situasi belajar yang memungkinkan siswa belajar dengan baik.Untuk
dua hal ini guru dianggap menjadi suatu sosok yang sempurna dan memiliki integritas yang
tidak terpisahkan, sebagai ahli atau pengamat soal ekonomi dan juga pendidik.
Sebagai peserta didik mempunyai kepentingan untuk bisa memahami materi ini dengan
baik dengan alasan peserta didik juga seorang pelaku ekonomi yang akan ikut menentukan
terjadinya permasalahan ekonomi yang ada di lingkungan sekitarnya. Alasan berikutnya yaitu
peserta didik sebagai seorang pelajar diharapkan dapat memberikan contoh ke masyarakat atau
setidaknya dalam keluarganya sendiri, bagaimana menyikapi yang benar atas permasalahan
ekonomi yang terjadi dan menjadi contoh juga untuk mencari solusi atas permasalahan
tersebut.
4. Petunjuk Belajar
a. Bacalah setiap uraian dalam materi ini dengan cermat, teliti, dan tertib sampai kalian
bisa memahami pesan, ide, dan makna yang disampaikan
b. Kerjakan segala sesuatu yang diminta dan diinstruksikan dalam materi ini, termasuk
tugas, latihan dan tes formatif
c. Untuk mengatasi bagian yang belum anda pahami, silahkan lakukan diskusi dengan
teman-teman-teman kalian
d. Masukkan pola pikir pada diri kalian bahwa kalian akan berhasil dan buktikanlah
bahwa kalian memang berhasil
e. Ingat bahwa bahwa orang sukses selalu mencari jalan dan orang gagal selalu mencari
alasan, Kalian adalah orang sukses yang selalu mencari jalan keluar dari permasalahan
yang dihadapi.
5. Peta Konsep
B. KAJIAN TEORI
Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
1. Capaian Pembelajaran
3.1. Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi
4.1. Mengidentifikasi kelangkaan dan biaya peluang dalam memenuhi kebutuhan
2. Sub Capaian Pembelajaran
3.1.1 Menjelaskan definisi ilmu ekonomi
3.1.2 Membedakan macam-macam ilmu ekonomi
3.1.3 Menjelaskan definisi ilmu ekonomi syariah
3.1.4 Membedakan prinsip dan karakteristik ekonomi syariah dibandingkan ekonomi
konvensional
4.1.1 Menjelaskan faktor-faktor penyebab kelangkaan
4.1.2 Menjelaskan cara pengalokasian sumber daya
4.1.3 Menjelaskan pengertian biaya peluang
4.1.4 Menghitung besarnya biaya peluang
4.1.5 Menerapkan Konsep Skala Prioritas dalam pemenuhan kebutuhan
Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
3. Uraian Materi
2.1. Ilmu Ekonomi
Ilmu Ekonomi
Syariah
Kompetensi Dasar
3.1. Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi
4.1. Mengidentifikasi kelangkaan dan biaya peluang dalam memenuhi kebutuhan
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1 Menjelaskan definisi ilmu ekonomi
3.1.2 Membedakan macam-macam ilmu ekonomi
3.1.3 Menjelaskan definisi ilmu ekonomi syariah
3.1.4 Membedakan prinsip dan karakteristik ekonomi syariah dibandingkan ekonomi
konvensional
A. Pengertian Ilmu Ekonomi
Hidup adalah pilihan. Dari bangun tidur sampai kembali ke tempat tidur, kita selalu
dihadapkan untuk memilih sesuatu. Di pagi hari setelah shalat kita dapat memilih untuk
kembali beristirahat/ bersantai atau langsung menyiapkan diri seperti mandi dan sarapan untuk
berangat ke sekolah atau belajar online di rumah. Sesudah KBM di sekolah atau belajar online
selesai, kita kembali dihadapkan beberapa pilihan. Apakah lanjut belajar di tempat kursus,
bermain dengan teman, atau kembali ke rumah untuk istirahat. Saat malam hari pun kita juga
akan dihadapkan beberapa pilihan. Apakah akan mengulang materi yang dipelajari di sekolah,
mengerjakan PR, menonton di tv, main game, bermedsos ria, atau langsung ke tempat tidur
untuk istirahat.
Pilihan juga berkaitan dengan kebutuhan yang akan kita penuhi. Misal saat kita lapar,
maka kita akan memiliki pilihan dalam memenuhi kebutuhan makanan untuk menghilangkan
rasa lapat tersebut. Apakah kita akan membeli makanan tradisional, fast food, kontinental,
oriental, makanan ringan atau jenis makanan yang lain.
Jadi dapat disimpulkan bahwa banyak pilihan yang harus kita lakukan setiap harinya. Di sisi
lain, Sering sekali kebutuhan atau keinginan kita melebihi kemampuan yang kita miliki.
Sehingga dalam memenuhi kebutuhan kita harus memilih kebutuhan mana yang akan dipenuhi
terlebih dahulu.
Kemudian menurut kalian, apa yang menjadi penyebab terjadinya masalah tersebut?
Siapakah yang akan mengalami masalah tersebut? Kapan seseorang mengalami masalah
tersebut? Lalu adakah ilmu yang mempelajari masalah tersebut ? Mengapa ilmu tersebut dapat
mengatasi masalah ? Apa definisi ilmu tersebut ?Siapa yang perlu mempelajari ilmu tersebut ?
Kapan perlu mempelajari ilmu tersebut ? Mengapa perlu mempelajari nya ? Apakah ada
pembagian dalam ilmu tersebut ? Jika ada pembagian, bagaimana perbedaan antara cabang-
cabang ilmu tersebut ?
Tentu Kalian telah siap untuk mempelajari modul ini dengan penuh semangat. Melalui
modul ini Anda akan belajar tentang ilmu ekonomi yang mempelajari bagaimana manusia
memenuhi kebutuhan hidupnya sedangkan sumber daya alam terbatas sehingga terjadi
kelangkaan, dan cara mengatasinya melalui biaya peluang serta skala prioritas. Untuk
mengetahui lebih lanjut mengenai ilmu ekonomi, kelangkaan dan biaya peluang, serta skala
prioritas yuk… kita pelajari modul ini dengan saksama.
Modulَ“IlmuَEkonomi”َakanَterbagiَdalamَ4 sub tema atau topik bahasan, yaitu:
1. Ilmu ekonomi, memuat penjelasan mengenai asal usul ilmu ekonomi dan pembagian
ilmu ekonomi
2. Kelangkaan, menjelaskan mengenai pengertian kelangkaan, faktor-faktor yang
menyebabkan kelangkaan,dan kebutuhan manusia
3. Biaya peluang, menjelaskan pengertian biaya peluang, menghitung biaya peluang,
prinsip dan motif ekonomi dan skala prioritas.
4. Skala prioritas, manfaat skala prioritas, menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi
skala prioritas
Selain penjelasan mengenai materi, modul ini juga dilengkapi dengan latihan untuk menguji
pemahaman dan penguasaan Anda terhadap materi yang telah dipelajari.
Menurut Anda apa yang akan dipelajari dari ilmu ekonomi? Secara etimologis,
ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikonomia. Oikonomia berasal dari dua kata yaitu
“Oikos”َyangَberartiَ“rumahَtangga”,َdanَ“Nomos”َyangَberartiَ“peraturan”.َSederhananya,َ
ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara manusia memenuhi kebutuhan dengan sumber
daya yang tersedia.
Ilmu ekonomi juga dapat dipahami sebagai usaha dalam membuat suatu alternatif
barang atau jasa untuk memuaskan kebutuhan hidup manusia yang tak terbatas.
Terkait dengan upaya tersebut, ilmu ekonomi sangat bermanfaat bagi manusia karena:
1. Menentukan cara yang tepat dalam memanfaatkan sumber daya yang langka menjadi
alat pemuas kebutuhan yang memberikan kepuasan maksimal
2. Menggunakan alat pemuas kebutuhan yang terbatas dalam kombinasi dan pilihan yang
paling memuaskan, serta
3. Memilih dan menetapkan urutan kebutuhan dari yang paling penting (diprioritaskan)
sampai yang kurang penting
Terdapat beberapa rumusan tentang pengertian ekonomi yang disampaikan para ekonom.
Rumusan-rumusan yang mereka sampaikan antara lain adalah sebagai berikut:
1. Richard G. Lipsey menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari
pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak
terbatas.
2. N. Gregory Mankiw menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah studi tentang cara
masyarakat mengelola sumber-sumber daya yang langka.
