The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fatikhatulazizah525, 2021-08-29 08:31:17

0-6676646985_20210826_223105_0000

0-6676646985_20210826_223105_0000

MARI KITA LAWAN PERUNDUNGAN

BSUAYLLNYOINTGO!

Saya akan membuat diri saya sebagai diri saya
sendiri bukan yang seperti orang lain inginkan saya

menjadi apa.

Nama kalompok:
1.FATIKHATUL AZIZAH(10)
2. IMELDA YULIANA S.(17)
3.MAEZA DINIATUS S.(19)
4.MAULINA WULAN I.(20)

BULLYING

BULLYING (DALAM BAHASA INDONESIA DIKENAL Selanjutnya, penelitian Casas
et al. (2013) menunjukkan
SEBAGAI “PENINDASAN/RISAK”)

MERUPAKAN SEGALA BENTUK PENINDASAN ATAU bahwa empati merupakan hal
KEKERASAN YANG DILAKUKAN
yang memengaruhi bullying.
DENGAN SENGAJA OLEH SATU ORANG ATAU
SEKELOMPOK ORANG YANG LEBIH KUAT Individu yang peduli terhadap

ATAU BERKUASA TERHADAP ORANG LAIN, DENGAN keadaan korban, mengenali
perasaan korban, dan
TUJUAN UNTUK MENYAKITI DAN

DILAKUKAN SECARA TERUS MENERUS. memahami dampak yang

terjadi akibat perilaku

kekerasan, akan mengurangi

kecenderungan terhadap

tindakan kekerasan.

Demikian, empati merupakan hal yang terlibatkan pada

interaksi dan fenomena sosial. Di sisi lain, perkembangan

teknologi mempermudah komunikasi dan interaksi. Walaupun

komunikasi terjalin pada platform daring, empati tetap

berperan dalam interaksi di ranah media sosial. Individu

dengan tingkat empati yang rendah terlihat mudah melakukan

kekerasan dan penghinaan pada platform media sosial. Bullying

yang terjadi pada komunikasi secara daring merupakan

cyberbullying, sedangkan bullying yang terjadi secara luring

disebut traditional bullying (Casas et al, 2013).

Lebih lanjut, terkait fenomena cyberbullying, penelitian yang dilakukan oleh Kwan dan Skoric
(2013) terkait bullying pada platform sosial media Facebook bahwa bullying yang dilakukan
secara luring berimplikasi pada intensitas bullying daring (Kwan & Skoric, 2013). Latar
belakang penelitian mengacu pada kualitas performa akademik yang diakibatkan oleh
pengalaman menjadi korban bullying. Tidak hanya kualitas akademik, pengalaman korban
bullying memengaruhi trauma emosional hingga bunuh diri (Kwan & Skoric, 2013). Sejalan
dengan berkembangnya teknologi, media dalam menjalin interaksi sosial merambah pada
wadah daring. Hubungan interaksi yang terjalin dalam secara luring (face to face)
tertransformasikan pada wadah interaksi daring (dalam hal ini Facebook).
Perbedaan antara traditional bullying dan cyberbullying adalah pada proses interaksi.
Traditional bullying terjadi ketika pelaku dan korban berhadap muka, sedangkan cyberbullying
terjadi ketika mereka tidak berhadapan. Penelitian Kowalski dan Limber (2013)
mengungkapkan bahwa cyberbullying menggunakan internet sebagai media interaksi sosial
dan komunikasi. Di sisi lain, banyak aplikasi yang tersedia melalui internet, sehingga hal itu
juga berimplikasi terhadap efek adiksi terhadap internet. Walaupun penggunaan internet yang
berlebihan mempengaruhi intensitas interaksi sosial, namun ketidakmampuan dalam kontrol
diri dalam berinteraksi pada media sosial tetap berpeluang untuk melakukan tindakan bullying.

