1 MODUL “MENJAHIT KERAH KEMEJA” Disusun Oleh: SUNNAH, S.Pd. NIP. 19771127 200902 2 004 TATA BUSANA PROVINSI JAWA TIMUR DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 BANGIL Jl. Tongkol Nomor 3 Bangil Telepon (0343)744144 Fax.(0343)743133 Bangil Email: [email protected] KABUPATEN PASURUAN 2021
2 HALAMAN PENGESAHAN Laporan Publikasi Ilmiah Judul : Modul Menjahit Kerah Kemeja Penyusun : Sunnah, S.Pd NIP : 19771127 200902 2 004 Jabatan : Guru Produktif Tata Busana Asal Instansi : SMKN 1 Bangil Kabupaten : Pasuruan Provinsi : Jawa Timur Kepala Sekolah, SMKN 1 BANGIL Ir. H. INDRA JAYA, M.Pd. Pembina Tk.I NIP. 19620709 199303 1 004 Disyahkan di : Pasuruan : Pasuruan Pada tanggal : 23 September 2021 Kepala Perpustakaan, SMKN 1 BANGIL SITI SADARIYATI, S.Pd Pembina Tingkat I NIP. 19681005 199802 2 001
3 KETERANGAN PERPUSTAKAAN Nomor: Yang bertanda tangan di bawah ini Kepala Perpustakaan SMK Negeri 1 Bangil Kabupaten Pasuruan, menerangkan dengan sebenarnya bahwa Modul saudara: Nama : Sunnah, S.Pd NIP : 19771127 200902 2 004 Jabatan Judul Modul : : Guru Produktif Tata Busana Modul Menjahit Kerah Kemeja Tahun : 2021 Telah direkomendasikan di Perpustakaan Sekolah Dengan nomor induk inventaris : Dan nomor klarifikasi : Demikian surat keterangan ini dibuat agar dipergunakan seperlunya. Kepala Sekolah, SMKN 1 BANGIL Ir. H. INDRA JAYA, M.Pd. Pembina Tingkat I NIP. 19620709 199303 1 004 Disyahkan di : Pasuruan: Pada tanggal : 23 September 2021 Kepala Perpustakaan, SMKN 1 BANGIL SITI SADARIYATI, S.Pd Pembina Tingkat I NIP. 196810051998022001
4 KATA PENGANTAR Rasa syukur penulis sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Modul Menjahit Kerah Kemeja dengan baik. Modul ini merupakan salah satu bahan belajar bagi siswa Jurusan Tata Busana yang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan. Pada kesempatan ini perkenankanlah, penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya, kepada: Pada kesempatan ini disampaikan terima kasih kepada : 1. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan yang memfasilitasi dalam pelaksanaan tugas pengembangan diri. 2. Ir. H. Indra Jaya, M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMKN 1 BANGIL yang telah mengesahkan Laporan Pelaksanaan Tugas Kegiatan Pengembangan Diri. 3. Serta pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan laporan ini. Pada proses pembelajaran menekankan kemampuan berbahasa sebagai alat komunikasi, pembawa pengetahuan, berpikir logis, sistematis, kreatif, mengukur tingkat berpikir peserta didik, dan memungkinkan peserta didik untuk belajar yang relevan sesuai kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) pada program studi keahlian Tata Busana. Di samping itu, melalui pembelajaran pada modul ini, kemampuan peserta didik SMK Kompetensi Keahlian Tata Busana dapat diukur melalui penyelesaian tugas, latihan, dan evaluasi. Modul ini diharapkan dapat dijadikan pegangan bagi peserta didik SMK Kompetensi Keahlian Tata Busana dalam meningkatkan kompetensi keahliannya. Penulis menyadari sepenuhnya, bahwa dalam penyusunan modul belajar ini masih banyak kekurangan, untuk itu saran dan kritik yang lebih bersifat membangun, senantiasa penulis harapkan. Harapan penulis semoga modul belajar ini bermanfaat bagi penulis khususnya, dan pembaca pada umumnya. Pasuruan, 23 September 2021 Penulis Sunnah
5 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL............................................................................................................ i HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................................. ii KETERANGAN PERPUSTAKAAN.................................................................................. iii KATA PENGANTAR......................................................................................................... iv DAFTAR ISI....................................................................................................................... v PETA KEDUDUKAN BAHAN AJAR .............................................................................. vi KETERANGAN PETA KEDUDUKAN MODUL .............................................................vii BAB I. PENDAHULUAN................................................................................................. 1 A. Deskripsi Modul.................................................