The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rini, 2021-08-09 01:37:38

03Christina OnganjayaPAK

03Christina OnganjayaPAK

Tabel 4.7

Alasan tidak memberikan persembahan.

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Tidak mempunyai e-money 9 41

Kesulitan Ekonomi 6 27

Tidak diberi uang jajan 7 32

Total 22 100
Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari data diatas, kita dapat melihat bahwa di keadaan seperti ini kita
diminta menggunakan teknologi seperti e-money untuk memberi persembahan.
Tetapi tidak semua jemaat memiliki teknologi tersebut untuk memberi apa yang
dimiliki. Ditengah pandemi seperti ini juga ekonomi banyak orang semakin
menurun, bahkan sulit untuk memenuhi kebutuhan. Para remaja tidak pergi ke
sekolah dan tidak mendapat uang jajan menjadi pengaruh mereka tidak memberi
persembahan setiap minggunya. Alasan di atas bukanlah penghalang untuk kita
memberikan persembahan kepada Tuhan. Apa yang kita berikan bukanlah sisa dari
uang yang dimiliki, namun uang yang sudah di sisihkan. Para remaja harus
mengetahui prioritas dalam mengatur uang.

38

Tabel 4.8

Saya mengikuti komunitas sel (komsel) di masa pandemi.

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Ya 27 90

Tidak 3 10

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

Data di atas menunjukan bahwa 90% responden mengikuti komunitas sel
dan 10 % tidak mengikutinya. Di dalam komunitas sel kita dapat belajar firman
Tuhan lebih dalam dan mendapat banyak pengalaman dari anggota lain.

Tabel 4.9

Jika ya, berapa kali dalam sebulan ?

Jawaban Frekuensi Persentase

1 kali 3 11

2 kali 7 26

3 kali 5 19

> 4 kali 12 44

39

Total 27 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari data di atas lebih banyak responden yang mengikuti komsel setiap
minggunya dan sisanya tidak rutin mengikuti komunitas sel. Komunitas sel ada
sebagai wadah untuk kita terus diingatkan akan firman Tuhan dan juga sebagai
wadah untuk terus hidup di dalam Tuhan.

Tabel 4.10

Jika tidak, berikan alasannya !

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Merasa tidak membutuhkan komunitas di 1 33
gereja

Merasa bosan 1 33

Minim Kuota 1 33

Total 3 100
Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari 3 responden yang menjawab tidak mengikuti masing-masing
menjawab dengan alasan berbeda, yaitu merasa tidak membutuhkan komunitas di
gereja, merasa bosan, dan minim kuota internet. Komunitas sel ini penting untuk
setiap manusia agar tetap di jalan Tuhan. Dalam Ibrani 10 : 25 dikatakan,

40

“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti
dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan
semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”

Tabel 4.11

Saya rutin berdoa setiap hari

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Ya 25 83

Tidak 5 17

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari 30 responden, 25 responden diantaranya rutin berdoa setiap hari dan
sisanya (16.7%) menjawab tidak rutin berdoa. Doa adalah nafas hidup orang
beriman. Artinya doa ini tidak bisa lepas dari kehidupan seseorang. Doa adalah
hal terpenting untuk seseorang menjalani hari bersama dengan Tuhan dan juga
rasa syukur atas apa yang manusia terima setiap harinya.

Tabel 4.12

Jika tidak, berikan alasannya !

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

41

Lupa karena banyak aktivitas 3 60

Percaya kalau Tuhan selalu menyertai 2 40

Merasa Tuhan selalu memberkati 0 0

Total 5 100
Sumber : Hasil penelitian 2020

Data diatas menunjukan 3 responden tidak berdoa secara rutin karena lupa
akan banyaknya aktivitas yang dilakukan. Dua responden lain percaya bahwa
Tuhan selalu menyertai. Doa bukanlah rutinitas biasa untuk meminta sesuatu
kepada Tuhan. Doa adalah komunikasi kita kepada Sang Pencipta. Ketika kita
berkomunikasi dengan Tuhan maka tercipta juga hubungan yang erat dengan
Tuhan. Setiap harinya selalu hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Tabel 4.13

Saya membaca firman Tuhan setiap hari

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Ya 15 50

Tidak 15 50

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

42

Dari data di atas, 50 % responden membaca firman Tuhan setiap hari dan
50 % lainnya tidak.

Tabel 4.14

Jika tidak, berikan alasannya !