jenis jenis
bullying

Bullying Fisik

Penindasan fisik merupakan jenis

bullying yang paling tampak dan paling

dapat diidentifikasi diantara bentuk-bentuk

penindasan lainnya, namun kejadian

penindasan fisik terhitung kurang dari Bullying Relasional
sepertiga insiden penindasan yang Jenis ini paling sulit dideteksi dari luar. Penindasan
dilaporkan oleh siswa. relasionaladalah pelemahan harga diri si korban
Jenis penindasan secara fisik di penindasan secara sistematis melalui

antaranya adalah memukul, mencekik, pengabaian,pengucilan,pengecualian, atau

menyikut, meninju, menendang, penghindaran.Penghindaran, suatu tindakan

menggigit, memiting, mencakar, serta penyingkiran, adalah alat penindasan yang
terkuat. Anak yang digunjingkan mungkin
meludahi anak yang ditindas hingga ke akan tidak mendengar gosip itu, namun
tertindas.tPeetnaipndaaksaannmreelnagsiaolanmalideafpekant ydaig. unakan
n posisi yang menyakitkan, serta merusak yang
menghancurkan pakaian serta barang barang milik anak untuk mengasingkan atau menolak

Semakin

kuat dan semakin dewasa sang penindas, seorang teman atau secara sengaja

semakin berbahaya jenis serangan ini, ditujukan untuk merusak persahabatan.

bahkan walaupun tidak dimaksudkan Perilaku ini dapat mencakup sikap-sikap

untuk mencederai secara serius. tersembunyi seperti pandangan yang
agresif, lirikan mata, helaan napas, bahu yang bergidik,
cibiran, tawa mengejek, dan
bahasa tubuh yang kasar.

Bullying verbal Cyber bullying

, adalah bentuk perundungan menggunakan kata-kata, Ini adalah bentuk bullying yang
sebutan, atau panggilan yang menghina. terbaru karena semakin berkembangnya
Penindasan verbal dapat berupa teknologi, internet dan media sosial. Pada
julukan nama, celaan, fitnah, kritik kejam, intinya adalah korban terus menerus
penghinaan, dan pernyataan-pernyataan mendapatkan pesan negative dari pelaku
bernuansa ajakan seksual atau pelecehan bullying baik dari sms, pesan di internet
seksual. Selain itu, penindasan verbal dan media sosial lainnya.
dapat berupa perampasan uang jajan atau barang- Bentuknya berupa
barang, telepon yang kasar, e-mail yang mengintimidasi, 1. Mengirim pesan yang menyakitkan atau
surat-surat kaleng menggunakan gambar 2.Meninggalkan pesan
yang berisi ancaman kekerasan, tuduhan tuduhan yang voicemail yang kejam 3. Menelepon terus
tidak benar, kasak-kusuk menerus tanpa henti 4.namun tidak
yang keji, serta gosip.Verbal bullying dapat memberi mengatakan apa-apa (silent calls)
dampak yang serius pada psikis korbannya, bahkan untuk 5.Membuat website yang memalukan bagi si
jangka waktu yang panjang. korban
. 6. Si korban dihindarkan atau dijauhi dari
chat room dan lainnya 7.“Happy slapping” –
yaitu video yang berisi dimana si korban
dipermalukan atau di-bully lalu
disebarluaskan