…............................................1 B. Prasyarat ........................................................................................................... 1 C. Petunjuk Penggunaan Modul ............................................................................ 1 D. Kompetensi Inti Dan Dasar Materi ................................................................... 2 E. Cek Kemampuan Awal...................................................................................... 3 F. Tujuan Pembelajaran.......................................................................................... 3 BAB II. PEMBELAJARAN ..................................................................................... 5 A. Uraian Materi............................................……………………......................... 5 B. Rangkuman ...................................................................................................... 9 C. Tes Formatif .................................................................................................... 10 D. Kunci Jawaban ................................................................................................ 10 E. LKPD ...............................................................................................................12 GLOSARIUM ................................................................................................................... 23 DAFTAR PUSTAKA............................................……………………............................. 25
6 MUATAN PEMINATAN KEJURUAN PETA KEDUDUKAN BAHAN AJAR 1. PENGETAHUA N BAHAN TEKSTIL 2. DASAR DESAIN 3. PEMBUATAN POLA 4. TEKNOLOGI MENJAHIT 1. SIMULASI DIGITAL 2. IPA TERAPAN 3. KEPARIWISATAAN 1. DESAIN BUSANA 2. PEMBUATAN BUSANA INDUSTRI 3. PEMBUATAN CUSTOME MADE 4. PEMBUATAN HIASAN 5. PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAAN C3. KOMPETENSI KEAHLIAN C2. DASAR PROGRAM KEAHLIAN C1. DASAR BIDANG KEAHLIAN
7 KETERANGAN PETA KEDUDUKAN MODUL NO. MATA DIKLAT/KOMPETENSI KODE MODUL JUDUL MODUL 1. Simulasi Dan Komunikasi Digital C1.01.06.2016 Sistem Komunikasi Digital 2. IPA Terapan C1.02.06.2016 Penerapan Ilmu IPA Pada Kompetensi Keahlian Tata Busana 3. Kepariwisataan C1.03.06.2016 Kepariwisataan Di Bidang Busana 4. Pengetahuan Bahan Tekstil C2.04.06.2016 Dasar Pengetahuan Tekstil 5. Dasar Desain C2.05.06.2017 Dasar-Dasar Menggambar Busana 6. Pembuatan Pola C2.06.06.2017 Teknik Menggmbr Pola 7. Teknologi Menjahit C2.07.06.2016 Teknik Menjahit 8. Desain Busana C3.08.06.2017 Mendesain Busana 9. Pembuatan Pola C3.09.06.2016 Membuat Pola Busana Wanita Dan Pria 10. Pembuatan Busana Industri C3.10.06.2017 Teknologi Menjahit Di Garment 11. Pembuatan Busana Custom Made C3.11.06.2017 Teknologi Menjahit Pada Usaha Busana 12. Pembuatan Hiasan C3.12.06.2017 Menghias Kain Nusantara 13. Produk Kreatif Dan Kewirausahaan C3. 13.06 2017 Memasarkan Produk
8 BAB I PENDAHULUAN A. Deskripsi Modul Menjahit Kerah Kemeja yang membahas kompetensi dasar menjahit kerah kemeja merupakan salah satu penunjang bahan ajar untuk peserta didik yang nantinya akan diterapkan pada Mata Pelajaran Pembuatan Busana Industri (PBI) di kelas XI Tata Busana. Kompetensi Dasar Menjahit Kerah Kemeja yang diharapkan dikuasai siswa meliputi: menguasai pengetahuan tentang alat dan bahan yang diperlukan untuk menjahit kerah dan teknik menjahit komponen kerah pada pembuatan kemeja. Tujuan diajarkannya modul ini, agar peserta diklat memiliki wawasan dan keterampilan dalam menjahit kerah kemeja sesuai desain sehingga pembelajaran tercapai, karena ada beberapa materi yang harus dikuasai oleh peserta didik pada modul ini. B. Prasyarat Dalam mempelajari modul ini anda harus mengetahui tentang desain busana, pemilihan bahan tekstil, dan pembuatan pola kerah dengan benar, karena menjadi acuan dasar kemampuan dalam menjahit kerah kemeja. C. Petunjuk Penggunaan Modul Petunjuk penggunaan modul untuk peserta didik Penggunaan modul ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu : 1. Kompetensi inti dan Kompetensi dasar yang ada di dalam kurikulum 2. Materi dan sub – sub materi pembelajaran yang tertuang di dalam silabus 3. Langkah – langkah pembelajaran atau kegiatan belajar selaras model Langkah – langkah penggunaan modul : 1. Baca secara seksama hingga benar – benar paham dan mengeri isi modul, kemudian tandai/cata bagian kata atau kalimat yang belum dipahami. 2. Jika ada yang kurang jelas atau mengalami kesulitan dalam mempelajari isi modul, silahkan menghubungi guru pengajar anda.
