OLEH: KURNIAWATI, S. Pd
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
atas diselesaikannya Digital Lembar Kerja Peserta Didik (D-
LKPD) berbasis Anyflip pada materi Asal-usul Nenek Moyang
Bangsa Indonesia dalam pembelajaran sejarah SMA. Penyususnan
Digital Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Anyflip berdasarkan
pada pembelajaran abad-21 Kurikulum 2013 dengan
mengembangkan teknologi pembelajaran.
Penyusunan Digital Lembar Kerja Peserta Didik (D-LKPD)
berbasis Anyflip diharapkan dapat meningkatkan minat, motivasi,
dan memudahkan peserta didik memahami materi yang berdampak
pada peningkatan prestasi belajar. Dengan demikian pengetahuan
peserta didik akan lebih luas dan mampu melakukan pembelajaran
secara mandiri dalam pembelajaran sejarah.
Masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam
penyususnan Digital Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Anyflip
ini, maka peneliti mengharapkan saran dan kritik yang
membangun baik dari dosen Pendidikan Sejarah, Guru Sejarah,
maupun peserta didik sebagai pengguna produk, sehingga Digital
Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Anyflip dapat dikembangkan
oleh peneliti selanjutnya dan bermanfaat bagi pendidikan di
Indonesia.
Yogyakarta, 2021
ii
DAFTAR ISI
SAMPUL ................................................................................ i
KATA PENGANTAR ........................................................... ii
DAFTAR ISI ......................................................................... iii
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR .......... 1
PETUNJUK PENGGUNAAN D-LKPD .............................. 5
MATERI ............................................................................... 6
UJI KOMPETENSI .............................................................. 11
1. Soal Pilihan Ganda ...................................................... 11
2. Soal Essai .................................................................... 26
3. Penilaian Sikap ........................................................... 27
4. Refleksi ....................................................................... 28
iii
Kompetensi Inti dan Kompetensi
Dasar
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
KI-1: Menghayati dan
3.3 Menganalisis kehidupan
mengamalkan ajaran manusia purba dan asal-
agama yang dianutnya. usul nenek moyang bangsa
KI-2: Menunjukkan perilaku Indonesia (Melanesoid,
jujur, disiplin, tanggung Proto, dan Deutero
jawab, peduli (gotong Melayu).
royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif
dan proaktif, sebagai
bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
KI-3: Memahami, menerapkan,
menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya,
1
dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI-4: Mengolah, menalar, dan 4.3. Menyajikan informasi
menyaji dalam ranah mengenai kehidupan
konkret dan ranah abstrak manusia purba dan asal-
terkait dengan usul nenek moyang bangsa
pengembangan dari yang Indonesia (Melanesoid,
dipelajarinya di sekolah Proto, dan Deutero
secara mandiri, dan Melayu) dalam bentuk
mampu menggunakan tulisan.
metode sesuai kaidah
keilmuan.
2
Kompetensi Dasar
3.3 Menganalisis kehidupan manusia purba dan
asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia
(Melanesoid, Proto, dan Deutero Melayu).
4.3 Menyajikan informasi mengenai kehidupan
manusia purba dan asal-usul nenek moyang
bangsa Indonesia (Melanesoid, Proto, dan
Deutero Melayu) dalam bentuk tulisan.
3
Tujuan Pembelajaran Indikator Pencapaian
3.3.1 Menjelaskan teori Kompetensi
asal-usul nenek 3.3.1 Menjelaskan kehidupan
moyang bangsa manusia purba dan asal-
Indonesia (Proto usul nenek moyang
Melayu, Deutero bangsa Indonesia
Melayu dan (Melanesoid, Proto, dan
Melanesoid) dengan Deutero Melayu).
cermat dan mandiri
3.3.1 Menafsirkan corak 3.3.2 Menguraikan kehidupan
kehidupan manusia purba dan asal-
masyarakat pada usul nenek moyang
zaman praaksara bangsa Indonesia
dengan cermat dan (Melanesoid, Proto, dan
peduli lingkungan Deutero Melayu).