3. Robert B. Ekelund Jr. dan Robert D. Tollison mengatakan bahwa ilmu ekonomi adalah
ilmu yang mempelajari cara individu dan masyarakat yang mempunyai keinginan yang
tidak terbatas memilih untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas demi
memenuhi keinginan mereka.
4. Paul A. Samuelson menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang cara
orang-orang dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa menggunakan uang,
dalam menggunakan sumber daya produksi yang terbatas tetapi dapat dipergunakan
dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis komoditas dari waktu ke waktu
dan mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi saat ini atau di masa datang,
kepada berbagai orang atau kelompok dalam masyarakat.
5. Adam Smith berpendapat bahwa ilmu ekonomi adalah penyelidikan tentang keadaan
dan sebab adanya kekayaan negara
6. J. S. Mill berpendapat bahwa ilmu ekonomi adalah sains praktikal tentang pengeluaran
dan penagihan
7. Alfred Marshall berpendapat bahwa ilmu ekonomi mempelajari usaha-usaha individu
dalam ikatan pekerjaan dalam kehidupannya sehari-hari dan membahas kehidupan
manusia yang berhubungan dengan bagaimana ia memperoleh pendapatan dan
bagaimana pula ia mempergunakan pendapatan itu.
Bagaimana menurut Anda pengertian ilmu ekonomi? Nah, berdasarkan pengertian yang
dikemukakan para ahli tersebut, jelaslah bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari
usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan sumber daya
yang terbatas atau langka.
B. Penggolongan Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi itu sangat berperan penting dalam masyarakat dan memberikan dampak
yang besar bagi kehidupan masyarakat. Ilmu ekonomi mengalami perkembangan dan terjadi
pemisahan ilmu ekonomi menjadi ilmu ekonomi positif dan normatif dimulai pada Abad ke-
19 oleh sejumlah tokoh-tokoh ekonomi seperti John Stuart Mill dan John Neville Keynes (ayah
dari John Maynard Keynes, pencetus paham ekonomi Keynesianisme.
Untuk lebih jelasnya yuk kita simak penjelasan menurut Rhona C. Free dalam bukunya
yang berjudul 21”Centuryَ Economicsَ tentangَ ilmuَ ekonomiَ positifَ danَ ilmuَ ekonomiَ
normatif.
1. Ilmu ekonomi positif adalah ilmu yang mempelajari kegiatan manusia dalam memenuhi
kebutuhan tanpa memasukkan aspek nonekonomi seperti agama, pandangan hidup, etika,
hukum, filsafat, dan politik. Ilmu ekonomi positif berpandangan murni menitikberatkan
pada untung dan rugi dari setiap kegiatannya dan hanya menjelaskan peristiwa-peristiwa
ekonomi yang terjadi dalam masyarakat secara apa adanya, tanpa dikaitkan dengan aspek
non ekonomi. Ilmu ekonomi positif disebut juga ilmu ekonomi deskriptif.
Contoh analisis dalam ilmu ekonomi positif adalah jika permintaan meningkat
menyebabkan harga naik. Analisis ekonomi positif berhubungan dengan pernyataan-
pernyataan ekonomi mengenai apa yang terjadi dalam dunia nyata.
2. Ilmu ekonomi normatif merupakan ilmu yang mempelajari kegiatan manusai dalam
memenuhi kebutuhan dengan cara mengembangkan teori-teori yang memuat unsur-unsur
nonekonomi. Cakupan ilmu ekonomi normatif lebih luas dari ekonomi positif. Analisis
dalam ekonomi normatif biasanya berupa pernyataan-pernyataan ekonomi yang
menunjukkan apa yang seharusnya terjadi. Contoh harga terbentuk karena adanya
permintaan dan penawaran.
Menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hague membagi ilmu ekonomi menjadi 3
kelompok yaitu:
1. Ilmu Ekonomi Deskripstif (Descriptive Economic)
Merupakan analisis ekonomi yang menggambarkan kondisi sebenarnya berdasarkan
kondisi fakta dalam perekonomian.
Misalnya, gambaran kondisi krisis moneter di Indonesia yang terjadi pada tahun 1998
2. Ilmu Ekonomi Teori (Economics Theory)
Adalah analisis ekonomi yang berusaha menjelaskan, mencari pengertian, hubungan sebab
akibat, dan cara kerja sistem ekonomi. Nah, dalam Ilmu ekonomi teori dibagi lagi menjadi
dua macam yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.
Pengertian ilmu ekonomi mikro dan makro sebagai berikut:
2.1) Ekonomi mikro mempelajari perilaku individu dan rumah tangga produksi atau
perusahaan dalam membuat keputusan untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas.
2.2) Ekonomi makro mempelajari mekanisme kerja perekonomian secara keseluruhan.
Seperti tingkat pengangguran, pendapatan nasional, tingkat pertumbuhan, inflasi dan
tingkat harga.
3. Ilmu Ekonomi Terapan (Applied Economics)
Yaitu analisis ekonomi teori untuk merumuskan kebijakan-kebijakan dan pedoman yang
tepat untuk menangani masalah ekonomi tertentu. Jadi, ilmu ekonomi terapan lebih
bersifat praktis dengan menerapkan pengertian ekonomi pada bidang-bidang atau
masalah-masalah tertentu. Misalnya, ekonomi pembangunan, ekonomi industri, ekonomi
politik, ekonomi internasional, ekonomi moneter, ekonomi perbankan, ekonomi
perusahaan, ekonomi syariah, dan sebagainya.
C. Ilmu Ekonomi Syariah
1. Pengertian Ekonomi Syariah
Ekonomi syariah merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam usahanya
memenuhi kebutuhan hidup dengan berdasarkan syariat/nilai-nilai ketuhanan. Berikut ini
pengertian ekonomi syariah menurut para ahli.
1) Yusuf Qaradhawi, mengemukakan bahwa ekonomi syariah merupakan ekonomi
yang berdasarkan pada ketuhanan.
2) Muh. Abdul Mannan. Ilmu ekonomi syariah adalah suatu ilmu pengetahuan sosial
yang mempelajari ilmu ekonomi dari orang-orang yang memiliki nilai-nilai syariah.
3) Veithzal Rivai dan Andi Buchari. Ekonomi syariah sebagai suatu ilmu multidimensi
atau interdisiplin, komprehensif dan saling terintegrasi, mencakup ilmu islam yang
bersumber dari Alquran dan Sunnah serta ilmu-ilmu rasional.
2. Tujuan ekonomi syariah
Permasalahan ekonomi merupakan salah satu permasalahan yang diperhatikan dalam
ajaran agama, tentu memiliki tujuan yang sama yakni tercapainya kemaslahatan di dunia
dan akhirat.
Tujuan ekonomi syariah adalah sebagai berikut:
1) Ekonomi yang baik dalam kerangka kerja norma-norma moral islam
2) Persaudaraan dan kesejahteraan universal
3) Distribusi pendapatan yang merata
4) Kemerdekaan dari individu dalam konteks kesejahteraan sosial
3. Prinsip ekonomi syariah
Prinsip-prinsip ekonomi syaraiah secara garis besar adalah:
1) Sumber daya dipandang sebagai amanah Tuhan YME kepada manusia, sehingga
pemanfaatannya harus bisa dipertanggungjawabkan di akherat kelak.
2) Kepemilikan pribadi diakui dalam batas-batas tertentu yang berhubungan dengan
kepentingan masyarakat dan tidak mengakui pendapatan yang diperoleh secara
tidak sah.
3) Bekerja adalah kekuatan penggerak utama kegiatan ekonomi syariah
4) Kepemilikan kekayaan tidak boleh hanya dimiliki oleh segelintir orang-orang kaya,
dan harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat
5) Islam menjamin kepemilikan masyrakat dan penggunaannya dialokasikan untuk
kepentingan orang banyak.
6) Seorang muslim harus tunduk kepada Allah dan hari pertanggungjawaban di
Akhirat
7) Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas (nisab)
8) Islam melarang riba dalam segala bentuknya.
4. Karakteristik ekonomi syariah
1) Menjunjung tinggi prinsip keadilan, diantaranya dalam sistem bagi hasil (profit and
loss sharing)
2) Terdapat dialektika antara nilai-nilai spiritualme dan materialisme
3) Kebebasan ekonomi artinya tetap membenarkan kepemilikan individu dan
kebebasan dalam bertransaksi sepanjang dalam koridor syariah
4) Kepemilikan multijenis artinya hakikatnya pemilik alam beserta isinya hanyalah
Tuhan YME semata, harta yang dimiliki manusia hanya titipan
5) Menjaga kemaslahatan individu dan masyarakat.
