The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Memories stay, kelas XI-A2

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nisrina Oktarijca, 2023-05-28 12:27:03

Memories stay

Memories stay, kelas XI-A2

Keywords: makalah sbk

MEMORIES STAY Di pagi hari yang cerah tepat nya pada hari senin adalah waktu nya kita untuk pergi ke sekolah. Tetapi sayang nya keyla belum terbangun dari tidur nya untuk pergi ke sekolah padahal ini sudah jam 06.30, dan pastinya keyla akan terlambat untuk masuk ke sekolah. *Keadaan kamar keyla Bunda keyla: “keylaaaaa bangun nakkk, ini sudah jam berapa, keylaaa ayoo bangunn sayang.” (sambil menggoyang-goyangkan tubuh keyla agar cepat terbangun) Keyla: “heumm iyaa bun, 15 menit lagii plisssss.” Bunda keyla: “GA!! gaada 15 menit 15 menit, ayoo cepet bangun nakk.” Keyla: “ihh bundaaa emang nya ini jam berapa sii?” Bunda keyla: “JAM 06.30.” Keyla: “HAH?!?! JAM 06.30 BUN??” (keyla terbangun dan memasang mimik kaget) Keyla: “ihhhh bundaaaaa kenapa ga bangunin akuu daritadii siii.” Bunda keyla: “hadeuhhh kamu nya aja yang susah di bangunin, udah sana sana cepet mandii.” Keyla pun langsung bergegas ke kamar mandi dan mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah, sesudah rapih ia turun ke bawah untuk pamit ke bunda nya. Keyla: “bunnn aku sekolah dulu yaa, bye bye.” (sambil melambailambaikan tangannya) Bunda keyla: “iyaa, hati-hati yaa.” (sambil membalas lambaian sang anak) Di perjalanan tentu saja keyla panik. Dan kalian harus tau keyla itu ke sekolah menggunakan supir pribadi karena bunda nya takut akan kejadian sang papanya keyla mengalami kecelakaan 2 tahun yang lalu, dan bunda nya tidak ingin keyla mengalami hal tersebut. Sesampai nya di sekolah tentu saja gerbang sudah di tutup dan upacara sudah di mulai. Keyla: “OH MY GOD, INI BENERAN UDAH DI TUTUP?? GUE GABISA MASUK GITU?? DUHH GIMANA DONG, MASA GUE HARUS BALIK TERUS KETINGGALAN PELAJARAN SI, AHHH GAMAU GAMAU GAMAU.” Rakasya: “CK! Berisik lo.”


Keyla pun langsung menengok ke arah suara tersebut, dan ternyata itu adalah rakasya si ketua atlantis yang terkenal dengan sifat dinginnya. Keyla: “ehhh rakasya, lo telat juga? ahahaha samaa dongg kita, kalau gua si baru pertama kali telat.” Rakasya tidak sama sekali menggubris ocehan keyla, dan dia langsung memasang airpods di telinga nya agar tidak mendengar suara perempuan bawel tersebut. Tiba-tiba ada pak rifki lewat (oh ya pak rifki ini adalah satpam di sekolah kita), tentu saja keyla pun langsung bergegas memanggil pak rifki. Keyla: “PAK RIFKIIII.” (sambil berteriak) Pak rifki langsung menoleh ke arah keyla dan menghampiri nya. Keyla: “PAK PAK, bukainnn dong gerbang nyaa plisss banget pak.” Pak rifki: “tumben kamu telat keyla, gak biasa nya kamu gini.” Keyla: “duh iyaa pak aku semalem abis ngerjain tugas cape banget.” (nyatanya semalem keyla habis maraton drakor). Pak rifki: “haduh keyla keyla, yasudah kali ini saya bukakan tapi kalau kamu telat lagi saya tidak akan bukakan.” Keyla: “IYAA SIAP PAK, TERIMAKASI PAK RIFKI YANG GANTENG DAN BAIK HATI RUPAWAN EHEHEHEHEHE” (dengan muka yang sangat gembira). Keyla menengok ke arah lelaki yang dingin seperti kulkas 37 pintu itu, dan mengajak nya untuk masuk. Keyla: “eh rakasyaaa ayo masuk, lo mau masuk ga?” (sambil menepuk bahu lelaki tersebut) Rakasya: “sorry?” (sambil melepas salah satu earpods nya) Keyla: “huft, lu mau masuk atau ga??” (berjalan sambil memasuki sekolah) Rakasya pun bangun dan memasuki sekolah tanpa menjawab pertanyaan dari keyla tersebut. Dan tentu saja saat mereka memasuki kelas masingmasing upacara sudah selesai. *Di kelas Nathalie: “ehh keyla gue kira lo ga masuk, soalnya tadi lu ga ikut upacara.” Luna: “iyaa gue kira juga gitu, eh ternyata masuk ehehe.” Keyla: “iyaa ni gue telat gara-gara maraton drakor.”


Nathalie: “gue kira lo telat karena kecapean belajar eh ternyata karena drakor, lokotre.” Luna: “eh eh eh btw kalian udah tau belum si rakasya masuk lagi ke sekolah." Nathalie: “HAH RAKASYA MANA LUN??” Luna: “ish itu loh nat rakasya ketua atlantis, si dingin.” (sambil memeragakan kedinginan) Keyla: “heum tau gue, tadi gue ketemu.” Luna: “O M G, lo ketemu dimana key???? Ih pasti dia ganteng banget ya keyyy aaaa omo omo.” Keyla: “ tadi dia telat juga.” (sambil membuka buku pelajaran) Nathalie: “eh eh eh cabut yuu, bosen ni gue, mana mapel mtk lagi, males ah boring gue, pagi pagi belajar mtk bisa pecah kepala gue ihhh.” (sambil memegang kepala nya) Luna: “gue si ikut keyla.” Keyla: “skip dulu deh, gue mau belajar, lo paada aja.” Nathalie: “ah udah ketebak jawaban lo pasti mau belajar, lun ayoo lun, nanti gue beliin gulali, ayoo, gue belii 2 dehh.” Luna: “HAH BENER YA NAT, BENER YAAA.” (menjawab dengan antusias) Nathalie: “iyaaa bawell, udah ayo ah cepet, keburu tu guru dateng.” Akhirnya nathalie dan luna pun tidak mengikuti jam pelajaran matematika, sedangkan keyla tetap mengikuti pelajaran tersebut, wajar saja keyla itu sangat suka belajar apalagi matematika. Bel istirahat pun berbunyi. *Grup Chat Nathalie: “WOI KEYLA CEPET SINI, GUE UDAH PESENIN LO BAKSO.” Luna: “iyaa key keburu dingin niii.” Keyla: “iyaa iyaa tunggu sebentar, gue rapihin buku yang di meja dulu, tunguu JANGAN DI MAKAN, AWAS AJA KALAU DIMAKAN!!” Nathalie: “BAWEL LO, CEPET SINI.” Keyla langsung bergegas ke kantin untuk menemui nathalie dan luna yang sedari tadi sudah disana. Sesampai nya di kantin, ternyata kantin lebih-lebih ramai daripada biasanya.


Keyla: “woi woi misi dong gue mau lewattt, ihh apasi ini kok rame banget deh.” Keyla pun di senggol seseorang sampai terjatuh, dan ternyata yang menyenggol dia adalah salah satu dari anggota atlantis. Mike: “ehh astaga sorry sorry gua ga sengaja.” (sambil mengulurkan tagan nya untuk membantu keyla.) Keyla: “eh iya gapapa kok.” (memegang tangan mike untuk membantu dia berdiri) Mike: “oh kalau boleh tau nama lu siap-.” Mike belum menyelesaikan bicaranya tetapi keyla langsung pergi begitu saja, karena nathalie dan luna sudah menunggu keyla, dan kemungkinan bakso keyla sudah habis dimakan oleh nathalie karena saking lama nya. Keyla: “ihhh sorry yaa lama, masa tadi ada yang nabrak gue gitu.” Luna: “yaampun keyy, tapi lo ga kenapa-kenapa kan? Lo sampe jatoh ga key?” (sambil mengecek-ngecek tangan keyla) Nathalie: “IH PINTER PINTER, ya nama nya nabrak pasti jatoh lah LUNA.” Luna: “ehehehe iya sii, tapi ga juga ah nat.” Keyla: “ah udah udah, gue mau menikmati bakso kesukaan gue dulu nie beuh mantap.” Tak terasa ternyata jam istirahat sudah selesai, keyla dan temantemannya pun pergi ke kelas, di tengah jam pelajaran keyla di beritahu oleh salah satu siswa untuk ke ruangguru menemui bu juji. Siswa: “key kamu di panggil bu juji ke ruang guru.” Keyla: “ohh oke oke, makasii ya.” Keyla: “Duh kira-kira kenapa ya? Apa mungkin karena tadi gue telat ya nat?” Nathalie: “elah selowww, chill key chill, calm down, lo ma gabakal di apa apain, lo kan anak ter pintar dan murid kebanggan, jadi santai aja.” Luna: “huum betul tu key kata nathalie, jangan negative thingking dulu, udahhh sana keyy.” Keyla pun berjalan menuju ke ruang guru untuk menemui bu juji, sesampainya di ruang guru ternyata ada seorang lelaki yang berdiri di semaping bu juji. Bu juji: “keylaa, sini sini.”


Keyla: “iyaa bu, ada apa ya bu?” (sambil berjalan ke meja bu juji) Bu juji: “ini keyla ibu mau minta tolong dong, kamu tolong ajarin rakasya matematika ya, soalnya nilai dia JELEK SEMUA, siapa tau kalau diajarin kamu dia langsung ngerti.” Keyla yang mendengar nama rakasya tersebut sontak terkaget dan mendadak terdiam. Bu juji: “hei keylaa kamu dengerkan yang tadi ibu bilang kan?” Keyla: “oh.. oh.. iyaa bu denger kok.” Bu juji: “rakasya kamu kenalan dulu dong sama keyla.” Rakasya: “gua rakasya, tolong ajarin gua ya.” (sambil mengulurkan tangannya) Keyla: “gue keyla, dengan senang hati.” (menjabat tangan rakasya) Bu juji: “nah yasudah sekarang kalian belajar berdua ya.” Keyla: “HAH SEKARANG BU?!” Bu juji: “loh iyaa dong keyla sekarang, emang nya mau kapan? Tahun gajah, mau?” Rakasya mendengar hal tersebut sedikit tersenyum dan keyla melihat senyum rakasya yang sangat manis itu. Keyla: “eh dia senyum, ganteng juga ya di liat liat kalau senyum ehehehee mana maniss lagi senyum nya” (dalam hati nya keyla) Bu juji: “udahh sana sekarang kalian belajar.” Rakasya: “baik bu” Keyla: “ okayy bu, bye bye ibuuuu.” Mereka berdua pun berjalan ke luar ruang guru dan menuju ke taman yang ada di dalam sekolah. Rakasya: “udah ya mending kita gausah belajar, gua mau ke kantin, lapar.” Keyla: “eits eits eits gabisaaaa, apa apaan lapar, orang kita aja baru selesai jam istirahat huuu dasar.” Rakasya: “emang nya kalau baru selesai jam istirahat gabole lapar lagi gitu?” Keyla: “ya... bolee sii, tapi kan kita harus belajar, udah udah sekarang mending lo duduk manis disini, buka buku lo, terus kasih tau ke gue mana yang lo kurang paham biar gue jelasin.”