3.3.2 Menganalisis
penyebaran 3.3.3 Menganalisis kehidupan
manusia purba manusia purba dan asal-
praaksara usul nenek moyang
Indonesia. bangsa Indonesia
Serta mengembangkan (Melanesoid, Proto, dan
sikap Toleransi Deutero Melayu).
3.3.1 Menjelaskan informasi
mengenai kehidupan
manusia purba dan asal-
usul nenek moyang
bangsa Indonesia
(Melanesoid, Proto, dan
Deutero Melayu) dalam
bentuk Infografis
4
Petunjuk Penggunaan D-LKPD Berbasis Anyflip
1. Pembelajaran diawali dengan berdoa.
2. Buka link yang sudah diberikan guru dengan smartphone.
3. Cermati petunjuk penggunaan D-LKPD berbasis Anflip.
4. Baca dan pahami materi asal usul nenek moyang bangsa
Indonesia yang ada di D-LKPD.
5. Kerjakan soal-soal yang ada di D-LKPD berbasis Anyflip di
buku kertas.
6. Perhatikan dan cermati perintah soal-soal dengan baik.
7. Pilihlah salah satu jawaban soal pilihan ganda dan uraikan
jawaban essai.
8. Gunakan sumber sebagai referensi mengerjakan soal-soal
baik dari buku, jurnal, ataupun internet.
9. Jika mengalami kesulitan dalam memahami materi dan
pengerjaan soal-soal, dapat bertanya pada guru.
5
A. PENDAHULUAN
Indonesia
merupakan negara
kepulauan yang
memiliki ras
berkulit gelap dan
bertubuh kecil.
Awalnya manusia
di Indonesia tinggal di Asia bagian Tenggara. Setelah es di Asia
daratan mencair sehingga membentuk laut Cina Selatan dan Laut
Jawa yang kemudian memisahkan Kepulauan Indonesia dari
daratan utama. Penduduk asli Kepulauan Indonesia disebut bangsa
Vedda. Ras kelompok ini adalah suku bangsa Hieng di Kamboja,
Miaotse, Yao-Jen di Cina, dan Senoi di Semenanjung Malaya.
Bangsa Vedda membawa kebudayaan mesolitikum atau batu
madya yaitu alat perkakas dari batu. Berikutnya merupakan
pendatang dari batu muda atau disebut juga zaman neolitikum.
Mereka datang dalam dua tahap, yaitu Proto Melayu dan Deutro
Melayu.
a. Proto Melayu
Ras Proto Melayu diperkirakan datang dari Cina bagian
selatan yang mempunyai ciri-ciri rambut lurus, kulit kuning
6
sawo matang, dan bermata sipit. Mereka bermigrasi dari
Yunan (Cina bagian selatan) ke Indocina dan Siam, yang
kemudian ke Kepulauan Indonesia. Tempat tinggal mereka
mulanya di pantai-pantai Sumatera Utara, Kalimantan Barat,
dan Sulawesi Barat. Ketika kedatangan ras Deutro Melayu,
mereka mencari tempat hunian baru di dalam hutan
belantara. Peradaban ras Proto melayu memudar yang
kemudian penduduk asli dan ras Proto Melayu menjadi satu.
b. Deutro melayu
Ras ini datang dari Indocina bagian utara yang membawa
kebudayaan Dongson atau peralatan besi. Teknologinya lebih
tinggi dari pada kebudayaan Proto Melayu, mereka dapat membuat
perkakas dari perunggu. Perpindahan mereka ke Kepulauan
Indonesia dapat dilihat dari budaya yang mereka bawa yaitu kapak
persegi panjang. Bentuk kebudayaan ini dapat dijumpai di Malaka,
7
Sumatera, Kalimantan, Filipina, Sulawesi, Jawa, dan Nusa
Tenggara Timur. Mereka mempunyai keahlian mengolah tanah
dengan membersihkan area ladang yang akan digunakan.