5. Manfaat ekonomi syariah sebagai berikut:
1) Mewujudkan integritas muslim yang menyeluruh, sehingga islamnya tidak lagi
parsial.
2) Menerapkan dan mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga-lembaga
keuangan syariah melalui praktik bagi hasil.
3) Praktik ekonomi syariah bernilai ibadah, karena telah mengamalkan syariat Tuhan
YME.
Gimana? Sudah jelaskan apa itu ilmu ekonomi dan pembagiannya? Yuk kita terapkan
dalam kehidupan sehari-hari!
D. Rangkuman
1. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dalam usahanya
untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dan dihadapkan pada alat pemuas atau
sumber saya ekonomi yang terbatas jumlahnya.
2. Pembagian ilmu ekonomi menurut Rhona C. Free dalam bukunya yang berjudul
21”CenturyَEconomicsَadalahَekonomiَpositifَdanَekonomiَnormatif
3. Pembagian ilmu ekonomi menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hague adalah,
ekonomi deskriptif, ekonomi teori, dan ekonomi terapan.
4. Ekonomi teori dibagi menjadi ekonomi mikro dan ekonomi makro
5. Ilmu ekonomi syariah adalah ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku manusia dalam
usaha untuk memenuhi kebutuhan dengan alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas
sesuai dengan ajaran dan nilai-nilai agama.
E. Tugas Terstruktur
1. Carilah berita peristiwa ekonomi 2 tahun terakhir, lalu buat kesimpulan dari berita
tersebut.
2. Carilah berita penerapan ekonomi syariah 2 tahun terakhir, lalu buat kesimpulan dari
berita tersebut.
F. Forum Diskusi
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan
mengerjakan tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa
berdoa sebelum memulai mengerjakan.
Pak Benny adalah seorang karyawan di perusahaan penerbitan. Akibat Covid-19
perusahaan tempat Pak Benny bekerja mengalami kebangkrutan sehingga semua
karyawannya di PHK. Pesangon yang diterima Pak Benny tidak besar sehingga
berdampak pada kehidupan ekonominya, pengeluaran untuk anak istrinya terpaksa
harus dibatasi agar sesuai dengan keuangan yang ada.
Berdasarkan ilustrasi yang telah Anda baca, termasuk ke dalam cabang ilmu ekonomi
manakah ? Jelaskan dan berikan alasannya.
F. Tes Formatif
Setelah Anda membaca materi Ilmu ekonomi, cobalah soal latihan di bawah ini!
1. Kata ekonomi berasal dari oikonomia, yang berarti ….
A. kebutuhan manusia
B. pengaturan rumah tangga
C. pengaturan kekayaan
D. kelangkaan
E. kemakmuran
2. Ilmu ekonomi adalah studi tentang cara masyarakat ....
A. mengelola sumber-sumber daya yang langka
B. mengelola pembuatan barang industri
C. melakukan konsumsi yang ideal
D. mengelola sumber daya ekonomi
E. menentukan satu pilihan
3. Ilmu ekonomi menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hague dapat dibagi menjadi
kelompok ekonomi ....
A. Deskriptif, teori, dan terapan
B. Pertanian, industri, dan publik
C. Makro, mikro, dan terapan
D. Pertanian, industri, dan terapan
E. Induk, cabang, dan lanjutan
4. Ilmu ekonomi positif sering disebut sebagai ilmu ekonomi ....
A. terapan
B. teori
C. kualitatif
D. deskriptif
E. sosial
5. Yang termasuk pernyataan ekonomi positif adalah ....
A. pajak dipungut atas dasar penghasilan
B. sebaiknya pendapatan negara dari pajak digunakan untuk membiayai orang miskin
C. seharusnya pendapatan nasional dibagi secara merata
D. sebagian pendapatan orang kaya harus didistribusikan pada orang miskin
E. sebaiknya masyarakat yang menjadi pemilik sumber daya ekonomi
6. Bagian dari ilmu ekonomi secara khusus mempelajari fungsi, sifat, peranan, permasalahan
mekanisme moneter, dan pengaruh uang terhadap aktivitas perekonomian suatu negara
disebut imu ekonomi ....
A. syariah
B. moneter
C. perdagangan
D. internasional
E. pembangunan
7. Ilmu ekonomi yang meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku kegiatan ekonomi
dapat memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa sehingga dapat
menentukan harga disebut ilmu ekonomi ....
A. mikro
B. makro
C. moneter
D. perusahaan
E. pembangunan
8. Cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang keterkaitan antara struktur industri,
perilaku industri, dan kinerja industri disebut ilmu ekonomi ....
A. mikro
B. makro
C. moneter
D. industri
E. perdagangan
9. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari pemanfaatan sumber daya yang langka untuk
memenuhi keinginan yang tidak terbatas. Pengertian ilmu ekonomi tersebut dikemukakan
oleh ....
A. N. Gregory Mankiw
B. Richard G. Lipsey
C. Paul A. Samuelson
D. Robert B. Ekelund
E. Alfred Marshall
10. Permasalahan penurunan harga barang kebutuhan sekunder seperti mobil uyang
menyebabkan kenaikan permintaan termasuk dalam lingkup pembahasan ilmu ekonomi ....
A. moneter
B. mikro
C. regional
D. makro
E. publik
Kunci Jawaban
1. B
2. E
3. A
4. D
5. A
6. B
7. A
8. D
9. A
10. B
Kelangkaan dan Kebutuhan
4. Kelangkaan
Kompetensi Dasar
3.1. Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi
4.1. Mengidentifikasi kelangkaan dan biaya peluang dalam memenuhi kebutuhan
Indikator Pencapaian Kompetensi
4.1.1 Menjelaskan faktor-faktor penyebab kelangkaan
4.1.2 Membedakan berbagai jenis kebutuhan
4.1.3 Membedakan berbagai jenis benda pemuas kebutuhan
A. Pengertian Kelangkaan
Perhatikan Ilustrasi cerita berikut !
Coba Kalian hitung uang yang kalian miliki baik di dalam dompet kalian maupun di
tabungan kalian dan selanjutnya kalian buat daftar kebutuhan/ keinginan yang kalian ingin
penuhi untuk kegiatan belajar kalian maupun kegiatan bermain selama ini. Kalian tentunya
akan menemui kenyataan bahwa biaya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut
lebih besar uang yang kalian miliki.
Selanjutnya silahkan amati berita dalam video pada link berikut !
https://www.youtube.com/watch?v=Fpg_N_LyHTc
Dari pengamatan pada video dan ilustrasi cerita di atas dapat kita amati terdapat produk
yang sangat dibutuhkan masyarakat, tetapi jumlahnya tidak sesuai dengan yang dibutuhkan
oleh masyarakat.
Melihat kenyataan ini, maka muncul pertanyaan-pertanyaan ; masalah apa yang sedang
terjadi ? Apa saja faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya masalah tersebut ? Apakah
dampak dari masalah tersebut? Apa saja jenis kebutuhan manusia yang selalu sulit untuk
dipenuhi ? Selanjutnya kebutuhan setiap manusia ternyata juga berbeda-beda, maka faktor apa
sajakah yang membuatnya berbeda ? Kemudian bagaimanakah cara menggolongkan jenis-jenis
produk atau benda yang dapat dijadikan untuk memenuhi kebutuhan? dan terakhir mengapa
suatu produk atau barang dapat mempunyai nilai kegunaan sehingga dapat memenuhi
kebutuhan ?
Pembahasan materi tentang kelangkaan akan dapat menjawab semua yang berkaitan dengan
masalah tersebut.
Kelangkaan adalah kondisi dimana manusia memiliki sumber daya ekonomi yang
terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas. Terdapat dua hal yang perlu
diperhatikan di sini. Pertama adalah sumber daya ekonomi bersifat terbatas dan yang kedua
adalah kebutuhan ekonomi yang tidak terbatas. Misalnya masyarakat membutuhkan beras
sebanyak 1 juta ton dalam setahun, sementara jumlah beras yang tersedia hanya 800 ribu ton.
Dalam hal ini terjadi kekurangan sebanyak 200 ribu ton.
Kelangkaan semakin terjadi saat memanfaatkan sumber daya ekonomi, seperti sumber
daya alam, tenaga kerja, modal dan keterampilan kewirausahaan. Sumber daya alam, misalnya
tanah merupakan sumber daya ekonomi langka karena jumlahnya tetap, sedangkan kebutuhan
terhadap tanah bertambah terus.