Rakasya: “ini.” (sambil menunjuk materi yang dia kurang mengerti) Keyla: “YAELAHHH INI??? AHAHAHAHA INI MA GAMPANG KELESSSSSS.” Rakasya melihat ke arah keyla yang sedang meledeknya karena tidak paham materi yang menurut keyla mudah. Rakasya: “ya mau ngajarin atau ga?” Keyla: “iyaa iyaa, masa gitu doang marah, lagi pms bukan lo?” Dan akhir nya keyla pun mengajari rakassya materi tersebut, lalu tiba tiba rakasya terpanah oleh wajah cantik nya keyla yang sedang menjelaskan materi tersebut dengan pelan-pelan. Rakasya: “cantik juga ya kalau di liat-liat.” Keyla: “hah??” Rakasya: “hah??” Keyla: “Tadi lo ngomong apa?” Rakasya: “apa?? Orang gua ga ngomong apa-apa ga jelas dasar.” Keyla: “ihhhhhh orang jelas-jelas lo ngomong ya, KUPING GUE GA BUDEK TAU!!” Rakasya hanya diam saja dan tersenyum tipis karena tingkah lucu keyla. Dan tanpa disadari bel pulang berbunyi. Keyla: “LOHHHH UDAH PULANG?? Kok ga kerasa ya.” Rakasya: “soalnya lu sama gua jadi waktu ga kerasa.”(dengan pedenya rakasya menjawab seperti itu) Keyla: “ihhh merinding gue dengernya, noh liat liat bulu tangan gue sampe pada berdiri saking merinding nyaa.” (sembari memeberi lihat tangannya) Rakasya: “cewe aneh.” (sambil membereskan buku milik nya dan berdiri dari tempat duduk) Keyla: “IHHH BISA BISA NYA YA LO NGATAIN GUE CEWE ANEH, SEDANGKAN GUE UDAH NGAJARIN LO, DASAR COWO GA BERTERIMAKASIH.” Rakasya hanya menoleh ke arah keyla dan tersenyum lebar, keyla pun kaget melihat senyuman sosok lelaki itu yang terkenal dingin nya bukan main. Lalu rakasya melanjutkan jalannya menuju kelas. Keyla: “IHHH TUNGGUIN GUE RAKASYAAAAA.” (sambil berteriak)


Rakasya menutup kuping nya sendiri lalu lari, dan keyla pun ikut lari untuk mengejar rakasya. Sesampai nya di kelas kedua teman nya sudah menunggu di meja keyla dengan muka panik. Nathali & Luna: “KEYLAAA LO DARI MANA AJA?” Keyla: “ohh itu tadi gue abis ngaj-“ Sebelum melanjutkan perkataan nya keyla pun berfikir mungkin ini bukan waktu yang pas untuk dia jujur ke temannya bahwa dia habis mengajari ketua anak atlantis matematika, bukan tanpa alasan keyla tidak jujur, karena keyla sedang tidak mau di introgasi oleh kedua temannya tersebut. Luna: “ngaj???” Nathalie: “jangan bilang lo habis ngaji key sama bu juji.” Luna: “O M G, BENERAN KEY?!?!?!” Keyla: “ahahahh engga lah ngaco aja si lo berdua, gue tadi abis bahas matematika sama bu juji.” Nathalie & Luna: “owwwwwwwwww.” Nathalie: “udah ga heran si, yakan lun?” Luna: “huum betul tu.” (sembari memakan gulali yang dibelikan nathalie tadi) Keyla: “yauda ayo pulang, om ibas juga udah di depan ni.” Nathalie & Luna: “ayo ayo.” Akhirnya mereka semua pun pulang ke rumah masing-masing, sesampai nya di rumah tiba-tiba keyla terbayang senyuman si ketua atlantis tersebut. Keyla: “IH APASII KEYLA LO NGAPAIN NGEBAYANGIN SI COWO NYEBELIN, DINGIN, ITU IHHHHH JAUH JAUH DEH.” Tiba-tiba bunda keyla memanggil Bunda keyla: “KEYLA SAYANG AYO MAKAN NAK.” ( sedikit berteriak agar terdengar oleh keyla) Keyla: “IYAA BUN, I’M COMING!!!” Keyla dan bunda nya pun makan bersama sambil bercerita-cerita tentang kejadian apa saja yang ada di hari ini. Setelah keyla selesai makan keyla langsung menuju ke kamar nya dan membuka hp nya, tiba-tiba pas keyla membuka ig ada satu orang yang baru saja mem follow akun keyla. *Membuka ig


Keyla: “heum ini siapa ni, username nya @rakasya.1975.” Dan ternyata itu adalah akun rakasya sang ketua atlantis, keyla pun langsung berteriak histeris kegirangan. Keyla: “AAAAAAAAAAAAAAAA.” Bunda nya pun kaget mendengar teriakan sang anak dan menghampiri keyla. Bunda keyla: “key kamu kenapa, kok teriak gitu si.” Keyla: “hah gapapa kok bun, ini aku kaget aja pemeran drakor yang aku suka dating ehehehe.” Bunda keyla pun lega mendengar bahwa anak nya tidak kenapa-kenapa, lalu bunda nya pun turun kembali ke lantai bawah dan keyla mengkunci pintu kamar nya. Keyla: “INI SERIUS GUE DI FLLW SAMA RAKASYAA??? EHEHEHEH.” Lalu tentu saja keyla melihat-lihat isi ig nya rakasya, dan isi nya hanya gitar, motor, kucing. Ternyata rakasya adalah pecinta kucing, tetapi keyla tidak terlalu menyukai hewan, karena dia semasa kecil nya pernah di gigit oleh kucing, tiba-tiba keyra mendapatkan notif masuk. *Notif ig dari @rakasya.1975 Keyla: “hah?? Dia dm gue?? Eum buka sekarang atau nanti aja ya??” (sambil membolak balikan hp nya) Keyla: “sekarang aja deh, penasaran juga ehehe.” Lalu keyla membuka isi chat dari raksya, ternyata isi chat nya hanya. *Room chat Rakasya: “keyla.” Rakasya: “yg lo ajarin ga masuk ke otak” Ekspektasi keyla terlalu tinggi, ternyata dia Cuma ingin memberi tahu hal yang hanya membuat keyla jengkel, lalu keyla pun membalas chat rakasya. Keylla: “O.” Keyla: “emang lo nya aja yang bolot.” Rakasya: “sembarangan lu ngatain gua bolot.” Keyla: “kenyataan bossss.” Keyla: “orang gampang juga tinggal gitu doang.”


Rakasya: “yaudah besok ajarin gua lagi.” Keyla: “ahhhh lo maaa, malesin, liat aja ah tutorial di youtube, males banget gue ngajarin lo lagi, lo nya aja ngeselin banget.” Rakasya: “y.” Keyla: “dih y doang lagi, tengil banget lo, yauda besok ga bakal gue ajarin, wle.” Rakasya: “eh jangan gitu dong.” Keyla: “ makannya jadi orang jangan ngeselin.” Rakasya: “yaudah besok tetep ajarin gua ya.” Keyla: “iya ih bawel lo.” Rakasya: “oke, thanks.” Keesokan hari nya keyla masuk sekolah seperti biasa, tetapi beda nya hari ini keyla tidak telat memasuki sekolah. Dan sepulang sekolah keyla harus bertemu dengan lelaki yang sangat amat menyebalkan, yaitu rakasya. *Pulang sekolah Luna: “eh gue denger-denger ada cafe baru di deket sekolah kita tau, hari ini kesana yuu.” Nathalie: “YUK YUK, GUE JUGA LAGI BOSEN NI.” Keyla: “yahh sorry guys, guee hari ini gabisa ikut.” Luna: “why??” (memasang muka sedih) Keyla: “eum.. gue.. mau...” Keyla: “MAU BELAJAR MTK DI LUAR.” Nathalie: “mtk mulu lo ga bosen apa?” Luna: “tauuuuu nii gaasik.” Keyla: “sorry guysss, next time deh yaa, oke oke oke.” Lalu keyla mendapatkan notif, dan tentu saja dia langsung mengecek hp nya, dan ternyata itu adalah chat dari rakasya. *Notif chat Rakasya: “lu udah balik belum?” Keyla: “belumm, kenapa lo mau anterin gue pulang emang??” Rakasya: “iya”


Saat itu wajah keyla tiba-tiba memerah dan luna sadar akan hal itu. Nathalie: “yu balik ah.” Luna: “yuuu keyy.” (sambil melihat kearah keyla) Luna: “lohhhhh keyyy lo sakit? Muka lo kok merah keyy? Lo kenapa key?” (sambil memegang kedua pipi keyla) Keyla: “hah? gue? gue gapapa kok lun?” Luna: “heum tapi kok pipi lo merah sii.” (menggoda keyla) Keyla: “shut diem lun, udah udah ayo kita jalan.” Nathalie yang sedari tadi hanya melihat tingkah mereka berdua dari depan pintu kelas. Nathalie: “LAMA LO ELAH!!” Keyla: “niii luna nyaa ni nat.” Nathalie: “LUNA KEBIASAAN LO MA, UDAH AYO GUE LAPAR.” Luna: “ihhh kok jadii lunaa sii, nat nat kamuu mau tau ga natt.” Luna berlari kecil menghampiri nathalie untuk memberitau hal yang dia bicarakan tadi dengan keyla, dan tentu saja mereka berdua akhirnya menggoda keyla. *Room chat Rakasya: “woi kok chat gua di read doang si??” Rakasya: “mau bareng gua ga bocah bawel.” Rakasya: “oh gamau ni?” Keyla: “ga gausa, kita langsung aja ketemuan di tempat nya kas.” Rakasya: “oh yaudah” Jujur disitu entah mengapa rakasya merasa sedih karena di tolak, dan kalian harus tau, ini adalah kali pertama rakasya mengajak pulang bareng wanita, dia sangat tidak ingin motor kesayangannya di tunggangi oleh sembarang orang, dan di sisi lain keyla terheran-heran mengapa seorang yang terkenal dingin malah jadi bawel bersama nya. *Di depan gerbang Keyla: “duh ini pak ibas kok belum dateng jugaa yaa.” Tiba-tiba ada motor yang berhenti di depan keyla. Mike: “hi, kok lu belum pulang?” Keyla: “oh hai, ini pak ibas yang biasa jemput gue belum dateng.”


Mike: “apa mau bareng gua aja?” (sambil membuka helm cakil nya) Keyla: “gilaaa ini siapaaa, kok gue gapernah liat muka nya si?” (dalam hati keyla) Keyla: “gausa deh makasih.” Mike: “yaudah gua bakal tungguin lu sampe di jemput, sepi banget soalnya disini bahaya.” Keyla: “eh gapapa emang nya??” Mike: “santai aja.” Keyla: “makasih yaa.” Tiba-tiba suasana menjadi hening, kemudian tiba-tiba mike berbicara untuk mencairkan suasana. Mike: “kita belum kenalan ni, kenalin gua mike anak XI-IPS 1.” Keyla: “gue keyla anak XI-MIPA 2.” Mike: “ohh jadi lu keyla keyla itu.” Keyla: “i-iya.” Mike: “nama lu sering banget di sebut di tongkrongan gua.” Keyla: “HAH?????” (matanya membulat karena kaget mendengar ucapan mike.” Mike: “eh tenang tenang ga ngomongin yang aneh-aneh kok, Cuma ngomongin kalau lu anak kesayangan bu juji aja.” Keyla: “ooooooooo.” Sejujur nya keyla tidak peduli dengan apa yang diomongkan mike. Tak lama kemudian pak ibas pun datang, dan keyla berterimakasih ke mike karena sudah menemani nya sampai pak ibas datang. *Di rumah Keyla: “BUNDAAA AKU PULANGGG.” Bunda keyla: “iyaa sayangg, langsung bersih-bersih terus makan yaa.” Keyla: “yahh bundaaa maaf keyla gabisa makan disini dulu, soalnya keyla mau pergi keluar.” Bunda keyla: “ohh yasudah kalau begitu.” Keyla: “maaf ya bundaaa.” Bunda keyla: “iyaa gapapa sayang.”


