RANGKUMAN MATERI TEMATIK TEMA 6 – TEMA 9 KELAS V SEMESTER II Oleh : DADAN AGUNG SETIAWAN, S.Pd. NUPTK. 2934768670110002 SDN 3 PANCASURA KORWIL KECAMATAN SINGAJAYA KABUPATEN GARUT 2022
Rangkuman Materi Kelas V Tema 6 Tema 6 Panas dan Perpindahannya terbagi menjadi tiga subtema yaitu Subtema 1 : Suhu dan Kalor, Subtema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar Kita, dan Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema kurikulum 2013. Secara garis besar materi yang ada di dalam tema 7 ini mencakup tentang: 1. PPKn : hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari 2. Bahasa Indonesia : meringkas teks penjelasan (eksplanasi) dari media cetak atau elektronik 3. IPA : menerapkan konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari. 4. IPS : bentuk bentuk interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya 5. SBdP : tangga nada sebuah lagu, pola lantai dan gambar cerita. A. Rangkuman Muatan PPKN Kompetensi Dasar 3.2 Memahami hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari 4.2 Menjelaskan hak, kewajiban, dan tanggungjawab sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari Subtema 1 : Suhu dan Kalor Anak-anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan sebuah bangsa. Kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang dalam kehidupan anak harus di utamakan. Hak-hak anak menurut konvensi hak-hak anak 20 November 1989. 1. Hak kelangsungan hidup 2. Hak perlindungan 3. Hak tumbuh kembang 4. Hak berpartisipasi Hak-hak siswa menurut pemerintah no 28 tahun 1990 1. Mendapatkan perlakukan sesuai dengan bakat , minat dan kemampuannya 2. Memperoleh pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya 3. Mengikuti program pendidikan yang bersangkutan atas dasar pendidikan berkelanjutan, baik untuk mengembangkan kemampuan diri maupun untuk memperoleh pengakuan tingkat pendidikan tertentu yang telah di bakukan 4. Mendapat bantuan fasilitas belajar, beasiswa, atau bantuan lain sesuai dengan persyaratan yang berlaku. 5. Pindah ke sekolah yang sejajar atau yang tingkatnya lebih tinggi sesuai dengan persyaratan penerimaan siswa pada sekolah yang hendak di masuki 6. Memperoleh penilaian hasil belajarnya 7. Menyelesaikan program pendidikannya lebih awal dari waktu yang ditentukan 8. Mendapat pelayanan khusus bilamana penyandang cacat.
Hak dan Kewajiban Seorang Anak Hakmu sebagai Siswa di Sekolah Kewajibanmu sebagai Siswa di Sekolah Mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Mengikuti seluruh kegiatan sekolah Menggunakan fasilitas pembelajaran Mematuhi berbagai peraturan di lingkungan sekolah. Memperoleh bimbingan dan konsultasi Memelihara seluruh fasilitas yang ada di lingkungan sekolah. Hakmu sebagai Anak di Rumah Kewajibanmu sebagai Anak di Rumah Hak Mendapatkan Kasih Sayang Membantu Orang Tua Hak Mendapatkan Perlindungan Belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh Hak Mendapatkan Kesehatan Membereskan Kamarnya Subtema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar kita Beberapa contoh Kewajiban warga negara Indonesia 1. Membayar pajak 2. Menjunjung tinggi dasar negara, hukum, dan pemerintahan 3. Berperan serta dalam usaha pembelaan negara 4. Menghormati hak asasi orang lain 5. Turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa dan negara 6. Mengikuti pendidikan dasar. Beberapa contoh hak sebagai warga negara Indonesia berdasarkan Undang-undang 1. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan (pasal 27 ayat 1). 2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (Pasal 27 ayat 2). 3. Setiap warga negara berhak dalam usaha pembelaan negara (Pasal 30 ayat 1). 4. Setiap warga Negara berhak untuk berserikat dan berkumpul dan mengeluarkan pendapatnya (Pasal 28). 5. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masingmasing yang dipercayai (Pasal 29 ayat 2). 6. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran (Pasal 31 ayat 1). 7. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI dari serangan musuh (pasal 30 ayat 1).
Hak dan Kewajiban di Pasar Pasar Pelaku Hak Kewajiban Pedagang Mendapatkan tempat untuk berjualan/kios Membayar retribusi dan biaya sewa kios Petugas Retribusi Pasar Mendapatkan gaji/upah Menyetorkan hasil retribusi kepada pemerintah: Buruh Angkut Memperoleh uang atas jasa yang diberikan Mengantarkan barang sampai tujuan dengan selamat Petugas Kebersihan Pasar Mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan Menjaga kebersihan lingkungan pasar Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan Hak dan Kewajiban disekolah Kewajiban siswa disekolah antara lain, Datang tepat waktu, Menghormati Guru, Membuat PR, Mengerjakan tugas yang diberikan guru, Piket kelas, Memakai seragam yang telah ditetapkan, Mentaati peraturan sekolah. Hak siswa disekolah Mendapatkan pelajaran, Mendapatkan nilai, Mendapatkan perhatian guru, Makan di kantin, membaca buku di Perpustakaan dan lainya. B. Rangkuman Muatan Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar 3.3 Meringkas teks penjelasan (eksplanasi) dari media cetak atau elektronik 4.3 Menyajikan ringkasan teks penjelasan (eksplanasi) dari media cetak atau elektronik dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif secara lisan, tulis, dan visual Subtema 1 : Suhu dan Kalor Teks Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan sebab akibat suatu peristiwa. Teks ekspalanasi berisi fakta tentang peristiwa yang terjadi. Tujuannya adalah memaparkan proses dan sebab terjadinya suatu peristiwa. Kata kunci adalah kata-kata yang dianggap penting dalam suatu bacaan. Media cetak merupakan salah satu media penyampai informasi bagi pembaca. Contoh media cetak adalah koran, Buku, majalah. Selain melalui media cetak kita juga dapat memperoleh informasi dari iklan. Banyak sekali macam macam iklan diantaranya Iklan layanan masyarakat. Papan iklan layanan
masyarakat merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media cetak. Kata kunci pada teks Sumber Energi Panas antara lain : No. Paragraf Kata Kunci 1 Paragraf 1 energi panas; sumber energi; proses fotosintesis 2 Paragraf 2 matahari, panas matahari, kegiatan manusia, mengeringkan 3 Paragraf 3 gesekan dua benda, mistar plastik, telapak tangan 4 Paragraf 4 api, nenek moyang, batu, kayu kering Kesimpulan: Sumber energi panas ada di sekitar kita dan sumber energi panas terbesar adalah matahari, yang digunakan oleh semua makhluk hidup. Subtema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar kita Hal-hal penting teks Perpindahan Panas atau Kalor Paragraf Hal-Hal Penting dari Bacaan Pertama 1. Perpindahan kalor secara konduksi disebut juga perpindahan kalor secara hantaran. 2. Pada peristiwa perpindahan kalor secara konduksi, yang berpindah hanya energi kalornya saja. 3. Umumnya, perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada zat padat. Kedua 1. Peristiwa konduksi dapat diumpamakan dengan kegiatan memindahkan buku secara estafet. 2. Ketika memindahkan buku yang berpindah hanya buku itu saja, teman-teman tidak ikut berpindah. 3. Pada peristiwa konduksi hanya kalor yang berpindah, zat perantaranya tetap. Ketiga 1. Saat membuat teh dan memegang salah satu ujung sendok akan terasa panas. 2. Perpindahan kalor secara konduksi, kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah. Keempat 1. Peristiwa konduksi dapat dijumpai pada saat memasak. 2. Pada saat menggoreng, ujung spatula akan terasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api kompor. Kelima 1. Setrika listrik menggunakan prinsip perpindahan panas secara konduksi. 2. Panas dari elemen akan berpindah kebagian alas besi setrika yang tebal. Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan Sejarah Termos Hal-hal penting teks
Paragraf Hal-hal Penting Satu 1. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis. 2. Dengan dinding dalam termos yang dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Dua 1. Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. 2. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat. Tiga 1. James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. 2. Botol hampa udara buatan James Dewar sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London. Ringkasan Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung. Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London. C. Rangkuman Muatan IPA Kompetensi Dasar 3.6 Menerapkan konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari 4.6 Melaporkan hasil pengamatan tentang perpindahan kalor Subtema 1 : Suhu dan Kalor Sumber Energi Panas Benda yang dapat menghasilkan energi panas disebut Sumber energi panas. Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Energi panas dapat dihasilkan ketika terjadi gesekan antara dua benda. Energi panas juga dapat diperoleh dari api. Nenek moyang kita menggosokkan dua buah batu yang kering sampai keluar percikan api. Api dapat digunakan untuk memasak, menjadi pengganti lampu, dijadikan api unggun untuk menghangatkan tubuh, dll Manfaat Energi Panas Matahari 1. Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut sebagai proses fotosintesis. 2. Matahari juga membantu manusia, seperti mengeringkan padi setelah dipanen, mengeringkan garam, mengeringkan ikan asin, bahkan untuk menjemur pakaian yang basah.