CONTOH BULLYING

CHOI JIN-RI/SULLI UNGKAP HASIL AUTOPSI, POLISI
AKAN TUTUP KASUS KEMATIAN
Kelahiran: 29 Maret 1994, Busan, Korea SULLI?
Selatan Meninggal: 14 Oktober 2019,
Seongnam, Korea Selatan Tinggi: 1,69 m Delia Arnindita Larasati - detikHot
Lahir: Choi Jin-ri; 29 Maret 1994; Busan, Rabu, 11 Des 2019 15:35 WIB
Korea Selatan Artis terkait: f(x); Dean; SM Foto: Instagram @jelly_jilli
Town Saudara kandung: Choi Dae-hee Jakarta - Sulli ditemukan tak bernyawa di kediamannya pada 14
Sulli meninggal dunia bunuh diri pada 14 Oktober 2019. Dua bulan setelah kematian sang mendiang, pihak
Oktober 2019. Mantan member f(x) kepolisian merilis hasil autopsi.
tersebut memang sudah lama terbuka soal Pihak kepolisian bicara kepada media Korea Selatan 'NewDaily' belum
depresi yang dialaminya.Salah satu pemicu lama ini. Pihaknya menyebut sudah menyelesaikan autopsi jenazah
adalah banyaknya ujaran-ujaran Sulli.Menurut perwakilan kepolisian Gyeonggi, tak ada keganjilan
kebencian yang diterima oleh Sulli di ditemukan dalam autopsi. Tak ada tanda-tanda kekerasan, pemakaian
media sosial. Ia bahkan kerap obat-obatan terlarang atau mengkonsumsi cairan yang mengandung
mengungkapkan keberatan secara terang- racun.Sehingga, pihak kepolsian akan menutup sepenuhnya kasus
terangan pada netizen yang sudah Sulli, mengingat keseluruhan hasil autopsi telah selesai.Sementara
membully di internet.Menurut sebuah untuk kepastian waktu kematian Sulli, perwakilan kepolisian
pemberitaan di media Korea, Sulli rupanya menyebut sang mendiang meninggal dunia dalam beberapa jam
sudah pernah meminta pertolongan dari sebelum kasus dilaporkan pagi harinya.Diketahui, Sulli sudah
SM Entertainment terkait para haters. Ia ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di kediamannya
berharap manajemen melakukan tindakan sekitar pukul 15.21 waktu Korea Selatan. Ia ditemukan oleh sang
tegas.Namun karena satu dan lain hal, SM manajer.
Entertainment tak bisa melanjutkan proses
pelaporan para haters. Sehingga, seorang Apa Penyebab Sesungguhnya Kematian Sulli f(x)?
ahli dunia hiburan Korea Selatan
menyebut manajemen terlalu pasif Benarkah karena Gantung Diri? Ini Bukti & kata Saksi
menanggapi permasalahan cyber
bullying.Sulli bahkan juga pernah batal Selasa, 15 Oktober 2019 06:13 WIB
melaporkan seorang haters karena Alasan bunuh diri dalam keterangan resminya polisi mengungkap
memikirkan pendidikan pelaku. Ia tak bahwa Sulli menderita depresi.Polisi menyatakan jika Sulli mengalami
ingin membuat masa depan sang haters masa sulit.Hal itu yang kemudian membuat sang artis memutuskan
rusak hanya karena laporan yang untuk bunuh diri.Sebelumnya, Sulli sempat curhat soal realita
dibuatnya tentang cyber bullying kehidupannya.Tampil di acara Reply Night, Sulli mengaku jika
kehidupannya tak sebahagia yang dilihat orang-orang."Manusia nyata,
CNNIndonesia.com Choi Jinri (nama asli Sulli), punya sisi yang lebih gelap, sedangkan
Sulli si selebriti harus menunjukkan kalau dia ceria."
"Aku meminta banyak nasehat dari orang di sekelilingku karena aku
merasa berbohong pada orang-orang," kata Sulli.
Pertama ditemukan managernya
Menurut keterangan sang manajer, Sulli masih melakukan komunikasi
dengannya pada pukul 6.30 malam di hari sebelumnya.
Setelah komunikasi terakhir, sang manajer tidak bisa menghubungi
Sulli kembali.Curiga terjadi sesuatu dengan Sulli, manajer pun berniat
menemui Sulli di rumahnya. Keesokan harinya sang manager langsung
menuju kedianan Sulli.Ia pun dikejutkan dengan kondisi Sulli yang
sudah tak bernyawa.“Terakhir kali saya berbicara dengan Sulli adalah
malam sebelumnya pada pukul 6.30 (waktu Korsel). Saya tidak
mendengar kabarnya lagi sejak saat itu jadi saya mencoba datang
untuk menemuinya dan menemukan dia sudah meninggal,” ungkap
manajer Sulli.
Rumah Sulli digaris polisi (Yeonso)
Kabar kematian jadi trendingSejak kabar kematian Sulli pada Senin 10
Oktober 2019 sore, dipantau .TribunNewsmaker.com nama sang artis
langsung menduduki trending Twitter.Belum sampai dua jam, nama
Sulli sudah dicuitkan hingga 589 ribu.Banyak doa yang mengalir dari
para penggemarnya yang mengaku masih syok atas kabar kematian
Sulli ini.Nama Sullli trending di Twitter

