Ghea Trisalva MEDIA PEMBELAJARAN DAN TIK PENGERTIAN, PERAN, FUNGSI, SERTA PENGEMBANGANNYA Disusun oleh: Dosen Pengampu: Dr. Reni Nur Eriyani, M.Pd.
DAFTAR ISI Pengertian Media Pembelajaran..............................................1 Peran Media Pembelajaran........................................................2 Fungsi Media Pembelajaran.......................................................4 Pengembangan Media Pembelajaran....................................6 i Prinsip Pengembangan Media Pembelajaran.....................7
Definisi mengenai media pembelaran menurut para ahli adalah sebagai berikut. Menurut Azhar Asyad: Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti ”tengah”, ”perantara” atau ”pengantar”. Dalam bahasa arab, media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Jadi, media adalah alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pengajaran. Menurut Wina Sanjaya, media berlaku untuk berbagai kegiatan atau usaha, seperti media dalam penyampaian pesan, media pengantar magnet atau panas dalam bidang teknik. Media digunakan dalam bidang pendidikan sehingga istilahnya menjadi media pendidikan. Menurut Nasution: media pengajaran adalah sebagai alat bantu mengajar, yakni penunjang penggunaan metode mengajar yang dipergunakan guru. Menurut Yusufhadi Miarso, media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar yang disengaja, bertujuan, dan terkendali. Media pembelajaran adalah sarana berupa alat yang menunjang dalam proses pembelajaran sehingga disampaikan dengan jelas dan tercapai dengan efektif dan efisien. PENGERTIAN MEDIA PEMBELAJARAN 1
PERAN MEDIA PEMBELAJARAN Edgar Dale terkenal dengan kerucut pengamalannya. Kerucut pengalaman ini berfungsi sebagai suatu visual yang sama dengan tingkat konkrit dan abstraksi metode mengajar dan media pembelajaran. Ia berkeyakinan bahwa simbol-simbol dan ide-ide yang bersifat abstrak hanya dapat dipahami dengan lebih mudah dan dipertahankan oleh peserta didik. Pengalamanpengalaman ini dibangun berdasarkan pengalaman konkrit. Kerucut pengalaman Dale ini didasarkan pada teori pendidikan yang dikembangkan oleh Dewey. 2 Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar sangat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Selain itu juga penggunaan media pembellajaran dapat mengembangkan prestasi peserta didik.
Selain peran media pembelajaran menurut Edgar Dale, menurut Putra Sumberharjo, dkk. peranan media pembelajaran adalah sebagai penyalur pesan pengirim kepada penerima dan melalui media pembelajaran juga dapat membantu peserta didik untuk menjelaskan sesuatu yang disampaikan oleh pendidik. Adanya penggunaan alat-alat ini guru dan siswa dapat berkomunikasi lebih mantap dan hidup serta interaksinya bersifat banyak arah. Selain beberapa peran di atas, ada beberapa peranan media pembelajaran dalam proses belajar, antara lain sebagai berikut. a) Siswa memiliki kemampuan untuk menangkap pembelajaran dengan baik. Penggunaan media dalam pengajaran dikelas merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Alasannya adalah media pembelajaran merupakan sumber belajar, namun media pembelajaran tersebut memiliki makna secara luas yang dapat diartikan dengan manusia, benda atau pun peristiwa yang membuat kondisi siswa untuk lebih memungkinkan memperoleh pengetahuan keterampilan atau pun sikap. b) Media membangkitkan keinginan dan minat mahasiswa untuk belajar. Bukan hanya membangkitkan motivasi untuk belajar, namun memberikan pengaruh yang positif untuk psikologis pembelajarnya. Sebab media pembelajaran dapat memperlancar interaksi antara pengajar dengan pembelajar. c) Media memiliki kemampuan untuk menampilkan kembali objek atau kejadian Ragam cara disesuaikan dengan keperluandan penuh makna. 3
Pengajar tidak hanya dituntut untuk menyampaikan pesan pembelajaran dengan kata-kata dengan metode berceramah, tetapi pengajar juga bertanggung jawab bagaimana siswa dapat memahami materi yang sudah disampaikan. Oleh karena itu, media pembelajaran sangat penting dan dibutuhkan selama proses belajar mengajar, agar guru dapat menyampaikan materi kepada siswa lebih bermakna. Fungsi media pembelajaran menurut Wina Sanjaya adalah sebagai berikut. a. Fungsi Komunikatif Media pembelajaran berguna sebagai alat yang memudahkan komunikasi antara penyampai dan penerima pesan. Sehingga mengurangi risiko salah persepsi maksud pesan yang disampaikan. b. Fungsi Motivasi Peningkatan kreativitas dalam teknologi, salah satunya unsur artisic mampu memberikan motivasi belajar siswa serta memudahkan siswa dalam mempelajari pelajaran. c. Fungsi Kebermaknaan edia pembelajaran lebih bermakna jika mampu memberikan kemampuan siswa dalam menganalisis dan juga mencipta. FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN 4