9 3. Lakukan kegiatan praktik secara sistematis menurut langkah – langkah belajar yang di tulis pada modul ini. 4. Agar benar –benar terampil dalam membuat blus anda diharapkan banyak latihan dan mencoba berulang-ulang dengan berbagai desain blus. 5. Perlengkapan yang diperlukan dalam membuat blus adalah : Bahan : buku catatan, kertas karbon kain, benang jahit, kain / bahan. Alat : pita meter, veterban, pensil, gunting kain, raderan, jarum pentul, jarum tangan, kapur jahit, mesin jahit. Peran Fasilitator 1. Mengkonfirmasikan langkah – langkah belajar yang harus dilakukan peserta diklat 2. Memberikan penjelasan kepada peserta diklat bagian – bagian dari modul yang belum dapat dipahami oleh peserta diklat 3. Mendemonstrasikan langkah – langkah yang di lakukan dalam kegiatan pembelajaran. 4. Membimbing peserta diklat untuk melaksanakan praktikum menjahit kerah kemeja. 5. Melakukan evaluasi secara komperhensif melalui proses dan produk belajar yang dicapai peserta diklat meliputi ranah kognitif, ranah afektif dan psikomotor. D. Kompetensi Dasar Dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator Menjelaskan teknik menjahit komponen kerah secara Industri 1. Menjelaskan pengertian dan fungsi komponen kerah 2. Menjelaskan macam macam kerah 3. Menjelaskan alat dan bahan untuk menjahit komponen kerah 4. Menjelaskan cara menjahit kerah secara Industri 5. Menjelaskan kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah Menjahit komponen kerah secara Industri 1.Menyiapkan alat dan bahan menjahit komponen kerah kerah 2. Menyiapkan komponen kerah. 3. Menjahit komponen kerah secara Industri sesuai kriteria mutu hasil jahitan kerah
10 E. Cek Kemampuan Awal No. Aspek yang di nilai Belum Sudah 1. Pengetahuan : Pengertian dan fungsi komponen kerah Macam macam kerah Alat dan bahan untuk menjahit kerah Teknik menjahit kerah pada kemeja Kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah 2. Sikap : Patuh terhadap prosedur menjahit kerah kemeja Teliti dan cermat dalam menyediakan alat dan bahan yang diperlukan dalam menjahit kerah kemeja Menjaga kebersihan dan keselamatan kerja 3. Keterampilan : Menyediakan alat dan bahan untuk menjahit kerah kemeja Menjahit kerah kemeja mulai dari proses membuat kerah sampai menyelesaikan kerah kemeja F. Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik dapat menjelaskan kembali proses menjahit kerah kemeja (membuat pola kerah kemeja, menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, menjahit kerah, melakukan penyelesaian akhir menjahit kerah kemeja) dengan baik dan benar. 2. Peserta didik dapat mengidentifikasi kembali kembali proses menjahit kerah kemeja (membuat pola kerah kemeja, menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, menjahit kerah, melakukan penyelesaian akhir menjahit kerah kemeja) dengan baik dan benar. 3. Peserta didik dapat menganalisa kembali proses menjahit kerah kemeja (membuat pola kerah kemeja, menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, menjahit kerah, melakukan penyelesaian akhir menjahit kerah kemeja) dengan baik benar . 4. Peserta didik dapat menjahit kerah kemeja (membuat pola kerah kemeja, menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, menjahit kerah, melakukan penyelesaian akhir menjahit kerah kemeja) dengan jelas dan benar.
11 Setelah mengikuti kegiatan belajar 5 ini diharapkan anda menguasai persiapan menjahit komponen kerah kemeja, menjahit komponen kerah, serta pengawasan mutu hasil menjahit komponen kerah, sebagaimana tujuan pembelajaran berikut ini: 1. Sikap a. Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan keimanan dan kesehatan sehingga masih dapat mengikuti kegiatan pembelajaran tentang menjahit komponen kerah kemeja secara industri b. Menunjukkan perilaku sopan santun, disiplin, jujur dan bertanggung-jawab dalam mengikuti kegiatan pembelajaran menjahit komponen kerah kemeja secara industri c. Menghargai dan saling menghormati perbedaan pendapat dan hasil kerja individu maupun kelompok dalam pembelajaran menjahit komponen kerah kemeja secara industri 2. Pengetahuan a. Memahami persiapan menjahit komponen kerah kemeja secara industri b. Memahami cara menjahit komponen kerah kemeja secara industri c. Memahami pengawasan mutu hasil menjahit komponen kerah kemeja secara industri d. Memahami K3 dalam menjahit komponen kerah kemeja secara industri 3. Keterampilan a. Mampu melakukan persiapan menjahit komponen kerah kemeja secara industri. b. Mampu menjahit komponen kerah kemeja secara industri
