QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 1
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC I KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya Buku Saku QCC PT Wijaya Karya Beton ini dapat diterbitkan. Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Divisi QSHE dalam hal ini Bidang Quality yang telah menyusun buku ini, sehingga bisa diterbitkan dan dapat menjadi acuan bagi PPU (Pelaksana Pengelola Usaha) dalam melaksanakan QCC. Untuk para pihak yang telah membantu penerbitan buku ini baik berupa tenaga, pikiran, dan penyediaan data diucapkan terima kasih. Semoga bermanfaat, selamat ber-QCC ! Sidiq Purnomo Direktur Teknik & Produksi Jakarta, 24 Januari 2023 PT Wijaya Karya Beton, Tbk.
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC II DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Definisi QCC Tujuan & Manfaat QCC Perangkat QCC Konsep PDCA Hubungan PDCA dan 8 Langkah Penyusunan QCC 8 Langkah Penyusunan QCC 7 Alat Penyusunan QCC Risalah QCC I II 1 2 3 5 6 7 9 20
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 1 DEFINISI QCC QCC adalah sekumpulan orang dari lingkup pekerjaan yang sama untuk menghasilkan output yang sama, secara sukarela melakukan kegiatan pertemuan berkala untuk tujuan pengendalian mutu dengan berupaya memecahkan masalahmasalah yang terjadi pada proses pekerjaan dalam batas jangkauan dan kewenangannya menggunakan alat-alat kendali mutu. Istilah QCC merupakan kependekan dari Quality Control Circle, diserap kedalam bahasa Indonesia menjadi istilah Gugus Kendali Mutu. QCC dilaksanakan dengan metode brainstorming, analisa, diagnosa dan solusi suatu masalah dalam pekerjaan (contoh : inefisiensi, mutu tidak tercapai dan produktifitas rendah), sehingga dengan QCC dapat membentuk perilaku dan berpola pikir inovatif, etos kerja yang tinggi, dan produk yang kompetitif.
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 2 TUJUAN & MANFAAT QCC QCC dilaksanakan untuk membangun budaya peran aktif dalam menciptakan kualitas kerja lebih baik yang berangkat dari kepedulian menyelesaikan masalah dalam proses kerja. Manfaat QCC Penyempurnaan tahapan kerja yang lebih baik Peningkatan produktivitas sekaligus penurunan biaya Peningkatan kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai target Peningkatan moral bekerja dengan mengubah tingkah laku Peningkatan hubungan yang baik antara atasan dan bawahan Peningkatan pengetahuan dan kemampuan pribadi Pengembangan cara berfikir yang kritis serta kesadaran pentingnya mutu Peningkatan kepuasan kerja 01 02 03 04 05 06 07 08
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 3 PERANGKAT QCC Berikut ini penjelasan mengenai tugas dan peran dari anggota QCC: FASILITATOR Fasilitator adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengkoordinir dan mengarahkan kegiatan QCC didalam suatu Divisi atau PPU (Pelaksana Pengelola Usaha). Seorang fasilitator harus mampu menjadi koordinator, katalisator, pelatih, promotor, innovator dan komunikator. Tugas fasilitator adalah : • Membina dan mengembangkan QCC • Merencanakan dan mengarahkan kegiatan QCC • Memfasilitasi hal-hal yang dibutuhkan dalam pelaksanaan QCC • Menghadiri konvensi QCC tingkat perusahaan • Menetapkan standarisasi hasil bahasan QCC dan mempublikasinya KETUA Ketua adalah seseorang yang ditunjuk secara langsung anggota QCC yang memiliki kemampuan menggerakkan aktivitas QCC serta bertanggung jawab terhadap keberlangsungan dan keberhasilan pelaksanaan QCC . Tugas ketua adalah : • Mengatur dan melaksanakan pertemuan dengan kesepakatan bersama anggota • Membangkitkan semangat anggota dalam ber-QCC • Mendorong keterlibatan semua anggota • Memonitor aktif setiap langkah bahasan dan action gugus • Berkoordinasi dengan Advisor untuk langkah perencanaan perbaikan, pelaksanaan perbaikan, evaluasi, dan penyusunan risalah