Kegiatan yang menggunakan sumber energi panas antara lain Kegiatan Alat Yang Digunakan Sumber Energi Panas yang Digunakan Menanak Nasi Panci dan kompor Api dari kompor Alat penanak nasi elektrik Listrik Memperbaiki alat elektronik Solder listrik Listrik Solder uap Listrik Menyetrika baju Setrika listrik Listrik Setrika arang Api Memasak Air Panci dan kompor Api dari kompor Ketel listrik Listrik Perbedaan Suhu dan Panas Panas (kalor) dan suhu adalah dua hal yang berbeda. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Suhu suatu benda menunjukkan tingkat energi panas benda tersebut. Satuan suhu yang digunakan di Indonesia adalah derajat celcius (°C). Alat untuk mengukur suhu disebut termometer. Sedangkan energi panas merupakan salah satu energi yang dapat diterima dan dilepaskan oleh suatu benda. Satuan panas dinyatakan dalam kalori dan diukur dengan kalorimeter Perbedaan antara panas dan suhu Panas Suhu Panas adalah salah satu bentuk energi Suhu adalah besaran
Panas dapat diukur menggunakan kalorimeter Suhu dapat diukur menggunakan termometer Satuan panas adalah kalori Satuan suhu adalah derajat Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin Panas dapat berpindah dari satu benda ke benda lainnya Suhu tidak dapat berpindah, namun bisa naik dan turun Prinsip dan Cara Kerja Termometer:Cara kerja termometer secara garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Bila tandon zat cair terkena (dikenai) panas (dapat berupa panas dari benda) zat cair dalam tandon akan mengembang (memuai). 2. Oleh karena zat cair dalam tandon memuai, zat cair tersebut masuk ke celah kapiler. Selanjutnya, zat cair tersebut berhenti pada skala suhu tertentu. Skala itulah yang menunjukkan suhu benda yang bersangkutan. Perubahan Akibat perubahan Suhu Energi panas dapat mengubah benda. Beberapa benda aan mengalami pemuaian. Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang dapat bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena kalor atau panas . Penyusutan adalah perubahan suatu benda yang menjadi berkurangnya panjang, lebar, dan luas karena terkena suhu dingin. Beberapa contoh pemuaian dan penyusutan dalam kehidupan sehari-hari. 1. Pemasangan kaca jendela 2. Ban sepeda/motor/mobil 3. Kawat/Kabel listrik dan telepon 4. Pemuaian yang terjadi pada gelas kaca 5. Pemuaian pada sambungan rel kereta api 6. Penggunaan termometer. Subtema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar kita Panas dapat berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Panas dapat berpindah secara Konduksi, Konveksi, dan radiasi. 1. Konduksi adalah cara perpindahan panas melalui zat perantara sperti benda padat. Contoh Konduksi adalah panci logam yang panas karena diletakkan diatas kompor yang berapi. 2. Konveksi adalah perpindahan panas yang disertai dengan bagian zat perantara nya. Misalnya, Air dalam panci yang dipanaskan hingga mendidih. 3. Sedangkan radiasi adalah cara perpindahan panas dengan pancaran yang tidak membutuhkan zat perantara. Peristiwa radiasi yang terjadi sehari-hari adalah sinar matahari yang sampai kebumi dan menghangatkan udara serta mahluk hidup di bumi. Contoh perpindahan panas secara konduksi yang kamu temui dalam kehidupan sehari-hari: 1. Memegang wajan panas dan tangan melepuh 2. Tangan panas Saat kita mengaduk adonan gula, air panas, dan kopi dengan menggunakan sendok logam
3. Tangan panas Saat kita memegang kawat logam kembang api yang sedang menyala 4. Knalpot akan panas ketika mesin motor dihidupkan 5. Mentega akan meleleh ketika diletakkan di wajan yang tengah dipanaskan 6. Tutup panci terasa panas saat panci digunakan untuk memasak Beberapa contoh perpindahan panas secara radiasi di sekitar kita adalah 1. Radiasi panas dari bola lampu. 2. Radiasi panas dari tungku perapian. 3. Menetaskan telur ayam atau bebek menggunakan sinar lampu. 4. Menjemur pakaian di siang hari. 5. Menjemur bahan makanan mentah di siang hari. Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan Bahan konduktor dan bahan isolator Bahan yang dapat menghantarkan panas disebut Konduktor. Contoh bahan konduktor yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari biasanya terbut dari bahan logam misalnya wajan, panci, Cerek dll. Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut Isolator, beberapa bahan yang termasuk Isolator antara lain Kayu, Kain, dan Plastik. Penggunaan Benda isolator dan konduktor dalam kehidupan sehari-hari misalnya Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaat kan sifat ini. Selimut memerangkap udara. Udara adalah Isolator, Sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuh. Dengan demikian badan tetap hangat. Termos merupakan salah satu benda yang memanfaatkan sifat kondutor dan Isolator. Pemanfaatan Kondukstor dan Isolator Nama Benda/Alat di Sekolah Sifat Hantaran Kegunaan Bel Listrik Konduktor Penanda waktu masuk atau istirahat Sarung tangan Isolator Menjaga tangan tetap hangat Thermos Es Isolator Menjaga es tidak mencair Jaket Isolator Menjaga badan tetap hangat Solder Konduktor Menyambung/memasang komponen elektronik Nama Benda/Alat di Rumah Sifat Hantaran Kegunaan Setrika Konduktor Merapikan baju Panci Konduktor Memasak dan merebus air
Thermos Isolator Menjaga air tetap panas Spatula Isolator Mengambil masakan dari wajan Selimut Isolator Menjaga badan tetap hangat Kesimpulan : Panas dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Ketiga cara perpindahan panas dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, D. Rangkuman Muatan IPS Kompetensi Dasar 3.2 Menganalisis bentuk bentuk interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia 4.2 Menyajikan hasil analisis tentang interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia Subtema 1 : Suhu dan Kalor Semua mahluk hidup yang ada di bumi, melakukan hubungan dengan sesama mahluk hidup maupun dengan lingkungan lainnya. Lingkungan terdiri atas benda mati dan mahluk hidup. Salah satu bentuk hubungan antara benda mai dan mahluk hidup adalah jenis tanah, suhu, dan curah hujan di suatu tempat dapat mempengaruhi jenis tanaman yang tumbuh dan hewan yang berkembang biak di daerah tersebut. Dari alam manusia dapat memperoleh banyak manfaat untuk memenuhi kebutuhannya. Pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, merupakan bentuk-bentuk interaksi manusia dengan ingkungan alamnya. Tidak semua interkasi manusia dengan alam berdampak baik bagi alam. Misalnya banjir yang diakibatkan karena membuangn sampah sembarangan. Tanah longsor karena penebangan hutan sembarangan. Kerusakan lingkungan yang ditibulkan dapat mebahayakan manusia itu sendiri. Hubungan antara manusia dan lingkungan alam dapat dikelompokkan menjadi dua. 1. Pertama hubungan yang membuat manusia harus dapat menyesuaikan diri dengan alam. 2. Kedua adalah hubungan yang membuat manusia dapat memanfaatkan alam sekitarnya. Subtema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar kita Kehidupan nelayan pemburu paus. Desa lamalera yang berada di Nusa Tenggara timur merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut sebagai ladang kehidupan mereka. Masyarakat nelayan desa lamalera memiliki tradisi berburu paus yang telah diturunkan bertahun-tahun oleh nenek moyang mereka. untuk berburu paus, para nelayan melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas
bukit. Jika mereka melihat paus, mereka akan berteriak "baleo" yang berarti paus. Daging dan minyak paus yang berhasil di tangkap kemudian akan dibagi keseluruh mayarakat desa. Kegiatan pelelangan ikan merupakan sebuah kegiatan pertemuan antara para nelayan penangkap ikan sebagai penjual ikan dengan para pembeli, yang biasanya adalah pedagang ikan. Kegiatan pelelangan ikan ini hanya dilakukan beberapa jam saja. Juru lelang yang akan memulai proses jula beli. Tempat pelelangan ikan biasanya terdapat didaerh pelabuhan. Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan Peran masyarakat terhadap lingkungan sosial budaya. Masyarakat Indonesia, merupakan masyarakat yang selalu menghargai warisan budaya nenek moyangnya. Bentuk pengharagaan tersebut antara lain ditunjukkan dengan kebiasaan melakukan kegiatan tradisi dalam kehidupannya. Mulai dari peristiwa kelahiran hingga kematian. Kesadaran masyarakat untuk kembali menghidupkan tradisi-tradisi nenek moyang kembali meningkat. Tempat-tempat wisata adat, menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi masyarakat pada ssaat liburan. Salah satu diantaranya adalah keberadaan desa adat. Beberapa contoh desa adat antara lain Desa adat Bena di Nusa Tenggara Timur, Desa adat sade di Lombok, Desa adat Wae Rebo NTT, desa adat Kamoung Naga di Tasik malaya, Desa adat terunyan di Bali, Desa adat Pariangan, Tanah datar Sumatera barat, Desa adat Osing di Banyuwangi. Masalah Sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya. Masalah sosial terjadi akibat masyarakat tidak melaksanakan kewajibannya Permasalahan Sosial di Sekitar kita antara lain Sampah, Sungai yang kotor, Bangunan liar, Kemacetan lalu lintas. Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal Masalah Sosial Penyebab Akibat Usaha Untuk Mengatasi Sampah Kebiasaan membuang sampah sembarangan Kenyamanan dan keamanan terganggu Membiasakan dan menganjurkan membuang sampah pada tempatnya Sungai Kotor Sungai dijadikan tempat pembuangan sampah Saat musim hujan banjir meluap Membuang sampah pada tmpat yang telah disediakan Bangunan Liar Membuat bangunan di atas saluran air, di trotoar, di tamantaman kota dan di Ketidakamanan dan ketidaknyamanan para pengguna jalan dan masyarakat Membuat bangunan di tempat yang tidak mengganggu aktifitas warga masyarakat
kolong-kolong jalan layang Kemacetan Lalu Lintas Pengguna jalan tidak memenuhi kewajibannya dan tidak menaati peraturan lalu lintas. Ketidaknyamanan para pengguna jalan dan masyarakat sekitarnya. Sosialisasi pentingnya menaati praturan lalu lintas bagi pengguna jalan E. Rangkuman Muatan SBdP Kompetensi Dasar 3.2 Memahami tangga nada 4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangganada dengan iringan musik Subtema 1 : Suhu dan Kalor Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secar berurutan. Ada banyak jenis tangga nada diantaranya tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis. Tangga nada datonis adalah tangga nada yang mempunyai dua jarak nada, yaitu satu dan setengah. Contoh aalat musik diatonis adalah Organ dan Piano. Tangga nada pentatonis merupakan jenis tangga nada yang hanya memakai lima nada pokok. Berdasarkan nadanya, ada tangga nada jenis pelog dan tangga nada jenis slendro. contoh alat musiknnya adalah Gamelan. Tangga nada pelog biasanya menggunakan susunan nada yang berbunyi seperti nada do - mi - fa - sol - si. Contoh lagu yang menggunakan tangga nada ini adalah Gundul-gundul pacul. Tangga nada slendro biasanya menggunakan susunan yang berbunyi seperti nada-nada d0 - re- mi - sol - la. Lagu yang menggunakan tangga nada ini memberi kesan gembira dan lincah. Misal nya lagu cublak-cublak suweng. Lagu Daerah Cingcangkeling Judul Lagu : Cing Cangeling Asal Jawa Barat Tangga Nada Slendro Arti syair lagu Kleung dengdek buah kopi raranggeuyan Bunyi tetabuhan, buah kopi bertangkai-tangkai. Keun anu dewek ulah pati diheureuyan Biarkan! itu milikku jangan sering diganggu Cingcangkeling manuk cingkleng cindeten Ingatlah manusia, hati harus selalu tenang Plos kakolong bapak satar buleneng Agar mendapat dunia yang penuh rahmat Pat lapat pat lapat katingalan masih tebih kene pisan Jangan sampai ketinggalan walau masih jauh Layarna bodas jeung celak kasurung ombak-ombak Layarnya putih dan terlihat kecil terdorong ombak
Kesan Gembira Subtema 2 : Perpindahan Kalor di Sekitar kita Kompetensi Dasar 3.3 Memahami pola lantai dalam tari kreasi daerah 4.3 Mempraktikkan pola lantai pada gerak tari kreasi daerah Pola lantai dalam seni tari merupakan garis yang dilalui penari pada saat melakukan gerak tari. Dalam tarian terdapat dua pola garis dasar pada lantai yaitu garis lurus dan garis lengkung. Pola lantai garis lurus terdiri atas pola lantai Horizontal, Vertikal, dan Diagonal. Pengembangan pola lantai garis lurus dapat berupa ig-zag, Segitiga, Segi empat dan Segi lima. Selain garis lurus, terdapat juga pola garis lengkung. Pola ini pun dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai. Pola lantai itu antara lain berupa lingkaran, angka delapan, garis lengkung ke depan, dan garislengkung ke belakang. Tari Jaran Kepang mempunyai pola lantai gabungan antara pola lantai lurus dan lengkung yang sederhana. Pola lantai yang digunakan pada tari ini antara lain pola melingkar, garis lurus ke depan, dan garis horizontal. Pola lantai pada Tari Jaran Kepang tidak memiliki makna tertentu. Pola lantai dibuat untuk formasi penari. Tari Bedhaya Semang yang juga berasal dari Yogyakarta mempunyai pola lantai yang sudah tertentu dan mempunyai makna tertentu. Pola lantai yang digunakan pada tari ini pun memiliki nama tertentu, seperti gawang jejer wayang, gawang tigatiga, gawang perang, dan gawang kalajengking. Subtema 3 : Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan Kompetensi Dasar 3.2 Memahami gambar cerita 4.2 Membuat gambar cerita Gambar cerita adalah gambar yang menunjukkan kegiatan atau orang-orang atau binatang-binatang dalam suatu peristiwa. Menggambar cerita dapat dilakukan denan teknik kering dan teknik basah. Gambar cerita adalah gambar yang menceritakan suatu adegan atau peristiwa. Fungsi gambar cerita antara lain untuk: 1. memperjelas alur atau isi cerita, 2. memperjelas isi pesan dalam promosi suatu barang, 3. menarik perhatian, 4. menambah nilai artistik/ keindahan, 5. sarana untuk mengungkapkan perasaan penggambarnya.
Alat yang digunakan untuk teknik kering adalah : 1. Pensil : Biasnya adalah pensil ukuran 2B sampai 6B 2. Krayon : Krayon merupakan campuran antara lilin dan bahan pewarna yang aman untuk anak anak 3. Pulpen atau Spidol, digunakan untuk menggambar cerita dengan karakter yang tegas pada garis-garis. Alat yang digunakan pada teknik Basah adalah cat air, tinta, cat poster, berbagai jenis kuas, palet cat air atau media lain yang memerlukan air pengencer. Bentuk-bentuk gambar cerita terdapat pada komik, Cover buku, Majalah, Cerpen, Poster, Buku paket.
