The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ghinaaghniah, 2022-11-03 14:12:48

modul kelas VIII Tema Hipertensi

modul

Keywords: hipertendsi

Modul

ILMU PENGETAHUAN
ALAM

-HIPERTENSI-

MP/
MT
S S

Modul Ajar



UNTUK JENJANG
SMP/MTS

Tim Penyusun:
Ghina Aghniah Malahayati
Maulidia Esa Abdika Fujiati

Dzul Asfi Warraihanah
Retty Lia Toebing

Titi Dewi Anggraeni




Hak Cipta @2022

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan
rahmatnya kami dapat menyusun buku ajar ini. Sejalan dengan
pelaksanaan tugas dan fungsi seorang guru terkait dengan
pelaksanaan pendidikan, kami telah berhasil menyusun buku ajar
ini dari mata pelajaran IPA yang disesuaikan dengan kebijakan
kurikulum untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Besar harapan kami agar buku yang dihasilkan ini dapat
dimanfaatkan secara optimal oleh semua pihak terkait, sehingga
pada akhirnya dapat menjadi bagian alternatif yang dapat
membantu sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan.

Kami menyadari bahwa buku yang dihasilkan ini masih terdapat
banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan
kritik dan saran dari berbagai pihak untuk perbaikan dan
penyempurnaan lebih lanjut. Kami menyampaikan ucapan
terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas peran
serta aktif dari berbagai pihak dalam penyusunan buku ini.





November 2022

penulis

Daftar Isi

Kata Pengantar
Daftar Isi ............................................................ i
Petunjuk Pembelajar ........................................... ii
Peta Konsep ....................................................... iii
Kompetensi Inti .................................................. iv
Kompetensi Dasar ............................................... v
Model Keterpaduan ............................................ vi
Materi 1 .............................................................. 1
Rangkuman 1 ..................................................... 10
Tes Formatif 1 .................................................... 11
Materi 2 ............................................................ 13
Rangkuman 2 .................................................... 17
Refleksi 2 .......................................................... 18
DAFTAR PUSTAKA

IPA - Hipertensi / VIII i

Petunjuk Pembelajaran

Sebelum Anda menggunakan bahan ajar ini terlebih dahulu
Anda baca petunjuk mempelajari bahan ajar berikut ini:

Pelajarilah bahan ajar ini dengan baik. Mulailah
mempelajari materi pelajaran yang ada dalam bahan ajar di
setiap kegiatan pembelajaran hingga anda dapat
menguasainya dengan baik.
Lengkapilah setiap bagian aktivitas dan tugas yang terdapat
dalam modul ini dengan semangat dan gembira. Jika
mengalami kesulitan dalam melakukannya, catatlah
kesulitan tersebut pada buku catatan anda untuk dapat
mendiskusikannya bersama teman, menceritakannya kepada
orang tua, atau dapat menanyakannya langsung kepada
Bapak/Ibu Guru pada saat jadwal kegiatan pembelajaran
berlangsung.
Gunakan Rangkuman yang disiapkan dalam bahan ajar ini
untuk membantu mempermudah proses belajar Anda.
Kerjakan bagian Tes Formatif pada setiap bagian kegiatan
Belajar sebagai indikator penguasaan materi.
Ikuti petunjuk pegerjaan dan evaluasi hasil pengerjaannya
dengan seksama.

IPA - Hipertensi / VIII ii

Peta Konsep

IPA - Hipertensi / VIII iii

Kompetensi Inti

KI-1: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya.
KI-2: Menunjukan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong,), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI-3: Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4: Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dalam ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

IPA - Hipertensi / VIII iv

Kompetensi Dasar

KD 3.7 Menganalisis sistem peredaran darah pada manusia dan
memahami gangguan pada sistem peredaran darah, serta upaya
menjaga kesehatan sistem peredaran darah.
KD 3.8 Memahami tekanan zat dan penerapannya dalam
kehidupansehari- hari, termasuk tekanan darah, osmosis, dan
kapilaritas jaringan angkutpada tumbuhan.
KD 4.7 Menyajikan hasil percobaan pengaruh aktivitas (jenis,
intensitas, atau durasi) denganfrekuensi denyut jantung.

