RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
NamaSekolah : SMAN 1 Padang Gelugur
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : XIMIPA/IPS/Ganjil
Materi Pokok : Konsep Musik Barat
Alokasi Waktu : 8x 45 menit (3 x pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2020/2021
A. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran discovery learning diharapkan peserta didik
dapat menerapkan prinsip-prinsip pengukuran besaran fisis, ketepatan,
ketelitian, angka penting dan notasi ilmiahdengan benar dan
terampilmenyajikan hasil pengukuran besaran fisis berikut ketelitiannya
dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat serta mengikuti kaidah
angka penting untuk suatu penyelidikan ilmiahdengan mengembangkan nilai
karakter jujur, tanggungjawab, peduli dan kerjasama.
B. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Pendahuluan
(15 menit) 1. Penkondisian kelas untuk mengikuti proses pembelajaran seperti
berdoa, absensi, menyiapkan sumber belajar, serta alat dan bahan
yang akan digunakan.
2. Apesepsi : peserta didik diberi pertanyaan tentang pembelajaran
sebelumnya yang terkait dengan prinsip-prinsip pengukuran
3. Memotivasi peserta didik secara kontekstual sesuai dengan
manfaat pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus
integrasinya dengan Ayat Alquran QS Al-Qamar (54) ayat 49, QS
(17 ) Al Isra’ ayat 35, dan QS. Al Muthaffifiin ayat 1-3, serta falsafah
Minangkabau yang sesuai.”alam takambang jadi guru”
4. Nilai nilai mulok yang di integrasikan adalah meyakini kebesaran
ciptaan Allah SWT dan nilai karakter jujur/tidak curang, adil, objektif
dan teliti
5. Menjelas
6. Menjelaskan tujuan pembelajaran, kompetensi dasar, cakupan
materi, teknik penilaian, literasi dan penanaman nilai karakter.
7. Peserta didik membentuk kelompok belajar dengan anggota
masing-masing 6 orang
Kegiatan Inti 1. Memberikan stimulus :peserta didik mengamativideo yang
(100 menit) menayangkan akivitas di pasar, pom bensin, supermarket, dsb.
(discovery
Learning) 2. Menyatakan masalah : peserta didik mengajukan pertanyaaan
terkait tayangan video yang amati
3. Mengumpulkan data : peserta didik mencari informasi untuk mengisi
Penutup pertanyaan berdasarkan LKPD yang tersedia,
(20 menit) 4. Menganalisis Data : peserta didik mendiskusikan dalam
kelompoknya tentang pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam
LKPD.
5. verifikasi Data: Setiap kelompok menyajikan hasil diskusinya di
depan kelas
6. Generalisasi : peserta didik menyimpulkan hasil aktivitas
pembelajaran
1. Refleksi : Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran
2. Peserta didik bersama guru menyimpulkan secara keseluruhan
mengenai materi yang telah dipelajari serta meluruskan konsep dan
pemahaman peserta didik tentang prinsip-prinsip pengukuran
3. Guru memberi arahan mengenai pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya, seperti menugaskan kepada siswa untuk mempelajari
materi tentang cara penggunan alat-alat ukur besaran fisis.
4. Menutup kegiatan dengan berdoa.
C. Penilaian Hasil Belajar : Observasi dan jurnal sikap
Penilaian Sikap : Tes tertulis, lisan dan penugasan
Penilaian Pengetahuan : Unjuk kerja (Praktek)
Penilaian Keterampilan
D. Program Remedial dan Pengayaan
a. Remedial : Peserta didik yang belum mencapai KBM diberi pembelajaran
remedial dan diakhiri dengan pemberian tes ulang sesuai dengan indikator
pembelajaran yang belum tuntas.
b. Pengayaan: Peserta didik yang telah tuntas diberi tugas mandiri dan
menjadi tutor teman sebaya.
Mengetahui, Padang, Juni 2021
Kepala SMAN 1 Padang Gelugur Guru Mata Pelajaran
NELSON, S.P Ranti Lestari, S. Pd
NIP.19701214 200604 1 001 NIP. 199704122020122017
LAMPIRAN
A. Penilaian Sikap
Lembar Observasi Penilaian Sikap
No Nama Aspek penilain Deskripsi
Jujur Disiplin Kerjasama Nilai Prediket Dalam
1 Rapor
2
3 Dst….
Pedoman penilaian Sikap :
Sikap yang dinilai
1. Jujur, dengan aspek penilaian :
a. Tidak menyalin hasil kerja kelompok lain.
b. Tidak menyalin pekerjaan rumah teman
2. Disiplin, dengan aspek penilaian :
a. Sudah hadir dalam kelas saat guru memasuki ruangan
b. Meminta izin ketika mau keluar kelas.
