The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by , 2021-10-14 20:01:07

Makalah Pendidikan Agama

MAKALAH SHOLAT

MAKALAH
SHOLAT

Dosen Pengampu :

Nur Hamid, S.Pd.I., M.Pd.
Fakultas :
Teknik
Mata Kuliah :

Pendidikan Agama
Disusun Oleh :

1. Fatimah Ayu Fatmawati (Teknik Sipil)
2. Ahmad Efil Eriyanto (Teknik Sipil)
3. Annastassya Nur Cahyani (Teknik Sipil)
4. Ricky Muhammad Hidayat (Teknik Sipil)
5. Fanny Eko Lestari (Teknik Sipil)
6. Tiffani Mifta Sabrina (SisKom)

UNIVERSITAS SULTAN FATAH
TAHUN PELAJARAN 2021/202

Daftar Isi

Daftar Isi...................................................................................................................
Kata Pengantar..........................................................................................................
Bab I Pendahuluan....................................................................................................

A. Latar Belakang...............................................................................................
B. Rumusan Masalah..........................................................................................
C. Tujuan Penulisan............................................................................................
D. Manfaat Penulisan..........................................................................................
. Bab II Pembahasan.................................................................................................
A. Pengertian Sholat...........................................................................................
B. Tujuan Sholat.................................................................................................
C. Tata Cara Sholat.............................................................................................
D. Mengapa Sholat Wajib Dilaksanakan

Bagi seorang muslim & Muslimah?..........................................................
Bab III Penutup………………………………………………………………….

A. Kesimpulan……………………………………………………………….
B. Penutup……………………………………………………………………
Daftar Pustaka…………………………………………………………………...
Lampiran

Kata Pengantar

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya
sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa kami
mengucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi
dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya. Penulis sangat
berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi
pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh lagi agar makalah ini bisa pembaca
praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi kami sebagai penyusun merasa
bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini karena
keterbatasan pengetahuan dan pengalaman Kami. Untuk itu kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini.

Demak, 29 September 2021

Penyusun

Bab I

Pendahuluan

A. Latar Belakang

Sholat merupakan tiang agama dalam rukun Islam yang kedua setelah syahadat.
Sholat dibagi menjadi dua yaitu sholat wajib atau fardhu dan sholat sunnah.

Sholat fardhu adalah ibadah wajib prioritas utama bagi umat Islam. Shalat wajib
ini pun menjadi amalan yang akan pertama kali dihisab di akhirat. Imam Malik
dalam kitab Muwattha' mengatakan, ketika amalan shalat seorang hamba diterima
Allah, maka ada harapan saat menunggu keputusan amal-amal lainnya. sholat yang
wajib dikerjakan sehari 5 kali yaitu subuh, dzuhur, ashar, maghrib, isya dan apabila
tidak dikerjakan maka akan mendapat dosa. Hal ini membuat shalat sebagai amalan
yang mesti diberi perhatian lebih oleh umat Islam. Kendati amalan shalat bukan
penjamin nasib akhirat seseorang, namun Allah telah mengingatkan potensi dan
indikasinya yang bisa membawa kebaikan ukhrawi. Penentu utama nasib hamba
tetap berada di sisi Allah Yang Maha Penyayang. Oleh sebab itu, menjalankan
ibadah shalat wajib menjadi penting untuk dijalankan secara baik dan benar. Shalat
memiliki aturannya sendiri dengan mengikuti contoh yang dituntunkan Nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Sementara sholat sunah adalah sholat yang dianjurkan untuk dikerjakan. Namun
apabila tidak dilaksanakan maka tidak akan mendapatkan dosa, dan apabila
dilaksanakan seseorang yang mengerjakannya tetap akan mendapatkan pahala.
Dalam ajaran agama Islam, sholat sunnah terbagi menjadi beberapa macam, dari
mulai sholat dhuha, tahajud, istikhara, hingga sholat rawatib yang merupakan sholat
sunah yang menyertai sholat fardhu.

Dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan pengertian shalat, tujuan shalat, tata
cara shalat, dan alasan mengapa shalat wajib dilaksanakan bagi seorang muslim.

B. Rumusan Masalah

• Apa pengertian sholat ?
• Apa Tujuan Shalat ?
• Bagaimana Tata Cara Sholat ?
• Mengapa Sholat Wajib Dilaksanakan Bagi Seorang Muslim & Muslimah?

C. Tujuan Penulisan
• Agar Kami Selaku Penyusun Mengetahui Segala Hal Tentang Sholat.
• Agar Menambah Wawasan Para Pembaca Serta Menjadi Referensi
Bagi penulis.