Menangis di live Instagram Tulis surat untuk penggema
terakhir
sebelum meninggal
Sebelum meninggal, Sulli sempat live Instagram pada
Sabtu 12 Oktober 2019. Dilansir melalui Oriental Daily pada
Senin 14 Oktober 2019 sebelum
Dalam livenya, Sulli menangis menyinggung soal meninggal, Sulli menuliskan surat
bullyan yang ia terima."Jangan terlalu jahat/keras untuk fans dan sahabat.
kepadaku, aku bukan orang jahat," ucap Sulli dikutip
dari beberapa akun Twitter"Kenapa kalian berbicara Sulli menulis sendiri surat itu dengan
buruk tentang saya? Katakan padaku satu hal yang tulisan tangan pada 5 September
harus aku lakukan untuk menghadapi perlakuan ini," 2019.dalam suratnya, Sulli

tambahnya. menggambarkan awan yang disertai
hujan petir.

Surat wasiat Sulli ( jelly_jilli)
"2019/9/5 -- Hari ini hujan disertai petir

Hari ini adalah ulang tahun ke 14 debut saya
Aku sangat sibuk akhir-akhir ini sehingga aku bahkan tidak ingat kapan aku debut.
Tetapi ada beberapa yang tidak melupakan dan memberi selamat pada saya terlebih dahulu.Mereka
mendukung saya tentang bagaimana saya hidup di masa lalu, dan juga bagaimana saya berencana untuk
hidup di masa depanTerima kasih telah mengizinkan saya untuk meletakkan pikiran saya yang tak terhitung

jumlahnya untuk sementara waktu dan melihat kembali pada hari-hari baik.
Terima kasih untuk kalian semua, saya menerima banyak bantuan, banyak tertawa, dan membangun

keberanian.Saya mendapatkan perasaan bahwa hidup tidak dimaksudkan untuk dijalani sendirian.
Saya memiliki banyak orang di samping saya, dan saya membuat banyak kenangan yang tak terhitung

jumlahnya bersama-sama
Saya juga ingin menjadi seseorang yang memberikan kehangatan."

Penyebab kematian Sulli

Cyber Bullyinh
Kontroversi kencan
dan permasalahan keluarga

PEMBULLYAN DI SEKOLAH

Ricky

Nama saya Ricky Kejadian bermula dari awal kelas 1 SMP swasta di Aceh.pada saat itu masih ada ospek, kebetulan disekolah itu
kebanyakan orang berkulit putih. Pada saat masuk ke sekolah saya salah satu orang yang berkulit coklat. Pada saat ospek kelompok

saya mendapatkan tugas untuk membuat roolplay. Roolplaynya berbeda karena cewek mendapatkan peran cowok dan cowok
mendapatkan peran cewek. Pada waktu itu saya mendapatkan peran yang paling kontrofersial yang menjadi Cinderella. Karena saya

masih kelas 1 SMP saya tidak berani untuk menolak peran tersebut. Karena saya mendapatkan peran Cinderella saya dikasih saya
dikasih dress yang dibagikan dadanya memiliki busa seakan akan saya punya buah dada. Dan semenjak saat itu saya mengalami
bullying. Pertama tidak membicarakan tentang peran Cinderella, akan tetapi masih membicarakan tentang warna kulit."ohh.. kulit

hitam jelek ya"
"Pakailah jaket agar menutupi kulitmu". Tetapi pada akhirnya semakin berjalannya waktu kasus bullying yang saya alami makin
parah. Karena sudah membicarakan tentang drama yang saya perankan.karena pada saat itu dalam dress saya terdapat busa jadi
orang orang mengira saya setengah cowok setengah cewek (bencong). Yang membully kebanyakan dari kalangan kakak kelas. Tidak

hanya disekolah tetapi dilingkungan masyarakatpun saya tetap di-bully. " Ohh.... Bencong kamu mau kemana.."
"Kamu cewek atau cowok?" .

Mungkin penyebab saya di-bully karena saya terlalu mendalami peran sebagai Cinderella, dan disatu sisi mungkin mereka tidak
menyukai saya karena saya berkulit cokelat. Disaat saya dijalan didepan kelas yang membully saya saat mereka meneriaki saya " woy

bencongg!!" . Dan pada saat itu saya mulai merasa marah saya melawan saya bilang" nggakapapa saya bencong dihari daya ada
tuhan daripada dihari kalian sering ibadah tetapi prilakunya gitu."