3. Kerja sama, dengan aspek penilaian :
a. Aktif diskusi dalam kelompok
b. Terlibat saat presentasi hasil diskusi
Pedoman rubrik penilain :
Skor Kriteria Nilai Prediket
4 Selalu 91 - 100 Sangat Baik (SB)
3 Sering 81 - 90 Baik (B)
2 Kadang-kadang 75 - 80 Cukup (C)
1 Tidak pernah Kurang (K)
< 75
Mata Pelajaran Jurnal
Kelas : Seni Budaya
: XI/MIPA/IPS/Ganjil
No Hari/Tgl
Nama Kejadian/Perilaku Butir Pos/ Tindak Lanjut
1. Sikap Neg
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11. Dst….
Lembar Penilaian Diri
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Program : XI/MIPA/IPS
Kompetensi : KD 3.1
Nama Peserta Didik :
bacalah pernyataan dibawah ini dengan seksama, dan berikan tanda ) sesuai
dengan keadaan dirimu yang sebenarnya.
No Penyataan Ya Tidak
1. Saya selalu aktif dalam kegiatan pembelajaran
2. Saya bertanggung jawab dalam kegitan pembelajaran
Saya bertoleransi terhadap teman dalam melakukan
3. diskusi kelompok
4. Saya kreatif dalam melakukan percobaan
5. Saya jujur dalam memberikan data hasil percobaan
6. Saya berani menunjukkan rasa keingintahuan
7. Saya menghargai pendapat teman dalam berdiskusi dan
presentasi
Lembar Penilaian Teman Sejawat
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Program : XI/MIPA/IPS
Kompetensi : KD 3.1
Nama peserta didik yang diamati :
Waktu Pengamatan :
No Penyataan Muncul
Ya Tidak
1. Aktif dalam kegiatan pembelajaran
2. Bertanggung jawab dalam kegitan pembelajaran
3. Toleransi terhadap teman dalam melakukan diskusi
kelompok
4. Kreatif dalam melakukan percobaan
5. Jujur dalam memberikan data hasil percobaan
6. Menunjukkan rasa keingintahuan
Menghargai pendapat teman dalam berdiskusi dan
7. presentasi
B. Penilaian Pengetahuan
Kisi-Kisi Penilaian Pengetahuan
KD IPK Materi Bentu Indikator Soal No.
k Soal Soal
3.1 Memahami 3.1.1 Pengertian 1. Konsep musik Disajikan kasus 1, 2,
konsep musik objekti terkait konsep 3, 4,
barat musik barat tonal f pengertian
musik barat 5
2. Konsep musik Disajikan
perbedaan 6, 7,
atonal karakteristik 8
musik modal
3.1.2 Membedakan dan tonal
secara auditif
Karakteristik musik
modal dan tonal
secara auditif
3.1.3 Disajikan 9, 10
Membedakan perbedaan
Karakteristik musik karakteristik
atonal dan tonal musik tonal
secara auditif dana tonal
secara auditif
Pedoman Penilaian Pengetahuan :
Nilai = Skor perolehan x 100 %
Skor total
Lampiran Soal Penilaian Pengetahuan
A. Pilihan Ganda : Pilihlah jawaban yang tepat
1. Melodi, ritma, dan harmoni yang untuk memahaminya cukup dengan bahasa
rasa
adalah pengertian dari ....
a. Nada
b. Irama
c. Ritma
d. Lagu
e. Musik
2. Bila kita mendengakan lagu yang terdengar hanya suara music disebut..
a. Instrument
b. Nada
c. Irama
d. Birama
e. Pernadaan
3. Tidak semua bunyi dapat dikatakan sebagai musik, karena……
a. Musik merupakan bunyi yang memiliki nada tunggal
b. Bunyi tanpa irama bukan merupakan musik
c. Bunyi yang memiliki irama dan melodilah yang bias dikatakan sebagai
musikd. Musik hanya dapat didengar jika ada bunyi
e. Musik tidak memerlukan bunyi untuk didengar
4. Di India, musik hanya ada sedikit aturan, sisanya kita harus melakukan ....
a.Aransemen
b.Kolaborasi
c.Improvisasi
d.Apresiasi
e. Penyajian
5. Bernyanyi tanpa diiringi alat musik dinamakan...
a. VocalGrup
b. Accapela
c. Unisono
d. Paduan Suara
e. Drumband
6. Awal tujuan dari tradisi musik barat yaitu.....
a. hiburan
b. pemujaan dewa
c. senandung
d. suka cita
e. pelipur lara
7. Musik yang berasal dari satu jajaran nada dengan jarak interval dan tidak ada
hubungan khusus antara masing-masing not tangga nada tersebut kecuali nada
dasar yang merupakan pusat disebut musik ......