Kelangkaan juga bisa terjadi dalam lingkup tenaga kerja. Dalam pembangunan dan
pengelolaan industri sering terjadi kekurangan tenaga kerja ahli yang mengakibatkan biaya
tenaga ahli menjadi terlalu mahal.
Kelangkaan pun bisa terjadi dalam persediaan modal. Indonesia dan negara
berkembang lainnya sering menjumpai masalah investasi pada saat pembangunan industri,
sarana dan pembangunan ekonomi lainnya.
Terakhir masalah kewirausahaan juga sering menjadi kelangkaan terutama di negara
berkembang seperti Indonesia yang masih memiliki jumlah pengusaha yang terlalu sedikit
dibanding populasi penduduk.
B. Faktor-faktor yang Menyebabkan kelangkaan
Secara umum, ada 5 penyebab terjadinya kelangkaan:
1. Pertumbuhan Penduduk yang tidak diiringi pertambahan jumlah produksi yang
sepadan.
Thomas Robert Malthus, seorang ekonom asal Inggris, menyatakan bahwa
pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi
akan menyebabkan kelangkaan. Banyaknya penduduk berarti lebih banyak kebutuhan
yang harus dipenuhi. Jadi, kalau pertumbuhan produksinya hanya sedikit tidak akan
mencukupi kebutuhan tadi.
2. Keterbatasan benda pemenuhan kebutuhan di alam
Sumber daya alam sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan manusia, namun
tidak semua sumber daya alam dapat segera diperbaharui sehingga jumlahnya pun
terbatas. Contohnya minyak bumi yang membutuhkan waktu hingga jutaan tahun untuk
terbentuk kembali,
3. Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia
Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak sumber daya alam yang rusak akibat ulah manusia
dalam mengeksploitasi alam tersebut secara berlebihan karena sifat rakusnya.
Kerusakan tersebut mengakibatkan dampak negatif seperti banjir bandang, pemanasan
global, terganggungya ekosistem serta dampak negatif lainnya yang akhirnya berujung
pada berkurangnya benda pemenuhan kebutuhan di alam.
4. Keterbatasan kemampuan manusia mengolah sumber daya ekonomi yang ada
Keterbatasan manusia dalam mengolah sumber daya disebabkan rendahnya penguasaan
teknologi dan kekurangan modal.
5. Bencana Alam
Bencana alam akan memengaruhi ketersediaan barang. Misalnya saat terjadi banjir
bandang yang merendam lokasi lahan pertanian padi menyebabkan gagal panen
sehingga persedian padi untuk memenuhi kebutuhan padi sangat terbatas.
C. Kebutuhan
Pada dasarnya setiap manusia punya kebutuhan yang tidak terbatas dan beragam. Setuju
nggak? Misalnya, kebutuhan Anda adalah makan, minum, sekolah, dan pakaian. Tetapi,
semakin kebutuhan tersebut dipenuhi satu per satu, Anda pasti masih merasa belum puas.
Nantinya, Anda akan membutuhkan hal-hal lain seperti handphone, motor, dan masih banyak
lagi. Nah, karena saking bermacam-macamnya, lebih baik kita jabarkan bersama yuk apa saja
jenis-jenis kebutuhan dan alat pemenuhannya. Simak ya!
Gambar Macam-macam Kebutuhan
C.1. Macam-macam kebutuhan
1. Kebutuhan menurut intensitas
a) Kebutuhan primer adalah kebutuhan utama untuk mempertahankan kelangsungan
hidup manusia. Menurut International Labour Organization (ILO), kebutuhan primer
berkaitan erat dengan kebutuhan pokok seperti pangan dan gizi (makan dan minum).
b) Kebutuhan sekunder yaitu kebutuhan yang baru boleh terpenuhi setelah kebutuhan
primer. Contohnya ketika orang tuamu membeli alat masak, almari, sepatu, dan lainnya.
c) Kebutuhan tersier disebut juga dengan kebutuhan mewah dan tertuju untuk orang-orang
yang berpenghasilan tinggi. Contohnya perhiasan atau mobil.
2. Kebutuhan menurut waktu
a) Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi
pemenuhannya. Misal, saat kamu sakit harus membutuhkan obat atau ketika temanmu
dahaga harus segera diberi minum.
b) Kebutuhan akan datang adalah kebutuhan yang tidak berakibat fatal pada kelangsungan
hidup seseorang. Contohnya: tabungan.
c) Kebutuhan tidak terduga harus dipenuhi ketika terjadi sesuatu yang sifatnya tiba-tiba.
Misalkan, anak tetangga sebelah mengalami kecelakaan bersepeda, maka ia harus
segera dibawa ke rumah sakit.
d) Kebutuhan sepanjang waktu adalah sesuatu yang tidak berbatas dalam pemenuhannya,
contoh mudahnya belajar.
3. Kebutuhan menurut sifat
a) Kebutuhan jasmani yang dirasakan oleh fisik/jasmani manusia, seperti berolahraga.
b) Kebutuhan rohani tidak tampak secara nyata sebab kebutuhan ini dirasakan secara
batiniah yang akan menyebabkan perasaan gembira, lega, dan lain sebagainya.
Contohnya adalah kasih sayang dari orang tua atau menjalankan ibadah.
4. Kebutuhan menurut subjek
a) Kebutuhan individu yang merupakan kepuasan pribadi, misalnya seorang pelajar
membutuhkan seragam, buku, dan alat tulis.
b) Kebutuhan sosial adalah yang bisa bermanfaat untuk kelompok/orang banyak.
Tujuannya agar bisa lebih sejahtera, tertib, dan aman. Nah, contohnya seperti rumah
ibadah atau rumah sakit.
C.2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan
1. Pendidikan
2. Pendapatan
3. Perkembangan zaman
4. Kondisi Alam
5. Adat istiadat
6. Lingkungan
7. Agama
C.3. Alat/Benda Pemenuhan Kebutuhan
Setelah Anda mengetahui macam-macam kebutuhan, maka Anda harus tahu bahwa
semua kebutuhan Anda itu bisa dibagi menjadi dua jenis pemenuhan. Pertama, melalui barang
yang berwujud dan bisa dilihat atau dirasakan. Kedua, melalui jasa yang wujudnya tidak bisa
dilihat tapi manfaatnya terasa. Anda bisa memberi contoh barang dan jasa? Yup, barang itu
seperti motor, makanan, atau seragam. Sementara, jasa contohnya adalah dokter, guru, atau
supir angkutan umum. Sudah jelas, ya? Sekarang, kita bahas lebih rinci lagi ya tentang macam-
macam benda atau alat pemenuhan kebutuhan
a. Benda menurut cara mendapatkannya
1) Benda ekonomi yang jumlahnya lebih sedikit dari kebutuhan manusia, dan untuk
memperolehnya diperlukan pengorbanan. Misalnya membeli beras, baju, kopmputer,
dan sepatu
2) Benda bebas atau disebut juga benda non ekonomi yang jumlahnya melimpah, sehingga
untuk mendapatkannya tidak perlu pengorbanan/tanpa biaya. Misalnya, cahaya
matahari atau udara.
3) Benda illith jumlahnya sangat melimpah hingga cenderung dapat merugikan manusia.
Contohnya, menggunakan tampungan air hujan untuk mencuci motor, jika tidak maka
parit di depan rumahmu akan mengalami banjir.
b. Benda menurut tujuan kegunaannya
1) Benda konsumsi adalah benda siap pakai tanpa harus melalui proses olah terlebih
dahulu. Misalnya sepatu, pakaian, atau tas.
2) Benda produksi yang digunakan untuk menghasilkan benda yang lain, contohnya mesin
dan alat baku.
c. Benda menurut proses pembuatannya
1) Bahan mentah adalah bahan yang belum mengalami proses pengolahan. Bahan mentah
disebut juga bahan baku, contohnya adalah minyak bumi, tembakau, atau rotan.
2) Bahan setengah jadi yaitu bahan yang sudah diolah tapi belum menjadi produk akhir.
Contohnya, benang yang jika diolah akan menjadi kain.
3) Bahan siap pakai merupakan barang siap konsumsi seperti selimut, sendok, atau piring.
d. Benda menurut hubungannya dengan benda lain
1) Benda komplementer yang akan berguna jika kedua benda dipakai secara bersamaan
sehingga menghasilkan manfaat. Apabila hanya mengandalkan satu benda saja, maka
tidak akan dapat digunakan. Misalnya, motor dan bensin.
2) Benda substitusi yang fungsinya dapat menggantikan peran benda lain. Contohnya
penggunaan komputer mampu menggantikan peran mesin tik.
e. Benda menurut segi jaminannya
1) Benda bergerak dapat dipindahtempatkan serta bisa digunakan sebagai jaminan kredit
jangka pendek (1 tahun). Misalnya, radio atau televisi.