Kepulauan Jepang hingga Madagaskar merupakan tempat
penyebaran Ras Deutro Melayu. Ras ini datang dengan begitu
banyak, sehingga mereka harus membabat hutan sebagai tempat
hunian. Proto Melayu dan Deutro Melayu akhirnya bisa membaur
satu sama lain yang akhirnya menjadi penduduk Kepulauan
Indonesia. Proto Melayu menduduki Gayo dan Alas di bagian
Sumatera Utara dan Toraja. Sementara itu sisanya diduduki Ras
Deutro Melayu, kecuali wilayah Papua.
Gambar dan jelaskan peta
penyebaran Proto Melayu
dan Deutro Melayu!
8
c. Melanesioid
Penyebaran ras
Melanesoid berada
di lautan Pasifik
yang letaknya di
sebelah Timur Irian
dan Benua Australia.
Penyebaran mereka
di Papua- Nugini, Bismarck, Solomon, New Caledonia dan Fiji.
Pada tahun 70.000 SM merupakan zaman es terakhir, itulah awal
penyebaran ras Melanesoid di tanah Papua. Munculnya pulau-
pulau baru dikarenakan air laut menjadi beku dan permukaan laut
lebih rendah. Adanya pulau-pulau baru itu menyebabkan
pindahnya mahluk hidup dari kawasan Asia menuju ke kawasan
Oceania dengan mudah. Proto Melanesia merupakan penduduk
Jawa, jenis manusianya adalah manusia Wajak yang sudah
menduduki Kepulauan Papua. Bangsa Proto Melanesoid terus
terdesak dengan kedatangan ras Melayu. Ras Melanesoid yang
belum menyentuh tanah Papua, mereka melakukan pencampuran
antara kedua ras tersebut. Keturunan Melanesoid-Melayu
merupakan hasil dari pencampuran kedua ras, saat ini mereka
merupakan penduduk Nusa Tenggara Timur dan Maluku.
d. Negrito Weddid
Ras ini merupakan ras yang sudah lebih dulu ada di
Indonesia dibandingkan dengan ras Melayu tua dan muda. Orang
9
Spanyol menyebutnya bangsa Negro, karena mereka mempunyai
ras berkulit hitam yang menyerupai orang-orang Afrika serta
kepulauan Melanesia. Sayangnya perpindahan mereka masih
menjadi perdebatan hingga sekarang dan belum diketahui pasti
penyebarannya. Ras Weddid mempunyai ciri-ciri kepalanya yang
mesocephal dan letak mata yang menjorok ke dalam, mempunyai
warna kulit coklat tua.
Diskusikan dengan kelompok anda!
1. Jelaskan mengapa ras Melanesoid mendirikan tempat
tinggalnya dipinggiran sungai? Mengapa tidak mendirikan
tempat tinggal di dalam hutan?
2. Analisislah dampak yang terjadi ketika ras Melayu mendesak
ras Melanesoid!
3. Sebut dan jelaskan manusia purba yang tergolong ras Weddid!
4. Deskripsikan apa yang menjadi kelemahan teori manusia
purba berasal dari Afrika!
5. Apa yang dapat kita contoh dari penyebaran manusia purba
bagi kehidupan kehidupan saat ini?
10
Pilihlah jawaban a, b, c, d, e yang paling tepat dan kerjakan secara
mandiri.
I. Soal Pilihan Ganda
1. Teori Evolusi yang pada awalnya memiliki pro dan kontra,
yang sebelumnya digagas oleh Erasmus Darwin yaitu kakek
Charles Darwin. Kemudian teori itu disemaikan oleh Charles
Darwin dengan mendasarkan pada survival of the fithest, yang
berarti...
a. Kekuatan alam yang kuat sehingga ditakuti oleh manusia
purba yang dapat merusak tempat tinggal mereka
b. Layaknya seperti hukum rimba yang menang dia yang
menang dan mendapat tempat untuk kehidupan
c. Kemampuan reproduksi diri yang bertahan hidup dan
dapat berkembang
d. Evolusi berdasarkan pengaruh lingkungan hidup
e. Manusia purba yang tidak mengalami perubahan meraka
akan punah
2. Sarasin bersaudara menyebutkan penduduk asli bangsa Vedda
sudah ada sejak penyebaran nenek moyang berlangsung,
hingga membentuk suatu kesukuan di kepulauan-kepulauan.