a. modal
b. tonal
c. atonal
d. reggae
e. pop
8. Musik yang memndang bunyi secara vertikal dan horizontal adanaya pusat
nada yang didengar atau dirasakan, disebut musik.....
a. modal
b. tonal
c. atonal
d. reggae
e. pop
9. Musik yang bersifat spontanitas disebut musik......
a.modal
b. tonal
c. atonal
d. reggae
e. jazz
10. Istilah pop diambil dari kata populer, musik populer artinya, dibawah ini
kecuali.....
a. musik yang asalnya dari barat.
b. sebagai bersifat kebarat-baratan atau berasal dari Barat yang di
adaptasikan sesuaidengan bahasa negara masing-masing.
c. musik dari yang sulit diterima (klasik) menjadi musik ringan yang dapat
diterima oleh lapisan masyarakat.
d. musik yang disukai orang barat.
e. musik yang ringan, sederhana, akrab, dan disenangi masyarakat pada
masa tertentu.
II. Uraian
1. Apa perbedaan musik modal, tonal dan atonal
2. Apa saja unsur dan jenis musik barat
3. Jelaskan karakteristik musik tonal dan atonal
4. Apa contoh dari musik barat
5. Jelaskan pengertian musik barat
B. Penilaian Keterampilan
Format Penilaian Tes Praktek
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Peminatan : XI/MIPA/IPS
Materi Pokok : Konsep Musik Barat
No Nama Aktifitas Aspek Penilaian Kesim Jumlah Nilai
Siswa Kreatifitas Komunikasi Pulan Skor
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Pedoman Penilaian :
Skor Kriteria Nilai Prediket
3 Tepat, akurat, benar 91 - 100 Sangat Baik (SB)
2 Kuran tepat, kurang akurat, kurang benar 81 - 90 Baik (B)
1 Tidak tepat, tidak akurat 75 - 80 Cukup (C)
KEGIATAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
A. Analisis Penilaian Harian
Nama Sekolah : SMAN 1 Padang Gelugur
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/semester : XI MIPA/IPS/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kompetensi Dasar : 3.1Memahami konsep musik barat
No Nama Siswa Skor Perolehan soal Nomor Nilai Ketuntasan
1 2 3 4 dst Tuntas Tidak
1
2
3
4
dst
Skor Soal
Jumlah skor
Skor maks soal
% Ketuntasan
B. Hasil Analisis Penilaian Harian
Nama Sekolah : SMA Negeri 5 Padang
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/semester : XI MIPA/IPS/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kompetensi Dasar : 3.1Memahami konsep musik barat
1. Ketuntasan Belajar :
a. Perorangan :
- Jumlah Peserta :
- Jumlah Peserta Yang Tuntas
- JumlahPeserta Yang Tidak Tuntas
b. Klasikal :
- Jumlah Soal :
- Jumlah Soal Yang Tuntas :
- Jumlah Soal Yang Tidak Tuntas
2. Kesimpulan
a. Perlu remedial secara klasikal soal nomor :
:
b. Peserta Didik Yang Perlu remedial :
c. Perlu pengayaan soal nomor
d. Peserta didik yag perlu pengayaan :
C. Lembar Kegiatan Remedial
Nama Sekolah : SMAN 1 Padang Gelugur
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/semester : XI MIPA/IPS/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kompetensi Dasar : 3.1Memahami konsep musik barat
Indikator Yang Kegiatan Yang Dilaksanakan
Belum Tuntas
No Nama Siswa Pembelajaran Ujian Kembali Keterangan
Kembali
1
2
dst
D. Lembar Kegiatan Pengayaan
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Padang Gelugur
Mata Pelajaran : SeniBudaya
Kelas/semester : XI MIPA/IPS/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Kompetensi Dasar : 3.1Memahami konsep musik barat
Indikator Kegiatan Yang Dilaksanakan
Pengayaan
No Nama Siswa Pembelajaran Ujian Kembali Keterangan
Kembali
1
2
dst
E. Daftar Hadir Remedial dan Pengayaan
Nama Sekolah : SMAN 1 Padang Gelugur
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/semester : XI MIPA/IPS/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Hari/Tanggal :
Pukul :
Kompetensi Dasar : 3.1Memahami konsep musik barat
No Nama Siswa Kelas Tanda Tangan
1 Remedial Pengayaan
2
dst
Materi Ajar
Pengertian Musik Barat
Musik barat adalah musik yang berasal dari Negara Barat, musik ini sangat
berkembang di negara timur termasuk Indonesia.Musik ini dapat dimanfaatkan
untuk kebutuhan pendidikan, politik, hiburan, agama, kesehatan dan lain-lain.