2) Benda tidak bergerak tidak dapat dipindahkan, namun bisa dipakai sebagai jaminan
kredit jangka panjang. Contohnya, lahan, rumah atau gedung perkantoran.
D. Kegunaan Alat Pemenuhan Kebutuhan
Menurut AJ Meyers kegunaan alat pemenuhan kebutuhan dibedakan menjadi kegunaan
bentuk, kegunaan tempat, kegunaan waktu, dan kegunaan milik
1. Kegunaan bentuk (Form Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang
diubah bentuknya. Contohnya adalah papan, paku, cat, pelitur yang diolah menjadi
meja, kusi dan lainnya.
2. Kegunaan tempat (Place Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang
dipindahkan ke tempat lain. Contohnya pasir di pantai atau batu kapur di gunung akan
memiliki nilai ekonomis setelah diangkut ke lokasi pembangunan gedung di kota.
3. Kegunaan waktu (Time Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika tepat waktunya.
Contohnya tabungan pendidikan yang telah disiapkan sejak jauh-jauh hari menjadi
berguna ketika saatnya membayar biaya pendaftaran sekolah.
4. Kegunaan milik (Ownership Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika barang
dimiliki. Contohnya komputer yang ada di toko akan berguna setelah pembeli
membayar dan memiliki barang tersebut sehingga dapat digunakan
E. Rangkuman
1. Kelangkaan merupakan keadaan dimana alat pemuas kebutuhan yang ada atau yang
dihasilkan setiap masyarakat kepada segenap warganya sellau kurang atau tidak
sebanding dengan kebutuhan mereka
2. Faktor-faktor yang menyebabkan kelangkaan adalah perbedaan letak geografis,
pertumbuhan penduduk, kemampuan produksi, perkembangan teknologi, dan bencana
alam.
3. Kebutuhan merupakan segala sesuatu untuk mempertahankan kelangsungan hidup
manusia
4. Macam-macam kebutuhan manusia dibagi menurut intensitas, waktu pemenuhan, sifat
dan subjeknya
5. Faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan adalah pendidikan, pendapatan,
perkembangan zaman, kondisi alam, adat istiadat, lingkungan dan agama.
6. Alat pemenuhan kebutuhan dibedakan menurut cara mendapatkannya, tujuan
kegunaannya, proses pembuatannya, hubungan dengan benda lain dan segi jaminannya.
7. Kegunaan alat pemenuhan kebutuhan dibedakan menurut kegunaan bentuk, tempat,
waktu, dan milik.
F. Tugas Terstruktur
1. Buatlah daftar barang-barang yang ada di rumah kalian sebanyak 20 buah, lalu
kategorikan setiap barang tersebut ke dalam jenis benda/alat pemenuhan kebutuhan apa.
Kerjakan dalam bentuk tabel
Contoh tabel
NO NAMA Kategori Benda/Alat Pemenuhan
BARANG
contoh cara tujuan proses hubungan dengan segi jaminannya
handphone mendapatkan benda lain Bende bergerak
1 kegunaannya pembuatannya
2 nya
3 Benda Benda Bahan siap Komplementer = -
4 ekonomi konsumsi pakai Subtitusi = -
5
6
7
8
9
10
G. Forum Diskusi
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan
mengerjakan tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa
berdoa sebelum memulai mengerjakan.
Perhatikan wacana berita berikut !
Berdasarkan wacana berita di atas, diskusikan dengan temn kelompok untuk menjawab
pertanyaan, berikut ; Kelangkaan apa yang sedang terjadi ?, Apa sebab terjadinya kelangkaan
tersebut ? Bagaimana mengatasi kelangkaan tersebut ?
H. Tes Formatif
Setelah Anda membaca materi Kelangkaan, cobalah soal latihan di bawah ini!
2. Kelangkaan adalah ….
A. suatu kondisi ketika sesuatu barang atau jasa banyak tersedia saat musim panen tetapi
tidak ada saat bukan musim panen
B. suatu kondisi dimana sesuatu barang tersedia dalam jumlah tidak terbatas di suatu tempat,
tetapi barang tersebut sulit dicari pada tempat lain
C. suatu kondisi ketika manusia memiliki sumber daya ekonomi yang terbatas untuk
memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas
D. suatu keadaan dimana barang tersedia dalam jumlah tidak terbatas, namun sulit terbeli
karena tidak memiliki uang
E. suatu keadaan dimana banyak uang yang tersedia tetapi barang dan jasa yang akan dibeli
tidak ada.
3. Berikut ini merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan kelangkaan adalah ….
A. melimpahnya sumber daya alam yang tersedia
B. seimbangnya antara kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan peningkatan
kebutuhan
C. terbatasnya kemampuan yang dimiliki manusia dalam mengolah sumber daya alam
yang ada
D. melimpahnya tenaga ahli
E. kreativitas manusia dalam penciptaan kebutuhan baru
4. Mayoritas penduduk Indonesia mengkonsumsi beras, tetapi produksi beras saat ini
menurun. Di kota-kota tertentu sudah terasa kelangkaan terjadi sehingga beras melambung
tinggi. Hasil penelitian sementara menyatakan permasalahan ini diakibatkan mahalnya
bibit padi. Untuk pemecahan masalah kelangkaan tersebut yang tepat adalah ….
B. berhenti berproduksi padi, beralih kepada produksi pangan alternatif
C. memberikan penyuluhan kepada petani cara meningkatkan produksi padi
D. memberikan subsidi kepada petani dan mengurangi konsumsi beras
E. memberikan subsidi kepada petani untuk membeli bibit dan membuka lahan pertanian
baru
F. memberlakukan program transmigrasi ke daerah yang kosong atau baru
4. Di beberapa daerah, terjadi kelangkaan BBM bersubsidi karena terhambatnya pasokan
sehingga beberapa SPBU terlihat antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi bahan
bakar. Cara yang paling tepat untuk mengatasi kelangkaan tersebut dalam jangka pendek
adalah ….
A. mengurangi pasokan bbm bersubsidi agar masyarakat tidak tergantung
B. memperbanyak bbm nonsubsidi agar masyarakat pindah dari bbm bersubsidi
C. membatasi pembelian oleh masyarakat agar tidak lagi terjadi kelangkaan
D. memperbaiki saluran distribusi sehingga tidak terjadi keterlambatan
E. mendatangkan pasokan bbm bersubsidi dari daerah lain yang berlebih
5. Barang inferior adalah barang ….
A. yang sangat diperlukan
B. yang permintaannya berkurang saat pendapatan bertambah
C. berdasarkan Penggunaan
D. berdasarkan Kepentingan
E. berdasarkan Hubungan pemakaian
6. Berikut ini adalah pasangan barang-barang
(1) Gula dan kopi
(2) Mobil dan ban
(3) Kemeja dan dasi
(4) Beras dan jagung
(5) Ikan-daging dan tahu-tempa
Pasangan barang yang termasuk barang komplementer adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (4), dan (5)
D. (2). (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (5)
7. Kebutuhan menurut intensitas adalah kebituhan dibedakan menurut ....
A. waktu pemenuhannya
B. pelaku yang Menggunakan alat pemenuhannya
C. pemenuhan fisik dan jiwa
D. tingkat pendidikan dan peradaban
E. tingkat keutamaan pemenuhannya
8. Keluarga Pak Anton memenuhi beberapa kebutuhan, diantaranya:
(1) Membeli kebutuhan pokok sehari-hari
(2) Pergi nonton wayang kulit dengan dalang Ki Anom Suroto
(3) Makan bakso sapi dengan keluarga
(4) Pergi rekreasi ke Candi prambanan
(5) Membeli jaket saat musim dingin
Jika ditinjau dari sifatnya, yang termasuk kebutuhan jasmani adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (5)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (5)
9. Demonstration effect adalah ....
A. memecahkan masalah perekonomian
B. keinginan untuk memenuhi kebutuhan
C. efek kelangkaan yang tidak dapat dicegah
D. cara untuk menanggulangi efek negatif dari konsumsi
E. sifat dan kebiasaan meniru tingkah laku orang lain
10. Ibu ke dokter saat sakit. Ibu ke dokter termasuk kebutuhan ....
A. rohani
B. tersier
C. sekarang
D. jasmani
E. akan datang
Kunci Jawaban
1. C 6. A
2. C 7. E
3. D 8. B
4. E 9. E
5. B 10. C
Biaya Peluang dan Skala Prioritas
6. BIAYA PELUANG
Kompetensi Dasar
3.1. Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi
4.1. Mengidentifikasi kelangkaan dan biaya peluang dalam memenuhi kebutuhan
Indikator Pencapaian Kompetensi
4.1.1 Menjelaskan faktor-faktor penyebab kelangkaan
4.1.2 Membedakan berbagai jenis kebutuhan
4.1.3 Membedakan berbagai jenis benda pemuas kebutuhan
biaya peluang skala prioritas manfaat
biaya sehari-hari
biaya biaya eksplisit fakto-faktor yang
mempengaruhi
biaya sesungguhnya
A. Pengertian Biaya Peluang
Pernahkah Anda merasa bingung mau beli es krim dan cokelat tapi hanya memiliki uang
sebesar Rp10.000,00 yang hanya cukup untuk membeli salah satunya? Lalu akhirnya Anda
harus memutuskan untuk memilih satu dari pilihan tersebut, misalnya lebih membeli
cokelat. Kalau Anda pernah melakukan hal tersebut, dalam ilmu ekonomi disebut sebagai
biaya peluang. Artinya, biaya peluang dalam ilustrasi tersebut adalah satu ice cream, dengan
kamu memilih cokelat maka kamu kehilangan kesempatan untuk membeli ice cream.