12 BAB II PEMBELAJARAN A. Kegiatan Belajar : Menjahit Komponen Kerah Kemeja Tujuan kegiatan pembelajaran siswa mampu : 1. Menyiapkan tempat dan alat sesuai prosedur K3 2. Menyiapkan bahan /kain utama dan bahan pendukung sesuai spesifikasi yang dibutuhkan. 3. Menyiapkan komponen pola kerah kemeja 4. Menjahit kerah kemeja sesuai prosedur. Uraian Materi Kerah (collar) merupakan bagian terpenting dalam produk kemeja. Kerah sangat menentukan kwalitas kemeja yang dihasilkan. Industri garment dengan brand/merk ternama, akan memperhatikan bagaimana cara menghasilkan kerah yang baik dengan memperhatikan proses pembuatannya. Kerah (collar) yang mempunyai kualitas baik akan ditentukan dengan hasil fusing dan hasil press balik krah yang baik pula. Pembuatan kerah kemeja melalui tahapan berikut ini: 1. Persiapan Menjahit Kerah Hal-hal yang dilakukan dalam persiapan menjahit kerah adalah: a. Menganalisis jenis kerah kemeja yang akan dibuat, melakukan analisis jenis kerah sangat penting dilakukan mengingat ada beberapa jenis kerah kemeja. Dan ini membawa konsekuensi perbedaan bentuk komponen kerah. Berikut ini jenis-jenis kerah kemeja: 1) Button Down 2) Hidden Button Down Dalam 3) Hidden Button Down Luar 4) One Piece Collar 5) Point Collar 6) Small Wing Collar 7) Special Button Down Collar 8) Spread Collar
13 9) Tab Collar 10) Spread Collar 11) Wide Collar 12) Flying wing Collar 13) Lead of Wing Collar 14) Rounded Collar Gambar 1. Jenis-Jenis Kerah
14 b. Menyiapkan komponen kerah kemeja, terdiri dari kerah atas (top collar) 2 potong kain, kerah bawah (collar band) 2 potong kain. c. Menetapkan proses menjahit komponen kerah kemeja secara industri. 2. Proses Jahit Kerah. Proses jahit kerah kemeja dilakukan 2 tahap sebagai berikut: a. Menjahit Kerah Atas (Top Collar). 1) Menjahit kerah atas sesuai pola. 2) Memotong ujung kerah dengan sisa ujung dari pucuk kerah (collar point) kepada jahitan tidak boleh terlalu dekat, minimal jarak tersebut 3-4 mm. 3) Mencatrek kain keras kerah atas (interlining top collar) sedalam 1/8”. 4) Membalik kerah bagian atas. 5) Gosok atau setrika kerah bagian atas. 6) Setik Gambar 2. Menjahit Top Collar b. Menyambung top collar dan collar band Gambar 3. Sambung Top Collar dan Collar Band
15 Gambar 4. Proses Jahit Kerah Kemeja
16 3. Kualitas Hasil jahit Kerah. Kualitas mutu hasil jahit kerah ditandai dengan tidak adanya deffect pada hasil jahit kerah. Beberapa kondisi deffect yang wajib dihindari pada collar: a. Kerah tidak sejalur-tidak cocok (mismatched collar), hal ini disebabkan oleh: 1) Kesalahan gosok sebelum proses fuse ( posisi interlining tidak disesuaikan dengan disain kotak (stripe). Penempatan kain keras (interlining) yang salah. 2) Kesalahan pada saat buat kerah, penyimpanan pola tidak tepat sehingga kotak (stripe) yang sudah disesuaikan dari proses fusing menjadi lari dari pola buat kerah. b. Ujung kerah jebol (fractured collar point), hal ini disebabkan oleh: 1) Jahitan ujung pucuk terlalu melebar 2) Potong pucuk kerah terlalu dekat /mepet ke jahitan 3) Mesin press balik kerah terlalu panas dan tekanannya terlalu tinggi. 4) Ujung/sudut dari mold press balik kerah ada kerusakkan c. Ujung kerah tidak lancip (beading collar point), hal ini disebabkan oleh: 1) Suhu/Tekanan mesin press balik kerah terlalu rendah. 2) Potong pucuk kerah terlalu jauh dari jahitan, sehingga sisa kain masih lebar. 3) Jahitan pada ujung pucuk kerah (collar point) jatuh pada kain keras (interlining). Sehingga pucuk kerah menjadi tebal. d. Posisi tulang kerah tidak tepat (incorrect collar stay location), hal ini disebabkan oleh kesalahatan jahit pada penempatan tulang kerah (collar stay). e. Panjang dari pucuk krah kiri kanan tidak sama (uneven collar point length). f. Allowance untuk sambung kerah tidak sama kiri dan kanan. g. Pemotongan kerah sisi kiri dan kanan tidak seimbang. RANGKUMAN Kerah (collar) merupakan bagian terpenting dalam produk kemeja. Kerah sangat menentukan kwalitas kemeja yang dihasilkan. Industri garment dengan brand/merk ternama, akan memperhatikan bagaimana cara menghasilkan kerah yang baik dengan memperhatikan proses pembuatannya. Proses jahit kerah: a) menyiapkan komponen kerah kemeja dan kain keras,