D. Manfaat Penulisan
• Mengetahui Segala Hal Tentang Sholat
• Menambah Wawasan Para Pembaca & Penulis

Bab II

Pembahasan

A. Pengertian Sholat

Sholat berasal dari bahasa Arab As-Sholah, sholat menurut bahasa (etimologi) berarti do'a,
dan secara terminologi / istilah, para ahli fiqih mengartikan secara lahir dan hakiki.
Secara lahiriah shalat berarti beberapa ucapan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan
yang telah ditentukan (Sidi Gazalba,88).

Adapun scara hakikinya ialah” berhadapan hati (jiwa) kepada Allah, secara yang
mendatangkan takut kepada-Nya serta menumbuhkan didalam jiwa rasa kebesarannya dan
kesempurnaan kekuasaan-Nya”atau” mendahirkan hajat dan keperluan kita kepada Allah yang
kita sembah dengan perkataan dan pekerjaan atau dengan kedua-duanya. (Hasbi AsySyidiqi,
59).

Dalam buku yang bertajuk Misteri Kedua Belah Tangan dalam Salat, Zikir, dan Doa yang
ditulis DR KH Badruddin Hasyim Subky, M HI, akar kata sholat adalah shalla sholattun
yang berarti wa aqimushshalata da'aa'. Kata shalla memiliki arti doa dan kata shalat artinya
mendirikan sholat.

Kata shalla jika dibaca menjadi 'shalallahu 'alaih' yang mengandung makna semoga
Allah SWT memberikan rahmat atau keberkahan kepada hambaNya. Sholat berasal dari
bahasa Arab yang berarti doa, dan doa adalah sebuah permohonan.

Pengertian sholat secara bahasa juga termaktub dalam firman Allah QS At Taubah ayat 10
Artinya: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan
dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi)
ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Firman Allah lainnya yang menyebut sholat sebagai doa tercantum pada
surat Al Ahzab ayatt 5 Artinya: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya
bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi
dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
menurut istilah dalam ilmu syariah.
"Serangkaian ucapan dan gerakan yang tertentu yang dimulai dengan takbir dan diakhiri
dengan salam, dikerjakan dengan niat dan syarat-syarat tertentu," tulis Ahmad Sarwat, Lc,
MA dalam buku berjudul Shalat li-Hurmatil-Waqti.

Definisi secara syar'i juga tertulis dalam surat An Nisa ayat 103 yang berbunyi:
Arabْlatin:ْFaiْ żāqْ aḍaitumuṣ-ṣalātaْfażkurullāhaqْ iyāmawْwaqْ u'ụdawْwa'ْ alāْ
junụbikum,ْfaْiżaṭma`nantumfْ aaْ qīmuṣ-ṣalāh,ْinnaṣ-ṣalātaْkānatْ'alal-mu`minīnaْ kitābamْmauqụtā

Artinya: "Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri,
di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka
dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang
ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."

Kesimpulan yang diambil dari tulisan Myr Raswad dalam bukunya yang berjudul 27 Keutamaan
Shalat Berjamaah di Masjid, sholat adalah perbuatan seluruh potensi diri seseorang, yakni
perasaan, akal, dan indra, meliputi ucapan tertentu, gerak laku tertentu, menuju suatu sasaran
tertentu pula.Makna sholat tidak bisa dipisahkan dari ketiga kata sholat, zikir, dan doa. Sebab,
sholat, zikir, dan doa merupakan tiga kata serangkai yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan
hamba Allah sehari-hari.

Oleh karena itu, korelasi antara sholat dengan doa adalah dua lafal mutaraadif.
Maksudnya adalah kata-kata yang berbeda, tetapi memiliki makna yang sama.
"Kata 'sholat' secara bahasa dapat diartikan 'doa' dan kata 'doa' juga dapat diartikan 'sholat'," tulis
Badruddin Hasyim Subky dalam bukunya.

Sementara itu, korelasi antara kata sholat, zikir, dan doa terdapat pada hakikat doa dan sholat
yang berarti berzikir (beribadah) kepada Allah SWT.

B. Tujuan Sholat

Kedudukan atau fungsi shalat itu di antaranya adalah sebagai tiang agama. Tidak hanya
sebagai tiang agama, shalat juga yang pertama kali dihisab di hari akhirat. Tetapi juga, shalat
itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Shalat bahkan menjadi kunci surga. Shalat
menjadi kunci dalam berdoa. Untuk menguji seseorang beriman dan taat kepada Allah dapat
dilihat dari shalatnya.