Pernyataan berikut yang benar mengenai bangsa Vedda
adalah...
11
a. Ketika zaman es mencair terdapat penduduk asli Indonesia
yang tinggal di pedalaman, penduduk ini mulanya berasal
dari Asia Tenggara
b. Sebelum adanya kehidupan bangsa Vedda sudah ada sejak
es belum mencair dan masih berupa daratan, tinggal
mereka di dalam pedalaman
c. Ketika zaman es mencair terdapat penduduk asli Cina
yang tinggal di pedalaman, penduduk ini mulanya berasal
dari Asia Tenggara
d. Penduduk yang asalnya dari Asia Tenggara, kemudian
menyebar melalui jalur selatan hingga sampai ke benua
Australia
e. Bangsa Vedda melakukan penyebaran hingga Madagaskar
dengan menggunakan jalur laut
3. Ras pendatang yang paling akhir adalah ras Proto Melayu
kemudian disusul dengan ras Deutro Melayu. Mereka
membawa budaya baru yang diterapkan dalam lingkungan
hidupnya, budaya itu ialah budaya neolitikum. Neolitikum
artinya...
a. Budaya yang berasal dari zaman baru besar yang sudah
mengenal sistem perternakan, bercocok tanam
b. Zaman batu Madya dengan berkebudayaan berburu dan
meramu serta sudah mengenal tempat tinggal yang
menetap
12
c. Zaman batu Tua dengan kebudayaan yang sudah modern,
spesies manusia purba yang hidup pada zaman ini adalah
homo sapiens
d. Zaman batu Tua dengan berkebudayaan berburu dan
meramu, tempat tinggal yang masih berpindah pindah,
hasil kebudayaannya berasal dari alat tulang
e. Zaman batu Muda yang mana manusia sudah mengenal
teknologi yang modern, mereka mampu mengolah tanah
menjadi alat tembikar yang digunakan sebagai alat
penyimpan barang
4. Bangsa Indonesia terlebih dahulu telah dimasuki oleh orang-
orang Negrito dan Weddid. Orang-orang Spanyol
menyebutnya dengan bangsa Negrito, hal tersebut
dikarenakan...
a. Orang-orang Spanyol saat menjumpai mereka itu
memiliki kulit hitam mirip dengan orang-orang Negro
yang ada di Afrika
b. Ciri-ciri dengan kepala mesocephal yang terdapat pada
orang-orang Negro membuat orang-orang Spanyol
menyebutnya bangsa Negrito
c. Tidak ada ciri-ciri yang menunjukkan bangsa Indonesia
memiliki kulit hitam
d. Karena berasal dari bangsa Eropa yang bermigrasi ke
kepulauan Indonesia
13
e. Karena memiliki kulit coklat tua dengan tinggi badan rata-
rata 155cm
5. Kedatangan Nenek Moyang di Kepulauan Indonesia dibagi
menjadi empat tahap yaitu Negrito dan Weddid, Melanesoid,
Proto Melayu dan Deutro Melayu. Deutro Melayu berarti...