IPA - Hipertensi / VIII v

Model Keterpaduan

Boiologi Fisika

Kelas VIII Konsep Kelas VIII
KD 3.7 Tekanan KD 3.8
Tekanan Zat
Sistem Peredaran Keterampilan
Darah mengukur Tekanan zat cair

Tekanan darah
Organ peredaran Sikap
darah Ketelitian
Penyakit pada
sistem peredaran
darah

IPA - Hipertensi / VIII vi

Materi 1

Sistem
Peredaran Darah

Indikator Pembelajaran

Mengidentifikasi komponen organ - organ pada sistem peredaran
darah serta berbagai penyakit pada sistem peredaran darah

Pernahkah kamu membayangkan suatu sistem pengangkutan
bahan makanan? Misalkan truk atau kontainer milik perusahaan
besar penyalur bahan makanan yang mengangkut bahan makanan
untuk disalurkan ke agen bahan makanan (distributor). Distributor
akan menjualnya kepada pedagang besar. Pedagang besar
menjualnya kepada pedagang eceran dan seterusnya. Baru setelah itu
sampai kepada konsumen atau pembeli. Sistem peredaran darah juga
mirip dengan proses pengangkutan bahan makanan tersebut. Oleh
karena itu sistem peredaran darah disebut juga sistem transportasi
karena mengangkut sari-sari makanan, gas-gas terlarut, sel-sel darah,
air, dan zat-zat sisa metabolisme.

Ketika dalam proses pendistributoran makanan tersebut mengalami
kendala, maka makanan tersebut tidak bisa sampai kepada
konsumen, atau jika sampai kepada konsumen pun pasti tidaklah
dalam keadan yang baik. Begitupun pada sistem peredaran darah.
Jika dalam proses peredarannya mengalami kendala, seperti
terserang penyakit dan lain sebagainya, maka tubuh kita tidak akan
bisa menerima darah dalam keadan yang baik. Maka dipastikan kita
pun tidak akan bisa beraktivitas dengan baik. Untuk itu, pemting
bagi kita menjaga sistem peredaran darah yang ada dalam tubuh kita.

IPA - Hipertensi / VIII 1

--------------------------------------------------

A. Organ Penyusun Sistem Peredaran Darah pada
Manusia

1. Jantung
Jantung terletak di dalam rongga dada dan dibungkus oleh

dua lapis kantung selaput yang disebut perikardium. Satu lapis
selaput melekat pada jantung, dan selapis lagi berada di bagian
luarnya. Di antara kedua selaput ini terdapat rongga berisi cairan
untuk mengurangi gesekan sewaktu jantung berdenyut.
Tampaknya posisi jantung ini sangat aman karena jantung
mempunyai fungsi yang sangat penting dalam sistem peredaran
darah. Besar jantung kira-kira sebesar kepalan tinju masing-
masing, dan letaknya diantara paru-paru kanan dan paru-paru kiri,
tetapi lebih ke arah kiri dada. Cobalah raba dada sebelah kiri.
Apakah kamu dapat meraba detakan jantungmu? Jantung
memompa darah ke seluruh tubuh. struktur jantung terdiri dari
otot jantung.

Gambar 1.

Berdasarkan gambar tersebut, jantung manusia terdiri atas dua
serambi (kiri dan kanan) dan dua bilik (kiri dan kanan). Serambi
menerima darah dari vena. Dinding otot bilik jantung lebih tebal
daripada serambi karena harus memompa darah ke luar melalui
arteri.