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 4 PERANGKAT QCC Berikut ini penjelasan mengenai tugas dan peran dari anggota QCC : SEKRETARIS Sekretaris merupakan anggota QCC yang bertugas untuk : • Mencatat hasil pertemuan untuk setiap langkah dan penggunaan alat kendali • Mendokumentasikan semua kegiatan dengan rapi • Membuat risalah hasil bahasan penyelesaian QCC ANGGOTA Anggota adalah seseorang yang tercatat dan aktif dalam QCC. Tugas anggota adalah sebagai berikut : • Menghadiri dan berpartisipasi aktif untuk memberikan sumbang saran saat brainstorming • Mengidentifikasi, menganalisa, dan mengatasi masalah yang ada di lingkungan kerja • Mengevaluasi hasil perbaikan • Mengimplementasikan solusi dari hasil QCC • Menstandarisasikan hasil perbaikan
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 5 Memudahkan penyusunan rencana perbaikan, penyelesaian masalah secara sistematis Mempermudah pembagian wewenang dan tanggung jawab dalam penyelesaian masalah Memudahkan penyelesaian masalah dan mengendalikannya dengan pola yang runtut dan sistematis Memperpendek alur kerja KONSEP PDCA 01 03 02 04 Pelaksanaan QCC didasarkan pada konsep PDCA (Plan-DoCheck-Action). yaitu metode yang membantu langkah upaya perbaikan atas masalah yang terjadi secara berkesinambungan atau continuous improvement sehingga didapat solusi masalah. Penerapan PDCA ini memiliki berbagai manfaat antara lain sebagai berikut :
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 6 HUBUNGAN PDCA DENGAN 8 LANGKAH PENYUSUNAN QCC Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 A C P D Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 A C P D Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 A C P D 7 6 8 1 2 3 4 5
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 7 8 LANGKAH PENYUSUNAN QCC No. Kegiatan Tujuan 1. Menentukan tema dan mengumpulkan masalah Menyepakati Tema bahasan QCC dari beberapa tema yang diusulkan dan dilanjutkan dengan brainstorming masalah sesuai tema yang disepakati 2. Menentukan masalah utama Memilih masalah dari beberapa masalah yang diusulkan anggota dengan mempertimbangkan data yang ada 3. Mengumpulkan penyebab masalah Brainstorming semua hal yang mungkin menjadi penyebab dari bahasan masalah dalam gugus, sesuai dengan unsur fishbone (Manusia, Alat , Metode, Material, dan Lingkungan) 4. Menentukan penyebab masalah utama Memilih penyebab dominan dari semua sebab yang telah dikumpulkan dengan pertimbangan tertentu oleh gugus. Beberapa penyebab tersebut dianggap sebagai penyebab paling dominan dari masalah yang sedang dibahas
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 8 5. Merencanakan perbaikan Merencanakan tindakan perbaikan dengan 5W+3H (What, Why, How, Who, When, Where, How Many & How Much) dari penyebab masalah dominan yang telah ditetapkan 6. Melaksanakan perbaikan Merealisasikan program perbaikan yang telah disusun untuk menyelesaikan masalah dengan mendeskripsikan data dan mendokumentasikannya 7. Evaluasi hasil perbaikan Membandingkan pengaruh perbaikan pada kondisi sebelum perbaikan dengan sesudah perbaikan dari segi quality, cost, delivery, safety, morale, productivity dan environment (QCDSMPE) 8. Standarisasi Membakukan proses perbaikan yang telah terbukti mampu menyelesaikan masalah agar permasalah yang serupa tidak terulang kembali No. Kegiatan Tujuan
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 9 7 ALAT PENYUSUNAN QCC No. ALAT FUNGSI REKOMENDASI 1. Lembar pengumpul data (check sheet) Mengumpulkan data yang sistematis sesuai tema yang disepakati Langkah 2 Langkah 4 Langkah 7 2. Diagram pareto Menampilkan visualisasi diagram masalah yang dominan terjadi pada satuan dan nilai tertentu dengan metode pengurutan data Langkah 2 Langkah 4 Langkah 7 3. Diagram sebab akibat (fishbone) Mengumpulkan dan menganalisa berbagai penyebab dari suatu masalah. Penyebab tersebut dikelompokkan secara spesifik pada unsur manusia , alat, metode, material, dan lingkungan Langkah 1 Langkah 3