a. Ras Melayu Muda dengan melakukan penyebaran yang
paling terakhir diantara ras-ras yang lain
b. Ras Melayu Tua yang menempati kepulauan Indonesia di
daerah Papua hingga Australia
c. Ras Melayu Tengah yang telah membawa kebudayaan
dongson masuk dalam kepulauan Indonesia dan sudah
mengenal pengolahan tanah
d. Ras berkulit hitam yang oleh orang Spanyol disebut
dengan orang Negro
e. Ras Melayu Muda dan Melayu Tua melebur menjadi satu
dan membentuk suatu suku-suku yang ada di Indonesia
6. Berikut ciri-ciri bangsa Weddid antara lain:
1. Mempunyai kulit berwarna coklat tua
2. Bentuk kepada mesopachal
3. Memiliki kulit berwarna hitam
4. Letak mata yang dalam seperti berang
5. Mempuyai dagu lonjong dan menjorok kedepan
Pilihlah jawaban yang paling tepat dari pernyataan diatas!
a. 1, 2, 3 d. 1, 2, 4
b. 1, 3, 5 e. 3, 4, 5
14
c. 2, 4, 5
7. Pendapat Muh. Yamin asal-usul nenek moyang bangsa
Indonesia berasal dari...
a. India d. Yunan
b. Indonesia e. Cina
c. Australia
8. Penyebaran nenek moyang bangsa Indonesia ras Melanesoid
tersebar hingga lautan Pasifik. Daerah penyebaran ras tersebut
di lautan Pasifik adalah...
a. Timur Irian dan benua Eropa
b. Sumatera Utara, Cina dan Semenanjung Malaya
c. Benua Australia dan Timur Irian
d. Filipina dan Nusa Tenggara Timur
e. Malaka, Kalimantan, Sulawesi
9. Daerah tempat tinggal rumpun Melanesoid sebagai berikut:
1. Papua 4. Kalimantan
2. Bismarck 5. Sumatera
3. Solomon
Dari beberapa daerah diatas, bangsa Melanesoid menempati
daerah...
a. 1, 4, 5
b. 1, 3, 4
c. 2, 3, 5
d. 1, 2, 3
e. 3, 4, 5
15
10. Bangsa Proto Melayu merupakan ras ke dua sebelum
kedatangan ras Deutro Melayu dalam melakukan penyebaran,
penyebarannya melalui dua jalur, yaitu jalur Barat dan Timur.
Jalur Timur yang digunakan adalah jalur...
a. Filipina - Sulawesi Utara - Papua
b. Malaka – Sumatera – Jawa
c. Malaka – Sulawesi Barat – Papua
d. Pedagang Gujarat ke Cina
e. Filipina – Jawa – Cina
11. Penyebab nenek moyang melakukan migrasi ke daerah lain
karena adanya faktor dari luar. Menurut para ahli, salah satu
faktornya adalah sering terjadinya bencana alam di daerah
asal. Faktor lain yang menjadi penyebab terjadinya migrasi
dikarenakan...
a. Mencari makanan, karena tempat tinggal asal kehabisan
bahan makanan
b. Adanya serangan dari suku lain yang ingin bermigrasi ke
daerah asli, sehingga mereka terancam dan terdesak
c. Mereka ingin berburu dan meramu di daerah lain
d. Ingin menguasai daerah lain
e. Suhu udara yang dingin membuat mereka bermigrasi
12. Asal-usul kesejarahan bangsa Indonesia diawali dengan
datangnya nenek moyang ke daerah-daerah kepulauan
Indonesia. Mereka membawa berbagai kebudayaan dan
mewarisi kebudayaan bangsa Indonesia hingga saat ini.
16
Penduduk tertua di kepulauan Indonesia merupakan suku
bangsa...
a. Kubu di Sumatra dan Toala di Nusa Tenggara Timur
b. Talang Mamak di Sulawesi dan Lubu di Sumatra
c. Toala di Sulawesi
d. Kubu di Kalimantan dan Toala di Kamboja
e. Kubu di Sumatra dan Toala di Sulawesi
13. Bangsa Deutro Melayu memiliki peradaban dan kebudayaan
serta teknologi yang lebih tinggi dibandingkan bangsa Proto
Melayu. Hal tersebut disebabkan...