Rangkuman Materi Kelas V Tema 7 Tema 7 Peristiwa dalam kehidupan terbagi menjadi tiga subtema yaitu Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan, Subtema 2 : Peristiwa kebangsaan seputar proklamasi, dan Subtema 3 : Peristiwa mengisi kemerdekaan. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 7 kurikulum 2013. Secara garis besar materi yang ada di dalam tema 7 ini mencakup tentang: 1. PPKn : keberagaman sosial budaya masyarakat 2. Bahasa Indonesia : informasi penting dari teks narasi sejarah 3. IPA : pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda 4. IPS : faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia 5. SBdP : tangga nada sebuah lagu, pola lantai dan karya seni rupa daerah. A. Rangkuman Muatan PPKN Kompetensi Dasar 3.3 Menelaah keberagaman sosial budaya masyarakat 4.3 Menyelenggarakan kegiatan yang mendukung keberagaman sosial budaya masyarakat Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Massa Penjajahan Keragaman Sosial Budaya di Indonesia Budaya merupakan segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia. Adapun wujud budaya, yaitu: 1. Gagasan atau ide, misalnya kepercayaan; 2. Tindakan, misalnya upacara adat dan seni pertunjukan; serta 3. Benda, misalnya pakaian adat dan senjata tradisional. Selain sebagai identitas, kebudayaan juga sebagai kepribadian suatu bangsa. Negara kita mengembangkan kebudayaan daerah dalam rmemperkaya kebudayan nasional. Hubungan antara keduanya serat karena kebudayaan nasional bersumber dari kebudayaan daerKebudayaan nasional lahir sebagai hasil usaha akal budi atau pikirseluruh bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam ras dan suku. Faktor Penyebab Keragaman Bangsa Indonesia 1. Indonesia merupakan negara kesatuan yang masyarakatnya majemuk. 2. Bangsa Indonesia terdiri atas beberapa suku bangsa yang menyebar dar Sabang (ujung Sumatra Utara) sampai Merauke (ujung Papua). Syukur adalah ucapan yang tepat atas keberagaman sosial budaya bangsa kita. Melestarikan adalah tindakan yang tepat ketika menyaksikan kebudayaankebudayaan dari berbagai Suku bangsa di Indonesia. Adapun Kerukunan merupakan cita-cita yang harus diwujudkan ketika melihat berbagai perbedaan suku bangsa yang ada di Indonesia.
Dalam sikap saling menghargai keberagaman sosial budaya, kita dilarang membeda-bedakan. Kita dilarang menganggap bahwa suku bangsa kita sendiri lebih tinggi dibandingkan dengan suku bangsa lain. Kita juga dilarang merendahkan budaya dari suku bangsa lain. Pada dasarnya, kebudayaan daerah menyumbang bagi kekayaan budaya nasional. Akan lebih membanggakan lagi jika kita tidak hanya mengenal budaya dari suku bangsa lain, tetapi juga mengerti maknanya dan turut melestarikannya. Subtema 2 : Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan Seluruh rakyat di berbagai daerah dari berbagai suku, agama, dan golongan penuh suka cita menyambut merayakan Proklamasi Kemerdekaan. Semua bersatu padu dan lebur saling bahu-membahu melakukan perlawan terhadap penjajah. Semua menunjukkan rasa persatuan dan kesatuan, tidak lagi memikirkan kedaerahan, suku, agama, dan golongan. Hanya ada satu identitas, yaitu Indonesia Kita hidup di tengah-tengah masyarakat yang memiliki keanekaragaman di segala bidang kehidupan. Meskipun beragam dan berbeda, tetapi kita tetap bisa bersatu dan hidup dengan rukun. Perhatikan lambang negara kita, Burung Garuda. Lihatlah pita yang dicengkeramnya. Pada pita itu, tertulis kalimat “Bhinneka Tunggal Ika”. Kalimat ter- sebut diambil dari Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular, yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu. Kata-kata tersebut kemudian diberi makna yang lebih luas dan menjadi semboyan “meskipun berbeda-beda, tetapi tetap satu jua”. Semboyan itulah kemudian yang mengikat keberagaman bangsa menjadi satu kesatuan. Untuk menerapkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, kamu pun tidak perlu harus meniru temanmu atau orang lain agar terlihat sama. Kamu tidak harus seperti orang lain. Biarlah kamu berbeda dengan orang lain dan orang lain biarlah berbeda dengan dirimu. Kamu harus menyadari perbedaan itu anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri. Dengan demikian, kamu tidak perlu berselisih hanya karena adanya perbedaan. Kamu harus mensyukuri perbedaan dengan cara menghormati dan menghargai teman-temanmu. Dengan begitu, perbedaan itu justru membuat hidup makin indah. Subtema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan Pancasila sebagai dasar negara merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Maka, nilainilai luhur yang terkandung di dalamnya harus dipahami dan diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, kita memiliki dasar yang kuat sehingga akan bisa menentukan sikap dan perilaku dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Dengan demikian, kita tidak akan kehilangan kepribadian sebagai bangsa Indonesia.
Bagi bangsa Indonesia, Pancasila merupakan ukuran dan pedoman nilai dan norma untuk menyikapi pengaruh dan perkembangan iptek. Pancasila merupakan pandangan hidup yang telah menyatu di dalam kebudayaan bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila sesungguhnya telah ada dalam kehidupan bangsa Indonesia yang beragam. Sebuah nilai yang menunjukkan adanya perilaku dan sikap kerukunan serta kerja sama dalam masyarakat yang beragam, yaitu hidup gotong royong Kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam menuntut warganya untuk mengembangkan cara untuk menjaga keutuhan dan kerukunan warganya dengan melakukan musyawarah. Musyawarah mufakat dapat mengatasi masalah dalam keberagaman. Perilaku dan sikap di sekolah 1. Menghormati dan menghargai sesama teman. 2. Menolong teman tanpa membedakannya 3. Menumbuhkan semangat persaudaraan B. Rangkuman Muatan Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar 3.5 Menggali informasi penting dari teks narasi sejarah yang disajikan secara lisan dan tulis menggunakanaspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana 4.5 Memaparkan informasi penting dari teks narasi sejarah menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana serta kosakata baku dan kalimat efektif Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Massa Penjajahan Kata tanya adalah kata yang dipakai dalam kalimat tanya untuk menanyakan sesuatu, baik itu orang/benda, perbuatan/tindakan, keadaan/situasi, dan lain sebagainya. 1. Kata tanya “Apa” berfungsi : untuk menanyakan benda atau sesuatu, keadaan atau perbuatan, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan isi atau pokok bahasan. 2. Kata tanya “Siapa” berfungsi : untuk menanyakan orang atau pihak yang terlibat. 3. Kata tanya “Kapan” berfungsi : untuk menanyakan waktu terjadinya sebuah/suatu peristiwa atau kejadian. 4. Kata tanya “(Di, Ke, Dari) Mana” berfungsi : untuk menanyakan tempat berlangsungnya suatu peristiwa, lokasi yang akan dituju, tempat yang sedang ditgunakan atau yang telah didatangi. 5. Kata tanya “Mengapa” berfungsi : untuk menanyakan sebab atau alasan suatu peristiwa terjadi. 6. Kata tanya “Bagaimana” berfungsi : untuk menanyakan keadaan atau kejelasan tentang sesuatu hal, cara atau proses pengerjaan sesuatu. 7. Kata tanya “Berapa” berfungsi : untuk menanyakan banyak, jumlah atau satuan.
Contoh penggunaan kata tanya dalam teks Kedatangan Bangsa Barat adalah sebagai berikut : 1. Siapa yang dimaksud dengan bangsa Barat? 2. Apa faktor yang melatar-belakangi bangsa Barat melakukan penjajahan di Indonesia? 3. Kapan bangsa Barat mulai melakukan penjelajahan samudra? 4. Mengapa bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra? 5. Di mana bangsa Barat pertama kali mendarat di Indonesia? 6. Bagaimana kondisi rakyat yang mengalami penjajahan? Ulasan Teks Kedatangan Bangsa Barat Ulasan merupakan suatu penilaian terhadap suatu karya, misalnya seperti film, buku, lagu, karya sastra, hingga karya seni. Teks ulasan juga bisa dibuat terhadap adanya suatu peristiwa, misalnya olahraga atau kegiatan sosial lainnya. Ulasan Teks Judul Teks Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat Bagian yang paling menarik Harga rempah-rempah saat itu pernah sama mahalnya dengan emas. Informasi penting Penjelajahan dan penjajahan bangsa Eropa terhadap Indonesia diawali oleh bangsa Portugis (1511), Spanyol (1521), Inggris, dan kemudian Belanda. Faktor yang menjadikan bangsa Eropa datang ke Indonesia adalah gold, gospel, glory, dan berkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendapat saya tentang teks ini Dalam teks ini menyadarkan saya bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya dan memiliki potensi besar untuk menjadi bangsa yang maju. Hal ini dibuktikan banyaknya penjajah yang ingin menguasai Indonesia. Saya menyarankan teks ini karena Saya menyarankan teks ini, karena teks ini mengajarkan kita terhadap sejarah perjalanan Indonesia dan dengan teks ini dapat menyadarkan masyarakat Indonesia bahwa negaranya merupakan negara yang besar sehingga diinginkan oleh bangsa penjajah. Kosa Kata Baku Pada Teks Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda” terdapat beberapa kata baku Perhatikan caracara menggunakan kamus berikut. 1. Pilihlah sebuah kata dari daftar kosakata barumu, misalnya: pilar. 2. Bukalah kamusmu. Carilah daftar kata-kata yang dimulai dengan huruf awal “p”. Ingat, setiap kata pada kamus selalu diurutkan berdasarkan urutan abjad. 3. Dalam daftar kata yang berhuruf awal “p”, carilah daftar kata yang dimulai dengan “pi”.
4. Carilah daftar kata yang dimulai dengan “pil”. Kata pilar akan kamu temukan di antara kata-kata itu. Selamat mencari. Kosakata pada Bacaan Kosakata Baku Arti Wajib Harus dilakukan Kolonial Penjajahan Petani Orang berusaha atau berkegiatan mengolah tanah untuk diambil hasilnya Panen Pemungutan hasil pertanian Rakyat Orang yang berada di suatu negara dan diakui keberadaannya oleh pemerintah Subtema 2 : Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan Ulasan Teks Akhmad Subarjo. Ulasan Teks Judul teks Ahmad Soebarjo Bagian yang paling menarik Peran Akhmad Soebarjo ketika beliau ikut menjadi Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal Pembukaan UUD 1945. Informasi penting 1. Ahmad Soebarjo lahir di Karawang, Jawa Barat pada tanggal 23 Maret 1897. 2. Beliau ikut menjadi Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal Pembukaan UUD 1945. 3. Ahmad Soebarjo juga dikenal sebagai tokoh perumus naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pendapat saya tentang teks ini Saya sangat setuju bahwa Akhmad Soebarjo sangat besar jasanya bagi bangsa dan negara. Selain sebagai anggota Panitia sembilan beliau juga merupakan perumus teks proklamasi. Saya menyarankan teks ini karena Saya menyarankan teks ini karena berisi informasi yang sangat penting tentang peran Akhmad Soebarjo terhadap perjuangan bangsa Indonesia
Kata Baku dan Tidak Baku Teks Peristiwa Pembacaan Teks Proklamasi Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai aturan atau kaidah berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya. Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku, yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidah berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya. Kata Baku dan Tidak Baku Kosakata Baku Arti Kosakata Tidak Baku Arti Proklamasi Pemberitahuan resmi kepada seluruh rakyat; permakluman; pengumuman Baki Nampan Laksamana Pangkat perwira tinggi dalam angkatan laut, Shodanco Pangkat kemiliteran Jepang Saksi Orang yang melihat atau mengetahui sendiri suatu peristiwa - - Upacara Rangkaian tindakan atau perbuatan yang terikat pada aturan tertentu - - Protokol Orang yang bertugas mengatur jalannya upacara - - Subtema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan Surat Undangan Surat undangan merupakan surat yang berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu acara atau kegiatan. Kalimat yang digunakan dalam undangan haruslah efektif, yaitu singkat, padat, dan jelas. Tujuannya agar orang yang membacanya dapat segera mengerti isinya. Surat undangan dibedakan atas 3 jenis, yaitu sebagai berikut. 1. Undangan resmi Undangan yang mengatasnamakan sebuah instansi atau organisasi dan kedinasan. Biasanya dipergunakan untuk kepentingan kedinasan. 2. Undangan setengah resmi Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan ke perorangan maupun instansi atau organisasi. 3. Undangan tidak resmi
Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan kepada perorangan untuk kepentingan perorangan, seperti undangan ulang tahun, undangan perayaan kelahiran. Bagian bagian dari Surat Resmi 1. Kepala Surat 2. Nama dan alamat tujuan 3. Isi Surat 4. Penutup Surat 5. Tempat dan Tanggal Surat 6. Pembuat Surat Persamaan dan Perbedaan Undangan Resmi, Setengah Resmi, dan Tidak Resmi Jenis Undangan Persamaan Perbedaan Resmi Berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu acara atau kegiatan. Kalimat yang digunakan dalam undangan harus efektif Mengatasnamakan sebuah instansi atau organisasi dan kedinasan. Biasanya, dipergunakan untuk kepentingan kedinasan. Setengah Resmi Mengatasnamakan perorangan yang ditujukan ke perorangan maupun instansi atau organisasi untuk kepentingan setengah resmi. Tidak Resmi Mengatasnamakan perorangan yang ditujukan kepada perorangan untuk kepentingan perorangan, seperti undangan ulang tahun.