17 b) jahit kerah atas (top collar), jahit kaki kerah (band collar), c) sambung kerah atas dan kaki kerah. SOAL TES FORMATIF 1. Mengapa kerah merupakan komponen penting dalam kemeja? 2. Persiapan apa saja yang dilakukan dalam jahit kerah kemeja secara industri? 3. Bagaimana prosedur jahit kerah kemeja secara industri? 4. Jelaskan standar mutu hasil jahit kerah kemeja secara industri? KUNCI JAWABAN : 1. Mengapa kerah merupakan komponen penting dalam kemeja? Jawaban : Karena kerah merupakan bagian terpenting dalam produk kemeja. Kerah sangat menentukan kwalitas kemeja yang dihasilkan. 2. Persiapan apa saja yang dilakukan dalam jahit kerah kemeja secara industri? Jawaban : a. Menganalisis jenis kerah kemeja yang akan dibuat, melakukan analisis jenis kerah sangat penting dilakukan mengingat ada beberapa jenis kerah kemeja. b. Menyiapkan komponen kerah kemeja, terdiri dari kerah atas (top collar) 2 potong kain, kerah bawah (collar band) 2 potong kain. c. Menetapkan proses menjahit komponen kerah kemeja secara industri. 3. Bagaimana proses menjahit kerah kemeja? Jawaban : Secara garis besar Proses jahit kerah: a) menyiapkan komponen kerah kemeja dan kain keras, b) jahit kerah atas (top collar), jahit kaki kerah (band collar), c) sambung kerah atas dan kaki kerah.
18 4. Jelaskan standar mutu hasil jahit kerah kemeja secara industri? Jawaban : a. Kerah tidak sejalur-tidak cocok (mismatched collar), hal ini disebabkan oleh: 1) Kesalahan gosok sebelum proses fuse ( posisi interlining tidak disesuaikan dengan disain kotak (stripe). Penempatan kain keras (interlining) yang salah. 2) Kesalahan pada saat buat kerah, penyimpanan pola tidak tepat sehingga kotak (stripe) yang sudah disesuaikan dari proses fusing menjadi lari dari pola buat kerah. b. Ujung kerah jebol (fractured collar point), hal ini disebabkan oleh: 1) Jahitan ujung pucuk terlalu melebar 2) Potong pucuk kerah terlalu dekat /mepet ke jahitan 3) Mesin press balik kerah terlalu panas dan tekanannya terlalu tinggi. 4) Ujung/sudut dari mold press balik kerah ada kerusakkan c. Ujung kerah tidak lancip (beading collar point), hal ini disebabkan oleh: 4) Suhu/Tekanan mesin press balik kerah terlalu rendah. 5) Potong pucuk kerah terlalu jauh dari jahitan, sehingga sisa kain masih lebar. 6) Jahitan pada ujung pucuk kerah (collar point) jatuh pada kain keras (interlining). Sehingga pucuk kerah menjadi tebal. d. Posisi tulang kerah tidak tepat (incorrect collar stay location), hal ini disebabkan oleh kesalahatan jahit pada penempatan tulang kerah (collar stay). e. Panjang dari pucuk krah kiri kanan tidak sama (uneven collar point length). f. Allowance untuk sambung kerah tidak sama kiri dan kanan. g. Pemotongan kerah sisi kiri dan kanan tidak seimbang.
19 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MENJAHIT KERAH KEMEJA Satuan Pendidikan : SMKN 1 BANGIL Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Industri (PBI) Kelas/Semester : XI / Genap Sub Materi Pokok : Menjahit Kerah Kemeja Alokasi Waktu : 1 x 45 menit A. Kompetensi Dasar Dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator Menjelaskan teknik menjahit komponen kerah secara Industri 1. Menjelaskan pengertian dan fungsi komponen kerah 2. Menjelaskan macam macam kerah 3. Menjelaskan alat dan bahan untuk menjahit komponen kerah 4. Menjelaskan cara menjahit kerah secara Industri 5. Menjelaskan kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah Menjahit komponen kerah secara Industri 1. Menyiapkan alat dan bahan menjahit komponen kerah kerah 2. Menyiapkan komponen kerah. 3. Menjahit komponen kerah secara Industri sesuai kriteria mutu hasil jahitan kerah B. PETUNJUK BELAJAR SISWA 1. Baca dengan cermat sebelum mengerjakan tugas 2. Baca literatur lain untuk memeperkuat pemahaman kalian 3. Kerjakan setiap langkah sesuai tugas dan presentasikan di depan kelas. 4. Kumpulkan hasil lembar kerja peserta didik sesuai dengan waktu yang disepakati. C. MATERI 1. Fungsi Kerah pada Kemeja 2. Macam – macam desain kerah kemeja 3. Persiapan yang diperlukan sebelum menjahit kerah kemeja 4. Langkah-langkah menjahit kerah 5. Standar mutu hasil jahit kerah kemeja.
