PEMBUATAN SOP PROTOKOL KESEHATAN PADA
MASA PANDEMI COVID-19 SEBAGAI UPAYA
PENCEGAHAN RESIKO PENULARAN PENYAKIT BAGI
PETUGAS KESEHATAN DI IGD RSUD DR.R KOESMA
TUBAN
PELATIHAN DASAR CPNS
GOLONGAN III ANGKATAN CXIX
BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2021
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang. Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat dan
Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan rancangan aktualisasi
dengan sebaik-baiknya. Kegiatan aktualisasi dan habituasi nilai-nilai
dasar Pegawai Negeri Sipil atau PNS bertujuan untuk meningkatkan
kualitas khususnya pada bidang pelayanan di RSUD Dr.R Koesma Tuban.
Dalam penyusunan dan penulisan rancangan aktualisasi ini tidak terlepas dari bantuan,
dukungan, dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis juga mengucapkan
terimakasih kepada:
1. Dr. Ir. Tri Eko Susilorini, MP. IPM. ASEAN Eng selaku penguji dan narasumber atas saran
masukan yang diberikan untuk perbaikan rancangan aktualisasi
2. Dr. Sukesi, Apt., MARS. selaku coach atas semua inspirasi, dorongan, masukan dan
bimbingannya.
3. dr. Erwin Era Prasetya selaku mentor atas semua arahan, motivasi, dukungan, masukan dan
bimbingan selama program aktualisasi.
4. dr.Radian Sesarmulya R sebagai suami yang selalu memberikan semangat dan doa serta kedua
anak tersayang Medina dan Arrasya yang sangat mengerti dan sabar hingga terselesaikannya
laporan aktualisasi ini.
5. Keluarga besar peserta Latsar Golongan III Angkatan CXIX tahun 2021.
Penulis menyadari dalam penyusunan laporan aktualisasi ini masih jauh dari sempurna,
untuk itu segala kritik dan saran dari semua pihak sangat diharapkan demi perbaikan pada
laporan aktualisasi ini. Semoga rancangan aktualisasi ini ini dapat bermanfaat bagi semua pihak
yang membutuhkan.
Tuban, 30 Agustus 2021
Penulis
dr.Ana Silvia
19891204 202012 2 007
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN AKTUALISASI
JUDUL : PEMBUATAN SOP PROTOKOL KESEHATAN
PADA MASA PANDEMI COVID-19 SEBAGAI
UPAYA PENCEGAHAN RESIKO PENULARAN
PENYAKIT BAGI PETUGAS KESEHATAN DI IGD
RSUD DR.R KOESMA TUBAN
DISUSUN OLEH : dr. ANA SILVIA
NOMOR PRESENSI : 13
INSTANSI : RSUD dr R KOESMA TUBAN
Tuban, 3 September 2021
Disetujui sebagai bahan Ujian/Seminar,
Coach Mentor
Dr. SUKESI, Apt.MARS dr. ERWIN ERA PRASETYA,M.KKK
NIP. 1959102111989032002 NIP. 198012132012011001
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Jl. Balongsari Tama Tandes Telp. 031-7412278 Fax. 031-7412279
Website : www.bandiklatjatim.go.id
SURABAYA (60186)
BERITA ACARA
SEMINAR EVALUASI AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PNS GOLONGAN III ANGKATAN CXIX
TAHUN 2021
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
Pada hari Jumat, 3 September 2021 telah dilaksanakan Presentasi Evaluasi
Aktualisasi bagi Peserta Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III Angkatan CXIX Tahun
2021 Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Nama : dr. Ana Silvia :
NDH
Judul : 13
: Pembuatan SOP Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi
Covid-19 Sebagai Upaya Pencegahan Resiko Penularan
Penyakit Bagi Petugas Kesehatan Di IGD RSUD Dr.R
Koesma Tuban.