Keyla: “okayy makasi bunda sayang.” (sambil mencium pipi sang bunda) Sesudah keyla bersih-bersih keyla langsung bergegas untuk ke tempat yang dia ingin datangi bersama rakasya, karena rakasya sudah ada disana sedari tadi. Keyla: “DOR.” Rakasya sedikit terkaget. Rakasya: “ga kaget.” Keyla: “iyaa deh iya.” Rakasya: “lama banget lu.” Keyla: “maaf yaa, tadi pak ibas lama jemputnya.” Rakasya: “kan udah gua bilang balik bareng gua aja.” Keyla: “gamau wle.” (sambil duduk di bangku kosong depan rakasya) Keyla: “gimana udah siap belum belajar nya?” Rakasya: “udah” Keyla: “manaa buku nya, udah udah tapi ga ada buku di meja.” Rakasya pun mengeluarkan buku yang dia bawa, oh ya tak lupa mereka memesan makanan, keyla adalah manusia pecinta matcha dan rakasya adalah lelaki pembenci matcha tetapi dia sangat cinta dark coklat. Mereka pun belajar bersama tanpa sadar hari sudah gelap. Keyla: “ih udah jam berapa ini kas?” Rakasya: “jam delapan key.” Keyla: “ohh okayy, gue jam setengah sepuluh harus udah di rumah.” Rakasya: “mau pulang sekarang aja? Gua anterin ya key.” Keyla: “gausa kas gue nanti di jemput pak ibas.” Rakasya: “kali ini gua ga nerima penolakan.” Keyla hanya bisa terdiam dan tanpa disadari dia tersenyum sendiri. Lalu mereka pergi dari tempat yang sedari tadi mereka duduki. Yup dan akhirnya keyla pulang bersama rakasya. Rakasya: “key mau beli jajan dulu ga?” Keyla: “MAU MAU.” Rakasya: “okee kalau begitu, mau beli apa?” Keyla: “mauuuu es krim sama toppoki boleh ga?”


Rakasya: “boleh.” Akhirnya rakasya membeli makanan yang keyla mau. Sesampainya di tempat makanan tersebut raksya dan keyla memesankan toppoki tersebut. Rakasya: “ni key.” (sambil memeberikan maknan yang ia bawa) Keyla: “ehehehee okieee, makasih ya kas udah mau beli inii.” (mengambil makanan yang ada di tangan rakasya sambil tersenyum) Rakasya: “iyaa sama sama key.” Keyla: “sebelumnya lo udah pernah cobain ini belum kas?” Rakasya: “belum key, gua jarang jajan kayak gini.” Keyla: “wowwwww berarti ini first time yaa kas?” (memasang wajah kaget gemas yang memebuat rakasya tersenyum) Rakasya: “iyaa keyy, udah makan dulu yang bener.” (sambil tersenyum ke arah keyla) Keyla: “ehehe iyaaa kasss.” Selesai mereka memakan toppoki lalu mereka membeli makanan penutup yaitu es krim. *di motor Rakasya: “key lu masih mau es krim ga?” Keyla: “mauuuuuuuuuu.” Rakasya: “gamau?” (sengaja pura-pura salah mendenggar) Keyla: “ihhh mauuuuuu akaasssss!!!” Rakasya: “ohh yaudah kalau gamau, padahal gua tau tempat es krim yang enak dimana, soalnya gua suka kesana, mana tempat nya juga bagus.” Keyla: “IHH, IHH MAUU KASS, MAUU.” Rakasya: “iya kalau gamau mah gapapa key, gua ga maksa kok.” Keyla: “gatau deh ah, orang mau.” (memasang wajah bete) Rakasya tidak tahan melihat wajah lucu keyla, dan akhirnya dia selesai menjahili keyla. Rakasaya: “AHAHAHAHA.” Keyli: “ish gajelas, malah ketawa.”


Rakasya: “iyaa keyy kita ke tempat es krim, gausah bete gitu dong mukanya, kan gua ngeliat dari spion.” Keyla yang mendengar hal tersebut malu, tentu saja pipi keyla langsung merona karena malu, rakasya yang melihat tersebut tentu saja ia sangat gemas kepada keyla, rasanya ingin ia cubit pipinya sampai memerah. Keyla: “IHHH DASAR, JAIL BANGET SI LO.” (sambil memukul bahu rakasya) Rakasya: “sudah sampai.” Keyla: “HAH??? CEPET BANGET KAS.” Rakasya: “ohh mau yang jauh? Biar bisa lama di motor nya sama gua ya?” Keyla: “apasi, pede banget lo.” (sambil turun dari motor) Lalalu mereka memesan eskrim yang mereka mau. Oh ya rakasya sering sekali ke tempat eskrim ini, karena memang sedari kecil ia senang sekali makan eskrim. Rakasya: “gimana? Enak kan?” Rakasya tidak mendapatkan respon dari keyla, karena ia sedang asik menikmati es krim dan pemandangan sekitar. Tiba-tiba rakasya mendapatkan ide jahil. Rakasya: “Key.” Keyla: “hum?” (menengok ke arah rakasya) Rakasya: “liat itu keyy ada bintanggg bagus banget” (menunjuk ke sembarang tempat) Keyla: “manaa??” (melihat ke arah langit) Lalu rakasya pun melahap eskrim keyla, keyla yang melihat hal itu tentu saja kaget + kesal, karena pria ini sedaritadi sangat jahil kepadanya. Keyla: “AAAAAA AKASSSSSSSSSS.” (sambil melihat eskrim nya yang sisa sedikit) Rakasya: “AHAHAHAHAHHAHA.” Lelaki itu senang karena respon keyla yang sesuai dengan ekspektasi nya. Rakasya: “maaf, maaf, ayoo beli lagii yuu.” (sambil tertawa) Keyla: “gamau.” (langsung menghabiskan eskrim yang ada di tangannya, karena takut dimakan oleh lelaki pencuri eskrim (rakasya)).


Rakasya: “beneran gamau?” Keyla: “iyaa gamau, soalnya vibes nya beda jadi nya, lagian ih kenapa jail banget si daritadi, ngeselin.” Rakasya: “abis nya lu gemes.” Keyla: “HAH?!” Rakasya: “iyaa lu gemes key.” Keyla: “apasii gajelas lo.” (pipi nya memerah karena menahan malu) Rakasya: “tuh, tuh liat pipinya langsung merah gitu, gemes amat.” Keyla: “diem deh lo.” Rakasya: “ahahaha iyaa iyaa.” Rakasya: “key, udah kan makan eskrim nya? Pulang yu, udah malem, nyokap lu juga kan nyuruh nya jam 22.00 lu harus udah di rumah.” Keyla: “ohh iyaa, yu kas.” (walaupun sebenarnya ia masih ingin bersama rakasya) Mereka pun pulang setelah puas keliling-keliling kota, jajan, dan sambil bercerita-cerita, akhirnya keyla sampai di rumah tepat jam 21.30. *di rumah keyla Keyla: “makasih ya kas udah mau anterin gue sampe rumah, maksih jugaa udah jajanin gue ehehhehehehehe.” Rakasya: “anytime key, gua yang seharusnya bilang maksih ke lu karena lu udah mau ajarin gua mtk.” Keyla: “ahaha kalau itu si ga masalah kas, toh gue juga ngerti kan, kalau ada yang belum paham bilang gue aja ya kas, nanti gue ajarin.” Rakasya: “iyaa keyla bawelllllllllll.” Keyla: “ish, udahhh sana-sana pulang, hus hus.” Rakasya: “ohhh jadi lu ngusir gua ni??” Keyla: “iyaaaa wleeee.” Rakasya: “yaudah gua gaakan pergi.” Keyla: “yaudah deh suka-suka lo kass kass.” Rakasya: “ahaha gemes amat, yaudah gua balik ya key.” Keyla: “iya kas, hati-hati yaa.” Akhirnya rakasya pulang, hari pun berlalu, itu adalah hari yang sangat menyenangkan untuk mereka berdua.


*tiga bulan kemudian Keyla: “ihh sorry lama ya kas, tadi gue piket dulu soal nya.” Rakasya: “iyaaaaaa gapaapa keyy.” Keyla: “hari ini ada latihan band?” Rakasya: “adaa, sore tapi, mau nonton ga??” Keyla: “walaupun aku tidak menjawab pasti anda sudah tau dong jawaban saya apa.” Rakasya: “ahahaha iyaa tau key, mau kan pasti jawabannya.” Keyla: “BETULLLLL.” Mereka pun menuju tempat yang biasanya raksya dan teman-temannya bermain musik. Oh ya, mereka sudah sangat dekat, bahkan bunda dan teman-teman keyla pun sudah sangat tau kalau mereka sudah sangat dekat. Nathalie: “ehhh keylaaaaaa.” (sambil melambaikan tangan) Keyla: “eh nat, lo ngaapain disini?” (sambil membalas lambaian tangan nathalie) Nathalie: “ini gue diajak si mike.” Keyla: “ohhh okayy-okay.” Rakasya: “keyyy, duduk disana yu, biar deket gua.” Keyla: “okayy kas, tapi nanti dulu, mau ngobrol sama nathalie dulu.” Rakasya: “okee.” (berjalan ke arah teman-temannya, dan tidak peduli akan kehadiran nathalie) Nathalie :”ih key, rakasya emang dingin banget gitu ya??” Keyla: “ahaha aslinya engga kok, dia emang gitu nat kalau di depan orang.” Nathalie: “ohh gituu.” Keyla: “yaudah nat gue duduk dulu ya disitu.” Nathalie: “iyaa key.” Rakasya dan teman-temannya pun memainkan musik dengan asik, dan tentu saja rakasya adalah orang yang auranya sangat terpancar. Nathalie: “gilaa, si rakasya ganteng banget ya, gue iri sama si keyla bisa deket sama rakasya.”


Akhirnya rakasya dan teman-temannya selesai bermain musik, tiba-tiba ada salah satu temen rakasya yang menghampiri keyla. Jake: “eh hai key.” Keyla: “oh hai.” (sambil tersenyum) Jake: “gua boleh duduk disini key?” Keyla: “iyaa bolehh jake.” Jake: “okee thanks.” (sambil duduk di sebelah keyla) Jake: “gimana key, tadi oke ga gua main nya?” Keyla: “okeeee bangettt, keren aslii deh.” Jake: “thanks keyy, gua denger-denger lu suka mapel biologi sama mate matika ya?” Keyla: “ahaha iyaa, kok.. lo bisa tau??.” Jake: “apasi yang ga gua tau tentang lu key.” Keyla: “iyaa deh jake.” Jake: “oh ya key, kita belum mutualan ig ni, gua boleh minta ig lu ga?” Keyla: “ohh boleeh boleeh, nama ig gue @only4.kyl.” Jake: “nah okee, udah gua fllw yaa key.” Keyla: “okeee gue udah flbck jga ni.” Rakasya melihat interaksi antara key dan temannya, entah mengapa rakasya sangat amat cemburu melihat hal tersebut. Rakasya: “key, ayo pulang takut kemalaman, nanti bunda lu khawatir.” Keyla: “iyaa ayo, gue duluan ya jake.” (memasang wajah tersenyum dan berdiri dari kursi) Rakasya: “duluan ya bro.” Jake: “yo, hati-hati bro.” Rakasya dan keyla pun meninggalkan tempat tersebut. Rakasya: “asik banget kayak nya tadi ngobrol nya.” Keyla: “ehehe iyaa.” Rakasya: “ngobrolin apa aja emang nya tadi??” Keyla: “eumm jake bilang kalau dia tu tau gue suka biologi sama matematika, terus mutualan ig deh sama jake.”