Contoh Surat Undangan
C. Rangkuman Muatan IPA Kompetensi Dasar 3.7 Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda dalam kehidupan sehari-harii 4.7 Melaporkan hasil percobaan pengaruh kalor pada benda Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Massa Penjajahan Benda-benda yang ada disekitar digolongkan menjadi tiga, yaitu benda padat, cair dan gas. 1. Benda padat dapat diubah ke bentuk lain dengan beberapa perlakuan sperti diberi panas, diberi tekanan tinggi, atau diberi perlakuan Fisik seperti menggunting, menekan, melipat atau menyobek. 2. Wujud benda cair. Air merupakan zat penting dalam kehidupan makhluk hidup yang berwujud cair. Perhatikanlah bahwa ketika benda cair itu dipindahkan, ia akan berubah mengikuti wadahnya. Benda cair akan mengalir dari tepat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Benda cair juga dapat merambat melalui serat-serat halus dari bahan seperti bahan kain. Benda cair mengisi rongga kecil atau pori-pori bahan tersebut. 3. Wujud benda gas. Manusia menghirup gas oksigen dan mengeluarkan gas karbon dioksida. Dengan cara meniup, kamu dapat membuat sebuah balon mengembang. Dengan meniup, kamu juga dapat menggerakkan selembar kertas di tanganmu. Kamu dapat mencium bau napasmu sendiri. Kamu pun dapat mencium bau-bau lainnya yang berupa gas. Dengan memahami sifat gas, manusia menciptakan parfum atau minyak wangi untuk menyebarkan bau dari gas yang dikeluarkan dari wadah parfum tersebut. Perubahan wujud suatu benda yang terjadi antara lain adalah peristiwa membeku, mencair, menguap, mengembun, atau menyublim. 1. Membeku merupakan perubahan wujud benda cair menjadi benda padat. Benda cair akan membeku jika suhunya di bawah 0°C. Perubahan air menjadi es merupakan salah satu peristiwa membeku. 2. Mencair merupakan perubahan wujud benda padat menjadi benda cair akibat suhu yang panas. Peristiwa mencair contohnya es mencair. 3. Menguap merupakan perubahan wujud benda cair menjadi benda gas. Peristiwa ini mudah dijumpai ketika ada kegiatan masak-memasak. Pada saat air dipanaskan di atas api kompor, dalam beberapa saat, air akan mendidih. Peristiwa mendidih adalah contoh terjadinya penguapan atau perubahan dari benda cair ke gas dan pada saat yang sama, terjadi pengurangan volume air. 4. Mengembun dalah peristiwa perubahan wujud gas menajdi cair. Peristiwa ini merupakan kebalikan dari peristiwa menguap.Pada waktu gas mengembun, gas melepaskan kalor karena terjadi penurunan suhu di sekitarnya. Peristiwa sehari-hari yang mudah kamu jumpai antara lain peristiwa pengembunan yang terjadi di pagi hari. Meskipun pada malam sebelumnya tidak terjadi hujan, tetapi pada pagi hari, terdapat tetesan air pada tanaman yang berada di luar. Kamu juga dapat menjumpai beberapa tempat terasa lembap oleh air. Peristiwa mengembun ini terjadi karena uap air dalam udara menyentuh permukaan seperti permukaan daun atau permukaan yang lainnya. 5. Menyublim merupakan peristiwa berubahnya wujud zat padat menjadi gas. Mengkristal adalah perubahan wujud gas menjadi padat. Peristiwa “lenyapnya” kapur barus yang diletakkan di dalam lemari sering
dijadikan contoh peristiwa menyublim. Contoh peristiwa ini terjadi pada saat uap iodium yang mengkristal menjadi padatan pada saat didinginkan pada suhu tertentu. Subtema 2 : Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan Kalor didefinisikan sebagai energi panas yang dimiliki oleh benda. Secara umum, mengetahui adanya kalor yang dimiliki oleh benda dapat dilakukan dengan cara mengukur suhu benda tersebut. Jika suhu benda tinggi, kalor yang dikandung oleh benda juga besar. Sebaliknya, jika suhu benda rendah, kalor yang dikandung oleh benda juga kecil. Kalor yang dimiliki oleh suatu benda bisa berubah-ubah. Bisa naik, bisa juga turun karena kalor dapat berpindah dari suhu tinggi menuju suhu rendah. Contoh bahwa kalor dapat mengubah suhu benda: Air panas memiliki suhu tinggi. Air dingin memiliki suhu rendah. Apabila kedua air dicampur, campuran itu akan menghasilkan suhu baru. Suhu rendah akan meningkat karena menerima panas yang bersuhu tinggi Proses penguapan embun terjadi dengan bakentuan energi sinar matahari dan angin. Akibat panas dari sinar matahari, air menguap menjadi uap air. Energi panas atau kalor memiliki peran utama dalam proses penguapan tersebut. Energi panas dapat mengubah suhu benda dan dapat mengubah wujud benda. Contoh perubahan wujud karena penguapan sebagai berikut. 1. Bensin dibiarkan di tempat terbuka lama-lama akan habis. 2. Minyak kayu putih dibiarkan di dalam botol terbuka dalam waktu lama akan berkurang isinya. 3. Baju basah akan kering ketika dijemur di bawah panas matahari. Percobaan Memanaskan Mentega Judul Percobaan: Percobaan Pengaruh Kalor Terhadap Wujud Benda Tujuan Mengamati pengaruh kalor terhadap perubahan wujud benda Alat dan bahan Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam percobaan ini antara lain : Kompor, Panci/Penggorengan, Mentega Langkah kerja 1. Hidupkan kompor 2. Letakkan mentega dalam panci/penggorengan 3. Letakkan panci/penggorengan di atas kompor menyala 4. Amati perubahan yang terjadi pada mentega
Kesimpulan Mentega mengalami perubahan wujud karena terkena kalor/panas dari panci/penggorengan. Mentega yang merupakan zat padat berubah menjadi zat cair. Peristiwa perubahan wujud benda padat menjadi benda cair karena adanya pemanasan disebut mencair Subtema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan Perubahan wujud benda terjadi di sekitar kita. Salah satu perubahan wujud yang mungkin tidak kamu sadari adalah penyubliman. Kapur barus merupakan benda padat, yang dalam waktu tertentu berubah wujud menjadi gas. Kapur barus mengalami penyubliman. Menyublim adalah peristiwa berubahnya wujud benda dari padat ke gas. Pengkristalan ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan maupun penyerapan kalor. Contoh peristiwa pengkristalan dengan proses pelepasan kalor adalah salju dan gas yang didinginkan. Contoh peristiwa pengkristalan dengan penyerapan kalor ada- lah pada proses pembuatan garam. Garam dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam D. Rangkuman Muatan IPS Kompetensi Dasar 3.4 Mengidentifikasi faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya 4.4 Menyajikan hasil identifikasi mengenai faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Massa Penjajahan Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat Mulai akhir abad XV, bangsa Eropa berusaha melakukan penjelajahan samudra. Bangsa Eropa yang pernah melakukan penjelajahan dan penjajahan di Indonesia dimulai oleh bangsa Portugis. Kapal mereka pertama kali mendarat di Malaka pada tahun 1511. Berikutnya ialah bangsa Spanyol yang mendarat di Tidore, Maluku pada tahun 1521. Kemudian, disusul oleh bangsa Inggris dan Belanda. Kapal-kapal Belanda pertama kali mendarat di Pelabuhan Banten pada tahun 1596. Faktor-faktor pendorong penjelajahan samudra antara lain sebagai berikut. 1. Adanya keinginan mencari kekayaan (gold) 2. Adanya keinginan menyebarkan agama (gospel) 3. Adanya keinginan mencari kejayaan (glory)
4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat. Contohnya seperti berikut. 1) Dikembangkannya teknik pembuatan kapal yang dapat digunakan untuk mengarungi samudra luas. 2) Ditemukannya mesiu untuk persenjataan. Senjata dapat digunakan untuk melindungi pelayaran dari ancaman bajak laut dan sebagainya. Ditemukannya kompas. Sistem tanam paksa adalah menanam tanaman tertentu untuk diserahkan ke kolonial beanda. Sistem ini terjadi pada masa kepemimpinan johanes van den bosch. Sistem tanam pakasa mendapatkan banyak penentangan dari beerbagai pihak diantaranya adalah Douwes dekker atau multatuli. Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, masyarakat Indonesia dapat dibedakan menjadi 4 (empat) kelompok ras sebagai berikut. 1. Kelompok ras Papua Melanezoid, terdapat di Papua, Pulau Aru, Pulau Kai. 2. Kelompok ras Negroid, antara lain orang Semang di Semenanjung Malaka, orang Mikopsi di Kepulauan Andaman. 3. Kelompok ras Weddoid, antara lain orang Sakai di Siak Riau, orang Kubu di Sumatra Selatan dan Jambi, orang Tomuna di Pulau Muna, orang Enggano di Pulau Enggano, dan orang Mentawai di Kepulauan Mentawai. 4. Kelompok ras Melayu Mongoloid, yang dibedakan menjadi 2 (dua) golongan. Ras Proto Melayu (Melayu Tua) antara lain Suku Batak, Suku Toraja, Suku Dayak. Di samping kelompok ras di atas, masyarakat Indonesia juga terdiri atas kelompok warga keturunan China (ras Mongoloid), warga keturunan Arab, Pakistan, India, ras Kaukasoid, dan sebagainya yang hidup berdampingan membaur menjadi warga negara Indonesia. Masyarakat Indonesia tidak mengenal superioritas suatu ras dan tidak menganut paham rasialisme. Subtema 2 : Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan Peristiwa pembacaan teks Proklamasi Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945. Sesuai kesepakatan yang diambil di rumah Laksamana Maeda, para tokoh Indonesia menjelang pukul 10.30 waktu Jawa zaman Jepang atau pukul 10.00 WIB telah berdatangan ke rumah Ir. Soekarno. Mereka hadir untuk menjadi saksi pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Acara yang disusun dalam upacara di kediaman Ir. Soekarno itu, antara lain sebagai berikut. 1. Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. 2. Pengibaran bendera Merah Putih. 3. Sambutan Wali Kota Suwiryo dan dr. Muwardi. Peristiwa Menjelang dan Sesudah Pembacaan Teks Proklamasi 1. Pada tanggal 16 Agustus pukul 04.00 WIB, Bung Hatta dan Bung Karno beserta Ibu Fatmawati dan Guntur Soekarno Poetra dibawa pemuda ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh oleh Jepang. Tujuannya mendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
2. Setelah melalui perdebatan dan ditengahi Ahmad Soebardjo, menjelang malam hari, kedua tokoh, Bung Hatta dan Bung Karno, akhirnya kembali ke Jakarta. Rombongan Soekarno-Hatta sampai di Jakarta pada pukul 23.00. WIB. 3. Soekarno dan Hatta setelah singgah di rumah masing masing, lalu bersama rombongan lainnya menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta (tempat Ahmad Soebardjo bekerja). Di tempat itu, mereka akan merumuskan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Adapun peristiwa setelah dibacakannya teks Proklamasi Kemerdekaan sebagai berikut. 1. Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 1. Para pemuda menyebarkan berita Proklamasi melalui berbagai cara, antara lain menyebar pamflet, mengadakan pertemuan, dan menulis pada tembok-tembok. 2. Wartawan Kantor Berita Domei (sekarang Kantor Berita Antara), Syahruddin berhasil menyelundupkan teks Proklamasi dan diterima oleh Kepala Bagian Radio, Waidan B. Palenewen. Teks Proklamasi tersebut kemudian diberikan kepada F. Wuz untuk segera disiarkan melalui radio. 3. Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia juga disebarkan melalui beberapa surat kabar. Harian Soeara Asia di Surabaya adalah koran pertama yang menyiarkan berita Proklamasi. 4. Pihak pemerintah Republik Indonesia juga menugaskan para gubernur yang telah dilantik pada tanggal 2 September 1945 untuk menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di wilayahnya. 2. Sambutan Rakyat di Berbagai Daerah terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Peristiwa penting yang menunjukkan dukungan rakyat secara spontan terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain sebagai berikut. 1. Rapat Raksasa di Lapangan lkada (Ikatan Atletik Djakarta) Jakarta pada tanggal 19 September 1945 menyambut kemerdekaan. 2. Usaha menegakkan kedaulatan juga terjadi di berbagai daerah dengan adanya tindakan heroik di berbagai kota yang mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Aceh, Bali, Palembang, Kalimantan, Bandung, Makassar, Lampung, Solo, Sumatra Selatan, dan Sumbawa. Proklamator Indonesia 1. Ir. Soekarno merupakan Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) dan Pahlawan Proklamator. Beliau menjadi Presiden RI sejak tahun 1945 sampai dengan 1967. Ir. Soekarno dikenal pandai berpidato dan menguasai beberapa bahasa asing sehingga dijuluki sebagai “Singa Podium”. Ir. Soekarno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901. Jenjang pendidikannya dimulai dari Indische School (IS) di Tulungagung. Setelah lulus, Soekarno melanjutkan pendidikannya di Europesche Lagene School (ELS) Mojokerto, Jawa Timur; Hogene Burger School (HBS) Surabaya; dan Technische Hogere School (THS), sekarang menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB), di Bandung, Jawa Barat, dan memperoleh gelar insinyur. 2. Drs. Mohammad Hatta adalah Wakil Presiden Pertama RI (1945-1957) dan Bapak Koperasi Indonesia. Beliau juga sangat berperan dalam upaya memperoleh pengakuan dari pemerintah Belanda terhadap kedaulatan RI. Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat pada tanggal 12 Agustus 1902. Jenjang
