LINGKUNGAN ISU-ISU BAHAN AJAR IPA KELAS IX Disusun Oleh : 1.Nimas Nenda Bias Maharani 2.Restu Setiaji 3.Siti Nurjannah
LINGKUNGAN ISU-ISU BAHAN AJAR IPA KELAS IX Disusun Oleh : 1.Nimas Nenda Bias Maharani 2.Restu Setiaji 3.Siti Nurjannah i
LINGKUNGAN ISU-ISU KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas terselesainya penulisan Bahan ajar IPA Terpadu pada materi Isu-isu Lingkungan untuk Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Semester II. Sampai saat ini, bahan ajar IPA Terpadu di SMP/ MTs masih jarang. Oleh karena itu, penulis menyusun bahan ajar ini untuk mendukung pembelajaran IPA Terpadu di SMP/ MTs. Setiap siswa diharapkan dapat memahami konsep IPA secara terpadu sehingga konsep yang didapat tidak terpisah-pisah. Penyajian materi dalam bahan ajar ini dibuat secara sistematis, komunikatif dan integratif sehingga siswa dapat memahami isi dari bahan ajar ini secara mudah. Semoga bahan ajar ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam terselesaikannya bahan ajar ini. Kritik dan saran demi perbaikan bahan ajar ini sangat penulis harapkan. Jadikan bahan ajar ini sebagai teman dalam memahami IPA Terpadu. Selamat belajar. BAHAN AJAR IPA KELAS IX ii
DAFTAR ISI BAHAN AJAR IPA KELAS IX iii Halaman Judul..................................................................................i Kata Pengantar................................................................................ii Daftar Isi..........................................................................................iii Daftar Gambar................................................................................iv Isu-Isu Lingkungan Petunjuk Penggunaan .....................................................................1 Capaian Pembelajaran...................................................................2 TujuanPembelajaran.......................................................................2 Keterampilan Proses.......................................................................3 Alur Tujuan Pembelajaran..............................................................3 Peta Konsep.....................................................................................4 Penyebaran Penyakit......................................................................5 Pemanasan Global.........................................................................12 Krisis Energi.....................................................................................15 Ketersediaan Pangan....................................................................19 Rangkuman.....................................................................................21 Lembar Evaluasi.............................................................................22 Glosarium.......................................................................................24 Daftar Pustaka...............................................................................25 Identitas Penyusun........................................................................26
DAFTAR GAMBAR BAHAN AJAR IPA KELAS IX iv Gambar 1 : Anak terkena penyakit Demam Berdarah.......................6 Gambar 2 : Rumah warga terkena banjir.............................................9 Gambar 3 : Infografis tempat pembuangan sampah.......................12 Gambar 4 : Penebangan pohon di Hutan...........................................13 Gambar 5 : Pemanfaatan energi listrik menjadi energi cahaya......... pada lampu.........................................................................15 Gambar 6 : Peggunaan energi alternatif panel surya.......................16 Gambar 7 : Bantuan beras dari pemerintah untuk masyarakat.....20 z
LINGKUNGAN ISU-ISU PETUNJUK PENGGUNAAN Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai, maka ikutilah petunjukpetunjuk berikut : 1. Bacalah modul elektronik secara berurutan 2. Pahami setiap materi secara berurutan, karena saling berkaitan 3. Laksanakan setiap tugas yang ada pada modul ini 4. Laksanakan lembar kerja untuk membentuk keterampilan pemecahan masalah 5. Konsultasikan dengan guru apabila menemui kendala dalam penggunaan modul BAHAN AJAR IPA KELAS IX 1
