The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kaitokid1013, 2021-05-23 05:56:37

KUMP 4 PEP DTP2A 21

KUMP 4 PEP DTP2A 21

TRADISI

AUTHENTIC
DAYAK

GAWAI BUKAN
CALANG-CALANG

UMAI ITU INDU

SAPA
SAPE ?
UK: $ 10 MY: 40 MYR

MALAYSIA AKU MATI
PENCURI ? MACAM MANA?

THE EDITOR’S PRESIDENT:
HIGH
COMMITTEE FARIFD10A1Q0 IL
MEMBERS

VICE PRESIDENT:

AINFH1A00Z8IRAH

SECRETARY/JOURNALIST:

FARAH IZFZ1A0T24I

EDITOR/DESIGNER:

SAAD BAFW10A22ZIR

TREASURER/PHOTOGRAPHER:

HAIKAFL10A1F0FENDI

ISI KANDUNGAN

SIMBOL EXIST-NYA 3-4
DAYAK 5-6
7
KAMI DAYAK TIADA 8-10
BEZA 13-14
15-16
SAYA MATI MACAM 17-18
MANA? 19

7 INFO MENARIK
TENTANG SAMBUTAN
HARI GAWAI DAYAK

MAKAN-MAKAN

RUMAH BETANG,
RUMAH TRADISIONAL
SUKU DAYAK

SIAPA SAPE ?

KAMUS (DAYAK)

SIMBOL
EXIST-NYA
DAYAK

SdMmieaNnlaceuyagkskauiuarp.aDaBwyaialgakiyaanshebSInaardgaoawinaepkseiand,daKunedNruakejagaaansrlaiBdrBuiangKeiaailniDmaSaraunbstaashanl,a(FmBeo,drsenereraotsa)i

bnmFaareukaksmentiaaoti,aldmodnigiebTBiniaommunrneungmjreuu,onkbm,kutsiaalkuinhktdiukDSanauhank4ytuKaiMdkeDaraKakasujyeattaheaakrnii,b(sKsMaeeunb)btt.aaaagighMakaiaiapnkreetlarnaaddgjiauip.aduDnuraaktl,eaParmtrsuoliadvaiodntkaisuuiInKmpdaeroliin---

3

Bahkan tahun 1998 Balai
Arkeologi Banjarmasin,
Provinsi Kalimantan
Selatan, mengumumkan
fakta mengejutkan, setelah
menemukan Kerajaan
Nan Sarunai, milik Dayak
Maanyan di Amungtai,
Provinsi Kalimantan Selatan,
sebagai kerajaan paling tua
di Indonesia, lebih tua dari
Kerajaan Kutai.
« yang
Amungtai terletak di dipercaya
pertemuan Sungai Negara, menjadi salah
Sungai Tabalong, dan Sungai satu simbol
Balangan yang bemuara di eksisnya
Laut Jawa. Daerah itu berjarak peradaban...»
sekira 190 kilometer dari
Banjarmasin, ibukota Provinsi
Kalimantan Selatan.

Salah satu jejak arkeologis Pengujian terhadap sampel Aju (13 September 2018).
digunakan untuk melacak arang candi ditemukan Masa Depan Suku Dayak di
keberadaan Kerajaan Nan di Amuntai menghasilkan
Sarunai, berupa bangunan kisaran angka tahun – 242 Pulau Borneo .
candi kuno di Amuntai. Candi 226 Sebelum Masehi (SM). Ini IndependensI.com
ini dikenal dengan nama membuktikan Kerajaan Nan
Candi Agung, yang dipercaya Sarunai jauh lebih tua dari
menjadi salah satu simbol Kerajaan Kutai Martadipura
eksisnya peradaban orang- yang berdiri pada abad ke4-
orang Dayak Maanyan di Masehi.
masa silam. Baik Kerajaan Nan Sarunai
Penelitian Vida Pervaya (226 – 1242 SM) sebuah
Rusianti Kusmartono dan kerajaan prasejarah maupun
Harry Widianto berjudul Kerajaan Kutai Martadipura
“Ekskavasi Situs Candi (4 M), dua-duanya milik
Agung Kabupaten North Kerajaan Suku Dayak, dan
Upper Coarse, South sekaligus membuktikan pula
Kalimantan” yang dimuat peradaban Suku Dayak di
dalam jurnal Berita Penelitan Pulau Borneo di masa silam
Arkeologi edisi Februari 1998 sebagai rujukan peradaban
menyebutkan, pengujian Suku Bangsa di Indonesia
terhadap candi tersebut telah pada khususnya dan di Asia
dilakukan pada 1996. Tenggara pada umumnya.