Unsur Umum Musik Barat
Pada umumnya musik barat mempunyaai empat unsur, antara lain sebagai
berikut:
Irama dan Matra
Irama yang terdapat pada musik populer atau kontemporer biasa disebut
dengan style, tradisi, idiom, atau corak /genre.Pada musik populer modern irama
meliputi country, folk, waltz, rock’n roll, samba, salsa, disko, dan lainnya.
Termasuk juga didalamnya mengalami peleburan dengan banyak corak
contohnya country-rock, jazz-rock dan latin disco.
Untuk yang biasa memainkan gitar irama akan mengetahui bahwa
memainkan irama country, akan berbeda dengan memainkan irama salsa. Pola
dalam memukul gitar pada jenis irama pertama akan berbeda dengan pola
pukulan untuk irama kedua.Dalam notasi khusus pada irama gitar, pada masing-
masing irama akan diberikan dengan pola kombinasi not dengan berbagai nilai
tertentu.
Atmosfir
Atmosfir merupakan lingkungan pada sekeliling sebuah nyanyian.Atmosfir
merupakan jawaban “Anda di mana?”Di sebuah pantai tropis atau pegunungan
salju, di gereja, di rumah atau di hotel.
Suasana Hati
Menggambarkan perasaan orang yang menyanyi tentang apa yang anda
katakan kepada pendengar? Bahagia, merenung, damai, rindu, tenang, bercanda,
sepi, sedih, dan lainnya.
Pesan
Apa yang penyanyi katakan kepada kami sebagai pendengar? Apa
kenyatan, sudut-pandang, filsafat, atau tanggapan apa yang anda inginkan dari
pendengar?
Unsur Khusus Musik Barat
Secara Khusus, Unsur Musik Barat juga terdapat empat unsur, berikut
penjelasannya.
Lirik
Lirik dapat mengungkapkan emosi dan nyanyian yang meliputi melodi dan
lirik merupakan ungkapan emosional. Lirik dapat tersusun atas bait dan koor.Bait
menggambarkan, koor bercerita. Bait menunjukkan seseorang atau sesuatu
dengan bahasa yang khusus dan menarik, sedangkan koor bercerita dengan
komentar atau ringkasan mengenai bait.
Melodi
Melodi merupakan sebuah gabungan dari rangkaian tinggi nada (pitch) dan
ritme.Rangkaian tinggi nada dan ritme diberi tanda dengan rangkaian not dan
tanda-diam dengan berbagai jenis nilai.
Harmoni
Harmoni pada musik barat yaitu sebuah teori musik yang membahas
tentang bagaimana penyusunan sebuah rangkaian akord-akord supaya musik itu
bisa enak didengar dan selaras. Di sini akan dijelaskan mengenai pemakaian
banyak nada secara bersama dan akord-akord musik, yang terjadi dengan secara
nyata maupun yang tersirat.
Ritme
Ritme merupakan sebuah bagian dari melodi atau lagu.Ia berkaitan dengan
distribusi not-not pada waktu dan tekanan not-not tersebut. Not dalam waktu ini
diberi berbagai nilai.Dalam suatu ketukan 4/4, contohnya satu not mempunyai nilai
empat ketukan dibunyikan untuk jangka waktu yang agak lama (misal selama 4
detik) sementara satu not bernilai satu ketukan memerlukan waktu yang cepat
untuk dibunyikan (misal setengah detik). Satu not lain yang mempunyai nilai
setengah ketukan akan memerlukan waktu yang lebih pendek dari not
sebelumnya yang dimainkan atau dinyanyikan.
Jenis Musik Barat
Musik barat mempunyai berbagai jenis atau macam, antara lain yaitu:
Blues
Blues yaitu suatu aliran musik vokal dan instrumental yang lahir dari
Amerika Serikat (AS). Musik blues bersumber dari musik spiritual dan pujian yang
timbul dari komunitas mantan budak Afrika di AS.Musik blues memiliki pengaruh
yang sangat tinggi terhadap musik populer di Amerika dan Barat. Contohnya
dalam aliran ragtime, jazz, rhythm and blues, rock and roll, hip-hop, dan country
dan lagu pop konvensional.Ciri permainan dari musik blues sangat menyerupai
dengan musik jazz, yang membedakan adalah pada tempo dan penonjolan unsur
melodinya. Musik blues mempunyai tempo slow, pada lagu dan permainan gitar
lebih menonjol, sedangkan instrumen lain terlihat hanya sebagai pelengkap saja.
Country
Musik country yaitu percampuran dari unsur musik Amerika yang
bersumber dari Amerika Serikat bagian Selatan dan Pegunungan Applachia.