Capaian Peserta didik mengidentifikasi upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim. Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu menganalisis faktor yang terkait penyebaran penyakit dan cara pencegahannya 1. Peserta didik mampu menganalisis ketersediaan air layak minum di lingkungan sekitar 2. Peserta didik mampu mengumpulkan informasi perilaku membuang sampah di lingkungan sekitar untuk mendukung aksi nyata program mengurangi sampah 3. Peserta didik mampu menganalisis penyebab dan dampak pemanasan global 4. Peserta didik mampu menginvestigasi proses pemanasan global melaluipercobaan sederhana 5. Peserta didik mampu menyusun solusi pencegahan pemanasan global dalam berbagai bentuk media kreatif dan menjalankan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari 6. 7.Peserta didik mampu menganalisis penyebab dan dampak krisis energi Peserta didik mampu menjelaskan peran energi alternatif dalam mencegah terjadinya krisis energi 8. Peserta didik mampu menyusun solusi pencegahan krisis energi dilihat dari sudut pandang siswa 9. Peserta didik mampu menganalisis faktor dan dampak dari ketersediaan pangan bagi kehidupan manusia 10. Peserta didik mampu menjelaskan peran teknologi dalam mendukung ketersediaan pangan 11. 2
Keterampilan Proses Alur Tujuan Pembelajaran 1.Menganalisis faktor yang terkait penyebaran penyakit dan cara pencegahannya 2.Menganalisis ketersediaan air layak minum di lingkungan sekitar Mengumpulkan informasi perilaku membuang sampah di lingkungan sekitar untuk mendukung aksi nyata program mengurangi sampah 3. 4.Menganalisis penyebab dan dampak pemanasan global 5.Menginvestigasi proses pemanasan global melaluipercobaan sederhana Menyusun solusi pencegahan pemanasan global dalam berbagai bentuk media kreatif dan menjalankan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari 6. 7.Menganalisis penyebab dan dampak krisis energi 8.Menjelaskan peran energi alternatif dalam mencegah terjadinya krisis energi 9.Menyusun solusi pencegahan krisis energi dilihat dari sudut pandang siswa Menganalisis faktor dan dampak dari ketersediaan pangan bagi kehidupan manusia 10. 11.Menjelaskan peran teknologi dalam mendukung ketersediaan pangan 1.Menganalisis faktor penyebaran penyakit dan cara pencegahannya. 2.Menganalisis ketersediaan air layak minum di lingkungan sekitar. 3.Mengumpulkan informasi perilaku membuang sampah di lingkungan sekitar 4.Menganalisis penyebab dan dampak pemanasan global. 5.Menginvestigasi proses pemanasan global melalui percobaan sederhana. 6.Menyusun solusi pencegahan pemanasan global 7.Menganalisis penyebab dan dampak krisis energi 8.Menjelaskan peran energi alternatif dalam mencegah terjadinya krisis energi 9.Menyusun solusi pencegahan krisis energi 10.Menganalisis ketersediaan pangan bagi kehidupan manusia 11.Menjelaskan peran teknologi dalam mendukung ketersedian pangan 3
Peta Konsep 4
Penyebaran Penyakit A. Kesehatan Lingkungan di Indonesia Isu-isu Lingkungan Halo Sobat Pintar! Pada sub modul ini, kita akan membahas bagaimana lingkungan dapat memengaruhi penyebaran penyakit. Penyakit berbasis lingkungan adalah masalah serius di Indonesia, dan kita akan memahami mengapa hal ini terjadi. Penyakit Berbasis Lingkungan Penyakit berbasis lingkungan adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor-faktor di lingkungan sekitar kita. Contoh penyakit ini termasuk diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Kedua penyakit ini masih banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Faktor Lingkungan dan Penyakit Lingkungan kita memiliki peran besar dalam penyebaran penyakit. Beberapa faktor lingkungan yang dapat memengaruhi penyebaran penyakit adalah: Ketersediaan Air Bersih: Air yang tidak bersih dapat menjadi sumber penyebaran penyakit. 1. Sanitasi Lingkungan: Kondisi sanitasi yang buruk dapat memperparah penyebaran penyakit. 2. Pengelolaan Sampah: Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat menjadi tempat berkembang biak bagi vektor penyakit seperti nyamuk. 3. Kebiasaan Hidup: Pola hidup sehari-hari juga dapat memengaruhi penyebaran penyakit. Misalnya, tidak mencuci tangan dengan benar dapat memicu penyebaran penyakit. 4. Kasus Penyebaran Penyakit Sebuah studi kasus di sebuah desa di Indonesia menunjukkan bahwa banyak kasus diare disebabkan oleh air yang tercemar oleh tinja manusia. Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Mengapa penting memahami hubungan antara penyakit dan kesehatan lingkungan? Kesehatan manusia sangat bergantung pada kondisi lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, menjaga lingkungan yang bersih dan sehat adalah langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit. 5