Demikian Berita acara ini dibuat dengan sebenar benarnya dan ditandatangani oleh:
Penguji Peserta
Dr. Ir. TRI EKO SUSILORINI, MP. IPM. dr. ANA SILVIA
ASEAN Eng NIP. 198912042020122007
NIP. 19580711 198601 2001 Mentor
Coach
Dr. SUKESI, Apt.MARS dr. ERWIN ERA PRASETYA, M.KKK
NIP. 1959102111989032002 NIP. 198012132012011001
PROFIL UNIT KERJA
RSUD dr. R. Koesma berkedudukan sebagai Organisasi Perangkat Daerah
Kabupaten Tuban dibidang pelayanan kesehatan, berstatus sebagai Rumah Sakit
Kelas B Non Pendidikan dengan pelayanan terakreditasi Paripurna pada tanggal 14
Desember 2016 dari Komite Akreditasi Rumah Sakit.
RSUD dr. R. Koesma menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) sejak tanggal 2 Januari 2012 berdasarkan
Keputusan Bupati Tuban Nomor 188.45/02/KPTS/414.012/ 2012.
Pada Pelayanan Rawat Inap memiliki kapasitas 339 TT dengan rata-rata
penggunaan tempat tidur (Bad Occupation Rate, BOR) mencapai 68,95% pada
tahun 2018. Dan saat ini telah ada 38 (tiga puluh delapan) tenaga medis spesialis
dan 8 (delapan) tenaga medis spesialis penunjang dan dapat memberikan 12 (dua
belas) pelayanan medis spesialis dan 5 (lima) pelayanan medis spesialis
penunjang yaitu anestesiologi, radiologi, patologi klinik, patologi anatomi, dan
rehabilitasi medik.
Sehubungan dengan status sebagai Rumah Sakit kelas B, maka RSUD
dr. R. Koesma Kabupaten Tuban merupakan Rumah Sakit rujukan bagi Rumah
Sakit - Rumah Sakit swasta dan pemerintah di Wilayah Tuban dan sekitarnya
yang kelasnya masih lebih rendah dibawahnya. Hal ini menuntut agar RSUD dr.
R. Koesma Kabupaten Tuban dapat memberikan pelayanan yang bermutu dan
terjangkau masyarakat, sehingga dapat mendekatkan pelayanan kesehatan bagi
masyarakat Kabupaten Tuban dan sekitarnya yaitu dengan meminimalkan
rujukan ke Rumah Sakit provinsi. Selain hal tersebut, seiring perkembangan
industri perminyakan nasional terutama di Blok Cepu, dan khususnya
perkembangan industri di Kabupaten Tuban menuntut RSUD dr. R. Koesma
Kabupaten Tuban untuk bersaing dalam memenuhi kebutuhan pelayanan
kesehatan bagi pendatang asing yang ada di sekitar wilayah Tuban dengan
standart pelayanan internasional.
Visi
Menjadi pusat rujukan dan pelayanan pendidikan dan penelitian kesehatan
dengan mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien.
Misi
1. Mewujudkan pelayanan yang berorientasi pada mutu dan keselamatan
pasien.
2. Mewujudkan pengelolaan pendidikan dan penelitian kesehatan.
3. Menyelenggarakan pengelolaan rumah sakit secara inovatif, transparan,
akuntabel, efisien dan efektif.
Falsafah
Mengabdi dan melayani dengan ikhlas.
Tujuan
1. Tercapainya kepuasan pasien melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan
dan pendidikan yang terakreditasi.
2. Terpenuhinya pelayanan sesuai standar melalui tenaga profesional dan
terlatih.
3. Tercapainya RSUD Dr. R. Koesma menjadi pusat rujukan daerah sekitar, dan
dapat ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan.
Motto
Peduli dan Ramah.