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Kurang menarik 00

Hanya membaca ketika ibadah atau komsel 15 100

Merasa sudah memahami isi firman Tuhan 0 0

Total 15 100
Sumber : Hasil penelitian 2020

Responden yang tidak membaca firman Tuhan memilih alasan, yaitu
hanya membaca firman ketika ibadah atau komsel. Firman Tuhan itu seperti
manual book suatu barang. Tentunya ketika kita menggunakan barang harus
membaca manual book atau cara pemakaiannya. Sama halnya dengan firman. Isi
firman Tuhan menuntun kita untuk terus berjalan seturut kehendak Tuhan.

Tabel 4.15

Saya melakukan pujian penyembahan setiap hari secara pribadi.

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

43

Ya 13 43

Tidak 17 57

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari data diatas, lebih banyak responden yang tidak melakukan pujian dan
penyembahan setiap hari. Responden yang melakukan pujian dan penyembahan
hanya dilakukan oleh 13 orang 43.3%.

Tabel 4.16

Jika tidak, berikan alasannya !

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Kurang memahami maksud pujian dan 4 24
penyembahan

Merasa pujian dan penyembahan sudah 8 47
dilakukan di ibadah atau komsel

Merasa tidak bisa bernyanyi 5 29

Total 17 100%
Sumber : Hasil penelitian 2020

44

Sebanyak 50% responden memilih untuk tidak melakukan pujian dan
penyembahan secara pribadi karena merasa pujian dan penyembahan sudah
dilakukan di ibadah atau komunitas sel. 18.8 % responden lain memilih alasan
karena tidak bisa bernyanyi. Tiga responden lainnya kurang memahami maksud
pujian dan penyembahan. Pujian dan penyembahan adalah salah satu bentuk
ungkapan syukur kita kepada Tuhan atas apapun yang sudah diberikan. Pada saat
pujian dan penyembahan dinaikkan kepada Allah dengan penuh iman, maka iman
yang menunjukkan kepercayaan bahwa Allah bekerja dengan kuasa-Nya di dalam
diri manusia sehingga mendatangkan kekuatan yang dapat mengubah keadaan.
Mazmur 29:2 berkata, “Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah
kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!” Pujian dan penyembahan tak
cukup hanya di ibadah atau komunitas sel. Pujian dan penyembahan secara
pribadi harus dilakukan sebagai rasa syukur kita setiap harinya.

Tabel 4.17

Saya selalu berkomunikasi dengan anggota komunitas sel (komsel) saya.

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Ya 22 73

Tidak 8 27

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

45

Tabel di atas menujukan bahwa sebagian besar responden ( 73.3% ) selalu
berkomunikasi dengan anggota komunitas selnya. Delapan responden lain tidak
selalu berkomunikasi dengan anggota komunitas selnya. Hidup bergaul dengan
seseorang yang ada dalam komunitas yang benar akan berdampak pada hidup
seseorang. 1 Korintus 15 : 33 berkata, “Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang
buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”

Tabel 4.18

Jika tidak, berikan alasannya !

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Merasa tidak membutuhkan 2 25

Merasa nyaman berkomunikasi dengan 5 63
teman di luar komunitas sel ( komsel )

Merasa nyaman dengan kegiatan pribadi 1 13

Total 8 100
Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari 8 responden yang memilih tidak berkomunikasi dengan anggota
komselnya, 5 diantaranya lebih nyaman untuk berkomunikasi dengan teman diluar
komunitas tersebut. Dua diantaranya merasa tidak membutuhkan dan sisanya
merasa lebih nyaman dengan kegiatan pribadinya. Komunikasi dengan anggota
komunitas sel sangat penting untuk pribadi setiap anggota agar selalu ada yang

46

mengingatkan untuk terus membangun hubungan yang erat dengan Tuhan. Relasi
yang dibangun memiliki dampak positif, yaitu saling menguatkan setiap anggota
hari demi hari.

Tabel 4.19

Jika teman menghadapi masalah, saya selalu mendukung.

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Ya 30 100

Tidak 0 0

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari data di atas, semua responden selalu mendukung temannya yang
menghadapi masalah. Ketika seseorang menghadapi masalah, sebagai teman
haruslah saling mendukung, mendengarkan, dan memberi solusi agar orang yang
menghadapi masalah tidak jatuh ke dalam dosa tetapi menemukan jalan di dalam
Tuhan.

Tabel 4.20

Jika ya, berikan alasannya !