Selanjutnya perhatikan ilustrasi cerita berikut ini, yang mungkin akan terjadi pada
kalian. Omar setelah lulus sekolah dihadapkan pada dua pilihan dalam mencari nafkah.
Apakah dia akan menjalankan usaha hobinya yang apabila dihitung-hitung dapat
menghasilkan pendapatan sebesar Rp. 5 juta rupiah per bulan. Di sisi lain, dia mendapatkan
tawaran menjadi karyawan di salah satu perusahaan swasta dari temannya yang gaji per
bulannya sebesar Rp. 7 juta per bulan. Namun, pekerjaan tersebut bagi Omar tidak sesuai
dengan fashionnya dan letak kantornya termasuk jauh dari tempat tinggalnya. Pada
akhirnya, Omar memutuskan untuk menjalankan usaha hobinya dengan pertimbangan yang
dilakukannya sesuai dengan fashionnya dan bisa dilakukan di tempat tinggalnya saja.
Berkaitan pendapatan dia memperkirakan bisa bertambah suatu saat nanti.
Berdasarkan kajian masalah yang disampaikan di atas, timbul beberapa pertanyaan yang
perlu dijawab antara lain ;
Mengapa perlu melakukan pilihan ? Adakah biaya yang timbul dari masalah tersebut ?
Jika ada, apa nama biaya tersebut ? Apakah sama biaya tersebut dengan biaya sehari-hari
yang kita keluarkan untuk mengkonsumsi suatu barang atau jasa ? Bagaimana menghitung
biaya yang timbul dari masalah tersebut ? Bagaimana mengatasi masalah tersebut ? Apa
faktor yang perlu di pertimbangkan dalam menyelesaikan masalah tersebut ? Apa saja
manfaat yang kita dapat dari menyelesaikan masalah tersebut dengan skala prioritas ?
Nah, kenapa sih biaya peluang bisa muncul? Biaya peluang muncul karena sumber-
sumber daya ekonomi bersifat terbatas sehingga memaksa manusia untuk melakukan pilihan
dalam memenuhi kebutuhannya yang tentunya didasarkan pada skala prioritas kebutuhan.
Pilihan yang dibuat akan mengakibatkan pengorbanan pada pilihan yang lain dan timbulnya
biaya peluang.
Dalam perhitungannya, biaya peluang tidak selalu berhubungan dengan uang. Bisa juga
berupa waktu, kesenangan, keuntungan di masa depan, dan faktor-faktor lainnya. Dalam
pengambilan keputusannya biaya peluang ini tergantung pada tujuan dan situasi yang
dialami individu. Untuk mencari biaya peluang adalah dengan cara mencari pilihan yang
ditinggalkan dengan nilai tertinggi. Simak contoh soal berikut ini ya.
Nita mempunyai modal dan keahlian untuk melakukan produksi mebel dengan peluang
mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp7.000.000,00 per bulan melalui proses produksi
selama 4 bulan. Pada saat yang bersamaan, Nita mendapat tawaran untuk bekerja sebagai
akunting di suatu perusahaan dengan gaji R2.500.000,00 per bulan. Besarnya biaya peluang
bagi Nita selama 4 bulan sebesar Rp2.500.000,00 x 4 = Rp10.000.000,00. Artinya Nita harus
bekerja di perusahaan mebelnya dan merelakan kesempatan mendapatkan pendapatan
potensialnya sebagai akunting Rp10.000.000,00
B. Perbedaan biaya peluang dengan biaya sehari-hari
1) Biaya peluang berbeda dengan biaya sehari-hari. Biaya sehari-hari adalah
pengorbanan yang harus dilakukan untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi, tanpa
memperhitungkan kerugian karena dikorbankannya kegiatan lain.
2) Sedangkan Biaya Peluang/Biaya Implisit/Ongkos Alternatif (Opportunity Cost)
adalah sejumlah barang atau pendapatan yang harus dikorbankan agar sejumlah
barang yang lain dapat diproduksi/digunakan, atau kesempatan untuk memperoleh
sesuatu yang hilang karena telah memilih alternatif lain. Jadi Ongkos alternatif
sejumlah barang X adalah sejumlah barang Y yang harus dikorbankan agar sejumlah
barang X dapat diproduksi/ dikonsumsi.
3) Biaya Eksplisit adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membayar biaya
input atau biaya atas penggunaan faktor produksi. Misalnya biaya gaji atau biaya
tenaga kerja, biaya sewa, biaya listrik dan air, biaya bahan baku, biaya penjualan,
biaya aministrasi dan sebagainya
4) Biaya Sesungguhnya/Biaya Kesempatan merupakan biaya yang dikeluarkan
perusahaan dan biaya yang tidak mengharuskan perusahaan untuk membayar biaya-
biaya input, sehingga biaya sesungguhnya merupakan penjumlahan antara biaya
implisit dengan biaya eksplisit
Biaya Sesungguhnya = Biaya Implisit + Biaya Eksplisit
5) Laba-Rugi Akuntansi atau Keuntungan Akuntansi (Accounting Profit) adalah selisih
antara seluruh pendapatan perusahaan (jumlah pendapatan yang diterima oleh suatu
perusahaan sebagai hasil penjualan output) dengan seluruh biaya yang dikeluarkan
perusahaan (biaya usaha dan biaya di luar usaha yang merupakan biaya eksplisit).
Keuntungan Akuntansi = Pendapatan Total – Biaya total atau Biaya Eksplisit
6) Laba-Rugi Ekonomi atau Keuntungan Ekonomi (Economic Profit) adalah selisih
antara pendapatan total (pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha) dengan
biaya sesungguhnya (biaya implisit dan biaya eksplisit)
Keuntungan Ekonomi = Pendapatan Total – Biaya
atau
Keuntungan Ekonomi = Keuntungan Akuntansi – Biaya Implisit
Untuk memperjelas perbedaan biaya peluang dan biaya sehari-hari simak contoh soal
berikut ini ya. Andi bekerja sebagai manajer di salah satu hotel bintang lima yang terkenal
di Jakarta. Andi mendapat gaji per bulan sebesar Rp20.000.000,00. Karena ingin
mengembangkan diri, ia berhenti bekerja sebagai manajer dan membuka sebuah restoran.
Restorannya menempati rumahnya yang dahulu disewakan sebesar Rp10.000.000,00 per
bulan. Untuk modal kerja ia mengambil depositonya sebesar Rp500.000.000,00 yang
berbunga Rp6.000.000,00 per bulan. Berikut ini disajikan laporan pengelolaan restauran
Andi.
Tabel 1. Laporan Keuangan Restoran Andi
Laporan Laba Rugi Untuk bulan Maret 2015
Penerimaan Total Rp.72.000.000,00 Rp.150.000.000,00
Dikurangi biaya eksplisit Rp.48.000.000,00 +
Biaya tenaga kerja Rp.120.000.000,00-
Bahan dan peralatan Rp.20.000.000,00 Rp.30.000.000,00
Rp.6.000.000,00
Jumlah biaya eksplisit Rp.10.000.000,00 + Rp.36.000.000,00-
Laba akuntansi Rp.6.000.000,00
Dikurangi biaya implisit
Gaji Andi sebagai manajer
Bunga deposito
Sewa rumah sebelum dijadikan Restoran
Jumlah biaya implisit
Kerugian
Jika laba akuntansi lebih kecil daripada biaya peluang, maka perusahaannya sebenarnya
merugi. Jadi jika penerimaan restoran Andi hanya Rp.150.000.000,00 lebih baik Andi
kembali bekerja di salah satu hotel bintang lima yang terkenal di Jakarta itu.