IPA - Hipertensi / VIII 2

--------------------------------------------------

2. Pembuluh Darah
Arteri membawa darah ke luar dari jantung, sedangkan vena

membawa darah kembali ke jantung. Sebagian besar arteri
membawa darah yang mengandung oksigen, kecuali arteri
pulmonalis, dan sebagian besar vena membawa darah anoksi,
kecuali vena pulmonalis. Terdapat 3 vena besar yang
mengumpulkan darah dari seluruh tubuh yaitu
(a) Vena cava inferior: membawa darah yang berasal dari tubuh
bagian bawah
(b) Vena cava superior: membawa darah yang berasal dari tubuh
sebelah atas
(c) Sinus koronarius: membawa darah yang berasal dari dinding
jantung

Gambar 2. Pembuluh darah arteri dan vena

Selain vena besar, juga terdapat vena-vana yang terdapat di
permukaan kulit dan vena yang terdapat di dalam di antara otot-
otot rangka. Perhatikanlah lenganmu atau kakimu. Apakah
terdapat pembuluh darah yang berwarna kebiruan? Nah, itulah
vena yang terdapat di bawah kulit. Vena yang terdapat di lengan
dan kaki dilengkapi dengan katup-katup agar darah tidak mengalir
balik menjauki jantung. Di samping itu alirannya juga dibantu
oleh kontraksi otot-otot rangka yang ada di sekeliling vena
tersebut. Tekanan darah di dalam vena lebih rendah dari pada di
arteri. Dinding vena juga lebih tipis dibandingkan dengan arteri.

IPA - Hipertensi / VIII 3

--------------------------------------------------

Tekanan darah di dalam arteri lebih tinggi daripada di dalam
vena karena kerja pompa jantung. Arteri berdinding tebal dan
elastis. Aliran darah di arteri dapat dideteksi dengan meraba
pergelangan tangan . Cobalah raba pergelangan tanganmu sebelah
dalam dengan menggunakan 3 jari dan tekanlah, lalu hitunglah
beraa jumlah denyutannya permenit?

Denyut normal biasanya sekitar 72 kali per menit pada orang
dewasa, sedangkan pada bayi 120 kali per menit. Tekanan darah
diukur dengan menggunakan sphygmomanometer atau
tensimeter. Tekanan darah normal pada orang dewasa adalah
120/80 mmHg. Artinya tekanan darah pada waktu sistole adalah
120 mm Hg, dan tekanan darah diastole adalah 80 mm Hg
Pernahkan kamu melihat alat tensimeter ini? Perhatikan gambar
berikut!

(a) (b)

Gambar 3.
(a) Stetoskop dan (b) Tensimeter yangdigunakan

untuk mengukur tekanan darah

3. Darah
Volume darah yang ada di dalam tubuh seseorang diperkirakan

kuran lebih 8% dari berat badan seseorang. Jadi, bila berat
badanmu 45 kg, berapa literkah volume darahmu? Cobalah
masing-masing menghitung perkiraan volume darah yang ada di
dalam tubuh.

IPA - Hipertensi / VIII 4

--------------------------------------------------

Jika darah dimasukkan ke dalam alat sentrifuge (pemutar),
maka darah akan terpisah menjadi dua komponen, yaitu:
a. Plasma darah: berwarna kekuningan, yang terdiri atas protein
plasma, sari-sari makanan (nutrien), garam mineral, enzim,
hormon, gas CO2, O2, N2, dan zat-zat organilk misalnya asam
urat, urea, kreatinin .
b. Sel-sel darah terdiri dari sel darah merah dan sel darah putih.
Dan keping-keping darah. Perhatikan gambar berikut:

(a) (b)

Gambar 4.
(a) Sel Darah dan (b) Komposisi darah dalam tubuh
manusia

Sel darah merah Darah berwarna merah karena adanya sel
darah merah (erithrosit). Erithrosit berfungsi untuk mengangkut
haemoglobin, dan haemoglobin berperan dalam pengikatan dan
pengangkutan oksigen.