Musik ini bersumber dari lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, musik gospel dan
perkembangannya sejak tahun 1920-an.Ciri khas musik country yaitu pemakaian
alternasi bas atau bass berganti di sela-sela strumming. Jika memainkan aktor C
contohnya, maka bas C dan G dibunyikan secara bergantian dengan strumming
tetap di akor C.Alat musik yang dipakai musik country biasanya adalah gitar, biola,
steel guitar, dobro, harmonika, gitar bass, fiddle (biola), drum, mandolin dan banjo.
Emo
Emo merupakan jenis musik cork yang mempunyai ciri khas yang melodius,
diiringin lirik yang ekspresif dan berisikan pengakuan.Alat musik yang dipakai
adalah vokal, gitar listrik, gitar bass dan drum.
Metal
Metal merupakan aliran musik rock yang sudah ada sejak 1970-an. Aliran
ini menonjolkan gitar yang sangat banyak. Metal mempunyai subgenre seperti:
1. Trash Metal dan Speed Metal
2. Death Metal
3. Black Metal
4. Alternative Metal
5. Grunge
6. Folk Metal
7. Melodic Death Metal
8. DeathCore
Hip Hop
Hip Hop yaitu suatu gerakan kebudayaan yang tumbuh sejak tahun 1970-
an yang dibudayakan oleh masyarakat Afro-Amerika dan Latin-Amerika.Hip Hop
adalah percampuran yang dinamis antara elemen-elemen yang terdiri dari MCing
(rapping), DJing, Breakdance dan Graffiti. Seiring berkembanya Hip Hop juga
diberi warna seperti beatboxing, fashion, bahasa slang dan gaya hidup lainnya.
Jazz
Jazz yaitu aliran musik yang lahir dari Amerika Serikan sekitar awal abad
ke-20 dengan sumbernya percampuran dari musik Afrika dan Eropa.Ciri khas
musik jazz adalah vokal dan lirik lebih mengarah sebagai bagian dari bunyi
instrumen, harmoni yang rumit dan mempunyai tonalitas yang luas dan sering
terjadi modulasi dan ritme serta melodi yang mempunyai kecenderungan
improvisatif.Elemen penting pada jazz yaitu blue notes, improvisasi, polyrhyrthms,
sinkopasi, shuffle note.Alat musik yang dipakai pada jazz adalah Gitar, Gitar bass,
saksofon, trombon, piano, klarinet, terompet, double bass, drum, dan vokal.
Musik Klasik
Musik klasik merupakan jenis musik yang dibuat dalam seni, atau berakar
dalam, tradisi musik liturgi Barat dan Sekuler.Ciri-ciri musik klasik didominasi
dengan musik gesek dan tiup, tidak memakai beat (drum-set) secara konstan dan
tidak mengedepankan ritme di melodi dan harmoni.Alat musik yang dipakai adalah
Harpsichord, Piano, Biola (violin), Brass, dan Cello/Bass Violin.
Pop
Musik populer atau musik pop yaitu nama untuk aliran musik yang dikenal
luas oleh pendengarnya dan bersifat komersial. Musik populer pada awalnya
berkembang di Amerika Serika di tahun 1920 yang mana rekaman pertama kali
dibuat menurut penemuan Thomas Edison, dikategorikan dengan musik klasik,
musik jazzz, musik tradisional, musik blues, selanjutnya berkembang juga di
negara lain di dunia.
R&B
R&B (rhythem and blues atau ritem dan blues) merupakan genre musik
populer yang menyatukan jazz, gospel, dan blues. Musik ini awalnya
diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika.Di tahun 1948, perusahaan rekaman
RCA Victor menjual musik kaum kulit hitam yang dinamakan dengan Blues and
Rhythm.
Reggae
Reggae adalah irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae berdiri
pada gaya irama yang mempunyai karakter mulut prajurit tunggakan pukulan,
dikenal dengan “skank”, bermain oleh irama gitar, dan pemukul drum bass di atas
tiga pukulan setiap ukuran, dikenal dengan sebutan “sekali
mengeluarkan”.Karakteristiknya dipukul lambat dari reggae pendahuluan, ska dan
rocksteady.Alat yang dipakai adalah drum, bass, guitar, dan keyboard.
Rock
Musik rock yaitu genre musik populer yang banyak dikenal sekitar
pertengahan tahun 50-an. Bunyi khas dari musik rock sekitar gitar listrik atau gitar
akustik dan memakai back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan
gitar bass dan drum dan kiboar seperti organ, piano atau sejak 70-an,
synthesizer.Selain gitar atau kibor, saksofon dan harmonika dengan gaya blues
kadan dipakai sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock
memiliki tiga chords, backbeat yang konsisten dan menonjol dan melody yang
menarik.Alat yang dipakai adalah Gitar elektrik, gitar bass, drum dan kibor.