a. Mereka telah mengembangkan budaya Paleolitikum
b. Kebudayaannya merupakan kebudayaan batu tengah
c. Pembuatan peralatan sudah dihaluskan
d. Mereka telah membuat barang-barang dari perunggu dan
besi
e. Semua peralatan yang dibuatnya terbuat dari batu dan alat
tulang
14. Asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari
Yunan. Teori ini merupakan pendapat dari...
a. Sarasin Bersaudara
b. E. Dubois
c. Darwin
d. Von Koenigswalds
e. Von Heine Geldern
17
15. Berdasarkan beberapa teori, kepulauan Indonesia didiami
oleh campuran bangsa Melayu, teori ini dapat dibuktikan
dari...
a. Fisik suku-suku bangsa di Indonesia relatif kecil dengan
kegiatan perternakan
b. Mata pencaharian suku bangsa adalah agraris dengan
memanfaatkan angin
c. Sebagian penduduk kepulauan Indonesia mempunyai kulit
kekuningan dengan rambut lurus
d. Sebagian besar penduduk Indonesia berkulit putih dan
bermata sipit
e. Memiliki mata yang menjorok ke dalam
16. Kelompok suku Weddid sekarang ini masih dapat kita jumpai,
suku tersebut misalnya...
a. Dayak dan Batak
b. Sakai dan Kubu
c. Kubu dan Dayak
d. Toraja dan Kubu
e. Dayak dan Toraja
17. Deutro Melayu merupakan ras yang datang dari Indocina,
mereka membawa budaya baru yang berupa perkakas atau
disebut juga...
a. Kebudayaan Kashmir
b. Kebudayaan Gujarat
c. Kebudayaan Dongson
18
d. Kebudayaan Austronesia
e. Kebudayaan Kalanay
18. Zaman Plestosen merupakan bagian terpenting dalam
kehidupan manusia saat ini, sebab...
a. Pada masa ini munculnya tanda-tanda kehidupan baru
b. Zaman ini merupakan zaman munculnya hewan-hewan
kecil yang tidak bertulang punggung
c. Zaman ini merupakan awal kemunculan binatang reptil
yang bertubuh besar
d. Pada zaman ini mulailah muncul adanya manusia purba
pertama
e. Zaman ini merupakan pencairan es yang mengakibatkan
terbentuknya pulau-pulau
19. Ras Proto Melayu melebur setelah kedangan ras Deutro
melayu, mereka kemudian menjadi suku bangsa...
a. Batak, Toraja, Alas, Lubu
b. Kubu, Talang Mamak, Toraja
c. Batak, Lubu, Kubu
d. Toraja, Alas, Batak, Gayo
e. Dayak, Toraja
20. Menurut Moh. Ali nenek moyang bangsa Indonesia berasal
dari hulu-hulu sungai besar yang letaknya di daratan Asia.
Menurutnya mereka datang secara bergelombang, yaitu
gelombang pertama dan kedua dengan ciri-ciri...
19
a. Gelombang pertama adalah kebudayaan Neolitikum
dengan menggunakan perahu bercadik satu, sedangkan
gelombang kedua menggunakan perahu bercadik tiga
b. Gelombang pertama adalah kebudayaan Neolitikum
dengan menggunakan perahu bercadik satu dan
gelombang kedua menggunakan perahu bercadik dua
c. Gelombang pertama dan kedua melalui jalur darat serta
membawa kebudayaan Paleolitikum
d. Kebudayaan yang dibawa pada gelombang pertama dan
kedua adalah kebudayaan Mesolitikum dengan
menggunakan jalur barat
e. Gelombang pertama menggunakan jalur timur dan
gelombang kedua menggunakan jalur barat
21. Pada masa berburu dan meramu tingkat lanjut, manusia purba
mulai menempati goa-goa sebagai tempat tinggal. Pemilihan
goa-goa sebagai tempat tinggal sebab...