Sel darah putih atau leukosit mempunyai inti dengan beraneka
bentuk yang tidak beraturan. Beberapa jenis sel darah putih
bersifat fagosit, artinya dapat menyerap benda asing yang ada di
sekelilingnya. Pernahkah kamu terluka lalu mengalami infeksi
dan keluar nanah? Nanah adalah sel darah putih yang telah
memakan mikroorganisme. Jadi sel darah putih sangat diperlukan
untuk melawan bibit penyakit.

IPA - Hipertensi / VIII 5

--------------------------------------------------

Sementara itu, keping darah (trombosit) strukturnya sangat
kecil kira-kira ¼ dari diameter erithrosit , tidak berwarna dan
sangat penting untuk pembekuan darah bila terjadi luka.
Pernahkah tanganmu terluka kena pisau atau benda runcing? Bila
berdarah maka tak lama kemudian darah akan membeku di
sekitar luka. Thrombosit dibuat di dalam sumsum merah di dalam
tulang. Jumlah thrombosit + 300.000/mm3 darah. Thrombosit
mempunyai berbagai zat yang berfungsi dalam proses pembekuan
darah.

B. Kelainan dan Gangguan Dalam sistem peredaran
darah

1. Varises
Varises adalah pelebaran vena yang ada di depak permukaan

kulit terutama di daerah kaki (betis) Akibat pelebaran ini, maka
vena tampak berkelok-kelok dan berwarna biru. Hal ini terjadi
karena katup-katup pada vena menjadi lemah sehingga aliran
darah ke jantung terhambat dan beban vena menjadi berat.
Penyebabnya dapat terjadi karena faktor bawaan sejak lahir, atau
karena sering berdiri, kehamilan dan tumor. Vena bagian dalam
jarang terkena varises karena terlindung oleh otot tulang.
Gejalanya pega-lpegal, panas dan lelah pada tungkai. Bila varises
terjadi di daerah anus, maka disebut ambeien atau wasir atau
haemorhoid. Ambeien dapat disebabkan oleh faktor bawaan, atau
sering mengalami sembelit, sukar buang air besar sehingga
mengedan terlalu keras.

Gambar 5. Penyakit Varises 6

IPA - Hipertensi / VIII

--------------------------------------------------

2. Hipertensi

Hipertensi dikenal juga sebagai penyakit

Tekanan Darah Tinggi. yaitu tekanan darah

sistolis dan diastolis di atas normal (> 140

/90 mm Hg) Penyebabnya antara lain adalah

penyakit ginjal, banyak merokok,

kegemukan, gangguan dalam transpor Gambar 6. Tekanan darah
garam-garam, dan hormon. Tetapi dapat pula pengidap hipertensi

karena faktor keturunan. Hipertensi dapat

menyebabkan jantung harus bekerja keras

sehingga otot-ototnya menebal, beban

terhadap arteri semakin besar sehingga

mudah pecah. Bila arteri yang menuju otak Gambar 7. Seseorang yang terkena
pecah dapat menimbulkan stroke. struk akibat hipertensi

3. Hipotensi
Hipotensi adalah tekanan darah rendah, yatu tekanan darah

di bawah 90/70 mm Hg. Gejalanya pusing, lesu mata berkunang-
kunang terutama setelah jongkok lalu berdiri, atau pingsan.
Hipotensi dapat disebabkan oleh pendarahan, diare yang disertai
muntah, kekurangan mineral dalam makanan (diet yang terlalu
ketat), atau mengkonsumsi obat penurun tekanan darah secara
berlebihan.
4. Gagal jantung

Gagal jantung adalah kondisi menurunnya kekuatan kontraksi
jantung sehingga terjadi gangguan pada volume peredaran darah
ke seluruh tubuh. Gejalanya berupa cepat lelah, sesak nafas,
bengkak pada kaki (oedema), dan pembengkakan pada paru-paru
dan jantung akibat tertimbunnya darah pada organ-organ tubuh
tersebut.