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 10 5. Diagram pencar (scatter diagram) Menggambarkan hubungan antara dua variabel data Langkah 2 6. Histogram Menggambarkan penyebaran data Langkah 2 7. Diagram kendali Menunjukkan batas minimum dan maksimum daerah pengendalian Langkah 2 4. Stratifikasi Mengelompokkan data yang bermacammacam pada kelompok varian sesuai jenisnya Langkah 2 No. ALAT FUNGSI REKOMENDASI
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 11 LEMBAR PENGUMPUL DATA (CHECK SHEET) Check sheet adalah form yang terdiri dari kolom dan baris yang diperuntukkan untuk pengisian data : jumlah, dimensi barang, uraian kegiatan, dll sesuai tujuan pengumpulan data. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat lembar pengumpul data antara lain : • Sasarannya harus jelas • Keterangan yang diperlukan memenuhi sasaran • Dapat diisi dan disimpulkan dengan mudah dan cepat Contoh Check Sheet Nama Produk Tiang Pancang Lokasi Jalur 3 Periode 06 April 2020 – 11 April 2020 Masalah Tanggal Total Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Bocor pada cetakan II III II I 8 Lengket Kulit II III 5 Limbah tidak tuntas I II I 4 Total 3 5 4 5 17
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 12 DIAGRAM PARETO Diagram pareto merupakan kombinasi 2 macam bentuk grafik, yaitu grafik batang yang berisi frekuensi atau nilai dan grafik garis yang menggambarkan perbandingan setiap data terhadap keseluruhan. Grafik batang ini disusun berdasarkan urutan banyaknya jumlah kejadian dari urutan terbesar (paling kiri) ke terkecil (paling kanan). Contoh Diagram Pareto
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 13 DIAGRAM SEBAB AKIBAT (FISHBONE ) Diagram sebab akibat (fishbone, ishikawa) adalah diagram dengan visualisasi berupa ikan, dimana kepala menunjukkan akibat (masalah) dan duri sebagai sebab terjadinya masalah. Masalah adalah hal yang dibahas Gugus dan sebab adalah hal yang dicari dalam pembahasan Gugus. Sasaran dibuatnya diagram ini adalah ditemukannya penyebab hingga ditemukan akar masalahnya. Adapun akar pokok masalah dikelompokkan dalam manusia, alat, metode, material dan lingkungan. Contoh Diagram Sebab Akibat (Fishbone )
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 14 STRATIFIKASI Stratifikasi adalah pembagian dan pengelompokan data ke dalam kategori yang lebih spesifik, sejenis, sekelompok fungsi, aktivitas, lokasi, waktu, shift produksi, dll, atas uraian data dengan karakteristik sama sehingga data lebih mudah dibaca dan tidak terjadi kesamaan karakteristik. Berdasarkan tabel sebelumnya terlihat ada beberapa jenis masalah cacat produk dan dilakukan stratifikasi berdasarkan jenis penyebab masalah sebagai berikut : Contoh 1 Stratifikasi No. MASALAH PENYEBAB 1. Keropos sirip Alat 2. Lengket kulit Material 3. Keropos lubang baut Metode 4. Produk tidak lurus Alat 5. Gompal Metode 6. Retak Material No. PENYEBAB JUMLAH 1. Alat 2 2. Metode 3 3. Material 1
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 15 STRATIFIKASI Berdasarkan tabel diatas terlihat ada beberapa jenis produk dan dilakukan stratifikasi berdasarkan jenis atau tipe produk tersebut : Contoh 2 Stratifikasi No. MASALAH PENYEBAB 1. Tiang Pancang Jalur Putar 2. Balok I Girder Jalur Non Putar 3. Balok U Girder Jalur Non Putar 4. Tiang Listrik Jalur Putar 5. Box Culvert Jalur Non Putar 6. U-Ditch Jalur Non Putar No. PENYEBAB JUMLAH 1. Jalur Putar 2 2. Jalur Non Putar 4
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 16 DIAGRAM PENCAR (SCATTER DIAGRAM) Diagram pencar (scatter diagram) berfungsi untuk mengetahui seberapa kuatnya hubungan antara dua variabel serta menentukan jenis hubungan dari variabel tersebut. Jenis-jenis hubungan diagram pencar : HUBUNGAN POSITIF Menunjukkan korelasi positif di antara variabel sumbu X dan variabel sumbu Y. Contoh Diagram Pencar Hubungan Positif Slump (mm) Amperemeter (A) 0 20 40 60 80 100 120 140 160