a. Menghindari hawa dingin dan sebagai tempat mencari
makanan
b. Mereka sadar akan bahaya dari luar yang berkaitan dengan
bahaya yang melebihi kekuatan diluar dirinya
c. Sebagai tempat persembunyian ketika ada ras lain yang
datang ke tempat hunian
d. Goa-goa merupakan tempat yang sakral bagi manusia
purba, sehingga mereka menempatinya sebagai
perlindungan
20
e. Menurutnya goa merupakan tempat yang nyaman untuk
beristirahat
22. Pada awalnya nenek moyang bangsa Indonesia dalam
bertempat tinggal masih secara nomaden atau berpindah-
pindah. Mereka benar-benar sudah tinggal menetap pada
masa...
a. Bercocok tanam, karena tanah garapan tidak bisa ditinggal
dan berpindah tempat
b. Berburu dan meramu, karena hewan buruan selalu
berpindah tempat sehingga untuk mendapatkan makanan
harus berpindah tempat
c. Berternak, berburu dan meramu, karena ketiganya
merupakan sumber makanan
d. Megalitikum, karena sudah mengenal sistem pengolahan
logam
e. Paleolitikum, karena telah mengenal irigasi untuk
pertanian mereka
23. Bukti adanya kehidupan ditepi pantai dan juga digunakan
sebagai tempat tinggal sementara nenek moyang adalah
terdapat kebudayaan Kjookken-moodinger yang berarti...
a. Manusia purba mengumpulkan makanan di dalam hutan
lebat dan berburu hewan liar seperti rusa dan kerbau
b. Kebudayaan Deutro Melayu dan kebudayaan Proto
Melayu melebur menjadi satu, sehingga menciptakan
kebudayaan baru
21
c. Tumpukan kulit kerang dan siput yang menggunung di
tepian pantai dalam jumlah banyak
d. Mencari ikan di laut sebagai sumber makanan
e. Tradisi melukis di dinding-dinding goa serta mengerjakan
alat-alat yang terbuat dari tulang binatang buruan
24. Pada masa Mesolitikum manusia purba pertama kalinya
menemukan api, karena tuntutan menyesuaikan diri dengan
perkembangan alam dan lingkungan. Pada masa itu kegunaan
api sebagai...
a. Membakar hutan agar mudah mendapatkan binatang
buruan
b. Peranan penting bagi kehidupan di dalam goa, seperti
menghangatkan tubuh, menghindari serangan binatang
buas, serta memasak makanan
c. Sumber penerangan di goa serta sebagai sarana untuk
berburu binatang
d. Alat yang digunakan untuk perlindungan diri terhadap ras
yang akan mendesak tempat tinggal mereka
e. Untuk mendapatkan arang dari sisa kayu bakaran
25. Ras atau bangsa yang merupakan penduduk pribumi di Jawa
adalah...
a. Deutro Melayu
b. Proto Melayu
c. Negrito
d. Weddid
22
e. Proto Melanesia
26. Deutro Melayu dan Proto Melayu melebur menjadi satu,
sehingga sulit untuk membedakan diantara keduanya. Tempat
tinggal mereka juga telah menjadi satu, yang tinggal di Gayo
adalah ras...
a. Melanesoid
b. Deutro Melayu
c. Bangsa barat
d. Proto Melayu
e. Batak
27. Pada masa perundagian, kehidupan manusia purba sudah
semakin mapan. Perundagian sendiri berasal dari kata undagi
yang berarti...
a. Golongan masyarakat yang terampil melakukan sesuatu
jenis usaha tertentu seperti membuat alat dari logam
b. Naik turunnya pembabakan zaman yang digunakan
sebagai patokan tingkatan kehidupan
c. Pembuatan alat-alat dari batu sederhana dengan
menggunakan teknik pemukulan atau pemangkasan
langsung
d. Pembuatan alat-alat dari batu sederhana dengan
menggunakan bantuan landasan
e. Masyarakat telah mengenal gotong royong yang baru
mengenal dan membuat alat-alat tulang
23
28. Hewan buruan merupakan salah satu sumber kebutuhan hidup
bagi nenek moyang. Hewan buruan juga dapat bermigrasi ke
daerah lain karena...
