The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PAUD CEMPAKA GEDONG, 2023-04-08 11:53:37

SI KAKI EMPAT YANG KU SAYANG

SI KAKI EMPAT YANG KU SAYANG

“Si Kaki Empat yang Ku Sayang” Karya : Rizki Mariping Rahmanisa PAUD Cempaka Gedong – Pasar Rebo


Waktu pulang sekolah telah tiba Zidan, ialah anak yang periang, suka menolong serta menyayangi binatang


Siang itu, saat melewati pintu sekolah Zidan menemukan seekor kucing berwarna abu-abu yang sangat lucu Ia ingin sekali merawatnya dan membawanya pulang ke rumah. Wah lucu sekali kamu kucing, kamu mau ikut ke rumah ku ?


Sesampainya dirumah, Zidan disambut oleh Bunda dengan senang hati Walaikumsalam Zidan, bagaimana sekolah mu hari ini? Apakah menyenangkan ? Alhamdulillah sangat senang aku bunda. Tadi aku bermain eksperimen air dengan Bu Kiki Assalammualaikum bunda, Zidan pulang


Baguslah kalau sekolahmu menyenangkan. Nanti ceritakan ke Bunda cara bermainnya yaa. Apa itu yang dibelakang mu sayang ? Sepertiinya kucing Iyaa bunda, Aku membawa kucing dari sekolah ku. Dia tidak ada yang merawat. Apakah aku boleh merawatnya bunda ?


Bunda izin kan, asal Zidan dapat bertanggung untuk merawat Kucing Zidan. Kamu harus menjaga kebersihan kandangnya, jangan sampai sakit dan kami harus menyayanginya. Iya Bunda, Zidan berjanji akan merawat dan menyayangi Brownies sepenuh hati serta bermain dengannya disaat tugas ku selesai. Mendengarkan permintaan Zidan, Bunda pun ingin membuat kesepakatan dengannya. Karna merawat binatang tidaklah mudah.


Zidan pun membelikan makanan, kandang dan tempat bermain untuk Brownies. Si kucing abu-abu lucu yang ia temukan di Sekolah. Mereka pun saling menyayangi dan bermain bersama. Zidan semakin semangat saat bersekolah karna ia ingin cepat-cepat dapat bermain dengan brownies dirumah, setelah tugas sekolahnya selesai.


Suatu hari , Zidan sedang bermain Tangkap Bola dengan Brownies. Tiba-tiba datanglah teman Zidan yang sedikit usil Namanya Habibi. Ia mendekati Zidan sambal mendorongnya. Zidan pun terjatuh.


Hahaha Zidan kamu lemah sekali. Begitu saja sudah jatuh hahaha Hai Kamu kenapa Habibi, tiba-tiba mendorong ku. Sakit rasanya. Hahaha tidak apaapa. Aku hanya ingin mendorongmu saja Zidan. Kamu lemah sekali hahaha


“Aduuuh sakit, heh kucing kenapa kamu menyerang ku” “Dia adalah Kucing kesayangan Ku, mungkin ia melakukan itu karna ingin membela ku. Kamu jangan gigit Habibi, brownies. Dia teman ku.” Jawab si Zidan Melihat kejadian tersebut, Brownies pun kesal dan langsung mencoba mengigit Habibi secara spontan. Karna sikap Habibi adalah Salah dan tidak baik


Maafkan aku yaa Zidan. Aku janji akan bersikap baik dengan mu dan teman-teman lainnya. Hai Brownies, kamu tidak boleg begitu. Habibi ialah teman ku. Walaupun ia suka menjahili ku, tapi kamu tidak boleh membalas kasar kepadanya. Mendengar hal itu, Brownies pun berhenti mengigit Habibi dan berlari ke arah Zidan dengan cepat. Iya Habibi, aku maafkan tapi jangan diulangi lagi ya.


Baik Habibi. Tangkap jangan sampai Brownies mampu merebutnya ya. Akhirnya Zidan dan Habibi berteman baik. Habibi sudah menjadi anak yang baik, tidak jahil lagi kepada teman-temannya. Mereka pun sering bermain tangkap bola bersama Brownies di Taman. Ayo Zidan , oper bolanya kepada ku. Brownies nanti tangkap bola yang ku lempar ya.


Pesan yang dapat diambil dari Dongeng ini ialah Kita harus selalu sayang dengan makhluk ciptaan Tuhan YME. Sesama Manusia, kepada Hewan sekalipun. Karna kalau kita berbuat baik, pasti kebaikan akan datang kepada Kita bahkan dapat menolong Kita di saat kesulitan.


Click to View FlipBook Version