Rakasya tidak merespon apa yang sedaritadi keyla bicarakan, karena sejujurnya rakasya sangat cemburu, tapi dia sadar dia tidak berhak cemburu karena dia hanya teman keyla, bukan pacar keyla. *sampai di rumah keyla Keyla: “makasihh yaa kasss untuk hari iniii.” Rakasya: “ya key, makasih juga.” Keyla: “kas, lo ga sakit kan? Lo pusing kas? Atau lo lapar? Atau gue buat salah ya kas??” Rakasya: “ga, kenapa emang nya?” Keyla: “eum soalnya sehabis lo ngebanda lo jadi beda gini.” Rakasya: “ahaha ga key, gua ga kenapa-kenapa, gua balik dulu ya.” Rakasya pun pulang dari rumah keyla, tanpa adanya tos mereka seperti biasa, tanpa adanya lambaian tangan, sangat hambar, dan itu membuat keyla sedih. Keyla: “aku pulang.” Bunda keyla: “ehhh anak cantik bundaa udah pulanggg, langsung bersihbersih yaa sayang, bunda tadi buat puding coklat, jangan lupa di makan ya cantik, puding nya ada di kulkas.” Keyla: “iyaa bun.” Bunda merasa ada hal aneh, tumben sekali keyla tidak semangat mendengar puding coklat, dan tentu saja itu membuat nya khawatir. Keyla: “rakasya kenapa ya, gue ngelakuin hal aneh kah? Tapi perasaan gue ga ngapa-ngapain.” Keyla:” AHHHHHH GATAU AHH.” (sedikit berteriak) Keyla: “mending gue makan puding buatan bunda.” Keyla pun keluar dari kamarnya dengan banyak nya pikiran tentang si lelaki itu. Bunda keyla: “sayang nya bunda gimana hari ini?” Keyla: “awalnya seru bun, tapi akhirnya ga seru.” Bunda keyla: “kenapa bisa gitu? Coba sini ceritain ke bunda.” Keyla: “nih ya bun, kan aku pulang sekolah nemenin rakasya nge band, terus tiba-tiab selesai rakasya nge band dia diem gitu bun, kayak badmood, aku gatau bun dia kenapa, aku takut aku buat salah.”


Bunda keyla: “jadiii gituuu, coba besok kamu tanya lagi ya ke rakasya tentang hal itu, jangan terlalu di pikirin ya nak, kalau ada apa-apa bilanhg ke bunda, okey?” (sambil mengelus rambut anak kesayangannya itu) Keyla: “iyaaaa, makasih banyak yaa bunda, untung aku punya bunda, hehehe.” (memeluk sang ibunda) *di tempat nongkrong Nathan: “buset, kusut banget tuh muka, kenapa lu.” Chiko: “lah bukannya emang muka dia kusut tiap hari ya, AHAAHAHA.” Mike: “elah paling juga berantem sama si cantik keyla.” Rakasya: “ahh berisik lu semua.” Nathan: “kenapa si lu kas, cerita sini.” Rakasya: “sebenernya ini hal sepele si.” Mike: “apaan emang.” Rakasya: “ni jadi gua punya temen, temen gua itu ngajak gebetannya ke tempat band nya, terus si gebetannya ngobrol sama si temennya si temen gua ini.” Nathan: “iyaa, terus? Mike: “terus-terus.” Chiko: “apasi gua ga ngerti lu ngomong apa kas.” Mike: “udah lu diem aja, makan tu kuaci, lanjut kas.” Rakasya: “iya gitu, jadi wajar ga kalau si temen gua ini cemburu.” Nathan: “yaa wajar ga wajar, tapi lu gaada hak buat cemburu.” Rakasya: “temen gua, bukan gua.” Mike: “udah gausah boong, itu lu kan? Tadi gua liat si keyla ngobrol sama si jake.” Rakasya: “NAH YAKAN, ASIK BANGET LAGI NGOBROL NYA.” Mike: “buset buset santai bang, jadi bener ni ini tu kisah lu?” Rakasya: “iya haha.” Nathan: “AHAHAHA KAS KAS.” Rakasya: “ya gimana ya, stres banget gua, jadi solusi nya apa ni?”


Nathan: “lu harus nyatain perasaan lu ke si keyla, daripada keburu diambil orang.” Rakasya: “duh gua belum berani than kalau soal itu, gua takut di tolak.” Mike: “ya di tolak atau di terima nya mah urusan belakang kas.” Nathan: “nah iya bener tu yang si mike bilang.” Chiko: “eh gua juga mau ikutan ngobrol sama kalian.” Mike: “yauda sekarang keadaan si ciro kucing lu gimana ko?” Chiko: “:alhamdulillah udah sehat mike.” Merekapun tertawa karena sikap tidak nyambung nya chiko. Malam itu rakasya berfikir akan perkataan mike, ia langsung menyusun cara untuk melakukan apa yang mike bilang. *room chat Rakasya: “key, hari ini lu gua anter ya.” Keyla: “eum gausah deh kas.” Rakasya: “sorry key tapi gua udah di depan rumah lu, ehehe.” Keyla yang kaget membaca pesan dari sang lelaki tersebut, ia langsung bergegas melihat ke arah jendela dan benar saja ternyata ada sosok lelaki tersebut. Rakasya: “gausah ngintip dari jendela gitu key.” Bunda keyla: “ehh rakasya, hari ini keyla berangkat bareng kamu? Kok tumben keyla ga bilang ke bunda.” Rakasya: “iyaa bun, aku juga bilang ke keyla nya baru tadi, ehehe maaf ya bun.” (mencium tangan bunda keyla) Bunda keyla: “aduhh iyaa gapapa nak, masuk dulu yu sini.” Rakasya: “gausah bun, tuh keyla nya udah keluar.” Keyla: “IHH KENAPA GA BILANG DULU SI?? NGESELIN BANGET DASAR.” Rakasya: “iyaa maaf yaa.” Bunda keyla: “hehh keylaa sayang gaboleh gitu ke rakasya, harus nya kamu berterimakasih, bilang maaf.” Keyla: “ya, maaf ya raksya jelek.” Bunda keyla: “keylaaaaa.” Rakasya: “gapapa bun udah biasa.” (sambil tertawa kecil)


Lalu keyla dan rakasya pun berangkat menuju sekolah. Sesamapainya di sekolah. Rakasya: “Sini tas nya gua bawain.” Keyla: “idihhh tumben baik banget, biasanya juga kalau gue minta bawain lo gamau.” Rakasya: “bawel, udah sini.” (membawa tas keyla) Keyla: “kas, gausah sampe depan kelas ihh, maluu diliatin, sini tas nya.” Rakasya: “ngapain harus malu, orang kita ga salah.” Keyla: “iya tau tapi-.” Luna: ‘KEYLAAAAAAAAAA.” Keyla: “haiiiii.” Luna: “tunggu-tunggu, kok rakasya bawain tas lo key, omo-omo.” Luna: “lo berangkat bareng key??” Keyla: “IHH SATU-SATU DONG NANYA NYA, PUSING NI.” Rakasya: “berisik lu.” Luna: “ihhhhh galakkk bangettt sii.” Keyla: “udahh, nanti gue jelasin di kelas.” Luna: “OKIEEEE.” *sampai di depan kelas Keyla: “kas mana sini tas nya.” Rakasya: “ga, tas lu berat.” Keyla: “ihhh apasiii kasss, ini udah di depan kelas, masa lo harus masuk??” Rakasya: “emang gua mau masuk.” Benar saja rakasya memasuki kelas keyla dan menaruh tas keyla di kursi milik keyla. Yup anak kelas kaget akan kehadiran raksya, awalnya mereka kira anak kelas nya ada yang membuat masalah dengan sang ketua atlantis tersebut, nyatanya tidak. Luna: “AAAAAA GEMESSS BANGETTTTT.” Nathalie: “kok tas keyla??” Rakasya pun keluar kelas dan mengelus kepala keyla. Rakasya: “belajar yang bener ya.”


Keyla langsung ditanya oleh teman satu kelas nya, dan keyla hanya bisa terdiam, ia juga tidak percaya dengan apa yang terjadi. Akhirnya bel pulang pun tiba, dan sedaritadi ada lelaki di depan kelas keyla. Nathalie: “eh rakasya, lo ngapain disini?” Rakasya: “keyla mana?” Nathalie: “ada di dalem.” Keyla dan luna pun keluar kelas. Luna: “EH KAGETTTTT ADA SI KULKAS.” Keyla: “loh, lo ngapain kas?” Rakasya: “nungguin lu, biar pulang bareng gua.” Keyla: “ohhhhh, tapi gue gamau pulang sama lo, wle.” Rakasya: “lah kenapa?” Nathalie: “key gue pulang duluan yaa.” Luna: “key chiko udah jemput gue, bye key, gue duluan ya.” Keyla: “iyaaa bye, hati-hati.” Rakasya: “key, kenapa lu gamau pulang bareng gua?” Keyla: “gue ada les lukis kas.” Rakasya: “yaudah gua anterin, ya ya ya.” Keyla: “gaaaa gaperluu, udahhh sana-sana ke tongkrongan lo aja.” Rakasya: “ihhhh keyy plis plis.” Keyla: “huftt, iya iya.” Rakasya: “YES!!” Rakasya pun mengantar keyla untuk pergi ke tempat les lukis nya. Keyla: “makasih ya kas, soryy negrepotin lo terus.” Rakasya: “engga key, lu ga pernah ngerepotin gua, gua seneng malah.” Rakasya: “pulang nya gua jemput ya key.” Keyla: “gausah kas, ada pak ibas.” Rakasya: “kali ini full sama gua key, lu mau kemana pun gua anter, ga perlu sama pak ibas, ya key?” Entah mengapa keyla sedih mendengar hal itu, dan tanpa sadar air menetes dari matanya.