a. Adanya perubahan iklim yang ekstrem, bencana alam,
ancaman dari sesama hewan predator hingga gangguan
dari manusia
b. Tidak ada matahari yang menyinari tempat tinggal hewan
c. Manusia purba sudah tidak lagi memburu hewan buruan,
sehingga hewan berpindah tempat
d. Hutan yang lebat membuat hewan tidak mendapatkan
makanan, sehingga bermigrasi ke tempat lain
e. Tumbuhan yang lebat dan tidak tersedianya sumber air
29. Dalam bidang pengolahan tanah mereka mempunyai
kemampuan untuk membuat saluran irigasi untuk tanah yang
mereka tanami, yaitu ras... dan dengan cara...
a. Negrito dan Weddid, dengan membuat saluran gorong-
gorong untuk mengairi tanah mereka
b. Mesolitikum, dengan mengangkut air menggunakan alat
dari logam untuk mengairi tanah garapan
c. Deutro Melayu, dengan membabat hutan terlebih dahulu
kemudian barulah irigasi dapat dibuat
d. Proto Melayu, dengan membabat hutan dan irigasi dibuat
untuk mengairi tanah garapan
e. Melanesoid, membuat selokan saluran air
24
30. Nenek moyang bangsa Indonesia pada masa berburu dan
meramu tingkat lanjut telah mengenal goa-goa sebagai tempat
tinggal karena...
a. Tidak terkena hujan dan terhindar dari binatang buas
ketika malam hari
b. Sebagai tempat pembuatan alat-alat seperti kapak dan alat
serpih di dalam goa
c. Sebagai tempat tinggal yang kaitannya dengan kesadaran
manusia akan adanya kekuatan di luar dirinya
d. Merasa hangat ketika di dalam goa dan dijadikan sebagai
tempat tinggal menetap
e. Jauh dari sumber air karena dapat mengundang bahaya
yang membahayakan dirinya
25
Uraikan dengan jelas dan benar soal-soal berikut ini.
1. Jelaskan dan sebutkan ciri-ciri dari kelompok Weddid!
2. Uraikan berdasarkan pendapatmu mengenai migrasi ras
Melanesoid yang ada di Kepulauan Indonesia!
3. Menurut Sarasin bersaudara ras yang ada di kepulauan
Indonesia merupakan ras Vedda atau bangsa Vedda.
Sebutkan ras yang termasuk dalam bangsa Vedda!
4. Analisislah kedatangan dan kehidupan ras Proto Melayu
di kepulauan Indonesia!
5. Analisislah kehidupan dan budaya yang dibawa oleh ras
Deutro Melayu ke kepulauan Indonesia!
26
III.Penilaian Sikap
SIKAP TOLERANSI
Nama Peserta Didik : ...........
No Pernyataan Sikap
Saya sangat menghargai STS TS KS S SS
1 orang lain
Saya ingin membantu
2 orang yang kesusahan
Saya senang bekerjasama
3 dengan orang lain
Saya sangat menghormati
pendapat orang lain
4
Saya bersedia ikut
melestarikan budaya
5 nenek moyang bangsa
Indonesia
6 Saya bersedia menjaga
keharmonisan masyarakat
7 Saya bersedia mencegah
disintegrasi bangsa
Indonesia
8 Saya ingin menyatukan
perbedaan
9 Saya tidak akan
mengambil barang milik
orang lain
10 Saya akan
mengembalikan barang
yang bukan milik saya
27
IV.Refleksi
Melalui pembelajaran hari ini kita
dapat merefleksikan bahwa sebagai
manusia, kita harus mempunyai rasa
saling menghormati dan menghargai
sesama kita. Seperti yang
dicontohkan oleh nenek moyang kita
yang berasal dari daerah berbeda,
kemudian mereka melebur menjadi
satu dan saling menghargai satu sama
lain serta saling bahu membahu dan
saling membantu.
28
29