20 D. LANGKAH KERJA Tugas a. Bentuk kelompok masing – masing 3 – 4 orang. b. Pelajari dan diskusikan informasi dan identifikasi masalah yang ditanyakan ! c. Jawablah pertanyaan di bawah ini, kemudian presentasikan di depan kelas! 1) Lakukan pengamatan di garmen/konfeksi yang terdekat dengan rumah kalian, dengan melihat cara menjahit kerah kemeja yang menghasilkan sudut kerah atas (top collar) runcing dan simetris! 2) Lakukan pengamatan cara melekatkan kain keras.! 3) Lakukan pengamatan cara pengecekkan kualitas hasil jahit kerah kemeja secara industri.! 4) Presentasikan dan kumpulkan tugas pada guru masing-masing 1 minggu setelah tugas diberikan! No. Nama Siswa Hasil sudut kerah atas (top collar) runcing dan simetris Cara melekatkan kain keras Cara pengecekkan kualitas hasil jahit kerah kemeja secara industri
21 E. PENILAIAN 1. Penilaian Presentasi Instrumen Penilaian Presentasi Kelo mpok Nama siswa Aspek yang dinilai Nilai K o m u nikasi Sistematika Penyam paian Wa wasan Keberanian Gest ure dan Pena m pilan 1. 2. 3. 4. 5. Dst Keterangan Masing-masing kolom diisi dengan kriteria Kriteria nilai A = 80 - 100 : Baik Sekali B = 70 - 79 : Baik C = 60 - 69 : Cukup D = < 60 : Kurang Nilai : ∑ skor perolehan 5
22 2. Penilaian Diskusi Kelompok Instrumen Penilaian Diskusi Kelompok Kelo mpok Nama siswa Aspek yang dinilai Nilai Ketertiban diskusi Pemanfaatan waktu Kerja samakelompok Kesesuaian jawaban Presentasi/Partisipasi 1. 2. 3. 4. 5. Keterangan Masing-masing kolom diisi dengan kriteria Aspek Penilaian No. Aspek Penilain Skor Maxsimum Nilai 1. Ketertiban diskusi 5 2. Pemanfaatan waktu 5 3. Kerja sama kelompok 10 4. Kesesuaian jawaban Analisa bentuk kerah kemeja Hasil diskusi 50 10 5. Presentasi/Partisipasi 20 Jumlah Skor 100
23 Rubrik Penilai LKPD No. Aspek Penilaian Skor Maksimum Kriteria Penilaian 1. Ketertiban Diskusi 5 5 Tertib, tidak gaduh 3 Tertib, gaduh 1 Tidak tertib, gaduh 2. Pemanfaatan Waktu 5 5 Menyelesaiakan tugas tepat waktu 3 Menyelesaiakan sedikit dari waktu yang ditentukan 1 Menyelesaiakan tugas lebih banyak dari waktu yang ditentukan 3 Kerjasama kelompok 10 10 Kerjasama dalam mengerjakan tugas merata 8 Kerjasama mengerjakan tugas cukup merata 5 Kerjasama dalam mengerjakan tugas tidak merata. 4 Kesesuaian jawaban 50 50 Semua jawaban sesuai dengan bentuk tubuh yang diamati. Analisis Bentuk kerah kemeja 40 Hanya 75 % jawaban yang sesuai. 30 Hanya 50 % jawaban yang sesuai. 20 Hanya 25 % jawaban yang sesuai. 10 Menjawab tetapi salah semua. Hasil Diskusi 10 10 Semua hasil diskusi sesuai
24 dengan materi 6 Hanya 1 hasil diskus sesuai dengan materi 2 Semua hasil diskusi sesuai dengan materi 5 Presentasi/Partisipasi 20 20 Aktif dalam presentasi dan menjawab pertanyaan 15 Cukup aktif dalam penyajian presentasi 10 Kurang aktif dalam kegiatan presentasi 1. Tes Tertulis Kompetensi Dasar Indikator Menjelaskan teknik menjahit komponen kerah secara Industri 1. Menjelaskan pengertian dan fungsi komponen kerah 2. Menjelaskan macam macam kerah 3. Menjelaskan alat dan bahan untuk menjahit komponen kerah 4. Menjelaskan cara menjahit kerah secara Industri 5. Menjelaskan kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah
25 KISI – KISI SOAL TES ESSAY Kompetensi Dasar Indikator Soal Jenis Soal Soal Menjelaskan teknik menjahit komponen kerah secara Industri Menjelaskan pengertian dan fungsi komponen kerah (C2) Essay 1. Jelaskan pengertian dan fungsi komponen kerah! Menjelaskan macam macam kerah Essay 2. Jelaskan macammacam kerah kemeja! Menjelaskan alat dan bahan untuk menjahit komponen kerah Essay 3. Jelaskan alat dan bahan untuk menjahit komponen kerah! Menjelaskan cara menjahit kerah secara Industri Essay 4. Uraikan cara menjahit kerah secara Industri! Menjelaskan kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah Essay 5. Jelaskan kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah!