Kalau kita lihat sebuah bangunan masjid, ada tiang-tiang sebagai penopang. Maka kalau
tidak ada tiang tentu bangunan masjid ini akan runtuh. Begitulah shalat, jika kita tidak
menegakkan shalat, maka runtuhlah agama dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, mari
senantiasa kita jadikan shalat ini bukan sekedar kewajiban saja. Karena kalau masih taraf
kewajiban, itu masih ada ketakutan. Tapi bagaimana shalat ini menjadi sebuah kebutuhan bagi
kita.

Kecenderungan manusia adalah suka berkeluh kesah. Tidak pernah merasa cukup,
meskipun sudah punya mobil dan rumah mewah. Karena itu, kebahagiaan yang hakiki
bukanlah dalam bentuk materi semata, tetapi adalah kebahagiaan batin, kebahagiaan
psikologis, bersifat subjektif dan intrinsik dari dalam diri kita. Maka Alquran memberikan
pengecualian untuk orang yang shalat.

Shalat itu tidak hanya diawali dengan takbiratul ihram, dan diakhiri dengan salam.
Bagaimana kita mengaplikasikanْ makna-makna shalat itu. Alquran tidak pernah menyuruhْ
kitaْ“kerjakanْ shalat”,ْ tetapiْ Alquranْ menyuruhْ kita“ْ tegakkanْ shalat”.ْTegakْ ituْ maknanyaْ
bagaimanaْ shalat itu teraplikasi dalam tugas dan kegiatan dalam seluruh aspek kehidupan kita.
Jadi, kalau shalat sebagai tiang agama, maka kalau kita tegakkan, akan tegaklah.
Agama dalam kehidupan kita. Kalau kita tinggalkan akan runtuh agama dalam kehidupan
kita.

Dalam sebuah penelitian tentang shalat disebutkan bahwa shalat dapat menjadikan orang
pintar dan cerdas. Menurut penelitian tersebut, ketika kita sujud dan rukuk dalam shalat, suplai
oksigen menuju otak itu akan maksimal. Oleh karena, maksimalnya suplai oksigen menuju otak
menjadikan peredaran darah menuju otak menjadi maksimal pula. Inilah yang menyebabkan
orang yang shalat itu menjadi pintar dan cerdas. Maka kalau ada orang shalat yang tidak pintar
dan cerdas, berarti ada yang salah dalam gerakan shalatnya.

Shalat itu dikatakan kunci surga. Kalau kita hendak memasuki rumah, maka harus ada
kuncinya. Kalau tidak ada kunci bagaimana mau masuk? Maka kalau kita mau masuk surga,
kuncinya adalah shalat. Surga ini bermakna ukhrawi, di akhirat nanti akan kita temukan. Tapi
tahukah kita, sebenarnya kalau kita lihat maknanya, surga itu juga bermakna kedamaian,
kebahagiaan, kebaikan dan ketenteraman. Hal itu juga kita temukan setelah shalat. Artinya
bahwa dengan shalat kita bisa mendapatkan surga sebelum surga yang sesungguhnya.
Sebaliknya, kalau ada orang yang senang mengamuk, bertengkar, konflik, marah, tidak tenang,
tidak tenteram, gelisah dan lain sebagainya, maka itu juga merupakan ciri-ciri neraka. Dia telah
mendapatkan neraka sebelum neraka yang sesungguhnya. Dengan shalat itu kita mendapatkan
kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Kemudian yang paling penting juga, shalat adalah yang pertama dihisab. Ketika kita
menilai sesuatu, ada hal-hal pakem yang harus kita nilai. Indikator utama penilaian yang harus
mutlak ada. Maka shalat itu merupakan pakem dan indikator utama penilaian. Kalau baik
shalatnya, maka baik seluruh amalnya. Begitu juga sebaliknya. Inilah fokus besarnya. Maka
kalau shalatnya baik, diyakini pula ibadah yang lainnya akan baik seperti puasa dan zakat.
Karena shalatnya teraplikasi dalam kehidupan. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi dan
pencerahan bagi kita mengintegrasikan dan menginternalisasikan shalat dalam kehidupan kita.

C. Tata Cara Sholat

1. Membaca niat sholat wajib.
2. Takbiratul Ihram.
3. Membaca doa Iftitah.
4. Membaca surat Al Fatihah.
5. Membaca surat pendek.
6. Rukuk.
7. Bangkit dari rukuk dengan melajutkan gerakan iktidal.
8. Sujud pertama
9. Duduk diantara 2 sujud.
10. Sujud kedua.
11. Tahiyat awal.
12. Tahiyat akhir.
13. Mengucap salam.