Dikatakan bahwa kasus tertinggi di 2023 berada di Kecamatan Petarukan. Tercatat ada 10 kasus DBD dan satu meninggal dunia. Penyebabnya karena letak geografi lingkungan pantura termasuk dataran rendah yang hangat dan lembap, menjadi tempat yang tepat untuk nyamuk DBD berkembang biak, sehingga Surip meminta masyarakat Petarukan agar lebih waspada terhadap potensi sarang nyamuk di lingkungan mereka. Menurut kamu Apa langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk mengurangi penyebaran penyakit demam berdarah di suatu daerah? https://joglojateng.com/2024/01/03/kasus-dbd-di-pemalangturun-50-persen/ Ayo Analisis Gambar 1 : Anak terkena penyakit Demam Berdarah Sumber : https://unair.ac.id/mengidentifikasi-daerah-denganpenularan-demam-berdarah-dengue/ 6
Ketersediaan Air Bersih Halo Sobat Pintar! Kita telah membahas pentingnya lingkungan dalam penyebaran penyakit di sub modul sebelumnya. Sekarang, kita akan membahas mengenai air bersih dan betapa pentingnya air yang aman untuk kesehatan kita. Air Sebagai Kebutuhan Hidup Air adalah sumber kehidupan, dan kita semua memerlukan air untuk bertahan hidup. Air digunakan dalam proses metabolisme tubuh kita dan tanpa air, kita tidak dapat bertahan. Namun, tidak semua air aman untuk diminum. Kualitas Air Minum yang Aman Air minum yang aman harus memenuhi berbagai persyaratan. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010, air minum yang aman harus memenuhi persyaratan fisik, mikrobiologis, kimia, dan radioaktif. Persyaratan Fisik Air minum yang aman tidak boleh berbau, berasa, atau berwarna. Ini berarti air tersebut harus bening dan tidak memiliki bau atau rasa yang aneh. Air yang aman tidak boleh mengandung mikroba yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Mikroba seperti bakteri dan virus dapat menyebabkan penyakit serius jika masuk ke dalam tubuh kita. Persyaratan Mikrobiologis Persyaratan KIMIA Air minum yang aman tidak boleh mengandung bahan kimia yang membahayakan kesehatan manusia. Beberapa bahan kimia dapat meracuni tubuh kita jika terdapat dalam air minum. Persyaratan Radioaktif Tentu saja, air minum yang aman tidak boleh mengandung zat radioaktif dalam kadar yang berlebihan. Zat radioaktif dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. 7
Akses Terhadap Air Bersih Setiap rumah tangga harus memiliki akses terhadap air bersih yang layak minum. Akses air minum yang layak harus memenuhi persyaratan fisik, biologis, kimia, dan radioaktif. Air minum yang aman dapat berasal dari berbagai sumber seperti sumur, sumur bor, kran umum, ledeng, terminal air, atau penampungan air hujan. Penting bagi kita semua untuk menjaga kualitas air minum. Misalnya, tidak membuang sampah atau bahan kimia berbahaya ke dalam sumber air dapat membantu menjaga kualitas air. Selain itu, kita juga harus menjaga kebersihan fasilitas penyediaan air. Perilaku dalam Menggunakan Air 8
Ayo Analisis Sebanyak 450 kepala keluarga di Dusun Krajan, Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah, krisis air bersih. Lantaran Pamsimas yang dikelola pemerintah daerah rusak diterjang banjir bandang. Kades Tambahsari, Maryadi membenarkan, bahwa Pamsimas yang selesai dibangun pada 2021 mengalami rusak parah akibat diterjang banjir bandang dan ratusan warganya mengaami krisis air bersih. Dari cuplikan berita diatas Menurut kamu Bagaimana upaya penanggulangan krisis air bersih dilakukan untuk mengatasi dampak banjir? Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Jum'at, 06 Januari 2023 - 14:32 WIB oleh Eddie Prayitno dengan judul "Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Warga Kendal Mengalami Krisis Air Bersih". Untuk selengkapnya kunjungi: https://daerah.sindonews.com/read/988889/707/diterjangbanjir-bandang-ratusan-warga-kendal-mengalami-krisis-airbersih-1672988487=[;o; 9 Gambar 2 : Rumah warga terkena banjir
Pembuangan Sampah Halo Sobat Pintar! Sekarang, kita akan membahas masalah penting tentang pengelolaan sampah. Sampah adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari, dan pengelolaannya dapat berdampak besar pada kesehatan lingkungan. Sampah adalah zat sisa yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia. Ini bisa termasuk sampah dapur, sampah plastik, kertas bekas, dan banyak lagi. Sampah dapat menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik. Apa itu Sampah? Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat memiliki dampak negatif yang serius. Beberapa dampak buruk dari pengelolaan sampah yang buruk adalah: Pencemaran Lingkungan: Sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari air dan tanah, mengancam ekosistem alami. Banjir: Jika aliran air tersumbat oleh sampah, itu bisa menyebabkan banjir di daerah tersebut. Penyakit: Tempat pembuangan sampah yang kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya faktor penyakit seperti nyamuk yang membawa malaria atau demam berdarah. Kerusakan Ekosistem: Sampah plastik yang berakhir di laut dapat merusak ekosistem laut dan mengancam satwa laut. Dampak Buruk Sampah yang Tidak Terkelola Baik 10