Swing
Swing adalah jenis musik baru turunan dari musik populer. Ciri khas dari
musik swing yaitu swing selalu dinyanyikan dengan nada-nada yang mendayu-
dayu.Musik swing dinyanyikan dengan sangat santai dan hampir tidak ada
ekspresi. Contoh lagu yang mempunyai genre swing yaitu “Trouble is A Friend”
yang dinyanyikan oleh Lenka.
Konsep Musik Modal
TUJUH SKALA MODAL/TANGGA NADA MODAL
Modal musik modern terdiri dari tujuh skala yang berbeda berkaitan dengan kunci
mayor dan minor akrab, masing-masing dengan sifat yang berbeda dan karakteristik
yang membedakan mereka dari satu sama lain. Disebut Ionian, Dorian, Frigia, Lydian,
Mixolydian, Aeolian, dan mode Locrian, masing-masing tujuh skala modal terdiri dari
pengaturan tertentu dari nadadiatonisdarisatuoktaf.
KARAKTERISTIK
Setiap mode memiliki gelar skala karakteristik dan struktur harmonisa tertentu
yang saling memberi suara yang khas. Walaupun namanya asal Yunani, rangkaian
nada berbeda dari mode Yunani dengan nama yang mirip.
1. Modal Ionian adalah satu-satunya mode yang dominan ketujuh tipe chord
terjadi secara alami pada skala tingkat kelima, sebagai V7. Tanpa penjelasan
lebih lanjut, "mode utama" atau hanya "besar" mengacu pada modal Ionia.
2. Modal Dorian memiliki karakteristik yang diajukan keenam relatif ke modal
Aeolian, yang menghasilkan akord IV utama dan chord II minor. Akord dominan
ketujuh dalam modal ini terjadipadaskaladerajatkeempat,sebagaiIV7.
3. Modal Phrygian memiliki menurunkan relatif kedua untuk Aeolian, yang
menciptakan chords karakteristik berkurang ♭ II besar dan v. Mode ini cukup
umum dalam musik flamenco. [rujukan?] The akord dominan ketujuh dalam modal
ini terjadi pada skala derajat keempat, sebagai III7.
4. Modal Lydian memiliki relatif keempat diangkat ke Ionia, yang menciptakan iv
berkurang, vii minor, akord II dan utama. Akord dominan ketujuh dalam modal ini
terjadi pada skala derajat kedua, sebagai II7.
5. Modal Mixolydian memiliki gelar 7 menurunkan relatif terhadap Ionia. Akord
dominan ketujuh dalam mode ini karena terjadi pada tonik, seperti I7.Akord
karakteristik lainnya v kecil, dan akord VII utama. Ada juga chord redup iii, tetapi
tidak digunakan secara ekstensif dalam komposisi modal.
6. Mode Aeolian memiliki ♭♭♭ 6 dan 3, 7. Akord dominan ketujuh dalam modal
ini terjadi pada tingkat skala ketujuh, sebagai VII7. Chords lainnya Its karakteristik
adalah iv minor dan akord v. Ada perbedaan halus antara komposisi modal
Aeolian dan komposisi dalam sebuah kunci minor, karena derajat keenam dan
ketujuh dalam sebuah kunci minor dapat diubah untuk menciptakan IV utama dan
akord V. Mode Aeolian juga lebih dikenal sebagai skala (Murni) Alam kecil. Dalam
kasus-kasus dimana modal Aeolian memiliki tanda kunci yang sama sebagai kunci
utama tertentu namun dengan tonik yang berbeda, ini disebut sebagai skala relatif
kecil. Sebagai contoh, A Aeolian adalah minor relatif dari skala C mayor.
7. Modal Locrian telah menurunkan derajat skala kedua dan kelima relatif
terhadap Aeolian dan memiliki chord i berkurang. Hal ini sangat tidak stabil, dan
chord saya berkurang yang membuat menetapkan nada suara dalam modal
hampir mustahil. Beberapa potong ditulis dalam mode ini biasanya digunakan
suatu akord minor i diubah (BDF ♯) untuk mendirikan pusat tonal, dan kemudian
menggunakan chord V minor iii (DFA) dan utama (FAC) untuk membentuk
modalitas. Menghilangkan tingkat kelima bila menggunakan chord i pilihan lain.
Akord dominan ketujuh dalam modal ini terjadi pada skala derajat keenam,
sebagai VI7.
