The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MATERI PENGENALAN BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ernando alwiyah, 2020-12-22 22:58:43

BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA

MATERI PENGENALAN BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA

Keywords: MODUL BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA

[DOCUMENT TITLE]

Windows 8.1
[COMPANY NAME] [Company address]

Secara umum, bagian bagian bunga terdiri dari kelopak, mahkota, dasar, benang sari, dan putik.
Tanaman hias ini dikatakan lengkap jika memiliki bagian-bagian diatas. Tumbuhan ini mampu
berkembang biak dengan memanfaatkan fungsi benang sari dan putik sebagai alat reproduksi.
Untuk reproduksi betina diwakili oleh putik, sedangkan perkembangbiakan jantan
dilakukan oleh benang sari. Walaupun hanya membutuhkan benang sari dan putik untuk
berkembang biak, bukan berarti komponen lainnya tidak penting. Mari kita bahas fungsi
komponen bunga secara lebih mendetail.

Halaman 1

MODUL 1
1. Mahkota Bunga
Mahkota bunga dikenal sebagai corolla. Ini merupakan salah satu dari bagian bagian bunga
yang mencolok karena berada di area luar. Ukurannya jauh lebih besar dibandingkan
komponen bunga lainnya.
Mahkota bunga diciptakan berwarna-warni agar dapat menarik perhatian serangga penyerbuk
di sekitarnya. Selain itu, mahkota bunga juga memiliki fungsi penting lainnya.
Ukurannya yang besar dan mengelilingi komponen tengah bunga akan melindungi organ
reproduksi ketika sedang bekerja.
2. Kelopak Bunga
Kebanyakan orang masih sering keliru tentang kelopak dan mahkota bunga. Kedua bagian ini
jelas tidak sama dan memiliki fungsi yang juga berbeda. Kelopak bunga terletak di bagian
paling luar bunga. Fungsinya adalah untuk melindungi mahkota ketika masih dalam keadaan
kuncup.
Disebut dengan calyx, kelopak bunga biasanya berwarna hijau daun dan menutup bagian
lainnya ketika bunga belum mekar. Secara morfologi, bagian ini merupakan modifikasi
langsung dari daun.
3. Putik
Seperti yang sudah kita bahas di atas, putik merupakan salah satu bagian bagian bunga yang
memiliki peran sangat penting. Bagian ini merupakan alat reproduksi bunga betina yang
dikenal sebagai gynoecium. Putik berada di tengah-tengah bunga dan mengandung sel telur
untuk masa reproduksi.
Putik terbagi menjadi 3 bagian:
• Stigma (kepala putik): bagian pucuk yang berada di ujung putik
• Stilus (tangkai putik): bagian putik yang membantu proses penyerbukan dan reproduksi bunga
• Ovarium (bakal buah): bagian putik yang menyimpan sel telur. Letaknya ada di dasarbunga
4. Benang Sari

Halaman 2

Fungsi benang sari adalah sebagai alat kelamin bunga jantan dalam proses reproduksi. Bagian
ini disebut dengan androecium. Benang sari terdiri dari 4 bagian dengan fungsi yang lebih
menjurus. Berikut adalah bagian benang sari secara morfologi: • Anter (kepala sari): bagian
benang sari yang berada di ujung tangkai untuk menyimpan serbuk sari. • Polen (serbuk sari):
bagian benang sari di mana alat kelamin bunga berada. Fungsinya khusus untuk penyerbukan.
• Filament (tangkai sari): bagian benang sari yang memposisikan kepala sari di atas pucuk
untuk membantu proses reproduksi.
5. Bakal Biji Fungsi bakal biji adalah sebagai tempat di mana sel-sel telur bertemu untuk
dibuahi oleh serbuk sari. Bakal biji juga berperan sebagai pelindung sel telur, memastikan
proses penyerbukan berjalan dengan lancar. Pada beberapa jenis bunga, bakal biji terbungkus
oleh ovarium atau bakal buah. Sementara itu, bakal biji juga ada di dalam tumbuhan berbiji.
Letaknya lebih atas dan bisa terlihat secara langsung.
6. Bakal Buah Ovarium, atau bakal buah merupakan salah satu komponen bunga yang unik.
Bakal buah sebenarnya merupakan bagian dari putik. Akan tetapi, perannya sangat penting
dalam reproduksi sehingga akhirnya diklasifikasikan sebagai komponen bunga yang berdiri
sendiri. Bakal buah menyimpan sel telur. Di sinilah proses pembuahan dan peleburan antara
gamet betina dan jantan terjadi. Dari proses ini, terbentuklah bakan buah baru
7. Daun Pelindung

Halaman 3

.