NO IDENTIFIKASI ISU
1 Terbatasnya kapasitas ruang isolasi di IGD Koesma dibandingkan
jumlah kungjungan pasien terduga covid 19
2 Belum optimalnya Sistem Triage pasien Covid di ruang IGD
3 Tingginya resiko penularan infeksi di IGD Koesma Selama Pandemi
Covid 19
4 Masih rendahnya kepatuhan penggunaan masker bagi pasien dan
keluarga pasien di ruang IGD
5 Resiko pasien jatuh pada pasien IGD yang tidak transportable untuk
pemeriksaan rontgen di ruang radiologi
MATRIK PENILAIAN KUALITAS ISU DENGAN ANALISA APKL
NO ISU A P K L JUMLAH PRIORITAS
1 Terbatasnya kapasitas ruang isolasi di II
IGD Koesma dibandingkan jumlah
kungjungan pasien yang memerlukan 4 4 4 4 16
Isolasi selama di IGD
2 Belum optimalnya Sistem Triage pasien
Covid di ruang IGD 3 4 4 4 15 III
3 Tingginya resiko penularan infeksi di I
IGD Koesma Selama Pandemi Covid 19 4 5 5 5 19
4 Masih rendahnya kepatuhan
penggunaan masker bagi pasien dan 3 3 4 4 14 IV
keluarga pasien di ruang IGD
5 Resiko pasien jatuh pada pasien IGD V
yang tidak transportable untuk 3 3 3 4 13
pemeriksaan rontgen di ruang radiologi
No ISU U S G Total Ranking
Terbatasnya kapasitas ruang isolasi di
1 IGD Koesma dibandingkan jumlah 4 4 3 11 2
kungjungan pasien yang memerlukan
Isolasi selama di IGD
2 Belum optimalnya Sistem Triage pasien 4 3 3 10 3
Covid di ruang IGD
3 Tingginya resiko penularan infeksi di 4 5 4 13 1
IGD Koesma Selama Pandemi Covid 19
JADWAL KEGIATAN
JULI AGUSTUS SEPTEM
BER
No NAMA KEGITAN MINGGU MINGGU MINGGU
I II III IV
I II III IV I
1 Melakukan konsultasi dengan
mentor
2 Melakukan konsultasi dengan
coach
3 Menyusun Strandar
Operational Prosedur (SOP)
Protokol Kesehatan
4 Melakukan koordinasi dengan
Kepala Bidang Medik (
Mentor), kepala IGD dan
kepala keperawatan IGD,
Koordinator PPI.
5 Melakukan penyusunan
Kuesioner tentang pemahaman
protokol Kesehatan
6 Melakukan sosialisasi SOP
Protokol Kesehatan pada
petugas Kesehatan
7 Mengimplementasikan
Penerapan SOP Protokol
Kesehatan di ruang IGD
8 Pemberian Kuesioner Post
Test
9 Mendokumentasikan
Tindakan
10 Melakukan monitoring SOP
kepatuhan penerapan Protokol
Kesehatan
11 Menganalisis data hasil
pelaksanaan tindakan.
12 Menyusun Laporan
Aktualisasi
KEGIATAN I
MELAKUKAN KONSULTASI DENGAN MENTOR
Kegiatan : Melakukan konsultasi dengan mentor
Tempat : Ruang Bidang Medik RSUD
Waktu Dr.R.Koesma Tuban
: 02 Juli 2021, 08 Juli 2021, 29 Juli 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan aktualisasi ini adalah
melakukan konsultasi dengan mentor terkait kegiatan
aktualisasi yang akan dilaksanakan. Pelaksanaan
kegiatan ini dimaksudkan agar mendapatkan saran dan
masukan dari mentor. Saran dan masukan dari mentor
diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan terhadap
rencana kegiatan sehingga kegiatan yang dilaksanakan
menjadi lebih bermanfaat terhadap upaya peningkatan
pelayanan IGD RSUD Dr.R.Koesma.