26 Kunci jawaban : 1. Jelaskan pengertian dan fungsi komponen kerah!! Jawaban : Kerah merupakan bagian salah satu komponen penting yang ada pada kemeja, yang berfungsi untuk memperindah bagian leher, sekaligus merupakan bagian penyelesaian garis leher pada kemeja. 2. Jelaskan macam-macam kerah kemeja! Jawaban : Macam – macam kerah kemeja: 1) Button Down 2) Hidden Button Down Dalam 3) Hidden Button Down Luar 4) One Piece Collar 5) Point Collar 6) Small Wing Collar 7) Special Button Down Collar 8) Spread Collar 9) Tab Collar 10) Spread Collar 11) Wide Collar 12) Flying wing Collar 13) Lead of Wing Collar 14) Rounded Collar 3. Jelaskan alat dan bahan untuk menjahit komponen kerah! Jawaban : 1) Alat yang diperlukan untuk menjahit kerah : jarum pentul, gunting kain, gunting benang, raderan, mesin jahit.
27 2) Bahan yang diperlukan untuk menjahit kerah : kain / bahan utama, bahan pendukung atau kain keras, benang jahit, kapur jahit. 4. Uraikan cara menjahit kerah secara Industri! Jawaban : 1) Menjahit Kerah Atas (Top Collar). a) Menjahit kerah atas sesuai pola. b) Memotong ujung kerah dengan sisa ujung dari pucuk kerah (collar point) kepada jahitan tidak boleh terlalu dekat, minimal jarak tersebut 3-4 mm. c) Mencatrek kain keras kerah atas (interlining top collar) sedalam 1/8”. d) Membalik kerah bagian atas. e) Gosok atau setrika kerah bagian atas. f) Setik 2) Sambung top collar dan collar band 5. Jelaskan kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah! Jawaban : a. Kerah tidak sejalur-tidak cocok (mismatched collar), hal ini disebabkan oleh: 1) Kesalahan gosok sebelum proses fuse ( posisi interlining tidak disesuaikan dengan disain kotak (stripe). Penempatan kain keras (interlining) yang salah. 2) Kesalahan pada saat buat kerah, penyimpanan pola tidak tepat sehingga kotak (stripe) yang sudah disesuaikan dari proses fusing menjadi lari dari pola buat kerah. b. Ujung kerah jebol (fractured collar point), hal ini disebabkan oleh: 1) Jahitan ujung pucuk terlalu melebar 2) Potong pucuk kerah terlalu dekat /mepet ke jahitan 3) Mesin press balik kerah terlalu panas dan tekanannya terlalu tinggi. 4) Ujung/sudut dari mold press balik kerah ada kerusakkan c. Ujung kerah tidak lancip (beading collar point), hal ini disebabkan oleh: 1) Suhu/Tekanan mesin press balik kerah terlalu rendah.
28 2) Potong pucuk kerah terlalu jauh dari jahitan, sehingga sisa kain masih lebar. 3) Jahitan pada ujung pucuk kerah (collar point) jatuh pada kain keras (interlining). Sehingga pucuk kerah menjadi tebal. d. Posisi tulang kerah tidak tepat (incorrect collar stay location), hal ini disebabkan oleh kesalahatan jahit pada penempatan tulang kerah (collar stay). e. Panjang dari pucuk krah kiri kanan tidak sama (uneven collar point length). f. Allowance untuk sambung kerah tidak sama kiri dan kanan. g. Pemotongan kerah sisi kiri dan kanan tidak seimbang. Kunci Jawaban : a. Instrumen b. dan Rubrik Penilaian Pengetahuan No. Nama Peserta didik Skore Perolehan Nilai No. 1 No. 2 No. 3 No. 4 No. 5 1 2 3 4 5 6 7 8 dst
29 Perolehan skor peserta didik untuk setiap nomor soal, sebagai berikut : a. Indikator Penilaian Pengetahuan Pedoman Penilaian Soal Essay No Soal Kriteria Penilaian Skor Skor Tertinggi 1 Jelaskan pengertian dan fungsi komponen kerah! 20 Jawaban sesuai dengan materi yang dipaparkan. 20 Jawaban kurang sesuai dengan materi yang diajarkan. 10 Jawaban tidak sesuai dengan materi yang diajarkan 5 2 Jelaskan macam-macam kerah kemeja! 20 Menjawab 14 point 20 Menjawab 11 benar 16 Menjawab 7 benar 12 Menjawab 4 benar 8 Menjawab 1 benar 4 3 Jelaskan alat dan bahan untuk menjahit komponen kerah! Jawaban sesuai dengan materi yang dipaparkan. 20 20 Jawaban kurang sesuai dengan materi yang diajarkan. 10 Jawaban tidak sesuai dengan materi yang diajarkan 5 4 Uraikan cara menjahit kerah secara Industri! 20 Jawaban sesuai dengan materi yang dipaparkan. 20 Jawaban kurang sesuai dengan materi yang diajarkan. 10 Jawaban tidak sesuai dengan materi yang diajarkan 5 5 Jelaskan kriteria mutu hasil menjahit komponen kerah! 20 Jawaban sesuai dengan materi yang dipaparkan. 20 Jawaban kurang sesuai dengan materi yang diajarkan. 10 Jawaban tidak sesuai dengan materi yang diajarkan 5 Jumlah skor 100