D. Mengapa Sholat Wajib Dilaksanakan Bagi seorang muslim &
Muslimah

Shalat merupakan salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan antara manusia
dengan Allah SWT. Shalat juga merupakan sarana komunikasi bagi jiwa manusia dengan Allah
swt. Shalat juga mempunyai kedudukan yang sangat penting dan mendasar dalam Islam, yang
tidak bisa disejajarkan dengan ibadah-ibadah
yang lain. Shalat sering kali disebutkan dalam Al-Qur’andْ iantaranyaْadalah:Qْ .Sْ At-
Taubah:18; Q.S Al-Baqarah:45; Q.S Al-Baqarah:110
Dari sekian ayat dalam surat-surat yang terdapat di Al Quran tersebut menunjukkan betapa
pentingnya kedudukan shalat dalam kehidupan. Diantara pentingnya Shalat dalam kehidupan
adalah sebagai berikut:

1.Shalat adalah tolok ukur amal, yang berarti bahwa kualitas amal seseorang ditentukan oleh
Shalatnya. Hal ini seperti disebutkan dalam hadist Rasulullah yang diriwayatkan Abu
Dawudْdan Tirdzi,ْ“halpْ ertama yang akan dihisab kelak di hari pembalasan adalah Shalat.

Apabila baik Shalatnya, maka akan baik pula amal-amal lainnya. Dan apabila Shalatnya rusak,
maka akan rusak pula amal-amalْlainnya,”

2. Shalat adalah tiang agama. Hal ini disebutkan dalam hadist Rasulullah yang diriwayatkan
oleh Baihaqi“ْ Shalat itu adalah tiangْ agama(Islam),ْmakaْ barangsiapa mendirikannya maka
sungguh ia telah mendirikan agama; dan barangsiapa meninggalkannya,ْmaka sungguh ia telahْ
merubuhkan agama”

3. Shalat adalah kunci surga. Hal ini disebutkan dalam hadist Rasulullah yang diriwayatkan
oleh Muslim dari Jabir yang dikutip dari kitab Ihya Uumuddin karya Imam Ghazali.

4. Shalat merupakan perintah langsung dari Allah swt tanpa perantara malaikat kepada Nabi
Muhammad saw ketika perjalananْ isra & Mi’raj.

5. Shalat menjadi benteng yang menjaga diri kita dari perbuatan keji dan maksiyat. Hal ini
disebutkan dalam Al-Ankabut :45 ,ْ“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al
Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-
perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar
(keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).ْ Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

6. Shalat sebagai pengingat kita kepada Allah swt, seperti yang dituliskan dalam SuratTْ aْHa
ayat:14 ,ْ“Sesungguhnya akuْ ini adalah allah ,ْtidakْ ada tuhan (yang hak) selain Aku, maka
sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat aku.

Bab III
Penutup

A. Kesimpulan
Sholat merupakan inti (kunci) dari segala ibadah juga merupakan tiang agama,dengannya

agama bisa tegak dengannya pula agama bisa runtuh. Sholat mempunyai dua unsuryaitu
dzohiriyah dan batiniyah. Unsur dzohiriyah adalah yang menyangkut perilaku berdasarpada
gerakan sholat itu sendiri, sedangkan unsur yang bersifat batiniyah adalah sifatnyatersembunyi
dalam hati karena hanya Allah-lah yang dapat menilainya. Shalat banyak macamnya ada shalat
sunnah, ada juga sholat fardhu yang telah ditentukan waktunya. Khilafiyyah kaum muslimin
tentang shalat adalah hal yang biasa karena rujukan danpengkajiannya semuanya bersumber
dari Al-Qur‟an dan hadis, hendaknya perbedaan tersebutmenjadi hikmah keberagaman umat
islam. Shalat banyak macamnya ada shalat sunnah, ada juga sholat fardhu yang telah
ditentukan waktunya.

B. Saran
Sebaiknya sebagai umat islam yang baik kita senantiasa mendirikan solat.

Daftar Pustaka

https://www.slideshare.net/fitribersahabat/makalah-shalat-28870442

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Salat

https://m.merdeka.com/sumut/7-manfaat-sholat-5-waktu-bagi-tubuh-dan-pikiran-
hasilnya-luar-biasa-
kln.html#:~:text=Inilah%20tujuan%20sholat%2C%20membawa%20keharmonisan
,kecemasan%2C%20yang%20juga%20diperangi%20yoga.

https://m.brilio.net/creator/tata-cara-sholat-wajib-beserta-bacaan-niat-dan-
doanya-ad6b61.html

https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id/amp/qiaeg9320














Click to View FlipBook Version