Kegiatan konsultasi dengan mentor ini dilakukan dengan membahas beberapa materi yaitu
mengenai rancangan aktualisasi mulai dari penyusunan SOP hingga dan memberi masukkan
tentang pemberian Kuesioner. Selain itu juga meminta saran kepada mentor tentang hal apa saja
yang sebaiknya dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan melakukan dokumentasi kegiatan.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
DIAKTUALISASIKAN
1.Terlaksananya konsultasi dengan
mentor terkait rancangan Dampak dari kegiatan ini jika tidak
aktualisasi dilakukan maka akan terjadi:
2.Mendapatkan saran dan masukan o Terselenggaranya aktualisasi yang
dari mentor tidak maksimal
o Adanya kesalah pahaman dengan
mentor karena tidak adanya
persetujuan dan
o Komunikasi yang efektif
KEGIATAN II
MELAKUKAN KONSULTASI DENGAN COACH
Kegiatan : Melakukan konsultasi dengan coach
Tempat : Via Online (Pembelajaran Distancing Learning dan Whatsapp)
Waktu : 01 Juli 2021, 07 Juli 2021,12 Juli 2021, 24 Juli 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Kegiatan kedua dalam aktualisasi ini adalah melakukan konsultasi dengan coach
terkait isu dan gagasan yang telah dibuat dalam rancangan aktualisasi. Rencana kegiatan
yang meliputi seluruh rangkaian kegiatan aktualisasi yang telah direncanakan.
Kegiatan konsultasi dengan coach ini dilakukan untuk sharing ide dan gagasan dan
meminta saran tentang hal apa saja yang sebaiknya dilakukan agar tujuan aktualisasi dapat
terwujud.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
DIAKTUALISASIKAN
1.Terlaksananya konsultasi dengan
coach terkait rancangan aktualisasi. Dampak dari kegiatan ini jika tidak
2.Mendapatkan saran dan masukan dilakukan maka akan terjadi:
dari coach.
Tidak adanya kejelasan target dan rasa
tanggung jawab dalam kegiatan tersebut
melaksanakan kegiatan asal-asalan
KEGIATAN III
MENYUSUN STRANDAR OPERATIONAL PROSEDUR (SOP)
PROTOKOL KESEHATAN
Kegiatan : Menyusun Strandar Operational Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan
Tempat : IGD Dr.R.Koesma dan Rumah Jl.Walisongo no 15 Tuban
Waktu : 31 juli 2021-1 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Kegiatan Ketiga adalah Menyusun standart operasional Prosedur (SOP) Protokol
Kesehatan sesuai dengan tata naskah penulisan SOP dan pedoman. Kegiatan ini bertujuan
untuk menyusuk SOP Protokol Kesehatan bagi Petugas IGD yang sebelumnya belum ada
di RSUD Dr.R.Koesma.
Setelah Draft SOP protokol Kesehatan Selesai dilakukkan telaah oleh kepala
Bidang Medik dan koordinasi dengan Kepala IGD, Kepala Perawat IGD , Koordinator
PPI dan dilakukan koreksi sebelum dilakukan validasi.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
DIAKTUALISASIKAN
Penyusunan draft SOP
dengan mengacu pada Dampak dari kegiatan ini jika tidak
referensi yang telah dilakukan maka akan terjadi:
didapatkan.
Tidak tersusunyan draf SOP
KEGIATAN IV
MELAKUKAN KOORDINASI DENGAN KEPALA BIDANG MEDIK, KEPALA
IGD,DAN KOORDINATOR PPI TENTANG PENERAPAN PROSEDUR PROTOKOL
KESEHATAN DI RS
Kegiatan : Melakukan Koordinasi Dengan kepala Bidang Medik, Kepala IGD,
Kepala Keperawatan IGD, PPI
Tempat : Ruang Rapat Ronggolawe dan IGD RSUD Dr. R Koesma
Waktu : 2- 4 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Pada Kegiatan ini melakukan konsultasi dengan Kepala Bidang Medik, Kepala IGD,
Kepala Keperawatan IGD, dan Koordinator PPI terkait Draft SOP yang sudah dibuat. Pelaksanaan
Kegiatan ini di maksud agar mendapatkan saran dan masukan yang dapat menjadi bahan
perbaikan terhadap rencana kegiatan yang akan dilakukan sehingga memberikan manfaat
terhadap pelayanan petugas di IGD RSUD Dr.R.Koesma.