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

47

Merasa itu adalah kewajiban seorang teman 14 47

Bukti kepedulian 15 50

Merupakan teman dekat 13

Total 30 100
Sumber : Hasil penelitian 2020

Ada 3 alasan responden mendukung temannya yang menghadapi masalah.
Sebagian besar responden memilih alasan mendukung temannya adalah karena itu
adalah bukti dia peduli terhadap temannya. Alasan yang dipilih oleh 14 responden
adalah karena mendukung teman adalah kewajiban dan satu responden memilih
mendukung teman yang menghadapi masalah karena temannya dekat dengan
responden.

Tabel 4.21

Jika tidak, berikan alasannya !

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Tidak peduli dengan kehidupan orang lain 0 0

Tidak memiliki pengalaman pribadi 0 0

Memiliki masalah pribadi 00

Total 00

48

Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari tabel di atas tidak ada yang memilih untuk tidak mendukung teman
yang menghadapi masalah. Manusia adalah makhluk sosial yang tentunya
membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Ketika teman menghadapi masalah kita
harus membantu dan begitu pula sebaliknya.

Tabel 4.22

Alasan Komsel tetap dilakukan di masa pandemi untuk memperkuat
hubungan dengan Tuhan.

Jawaban Frekuensi Persentase (%)

Ya 28 93

Tidak 2 7

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

Dari data yang diperoleh, sebagian besar responden setuju bahwa alasan
komsel tetap dilakukan di masa pandemi adalah untuk memperkuat hubungan
dengan Tuhan karena di masa pandemi ini kita memiliki banyak waktu untuk
semakin mendekatkan diri pada Tuhan. Komunitas sel adalah wadah bagi kaum
percaya untuk menerapkan gaya hidup Kristus. Gaya hidup Kristus adalah gaya
hidup “saling” yang bersifat positif dan membangun dengan Firman Tuhan
sebagai dasar. Sedangkan pondasinya adalah Kristus itu sendiri. Komunitas sel

49

dapat juga diartikan sebagai sebuah keluarga secara rohani, dengan Kristus
sebagai kepala. Layaknya sebuah keluarga, komsel ini adalah tempat bagi kita
untuk sharing atau berbagi, baik itu kesaksian, masalah ataupun beban
pergumulan kita, tanpa takut diri kita dihakimi.

Tabel 4.23

Alasan komsel tetap dilakukan untuk mengurangi godaan untuk melakukan
hal diluar firman Tuhan.

Jawaban Frekuensi Persentase

Ya 22 73

Tidak 8 27

Total 30 100

Sumber : Hasil penelitian 2020

Di masa pandemi Covid-19, semakin banyak kesempatan untuk setiap
orang melakukan hal-hal diluar firman Tuhan. Sebagian besar responden (73.3%)
menyetujui bahwa komunitas sel ( komsel ) dilakukan untuk mengurangi godaan
untuk melakukan hal di luar firman Tuhan. Komunitas Sel adalah salah satu
wadah untuk kita terus berpegang teguh kepada Tuhan.

C. Pembahasan
Dari hasil data dan kuesioner yang diperoleh, dapat dilihat bahwa 90%

dari responden mengikuti ibadah dan komunitas online di masa pandemi.

Sedangkan 10% lainnya tidak mengikuti. Tingkat partisipasi ini sangat bagus di

50

masa pandemi ini. Namun masih banyak responden yang tidak memberikan
persembahan setiap minggunya dikarenakan sulitnya memberikan persembahan
melalui e-money. Sebagian besar responden juga tidak rutin melakukan doa,
membaca firman Tuhan, dan melakukan pujian penyembahan. Kegiatan yang
positif ini harusnya dilakukan untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan agar
hidup kita selalu seturut dengan kehendak-Nya.