pendidikannya ditempuh di Europoesche Lagere School (ELS) di Bukittinggi, Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs (MULO) di Padang, dan Handels Middelsbare School (HMS) di Jakarta. Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi Usaha menegakkan kedaulatan terjadi di berbagai daerah dengan tindakan heroik mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Berikut tindakan heroik mendukung Proklamasi di beberapa daerah di Indonesia. 1. Peristiwa Heroik di Yogyakarta.Perebutan kekuasaan di Yogyakarta dimulai pada tanggal 26 September 1945& sejak pukul 10.00 WIB. Para pegawai pemerintah dan perusahaan yang dikuasai Jepang melakukan aksi mogok. Mereka menuntut agar Jepang menyerahkan semua kantor kepada pihak Indonesia. 2. Peristiwa Heroik di Surabaya. Terjadi insiden bendera di Hotel Yamato, Tunjungan, Surabaya. Orang Belanda mengibarkan bendera Merah Putih Biru di atap hotel. Rakyat kemudian menyerbu hotel, menurunkan, dan merobek warna biru bendera itu untuk dikibarkan kembali. Insiden ini terjadi pada tanggal 19 September 1945. 3. Peristiwa Heroik Semarang. Pada tanggal 15 Oktober 1945, pasukan Jepang melakukan serangan ke Kota Semarang dan dihadapi oleh TKR dan laskar pejuang lainnya. Pertempuran berlangsung selama lima hari. Akibat pertempuran ini, ribuan pemuda gugur dan ratusan orang Jepang tewas. Untuk mengenang peristiwa itu, di Semarang didirikan Monumen Tugu Muda. 4. Peristiwa Heroik Aceh. Pada tanggal 6 Oktober 1945, para pemuda dari tokoh masyarakat membentuk Angkatan Pemuda Indonesia (API). Anggota API kemudian merebut dan mengambil alih kantor-kantor pemerintahan. Di tempat-tempat yang telah mereka rebut, para pemuda mengibarkan bendera Merah Putih dan berhasil melucuti senjata tentara Jepang. 5. Peristiwa Heroik Bali. Pada bulan Agustus 1945, pemuda Bali membentuk organisasi Angkatan Muda Indonesia (AMI) dan Pemuda Republik Indonesia (PRI). Upaya perundingan untuk menegakkan kedaulatan RI telah mereka upayakan, tetapi pihak Jepang selalu menghambat. Pada tanggal 13 Desember 1945, para pemuda merebut kekuasaan dari Jepang secara serentak, tetapi belum berhasil karena persenjataan Jepang masih kuat. 6. Peristiwa Heroik di Sumbawa. Bentrokan fisik antara pemuda dan Jepang terjadi di Gempe, Sape, dan Raba. 7. Peristiwa Heroik di Kalimantan. Rakyat Kalimantan juga berusaha menegakkan kemerdekaan dengan cara mengibarkan bendera Merah Putih, memakai lencana Merah Putih, dan mengadakan rapat-rapat. Namun, kegiatan ini dilarang oleh pasukan Sekutu yang sudah ada di Kalimantan. Rakyat tidak menghiraukan larangan Sekutu sehingga pada tanggal 14 November 1945 di Balikpapan (depan markas Sekutu) berkumpul lebih kurang 8.000 orang dengan membawa bendera Merah Putih. 8. Peristiwa Heroik di Palembang. Adanya upacara pengibaran bendera Merah Putih pada tanggal 8 Oktober 1945 yang dipimpin oleh dr. A.K. Gani. Pada kesempatan itu, diumumkan bahwa Sumatra Selatan berada di bawah kekuasaan RI. Upaya penegakan kedaulatan di Sumatra Selatan tidak memerlukan kekerasan karena Jepang berusaha menghindari pertempuran. 9. Peristiwa Heroik di Makassar. Gubernur Sam Ratulangi menyusun pemerintahan pada tanggal 19 Agustus 10. 1945. Sementara itu, para pemuda bergerak untuk merebut gedung-gedung penting seperti stasiun radio dan tangsi polisi.
Proses Pembentukan NKRI 1. Pembentukan Kelengkapan Pemerintahan Pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidangnya yang pertama Gedung Kesenian Jakarta. Sidang dipimpin oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta sebagai wakilnya. Anggota Sidang PPKI sebanyak 27 orang. Melalui pembahasan secara musyawarah, sidang mengambil keputusan penting, antara lain sebagai berikut. 1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi RI. 2. Memilih presiden dan wakil presiden, Ir. Soekarno sebagai Presiden RI dan Drs. Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden RI. 3. Tugas presiden untuk sementara waktu dibantu oleh Komite Nasional. PPKI melanjutkan pekerjaannya guna melengkapi berbagai hal yang diperlukan bagi berdirinya negara dengan melaksanakan sidang pada tanggal 19 Agustus 1945. Dalam sidang kedua, PPKI menghasilkan keputusan, antara lain sebagai berikut. 1. Menetapkan dua belas kementerian yang membantu tugas presiden dalam pemerintah. 2. Membagi wilayah Republik Indonesia menjadi delapan provinsi, yaitu Provinsi Sumatra , Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sunda Kecil, Provinsi Maluku, Provinsi Sulawesi, dan Provinsi Kalimantan. 2. Pembentukan Komite Nasional Indonesia PPKI kembali mengadakan sidang pada tanggal 22 Agustus 1945 yang memiliki agenda pokok tentang rencana pembentukan Komite Nasional dan Badan Keamanan Rakyat. Komite Nasional dibentuk di seluruh Indonesia dan berpusat di Jakarta. Tujuannya sebagai penjelmaan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia untuk menyelenggarakan kemerdekaan Indonesia yang berdasarkan kedaulatan rakyat. Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara Dalam rapat Pleno PPKI pada tanggal 22 Agustus 1945, diputuskan pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR). BKR ditetapkan sebagai bagian dari Badan Penolong Keluarga Korban Perang (BPKKP) yang merupakan induk organisasi dengan tujuan untuk memelihara keselamatan masyarakat, serta merawat para korban perang. Perkembangan situasi negara makin membahayakan. Pimpinan negara menyadari bahwa sulit untuk mempertahankan negara dan kemerdekaan tanpa angkatan perang. Dalam kondisi seperti itu, pemerintah memanggil pensiunan Mayor KNIL Oerip Soemoharjo dari Yogyakarta ke Jakarta dan diberi tugas membentuk tentara kebangsaan. Dengan Maklumat Pemerintah pada tanggal 5 Oktober 1945, terbentuklah organisasi ketentaraan yang bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR). 4. Pembentukan Lembaga Pemerintahan di Seluruh Daerah di Indonesia Bentuk pemerintah daerah di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 18 (sebelum diamandemen). Pasal tersebut berbunyi: Pembagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil dengan
bentuk susunan pemerintahannya ditetapkan dengan undang-undang dengan memandang dan mengingat dasar musyawarah dalam sistem pemerintahan negara, dan hak-hak asal usul dalam daerah-daerah yang bersifat istimewa. Berdasarkan bunyi pasal tersebut, berarti daerah Indonesia akan dibagi dalam daerah provinsi. Setiap daerah provinsi akan dibagi pula dalam daerah yang lebih kecil. Sesuai dengan keputusan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 bahwa tugas presiden dibantu oleh Komite Nasional, di daerah-daerah tugas gubernur (kepala daerah) juga dibantu oleh Komite Nasional di daerah. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Daerah yang ada di tiap-tiap provinsi merupakan lembaga yang akan berfungsi sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebelum diadakan pemilihan umum. Dengan terbentuknya pemerintahan di daerah, yang dibantu oleh Komite Nasional di daerah, diharapkan roda pemerintahan dapat berjalan, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Subtema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan Peristiwa Lahirnya Pancasila Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu panca dan sila. Panca artinya lima, dan sila artinya dasar. Jadi, Pancasila berarti lima dasar atau lima asas. Istilah pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit, yaitu terdapat pada kitab Negarakertagama karangan Mpu Prapanca dan kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Dalam kitab Sutasoma, pancasila berarti berbatu sendi yang lima atau pelaksanaan kesusilaan yang lima Lahirnya Pancasila sebagai dasar negara terjadi pada saat Sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang pertama. Berikut usulan-usulan dasar negara yang disampaikan oleh tiga tokoh bangsa. Pada tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin mengusulkan lima dasar negara, yaitu: 1. peri kebangsaan, 2. peri kemanusiaan, 3. peri ketuhanan, 4. peri kerakyatan, dan Pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Soepomo dalam pidato singkatnya mengusulkan lima asas: 1. persatuan 2. kekeluargaan 3. keseimbangangan lahir batin 4. musyawarah 5. keadilan rakyat Pada hari terakhir Sidang BPUKPI tanggal 1 Juni1945, Ir. Soekarno berpidato tanpa teks tentang calon rumusan dasar negara Republik Indonesia, yaitu: 1. internasionalisme,
2. peri kemanusiaan, 3. mufakat atau demokrasi, 4. kesejahteraan sosial, dan 5. Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemudian, untuk memberikan nama pada kelima dasar tersebut, diusulkan istilah “Pancasila”. Tanggal 1 Juni 1945 dianggap sebagai hari lahirnya Pancasila sebagai dasar negara. Pada tanggal 18 Agustus 1945, disahkan Undang-Undang Dasar 1945 pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), termasuk Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Di dalam Pembukaan Undang- Undang Dasar 1945, termuat isi rumusan Prinsip Dasar Negara yang disebut Pancasila, tepatnya pada alinea IV yang berbunyi sebagai berikut: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. E. Rangkuman Muatan SBdP Subtema 1 : Peristiwa Kebangsaan Massa Penjajahan Kompetensi Dasar 3.2 Memahami tangga nada 4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangga nada dengan iringan musik Lagu wajib adalah lagu yang wajib dipelajari oleh siswa dalam rangka menanamkan rasa cinta tanah air, menghargai jasa pahlawan, dan membakar semangat perjuangan agar selalu menyala. Ciri-ciri lagu wajib antara lain sebagai berikut. 1. Lirik lagu wajib bertujuan untuk menanamkan sikap cinta tanah air, kepahlawanan, nasionalisme, serta rela berkorban demi bangsa dan negara. 2. Biasanya, lagu wajib menggunakan irama yang penuh semangat dan atau berupa himne. 3. Lagu-lagu wajib diajarkan, dipelajari, dan dihayati sesuai dengan maksud dan tujuan yang terkandung di dalamnya Lagu Rayuan Pulau Kelapa diciptakan oleh Ismail Marzuki, lagu tersebut dinyanyikan dengan nada dasar Do = C, birama 4/4 dan tempo Andante atau sedang . Lagu Indonesia Raya diciptakan olh WR Supratman. Lagu tersebut dinyanyikan dengan nada dasar Do = G, birama 4/4 dan tempo Con Bravura yang arinya lagu tersebut dibawakan dengan semangat bergelora. Lagu Tanah Airku diciptakan oleh Ibu Sud dengan nada dasar Do=Bes. Birama 4/4 dan tempo Largetto atau cukup lambat.