Hubungan Antar Modal
Mungkin cara paling sederhana untuk memahami tujuh mode modern dan
hubungan antara mereka adalah untuk melihatnya sebagai rotasi berturut-turut
satu set tujuh catatan-misalnya, dengan menggunakan catatan dari skala C
Mayor: C, D, E, F, G, A, B, dan C. Ini adalah C Ionian mode karena C adalah
catatan referensial, dan pola interval di atas diketahui bahwa sesuai dengan Ionia.
(The skala besar dan skala modal Ionia di sembarang tombol adalah identik.)
Mempertahankan catatan skala C-utama sebagai kerangka referensi:
* C modal Ionia terdiri dari catatan C, D, E, F, G, A, B, C (Do, Re, Mi, Fa, Sol, La,
Ti, Do)
* D modal Dorian terdiri dari catatan D, E, F, G, A, B, C, D (Re, Mi, Fa, Sol, La, Ti,
Do, Re)
* E Phrygian terdiri dari E, F, G, A, B, C, D, E (Mi, Fa, Sol, La, Ti, Do, Re, Mi)
* F Lydian terdiri dari F, G, A, B, C, D, E, F (Fa, Sol, La, Ti, Do, Re, Mi, Fa)
* G Mixolydian terdiri dari G, A, B, C, D, E, F, G (Sol, La, Ti, Do, Re, Mi, Fa, Sol)
* A Aeolian terdiri dari A, B, C, D, E, F, G, A (La, Ti, Do, Re, Mi, Fa, Sol, La)
* B Locrian terdiri dari B, C, D, E, F, G, A, B (Ti, Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Ti)
Semua contoh di atas terdiri dari catatan yang sama persis, perbedaan di
antara mereka adalah pusat nada dari setiap mode. Skala D Dorian
mengasumsikan catatan D untuk menjadi pusat. Dengan kata lain, catatan D
menjadi tonik, sementara semua catatan tetap sama dengan skala C-besar.
Konsep ini dapat dialihkan chromatically untuk setiap skala besar.
Menerapkan prinsip ini untuk dinas tetap-lakukan suku kata solfège dan
angka skala derajat dari hasil skala asli utama dalam bergerak-do solfège dan
angka skala derajat relatif terhadap satu sama tonik baru (dan dengan accidentals
diterapkan sehubungan dengan derajat seperti yang ditemukan dalam skala
besar) sebagai berikut:
Ionian mode
Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Ti, Do
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 1
Dorian mode
Re, Mi, Fa, Sol, La, Ti, Do, Re
2, 3, 4, 5, 6, 7, 1, 2
---menjadi---
Do, Re, Me, Fa, Sol, La, Te, Do
1, 2, ♭3, 4, 5, 6, ♭7, 1
Phrygian mode
Mi, Fa, Sol, La, Ti, Do, Re, Mi
3, 4, 5, 6, 7, 1, 2, 3
---menjadi---
Do, Ra, Me, Fa, Sol, Le, Te, Do
1, ♭2, ♭3, 4, 5, ♭6, ♭7, 1
Lydian mode
Fa, Sol, La, Ti, Do, Re, Mi, Fa
4, 5, 6, 7, 1, 2, 3, 4
---menjadi---
Do, Re, Mi, Fi, Sol, La, Ti, Do
1, 2, 3, ♯4, 5, 6, 7, 1
Mixolydian mode
Sol, La, Ti, Do, Re, Mi, Fa, Sol
5, 6, 7, 1, 2, 3, 4, 5
---menjadi---
Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Te, Do
1, 2, 3, 4, 5, 6, ♭7, 1
Aeolian mode
La, Ti, Do, Re, Mi, Fa, Sol, La
6, 7, 1, 2, 3, 4, 5, 6
---menjadi---
Do, Re, Me, Fa, Sol, Le, Te, Do
1, 2, ♭3, 4, 5, ♭6, ♭7, 1
Locrian mode
Ti, Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Ti
7, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
---menjadi---
Do, Ra, Me, Fa, Se, Le, Te, Do
1, ♭2, ♭3, 4, ♭5, ♭6, ♭7, 1
Tujuh skala modal modern karenanya dapat dianggap sebagai pergeseran
pusat ke derajat berurutan dari skala besar. Oleh karena itu, setiap interval dalam
modal akan diberikan penunjukan interval baru sesuai dengan posisinya relatif
terhadap tonik baru.
Modal berarti setiap karya musik berasal dari salah satu jajaran nada
dengan jarak interval yang tertentu dan tidak ada hubungan khusus antara
masing-masing not tangga nada tersebut, kecuali nada dasar yang merupakan
"pusat" (finalis tangga nada modal).