Rakasya: “key?? Kenapa nangis? Gua salah ya key? Maaf ya key.” Keyla: “kas gue mohon jangan tinggalin gue ya kas.” Rakasya: “gaada yang mau ninggalin lu key, gua gaakan pernah mau ninggalin lu, udah yaa hapus air mata nya, sekarang masuk, les dulu, gua tunggu di depan caffe itu ya, kalau udah chat aja, okay?” Keyla: “iyaa kas.” Keyla pun memasuki tempat les nya, tak selang lama les melukis nya pun selesai, dan keyla menghampiri caffe yang rakasya bilang. Keyla: “DORRRRRR.” Rakasya: “kebiasaaan suka banget buat orang kagett.” Keyla: “ehehee.” Rakasya: “kok ga nge chat kalau udah selesai.” Keyla: “lamaaa, mending langsung nyamperin lo aja kesini.” Rakasya: “bentar gua pesenin dulu.” Keyla: “okayyyy.” Keyla dan rakasya sangat asik mengobrol sambil tertawa sampai lupa waktu. Keyla: “kas pulang yuuu.” Rakasya: “ayoo.” Rakasya dan keyla pun keluar dari caffe tersebut. Bukannya pulang rakasya malah membawaa keyla ke suatu tempat yang sangat indah dan dia tidak pernah mendatangi tempat seperti ini. Keyla: “WAHHHH BAGUS BANGETT KASS.” Rakasya: “iyaa, suka ga lu?” Keyla: “suka, SUKA BANGET MALAH.” Rakasya: “tunggu sini bentar ya key, gua mau kesana dulu beli jajanan.” Keyla: “okay.” Rakasya tidak membeli jajanan, tetapi ia mengambil bunga yang sudah ia titipkan kepada toko yang biasa ia datangi. Rakasya: “key.” (menepuk bahu keyla) Keyla: “hm??” (membalik)


Rakasya: “key makasih banyak ya udah hadir di kehidupan gua yang berantakan ini, makasih banyak selalu ada buat gua, makasih selalu support gua, makasih udah bikin hari-hari gua senyum terus, makasih buat segala nya, gua sayang sama lu key, gua gamau lu dimilikin sama oranglain key, gua mau lu jadi pacar gua key.” Tentu saja keyla kaget mendengar pernyataan tersebut. Keyla hanya bisa terdiam. Rakasya: “lu bisa pikir-pikir dulu key, ga perlu lu jawab sekarang.” Keyla: “tapi gue mau jawab sekarang kas.” Keyla: “makasih kembali kas, gue beruntung banget ketemu sama lo, gue sayang banget sama lo kas, se sayang itu, sampe gue takut buat kehilangan lo, jadii jawaban gue, iyaa gue mau.” Rakasya: “KEY SERIUS KEY??????? YESSSS GUA JADI PACAR ANAK TERPINTAR DI SEKOLAH YESSS, MAKASIH KEY UDAH TERIMA GUA, GUA GAAKAN PERNAH BUAT LU NYESEL KARENA UDAH PILIH GUA KEY, MAKASIH YA KEY.” Keyla hanya bisa tersenyum melihat tingkah rakasya (sang pacar nya). Keyla: “kass kass, tapi gue mau nanya deh.” Rakasya: “nanya apa? Tanya aja.” Keyla: “waktu pas selesai lu nge band itu lu kenapa? Gue ada buat salah ya?” Rakasya: “engga key, tapi..” Keyla: “tapi apa?” Rakasya: :gua cemburu lu ngobrol sama jake.” Keyla: “ohhhhhh karenaaa ituu, huftt gue kira gue buat salah.” Rakasya: “iyaa key cuma karena itu, gua mau marah tapi gua ga berhak, karena gua cuma temen lu.” Keyla: “iyaa kas.” Rakasya: “tapi sekarang gua udah boleh ngutarain kalau gua cemburu kan key?” Keyla: “iyaa boleh kassss.” Rakasya: “udah malem key, pulang yu.” Keyla: “masih mau disini.”


Rakasya: “tapi ini udah malem, nanti bunda khawatir loh, besok kita kesini lagi, masih ada waktu.” Keyla: “eummmm okee deh.” Malam itu adalah malam paling berkesan untuk mereka berdua. Sesampainya di rumah keyla. Rakasya: “key, makasih yaa.” Keyla: “makasih makasih mulu ih daritadi, IYAAAAA SAMA SAMA AKASSSS.’ Rakasya: “aku pulang dulu ya.” Kata “aku” itu membuatnya kaget, dan keyla tidak bisa menahan salting nya itu. Keyla: “iyaa, hati hati ya.” Rakasya: “iyaaa, byee, i love youu key.” Keyla: “bawel, udah sana ih.” Rakasya: “kok bawel, bales dulu lah.” Keyla: “iyaa akasss, udah sana.” Rakasya: “iya apa?” Keyla: “iyaa i love you too.” Rakasya: “hehehe okeee, byeee cantikkk.” Perlahan rakasya pun hilang dari pandangan keyla, dan keyla masih saja terbayang-bayang kejadian hari ini. Tidak lupa dia juga menceritakan kejadian ini kepada bunda nya, dan tentu saja bunda nya menyetujui hal ini, selagi itu membuat sang anak nya bahagia. *di atlantis Rakasya: “WOIIII GUAA DI TERIMAA WOII.” Chiko: “dateng-dateng rusuh banget lu.” Mike: “di terima apaan? Di terima kerja jadi kuli?” Nathan: “jangan bilang lu di terima keyla.” Mike: “ga mungkin, cewe secantik, sebaik, seramah, sepinter keyla mau sama anak brandalan kayak gini.” (sambil menunjuk ke arah rakasya) Rakasya: “yeh ssembarangan lu kalau ngomong.” Chiko: “tapi emang bener kas kata si mike.” Rakasya: “berisik lu ko.”


Nathan: “jadi di terima apa lu kas.” Rakasya: “GUA DI TERIMA SAMA KEYLA.” Nathan, chiko & mike: “HAH?!?!” Chiko: “jangan halu berlebihan kas, kasian gua liat lu.” Mike: “boong banget elah.” Nathan: “ga percaya gua.” Rakasya: “kok lu semua gitu si sama gua?” Nathan: “ya iya kas, si keyla mana mau sama lu.” Rakasya: “ko ambilin kaca ko.” Chiko: “nih, buat apaan?” Rakasya: “ah ga jelek jelek amat gua, tapi kenapa lu semua pada ga percaya?” Mike: “iya lu ganteng kas, tapi keyla gaakan mungkin mau sama lu, dia pasti nyari cowo yang bisa fisika.” Nathan: “betul.” Rakasya: “gua seriussss.” Chiko: “mana buktinya coba.” Rakasya: “ liat aja igs gua.” Mereka serentak melihat igs rakasya dan benar saja ternyata mereka sudah berpacaran. Nathan: “GILAA GUA GA PERCAYA KAS, KERENNNN, BANGGA GUA SAMA LU.” Mike: “yahhh kurang cepet gua.” Chiko: “lah iya.” Rakasya: “kan gua bilang apa.” Mike: “buset makan makan sabi kali ni.” Rakasya: “yu, tapi main satu lagu dulu kita, nanti gua traktir.” Chiko: “ini nih yang gua suka, let’s go!!!” Nathan: “let’s go!!” Hari pun berganti.


Luna: “keyyyy, lo sama akas udah pacaran ya??” Nathalie: “idih tau darimana lo, keyla mana mungkin mau.” Luna: “tau dari pacar gue si chiko.” Keyla: “iyaa bener yang luna bilang, tadi malem akas nembak gue.” Luna: “AAAA COUPLE GUE AKHIRNYA BERLAYAR, GEMES BANGET PLIS PLIS PLIS.” Nathalie: “lebay banget lo lun, selamat ya key.” Keyla: “iyaa thanks yaa guys, pulang sekolah kita main yuuuu, gue traktir.” Luna: “asikkkkkk, gue mau beli gulali yang banyak.” Nathalie: “sakit gigi aja lo.” Luna: “iri aja lo.” Nathalie: “cabut yu key, gue bete banget mapel b.inggris.” Luna: “gamau ah lo aja, gue cinta inggris.” Nathalie: “keyyy yuuu keyy.” Keyla: “gaa nattt, gue gabisaaa.” Nathalie: “ah ga asik lo semua, gue cabut sendiri aja.” Luna: “iyaa sana gihh.” Akhirnya nathalie pun tidak mengikuti pelajaran bahasa inggris, dan dia malah pergi ke halaman sekolah belakang. Nathalie:” elah kenapa si semua orang suka banget belajar.” Rakasya: “berisik.” Nathalie: “eh sorry sorry.” Rakasya: “lu temennya keyla kan?” Nathalie: “iyaa, gue nathalie.” Rakasya: “oh, keyla mana?” Nathalie: “di kelas.” Chiko: “kas kas kas ada pak adam kas.” Rakasya: “siall, ayo cabut cabut.” Nathalie: “eh tunggu tunggu.”


Nathalie pun ikut kabur dengan mereka, dan nathalie tidak senga menginjak tali sepatunya sendiri hingga terjatuh. Nathalie: “ADUHHHH.” Rakasya menoleh ke arah nathalie, sedangkan chiko sudah jauh berlari. Rakasya menghampiri nathalie dan membantunya berdiri. Rakasya: “makannya tali sepatu di iket.” Nathalie: “udah gue iket, Cuma lepas lagi.” Pak adam: “heiii kaliannnnnn jangan lari.” Raksya: “udahhh sana cepetan lu lari.” Nathalie: “lah terus lo gimana?” Rakasya: “gausah peduliin gua.” Nathalie tidak mengikuti perintah rakasya ia tetap diam di tempat, dan akhirnya mereka berdua tertangkap oleh pak dam, dan dibawa ke ruang guru. Pak adam: “rakasya kamu tidak ada kapok kapok nya ya, kemarin kamu sudah jarang bolos jam pelajaran, kenapa sekarang bolos lagi, kamu juga nathalie, kamu perempuan perempuan bolos jam pelajaran, tidak boleh kamu seperti itu.” Nathalie: “iyaa maaf pak.” Pak adam: “kalian saya kasih hukuman buat tulisan di kertas lembar “saya tidak akan bolos kelas lagi” satu lembar itu harus penuh dengan tulisan itu ya, hari ini harus selesai saya tidak mau tau.” Rakasya: “tapi pakkk itu banyak banget.” Pak adam: “ohh kamu mau orang tua kamu saya panggil.” Rakasya: “jangana pak.” Pak adam: “yasudah terima saja apa yang tadi saya suruh.” Rakasya: “baik pak.” Rakasya dan nathalie pun keluar dari ruang guru, dan mereka mengerjakan hukuman yang pak adam berikan kepada mereka berdua. Nathalie: “makasih ya kas.” Rakasya: “buat?” Nathalie: “tadi udah bantuin gua.” Rakasya: “ya sama sama.”


Tak lama keyla dan luna datang menghampiri mereka berdua. Luna: “NATHALIEEE LO KETAUAN AHAHAHAAHHAAHAHAHH MAKANNYA JANGAN CABUT MULU.” Nathlie: “BERISIK LO.” Keyla: “yaampunn kaliann, loh nat tangan lo luka?” Nathalie: “iya key, tadi gue jatoh, untung cowo lo nolongin gue heheh.” (tersenyum kearah rakasya) Rakasya: “kamu udah makan belum?” Keyla: “udah, ini aku bawa bekel buat kamu.” Luna: “aaaa lucuuu banget.” Chiko: “kass sorry kas.” Rakasya: “berisik lu ko.” Chiko: “damai kas dami.” Luna: “kamu kenapa say sorry ke si rakasya?” Chiko: “aku ninggalin dia ehehe.” Luna: “ih kamuu jahatt.” Chiko: “yang penting ga jahat ke kamu.” (mengedipkan satu matanya) Luna: “ih chiko centilll.” Keyla dan lainnya hanya bisa tersenyum melihat tingkah lucu kedua pasangan tersebut. Keyla: “nat luka kamu aku obatin dulu ya baur kamu lanjut kerjain ini nya, karena takut infeksi.” Nathalie: “udah gapapa key.” Rakasya: “kamu ga nanya aku?” Keyla: “emang kamu jatoh?” Rakasya: “engga ehehe.” Keyla: “ihh dasar, udah lanjutin itunya, lain kali jangan bolos bolos lagi.” Akhirnya mereka selesai menulis hukuman dari pak adam tersebut, dan memberikan kertas hukuman tersebut ke pak adam, sedangkan chiko, luna dan keyla kembali ke kelas untuk merapihkan barang barang di kelas.