Pengelolaan Sampah yang Baik Pengelolaan sampah yang baik sangat penting untuk menjaga lingkungan yang sehat. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengelola sampah dengan baik meliputi: Pengurangan Sampah: Salah satu cara terbaik untuk mengelola sampah adalah dengan menguranginya. Sobat Pintar bisa meminimalkan sampah dengan cara mendaur ulang, mengurangi penggunaan produk sekali pakai, dan membeli produk yang memiliki kemasan ramah lingkungan. Daur Ulang: Daur ulang adalah proses mengubah sampah menjadi barang-barang baru. Misalnya, botol plastik bisa didaur ulang menjadi baju atau tas. Pengelolaan Sampah Organik: Sampah organik seperti sisa makanan bisa digunakan untuk membuat kompos yang baik untuk tanaman. Pembuangan Sampah yang Tepat: Sampah yang tidak bisa didaur ulang atau diolah kembali harus dibuang dengan benar di tempat pembuangan sampah yang sesuai. Edukasi Masyarakat: Kampanye edukasi tentang pengelolaan sampah yang baik sangat penting untuk mengubah perilaku masyarakat dalam menghadapi sampah 11 Gambar 3 : https://www.suaradewata.com/read/202303270001/pengelolaan-sampah-berbasissumber-di-bali-antara-harapan-dan-realita.htmlr
Ayo Analisis Analisislah pencemaran apa saja yang mungkin terjadi pada lingkungan sekitar TPS dan berikan pendapatmu mengenai permasalahan tersebut kemudian solusinya juga! Infografis: Whisnupaksa 12 Gambar 4 : Infografis tempat pembuangan sampah
Penyebab dan Dampak Pemanasan Global B. Pemanasan Global Isu-isu Lingkungan Sobat Pintar, pernahkah Anda memikirkan mengapa suhu bumi semakin panas? Mari kita menjelajahi fenomena pemanasan global, apa penyebabnya, dan dampaknya Penyebab Pemanasan Global Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata bumi dalam beberapa dekade terakhir. Penyebab utama pemanasan global adalah aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil dan industri. Gas-gas buangan seperti karbondioksida (CO2), nitrogen oksida (NO3), sulfur oksida (SO4), dan metana (CH4) dilepaskan ke atmosfer, menciptakan efek rumah kaca yang menyebabkan peningkatan suhu. Dampak Pemanasan Global Peningkatan suhu bumi memiliki dampak yang signifikan pada iklim dunia. Ini termasuk kenaikan permukaan laut akibat mencairnya es di kutub, peningkatan kejadian bencana alam, musim kering yang berkepanjangan, cuaca ekstrim, dan penyebaran penyakit tertentu. Usaha Mencegah Pemanasan Global Mencegah karbon dioksida dilepas ke atmosfer dengan menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di tempat lain. Cara ini disebut carbon sequestration (menghilangkan karbon). Mengurangi produksi gas rumah kaca. Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan reboisasi yang dapat mengantisipasi global warming . Pohon, terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya, menyerap karbon dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis , dan menyimpan karbon dalam kayunya. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor Kendaraan bermotor sudah menjadi kebutuhan manusia saat ini sebagai alat transportasi. Namun, kita sering lupa bahwa asap kendaraan bermotor menyumbang CO2 yang mengakibatkan pemanasan global Mengontrol pemaikaian listrik Penggunaan listrik yang berlebihan juga dapat menimbulkan pemanasan global. Hal ini terkesan sangat sepele namun dampaknya sangat besar. 13 Gambar 5 : Penebangan pohon di Hutan
Ayo Analisis Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata bumi dalam beberapa dekade terakhir. Penyebab utama pemanasan global adalah aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil dan industri. Gas-gas buangan seperti karbondioksida (CO2), nitrogen oksida (NO3), sulfur oksida (SO4), dan metana (CH4) dilepaskan ke atmosfer, menciptakan efek rumah kaca yang menyebabkan peningkatan suhu. Salah satu penyebab lainnya dari pemanasan global ini adalah pencemaran lingkungan. Analisislah bagaimana pencemaran lingkungan dapat mengakibatkan pemanasan global ! 14 Di atas adalah video mengenai penjelasan tentang pemanasan global