Kegiatan koordinasi ini dilakukan dalam dua tahap yaitu melakukan konsultasi
mengenai rancangan aktualisasi dan meminta saran dan masukan dan dilakukan pembahasan
SOP untuk dilakukan verifikasi yang nantinya akan dilakukan validasi untuk mendapat
pengesahan dari Direktur RS.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK DIAKTUALISASIKAN
Masukan dan saran terhadap o Tidak adanya kejelasan target dan rasa tanggung
draft Prosedur SOP yang akan
disahkan oleh Direktur RS jawab dalam kegiatan tersebut
o Tidak menjunjung nilai kesopanan dan tidak
hormat kepada atasan
o Usaha yang dilakukan menjadi sekedarnya saja
tidak ada Kerjasama
KEGIATAN V
MELAKUKAN PENYUSUNAN KUESIONER TENTANG PEMAHAMAN
PROTOKOL KESEHATAN
https://bit.ly/KuesProKesehatan
Kegiatan : Melakukan penyusunan Kuesioner tentang pemahaman Protokol
Kesehatan.
Tempat : Rumah Jl.Walisongo No.15
Waktu : 7 Agustus 2021 -9 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Dalam Kegiatan kelima peserta melakukan penyusunan kuesioner pre test
dan post test sesuai dengan bahan SOP yang adak dilakukan soisalisasi kepada petugas.
Melakukan penyusunan Kuesioner berdasarkan literatur, Pedoman dan SOP. Hasil dari
Kuesioner yang sudah di susun akan dilakukan konsultasi kepada mentor.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK DIAKTUALISASIKAN
Tersusunnya Kuesioner Pretest dan Dampak dari kegiatan ini jika tidak dilakukan maka akan
Posttest bagi Petugas IGD terjadi:
o Tidak tersusunnya kuesioner
o Tidak konsisten dan bertanhgung jawab terhadap
rancangan yang akan dilakukan
KEGIATAN VI
MELAKUKAN SOSIALISASI SOP PROTOKOL KESEHATAN
Kegiatan : Melakukan Sosialisasi SOP Protokol Kesehatan bagi Petugas
Tempat : Ruang Pertemuan IGD
Waktu : 12 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Dalam Kegiatan keenam adalah sosialisasi
tentang SOP Protokol Kesehatan kepada
Petugas di Instalasi Gawat Darurat RSUD
Dr.R.Koesma. Dengan tahapan pengisian
kuesiner pre test melalui google form dan
dilanjutkan dengan pemaparan prosedur dari
SOP Protokol Kesehatan menggunakan
metode ceramah, diskusi dan tanya jawab.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
DIAKTUALISASIKAN
Terlaksananya sosialisasi SOP Protokol
Kesehatan pada petugas Kesehatan Dampak dari kegiatan ini jika tidak
dilakukan maka akan terjadi:
o Terselenggaranya aktualisasi tidak
maksimal
o Tidak memiliki pedoman (SOP)
Prokes
KEGIATAN VII
MENGIMPLEMENTASIKAN PENERAPAN SOP PROTOKOL
KESEHATAN
Kegiatan :MengimplementasikaDnIPRenUerAapNanGSOIGP DProtokol Kesehatan di ruang IGD
Tempat : IGD RSUD Dr.R.Koesma
Waktu : 12 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Dalam kegiatan ini peserta mengajak petugas
kesehatan untuk menerapkan prosedur SOP agar
petugas lebih paham terhadap sosialisasi yang
dilakukan. Peserta mengajak petugas untuk
memahami form skrining bagi petugas dan cara
mengisinya serta melaporkan kepada atasan jika
mengalami gejala seperti yang tertulis pada form
skrining.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
Petugas memahami dan menerapkan SOP DIAKTUALISASIKAN
Protokol Kesehatan di ruang IGD
Dampak dari kegiatan ini jika tidak dilakukan maka
akan terjadi:
o Petugas kurang memahami dari prosedur SOP
o Tidak terlksananya penerapan SOP dengan
maksimal
o Tidak terlaksananya alur kegiatan sesuai
rancangan aktualisasi
KEGIATAN VIII
PEMBERIAN KUESIONER POST TEST
https://bit.ly/kuesionerposttestprokes
Kegiatan : Pemberian Kuesioner Post Test
Tempat : IGD RSUD Dr.R.Koesma
Waktu : 12 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Dalam kegiatan kedelapan yaitu peserta memberikan kuesioner post test untuk dilakukan pengisian
setelah dilakukan kegiatan sosialisasi SOP untuk mengukur tingkat pemahaman petugas.
