10 Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli, Apa Saja? Pengertian Sejarah Secara umum, sejarah diartikan sebagai sebuah ilmu yang mempelajari dan menyelidiki perkembangan dari peristiwa atau kejadian di masa lalu. Dikutip dari situs repository.syekhnurjati.ac.id, ada beberapa para ahli yang berpendapat tentang pengertian sejarah, yaitu: 1. J. Bank Menurut J. Bank, sejarah merupakan semua kejadian atau peristiwa masa lalu. Tidak hanya itu, menurutnya sejarah juga merupakan sebuah sarana memahami perilaku masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang. 2. Robin Winks Pengertian sejarah menurut Robin Wink lebih ke arah kemanusiaan. Menurutnya, sejarah merupakan studi tentang manusia dalam kehidupan masyarakat. 3. Sir Charles Firth Sir Charles Firth berpendapat bahwa sejarah merupakan kehidupan manusia yang mengalami perubahan yang terjadi secara terus menerus. Juga merekam berbagai ide dan kondisi yang telah membantu atau merintangi perkembangannya. 4. John Tosh Sejarah menurut John Tosh adalah memori kolektif. Memori yang menyimpan pengalaman melalui pengembangan suatu rasa identitas sosial manusia dan prospek manusia tersebut pada masa yang akan datang. 5. Herodotus Menurut Herodotus, pengertian sejarah merupakan satu kajian perputaran jatuh bangunnya masyarakat dan peradaban. Kajian yang membahas semua peristiwa yang terjadi dalam masyarakat atau peradaban sejak masa lalu hingga kini.
6. Ibnu Khaldun Menurut Ibnu Khaldun, sejarah merupakan catatan peradaban manusia. Sejarah menjadi catatan tentang masyarakat dan peradaban dunia, termasuk perubahan yang terjadi pada watak manusia. 7. Moh. Hatta dan Moh. Ali Menurut Hatta, sejarah merupakan pemahaman masa lalu yang mengandung berbagai dinamika dan problematika manusia. Kemudian dipertegas oleh Moh. Ali menjadi: Jumlah perubahan, kejadian atau peristiwa di sekitar kita. Cerita perubahan, kejadian, atau peristiwa di sekitar kita. Ilmu yang menyelidiki perubahan, kejadian, dan peristiwa di sekitar kita. 8. Roeslan Abdulgani Pengertian sejarah menurut Roeslan Abdulgani adalah penelitian dan penyelidikan secara sistematis untuk dijadikan perbendaharaan dan pedoman bagi penilaian. Hal ini juga menjadi penentu keadaan sekarang dan proses masa depan. 9. Sartono Kartodirdjo Sejarah merupakan cerita tentang sebuah kejadian dengan membuat kembali peristiwa tersebut secara verbal. Artinya, menurut Sartono, sejarah merupakan peristiwa lampau yang bisa dibuat ulang secara verbal 10. Nugroho Notosusanto Menurut Nugroho, pengertian sejarah adalah peristiwa yang dialami manusia sebagai makhluk bermasyarakat. Peristiwa ini tentunya merupakan sebuah kejadian di masa lampau. Unsur-Unsur Sejarah Selain pengertian sejarah, unsur-unsur juga menjadi bahasan penting ketika menggali tentang apa itu sejarah. Dirangkum dari buku Kurikulum dan Pembelajaran Sejarah oleh Abdul Haris Nasution dkk, berikut adalah 3 unsur utama dalam sejarah: 1. Unsur Ruang Secara sederhana, ruang dalam sejarah bisa diartikan sebagai tempat sejarah itu terjadi dan merujuk pada letak geografis. Dalam teori
Determinisme Geografis, ruang dan peristiwa memiliki hubungan erat dimana faktor geografis menjadi penentu terjadinya peristiwa sejarah tersebut. 2. Unsur Waktu Sejarah merupakan sebuah kejadian masa lampau. Unsur waktu dalam hal ini bisa merujuk pada kurun waktu terjadinya sebuah peristiwa yang dialami manusia atau peradaban. Seperti yang kita ketahui, peristiwa di dalam sejarah juga disajikan berdasarkan urutan waktu kejadiannya. 3. Unsur Manusia Memiliki unsur ruang dan waktu, artinya sejarah juga memiliki manusia dalam lahirnya sebuah rentetan peristiwa dalam sejarah itu sendiri. Tidak hanya keberadaannya, tindakan manusia dan segala jalan yang diambil kemudian akan menjadi penentu terbentuknya sejarah dalam ruang dan waktu tertentu. Fungsi Sejarah Secara umum, sejarah berfungsi sebagai sumber pengetahuan dan sebagai media untuk menjelajahi dan meneliti fakta serta kejadian di masa lalu. Namun, dari beberapa sumber menyebutkan 2 fungsi utama sejarah, yaitu: Fungsi Intrinsik: Sebagai ilmu pengetahuan. Sebagai cara mengetahui masa lampau. Sebagai pernyataan pendapat bagi banyak penulis. Sejarah dapat menjadi sebuah profesi, seperti penulis dan peneliti. Fungsi Ekstrinsik: Untuk fungsi ekstrinsik bisa dilihat dari bagaimana sejarah masuk dalam perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Misalnya ilmu pendidikan, filsafat, moral, etika, estetika atau seni, hingga ilmu eksakta. Faktanya, mengetahui dan belajar sejarah sangat bermanfaat untuk hidup hari ini. Selain untuk menjadi warga yang memiliki wawasan, memahami sejarah juga akan memberikan kemampuan analisis yang baik dengan mengkaji peristiwa terdahulu.