51

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan data dan fakta yang peneliti sajikan di bab sebelumnya,
maka peneliti dapat menarik kesimpulan berdasarkan masalah yang diteliti
tentang Partisipasi Remaja pada Kegiatan GBI Stairway From Heaven
Jalan Mekar Laksana Nomor 8 Bandung, sebagai berikut :
1. Pandemi ini tidak berpengaruh terhadap kehadiran jemaat di ibadah

atau komunitas online. Walaupun masih ada beberapa jemaat yang
tidak mengikuti ibadah atau komunitas sel secara online dengan alasan
tidak membutuhkan Tuhan, tidak membutuhkan komunitas sel, merasa
bosan, dan juga minim kuota internet. Setiap manusia dapat hidup
bahkan bernafas sampai saat ini itu karena kuasa Tuhan. Setiap
manusia harus bersyukur untuk setiap pemberian dari Tuhan. Manusia
juga membutuhkan komunitas dalam gereja untuk selalu diingatkan
untuk menjalani hidup sesuai kehendak Tuhan. Tidak ada kata bosan
untuk mengikut Tuhan. Tuhan sendiri selalu memberkati dan
menganugrahkan kita dengan berbagai hal setiap harinya kepada kita
tanpa ada kata bosan.
2. Dari penelitian bab sebelumnya beberapa remaja tidak melakukan doa,
membaca firman, dan pujian penyembahan secara pribadi dikarenakan
banyak ativitas yang dilakukan, percaya Tuhan selalu menyertai, sudah

52

melakukan doa, baca firman dan pujian penyembahan di ibadah atau
komunitas sel, dan juga kurang memahami pentingnya doa, membaca
firman dan melakukan pujian dan penyembahan. Ketiga hal ini
bukanlah rutinitas biasa yang dilakukan, namun suatu kerinduan untuk
selalu dekat dengan Tuhan.
3. Dari bab sebelumnya, masih banyak jemaat yang di tidak memberikan
persembahan. Keadaan pandemi Covid-19 sangat berpengaruh kepada
pemberian persembahan karena jemaat harus menggunakan teknologi
dalam memberikan persembahan. Tak hanya itu, ekonomi yang
semakin menurun juga membuat jemaat semakin sulit untuk
memberikan persembahan. Persembahan adalah uang yang kita dapat
dan sudah disisihkan bukan disisakan karena persembahan adalah hal
terutama yang ada sebagai wujud ungkapan syukur kita.

B. Saran

Penulis memiliki saran yang dapat dibagikan kepada pihak yang terkait di
dalamnya untuk dijadikan masukkan dan bahan pertimbangan sebagai berikut :
1. Untuk remaja GBI Stairway From Heaven Jalan Mekar Laksana Nomor 8

Bandung :
Para remaja diharapkan untuk selalu mengikuti setiap ibadah

ataupun komunitas sel yang ada untuk semakin memahami kehendak
Tuhan melalui pendeta-pendeta yang menyampaikan isi firman atau para

53

pembina di komunitas sel. Diharapkan juga untuk selalu membangun
keintiman dengan Tuhan agar selalu berjalan di jalannya Tuhan.
2. Untuk para pelayan gereja :

Diharapkan untuk selalu berkomunikasi kepada jemaat dan terus
mendorong mereka mengikuti ibadah atau komunitas sel. Agar setiap
jemaat diingatkan setiap harinya untuk melakukan doa, membaca dan
merenungkan firman Tuhan, dan juga pujian dan penyembahan.
3. Untuk peneliti selanjutnya :

Peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian dengan tema
yang sama, diharapkan agar dapat menyempurnakan penelitian ini dan
dapat mengembangkan ke arah yang baru dan lebih baik lagi.

54

DAFTAR PUSTAKA

Asmo, M. T. 2020. Studi Historis Ibadah Orang Yahudi pada Masa Intertestamental.
Surakarta : Jurnal Teologi Berita Hidup.

Allianz Indonesia. 2020. Yuk, Pahami Lebih Jelas Arti Pandemi pada COVID-19.
[Online]. Tersedia : https://www.allianz.co.id/explore/detail/yuk-pahami-
lebih-jelas-arti-pandemi-pada-covid-19/101490. [September 2020].

Belandina, Janse., et al. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dame, M. 2020. Virus Corona. [Online]. Tersedia :
https://www.alodokter.com/virus-corona. [September 2020].

Hardita,N. 2020. Pengertian Remaja menurut Para Ahli dan WHO. [Online].
Tersedia : https://www.diadona.id/family/pengertian-remaja-menurut-para-
ahli-dan-who-200530i.html. [September 2020].

Hasibuan, R.A. 2013. Pengertian Partisipasi. [Online]. Tersedia :
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&c
ad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjcqNziwaruAhVjgdgFHeIxDRMQFjACeg
QIBBAC&url=http%3A%2F%2Frepository.uma.ac.id%2Fbitstream%2F12
3456789%2F1753%2F4%2F098520008_file5.pdf&usg=AOvVaw1sdhlB7I
CzWWOyKZNKZUs6 . [Januari 2021]

Hidayat, A. 2012. Populasi dan Sampel: Pengertian Populasi adalah ?. [Online].
Tersedia: https://www.statistikian.com/2012/10/pengertian-populasi-dan-
sampel.html. [September 2020].