4

KAMI
D AYA K
TIADA
BEZA

«dakwaan yang Orang ramai menyifat-
sengaja diada-
adakan...» kan tuduhan media di Indo-
nesia bahawa Malaysia 'men-
Astro Awani. (10 Oktober 2014) curi' tarian suku Dayak di
Dayak Malaysia, Dayak Indonesia Kalimantan serta mengguna-
kan moto republik itu pada
keturunan yang sama, latar belakang gerai pameran
kata pembaca. di Pesta Buku Frankfurt se-
astroawani.com bagai dakwaan yang sengaja
diada-adakan tanpa mema-
hami realiti sebenar masyar-
akat, budaya dan geografi.

5

Majoriti pembaca yang
memberikan komentar
di akaun Facebook Astro
AWANI berpendapat tidak
timbul unsur tiru-meniru
kerana orang Dayak di Borneo
berkongsi kebudayaan
yang sama biarpun terpisah
.sempadan negara
Kami orang Iban kategori
Dayak tinggal di Sarawak, di ““ “ “
Kalimantan pun ada Dayak
Iban, begitu juga di Borneo.
Tak ada istilah siapa curi siapa
kerana kami dari keturunan
yang sama,” kata Jennifer
19 G Ussan yang menerima Kami bersaudara, kami
balasan dari pembaca lain berkongsi sempadan, kami
yang turut bersetuju dengan berkongsi bahasa, kami
.apa yang dikomennya berkongsi budaya dan
Tarian Ngajat bagi kaum kesenian. Jadi sentimen
Iban Dayak memang ada negatif tidak wujud dalam
di Kalimantan, Indonesia masyarakat Dayak Sarawak
serta Sarawak dan Sabah. dan Dayak Indonesia. Kami
Secara amnya tarian Ngajat hidup aman dan damai.
adalah tarian tradisional Iban Provokasi diwujudkan oleh
Dayak di Borneo,” komen manusia rakus dari pulau
.Muhdadam Adamiskandar lain selain Borneo. Kekayaan
Tahu tak, Iban di Kalimantan, dan nikmat keamanan amat
Indonesia sama dengan Iban dihargai, malah kami tahu
di Sarawak, kaum Bidayuh kami serumpun. Kami tak
di Sarawak sama dengan perlukan unsur-unsur negatif
Bidayuh di Kalimantan, .di sini,” kata Peter Gunner
manakala orang Ulu di Di Indonesia dan Malaysia
Sarawak sama dengan orang masing-masing ada kaum
.Ulu Kalimantan Dayak. Saya salah seorang
dari kaum Dayak mengaku
«...rumpun yang ada persamaan tarian
sama iaitu disebabkan kami berasal
kepulauan dari rumpun yang sama iaitu
Borneo...» kepulauan Borneo. Jadi apa
yang nak dipertikaikan. I'm
proud to be Dayak Malaysia,”
.komen Cdiks J Markovic

6

saya

mati Hendi Nurhadi
macam .(9 September 2019).
mana ? Kedudukan Perempuan
Dalam Hukum Waris
Adat Dayak Tenggalan
Universitas Borneo