C. SKALA PRIORITAS
Untuk menanggulangi adanya kelangkaan, maka kita harus membuat skala prioritas.
Tujuan penyusunan skala prioritas itu sendiri adalah untuk menghindari pengeluaran di
luar perencanaan yang telah disusun serta menghemat dana yang tersedia.
Gambar 2. Ilustrasi penentuan skala prioritas
Selanjutnya manfaat menyusun skala prioritas adalah membantu kita dalam mengelola
keuangan. Adapun manfaat lain dari penyusunan skala prioritas adalah:
➢ Pengelolaan keuangan yang dilakukan secara bijak akan membuat setiap kebutuhan
yang bersifat urgent dan penting dapat terpenuhi dengan maksimal.
➢ Dapat memenuhi kebutuhan dengan tepat dan sesuai dengan kemampuan.
➢ Kehidupan lebih teratur, dengan gaya hidup sesuai dengan budget.
➢ Mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik sehingga cita-cita wealth
management tercapai di masa tua nantinya.
Skala prioritas dilakukan dengan menentukan mana kebutuhan yang lebih penting dan
harus dipenuhi terlebih dahulu. Tapi, bagaimana cara menentukan skala prioritas itu?
Sebelum menyusun skala prioritas, ada faktor-faktor yang harus diperhatikan sebagai
berikut :
1) Tingkat kepentingan
Setiap kebutuhan dapat diukur tingkat kepentingan nya bagi diri kalian. Ada kebutuhan
yang level kepentingannya tertinggi, ada juga kebutuhan yang level kepentingannya
rendah. Contohnya bagi seorang pelajar, alat-alat tulis lebih penting daripada motor
sebagai kendaraan untuk ke sekolah. Sebab untuk pergi ke sekolah bisa diantar oleh
keluarga atau naik kendaraan umum, sedangkan bagi driver ojek online kendaraan
motor lebih penting dari pada alat-alat tulis.
2) Kemampuan diri
Kemampuan setiap orang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhannya, contohnya
pendapatan setiap orang beda. Dalam memenuhi kebutuhan harus berpikir dan
bertindak rasional seperti pengeluaran jangan sampai lebih dari pendapatan.
3) Kesempatan yang dimiliki
Apabila suatu kebutuhan diperlukan saat itu juga, maka perlu didahulukan. Contoh
ketika orang sakit, obat merupakan kebutuhan yang harus didahulukan agar cepat
memperoleh kesembuhan. Sedangkan kebutuhan yang lain untuk semestara ditunda.
4) Mempertimbangkan masa depan
Penentuan skala prioritas juga ditentukan dengan rencana masa depan. Pilihan yang
terbaik tentu disesuaikan dengan kebutuhan di masa depan.
Contoh ketika harus memilih antara kursus bahasa Inggris dan matematika, maka perlu
dipertimbangkan kursus apa yang bermanfaat bagi masa depan. Meskipun keduanya
penting, memilih kursus bahasa inggris adalah pilihan yang tepat. Sebab lowongan
pekerjaan rata-rata membutuhkan seseorang dengan kemampuan bahasa Inggris yang
baik.
Berdasarkan pembahasan materi di atas dari kelangkaan, biaya peluang sampai skala
prioritas dapat dipahami bahwa kelangkaan itu adalah suatu hal yang tidak bisa dihindari.
Oleh karena itu, kalian harus bisa menyikapi dengan benar masalah kelangkaan tersebut.
Artinya dalam memenuhi kebutuhan perlu dilakukan skala prioritas, mana yang paling
mendesak dan penting, kurang mendesak tapi penting, kurang mendesak dan kurang
penting. Ketika kalian sudah menentukan pilihan kebutuhan yang akan dipenuhi tentu akan
ada resiko biaya peluang yang harus diambil. Alangkah baiknya penentuan kebutuhan yang
akan dipenuhi juga dipertimbangkan resiko biaya peluang yang harus diterima. Dan yang
pasti jangan sampai kalian memenuhi kebutuhan hanya karena mengikuti teman walaupun
dunia kalian mengganggap bahwa mendapatkan pegakuan dari teman adalah hal yang
penting.
D. Rangkuman
1. Kelangkaan adalah kondisi dimana manusia memiliki sumber daya ekonomi yang
terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas.
2. Faktor-faktor yang menyebabkan kelangkaan adalah Pertumbuhan Penduduk yang
tidak di iringi pertambahan jumlah produksi yang sepadan, Keterbatasan benda
pemenuhan kebutuhan di alam, Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia,
Keterbatasan kemampuan manusia mengolah sumber daya ekonomi yang ada dan
Bencana Alam
3. Biaya sehari-hari adalah pengorbanan yang harus dilakukan untuk melakukan suatu
kegiatan ekonomi, tanpa memperhitungkan kerugian karena dikorbankannya kegiatan
lain.
4. Biaya Peluang/Biaya Implisit/Ongkos Alternatif (Opportunity Cost) adalah sejumlah
barang atau pendapatan yang harus dikorbankan agar sejumlah barang yang lain dapat
diproduksi/digunakan, atau kesempatan untuk memperoleh sesuatu yang hilang karena
telah memilih alternatif lain.
5. Skala prioritas merupakan menentukan mana kebutuhan yang lebih penting dan harus
dipenuhi terlebih dahulu.
6. Faktor-faktor yang mempengaruhi skala prioritas antara lain ; Tingkat kepentingan,
Kemampuan diri dan Mempertimbangkan masa depan
E. Tugas Terstruktur
1. Buat suatu daftar skala prioritas kebutuhan kamu selama satu minggu dengan
mempergunakan uang saku sebesar Rp. 100.000 dalam rentang waktu tersebut!
Nomor Nama Kebutuhan Jumlah Rp.
Skala Jumlah Keseluruhan
Prioritas
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
2. Ceritakan pengalaman kamu saat harus memilih di antara dua kebutuhan yang ingin
dipenuhi karena keterbatasan dana yang dimiliki. Kemudian analisa biaya peluang yang
harus ditanggung.
F. Forum diskusi
Gambar 2
Sumber : https://m.mediaindonesia.com/nusantara/294483/polres-sumenep-akan-selidiki-
penyebab-kelangkaan-masker
Mari perhatikan gambar di atas
Pada saat mulainya pandemi virus covid 19 sempat terjadi fenomena yang meresahkan banyak
masyarakat yaitu hilangnya masker , sanitizer dan hand soap, padahal kesemuanya itu sangat
dibutuhkan masyarakat untuk menghindari virus covid 19.
Diskusikan dengan kelompok kalian untuk menjawab pertanyaan berikut ; Bagaimana hal ini
bisa terjadi, dan bagaimana kalian sebagai bagian dari masyarakat untuk menyikapi hal
tersebut?
C. PENUTUP
G. Tes Formatif
Pililah salah satu jawaban yang dianggap paling sesuai!
1. Kelangkaan adalah ....
A. suatu kondisi ketika sesuatu barang atau jasa banyak tersedia saat musim panen tetapi
tidak ada saat bukan musim panen
B. suatu kondisi dimana sesuatu barang tersedia dalam jumlah tidak terbatas di suatu
tempat, tetapi barang tersebut sulit dicari pada tempat lain
C. suatu kondisi ketika manusia memiliki sumber daya ekonomi yang terbatas
untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas
D. suatu keadaan dimana barang tersedia dalam jumlah tidak terbatas, namun sulit terbeli
karena tidak memiliki uang
E. suatu keadaan dimana banyak uang yang tersedia tetapi barang dan jasa yang akan
dibeli tidak ada.
2. Berikut ini merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan kelangkaan adalah ....
A. melimpahnya sumber daya alam yang tersedia
B. seimbangnya antara kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan peningkatan
kebutuhan
C. terbatasnya kemampuan yang dimiliki manusia dalam mengolah sumber daya
alam yang ada
D. melimpahnya tenaga ahli
E. kreativitas manusia dalam penciptaan kebutuhan baru
3. Mayoritas penduduk Indonesia mengkonsumsi beras, tetapi produksi beras saat ini
menurun. Di kota-kota tertentu sudah terasa kelangkaan terjadi sehingga beras melambung
tinggi. Hasil penelitian sementara menyatakan permasalahan ini diakibatkan mahalnya
bibit padi. Untuk pemecahan masalah kelangkaan tersebut yang tepat adalah ....