Prinsip modal berasal dari musik "monofon", yaitu satu lagu saja atau satu
melodi line yang dinyanyikan oleh satu atau beberapa orang. Dalam hal ini prinsip
modal mirip dengan salah satu prinsip dalam musik karawitan yaitu sistem
pelog/salendro, karena tangga nada pelog/salendro lebih berhubungan dengan
karakter melodi yang monofon (horizontal) dan terdapat nada dasar juga sebagai
"pusat". Perbedaan dengan prinsip modal di Eropa dapat ditemukan dalam rangka
ketentuan interval, karena di Indonesia tidak ada standardisasi jarak interval.
Kenyataan ini bukan merupakan kekurangan melainkan perbedaan yang
berdasaran estetikamusik(sejarah,tradisibudaya)yangberbeda.
Kemudian apabila kita menganalisis berbagai lagu monofon yang kuno,
tampaknya unsur-unsur pentatonis juga ada, sehingga ahli musikolog di seluruh
dunia menduga : prinsip pentatonis merupakan semacam sumber masing-masing
sistem tangga nada di dunia ini. Ternyata, terdapat beberapa budaya musik yang
tetap mengembangkan prinsip pentatonis seperti Indonesia misalnya. Sedangkan
di Eropa, unsur-unsur pentatonis diubah melalui sistem tangga nada modal.
Padahal, karakter pentatonis masih sering muncul pada beberapa karya-karya
musik Barat sebagai simbol "paling alami".
· Konsep Musik Tonal
Tonal merupakan sitilah musik berarti “menyatakan bunyi atau warna
suara” sedang kan tone berarti “bunyi nada” itu sendiri.
Dalam teori musik, skala diatonik adalah komponen dasar teori musik dunia
Barat.Skala diatonik memiliki tujuh not yang berbeda dalam satu oktaf.Not-not ini
adalah not-not putih pada piano.Dalam notasi solmisasi, not-not tersebut adalah
"Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si".(Kadang-kadang, 'Si' direpresentasikan dengan 'Ti' agar
huruf pertama setiap not berbeda).
Skala mayor dimulai dengan not pertama (Do), dan berakhir sampai not 'Do' yang
ada satu oktaf di atas Do yang pertama.
Dalam teori musik, skala diatonik mayor adalah bagian penting dalam
pembangunan tradisi musik dunia Barat. Skala ini terdiri dari tujuh not dalam satu
oktaf, diwujudkan dalam tuts putih dalam alat musik piano, diperoleh dari
rangkaian enam nada kelima (fifth) yang berurutan dalam suatu versi meantone
temperament, dan menghasilkan dua tetrakord yang dipisahkan
dengan interval satu nada bernilai penuh. If our version of meantone is the twelve
tone equal temperament the pattern of intervals in semitones will be 2-2-1-2-2-2-1.
Skala besar dimulai pada catatan pertama dan dilakukan dengan langkah-langkah
untuk oktaf pertama.Dalam solfège, suku kata untuk setiap skala adalah "Do-Re-
Mi-Fa-Sol-La-Ti-Do".
Skala minor alami dapat dicari dalam dua cara, yang pertama adalah sebagai
minor relatif dari skala mayor, yang dimulai pada tingkat keenam skala dan
melanjutkan langkah demi langkah melalui tetrachords sampai dengan oktaf
pertama dari tingkat keenam. Dalam solfège "La-Ti-Do-Re-Mi-Fa-Sol."
Alternatif, minor alami bisa di lihat sebagai gabungan dari perbedaan tetrachord
dari bagian 2-1-2-2-1-2-2.di tempat "Do-Re-Mé-Fa-Sol-Lé-Té-Do."
Harmoni musik Barat sejak Renaisans hingga akhir abad XIX berdasar
pada skala diatonik dan rangkaian-rangkaian unik yang dihasilkan oleh sistem
pengorganisasian ketujuh nada ini.Harus diingat bahwa yang paling potongan lagi
dari praktik umum kunci perubahan musik, tetapi ini mengarah ke hubungan
tangga nada diatonis dalam satu kunci dengan mereka yang lain,
lihat modulasi (musik).
Tuts-tuts putih pada alat musik piano mewujudkan skala diatonik C mayor (C-D-E-
F-G-A-B-C), dengan jarak satu interval tiap-tiap nadanya, kecuali untuk E-F dan B-
C, yang memiliki interval semitone (setengah tone).
Diatonik berasal dari bahasa Yunani "diatonikos" artinya
"merenggangkan".Seringkali dipakai untuk menyebut keseluruhanmode, tetapi
umumnya dipergunakan untuk menyebut skala mayor dan minor.
Hanya divisi tertentu oktaf, 12 dan 20 termasuk, memungkinkan keunikan,
koherensi, dan kesederhanaan transposisional, dan bahwa hanya subset diatonik
dan pentatonik dari 12 nada set kromatikikuti kendala ini (Balzano, 1980, 1982).