Daun pelindung hanya muncul di beberapa bunga, terutama mereka yang fungsinya sekedar untuk
dipajang. Bernama Latin lachtea, daun pelindung terpisah dari kelopak bunga. Walaupun memiliki
fungsi yang sama, daun pelindung memiliki bunga yang tumbuh dan berkembang di sekitarnya.
Fungsinya hanya satu, yaitu sebagai tempat tumbuhnya kuncup yang kelak akan mekar menjadi
bunga dewasa.

8. Dasar Bunga Komponen bunga selanjutnya adalah dasar bunga. Seperti namanya, dasar bunga
terletak di bagian dasar atau bawah bunga. Bagian ini bernama Latin receptacle. Dasar bunga
bekerja sebagai lem mahkota bunga, membuatnya tetap lekat dan tidak berjatuhan. Secara tidak
langsung, dasar bunga merupakan pondasi yang menahan seluruh bagian bagian bunga.

9. Tangkai Bunga Disebut dengan pedicellus, tangkai bunga berada di bawah kepala bunga.
Fungsinya sudah jelas, yaitu sebagai penyokong cabang bunga. Tangkai bunga menghubungkan
kepala bunga dan ranting. Setiap tangkai bunga memiliki diameter yang berbeda. Semakin besar
kepala bunga, semakin besar diameter tangkainya. Ukuran tangkai bunga juga terkadang mengikuti
besar serangga atau binatang penyerbuk. Jika ukurannya cukup besar, biasanya tangkai bunga akan
tumbuh lebih tebal. Untuk bunga yang berfungsi sebagai pajangan rumah, tangkai juga berperan
sebagai alat adaptasi. Itulah mengapa ada tangkai merambat dan majemuk, agar bunga tumbuh
sesuai dengan situasi lingkungan.

10. Daun Tangkai Daun tangkai memiliki bentuk yang hampir sama dengan daun pelindung. Satu-
satunya hal yang membedakan kedua bagian bagian bunga tersebut adalah penempatannya. Daun
tangkai terletak di pangkal tangkai bunga, dan berfungsi sebagai tameng pelindung sepanjang masa
pertumbuhan. Daun tangkai memiliki ukuran yang berbeda-beda. Bagi kebanyakan bunga, bagian ini
merupakan daya tarik tersendiri karena dihiasi oleh corak, pola, dan warna yang unik.

Pengelompokan Bunga Selain komponen bunga, tanaman favorit banyak orang ini juga ternyata
dikelompokan menurut kriteria tertentu. Pengelompokan bunga terbagi menjadi 2, yaitu menurut
kelengkapan alat reproduksi dan kelengkapan bagian secara umum. Mari kita bedakan setiap
kelompoknya satu-satu.

Halaman 4

Kelompok Bunga Berdasarkan Alat Reproduksi

1. Bunga Sempurna Bunga sempurna adalah bunga yang memiliki 2 alat reproduksi dalam satu
bunga. Artinya, bunga ini memiliki putik dan benang sari. Contoh bunga sempurna adalah bunga
tulip dan bunga kembang sepatu.
2. Bunga Tidak Sempurna Bunga tidak sempurna hanya memiliki 1 alat reproduksi dalam satu
bunga. Ini merupakan jenis bunga yang paling umum. Contoh bunga tidak sempurna adalah bunga
salak dan bunga pepaya.
Kelompok Bunga Berdasarkan Kelengkapan Bagian

1. Bunga Lengkap Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki 10 komponen bunga yang sudah kita
bahas sebelumnya. Contoh bunga lengkap adalah bunga bakung, bunga mawar, dan bunga kembang
sepatu.

Halaman 5

2. Bunga Tidak Lengkap Sebaliknya, bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki satu atau
dua komponen bunga. Contoh bunga tidak lengkap adalah bunga kelapa dan bunga kamboja.

Halaman 6


Click to View FlipBook Version