Tarakan

Hukum Waris adat pada berlaku dari zaman nenek kolektif. Baik laki-laki dan
.moyang mereka sebelumnya perempuan mendapatkan
umumnya merupakan hu- Penelitian ini merupakan warisan meskipun bagian
kum tidak tertulis dalam penelitian Empiris, yaitu pe- pihak laki-laki lebih banyak
bentuk peraturan perun- nelitian yang dilakukan mel- dari pada pihak perempuan.
dang-undangan dan tidak alui pendekatan interview/ Ketika ada perselisihan da-
terlepas dari pengaruh kebi- wawancara langsung den- lam warisan adat, para pihak
asaan masyarakat setempat gan para ketua adat, orang- yang terkait memilih metode
dan hukum waris adat yang orang tua, para tokoh adat, penyelesaian dengan meli-
berlaku dari turun temurun kepala desa setempat dan hat kondisi pihak-pihak yang
dari zaman purba. hukum studi kepustakaan mengum- bertikai. Penyelesaian dapat
waris adat ini pun juga ber- pulkan literatur seputar waris dilakukan dengan musyawa-
laku pada masyarakat adat adat. Suku Dayak Tenggalan rah keluarga atau musyawa-
Dayak Tenggalan, dimana mengikuti sistem kekerabat- .rah adat
dalam hukum waris adat ini an patrilineal yang menarik
pihak laki-laki lebih diutama- garis keturunan dari pihak
kan dalam hal mewarisi harta ayah (lelaki). Seperti yang
peninggalan orang tuanya. terjadi dalam sistem patri-
Sedangkan pihak perempuan lineal, dalam hukum waris
jarang sekali menerima harta adat suku Dayak Tenggalan
warisan peninggalan orang mengatur bahwa hanya anak
tuanya, bahkan tidak me- lelaki yang berhak mewarisi
nerima harta warisan sama kekayaan orang tuanya yang
sekali. Hal ini menimbulkan berarti bahwa anak peremp-
kecemburuan sosial dalam uan tidak punya hak sama se-
keluarga. Bukan karena kaum kali. Distribusi warisan dalam
perempuan tidak menyetujui suku Dayak Tenggalan terjadi
sistem pembagian warisan ketika seorang pewaris masih
dalam keluarga melainkan hidup. Masyarakat Adat Day-
karena tidak berdaya mer- ak Tenggalan mengikuti sis-
ubah adat istiadat Suku Day- tem pewarisan individu dan
ak Tenggalan yang sudah

7

7
Info

1Menarik
Tentang
Sambutan Tujuan Sambutan Hari Gawai

Hari Pada asalnya, Hari Gawai adalah perayaan yang
Gawai lebih berbentuk keagamaan bagi suku kaum Day-
Dayak ak sebagai tanda berterima kasih kepada “Petara”
pada setiap kali selepas musim menuai dan sebe-
lum memulakan penanaman padi untuk musim

seterusnya.

2 Persediaan
Sebelum
Hari Gawai

Persediaan awal sebulan
sebelum perayaan biasanya
menyediakan air tapai yang

dikenali sebagai “Tuak”.

8

3 Pra- Gawai : Pekit
Kumang

Di musim perayaan Gawai, ban-
yak pertandingan kecantikan
bagi memilih rupawan yang

bukan sahaja memiliki rupa paras
yang cantik dan menarik malah
mempunyai pengetahuan yang

luas.

4 Mendirikan Ranyai

“Ranyai” ini diperbuat daripada
batang pokok pisang atau batang

pokok lain. Ranyai merupakan
tanda simbolik untuk perayaan

Hari Gawai.
Ranyai akan didirikan diten-
gah-tengah “ruai” tempat untuk
semua penghuni rumah panjang

berkumpul.

5 Upacara Miring Mohon
Berkat “Petara”

Upacara miring akan dilakukan
yang menurut kepercayaan daripa-
da golongan tua, bertujuan untuk

memberi persembahan kepada
Tuhan yang dikenali sebagai Petara,

Dewa Dewi Kayangan dan juga
dipersembahkan kepada jasad-jas-
ad nenek moyang dikenali sebagai

“Petara Aki Ini”.

9

6 Aktiviti “Ngabang”

Sesi “ngalu ka temuai” (sesi men-
yambut tetamu), semua orang
boleh “ngabang” (melawat) wa-

laupun tidak mengenali penghuni
rumah berkenaan.