A. berhenti berproduksi padi, beralih kepada produksi pangan alternatif
B. memberikan penyuluhan kepada petani cara meningkatkan produksi padi
C. memberikan subsidi kepada petani dan mengurangi konsumsi beras
D. memberikan subsidi kepada petani untuk membeli bibit dan membuka lahan
pertanian baru
E. memberlakukan program transmigrasi ke daerah yang kosong atau baru
4. Di beberapa daerah, terjadi kelangkaan BBM bersubsidi karena terhambatnya pasokan
sehingga beberapa SPBU terlihat antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi bahan
bakar. Cara yang paling tepat untuk mengatasi kelangkaan tersebut dalam jangka pendek
adalah ....
A. mengurangi pasokan bbm bersubsidi agar masyarakat tidak tergantung
B. memperbanyak bbm nonsubsidi agar masyarakat pindah dari bbm bersubsidi
C. membatasi pembelian oleh masyarakat agar tidak lagi terjadi kelangkaan
D. memperbaiki saluran distribusi sehingga tidak terjadi keterlambatan
E. mendatangkan pasokan bbm bersubsidi dari daerah lain yang berlebih
5. Hadi membuka usaha pangkas rambut. Pada akhir bulan ia menghitung seluruh
penerimaan yang didapatkan selama 1 bulan dan pengeluaran termasuk biaya untuk
tempat usahanya, walaupun ia buka usaha di garasi rumahnya. Biaya yang dihitung Hadi
merupakan biaya ....
A. eksplisit
B. sesungguhnya
C. peluang
D. sehari-hari
E. implisit
1. Sanusi memutuskan untuk pergi berlibur ke Ancol. Dibutuhkan biaya transportasi
Rp200.000,00. Untuk biaya jajan diperlukan Rp100.000,00. Untuk kunjungan stand-stand
yang dipilih perlu biaya Rp250.000,00. Jika sekiranya Sanusi tidak berlibur ke Ancol maka
ia dapat bekerja di suatu konveksi dengan pendapatan Rp300.000,00. Biaya peluang dari
liburan Sanusi ke Ancol adalah ....
A. Rp300.000,00
B. Rp250.000,00
C. Rp200.000,00
D. Rp100.000,00
E. Rp50.000,00
7. Fani seorang tenaga kerja berpeluang menjadi penjaga toko dengan gaji
Rp1.500.000,00/bulan, menjadi sales barang kosmetik dengan gaji Rp1.200.000,00/bulan,
dan berpeluang menjadi karyawan swasta dengan gaji Rp2.000.000,00. Apabila Tuan Fani
memilih menjadi wirausaha, maka biaya peluang yang dikorbankan adalah ….
A. Rp1.200.000,00
B. Rp1.500.000,00
C. Rp2.000.000,00
D. Rp3.500.000,00
E. Rp4.700.000,00
8. Tn. Abu ingin membuka usaha dari uang pensiunan. Jika ia membuka usaha sablon dengan
omset Rp 80.000,00/hari, usaha foto copy dengan omset Rp 60.000,00/hari dan usaha
salon dengan omset Rp70.000,00/hari. (1 bulan = 30 hari). Tn Abu harus memilih salah
satu dari semua kemungkinan karena ada keterbatasan modal. Setelah dipertimbangkan,
Tn Abu ingin membuka usaha sablon. Besar biaya peluang perbulan adalah …
A. Rp1.800.000,00
B. Rp2.100.000,00
C. Rp2.400.000,00
D. Rp4.500.000,00
E. Rp6.300.000,00
9. Berikut ini adalah salah satu faktor yang mempengaruhi skala prioritas …
A. Trend yang sedang berlaku
B. Harga produk yang sedang
C. Teknologi yang digunakan
D. Tingkat Kepentingan
E. Kesamaan dengan kebutuhan orang lain
10. Kemampuan setiap orang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhannya, contohnya
pendapatan setiap orang beda. Dalam memenuhi kebutuhan harus berpikir dan bertindak
rasional, seperti pengeluaran jangan sampai lebih dari pendapatan. Penjelasan tadi adalah
deskripsi dari faktor yang mempengaruhi skala prioritas yang disebut …
A. Tingkat Kepentingan
B. Kemampuan diri
C. Mempertimbangkan masa depan
D. Trend yang sedang berlaku
E. Kesamaan dengan kebutuhan orang lain
KUNCI JAWABAN TES FORMATIF
1. C
2. C
3. D
4. E
5. D
6. A
7. C
8. B
9. D
10. B
REFLEKSI
Isilah penilaian diri ini dengan sejujur-jujurnya dan sebenar-benarnya sesuai dengan
perasaan kalian ketika mengerjakan suplemen bahan materi ini!
No Pertanyaan Jawaban
1 Apa pelajaran yang sudah Anda
peroleh setelah membaca materi
ajar ini?
2 Apa yang menjadi kesulitan dalam
memahami materi ajar pada modul
ini?
3 Menurut Anda, bagaimana tingkat
kebermanfaatan materi ajar ini
dalam menunjang kegiatan belajar
kalian sebagai peserta didik?
4 Pada bagian pemhasan materi
mana, yang menurut Anda menarik?
5 Sebutkan hal yang tidak menarik dari
aktivitas pembelajaran yang sudah
kalian lakukan terhadap materi ajar
ini! Berikan alasannya!
Glosarium
Prioritas : yang didahulukan dan diutamakan daripada yang lain
Ton
Global : adalah satuan massa yang sama dengan 1000 kilogram.
Negatif : istilah umum yang merujuk kepada beberapa pengertian, antara lain;
Ekosistem secara umum dan keseluruhan secara bulat (hitungan, kesepakatan,
keputusan), secara garis besar, bersangkut paut mengenai atau
Teknologi meliputi seluruh dunia.
Modal : menyimpang dari ukuran umum
Peluang : suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak
terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Akunting
: keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang
Potensial diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia
Level : kumpulan dari uang atau barang yang digunakan untuk menjalankan
Eksplisit suatu usaha.
Implisit
Opportunity : cara untuk mengungkapkan pengetahuan atau kepercayaan bahwa
Cost suatu kejadian akan berlaku atau telah terjadi.
: di dalam perusahaan dimana jabatan tersebut mempunyai tugas
serta tanggung jawab terhadap laporan keuangan.
: mempunyai potensi (kekuatan, kemampuan, kesanggupan); daya
berkemampuan
: alat untuk mengukur ketinggian dengan batasan ketinggian tertentu.
: penyampaian secara langsung sehingga makna dan isinya dapat diketahui
: penyampaian secara tidak langsung dimana maksud dan isinya terkesan
tidak jelas
: kesempatan
: biaya
Daftar Pustaka
S , Alam. 2013. Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: ESIS.
Geminastiti, Kinanti dan Nelia Nurlita. 2016. Ekonomi untuk SMA/MA Kelas
X Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: YRAMA WIDYA.
Asmarani, Cucu Risa, 2020. Konsep Ilmu Ekonomi Kelas X. Karawang: Kemdikbudristek
Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.
Accurate. 2021. Biaya Implisit: Pengertian, Cara Menghitung dan Bedanya Dengan Biaya
Eksplisit. [Online]. Tersedia:
https://accurate.id/akuntansi/biayaimplisit/#:~:text=Eksplisit%20cost%20atau
%20biaya%20eksplisit,pihak%20lain%20selama%20menjalankan%20bisnisny
a. [05 Juni 2021 pukul 11:40].
Pengadaan. 2021. Skala Prioritas: Pengertian, Manfaat, Faktor Penentu, dan Cara
Menyusunnya.[Online].Tersedia:
https://www.pengadaan.web.id/2021/04/skala-prioritas-
kebutuhan.html#:~:text=Skala%20prioritas%20kebutuhan%20adalah%20uruta
n,serta%20menghemat%20dana%20yang%20tersedia. [05 Juni 2021 pukul
15:08].
Kompas. 2020. Langkah Menyusun Skala Prioritas. [Online].Tersedia:
https://www.kompas.com/skola/read/2020/10/22/160606669/langkah-
menyusun-skala-prioritas?page=all. [05 Juni 2021 pukul 15:10].
Antaranews. 2021. Kementan beberkan alasan penyebab kelangkaan pupuk subsidi.
[Online].Tersedia: https://www.antaranews.com/berita/2082026/kementan-
beberkan-alasan-penyebab-kelangkaan-pupuk-subsidi. [19 Juni 2021 pukul
17:01].