Peserta memberikan link google form untuk pengisian kuesioner post test dan membagikan melalui
group Whatsapp.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
Petugas melakukan pengisian post test dengan DIAKTUALISASIKAN
sukarela tanpa ada paksaan
Dampak dari kegiatan ini jika tidak
dilakukan maka akan terjadi:
o Tidak terselenggarakan pengisian post
test
o Tidak ndapat mengukur tingkat
pemahaman dan pengetahuan petugas
KEGIATAN IX
MENDOKUMENTASIKAN TINDAKAN
Kegiatan : Mendokumentasikan Tindakan
Tempat : IGD RSUD Dr.R.Koesma
Waktu : 12 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Dalam kegiatan kesembilan peserta melakukan pendokumentasian kegiatan sosialisasi
dan pembuatan video dan komitmen petugas pada saat acara sosialisasi berlangsung.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
DIAKTUALISASIKAN
Terlaksananya rangkaian kegiatan dan
terdokumentasi dalam bentuk laporan dan video Dampak dari kegiatan ini jika tidak
dilakukan maka akan terjadi:
o Terselenggaranya aktualisasi tidak
maksimal
o Tidak ada bukti pelaksanaan
kegiatan
KEGIATAN X
MONITORING PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan : Monitoring Pelaksanaan Kegiatan
Tempat : IGD RSUD Dr.R.Koesma
Waktu : 13 Agustus 2021- 15 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Dalam kegiatan kesepuluh melakukan monitoring terhadap rencana kegiatan
yang disusun dalam rancangan aktualisasi dan pelaksanaan kegiatan. Dan dilakukan
penyusunan daftar tilik monitoring terhadap penerapann petugas terhadap SOP protokol
Kesehatan setelah dilakukan sosialisasi.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
DIAKTUALISASIKAN
Laporan Monitoring Kegiatan
selama aktualisasi dan Laporan Dampak dari kegiatan ini jika tidak
monitoring penerapan SOP dilakukan maka akan terjadi:
o Terselenggaranya aktualisasi tidak
maksimal
o Tidak tersusunnya lembar daftar tilik
monitoring kegiatan
KEGIATAN XI
MENGANALISA DATA HASIL PELAKSANAAN TINDAKAN
Kegiatan : Menganalisa Data Hasil Pelaksanaan Tindakan
Tempat : IGD RSUD Dr.R.Koesma
Waktu : 16 Agustus 2021- 18 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Peserta melakukan Analisa kegiatan terhadap
hasil pre test dan hasil posttest terkait
kepatuhan dan pemahaman petrugas terhadap
sosialisasi protokol Kesehatan.melakukan
penghitungan dan membandingaka hasil
sebelum dilakukan sosialisasi dan sesudah
sosialisasi.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
DIAKTUALISASIKAN
Hasil analisa pelaksanaan rancangan
aktualisasi selama kegiatan yang Dampak dari kegiatan ini jika tidak dilakukan
dilakukan maka akan terjadi:
o Terselenggaranya aktualisasi tidak maksimal
o Tidak tersusunnya lembar daftar tilik
monitoring kegiatan
KEGIATAN XII
MELAKUKAN PENYUSUSNAN LAPORAN AKTUALISASI
Kegiatan : Menyusun Laporan Kegiatan Aktualisasi
Tempat : IGD RSUD Dr.R.Koesma
Waktu : 16 Agustus 2021- 21 Agustus 2021
DESKRIPSI KEGIATAN
Kegiaatan duabelas adalah menyusun laporan
aktualisasi. Ada beberapa tahapan kegiatan agar
aktualisasi keduabelas dapat terlaksana, diantaranya meng
mengumpulkan data dan bukti pendukung laporan,
membuat laporan aktualisasi secara terstruktur,
mengkonsultasikan hasil aktualisasi pada kepada
kepalabidang medik selaku mentor, mencetak laporan
kegiatan aktualisasi dan melaporkan hasil kegiatan dengan
sebenar-benarnya. Tujuan dilakukannya kegiatan
keduabelas ini adalah sebahai bukti laporan pelaksanaan
aktualisasi yang terorganisir.