d. Fungsi Penyamaan Persepsi Dengan media pembelajaran, persepsi yang ada pada siswa bisa diluruskan lewat informasi yang ada dalam media pembelajaran, sehingga media pembelajaran berfungsi sebagai pemberi pandangan yang sama mengenai suatu informasi terhadap materi yang dipelajari. e. Fungsi Individualitas Dengan latar belakang siswa yang berbeda, pengalaman, gaya belajar, kemampuan siswa maka media pembelajaran dapat membantu kebutuhan setiap individu yang memiliki minat dan gaya belajar yang berbeda. 5
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN Pengembangan media pembelajaran dikembangkan dengan sistematik berdasarkan kebutuhan dan karakteristik siswa, dan mengarahkan ke perubahan tingkah laku sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Menurut Suyitno, pengembangan sebagai aspek bahan ajar yang dikondisikan dengan pengetahuan baik secara teoritis maupun secara praktis. Konsep tersebut memberikan penekanan terhadap pengembangan strategi pembelajaran sehingga sesuai dengan perkembangan pengetahuan yang ada. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran merupakan proses peningkatan yang menghasilkan media yang lebih praktis dan berkiblat dari teori pengembangan yang sudah ada. 6
PRINSIP PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN Beberapa prinsip pengembangan media pembelajaran adalah sebagai berikut. a) Prinsip Efektivitas dan Efisiensi Efektivitas dalam prinsip ini adalah keberhasilan dalam proses belajar mengajar yang diukur dari tingkat tercapainya tujuan dilihat setelah pembelajaran telah selesai. Sedangkan efisiensi adalah pencapaian pembeljaaran dengan sumber daya minimal. b) Prinsip Taraf Berpikir Siswa Media pembelajaran yang dipilih adalah berdasarkan taraf berpikir siswa secara menyeluruh. c) Prinsip Interaktivitas Media Pembelajaran Tujuan pembelajaran tidak akan tercapai jika media pembelajaran yang akan dipakai tidak tersedia di sekolah. Dengan demikian guru juga bisa meminjam atau juga membuat sendiri media pembelajaran yang dimaksud. d) Ketersediaan Media Pembelajaran Tujuan pembelajaran tidak akan tercapai jika media pembelajaran yang akan dipakai tidak tersedia di sekolah. Guru dapat meminjam atau membuat sendiri media pembelajaran yang dimaksud. e) Kemampuan Guru menggunakan Media Pembelajaran Media yang dipilih hendaknya disesuaikan dengan kemampuan dari guru yang bersangkutan, baik dari segi pengayaan ataupun pengoperasian medianya. 7
f) Alokasi Waktu Guru mengajar di kelas sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Media pembelajaran yang digunakan harus efektif dan menyesuaikan alokasi waktu yang sudah ditentukan oleh kurikulum. g) Fleksibiltas Media Pembelajaran Pada saat tertentu proses pembelajaran yang berlangsung terjadi perubahan situasi dan berdampak pada media pembelajaran tidak bisa digunakan. Oleh sebab itu, media pembelajaran yang digunakan haruslah fleksibel di segala situasi kondisi. h) Keamanan Penggunaan Penggunaan media pembelajaran juga memperhatikan prinsip keamanan untuk penggunanya. Apabila tidak hati-hati dalam penggunaan media tersebut, maka bisa menyebabkan kecelakaan tertentu. 8
DAFTAR PUSTAKA Tafonao, Talizaro. (2018). Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan. Vol 2(2). 103-114. Nurrita, Teni. (2018). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA. Jurnal Misykat: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an, Hadist, Syari’ah, dan Tarbiah. Vol. 3(1). 171-187. Miftah, M. (2013). FUNGSI DAN PERAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA. Jurnal Kwangsan Vol. 1(2). Praetia, Udin. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran. Diakses pada 9 September 2023, dari https://mahasiswa.ung.ac.id/708522001/home/2022/10/15/pen gembangan-mediapembelajaran.html#:~:text=3.1%20Kesimpulan-,Pengembanga n%20media%20pembelajaran%20adalah%20serangkaian%2 0proses%20atau%20kegiatan%20yang%20dilakukan,digunak an%20adalah%20teori%20pengembangan%20pembelajaran.