Penyebab, Dampak, dan Tindakan untuk Krisis Energi C. Krisis Energi Isu-isu Lingkungan Halo, Sobat Pintar! Saat kita berbicara tentang krisis energi, kita harus memahami penyebabnya. Ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan kita menghadapi kekurangan sumber energi. Penyebab Utama Krisis Energi Penyebab utama dari krisis energi antara lain : Ketergantungan pada Bahan Bakar Fosil: Dunia masih sangat bergantung pada minyak bumi dan batubara sebagai sumber utama energi. Kedua sumber ini tidak dapat diperbaharui dan jumlahnya terbatas. 1. Konsumsi Energi yang Tinggi: Pertumbuhan populasi dan perkembangan teknologi telah meningkatkan konsumsi energi secara signifikan. 2. Emisi Gas Rumah Kaca: Penggunaan berlebihan bahan bakar fosil menghasilkan emisi gas rumah kaca, yang berkontribusi pada perubahan iklim global. 3. Ketika terjadi krisis energi, dampaknya bisa sangat serius. Dampak ini bisa memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Dampak Krisis Energi Dampak dari krisis energi antara lain : Pemadaman Listrik: Pasokan listrik menjadi tidak stabil, yang dapat mengganggu aktivitas harian dan kegiatan belajar. 1. Kenaikan Harga Energi: Ketika sumber energi semakin langka, harganya cenderung meningkat, mempengaruhi biaya hidup. 2. Gangguan Pada Transportasi: Krisis energi dapat memengaruhi transportasi umum dan individu. 3. Gangguan Pada Industri: Industri yang bergantung pada energi akan terganggu, berdampak pada ekonomi. 4. Krisis energi bukanlah masalah yang tidak dapat diatasi. Ada tindakan yang dapat kita ambil untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengatasi krisis energi. 15 Gambar 6 : Pemanfaatan energi listrik menjadi energi cahaya pada lampu
Tindakan yang dapat diambil: Tindakan-Tindakan yang dapat diambil untuk mencegah krisis energi antara lain : Menghemat Energi: Sobat Pintar dapat menghemat energi dengan mengurangi pemakaian listrik dan bahan bakar. 1. Mendorong Penggunaan Energi Alternatif: Mendukung dan menggunakan sumber-sumber energi alternatif seperti energi matahari, angin, dan panas bumi. 2. Transportasi Ramah Lingkungan: Memilih kendaraan yang lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar atau beralih ke transportasi berbasis listrik. 3. Kesadaran Lingkungan: Mendukung kampanye dan program lingkungan yang bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca. 4. Konservasi Sumber Daya: Mengurangi, mendaur ulang, dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana. 5. Mengambil tindakan ini adalah langkah positif menuju mengatasi krisis energi dan menjaga bumi kita untuk generasi mendatang. Pada dasarnya energi alternatif ini sangat berperan dalam keberlangsungan manusia dan bumi. Dengan penggunaan energi alternatif dengan maksimal, maka kondisi bumi kita saat ini bisa dirasakan oleh generasi berikutnya. Namun, sangat disayangkan bahwa masih sedikit manusia yang menggunakan energi alternatif dan lebih sering menggunakan energi fosil, seperti minyak bumi dan batu bara dalam memenuhi kebutuhan hidup. Energi alternatif adalah energi sebagai pengganti dari energi bahan bakar fosil. Hal ini senada dengan pengertian energi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) energi alternatif adalah energi yang berasal bukan dari minyak bumi, misalnya tenaga air, panas bumi, nuklir, surya, angin, gelombang, biomassa, gas alam, gambut, batu bara, dan gas alam. Sebagian masyarakat yang sudah sadar akan bahaya dari energi yang tak terbarukan yang dapat merusak atau mengganggu keberlangsungan bumi dan manusia, mereka mulai meninggalkan energi yang tak terbarukan. Dikutip dari Encyclopedia Britannica bahwa sumber energi alternatif adalah energi yang didapatkan melalui sumber energi yang dapat diperbaharui (terbarukan), bisa dipulihkan, atau kekal. Misalnya sungai, pasang surut air laut, biomassa, biogas, matahari, dan aliran sungai. Energi Alternatif 16 Gambar 7 : Peggunaan energi alternatif panel surya
Tujuan Terbentuknya Energi Alternatif : Tujuan utama dari dibuat energi alternatif adalah untuk mengganti energi yang berasal dari bahan bakar fosil. Oleh sebab itu, energi alternatif mulai dikembangkan oleh manusia, baik itu secara berkelompok masyarakat atau kelompok dalam bentuk perusahaan. Banyaknya manusia yang mulai mengembangkan energi alternatif berarti manusia yang sadar akan bahaya dari energi tak terbarukan juga semakin banyak. 1. Bagi sebagian perusahaan tujuan dari dibuatnya energi alternatif untuk mendapatkan keuntungan karena energi alternatif tersebut akan diperjualbelikan. Selain mendapatkan keuntungan, perusahaan-perusahaan tersebut sudah ikut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. 2. Bagi masyarakat biasa membuat energi alternatif bertujuan untuk menjaga lingkungan yang ditempatinya agar tetap dalam keadaan sehat. Apabila lingkungan sudah sehat, maka masyarakat di lingkungan itu juga ikut sehat juga dan energi itu bisa digunakan secara terus menerus karena dapat diperbaharui. 