HASIL CAPAIAN DAMPAK BILA TIDAK
Tersusunnya laporan aktualisasi DIAKTUALISASIKAN
Dampak dari kegiatan ini jika tidak
dilakukan maka akan terjadi:
o Laporan pelaksanaan aktualisasi tidak
tersusun secara terstruktur dan baik
kondisi Sebelum dan Sesudah dilakukan pelaksanaan Sosialisasi SOP
Protokol Kesehatan Bagi Petugas
NO Before After Keterangan
(Kondisi Sebelum (Kondisi Setelah (Refleksi
Adanya Gagasan) Adanya Gagasan) Hasil Pengamatan Awal
dan Analisis Akhir)
1 Belum Adanya SOP Adanya SOP tentang Dari kolom before dan
tentang Protokol Protokol Kesehatan bagi kolom after dapat dianalisis
Kesehatan bagi petugas petugas IGD sebagai berikut, yaitu
IGD Sosialisasi Kebijakan SOP
2 o Tingkat Kepatuhan o Tingkat kepatuhan Protokol Kesehatan
petugas dalam petugas dalam mampu meningkatkan
menggunakan APD di penggunaan APD pengetahuan petugas
Instalasi Gawat Darurat sebesar 86% dalam mencapai
masih belum dilakukan peningkatan mutu
evaluasi selama 2 bulan pelayanan di Instalasi
terakhir. Gawat Darurat sebagai
3 o Tingkat Pengetahuan o Tingkat pengetahuan upaya pencegahan
Petugas dalam petugas mengalami penularan infeksi.
pengetahuan tentang peningkatan dengan
prosedur Protokol adanya sosialisasi
Kesehatan dalam pre tentang Protokol
test rata rata hasil 54 Kesehatan dengan
nilai rata-rata hasil
post test adalah 80
PENUTUP
Kesimpulan
Pelaksanaan aktualisasi ini terdiri dari duabelas kegiatan. Kegiatan aktualisasi
ini ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan RSUD Dr.R.Koesma Tuban sehingga
dapat membentuk pelayanan yang komprehensif dan holistik dengan harapan mampu
meningkatkan tingkat pengetahuan dan kepatuhan petugas dalam menerapkan universal
precaution.
Berdasarkan hasil aktualisasi yang telah dilaksanakan, dapat ditarik kesimpulan
bahwa dengan adanya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan
Bagi Petugas dapat membentuk pelayanan Instalasi Gawat Darurat yang professional dan
bermutu. Berdasarkan hasil analisis pre test dan post test terjadi peningkatan 26% rata rata
tingkat pengetahuan petugas terhadap protokol Kesehatan dari 54 menjadi 80.