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 17 HUBUNGAN NEGATIF Menunjukkan korelasi negatif di antara variabel sumbu X dan variabel sumbu Y. Contoh Diagram Pencar Hubungan Negatif TIDAK MEMILIKI HUBUNGAN (TIDAK BERKORELASI) Menunjukkan tidak adanya kolerasi karena tidak ada kecenderungan nilai-nilai tertentu pada variabel sumbu X terhadap nilai-nilai tertentu pada variabel sumbu Y. Contoh Diagram Pencar Tidak Memiliki Hubungan 0 20 40 60 80 100 120 140 160 Amperemeter (A) Slump (mm) Slump (mm) 0 20 40 60 80 100 120 140 Amperemeter (A)
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 18 HISTOGRAM Histogram adalah satu jenis grafik balok khusus yang menggambarkan penyebaran data sebagai hasil satu macam pengukuran dari suatu kejadian atau proses, apakah data tersebut keluar dari batas pengendalian atau tidak. Dalam keadaan normal, balok-balok tersebut menampilkan bentuk lonceng. Histogram sangat membantu sebagai tindakan preventif terhadap masalah yang ada dengan melakukan pencatatan data secara berkelanjutan, sehingga penyimpangan yang terjadi dapat langsung diidentifikasi sedini mungkin. Contoh Histogram
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 19 DIAGRAM KENDALI Diagram kendali adalah suatu alat yang dapat dipergunakan untuk mendeteksi suatu proses apakah masih berada dalam rentang kendali yang diinginkan (secara statistik). Sebagai batas kendali ditentukan nilai batas atas dan nilai batas bawah. Hal tersebut bertujuan untuk menunjukan suatu variasi yang berlebih sesuai dengan perubahan waktu. Contoh Diagram Kendali
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 20 RISALAH QCC
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 21 RISALAH QCC (QUALITY CONTROL CIRCLE) PERANGKAT QCC Nama QCC : FOKUS Tahun : 2020 Unit/Bagian : PPB Pasuruan/Produksi Fasilitator : ………………………... Ketua : ………………………... Advisor : ………………………... Sekretaris : ………………………... Anggota : 1. ………………….. 4. ……………………… 2. ………………..... 5. ……………………… 3. …………………... 6. ………………………
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 22 Tema : Mutu Produk Judul : Kebocoran pada cetakan Anggota : 1. ………………………... 4. ………………………... 2. ………………………... 5. ………………………... 3. ………………………... 6. ………………………... JADWAL QCC ALUR KEGIATAN PROSES Bulan Minggu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 KET Periode … sd… … sd… … sd… … sd… … sd… … sd… … sd… … sd… … sd… … sd.. Menentukan Tema dan Ra Mengumpulkan Masalah Ri Menentukan Masalah Ra Bahasan Ri Analisa Penyebab Masalah Ra Ri Menentukan Penyebab Ra Paling Dominan Ri Merencanakan Perbaikan Ra Ri Melaksanakan Perbaikan Ra Ri Evaluasi Hasil Perbaikan Ra Ri Menetapkan Standarisasi & Ra Tema Bahasan Berikutnya Ri C 4 5 A P D Januari Februari Maret URAIAN LANGKAH KEGIATAN Langkah ke6 7 8 1 2 3
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 23 LANGKAH 1 MENENTUKAN TEMA DAN MENGUMPULKAN MASALAH LANGKAH 2 MENENTUKAN BAHASAN MASALAH Tema bahasan dari hasil brainstorming : MUTU PRODUK Beberapa masalah usulan anggota QCC antara lain : Data dengan check sheet pada periode Jan-Mar 2020 Dengan data masalah terpilih yang akan dibahas adalah sebesar : 10 btg, maka target penurunan masalah menggunakan Teknik QCC sebesar 50% Diagram Pareto *note : satuan masalah sama (pendekatan) Berdasarkan data diatas dipilih masalah bahasan adalah “Bocor pada Bibir Cetakan Tiang Pancang” No MASALAH JUMLAH (BTG)* 1 Bocor pada bibir cetakan 10 2 Lengket kulit 6 3 Penandaan produk tidak rapi 4 4 Limbah tidak tuntas 6 1 2 3 4
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 24 LANGKAH 3 ANALISA PENYEBAB MASALAH Dengan menggunakan diagram ishikawa dan hasil brainstorming maka penyebab masalah sebagai berikut : No. MANUSIA ALAT MATERIAL METODE LINGKUNGAN 1. 2. 3. 4.