55

Nugrahenny,D. 2019. Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraan Ibadah :
Sebuah Pengantar. PASCA: Jurnal Teologidan Pendidikan Agama Kristen
Volume 15, Nomor 1.

Redaksi. 2020. 12 Tata Cara Ibadah Gereja Pentakosta. [Online]. Tersedia :

https://tuhanyesus.org/tata-cara-ibadah-gereja-pentakosta. [November

2020].

Satgas. 2020. Kilas Balik Pandemi Covid-19 di Indonesia. [Online]. Tersedia :
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201110123516-25-568018/kilas-
balik-pandemi-covid-19-di-indonesia. [November 2020].

56

BIODATA PENULIS

Nama : Christina Onganjaya
No. Induk : 181910133
Tempat / Tanggal Lahir : Bandung, 14 Februari 2003
Golongan Darah : AB
Agama : Kristen Protestan
Nama Ayah : Okman Djunaidi
Nama Ibu : Linawati
Alamat : Taman Kopo Indah 3 Blok C4 Nomor 62
Bandung
Email : [email protected]
Riwayat Pendidikan : TKK 638 BPK PENABUR Bandung
SDK 6 BPK PENABUR Bandung
SMPK 1 BPK PENABUR Bandung
SMAK 1 BPK PENABUR Bandung

57

LAMPIRAN I
Pedoman Kuesioner

Jemaat remaja GBI Stairway From Heaven Jalan Mekar Laksana Nomor 8

Bandung.

A. Tujuan
Untuk memperoleh informasi atau data yang diperlukan untuk pengerjaan

karya tulis ini.

B. Pertanyaan panduan :
1. Jenis Kelamin
2. Usia
3. Saya mengikuti ibadah secara online. (Ya/Tidak)
4. Jika ya, berapa kali dalam sebulan ?
5. Jika tidak, berikan alasannya !
6. Ketika masa pandemi saya tetap memberikan persembahan. (Ya/Tidak)
7. Alasan tidak memberikan persembahan
8. Saya mengikuti komunitas sel (komsel) di masa pandemi. (Ya/Tidak)
9. Jika ya, berapa kali dalam sebulan?
10. Jika tidak, berikan alasannya!
11. Saya rutin berdoa setiap hari. (Ya/Tidak)
12. Jika tidak, berikan alasannya !
13. Saya membaca firman Tuhan setiap hari. (Ya/Tidak)
14. Jika tidak, berikan alasannya !
15. Saya melakukan pujian penyembahan setiap hari secara pribadi. (Ya/Tidak)
16. Jika tidak berikan alasannya!
17. Saya selalu berkomunikasi dengan anggota komunitas sel (komsel) saya.
18. Jika tidak, berikan alasannya !
19. Jika teman menghadapi masalah, saya selalu mendukung. (Ya/Tidak)
20. Jika ya, berikan alasannya !
21. Jika tidak, berikan alasannya !
22. Alasan Komsel tetap dilakukan untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan.
(Ya/Tidak)
23. Alasan komsel tetap dilakukan untuk mengurangi godaan untuk melakukan
hal diluar firman Tuhan. (Ya/Tidak)

58

LAMPIRAN II

Tabel Coding
Tabel ini menunjukan jawaban dari 30 responden dan 23 pertanyaan
Keterangan :
a. Jenis kelamin : L = 1, P = 0
b. Jawaban Ya = 1, Tidak = 0
c. Pertanyaan dengan jawaban alasan di urutkan sesuai penyediaan pada
kuesioner (1, 2, 3)
d. Tidak diisi = -

21. 2 3 4 5 6 7 8 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2
01234567890123