3. Sumber-Sumber Energi Alternatif : 1.Panas Matahari Bagi kehidupan manusia energi matahari adalah energi yang paling penting. Keberadaan matahari pada bumi ini sangat dibutuhkan oleh manusia, bahkan tumbuhan dan hewan juga membutuhkan energi dari matahari. Energi matahari yang sudah masuk ke dalam bumi harus dikembalikan lagi agar tidak terjadi pemanasan global. Pemanasan global dapat terjadi karena aktivitas yang menggunakan energi tak terbarukan secara berlebihan. Di sisi lain, energi matahari dapat dijadikan sebagai sumber energi alternatif agar lingkungan tetap sehat dan masyarakat pun akan lebih semangat dalam menjalani kehidupannya. Selain itu, suatu lingkungan tidak akan cepat rusak, sehingga generasi selanjutnya masih bisa merasakan kenikmatan hidup di bumi. 2. Air Seperti yang diketahui oleh banyak orang bahwa air sangat diperlukan oleh tubuh manusia karena tanpa ada air, kita akan mengalami dehidrasi. Selain itu, air juga bisa digunakan untuk membuat energi alternatif karena bisa menggantikan energi berbahan bakar fosil. Akan tetapi, air baru bisa dijadikan energi alternatif selama dalam jumlah besar. Apabila masih dalam jumlah kecil, maka akan sulit menjadikan air sebagai energi alternatif. Beberapa negara sudah mulai mengembangkan air menjadi energi listrik, bahkan Indonesia sudah memiliki bendungan yang cukup luas untuk dijadikan sebagai sumber energi listrik. Jika kita belum bisa mengubah air menjadi energi listrik yang maksimal, maka kita bisa menggunakan air secukupnya saja. 17
3. Panas Bumi Adanya panas bumi terjadi karena suatu peristiwa yang disebabkan karena ada banyak partikel radioaktif yang berasal dari dalam batuan. Bagi sebagian orang belum tahu darimana panas bumi itu berasal. Panas bumi berasal dari magma. Magma itu sendiri merupakan suatu inti luar bumi yang terbuat dari batuan cari dengan suhu yang sangat panas. Adapun letak dari panas bumi berada di keladamalan kurang lebih 6.400 km dari permukaan bumi. Selain itu, panasi bumi bisa dikatakan sebagai energi yang asalnya dari dalam bumi. Meskipun energi panas bumi cukup panas, tetapi masih dapat digunakan untuk sumber energi terbarukan. Pada umumnya, energi panas bumi dijadikan sebagai energi pembangkit listrik lewat turbin. 4. Angin Angin sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia, bahkan hampir setiap kegiatan yang dilakukan manusia membutuhkan angin. Jika angin dapat dimaksimalkan dengan baik, maka bisa dijadikan sebagai sumber energi alternatif. Bagi sebagian negara sudah menjadikan angin sebagai sumber energi alternatif, seperti Amerika Serikat. Pada umumnya angin digunakan untuk sumber energi alternatif listrik atau sering dikenal dengan pembangkit listrik tenaga angin. Manfaat Energi Alternatif : Mengurangi Ketergantungan terhadap energi berbahan bakar fosil. 1. 2.Ramah Lingkungan. 3.Tidak mengakibatkan kelangkaan. Ayo Identifikasi Secara mandiri, identifikasi kegiatan sehari-hari dalam kehidupan kalian yang untuk mendukung gerakan hemat air, zero waste dan hemat energi. Ambil foto kegiatanmu dan unggah di media sosial sertakan caption yang berisi ajakan bagi masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama. Jika memungkinkan tantang rekan dunia maya kalian untuk melakukan aksi nyata yang sama. Selamat mencoba. Ayo semangat menjadi bagian perubahan lingkungan sejak dini. 18
Tantangan Ketersediaan Pangan D. Ketersediaan Pangan Isu-isu Lingkungan Halo, Sobat Pintar! Ketahanan Pangan Ketahanan pangan merujuk pada kemampuan suatu wilayah untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup untuk penduduknya. Nilai indeks kelaparan Indonesia, meskipun berada di atas ambang serius dengan kelaparan, menunjukkan bahwa masih ada tantangan yang perlu diatasi dalam hal ketahanan pangan. Ketahanan pangan bergantung pada dua faktor utama: produksi pangan dan distribusi pangan. Faktor Produksi Pangan Produksi pangan yang tinggi adalah faktor penting yang mendukung ketahanan pangan suatu negara. Namun, produksi pangan bukan satusatunya faktor penentu. Beberapa negara yang tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah tetap memiliki ketahanan pangan yang baik karena didukung oleh sistem distribusi pangan yang efisien Faktor Distribusi Pangan Distribusi pangan yang baik sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan. Negara Singapura, sebagai contoh, tidak memiliki sumber daya alam yang cukup, tetapi sistem distribusi pangan yang sangat baik mendukung ketahanan pangan mereka. Faktor ini seringkali terlupakan tetapi memiliki dampak besar Tantangan Dalam Produksi Pangan Beberapa tantangan dalam produksi pangan dunia adalah degradasi kesuburan tanah, hama dan penyakit, krisis air, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim dunia. Kesuburan tanah adalah faktor kunci dalam produksi pangan, dan penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang tidak bijak dapat merusak kesuburan tanah. Upaya Meningkatkan Ketersediaan Pangan 1.Peningkatan keterjangkauan dan Kecukupan Pangan. 