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 25 LANGKAH 4 MENENTUKAN PENYEBAB PALING DOMINAN LANGKAH 5 MERENCANAKAN PERBAIKAN Penyebab masalah dominan dari hasil brainstorming sebagai berikut : Perencanaan perbaikan teknik QCC dengan 5W+3H adalah sebagai berikut: No. MANUSIA ALAT MATERIAL METODE LINGKUNGAN 1. 2. NO. WHAT WHY HOW WHO WHEN WHERE HOW MANY HOW MUCH TARGET 1. 2. 3. 4. 5.
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 26 LANGKAH 6 MELAKSANAKAN PERBAIKAN LANGKAH 7 EVALUASI HASIL PERBAIKAN Sesuai dengan rencana perbaikan langkah sebelumnya maka telah dilaksanakan tindakan perbaikan sebagai berikut : Hasil penyelesaian QCC dilakukan evaluasi yang ditinjau dari sisi Sapta Mutu yaitu Quality, Cost, Delivery, Safety, Morale, Productivity, dan Environment (QCDSMPE) baik dari sebelum perbaikan maupun setelah perbaikan. No REALISASI KEGIATAN DOKUMENTASI 1 Melaksanakan Training (diisi dengan deskripsi kegiatan) 2 Melaksanakan Training (diisi dengan deskripsi kegiatan) Foto Foto SAPTA MUTU SEBELUM IMPROVEMENT SETELAH IMPROVEMENT EFISIENSI Q C D S M P E
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 27 LANGKAH 8 MENETAPKAN STANDARISASI DAN TEMA BAHASAN BERIKUTNYA Dari hasil bahasan penyelesaian masalah dengan QCC dapat disimpulkan bahwa untuk mencegah masalah yang sama terjadi kembali antara lain : 1. 2. 3. 4. Sebagai bentuk continuous improvement maka tema bahasan selanjutnya adalah : PRODUKTIVITAS
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 28 CONTOH QCC Berikut contoh penulisan presentasi dari QCC ISABELA yang menjadi pemenang konvensi ICQCC di India. Dimulai dengan pengenalan terhadap anggota QCC & pengenalan organisasi
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 29 LANGKAH 1 MENENTUKAN MASALAH Brainstorming
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 30 LANGKAH 1 MENENTUKAN MASALAH Brainstorming
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 31 LANGKAH 1 MENENTUKAN MASALAH Brainstorming
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 32 LANGKAH 1 MENENTUKAN MASALAH Brainstorming
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 33 LANGKAH 1 MENENTUKAN TEMA LANGKAH 2 ANALISIS MASALAH Brainstorming
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 34 LANGKAH 3 ANALISIS PENYEBAB LANGKAH 4 MENENTUKAN MASALAH DOMINAN
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 35 LANGKAH 5 MERENCANAKAN PERBAIKAN
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 36
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 37 LANGKAH 6 MELAKSANAKAN PERBAIKAN
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 38
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 39 LANGKAH 7 EVALUASI HASIL PERBAIKAN LANGKAH 8 STANDARDISASI HASIL PERBAIKAN
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 40 LANGKAH 8 STANDARDISASI
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 41 Pengarah a. Sidiq Purnomo b. Syarifudin Syampera c. Moh. Sholeh Penyusun a. Nadya Safira b. Agus Waluyo QHSE WIKA BETON
QUALITY CONTROL CIRCLE BUKU SAKU QCC 42