30 GLOSARIUM Accu Mark : alat yang dilengkapi komputer digunakan untuk mendisain pakaian, membuat pola, grading sampai gambar penataan pola. Automatic Steam Iron : seterika otomatis yang dilengkapi pengatur suhu dan air yang secara otomatis dapat mengatur pemberian uap. Bundel : ikatan dari sejumlah komponen pakaian. Bor Kain : alat bor yang digunakan untuk memberi tanda pada komponen pakaian, misalnya tempat saku, kupnat, dan lain-lain. Cacat Kritis : cacat jahitan pada pakaian yang terlihat dan menyebabkan pakaian tidak dapat dipakai. Cacat Mayor : cacat jahitan pada pakaian tetapi pakaian masih dapat dipakai. Cacat Minor : cacat jahitan kecil pada pakaian dan tidak begitu terlihat. Face to Face : penyusunan kain dengan posisi bagian luat kain saling beradu. Face Down : penyusunan kain dengan posisi bagian luar kain menghadap ke bawah. Face Up : penyusunan kain dengan posisi bagian luar kain menghadap ke atas. Grading : memperbesar atau memperkecil pola sesuai dengan ukuran yang ditentukan. Interlining, : kain yang digunakan sebagai pengeras komponen tertentu pada pakaian. Jpm : jeratan per menit. Kertas Pola : kertas khusus berwarna putih yang digunakan untuk membuat pola. Kertas Anti Lengket : kertas putih tipis yang diletakkan di antara susunan kain untuk mencegah agar komponen yang dipotong tidak lengket satu dengan yang lain. Kertas Marker : kertas khusus dengan lebar tertentu dan berbentuk rol untuk menggambar penataan pola. Lay Out By Product : tata letak mesin berdasarkan urutan proses pengerjaan. Lay Out By Operasion : tata letak mesin berdasarkan kelompok operasi pengerjaan. Lay Out By Stationary : tata letak mesin yang dapat dipindahkan mengikuti bahan baku yang diolah. Law (Warp) : arah panjang kain. Marker : gambar penataan pola. Manufaktur : pembuatan barang-barang dengan skala besar baik dengan tangan maupun mesin.
31 Penakik : alat untuk memberikan tanda takil dengan bentuk V atau lurus pada bagian tertentu komponen. Pakan (Weft) : arah lebar kain. Thermal : adalah suhu panas atau pemanasan. Waktu Standar : adalah waktu kerja yang dilakukan oleh operator yang mempunyai keterampilan standar untuk pekerjaan tertentu. Waktu Kerja : adalah waktu efektif untuk bekerja. Operasions Process Chart : bagan proses pengerjaan yang disesuaikan dengan urutan pengerjaannya.
32 DAFTAR PUSTAKA AAs Asmawati. Modul Pembuatan Kemeja. Cooklin, Gerry. Introduction to Clothing Manufacture, Blackwell Scientific Publications, Melbourne Australia. Cooklin Gerry. 1997. Garment Technology for Fashion Disainers. Blackwell Science Ltd: Melbourne, Australia. Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas. Modul Mengikat Potongan-Potongan Pakaian 1 GAR.0002.007.01, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan. Eberle Hannelore, dkk. 1998. Clothing Tecnnology. Verlag Europa-Lehrmitet Nourney, Vollmer Gmbh & Co Dusselberger StraBe 23 42781 Haan-Gruiten. Eny Maftukhah. Modul Belajar Garmen Tingkat 1. Kompetensi Keahlian Garmen Program Studi Keahlian Teknologi Tekstil SMK Texmaco Semarang. Modul Menjahit Frahmen dan Teknik Menjahit Pakaian, Griya Pelatihan Apac. Nurul Aini. 2003. Teknik Pengikatan dan Penomoran Potongan Busana, Bagian Proyek Pengembangan Kurikulum Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Novida, 2010 P4TK, Kumpulan Materi Diklat Busana Tingkat Dasar. Jakarta, Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidika Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata Tata Busana untuk SMK Jilid 2/oleh Ernawati, Izwerni, Weni Nelmira Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.