Subtema 2 : Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan Kompetensi Dasar 3.3 Memahami pola lantai dalam tari kreasi daerah 4.3 Mempraktikkan pola lantai pada gerak tari kreasi daerah Gerak tari adalah serangkaian gerakan indah dari dalam tubuh manusia. Penampilan gerak tari akan terasa lebih indah jika ada iringan musiknya. Musik dan tari merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Musik dapat mengatur tempo gerak, sebagai pengiring, memberikan suasana, dan sebagai ilustrasi untuk mempertegas ekspresi gerak. Selain musik atau iringan tarinya, keindahan gerak tari juga dapat dilihat dari pola lantai saat penari memperagakan gerak tari. Pola lantai adalah garis-garis di lantai yang dilalui oleh penari dari perpindahan tempat satu ke tempat lain pada saat melakukan gerak tari. Menurut jenisnya, ada tiga bentuk karya tari yang perlu kamu ketahui sebelum kita lebih lanjut membahas tentang pola lantai. Ada bentuk karya tari tunggal, karya tari berpasangan, dan bentuk tari kelompok. Subtema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan Kompetensi Dasar 3.4 Memahami karya seni rupa daerah 4.4 Membuat karya seni rupa daerah Seni rupa daerah adalah seni rupa yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia. Seni rupa daerah dapat disebut juga seni rupa tradisional karena dikerjakan secara turun-temurun di suatu daerah. Seni rupa daerah dapat berupa seni kerajinan, seni lukis, dan seni patung. Seni kerajinan meliputi seni tekstil (batik, tenun, dan songket), seni anyam, seni ukir, seni keramik. Hasil karya seni tekstil dan seni lukis berbentuk dua dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang dan lebar. Hasil karya seni anyam, seni keramik, dan seni patung pada umumnya berbentuk tiga dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau memiliki volume. 1. Seni Lukis Daerah Seni lukis adalah seni menggambarkan objek-objek berupa pemandang- an alam, tumbuhan, binatang, manusia, benda di alam, untuk me- nimbulkan perasaan keindahan. Seni lukis daerah mengandung nilai- nilai budaya yang berkembang di suatu daerah. Salah satu seni lukis daerah yang terkenal adalah seni lukis Kamasan dari Bali. Kamasan adalah sebuah desa di Kabupaten Klungkung yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai pelukis. Seni lukis Kamas-an merupakan seni lukis klasik yang biasanya bertema kisah pewayangan, kehidupan bangsawan, dan dongeng binatang. Para pelukis menggunakan warna alam yang dicampur dengan perekat yang menempel pada kanvas. Kanvas yang digunakan berupa kain
kasar yang dicelup dengan bubur beras, lalu dijemur di bawah matahari. Setelah dijemur, kain digosok agar permukaannya halus dan siap untuk dibuat sketsa. Seni Lukis Kaca Seni lukis kaca Cirebon dibuat dengan cara terbalik menggunakan media kaca. Sketsa dibuat pada kertas yang kemudian ditempel pada kaca, lalu dilukis bagian sebaliknya dengan menggunakan kuas. Salah satu tema khas lukis kaca Cirebon adalah wayang dan batik Cirebon dengan&n motif mega mendung yang terkenal. 2. Seni Patung Daerah Seni patung adalah seni membuat bentuk manusia atau binatang dengan bahan yang lunak atau bahan keras. Patung dari bahan lunak dibuat dengan teknik membentuk, sedangkan patung dari bahan keras dibuat dengan teknik meraut atau memahat. Salah satu contoh patung tradisional adalah patung Asmat yang dibuat oleh suku Asmat yang tinggal di Pulau Papua. Masyarakat suku ini biasanya menggunakan kayu bakau untuk membuat patung yang menjadi bentuk hubungan mereka dengan nenek moyang. Oleh karenanya, tema pemahatan pada umumnya tentang penghargaan kepada nenek moyang mereka. Walaupun hanya menggunakan peralatan sederhana seperti kapak batu, pisau dari tulang, dan paku yang dipipihkan, patung yang dihasilkan bernilai estetika dan religius yang sangat tinggi. 3. Seni Kriya Seni kriya merupakan seni kerajinan dalam membuat benda-benda pakai berdasarkan kegunaan dan keindahannya dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai jenis seni kriya dapat dijumpai sehari-hari seperti seni tekstil berupa batik, songket, dan tenun. Selain itu, terdapat pula seni anyam dan seni ukir. Karya seni kriya seperti batik, songket, dan tenun telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karya seni tekstil biasanya digunakan pada acara-acara penting dalam masyarakat adat, mulai dari acara kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Seni tekstil selalu menjadi bagian penting suatu daerah. Seni anyaman merupakan seni menjalin bahan berbentuk bilah atau batang dengan menggunakan pola tertentu sehingga berbentuk sebuah benda. Seni anyam dibuat untuk memenuhi kebutuhan untuk membuat wadahwadah dengan menggunakan bahan alam yang tersedia. Bahan-bahan yang digunakan pun sangat beragam, misalnya bilah bambu, rotan, lidi, akar-akaran, pelepah pisang, dan daun pandan. Seni anyam digunakan untuk membuat tikar, keranjang, bakul, kursi, dan alat rumah tangga lainnya. Seni ukir juga telah lama menjadi bagian kehidupan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Seni ukir menggunakan motif tertentu yang memiliki makna dan keunikan tersendiri sesuai dengan budaya masyarakat. Seni ukir Bali berhubungan dengan agama Hindu yang menggunakan motif-motif tumbuhan, manusia, dan binatang. Ukiran Jepara (Jawa) berhubungan dengan agama Islam dan banyak menggunakan motif tumbuhan.
Rangkuman Materi Kelas V Tema 8 Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita terbagi menjadi tiga subtema yaitu Subtema 1 : Manusia dan Lingkungan, Subtema 2 : Perubahan Lingkungan, dan Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungann. Rangkuman atau resume ini ditulis dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 8 kurikulum 2013. Secara garis besar materi yang ada di dalam tema 8 ini mencakup tentang: 1. PPKn : keberagaman sosial budaya masyarakat 2. Bahasa Indonesia : urutan peristiwa atau tindakan yang terdapat pada teks nonfiksi 3. IPA : siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi 4. IPS : peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat 5. SBdP : tangga nada sebuah lagu, pola lantai dan karya seni rupa daerah. A. Rangkuman Muatan PPKN Kompetensi Dasar 3.3 Menelaah keberagaman sosial budaya masyarakat 4.3 Menyelenggarakan kegiatan yang mendukung keberagaman sosial budaya masyarakat Subtema 1 : Manusia dan Lingkungan Keragaman Budaya Bangsa di Wilayah Indonesia Kekayaan budaya Indonesia karena berbagai suku bangsa yang ada. Kekayaan itu beragam bentuknya. Beberapa di antaranya berbentuk bahasa daerah, rumah tradisional, pakaian adat, dan kesenian daerah berupa tari- tarian, alat musik, lagu-lagu, dan upacara adat. Semua budaya tersebut menjadi ciri khas tiap-tiap daerah. Berikut contoh budaya daerah di Indonesia. 1. Bahasa daerah 2. Rumah adat 3. Pakaian adat 4. Kesenian daerah Itulah contoh keragaman budaya yang ada dalam masyarakat Indonesia. Semua itu merupakan kekayaan negara Indonesia yang sangat dikagumi negara lain. Indonesia memang memiliki masyarakat majemuk. Namun demikian, masyarakat Indonesia tetap hidup rukun, saling menghormati, dan bertoleransi antarwarga masyarakat. Masih banyak keragaman masyarakat Indonesia lainnya. Toleransi adalah sikap kita menghargai orang lain yang berbeda suku, adat, agama dan lainnya agar tercipta kerukunan. Contoh sikap toleransi di sekolah 1. Tidak membeda-bedakan teman 2. Menghargai teman yang berbeda agama 3. Mengahargai teman yang berbeda suku
4. Menghormati guru 5. Saling membantu walaupun berbeda-beda agama Sikap terhadap keragaman jenis usaha warga masyarakat antara lain : 1. Menghargai dan menerima adanya keragaman usaha yang diciptakan masyarakat 2. Memandang keragaman usaha adalah wujud kreatifitas masyarakat sekitar kita 3. Menganggap keragaman usaha warga masyarakat adalah dorongan bagi kita untuk lebih baik 4. Menciptakan persaingan yang sehat untuk mendorong kemajuan di masyarakat sekitar Subtema 2 : Perubahan Lingkungan Desa Unik di Bali Bali merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Banyak hal yang membuat Bali menarik untuk dikunjungi wisatawan. Salah satu daya tarik Bali adalah adanya beberapa desa unik. 1. Desa Tenganan Desa Tenganan terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem di sebelah timur Pulau Bali. Desa Tenganan merupakan salah satu desa tertua di Bali. Masyarakat desa ini masih menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Desa Tenganan merupakan salah satu Desa Bali Aga (desa asli suku Bali). Desa ini terkenal dengan kesederhanaannya. 2. Desa Trunyan Desa Trunyan terletak di inggir Danau Batur, Kintamani, kabupaten Bangli, Bali Utara. Keunikan desa ini adalah tradisi pemakamannya. Pada masyarakat hindu Bali, jenazah orang eninggal akan dibakar atau yang isebut ngaben. Namun, di Desa Trunyan jenazah orang meninggal anya diletakkan di atas tanah di alam gua, bahkan di atas pohon. Tradisi ini mereka sebut dengan istilah mepasah. 3. Desa Panglipuran Desa Penglipuran terletak di Kabupaten Bangli, lebih kurang 45km dari Kota Denpasar. Desa ini memiliki struktur bangunan yang teratur dan rapi. Masyarakat Desa Penglipuran tidak pernah melepaskan adat dan budaya yang berlaku turun-temurun. Oleh karena itu, masyarakat Desa Penglipuran banyak melakukan acara adat, seperti pemasangan dan penurunan odalan serta perayaan Galungan, dan hari besar lainnya. Tradisi Rasulan di Gunung Kidul Masyarakat Gunung Kidul di Provinsi DI Yogyakarta mengenal tradisi rasulan. Kegiatan rasulan atau bersih dusun ini dilakukan oleh para petani setelah masa panen. Waktu pelaksanaan tergantung kesepakatan warga setiap dusun, tetapi biasanya sekitar bulan Juni atau Juli. Rasulan biasanya berlangsung selama beberapa hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti atau membersihkan lingkungan sekitar dusun. Warga bergotong royong memperbaiki jalan, membuat atau mengecat pagar pekarangan, serta membersihkan makam. Selanjutnya, tradisi rasulan juga disemarakkan dengan berbagai rangkaian kegiatan olahraga dan pertunjukan seni budaya.