1 1412- 1- 11- 1 - 1 - 1 - 1 - 1 2 - 1 1

2 0314- 1- 14- 1 - 1 - 1 - 1 - 1 2 - 1 1

3 1313- 0112- 0 2 0 2 0 2 1 - 1 1 - 1 1

4 0114- 0114- 1 - 1 - 1 - 1 - 1 1 - 1 1

5 1412- 1- 14- 1 - 1 - 1 - 1 - 1 2 - 1 1

6 1412- 1- 14- 1 - 0 2 0 3 0 2 1 1 - 1 0

7 0314- 0314- 1 - 1 - 0 3 1 - 1 2 - 1 0

8 0212- 0114- 0 1 0 2 0 3 1 - 1 1 - 1 1

9 0314- 0112- 1 - 0 2 0 1 1 - 1 2 - 1 0

1 0114- 0214- 1 - 1 - 1 - 1 - 1 1 - 1 0
0

1 0413- 0213- 1 - 1 - 0 2 1 - 1 2 - 1 0
1

1 0313- 030- 2 1 - 0 2 0 3 0 2 1 1 - 1 1
2

59

1 0214- 0112- 1 - 0 2 1 - 1 - 1 2 - 1 1
3

1 1414- 0313- 0 1 0 2 1 - 1 - 1 2 - 1 1
4

1 1314- 0112- 1 - 0 2 0 2 1 - 1 1 - 1 1
5

1 0414- 0314- 1 - 0 2 0 2 1 - 1 1 - 1 1
6

1 0314- 0112- 1 - 1 - 0 2 1 - 1 2 - 1 1
7

1 0313- 0314- 1 - 0 2 0 1 1 - 1 1 - 1 1
8

1 0314- 1- 12- 1 - 1 - 1 - 1 - 1 1 - 1 1
9

2 0314- 020- 3 1 - 1 - 0 2 0 3 1 2 - 1 0
0

2 0414- 1- 13- 1 - 1 - 1 - 1 - 1 2 - 1 1
1

2 0214- 0111- 1 - 1 - 0 2 0 2 1 2 - 1 1
2

2 0212- 0113- 0 1 0 2 0 3 1 - 1 1 - 1 1
3

2 1312- 0213- 1 - 0 2 1 - 1 - 1 1 - 1 1
4

2 0312- 0314- 0 2 0 2 0 2 1 - 1 3 - 1 1
5

2 130- 10211- 1 - 1 - 0 1 0 1 1 1 - 0 0
6

2 130- 3030- 1 1 - 1 - 1 0 0 2 1 1 - 0 0
7

60

2 1314- 1- 14- 1 - 0 2 1 - 1 - 1 2 - 1 1
8
2 0314- 1- 14- 1 - 0 2 1 - 0 2 1 2 - 1 1
9
3 110- 30212- 1 - 1 - 0 1 0 1 1 2 - 1 1
0

61

LAMPIRAN III

KARTU BIMBINGAN KARYA TULIS
SISWA KELAS XII-IPS TAHUN PELAJARAN 2020/2021

SMAK 1 BPK PENABUR BANDUNG

Nama : CHRISTINA ONGANJAYA
Kelas : XIIE
No. Induk : 181910133
Mata Pelajaran : PENDIDIKAN AGAMA
KRISTEN

Tanggal Deskripsi Keterangan
18 Agustus 2020 Pengarahan Judul
Pengarahan LBM
20 Agustus 2020 Revisi LBM dan pengarahan BAB I
Bimbingan BAB I
27 Agustus 2020
Revisi Bab I dan Bimbingan BAB II
2 September
2020 Revisi bab II
14 September
2020 Pemeriksaan BAB II
10 Oktober
2020 Pengarahan BAB III
15 Oktober
2020 Revisi BAB III
23 November
2020 Pengarahan kuesioner
10 Desember
2020 Revisi BAB IV
20 Desember
2020 Revisi BAB V
31 Desember
2020
1 Januari 2021

62

LAMPIRAN IV

DATA KEHADIRAN JEMAAT
Januari

1 2 3 4
Minggu ke- (6 Januari
(13 Januari (20 Januari (27 Januari
2019) 2019) 2019) 2019)
Jumlah 128 136 125 152
Jemaat

(orang)
Keterangan

Februari

Minggu ke- 1 2 3 4

Jumlah (3 Februari (10 Feburari (17 Februari (24 Februari
Jemaat 2019) 2019) 2019) 2019)
142 119 110 134

(orang)
Keterangan

Maret

1 2 34 5
( 10 Maret (31 Maret
Minggu ke- (3 Maret 2019) (17 Maret (24 2019)
2019) 201 9) Maret
145 134
Jumlah 176 13 8 2019)
Jemaat 125

(orang)
Keterangan

April

1 2 3 4
(21 April 2019)
Minggu ke- (7 April (14 April (28 April
2019) 2017) - 2019)
125 114
Jumlah 148
Jemaat

63

(orang)