Nathalie: “rakasya gue boleh nanya ke lo ga?” Rakasya: “apa?” Nathalie: “lo beneran udah pacaran sama keyla?” Rakasya: “iya.” Nathalie: “oh okay, makasih ya yang tadi.” Rakasya: “ya” Rakasya pun pergi meninggalkan nathalie. Dan nathalie merasa kesal terhadap diri nya sendiri. Nathalie: “kenapa sih, kenapa harus keyla? Kenapa keyla punya segala nya sedangkan gue engga, keyla pinter, cantik, baik. punya temen banyak, sekarang ditambah lagi keyla pacarnya ketua atlantis, keylaa terus, gue iri sama lo key, gue benci lo. Gue bakal rebut rakasya dari lo.” *di depan kelas Rakasya: “sini tas kamu aku bawain.” Keyla: “ehehe timaaci.” Rakasya: “anytimee.” (mengelus rambut keyla) Rakasyapun membawakan tas keyla dan mengantar keyla untuk pulang ke rumah nya. Sesampai di rumah nya keyla. Keyla: “kamu hari ini jadi basket?” Rakasya: “iyaa, kamu mau nonton? Keyla: “boleh emang nya???” Rakasya: “boleh donggg.” Keyla: “mauu mauu, tapi aku ganti baju dulu yaaa.” Rakasya: “iyaa.” Bunda keyla yang mendengar suara anak nya di depan rumah pun keluar. Bunda keyla: “hei hei ngapain diam disitu, siniii masukkk.” Keyla: “ehhh bundaaa, iyaa bun.” Rakasya: “iyaa bun.” Rakasya dan keyla pun masuk ke dalam rumah. Keyla: “kamu tunggu sini ya, aku ke kamar duluu.” Rakasya: “iyaa.” Bunda keyla: “cie cie udah pacaran ya, selamat yaa.”


Rakasya: “iyaa bun, aku izin ya bun.” Bunda keyla: “iyaa, tolong jaga keyla yaa rakasya, jangan buat dia sedih, buat dia bahagia, bunda gamau anak kesayangan bunda nangis.” Rakasya: “siap bun aku bakal buat keyla selalu bahagia.” Bunda keyla: “bunda sudah percaya sama kamu, kamu jangan kecewain kepercayaan bunda ya, akhir akhir ini juga keyla sangat bahagia, bundaa senengg banget, makasih ya rakasya.” Rakasya: “iyaa bun terimakasih sudah percaya sama aku, aku gaakan ngecewain kepercayaan bunda, iya bun sama sama.” Tiba tiba di tengah perbincangan keyla turun dari tangga. Keyla: “HEIII PASTI KALIAN NGOMONGIN AKUUU YAA.” Bunda keyla: “ihh sotauuu kamu.” Keyla: “kas aku pakai ini bagus ga?” Rakasya: “bagus, kamu pakai apapun bagus key.” Bunda keyla: “haduhh haduhh, udah makan dulu.” Keyla: “ehehe love you bunda, ayoo kita makannn let’s go.” Bunda keyla: “iyaa love you more anak bunda, yu makan makan.” Rakasya hanya bisa tersenyum melihat ibu dan anak tersebut. Setelah mereka makan mereka langsung menuju tempat basket. Rakasya: “tunggu sini yaa, aku ganti baju dulu, kamu kalau butuh apa apa bilang aku ya.” Keyla: “iyaaa.” Rakasya pun mengganti baju nya menjadi baju jersey basket nya itu. Keyla sangat terpanah melihat pacarnya itu bermain basket, dna tentu saj rakasya sangat jago dalam hal olahraga. Keyla: “minum dulu.” (memberi minum kepada rakasya) Rakasya: “terimakasihh cantik.” (mengambil minum dari tangan keyla) Keyla: “iyaa anytime kas.” Tiba tiba ada yang menghampiri mereka berdua, dan ternyata itu adalah jake. Jake: “wih keyla, tumben lo nonton basket.” Keyla: “ehehe iyaa kak.” Jake: “kemarin lu dikasih bunga sama siapa key?”


Rakasya: “gua.” (menengok sinis ke arah jake) Jake: “ohh sama lu kas? jadian bukan lu berdua?” Keyla: “iyaa kak.” Jake: “yaudah lanjut deh, gua mau cabut duluan.” Rakasya sangat kesal akan kehadiran jake. Keyla: “udahh muka nya jangan di tekuk gitu donng, biasa aja.” Rakasya: “siapa juga yang di tekuk.” Keyla: “ahaha gemes banget si kamu.” Rakasya: “udahh ah, kamu laper ga? makan yuu mau ga?” Keyla: “mauuuuuu.” Rakasya: “kamu mau makan apa?” Keyla: “eummm akuu mau makan udonn.” Rakasya: “bolehhh, ayo kita makan udon.” Keyla: “yippieee.” Rakasya dan keyla pun menuju ke tempat udon kesukaan mereka berdua. Hari pun berlalu begitu cepat, besok adalah hari libur sekolah, dan keyla berniat untuk me time. *di motor Keyla: “kass besok aku mau me time bole ga?” Rakasya: “boleehh, tapi harus hati hati ya, kabarin aku terus pokok nya.” Keyla: “serius boleh??? Yeyyyy, terimakasihh.” Rakasya: “anytime keyy.” Keesokan harinya keyla me time ke mall, karena dia sudah lama tidak menghibur dirinya senduru, ia berbelanja sepuasnya, ia pergi kemanapun yang ia mau, dan tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nya. Zidan: “keylaa.” Keyla: “kak zidan??” Zidan: “ngapain key disini sendirian.” Keyla: “eheehe aku lagi me time kak, kak zidan kapan pulang ke indo nya?” Zidan: “kemarin, sekarang aku lagi beli sesuatu buat bunda kamu sama kamu.”


Keyla: “wowwwww.” Nathalie:” loh itu keyla kan? Dia sama siapa deh? Kayak nya itu bukan rakasya.” *room chat rakasya dan nathalie Nathalie: “sorry kas, gue mau nanya, lo lagi sama keyla ga?” Rakasya: “ga, kenapa emang?” Nathalie: “loh ini gue liat keyla sama cowo.” (megirim foto keyla dan zidan) Rakasya: “sial, bukan gua itu.” Nathalie: “yaampun gue kira lo, soalnya keyla kayak seneng banget, mana tadi peluk tuh cowo lagi.” Rakasya: “posisi nya dimana itu.” Nathalie langsung mengirim lokasi ia saat ini, jujur nathalie sangat senang hal ini terjadi, karena ini bisa membuat hubungan mereka hancur, dan rakasya akan menjadi milik nya. Rakasya: “mana nat.” Nathalie: “gue gatau kas, tadi si ada disini, tapi kayak nya sekarang udah gaaada deh mereka.” Rakasya: “ahh siall, bilang nya me time, tapi malah jalan sama orang lain.” Nathalie: “coba lo chat aja dulu kas.” Rakasya menuruti omongan nathalie, ia langsung menge chat sang pacar nya tersebut. *room chat keyla dan rakasya Rakasya: “kamu dimana?” Keyla: “aku udah di rumah, tadi kan aku bilang aku lagi di jalan, tapi belum kamu bales.” Rakasya: “gimana me time nya seru ga?” Keyla: “seruuu.” Rakasya: “aku mau ketemu boleh ga?” Keyla: “bolehh.” Rakasya: “ketemu di caffe deket tempat les kamu ngelukis ya.” Keyla: “ohh okayy.”


Keyla pun bilang kepada pak ibas agar menuju ke caffe tersebut. Nathalie: “gimana kas?” Rakasya: “gua bakal omongin sama dia.” Nathalie: “kalau udah tentang sellingkuh gabisa di maafin si kas, awas kali aja si keyla bohong sama lo, ini aja dia bohong.” Rakasya: “ya nat, thanks, gua pergi dulu.” Rakasya yang sudah sampai di tempat tersebut dan tidak lama keyla datang. Keyla: “hiiiiii.” Rakasya hanya tersenyum ke arah sang kekasih nya tersebut. Keyla: “kenapaa?? Ada yang mau diomongin kah?” Rakasya: “kamu tadi sama siapa?” Keyla: “aku? Sama pak ibas.” Rakasya: “bukan, pas kamu me time.” Keyla: “sendiri, kenapa emang nya?” Rakasya: “udahhh jujur aja key, gausah nutupin gitu aku ada bukti nya kalau kamu sama cowo, mana pake pelukan segala.” Keyla: “astaga, apasi kas, aku sendiri, aku ga sama siapa siapa, mana coba buktinya aku mau liat.” Rakasya: “kalau aku kasih liat juga kamu bakal tetep ngelak key, aku serius sama kamu.” Keyla: “ya mana buktinya aku mauu liat rakasya.” Rakasya: “ini, kamu mau bilang apalagi?” (melihatkan foto yang tadi nathalie berikan kepada rakasya) Rakasya: “ aku serius sama kamu tapi kamu yang main main sama aku. (meninggalkan keyla) Keyla: “kasss dengerin akuu duluu kas.” Rakasya pergi meninggalkan keyla, tanpa mendengarkan penjelasan dari keyla. Sejujur nya keyla me time itu karena dia cape, dia ingin menghibur diri nya karena akhir akhir ini pikirannya sedang kacau dan belum lagi tugas tugas, tapi kenyataan nya me time nya itu malah membuat masalah besar untuk nya. Keyla: “akuu capee, akuu capee banget, pah aku kangen papah, aku kangen papah, boleh ga aku nyusul papa, aku mau nyusul papa, tapi aku


gamau bunda sendirian pah, aku cape sama tugas tugas pah, aku cape sama kehidupan aku ini pah, aku cape, emang aku punya bunda, tapi gatau kenapa aku cape pah. Pah aku punya pacra, namanya rakasya, dia baik banget sama aku pah, dia selalu buat aku senyum, tapi gatau kenapa tadi akas marah ke aku, dia bilang aku peluk laki laki, aku jalan sama orang lain di belakang nya, padahal aku ga sama siapa siapa pah, terus belum lagi nathalie, nathalie akhir akhir ini berubah banget pah. Papah kenaapa tinggalin keyla pah? Papah kenapa ga pamit dulu sama keyla pah? Papah kenap jahat sama keyla pah? Papah pernah bilang kalau papah gaakan ninggalin aku, tapi apa? Nyatanya papah ninggalin aku, bukan Cuma aku, tapi ninggalinn bunda juga. Aku cape pah, aku kangen papah.” Bunda keyla: “duhhh keyla kok belum pulang juga yaaaa, ini sudah malam, pak ibas juga bilang keyla gaada di caffe yang pak ibas anterin, keyla di chat, di telepon ga di angkat, duh gimana ini.” Zidan: “tenang tan coba aku cari keyla di mall yang tadi aku temuin.” Bunda keyla: “iyaa dan, kamu hati hati ya.” Zidan: “iyaaa tan.” *room chat rakasya dan bunda keyla Bunda keyla: “permisi nak akas, keyla lagi sama kamu gak ya? Karena ini keyla sedaritadi belum pulang ke rumah.” Rakasya: “keyla lagi ga sama aku bun, tadi sempet sama aku.” Bunda keyla: “duh gimana ya nak, kira kira kamu tau ga keyla dimana?” Rakasya: “kayak nya aku tau bun, tunggu ya bun, bunda gausah khawatir, keyla gaakan kenapa kenapa.” Bunda keyla: “aamiin, makasih yak nak.” Rakasya langsung menuju ke tempat satu, tetapi keyla tidak ada, rakasya tidak berhenti men telfon keyla, ia sangat panik. Rakasya la njut ke tempat kedua yang biasa keyla datangi ketika sedang cape, dan ternyata benar saja keyla ada disana. Tempat itu adalah taman bermain anak anak. Rakasya langsung lari dan memeluk keyla, ia sangat takut keyla kenapa kenapa sampai menangis. Rakasya: “KEYLAAAAAAAA.” Keyla menengok ke arah tersebut, dan ternyata itu adalah lelaki yang ia sayang setelah papah nya. Rakasya: “kamuuu kenapaaa, kamu tau ga aku khawatir banget sama kamu, hp kamu off, aku udah telefon berkali kali ga kamu angkat, maaf