Berbagai tradisi dan atraksi seni budaya pada perayaan rasulan di Gunung Kidul ini berhasil menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun luar negeri. Atraksi seni budaya yang disuguhkan seperti doger, jathilan, wayang kulit, dan reog Ponorogo. Puncak keramaian acara rasulan terjadi saat diselenggarakannya kegiatan kirab. Kirab adalah semacam karnaval atau arak-arakan mengelilingi desa. Dalam acara kirab itu dibawa pula tumpeng dan sajian berupa hasil panen seperti pisang, jagung, padi, sayur-mayur, dan hasil panen lainnya. Bentuk bentuk sikap toleransi atas keragaman budaya di lingkungan tempat tinggal adalah: 1. Menghormati perbedaan agama dan suku bangsa dari warga yang berada di sekitar tempat tinggal. 2. Tidak memenedakan terhadap warga setempat yang berbeda agama atau suku bangsanya. 3. Tidak mengganggu kegiatan ibadah pemeluk agama lain Contoh Keragaman Tradisi Jawa Tengah No. Nama Tradisi Peristiwa Makna 1. Wetonan Peringatan hari lahir Bersyukur kepada Tuhan atas usia yang diberikan 2. Syawalan Silaturahmi setelah Idhul Fitri Saling memaafkan agar hati kembali bersih 3. Sadran Berziarah ke makam-makam dan menabur bunga Menghormati para leluhur dan mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan 4. Popokan Lempar lumpur Wujud rasa syukur kepada Tuhan YME. 5. Siraman Prosesi pernikahan adat jawa Meluruhkan segala simbol negatif calon pengantin 6. Mendak Kematian Mendoakan orang yang sudah meninggal Mengingat pada kematian karena semua orang akan mati 7. Ruwatan Memotong rambut sang sukerta (orang yang berada dalam dosa) Penucian diri agar terhindar dari bahaya 8. Padusan Berendam atau mandi di sumursumur atau sumber mata air Mensucikan diri sebelum bulan suci 9. Nyewu Peringatan hari Mendoakan orang yang sudah
kematian keseribu meninggal 10. Kenduren Penjamuan makan untuk berdoa Bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME 11. Dugderan Perayaan dan pawai dengan memukul bedug Menandai awal ibadah puasa 12. Ngapati Peringatan bulan keempat kemailan Ungkapan rasa syukur dan doa 13. Larung Sesaji Membuang sesajen ke dalam lautan Perwujudan rasa syukur kepada Tuhan YME 14. Muludan Kegiatan pengajian di Masjid Peringatan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW 15. Brobosan Menerobos melewati bagian bawah jenazah Penghormatan terakhir kepada yang meninggal 16. Pingitan Pengatin wanita dilarang keluar rumah Memberikan waktu pada pengantin wanita mempersiapkan diri 17. Slametan Perayaan kejadian penting dalam hidup Bersyukur kepada Tuhan YME Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungann Setiap orang akan melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ada yang menjadi petani, penjahit, pedagang, nelayan, pegawai swasta, pegawai negeri, tenaga medis, pengusaha, dan lainnya. Kegiatan ekonomi yang dilakukan setiap orang melibatkan orang lain. Keterlibatan orang lain dapat dilihat dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada kegiatan produksi, orang yang terlibat adalah tenaga kerja. Pemakaian tenaga kerja dimaksudkan untuk memperlancar kegiatan produksi. Tenaga kerja akan memperoleh balas jasa dari produsen berupa upah atau gaji dari produsen. Selanjutnya, barang hasil produksi akan disalurkan kepada konsumen atau masyarakat oleh distributor. Dari kegiatan penyaluran barang tersebut, distributor akan memperoleh keuntungan. Contoh distributor adalah agen, pedagang besar, dan pedagang eceran. Cara menghargai kegiatan usaha ekonomi dapat dilakukan sebagai berikut. 1. Menumbuhkan persaingan usaha yang sehat dalam kegiatan perekonomian. 2. Menghormati usaha ekonomi orang lain dengan tidak iri atas keberhasilannya. 3. Menjunjung tinggi setiap jenis pekerjaan yang dilakukan orang lain. 4. Meneladani keberhasilan orang lain dengan meniru sikap positif orang tersebu
Keragaman sosial akibat berbagai jenis usaha menimbulkan keuntungan, yaitu: 1. Tumbuh sikap toleransi terhadap kergaman ekonomi masyarakat. 2. Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. 3. Saling menghargai keragaman ekonomi masyarakat 4. Mudah mendapatkan kebutuhan sehari-hari. 5. Kehidupan menjadi lebih nyaman. 6. Pekerjaan menjadi lebih mudah. 7. Terbukanya berbagai lapangan pekerjaan B. Rangkuman Muatan Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar 3.8 Menguraikan urutan peristiwa atau tindakan yang terdapat pada teks nonfiksi 4.8 Menyajikan kembali peristiwa atau tindakan dengan memperhatikan latar cerita yang terdapat pada teks nonfiksi Subtema 1 : Manusia dan Lingkungan Teks non fiksi adalah teks yang dibuat berdasarkan kenyataan, realita tanpa mengada-mengada, atau hal yang benar terjadi dalam kehidupan. Contoh karangan atau tulisan non fiksi adalah : laporan, karya ilmiah, artikel, dan lainya. Urutan peristiwa dalam sebuah cerita disebut Alur. Alur merupakan unsur instrinsik dari sebuah karya sastra. Macam macam alur yakni alur maju (peristiwa dituturkan secara runtut), alur mundur(peristiwa sekarang menuju peristiwa masa lampau), dan alur campuran. Tahapan Alur terdiri dari Perkenalan, Konflik, Klimaks, peleraian, dan klimaks. Urutan peristiwa pada cerita “Semut dan Beruang” 1. Beri si Beruang mengancam semut yang ditemuinya sedang membawa guci untuk mengambil air. 2. Beri sangat marah karena tidak dihiraukan dan mencoba mencari semut namun tidak ketemu. 3. Ketika berbaris menuju mata air, para semut melihat guci Semut Hitam tergeletak di jalan. 4. Para semut mengira Semut Hitam ditangkap oleh Beri Beruang, merekapun berniat membebaskan Semut Hitam. 5. Kelinci melarang para semut ke mata air, tapi diabaikan dan mereka bergerak ke sarang Beruang. 6. Di tengah jalan, seekor tupai mengingatkan mereka karena beruang sedang marah tapi diabaikan. 7. Para semut tiba di sarang beruang dan menggali lubang di depan pohon oak dibantu seekor tikus tanah. 8. Akibat perangkap tersebut, ketika Beri kembali ke sarangnya di malam hari, ia langsung jatuh ke lubang tersebut. 9. Para semut hidup damai di sarang mereka dan Semut Hitam kembali karena ternyata ia hanya terpeleset.
Subtema 2 : Perubahan Lingkungan Kalimat Tanya Pada Teks Siklus Air Tanah Jawablah pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama kelompokmu. 1. Peristiwa apa saja yang terjadi pada teks “Siklus Air dan Bencana Kekeringan”? Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada teks yaitu: siklus air, penguapan air, hujan, air mengalir, dan terjadinya air tanah 2. Bagaimana proses siklus air menghasilkan air yang bersih? Jelaskan! Pada proses siklus air, ada tahap penguapan air dari permukaan bumi, yaitu dari laut, sungai, danau, dan genangan-genangan air lainnya. Pada saat penguapan air, kotoran pada air akan tertinggal. Uap air yang naik dan membentuk awan merupakan uap air yang bersih. Saat awan menjadi mendung lalu turun menjadi hujan, air yang turun merupakan air bersih. 3. Apa yang dimaksud dengan air tanah? Air tanah adalah air yang terserap masuk ke dalam lapisan tanah dan mengalir di bawah permukaan tanah. Air tanah lebih jernih dan bersih karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan. Manusia biasa memanfaatkan air tanah dengan membuat sumur. 4. Bagaimana perbedaan air tanah dengan air permukaan? Air tanah lebih jernih dan bersih daripada air permukaan karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan. Oleh karena itu manusia biasa memanfaatkan air tanah untuk keperluan sehari-hari dengan membuat sumur 5. Mengapa air permukaan biasanya lebih kotor dibandingkan dengan air tanah? Jelaskan! Air permukaan merupakan air hujan yang tidak terserap oleh tanah. Air permukaan lebih kotor karena mengandung lumpur dan benda-benda lain yang terbawa aliran air di permukaan tanah. 6. Apa akibat dari musim kemarau yang panjang? Saat musim kemarau panjang, air permukaan dan air tanah menyusut. Kekurangan air akan menyebabkan bencana kekeringan. Kata Tanya Teks Tari Suling Dewa No. Pertanyaan Jawaban 1. Dari mana asal Tari Suling Dewa? Tari Suling Dewa berasal dari masyarakat Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. 2. Kapan dilakukan Tari Suling Dewa? Masyarakat menarikan Tari Suling Dewa saat kekeringan melanda daerahnya. 3. Siapa yang melakukan Tari Suling Dewa? Tari Suling Dewa dilakukan oleh para tokoh adat atau sesepuh adat Desa Bayan 4. Apa tujuan dilakukan Tari Suling Dewa? Tari Suling Dewa merupakan sarana permohonan doa kepada Tuhan agar hujan segera turun. 5. Mengapa air penting bagi manusia? Air penting bagi manusia sebagai sumber kehidupan. Manusia membutuhkan air karena 90%
tubuh kita merupakan cairan. Air juga kita perlukan untuk sarana kebersihan Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungann Informasi Penting Teks Air untuk Kebutuhan Sehari-hari Paragraf 1 1. Sebagian besar (97%) air di bumi berupa air laut yang tidak bagus untuk diminum. 2. Hanya 3% air di dunia berupa air segar yang dapat digunakan untuk minum, memasak, dan mencuci. Paragraf 2 Persyaratan air bersih meliputi tiga komponen, yaitu persyaratan secara fisik, secara kimia, dan kandungan mikroba. Paragraf 3 1. Masyarakat memerlukan air dalam jumlah yang sangat besar. 2. Air diambil dari sungai-sungai atau sumur. 3. Air dialirkan dalam tangki dan ditambahkan gas chlorine untuk membunuh kuman. 4. Air dipompa melalui pipa bawah tanah menuju ke rumah-rumah penduduk. Paragraf 4 1. Sumber air lainnya didapat dari sumur. 2. Dahulu, orang menggunakan timba, namun, sekarang menggunakan pompa air listrik. 3. Pompa mengalirkan air menuju ke bak penampung, kamar mandi, dapur, dan tempat-tempat lain. C. Rangkuman Muatan IPA Kompetensi Dasar 3.8 Menganalisis siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta kelangsungan mahluk hidup 4.8 Membuat karya tentang skema siklus air berdasarkan informasi dari berbagai sumberi Subtema 1 : Manusia dan Lingkungan Siklus Air Siklus air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus- menerus dari bumi ke atmosfer, lalu kembali ke bumi. Siklus air ini terjadi melalui proses penguapan, pengendapan, dan pengembunan. Air di laut, sungai, dan danau menguap akibat panas dari sinar matahari. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Uap air dari permukaan bumi naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi
(pengendapan). Ketika suhu udara turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan). Titik-titik air di awan selanjutnya akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur. Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau, akan menambah jumlah air di tempat tersebut. Selanjutnya air sungai akan mengalir ke laut. Namun, sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses siklus air pun terulang lagi. Manfaat Air bagi mahluk hidup Mnafaat air bagi manusia 1. Untuk kebutuhan rumah tangga seperti mandi, menncuci, air minum 2. Sarana rekreasi 3. Kebersihan jalan dan pasar 4. Sebagai pembangkit listrik 5. Keperluan pertanian 6. Keperluan pelayaran Manfaat air bagi Tumbuhan 1. Bahan utama fotosintesis 2. Pelarut zat hara 3. Media pengangkut dan memindahkan hasil fotosintesis 4. Membantu proses respirasi 5. Mengatur suhu pada tumbuhan agar tetap stabil 6. Penghasil tenaga mekanik pada tumbuhan 7. Tempat hidup bagi tumbuhan air Manfaat air bagi hewan 1. Untuk minum bagi semua hewan 2. Tempat hidup bagi hewan air 3. Tempat membersihkan tubuh hewan 4. Tempat berlindung dan bersembunyi 5. Memproduksi susu bagi hewan yang menyusui Subtema 2 : Perubahan Lingkungan Siklus Air Tanah Proses siklus air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah dalam bentuk air hujan. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang masuk ke sungai. Aliran air di sungai ini
akan terkumpul kembali di laut. Selain masuk ke sungai dan mengalir ke laut, ada juga air yang tergenang membentuk danau. Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air). Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah resapan air terdapat di hutanhutan. Tumbuhan hutan mampu memperkukuh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi air akan terserap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kukuh dan tidak mudah longsor. Menyimak uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan. Saat ini hutan banyak yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran. Pepohonan di hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan-kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan. Pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton dapat menghalangi meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan-jalan. Apa akibatnya jika daerah resapan air semakin berkurang? Apabila daerah resapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan. No. Kegiatan yang Dilakukan Keluargaku untuk Menjamin Ketersediaan Air Tanah 1. Membuat daerah resapan air (biopori) 2. Menanam pepohonan di sekitar rumah 3. Membersihkan sampah di sekitar rumah 4. Tidak membuang limbah yang dapat mencemari air tanah 5. Membuat bak penampuangan air tanah