2.Peningkatan Produktivitas Petani dan Nelayan 3.Diversifikasi Pangan dan Kualitas Gizi > Penanganan pasca panen yang baik > Pemenuhan standar nasional indonesia (SNI) > Pemenuhan sanitary dan phytosanitary (SPS) 1.Perbaikan iklim usaha dan daya saing 2.Penguatan sistem pangan berkelanjutan (Food Estate) 19
Ayo Analisis Jokowi menuturkan bahwa harga beras di seluruh negara mengalami kenaikan akibat adanya perubahan iklim dan fenomena El Nino. Namun, dia mengungkapkan kenaikan harga beras di Indonesia tidak sedrastis negara lainnya. "Ada perubahan iklim, ada super El Nino, kemudian 22 negara stok tidak mengekspor berasnya, sehingga terjadi keguncangan harga beras, harga pangan di dunia. Semua, semua negara mengalami tapi negara kita kenaikannya tidak sedrastis negara lain," terang Jokowi. Bagaimana peran Bulog dalam menghadapi potensi krisis pangan atau lonjakan harga beras di Jawa Tengah, terutama dalam situasi darurat atau bencana alam? https://www.cnbcindonesia.com/news/20240102143253-4- 502073/jokowi-akui-harga-beras-di-ri-naik-begini-datanya-di2023 Foto: (CNBC Indonesia/Tri Susilo) 20 Gambar 8: Bantuan beras dari pemerintah untuk masyarakat
RANGKUMAN BAHAN AJAR IPA KELAS IX 21 Penyakit berbasis lingkungan adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor-faktor di lingkungan sekitar seperti ketersediaan air bersih, sanitasi lingkungan, pegelolaan sampah, dan kebiasaan hidup manusia 1. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan mencemari lingkungan, banjir, sarang penyakit, kerusakan ekosistem 2. Sampah yang dikelola dengan baik dengan cara mengurangi peggunaan sampah, daur ulang sampah, pengelolaan sampah orgaik, pembuangan yang tepat, edukasi masyarakat 3. Pemanasan global disebabkan terutama pembakaran bahan bakar fosil dan industri. Gas-gas buangan seperti karbondioksida (CO2), nitrogen oksida (NO3), sulfur oksida (SO4), dan metana (CH4) dilepaskan ke atmosfer, menciptakan efek rumah kaca yang menyebabkan peningkatan suhu 4. Dampak pemanasan global dikarenakan kenaikan permukaan laut akibat mencairnya es di kutub, peningkatan kejadian bencana alam, musim kering yang berkepanjangan, cuaca ekstrim, dan penyebaran penyakit tertentu. 5. Krisis energi disebabkan ketergantungan pada bahan bakar fosil, konsumsi energi yang tinggi, emisi gas rumah kaca 6. Sumber-sumber energi alternatif adalah panas matahari, air, panas bumi, angin 7. Dampak krisis energi antara lain pemadaman listrik, kenaikan harga energi, gangguan pada transportasi, dan ganguan pada industri 8.
RANGKUMAN BAHAN AJAR IPA KELAS IX 21 9. Manfaat energi alternatif dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi berbahan bakar fosil, ramah lingkungan, tidak mengakibatkan kelangkaan. 10. Ketersediaan pagan diperoleh dari ketersediaan panga dan pendistribusian pagan 11. Tantangan produksi pangan adalah degradasi kesuburan tanah, hama dan penyakit, krisis air, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim dunia.
LEMBAR EVALUASI BAHAN AJAR IPA KELAS IX 22 1.Apa yang menjadi faktor penyebab penyakit berbasis lingkungan? A. Faktor penyakit B. Lingkungan yang bersih C. Gizi yang cukup D. Aktivitas fisik 3. Pemanasan global juga berdampak serius terhadap ekologi. Salah satu contoh dampak pemanasan global dibidang ekologi adalah A. Perubahan habitat beruang laut B. Penipisan lapisan ozon C. Mencairnya es dan gletser D. Perubahan pola cuaca 4. Berikut ini yang bukan dampak pemanasan global terhadap ekosistem adalah.. A. Hilangnya habitat untuk spesies. B. Terputusnya rantai makanan. C. Terjadinya keseimbangan ekosistem. D. Terganggunya pola interaksi antarmakhluk hidup. 2. Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan? A. Menggunakan lebih banyak bahan bakar fosil B. Membuang sampah sembarangan C. Menerapkan kebijakan sanitasi yang baik D. Meminimalkan penggunaan air bersih 5. Cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil adalah A. Menggunakan mobil keluaran terbaru B. Memakai kendaraan dengan bahan bakar hidrogen C. Menggunakan motor vespa klasik untuk transportasi rutin D. Mengganti jenis bensin secara rutin pada kendaraan