Mereka terdiam dan saya merasa menang. Saya pikir mereka sadar dengan perilaku mereka.tetapi ternyata pada Minggu itu juga,
saat mereka sedang pelajaran olahraga saya sedang memasuki toilet dan ditolilet tersebut bisa dimasuki banyak orang. Pada saat
saya selesai buang air kecil ketua geng dan 7 orang anggota geng tersebut masuk kedalam toilet yang saya gunakan.ketua geng
berkata"ehh ngapain lu berani ngelawan kami udah keras lu?" Terus saya bilang "ya aku diteriakin gitu terus aku malu dong" terus
mereka bilang " lu jangan teriak sama kami". Dan pada saat itu saya mulai takut dan akhirnya bullying yang awalnya verbal menjadi
bullying fisik. Terus akhirnya yang satu datang menarik kerah baju saya, terus saya tidak bisa bergerak lagi atau melawan mereka.
Dan mulai badan saya dipukul, rambut saya ditarik.dan itu menjadi salah satu kejadian yang saya takuti dihidup saya. Dan mereka

bilang kejadian ini jangan sampai tersebar. Saya mencoba untuk memberitahu guru tentang perihal ini, menurut saya mereka
seharusnya memiliki kuasa untuk menghentikan bullying itu.pada saat saya kekantin dan saya melihat kakak kelas tersebut saya

tidak berani kekantin dan lebih baik kembali ke kelas. Hampir tiap hari saya mendapatkan bullying verbal dan kekerasan fisik.
Tentang bullying verbal saya memberitahu kepada orang tua, tetapi karena orang tua saya tidak ada posisi disekolah jadi tidak bisa

berbuat banyak untuk membantu saya. Tenyata yang membully saya itu salah satu anak yang orang tuanya memberikan donasi
kepada sekolah.

Pada saat saya kelas 3 SMP saya mengalami kecelakaan dan membuat saya harus menjalani operasi pada bagian kepala saya dan
patah pada tulang kaki. Selama 3 bulan saya tidak bisa berjalan, kepala saya botak karena bekas dari operasi dan banyak luka jahit

pada kepala. Total saya di rumah sakit 40 hari, dan saya didiagnosis kehilangan penglihatan mata kiri saya.
Dan setelah saya kecelakaan dan kembali ke sekolah, mereka membully saya hanya secara verbal sudah tidak membully fisik lagi
karena mungkin mereka tidak berani dan diganti. Mungkin mereka memiliki konten baru untuk bully verbal. Dan kadang mereka
bilang" itu kepala kok pakai bando" atau " itu jalan kutu ya, skiningnya dimana" . Kaki saya juga bengkokkan jadi kalau saya jalan dan
kadang dikatain " kok jalannya kayak kodok ya". Dan pada saat itu saya merasa down sekali yang menjadikan saya merasa tidak
yakin ada yang mencintai saya secara tulus. Jadi hidup saya merasa pesimis untuk menerima kenyataan tersebut. Terkadang saya
merasa terpuruk dan tidak bisa bercerita secara siapapun saya depresi dan emosi tidak terkontrol saya sering menyayat bagian
tubuh tanpa merasakan apapun. Sekarang saya sudah tidak melakukan seperti itu lagi karena saya sudah berkonsultasi ke psikolog.

Dan sekarang dalam masa penyembuhan.
Dari Chanel YouTube
(Gritte Agatha)