6. Menggunakan air tanah dengan efisien 7. Memperbanyak daerah resapan air tanah di sekitar rumah 8. Menyirami pohon di sekitar rumah 9. Tidak menebang pohon sembarangan 10. Mematikan keran air tanah apabila tidak digunakan Siklus air dan bencana kekeringan Siklus air menghasilkan air bersih yang berguna untuk kehidupan manusia. Manusia memerlukan air bersih antara lain untuk keperluan rumah tangga, keperluan industri, dan juga pertanian. Siklus air menghasilkan air bersih. Pada saat proses penguapan, kotoran pada air tidak ikut menguap. Uap air yang menguap adalah uap air yang bersih. Pada saat turun hujan, air yang dihasilkan pun adalah air bersih dan siap digunakan untuk berbagai keperluan. Air hujan yang jatuh, sebagian akan diserap oleh tanah, lalu menjadi air tanah. Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah. Air ini biasanya lebih jernih dan bersih, karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan. Untuk mendapatkan air tanah, manusia membuat sumur dengan cara menggali lubang. Air hujan yang tidak terserap oleh tanah, akan terus mengalir menjadi air permukaan. Lalu, air itu menuju tempat yang lebih rendah seperti sungai, danau, dan laut. Air permukaan adalah air hujan yang tak dapat diserap oleh tanah tetapi diserap oleh permukaan tanah, sehingga mengalir di atas permukaan tanah dan kemudian menguap kembali. Air ini biasanya lebih kotor, karena mengandung lumpur. Air ini juga biasanya membawa berbagai macam material dari proses erosi. Pada musim kemarau, air hujan yang turun menjadi berkurang. Air hujan yang turun biasanya langsung diserap oleh tanah menjadi air tanah. Jika air sungai dan danau surut akan menyebabkan berkurangnya penguapan air sebagai pembentuk titik-titik air di awan. Akibat dari semakin sedikitnya awan adalah semakin berkurangnya curah hujan. Oleh karena itu, sumur-sumur penduduk pun menjadi kering. Di saat inilah biasanya terjadi kelangkaan air bersih. Jika kelangkaan air bersih terjadi dalam waktu yang panjang, bencana kekeringan akan terjadi. Mari kita biasakan menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari. Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungann Persyaratan air bersih meliputi tiga komponen, yaitu persyaratan secara fisik, secara kimia, dan kandungan mikroba yang terdapat di dalamnya. a. Persyaratan secara fisik Tidak keruh Tidak berwarna apa pun
Tidak berasa apa pun Tidak berbau apa pun Suhu antara 10o-25o C (sejuk) Tidak meninggalkan endapan b. Syarat kimiawi Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan Cukup yodium pH (derajat keasaman) air antara 6,5 – 9,2 c. Syarat mikrobiologi Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, dan kolera Masyarakat memerlukan air dalam jumlah yang sangat besar. Air yang akan digunakan diambil dari sungaisungai terdekat atau sumber- sumber air lain seperti sumur. Air dari sungai dan sumber-sumber air dialirkan dan disimpan dalam tangki penampung yang sangat besar. Tangki penampungan berisi air ditambahkan sejumlah kecil gas chlorine untuk membunuh kuman berbahaya. Selanjutnya, air dipompa melalui pipa bawah tanah menuju ke rumah-rumah penduduk. Air inilah yang digunakan untuk keperluan sehari-hari masyarakat. Sumber air lainnya didapat dari penggalian tanah. Lubang penggalian ini dinamakan sumur. Masyarakat membuat sumur sebagai sumber air untuk keperluan sehari-hari. Dahulu, orang menggunakan timba untuk mengambil air dari sumur. Persediaan air bersih semakin berkurang karena cadangan air tanah berkurang. Cadangan air tanah berkurang karena air hujan tidak masuk ke dalam tanah. Sebaliknya, air hujan langsung mengalir ke parit, selokan, lalu ke sungai dan terus ke laut. Air hujan tidak dapat masuk ke dalam tanah karena tidak ada akar-akar pohon yang dapat menahan air di dalam tanah. Banyak pohon di hutan ditebangi. Berkurangnya cadangan air tanah mengakibatkan banyak mata air kering. Sumur-sumur gali pun cepat kering pada musim kemarau. Akibatnya, penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari- hari. Hasil panen pun jauh berkurang karena tanaman pangan kekeringan. Ada beberapa tindakan yang dapat kita lakukan untuk ikut membantu mengurangi krisis air bersih sebagai berikut. 1. Menghemat penggunaan air 2. Membuat lubang resapan. Lubang resapan berguna untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah. 3. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah. 4. Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di alam, tetatpi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Tindakan yang dilakukan untuk menghemat pemakaian air antara lain :
1. Memeriksa tagihan rekening untuk mengetahui ada kenaikan atau tidak 2. Tidak perlu mandi terlalu lama 3. Mematikan kran saat bersabun dan sikat gigi 4. Mencuci baju saat mesin sudah penuh dengan cucian 5. Menutup kran dengan sempurna sehingga tidak ada air yang menetes 6. Menggunakan kembali air bekas cucian 7. Menggunakan tombol setengah siram pada kloset D. Rangkuman Muatan IPS Kompetensi Dasar 3.3 Menganalisis peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat dibidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia serta hubungannya dengan karakteristik ruang 4.3 Menyajikan hasil analisis tentang peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa Subtema 1 : Manusia dan Lingkungan Jenis Usaha dengan Mengolah Sumber Daya Alam Untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat melakukan berbagai usaha. Salah satu jenis usaha di masyarakat yaitu mengolah sumber daya alam dari lingkungan. Jenis usaha bidang produksi yang bergerak dalam pengolahan sumber daya alam (hewan dan tumbuhan) disebut usaha agraris. Jenis usaha yang termasuk bidang agraris (pertanian dalam arti luas) antara lain persawahan, perkebunan, perhutanan, peternakan, dan perikanan. 1. Umumnya, usaha persawahan dan perkebunan dilakukan di daerah perdesaan karena tanahnya masih luas. Namun, sekarang kita dapat melakukan usaha penanaman pada lahan sempit, misalnya dengan cara hidroponik (penanaman dengan media air) atau vertikultur (cara bercocok tanam dengan menempatkan media tanam dalam wadah yang disusun secara vertikal). Lahan pertanian juga dimanfaatkan untuk perkebunan. Tanaman perkebunan di antaranya cengkih, teh, karet, cokelat, tembakau, kopi, dan kelapa sawit. 2. Usaha di bidang peternakan membutuhkan lahan yang luas. Hewan-hewan yang diternakkan antara lain sapi, kambing, domba, itik, dan ayam. Selain itu, ada juga peternakan ulat sutra. Kepompong ulat sutra dapat menghasilkan serat bahan baku kain sutra. 3. Kegiatan pertanian lainnya adalah perikanan. Usaha di bidang perikanan dapat dilakukan di daerah pantai atau bendungan/waduk. Akan tetapi, ada juga usaha perikanan yang memanfaatkan kolam-kolam di lahan persawahan. Ada pula jenis usaha lain yang memanfaatkan secara langsung sumber daya alam. Jenis usaha ini disebut bidang usaha ekstraktif. Dalam bidang usaha ekstraktif, kita hanya mengambil sumber daya alam tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu. Bidang usaha ekstraktif yaitu berburu, pertambangan, dan penebangan hutan.
Jenis Usaha Masyarakat Indonesia Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki usaha yang bergerak di bidang pertanian. Jenis usaha itu ada yang menghasilkan barang dan ada jenis usaha menghasilkan jasa. Berikut beberapa jenis usaha selain pertanian. 1. Perindustrian Industri adalah kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, misalnya mesin. Ada industri yang mengolah bahan baku atau mentah menjadi produk olahan. Ada industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi. Ada pula industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi. Ada industri besar dan industri kecil. Industri besar menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah besar. Industri kecil menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah lebih kecil. Contoh industri kecil, antara lain perajin mebel, pembuatan tahu atau tempe, dan perajin keramik. Contoh industri besar antara lain industri baja, industri mobil, dan industri tekstil. 2. Perdagangan Perdagangan adalah semua hal yang berhubungan dengan kegiatan jual beli. Dalam perdagangan ada perpindahan hak milik. Pedagang membeli barang atau jasa dari suatu tempat pada waktu tertentu, kemudian menjualnya ke tempat lain dengan tujuan memperoleh keuntungan. Tanpa adanya perdagangan, setiap orang harus memproduksi sendiri segala kebutuhan hidupnya. Dengan adanya perdagangan, produsen menjual hasil produksinya pada konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan antara lain bahan makanan, pakaian, hewan, barang elektronika, kendaraan bermotor, dan sebagainya. 3. Jasa Jasa adalah segala aktivitas atau manfaat yang ditawarkan kepada orang lain (konsumen). Meskipun tidak menghasilkan barang seperti misalnya industri konfeksi menghasilkan pakaian. Usaha jasa memberikan pelayanan kepada konsumen. Contoh pekerjaan yang menjual jasa adalah guru, pengacara, dokter, montir mobil, jasa keuangan, pemandu wisata, dan sebagainya. Subtema 2 : Perubahan Lingkungan Usaha Ekonomi yang Dikelola Perorangan Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Usaha ekonomi ini memiliki modal terbatas dan biasanya dikelola secara sederhana. Contoh usaha ekonomi perorangan sebagai berikut. 1. Usaha Pertanian. Sebagian besar usaha pertanian dikelola secara perorangan. Usaha ini memiliki modal terbatas. Lahan yang digarap petani biasanya terbatas, lahan persawahan dan tegalan. Namun, ada juga usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.
2. Usaha Perdagangan. Usaha perdagangan secara perorangan biasanya berskala kecil dan sedang. Contoh usaha perdagangan antara lain, pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, warung, dan toko kelontong. 3. Usaha Jasa. Secara umum, banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan, contohnya usaha salon, fotokopi, bengkel, potong rambut, dan penjualan pulsa. 4. Industri Kecil. Sektor industri yang dikelola perorangan merupakan industri rumahan. Contoh industri rumahan antara lain usaha kerajinan tangan berupa pembuatan keramik, souvenir, tembikar, anyaman, dan mebel Usaha Ekonomi yang Dikelola Kelompok Pada Pembelajaran 3 telah dibahas usaha ekonomi perorangan. Ada pula usaha ekonomi yang dikelola secara berkelompok. Usaha ekonomi kelompok ini dikelola secara bersama, baik modal, pengelolaan, maupun keuntungan. Bentuk usaha ekonomi bersama sebagai berikut. 1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan negara yaitu sebuah perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara. BUMN dapat berbentuk perusahaan umum (perum) dan perseroan terbatas (persero). BUMN bergerak di bidang usaha yang bersifat strategis atau vital, misalnya bidang energi listrik dan telekomunikasi. Di Indonesia juga terdapat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusahaan daerah. BUMD merupakan perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki pemerintah daerah. Tujuan pendirian BUMD sebagai berikut. 1. Ikut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan ekonomi nasional. 2. Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. 2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) Badan Usaha Milik Swasta merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh swasta. Ada beberapa macam BUMS sebagai berikut. 1. Firma adalah usaha ekonomi bersama yang didirikan oleh sekurangnya dua sekutu. 2. Persekutuan komanditer (CV) didirikan oleh sekurangnya dua orang yang menyetorkan modal. Pada CV terdapat dua jenis sekutu, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif berperan sebagai investor dan pengelola CV. Sekutu pasif berperan sebagai investor tanpa terlibat dalam pengelolaan CV. 3. Perseroan terbatas (PT) adalah usaha bersama yang modalnya berupa kumpulan saham. Saham diartikan sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan atas penyetoran modal. 3. Koperasi Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), yaitu bentuk perekonomian disusun