LEMBAR EVALUASI BAHAN AJAR IPA KELAS IX 23 6. Banyak rumah yang sekarang dilengkapi pendingin ruangan. Penggunaan pendingin ruangan misal saat siang hari termasuk salah satu perilaku yang boros listrik. Untuk mengganti penggunaan listrik pendingin ruangan tersebut, dapat dilakukan dengan cara 7. Sebagian besar energi yang kita gunakan berasal dari⦠8. Apa saja tantangan terkait dengan produksi pangan dunia? 9. Mengapa ketersediaan pangan erat kaitannya dengan kehidupan manusia? A. Membuka jendela rumah agar angin dapat masuk ruangan B. Mengganti dengan kipas angin yang berukuran besar C. Menutup jendela dan pintu rumah D. Duduk di bawah pohon rindang A. Tanah B. Laut C. Angin D. Matahari A. Degradasi kesuburan tanah, krisis air, dan perubahan iklim dunia B. Alih fungsi lahan, hama dan penyakit, dan krisis air C. Kesuburan tanah, krisis air, dan alih fungsi lahan D. Krisis air, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim dunia A. Karena manusia membutuhkan banyak jenis pangan B. Karena tanpa pangan manusia tidak dapat bertahan hidup C. Karena manusia memilih untuk tidak makan D. Karena pangan dapat digantikan oleh bahan lain 10. Bagaimana masyarakat dapat berperan dalam meningkatkan ketersediaan pangan? A. Hanya petani yang dapat berperan B. Masyarakat dapat memanfaatkan lahan di sekitar rumahnya C. Masyarakat tidak memiliki peran dalam hal ini D. Masyarakat hanya perlu mengonsumsi pangan
GLOSARIUM BAHAN AJAR IPA KELAS IX 24 Banjir: Jika aliran air tersumbat oleh sampah, itu bisa menyebabkan banjir di daerah tersebut. Daur Ulang: Daur ulang adalah proses mengubah sampah menjadi barang-barang baru. Diare : keluhan buang air besar encer atau berair yang terjadi lebih dari 3 kali dalam sehari DBD : penyakit yang menular melalui nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia energi alternatif: Semua sumber energi yang dapat menggantikan peran energi konvensional seperti bahan bakar fosil. Ispa : Infeksi saluran pernapasan Kerusakan Ekosistem: Sampah plastik yang berakhir di laut dapat merusak ekosistem laut dan mengancam satwa laut. Mikrobiologis : sebuah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari mikroorganisme Pencemaran Lingkungan: Sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari air dan tanah, mengancam ekosistem alami. Penyakit: Tempat pembuangan sampah yang kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya faktor penyakit seperti nyamuk yang membawa malaria atau demam berdarah. Radioaktif : kata sifat yang mempunyai arti senantiasa memancarkan energi yang kita kenal sebagai energi radiasi. Sampah : zat sisa yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia. Ini bisa termasuk sampah dapur, sampah plastik, kertas bekas, dan banyak lagi. Sampah dapat menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik.
DAFTAR PUSTAKA BAHAN AJAR IPA KELAS IX 25 Anshori, Moch & Djoko Martono. (2009). Biologi 1. Untuk Sekolah Menengah Atas (SMA). Madrasah Aliyah (MA). Jakarta : Pusat Perbukuan. Campbell, N.A., & J.B Reece. (2008). Biologi Edisi Kedelapan Jilid 3. Jakarta : Erlangga D.A. Pratiwi, Suharno, Sri Maryati & Bambang, S. (2013). Biologi SMA Kelas X Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Jakarta. Erlangga Endah S. dkk. (2013). Buku Guru Biologi untuk SMA/MA kelas X Kurikulum 2013. Klaten, Intan Pariwara Hanum, E.I., Purwaningsih, W., Atikah, T., Herlina, I., Tanni, R., & Peniasiani, D. (2009). Biologi 2. Huda, A.M., & Rahardjanto, A. (2008). Etika Lingkungan (Teori dan Praktik Pembelajarannya). Vol.1. UMM Press Huda, K. (2020). Perubahan Lingkungan Mapel Biologi. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Direktorat Sekolah Menengah Atas. Irnaningtyas. (2013). Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta : Erlangga Jayanti, Ummi Nur Afinni Dwi. (2020). Perubahan Lingkungan : Modul Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal. Malang. CV.Multimedia Edukasi Priadi, Aris. (2009). BiologI I For Senor High School Year X, Yudhistira Sri Pujiyanto, dkk. (2016). Buku siswa Menjelajah Dunia Biologi kelas X SMA/MA. Penerbit Tiga Serangkai. Yusa, Manickam B. (2013). Aktif dan Kreatif Belajar Biologi 1 Untuk Kelas X SMA/MA Peminatan MIPA Bandung : Grafindo Media Tama.
Restu Setiaji, S.Pd PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2023 IPA 6 IDENTITAS PENYUSUN BAHAN AJAR IPA KELAS IX Siti Nurjannah, S.Pd PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2023 IPA 6 Nimas Nenda Bias Maharani, S.Pd PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2023 IPA 5 26