Saran
Selama pelaksanaan kegiatan aktualisasi hal yang paling penting untuk dilakukan
adalah mematangkan langkah monitoring dan evaluasi kepatuhan petugas. Penerapan dari
SOP tersebut perlu dilakukan implementasiuntuk manfaat jangka menengah dan jangka
panjangnya. Dalam pelaksanaan implementasi SOP bila ada kegiatan yang perlu direvisi
atau diperbaiki maka akan dilakukan perbaikan. Diharapkan dengan adanya implementasi
dari Standar Operasional Prosedur Protokol Kesehatan bagi petugas meningkatkan mutu
pelayanan di RSUD Dr.R.Koesma Tuban.
FORM SKRINING COVID 19 BAGI PETUGAS DI RUMAH SAKIT
Pemeriksaan Kriteria Skor
Anamnesa Demam 0 = tidak ada
danRiwayat 1 = ada salah
Batuk/Pilek/Nyeri Tenggorokan satu
(14 hari Nyeri otot 2 =ada>1
SMRS) 3 = jika kontak (+), swab(+)
Kontak erat /Kasus konfirmasi
Riwayat Pemeriksaan Swab test
(PCR)
Gejala Klinis Suhu > 37,50C 0 = tidak ada
Sesak nafas 1 = jika
hipertermia
3 = jika sesak
Total Skor
Skor= 0 Petugas boleh melanjutkan ke area kerja di Rumah Sakit
Skor= 1-3
Memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan airmengalir serta
penerapan jarak fisik >1m
Petugas diarahkan ke triase khusus COVID-19 (IGD/Rawat jalan) untuk
evaluasi lebih lanjut
DAFTAR TILIK PENCEGAHAN PENGENDALIAN INFEKSI
PROTOKOL KESEHATAN BAGI PETUGAS IGD Dr.R.KOESMA KABUPATEN TUBAN
RUANGAN/UNIT: TANGGAL:
NO PROSEDUR YA/TIDAK TEMUAN TINDAK LANJUT
1 Menggunakan Masker dari dan ke
tempat kerja
2 Mengganti Pakain Baju Kerja
Mencuci Tangan menggunakan
3 sabun dan air sebelum masuk dan
keluar RS
4 Pengecekan Suhu oleh Satpam
5 Menggunakan APD minimal level 2
6 Menerapkan Physical Distancing
7 Melakukan Cuci Tangan 5 Moment
8 Melakukan Cuci Tangan 6 Langkah
SKOR
KET: Beri tanda () bila YA Skoring Nilai Kepatuhan
Beri tanda (-) bila TIDAK
Total Ya x100%
Total Ya dan Tidak
Petugas Ruangan IPCN
(…........................) (…........................)
DAFTAR PUSTAKA
Kemenkes,RI. 2020. Protokol Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dalam Rangka
Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Jakarta.
Kemenkes,RI.2020. Panduan Teknis Pelayanan Rumah Sakit Pada Masa Adaptasi Kebiasan
Baru.Jakarta
Lembaga Administrasi Negara. 2015. Akuntabilitas: Modul Diklat Prajabatan Golongan I dan
II. Jakarta. Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2015. Anti Korupsi: Modul Diklat Prajabatan Golongan I dan
II. Jakarta. Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2015. Etika Publik: Modul Diklat Prajabatan Golongan I dan
II. Jakarta. Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2015. Komitmen Mutu: Modul Diklat Prajabatan Golongan I
dan II. Jakarta. Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2015. Nasionalisme: Modul Diklat Prajabatan Golongan I dan
II. Jakarta. Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Pelayanan Publik: Modul Diklat Prajabatan Golongan I
dan II. Jakarta. Lembaga Administrasi Negara
Permenkes RI. 2017. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan.
Quyumi, E & Alimansur, M. 2020. Upaya Pencegahan Dengan Kepatuhan Dalam Pencegahan
Penularan Covid-19 pada Relawan Covid. Diakses di http://e-
journal.unair.ac.id/JPHRECODE.
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan
Pemerintah Tentang Kepegawaian Terbaru
WHO. 2021. Covid-19 Clinical Management Living Guidance. WHO.
Yuliana. 2020. Corona Virus Diseas: Wellness and Healthy Magazine, p 187-192