7 Ngiling Bidai

Majlis Ngiling Bidai (mengulung
tikar) seterusnya akan dilakukan
yang memberi signifikan perayaan
telahpun tamat dan bersedia me-
nempuh tahun baharu dan memu-
lakan penanaman padi di kawasan

yang baharu.

Cikgu Hailmi
(14 Mei 2017)
10 Info Menarik Tentang

Sambutan Hari
Gawai Dayak

borneodihati.org

10

11

12

MakMaank-an

Istimewa Dayak:
Juhu Singkah Umbut Rotan
Oleh: hj Tintin Purnama Sari

Bahan-bahan Langkah

-1 ikat umbut latung 1-Siapkan semua bahan.
rotan
2-Haluskan bumbu,marinasi ikan
-1/2 biji terong asam dengan bumbu halus,sisihkan
(rembang)

-1 ikat kacang panjang
-Ikan patin(Me: kepala
+ ekor patin)

Bumbu halus :

-6 siung bawang merah

-3 siung bawang putih

-3 cm lengkuas

-Seruas kelingking jahe

-4 biji kemiri

-3 cm kunyit

-secukupnya Garam

-Vetsin (boleh skip)

-Air

13

3-Kupas separo terong asam (rembang) dan iris,po-
tong kacang panjang,cuci bersih,umbut rotan po-
tong dan rendam diair biasa

4-Rebus air hingga mendi- 5-Masukan kacang pan- 7-Sangat nikmat disajikan
dih,masukan terong asam jang,ikan patin + bum- bersama pelengkapnya
(rembang),dan umbut bu,tambahkan garam nasi hangat,sambal dan
rotan yang sudah dicuci dan vetsin,biarkan kuah lauknya ikan goreng atau
bersih,tutup panci agar mendidih sebentar,jika ikan bakar.
cepat empuk. ikan sudah matang,ko-
reksi rasa,dan matikan
api.

6-Tempatkan juhu singkah SMEELNACMUABTAhj Tintin Purnama Sari
umbut rotan dimangkok. (9 Jun 2019)
Juhu Singkah Umbut
Rotan
cookpad.com
14

Rumah Betang,
Rumah Tradisional
Suku Dayak

“...Yang mem-
buat rumah
Betang ini
semakin unik
adalah...”

15

Rumah Betang merupa- menemukan rumah betang
ini tidak hanya di Kalimantan
kan rumah adat suku Dayak Barat, di Kalimantan Tengah
yang memiliki bangunan juga bisa dengan mudah
yang unik. Bangunannya menemukan rumah adat ini.
mengusung rumah pang- Dalam rumah adat ini, mam-
gung yang panjang seperti pu untuk menampung hing-
dengan namanya. Rumah ga 150 jiwa. Sehingga dalam
panggung ini dibangun satu rumah bis bisa diting-
dengan ketinggian 3 meter gali oleh 5 hingga 30 kepala
hingga 5 meter dari atas keluarga bahkan lebih dari
permukaan tanah bukanlah itu.
tanpa tujuan. Mengingat
mereka banyak yang tinggal
di dalam hutan maka peng-
gunaan rumah panggung
dirasa paling cocok untuk
bisa melindungi dari berb-
agai hal.

Mulai dari banjir, karena
biasanya rumah ini akan
dibangun di tepi sungai.
Kemudian juga untuk meng-
hindari ancaman binatang
buas hingga musuh yang
tiba tiba menyerang. Yang
membuat rumah Betang ini
semakin unik adalah ben-
tuknya yang memanjang.
Bahkan panjangnya bisa
mencapai 150 meter bahkan
lebih dengan tinggi sekitar
30 meter. Hal ini dikarenakan
dalam satu rumah nantinya
akan ditinggali oleh lebih
dari satu keluarga.