yaa, maafin akuuu, maaf yaaa kalau tadi akuu bentak kamuu, maaf kalau tadi omongan aku nyakitin perasaan kamuu, maaf kalau aku ga dengerin pernyataan dari kamu, maaf yaa maafin akuu.” (memeluk erat keyla) Keyla: “kasss.” Rakasya: “iyaa kenapa sayang?” Keyla: “akuu capeeee kasss, akuu capeee belajar terus, aku cape pulang sekolah harus les, aku juga butuh istirahat kas,belum lagi guru guru apa apa kalau ada lomba ke aku, aku capee. Aku kangen papah, wajar ga kas kalau aku cape?” (menangis kencang di pelukan kekasih nya) Rakasya: “wajaarrr, wajarr sayang kalau kamuu capee, gapapa, ada aku disini, ada bunda kamuu, wajar sayangg, udahh dlu yaa nangis nya, sekarang kita pulangg oke?” Keyla: “gamau.” (menggeleng kepalanya.” Rakasya: “gabolehh gituu, kamu sayang bunda ga? bunda daritadi khawatir, bunda takut kamu kenapa kenapa.” Keyla: “sayang, sayang banget.” Rakasya: “makannya kita pulang dulu yu, nih pake jaket nya, dingin.” (memasang jaket ke keyla) Itu adalah pengalamanb pertama rakasya melihat keyla wanita cerewet dan ekstrovert menangis sejadi jadi nya di pelukannya dan tentu saja ia merasa bersalah karena tadi siang ia sudah mengikuti ego nya sendiri sampai memarahi wanita kesayangannya itu. *di rumah keyla Bunda keyla: “SAYANGGGG NYA BUNDAAAAAA.” Bunda berlari ke arah anak kesayangannya itu, ia langsung memeluk erat, dan mengecek seluruh tubuh sang anak, ia takut anak nya terluka. Bunda keyla: “kamuu kenapa sayangg? Kamuu gapapa kan? Apa yang mau kamu ceritain ke bunda?” Keyla tidak menjawab satupun pertanyaan yang bunda nya itu tanya, ia hanya menangis menangis dan menangis. Zidan: “tan kayak nya keyla butuh waktu sendiri dulu.” (berbisik) Bunda keyla: “anak bunda yang cantik kamu ke kamar bersih bersih, terus istirahat yaa sayang.” Keyla yang mendengar hal tersebut langsung mengangguk dan menuju ke kamar nya. Bunda keyla langsung bertanya kepada rakasya.


Sebelumnya rakasya kaget dengan kehadiran sang lelaki, dan lelaki itu adalah sosok yang ada di foto yang Nathalie kirim. Bunda keyla: “kas jadi apa yang sebenernya tejadi?” Rakasya: “Keyla tadi bilang ke saya bun, kalau keyla cape dan ia kangen papah nya.” Bunda keyla mendengar hal tersebut langsung kaget sejadi jadi nya, sejujurnya ia juga sangat rindu terhadap suami nya itu, tapi mau bagaimana lagi, setiap adanya pertemuan pasti ada yang namanya perpisahan. Bunda keyla: “nak akas, kamu sudah tau belum kalau papah nya keyla sudah tidak ada.” Rakasya yang mendengar hal itu tentu saja kaget. Rakasya: “enggak bun, aku belum tau tentang hal ini, keyla ga pernah cerita.” Bunda keyla: “jadi gini nak akas, semasa keyla smp dia sudah di tinggal oleh papa nya. Jadi papa nya ini tiba tiba ada panggilan dari kantor nya jam 4 pagi, kebetulan disitu keyla belum bangun, papa nya ingin bangunkan keyla untuk pamit kepada keyla, tapi papa nya tidak tega membangunkan keyla yang tertidur sangat lelap, jadi papa nya hanya mencium pipi dan kening keyla saja. Ketika keyla ingin berangkat sekolah, bunda mendapat telefon dari rumah sakit, bahwa papa keyla tertabrak, dan nyawanya tidak bisa di selamatkan. Disitu bunda udah ga tau harus bagaimana lagi kas, terlebih lagi keyla, dia belum melihat wajah papa nya terakhir kali, dan dia belum sempet pamit kepada papa nya. Keyla nangis sejadi jadi nya, keyla menyalahkan dirinya kenapa ia tidak bangun pas papa nya ingin berangkat kerja, ia benar benar merasa tak berdaya, bunda juga begitu. Bunda merasakan yang nama nya people come and go, tetapi walau papa keyla sudah tidak ada, kenangan kita masih tetap ada di hati dan di pikiran kita, walau terkadang tentu saja bunda kangen terhadap sosok beliau, tetapi mau bagaimana lagi.” (meneteskan air mata) Bunda keyla: “makannya bunda tidak mau keyla kehilangan sosok lelaki yang ia sayang untuk kedua kalinya, bunda mau kalau kamu ingin pergi dari keyla kamu harus pamit dulu ya kas, jangan sampai tidak. Tolong jaga keyla baikbaik, buat keyla selalu tersenyum. Keyla itu banyak menyimpan rasa sakit, tetapi rasa itu selalu ia pendam, keyla tidak sekuat yang kamu lihat.”


Rakasya: “iyaa bun, rakasya bakal jaga keyla dengan baik, rakasya bakal selalu buat keyla tersenyum, rakasya bakal selalu aada buat keyla. Bunda kalau butuh sesuatu bisa kabarin rakasya, rakasya juga bakal sealu ada buat bunda, bukan hanya buat keyla.” Bunda memeluk rakasya dengan erat. Malam pun berlalu, keesokan harinya rakasya ke rumah keyla, untuk melihat keadaan keyla. Rakasya: “permisii.” (mengetuk pintu) Zidan: “iyaa.” Rakasya yang masih tidak tau siapa laki laki ini. Yang pastinya ia bukanlah kekasih keyla atau semacam nya. Rakasya juga ingin meminta maaf atas tuduhan yang kemarin ia berikan kepada keyla. Rakasya: “keyla nya ada?” Zidan: “ada, tapi dia belum keluar daritadi, masuk dulu. Oh lu belum tau gua ya?” Rakasya: “iyaa.” Rakasya bingung harus merespon bagaimana, karena ia juga bukan tipe orang yang gampang berbaur dengan orang asing. Zidan: “gua zidan anak dari adik nya bunda keyla.” Rakasya: “iyaa salam kenal bang.” Zidan: “gausah tegang gitu, santai aja kalau sama gua.” Rakasya: “iya bang.” Zidan: “gua udah sering banget denger nama lu, entah itu dari bunda ataupun keyla, bahkan pak ibas juga. Makasih ya udah jaga keyla, udah buat senyum keyla kembali.” Rakasya: “iyaa sama sama bang, sorry bang gua mau nanya yang kemarin ke mall sama keyla itu lu?” Zidan: “iya kemarin gua ga sengaja ketemu keyla terus yaudah.” Rakasya: “ohh oke bang.” Zidan: “kenapa? Lu kira keyla selingkuh ya? Keyla bukan tipe yang kayak gitu, jadi lu santai aja.” Rakasya: “iyaa bang siap, sorry ya bang gua kira lu itu.” Zidan: “iyaa gapapa, gua pamit ya, mau balik lagi gua, ada kerjaan.” Rakasya: “iya bang, hati hati bang.” Zidan: “yo. TAN ZIDAN PERGI DULU YAA, ADDA TAMU NI.”


Bunda keyla: “IYAA, HATI HATI DAN.” Bunda keyla: “ehhh rakasyaaa, sini duduk nak, mau cari keyla ya?” Rakasya: “iyaa bun.” Bunda keyla: “keyla lagi di atas, gih ke atas aja.” Rakasya: “iyaa bun, terimakasih bun, ini bun aku bawa buah sama sedikit makanan.” Bunda keyla: “yaampunnn gausah repot repot gini kas, makasih yaa.” Rakasya: “ engga ngerepotin kok bun, yaudah aku izin samperin keyla ya bun.” Bunda keyla: “tunggu, ni sekalian bawa puding untuk kalian.” Rakasya: “ohhh iyaa bun siap.” (mengambil puding yang bunda keyla berikan) Rakasya pun keatas menghampiri keyla sambil membawa puding, dan ia melihat sososk perumpuan cantik yaitu keyla yang sedang menonton kartun kesukaan nya yaitu mr.bread. Rakasya: “hai.” Keyla: “AKASSSSSS.” (membentuk senyuman di wajah nya) Rakasya: “gimana keadaan kamu sekarang?” Keyla: “ehehe amannn, terimakasih ya kemarin, sama maaf kalau aku ngerepotin kamu.” Rakasya: “anytime, aku bakal selalu ada buat kamu. Maaf ya kemarin aku udah marah ke kamu, aku ga dengerin penjelasan dari kamu dulu.” Keyla: “iyaa gapapa kas, wajar kok kamu gitu, pasti kamu kesel banget ya.” Rakasya: “iyaa aku kebawa suasana.” Rakasya dan keyla pun asik mengobrol dan tertawa bersama. Keesokan hari nya adalah hari dimana mereka harus masuk sekolah, dan tak lama lagi mereka akan lulus. Luna: “O M G, BENTAR LAGI KITA LULUS YAAA.” Nathalie: “iyaa ahaha, gue ga sabar pengen cepet cepet lulus.” Keyla: “huft gue takut banget, nanti pas udah lulus harus gimana, pasti susah banget.” Luna: “ahh lo mah gampang key, lo kemanapun pasti bakal keterima, ga kayak si nathalie.”


Nathalie: “sialan lo lun.” Keyla: “udahh udahh gausa berantem.” Nathalie: “gue ke belakang dulu ya, nanti pas bel gue ke kelas lagi.” Keyla: “iyaa nat, hati hati.” Natahlie keluar itu untuk mencari rakasya, ia sangat ingin berbincang dengan rakasya. Dan benar saja sesuai dugaan nya rakasya ada di belakang sekolah sedang duduk bersantai bersama anak atlantis lainnya. Nathalie: “rakasya gue boleh ngomong sama lo dulu ga sebentar.” Rakasya: “apa?” Nathalaie: “jangan disini, sebentar aja kok kas, ga lama, ini tentang keyla.” Rakasya yang mendengar kata “keyla” tersebut tanpa berfikir panjang ia langsung mengikuti nathalie. Mike: “buset buset ada apa ni.” Jake: “lah si rakasya putus sama si keyla?” Chiko: “SERIUS?” Jake: “gua nanya bahlul.” Chiko: “ohhh ngobrol dong bang.” Mike: “kalau beneran putus gua si langsung maju paling depan.” Jake: “gua duluan.” *bersama nathalie Rakasya: “kenapa?” Nathalie: “gimana kas, siapa cowo yang kemarin? Lo udah putus kan sekarang?” Rakasya: “itu sepupunya, lu jangan bikin api nat buat hubungan gua sama keyla.” Nathalie: “kas, gue suka sama lo kas” (menggenggam tangan rakasya) *di belakang sekolah Keyla: “eh mike, rakasya mana?” Mike: “ehh keylaaa, rakasya tadi kesana sama si nathalie.” Keyla: “hah? Sama nathalie? Ngapain?”