Keterangan Ibadah gabung
dengan umum

Mei

1 23 4
Minggu ke-
(12 Mei 2019) (19 Mei 2019) (26 Mei 2019)
(5 Mei 2019) 136 116 120
Jumlah 131
Jemaat

(orang)

Keterangan

Juni

1 2 3 4 5
Minggu ke- (2 Juni (9 Juni (16 Juni
2019) 2019) (23 (30 Juni
2019) Juni 2019)
108 125 201 9)
Jumlah 108 125 134
Jemaat

(orang)

Keterangan

Juli

Mingguke- 1 2 3 4
(21 Juli 2019)
JumlahJemaat ( 7 Juli (14 Juli (28 Juli
(orang) 2019) 2019) 162 2019)
115 159 176
Keterangan

Agustus

Mingguke- 1 2 3 4
(18 Agustus 2019)
(4 (11 (25
Agustus Agustus Agustus

64

2019) 2019) 2019)

JumlahJemaat 168 178 206 179
(orang)
HUT RI & Teens
Keterangan September

Mingguke- 1 2 2 2 2

JumlahJemaat (1 (8 (15 (22 (29
(orang) September Sepetmber Sepetmber Sepetmber Sepetmber
2019)
2019) 2019) 2019) 2019)
165 193 162 167 161

Keterangan

Oktober

Minggu ke 1 2 3 4
-
(6 Oktober (13 Oktober (20 Oktober (27 Oktober
Jumlah 2019) 2019) 2019) 2019)
Jemaat 184 143 136
160
(orang)
Keterangan -

Mei

Minggu 1 23 4
ke- (3 November
2019) (10 November (17 November (24 November
Jumlah 2019)
Jemaat 152 2019) 2019)
105
(orang)
Keterangan 134 152

-
Juni

Minggu 1 2 3 4 5
ke- (1 (8 (15 (22
Desember Desember Desember Desember (29
Jumlah 2019) 2019) 2019) Desember
Jemaat 2019)
151 105 112 2019)
128 -

65

(orang)

Keterangan - Ibadah
digabung
dengan
Umum

Januari

1 2 3 4
Minggu ke - (5 Januari (12 Januari (19 Januari (26 Januari 2020)

2020 ) 2020) 2020) 161

Jumlah 167 167 168
Jemaat

(orang)

Keterangan -

Februari

1 2 3 4

Minggu ke- (2 Februari (9 Februari (16 Februari (23 Ferbuari
2020) 2020) 2020) 2020)
165
Jumlah
Jemaat 140 143 151

(orang)

Keterangan -

Maret

Minggu ke- 1 (1 Maret 2 (8 Maret 3 (15 4 (22 5
2020) 2020) Maret Maret (29 Maret
2020) 2020)
2020)
Jumlah 95 92
Jemaat
164 143 72
(orang)
Awal
Keterangan - Pandemik -
Covid-19

April

66

Minggu ke - 1 2 3 4
(5 April (12 April (19 April (26 April
Jumlah 2020) 2020)
Jemaat 2020) 2020)
(orang) 93 78
Keterangan 167 63

Paskah Bethel
Teens dan
Bethel Youth

Mei

45

Minggu ke- 1 (3 2 (10 3 (17 (24 i (31
Mei Mei Mei Me Mei
Jumlah 2020) 2020) 2020)
Jemaat
(orang) 74 2020) 2020)
Keterangan
64 83 112 81

Minggu ke- 1 - 3 4
(7 Juni Juni (21 Juni (28 Juni
Jumlah 2020) 2 2020) 2020)
Jemaat (14 Juni 2020)
(orang) 58 84 66
75

Keterangan -

Minggu ke 1 Juli 3 4
- (5 Juli 2 (19 Juli (26 Juli
2020) (12 Juli 2020) 2020) 2020)
Jumlah
Jemaat 77 73 113 105

(orang)

67

Keterangan -

Agustus

Minggu ke- 1 2 3 4 4
(2 Agustus (9 Agustus (23 (30
(16 Agusut Agustus
2020) 2020) Agustus us 2020)
2020
2020) 70
94
Jumlah 86 110 105
Jemaat
-
(orang) September
Keterangan

1 2 3 4
(13 (20
Minggu ke- (6 September September ( 27
September 2020) 2020) September

2020) 78 72 2020)

Jumlah 78
Jemaat
79

(orang)

Keterangan -

68


Click to View FlipBook Version