Semakin banyak yang men- memang memelihara ke- Alib M
ghuni maka akan semakin bersamaan dengan sangat (9 April 2014)
besar juga rumah yang akan tinggi dan juga keramahan. Keunikan Rumah Be-
di bangun. Dengan tinggal tang – Rumah Adat
dalam satu rumah, maka Rumah Betang ini tidak Suku Dayak
keluarga yang terdiri dari hanya digunakan sebagai
beberapa keluarga ini akan tempat tinggal, namun juga celebes.co
bisa berkomunikasi dengan memiliki nilai adat yang
mudah. Selain itu mereka sangat tinggi. Anda bisa
juga bisa saling melindungi
serta membantu keluarga
yang lainnya. Hal ini juga
sesuai dengan karakter dari
masyarakat suku Dayak yang

16

Siapa

SAPE?

sape benutah"
"tulaang to’awah

17

Konon katanya, sape’ untuk mengiringi tarian Kayaan yang memiliki
Dayak atau upacara adat. dua senar. Panjang Sape'
diciptakan oleh seorang Kayaan ini mencapai satu
pemuda yang selamat Pada Dayak Kenyah dan meter dan badannya lebar.
dari kecelakaan sampan
yang karam dan dia Dayak Kenyaan, terdapat Jenis lainnya adalah Sape'
terdampar di sebuah Dayak Kenyah. Ukuran sape'
pulau di tengah sungai. sastra lisan turunan jenis ini lebih besar yakni
Di tengah kesendiriannya, panjangnya mencapai 1,5
dia tiba-tiba mendengar bernama 'Tekuak Lawe'. meter dengan badan yang
suara musik yang disinyalir kecil memanjang. Jumlah
berasal dari dasar sungai. Sastra tersebut berbunyi senarnya juga lebih banyak
Merasa mendapat ilham yaitu tiga hingga lima
dari nenek moyang, "sape benutah tulaang senar.
pemuda ini mencoba
membuat alat musik to’awah" yang makna Dulunya, senar pada
dengan bunyi yang sama sape' berasal dari serat
seperti yang dia dengar filosofisnya berarti sape’ pohon enau. Tapi, seiring
saat sudah pulang. perkembangan zaman,
mampu meremukkan sudah diganti dengan
kawat kecil. Kini, sape' juga
tulang-tulang hantu yang kerap dimainkan bersama-
sama dengan alat musik
gentayangan. Ungkapan modern.

ini ingin menandakan Novi Thedora
(1 Oktober 2019)
bahwa dentingan suara Mengenal Sape›, Alat
Musik Khas Dayak
sape’ dapat membuat yang Dimainkan Atiqah

menyentuh perasaan Hasiolan
liputan6.com
hingga membuat orang

yang mendengarnya

Melansir dari Portal merinding.

Informasi Indonesia,

kata sape’ sendiri berasal Cara memainkan sape’

dari bahasa lokal yang

memiliki arti “memetik

dengan jari”. Sape' terbuat

dari kayu pilihan seperti

meranti dan kayu keras

lainnya agar lebih tahan

lama. Sesuai dengan

mitologinya, bentuk sape'

juga menyerupai sampan.

Biasanya, sape' akan diberi

ukiran motif Dayak seperti

taring atau kepala burung.

Alat musik ini dimainkan

oleh masyarakat Dayak

untuk menyatakan

perasaan, baik senang tak jauh berbeda dengan
gitar, yakni dengan dipetik.
maupun sedih. Dikatakan Bedanya, tidak ada lubang
seperti di gitar dan kunci
pada zaman dahulu, notasi juga jelas berbeda.
Terdapat dua jenis sape'
lantunan musik yang riang yang cukup awam ditemui,
yakni sape' dari Dayak
dimainkan pada siang

hari, sedangkan lantunan

musik yang syahdu

dimainkan pada malam

hari. Dentingan yang indah

dari sape’ juga digunakan

18

word-dialect
(7 Disember 2012)
Bahasa Dayak Ngaju
http://word-dialect.blogspot.
com/

KAMUS (DAYAK)

- aku = aku - hatue = laki-laki - umai = ibu
- ikaw = kau - bawi = perempuan - indu = ibu
- iye = dia - basir = banci - apang = bapa
- itah = kita - anak = anak - bapa = bapa
- ketun = kalian - anak uluh = anak - tambi = nenek
- ewen = mereka kecil - bue = kakek
- belian = dukun

19



©2021 Not Copyright Kumpulan 4 (DTP2A)


Click to View FlipBook Version