Marion jola

Pernah Jadi Korban Bully, Marion Jola Ungkap Masa Lalunya
Merdeka.com - Kasus bullying di Indonesia masih marak terjadi. Anak-anak masih menjadi sasaran empuk

dari kekerasan ini. Tak memandang status dan jenis kelamin, penyanyi berbakat Marion Jola rupanya
sempat merasakan sengsaranya menjadi korban bully.Melansir dari kanal YouTube Armand Maulana,
Marion bercerita jika masa kecilnya juga dihiasi oleh perundungan. Marion yang kala itu masih duduk di

bangku SD tak bisa melakukan banyak hal untuk melawan para pelaku bully
Sudah cukup berani untuk bercerita, Marion membeberkan bagaimana perlakuan teman-temannya di

bangku SD. Akibat ulah jahil temannya, Marion mengaku sempat sampai pingsan lantaran takut.
Pengakuan perempuan yang akrab dipanggil Lala ini tentu menambah sederet panjang daftar artis yang

ternyata jadi korban bully di sekolah. Seperti apa kisah masa lalu Marion Jola saat itu?
Dibully secara Mental dan Fisik

Dikenal sebagai salah satu artis berbakat dan memiliki aura positif, siapa sangka Marion rupanya
menyimpan luka masa lalu.

Meski telah lewat, ia masih ingat bagaimana sakitnya menjadi korban bully. Gadis berkulit sawo matang ini
mengaku jika dirinya sempat jadi bulan-bulanan perundungan secara fisik dan mental

"Pas SD aku dibully physically sama mentally. Jadi mentally itu aku nggak ditemenin, terus aku difitnah juga
gitu-gitu," tutur Marion.

Dilempar Kodok dan Sepatu Disembunyikan
Tak mengarang cerita, Marion masih begitu ingat detail perundungan yang diterimanya saat SD. Salah satu

perundungan yang membuatnya sampai pingsan adalah saat dirinya dilempari kodok hidup.
"Terus kalau physically aku misalnya takut kodok. Bukan misalnya, ini beneran terjadi, aku takut banget

sama kodok terus kodoknya dilempar sampai aku pingsan," paparnya.
Masih terus berlanjut, saat berada di sekolah sepatu Marion juga kerap disembunyikan oleh teman-
temannya hingga ia bingung. Bahkan ketika ia tak melakukan kesalahan, Marion kerap ditantang untuk

berkelahi.
"Sering diumpetin sepatu, aku pernah diajak berantem juga padahal aku nggak salah apa-apa waktu itu,"

imbuhnya

CARA MENGATASI DAN
LANGKAH MENCEHAG

CYBERCRIME

Selalu Backup data-
memiliki sikap data secara

waspada, rutin
Selalu

mengupdate
security
software

Jangan sembarang Menggunakan
membagikan info fitur keamanan

pribadi website
Backup
data- Selalu mengupdate
data security software
secara
rutin

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 10.020 remaja
asal Inggris dengan rentang usia 12 hingga 20 tahun,

sebanyak 42 persen di antaranta mengaku pernah
menjadi korban cyberbullying di Instagram.Di bawahnya,

Facebook dan Snapchat menyusul dengan persentase
masing-masing sebesar 37 persen dan 31 persen

Sementara itu, WhatsApp (12 persen), YouTube (10
persen), dan Twitter (9 persen) menjadi tiga platform

dengan kasus cyberbullying terendah.

Bullying

Dampak
bullying

ganguan mental

mulai dari

sensitif,rasa marah

yang meluap-luap,

Kualitas tidur depresi, cemas dan

menurun, keinginan rendah diri

menyakiti diri sendiri

hingga bunuh diri

7 HAL YANG BISA KAMU LAKUKAN
SEBAGAI CARA MENCEGAH BULLYING

1. Tunjukkan Prestasi
2. Jalin Pertemanan dengan Banyak

Orang
3. Tumbuhkan Rasa Percaya Diri
4. Tidak Terpancing untuk Melawan

5. Jadikan Bully-an Sebagai
Penyemangat untuk Sukses
6. Jangan Menunjukkan Sikap Takut

atau Sedih
7. Laporkan pada Pihak yang

Berwenang

HIDUP BARU ANDA DIMULAI HARI INI.

Children should be
able to live a lofe
free from bullying and
harassment and it is
time that we all took a
stand against this.
Anak² harus dapat
menjalani kehidupan

yang bebas dari
intimidasi dan

pelecehan dan sudah
saatnya kita semua

mengambil sikap
menenrang hal itu.

Kuat itu mampu bangkit kembali
“Orang yang kuat bukan mereka yang selalu
menang. Melainkan mereka yang tetap tegar

ketika terjatuh.”


Click to View FlipBook Version