Tanpa pikir panjang keyla langsung ke tempat tersebut, dan benar saja disitu ada rakasya dan nathalie, dan nathalie sedang meggenggam tangan rakasya. Nathalie: “gue suka kas sam lo, gue suka dari lo pas latihan nge band.” Rakasya: “lepas. Sayang nya gua gasuka sama lu, jangan pernah ganggu gua sama keyla, lu harus nya mikir.” (menghempas genggaman nathalie) Nathalie: “gue gaakan nyerah biar lo bisa jadi milik gue, gue bisa sampe nyakitin keyla kaalu gue mau.” Rakasya ingin menampar nathalie, tetapi dengan sigap keyla menahan tangan raksya. Keyla: “kas.” (menggelengkan kepala) Keyla: “gila ya nat, gue ga habis fikir sama siskap lo, lo sick banget nat.” (meninggalkan mereka berdua) Rakasya langsung mengejar keyla. Disitu keyla menangis, dia tidak menyangka bahwa sahabat nya seperti itu. Rakasya: : “keyy maafin aku.” Keyla: “kamu ga perlu minta maaf kas, aku Cuma kecewa sahabat aku kayak gitu.” Rakasya: “keyy, kamu masih punya aku, bunda, ada luna juga, kita semua ada disini buat kamu key.” Keyla: “iyaa kas, makasih banyak.” Tak terasa hari pun berlalu sangat cepat, dan hari kelulusan pun telah tiba, mereka smeua mendapatkan kampus yang mereka mau, luna dan keyla memilih kampus yang berbeda, sedangkan nathalie tidak ada kabar semenjak kejadian itu. Rakasya dan keyla sekarang tidak satu negara lagi, mereka ldr, rakasya kuliah di luar negeri. *video call Rakasya: “akuuu kangennnn bangettt sama kamuu.” Keyla: “ehehe sama akuu juga.” Rakasya: “disiniii dingin bangettt. Gimana hari kamu cape ga?” Keyla: “eum lumayan capee, tapi ga secape itu. Kalau kamu?” Rakasya: “harii inii akuu capeee bangett, tapi aku gacape lagi karena aku udah liat kamuu.” Keyla: “dasarrr.”


Rakasya: “aku punya surprise buat kamu.” Keyla: “wooowww apaa tuuuu.” Rakasya: “AKUUU.” Rakasya: “BAKALLL.” Keyla: “ihh apa kass, jangan setengah setengah gitu dong, aku penasaran.” Rakasya: “oke oke, siap yaa.” Keyla: “IYAAA SIAPPPPP.” Rakasya: “AKU BAKAL PULANG KE INDONESIA.” Keyla: “HAH?!?! SERIUSS?!?! GA BOONG KAN KAS??” Rakasya: “iyaa serius, ini tiket nya.” (menunjukan tiket) Keyla: “aaaa akuuu mau nangis plis plis plis.” Rakasya: “nanti akuu bakal tepatin semua janji aku ke kamu, aku bakal penuhin semuaa list date kita, aku bakal nemenin kamu kemanapun yang kamu mau, kamu boleh kemanapun, aku bakal anter kamu dengan senang hatii.” (tersenyum tulus) Keyla: “iyaaa mauuuu, kita harus ke museum yang aku bilang ituu yaa.” Rakasya: “iyaa, kemanapun aku bakal teemenin kamu.” Keyla: “yippieeee, aku bakal ke bandara untuk nunggu kamuuu, aku bakal buat tulisan yang besar, nanti kamu harus liat yaaaa.” Rakasya: “iyaaa.” Tiba tiba bunda dateng. Bunda keyla: “aduh ada apasih ini daritdi asik sekali kayak nya.” Keyla: “bunnn akasss bakal ke indonesiaaaaa.” Bunda keyla: “HAH??? SERIUS??? BUNDA UDAH KANGEN BANGET SAMA KAMU KAS, NANTI BUNDA BUATIN PUDING COKLAT YANG BANYAK UNTUK KAMU.” Rakasya: “widihhh asikkk, aku udah kangen puding coklat bunda banget ni, ga sabar.” Bunda keyla: “yaudah lanjut ya kalian.” Iini adalah hari yang keyla tunggu tunggu, yaitu rakasya ke indonesia. Keyla jug sudah membuat tulisan di kertas “RAKASYA I MISS YOU SO MUCH!!”


Rakasya: “keyy aku berangkat, doain yaa, cuacanya juga kurang bagus ni.” Keyla: “iyaaa kass pati, aku sedang membeli minum sama bundaa, bunda pengen ikut juga ke bandara, katanya bunda kangen kamu.” Rakasya: “akuuu juga kangennn bundaa.” Keyla: “ga kangen aku??” Rakasya: “kangen kamu jugaa dong. Key, aku sayang banget sama kamu, aku kangen kamu, akuu bakal selalu ada buat kamu, i’m alwasy here for you key.” Keyla: “ihhhh akasss jangannn gituuu, aku jadi sedihhhh, iyaaa akuu juga sayanggggg bangettt samaa kamuuu. Semoga penerbangannya berjalan lancar yaa." Pesawat rakasya pun sudha flight, tetapi entah mengapa rasanya sangat lama sekaliii, padahal setau keyla tidak selama ini, keyla tetap berusaha berfikir positif, ia terus berdiri sambil menganggakt tulisan yang ia buat itu, ia sangat senang sekali. Keyla: “bunnn, kok lama banget ya? Setau aku ga selama ini bun.” Bunda keyla: “sabar yaa sayang, kita berdoa aja, oke?” Keyla: “okee bun.” (walau perasaan keyla sudah tidak enak) Tiba tiba ada pemeberitahuan bahwa pesawat yang rakasya naiki itu kecelekaan, keyla yang mendengar hal itu tentu saja kaget dan tidak percaya. Keyla: “BUN BUN, BUNDAA DENGER GA PEMBERITAHUAN YANG TADI, BUNDA DENGER GA?” Bunda keyla: “iyaa denger sayangg, kamu tenang dulu jangan panikk yaa.” Tiba tiba keyla merasa seluruh baadannya tidak berdaya, ia terjatuh ke pelukan bunda nya. Keyla: “bunnn ini boong kan bun, ini mimpi kan bun? Ayoo bilang ke keyla ini mimpi bun, ayoo bun, keyla gamau kehilangan orang yang keyla sayang untuk kedua kali nya bun, ayoo bun bilang kalau ini boong.” (menangis) Bunda keyla: “sayanggg kitaa harus sabar yaa, kita tunggu dulu info nya lagi ya, kamu tenang duluu, kita berdoa semoga rakasya ga kenapa kenapa ya.”


Keyla hanya bisa menangis, dan ia merasa dunia nya sudah hancur, keyla merasa dirinya ini sedang mimpi. Keyla: “bunn aku tau setiap orang pasti diberi cobaan, tapi kenapa cobaan keyla banyak banget bun, keyla cape bun, keyla ga sekuat itu.” Bundanya yang mendengar hal tersebut langsung meneteskan air mata, dan bundanya hanya bisa memeluk dan menguatkan sang anak nya. Bunda keyla: “permisi pak, apa sudah ada info tentang nama nama korban?” Petugas: “sudah buk, nama yang ibu cari siapa ya? Biar saya bantu.” Keyla: “RAKASYA PAK RAKASYA.” (langsung bangun dari tempat duduk nya) Petugas: “ yang ibu dan kaka cari ada, korban sedang di rumah sakit.” Bunda keyla: “baik, makasih ya pak.” Keyla: “bunnn ayooo bun kita kesana.” Bunda keyla: “iyaa sayang ayoo.” Keyla dan bundanya pun bergegas ke runah sakit yang petugas tadi bilang, dan benar saja disitu ada rakasya yang tubuh nya penuh dengan darah. Keyla: “akasssss, kaasss bangunn kasss, kasss kamu bilang kamu mau nemenin aku kas kemanapun itu, kamu bilang kamu gaakan ninggalin aku kas, kass ayoo bangun kass, kita ceklis semua list date kitaa kas, kass ayoo, akuuu butuh kamu di hidup aku kasss, bangunn kas aku mohonnn.” (menggenggam erat tangan rakasya) Petugas rumah sakit: “permisi kak, ini tadi saya menemukan kertas dan box yang ada di jaket korban.” Keyla: “terimakasih mbak.” Keylapun membaca kertas yang penuh dengan darah tersebut, dan isi kertasnya adalah.


*isi kertas HI MY SWEET HEART Hari ini aku ke indonesia, aku bakal nemenin kamu kemanapun yang kamu mau, ayoo kita penuhin wish list kita. Key aku sayanggg banget sama kamu, aku gaakan pernah bosen bilang “aku sayang kamu” gaakan, karena memang aku sayang banget sama kamu, key cuma kamu satu satu nya orang yang selalu ada buat aku, selalu nemenin aku, aku beruntung banget ketemu perempuan secantik, sepinter, se sempurna kamu, kamu sempurna banget dimata aku key. Maaf ya kalau aku pernah bikin buat kamu nangis, maaf ya kalau aku kadang gaada waktu buat kamu karena aku sibuk dengan tugas kuliah aku, maaf yaa key. Sekarang aku ada disinii, kita ga perlu hug dari jauh, kita ga perlu lagi bilang “aku mau ketemu langsung” kali ini kita bisa ketemu langsung key, kamu bisa peluk aku langsung, aku sayang banget sama kamu key, aku juga selalu dengerin lagu lagu yang kamu kirim ke aku. Oh yaa ini aku ada hadiah untuk kamu, aku inget kamu pernah kasih liat kalung ini ke aku, tapi sayang nya kalung ini gaada di indonesia, tapiii ada disinii keyy, jadi aku beliin deh kalung ini untuk pacar tercinta aku. Semoga kamu masih suka yaa sama kalung ini, aku berharap kamu selalu pakai kalung ini, kalau kamu kangen akuu, kamu bisa liat kalung ini. I LOVE YOU KEY. I’M ALWASY LOVE YOU. Setelah keyla membaca dan membuka box tersebut, monitor ICU menunjukan bahwa rakasya sudah tiada, disitu keyla langsung menangis, bukan hanya keyla tetapi bunda nya pun menangis. Keyla: “GAAAA GABOLEHHHHHH, AKASSSS, BANGUNNN AKASSS, KAMU DENGERKAN SUARA AKU, AKASSS AYOOO BANGUNNNNN.” Bunda keylaa: “keylaa sayangg udahh yaa.” Kejadian ini sama persis seperti yang keyla alami kepergian papa nya. Dari situ kehidupan keyla terassa hampa, keyla merasa tidak memiliki apa apalagi, ia merasa dunia sudah berhenti, ia kehilangan semua sosok lelaki yang ia sayangi. Ia tidak hanya di tinggal oleh kekasihnya, tetapi ia ditinggalkan oleh papah nya, dikhianati oleh sahabat nya. Walau mereka semua sudah tidak ada, tetapi kenangannya masih terukir jelas di hati dan pikiran keyla. Tidak adalagi keyla yang ceria, tidak adalagi keyla yang cerewet, kini hanya ada keyla yang pendiam, yang selalu menangis.


-INGAT TIDAK SEMUA DI DUNIA SINI SELALU ADA BERSAMA KITA, WALAUPUN MEREKA INGINNYA SEPERTI ITU, TETAPI PEOPLE COME AND GO ITU NYATA, DAN MAU TIDAK MAU KITA HARUS MENERIMANYA. WALAUPUN ORANG ORANG ITU SUDAH MENINGGALAKAN KITA TETAPI KENANGAN BERSAMA MEREKA PASTI AKAN SELALU MELEKAT DENGAN KITA. ITULAH YANG DINAMAKAN MEMORIES STAY.


Click to View FlipBook Version