IPA - Hipertensi / VIII 7

--------------------------------------------------

5. Anemia
Anemia adalah kondisi kekurangan haemoglobin atau

kekurangan erithrosit (sel darah merah) di dalam tubuh. Jumlah
erithrosit normal adalah 5,3 juta/mm3 darah. Anemia dapat terjadi
akibat pendarahan kronis (menahun) atau karena kekurangan
vitamin B12, Fe,dan protein dalam makanan. Anemia dapat juga
disebabkan oleh adanya parasit, misalnya parasit malaria atau
cacing.
6. Leukemia

Leukemia adalah pertumbuhan leukosit yang abnormal pada
jaringan yang memproduksi sel darah putih. Penyebabnya antara
lain adalah: Terpapar sinar radioaktif, virus, zat kimia beracun,
dan kerentanan bawaan pada keluarga tertentu. Gejalanya dapat
berupa: anemia, berkurangnya trombosit sehingga penderita
menjadi pucat, lesu, kulit mudah memar bila terbentur,
pendarahan hidung, berat badan turun, sering demam dan
berkeringat di malam hari.
7. Gangguan Jantung

Gangguan jantung dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara
lain karena adanya gangguan pada peredaran darah koroner
(peredaran darah pada otot jantung), akibatnya aliran darah ke
jantung berkurang. Gejalanya adalah rasa nyeri di daerah dada,
lalu menjalar ke lengan sebelah kiri. Rasa nyeri berkurang bila
diistirahatkan. Penyebab lainnya adalah pengendapan kolesterol
dalam pembuluh darah, yang dapat membentuk bongkahan
kolesterol yang menghalangi aliran darah. Masih banyak
penyebab lainnya, yang dapat kamu pelajari kelak bila kamu
memperdalam ilmu kedokteran.

IPA - Hipertensi / VIII 8

--------------------------------------------------

Informasi
Tambahan!

Sebelumnya, kita telah belajar mengenai berbagai macam penyakit
yang mengganggu sistem peredaran tubuh kita, dimana salah satunya
yaitu Hipertensi. Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah
lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHg
merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke
seluruh tubuh atau saat berkontraksi. Sementara itu, angka 90 mmHg
mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung beristirahat atau dalam
keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Dan tahukah kamu, bahwasanya hipertensi ini salah satu penyakit
yang sering disebut dengan pembunuh diam-diam looh!!

Mengapa? karena penyakit ini tidak menyebabkan gejala jangka
panjang. Namun, penyakit ini mungkin mengakibatkan komplikasi
yang mengancam nyawa, seperti penyakit jantung koroner, gagal
jantung, stroke, dan gagal ginjal. Kemudia tahukah kamu penyebab
penyakit hipertensi? Hipertensi ini umumnya terjadi karena faktor
keturunan atau gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, terlalu
banyak mengonsumsi natrium (garam), stes, malas bergerak,
mengonsumsi alkohol berlebihan, dan obesitas.

Hampir semua orang dapat mengalami tekanan darah tinggi. Badan
Kesehatan Dunia (WHO) menyebut angkanya saat ini terus meningkat
secara global. Bahkan, peningkatan orang-orang dewasa di seluruh
dunia yang akan mengidap hipertensi diprediksi melonjak hingga 29
persen pada tahun 2025.

IPA - Hipertensi / VIII 9

--------------------------------------------------

Rangkuman 1

1.Organ pada sistem peredaran darah terdiri dari jantung,
pembuluh darah, dan darah itu sendiri. Jantung terletak di
dalam rongga dada dan dibungkus oleh dua lapis kantung
selaput yang disebut perikardium. Satu lapis selaput melekat
pada jantung, dan selapis lagi berada di bagian luarnya.
Sedangkan pebuluh darah secara umum terdiri dari pembuluh
arteri dan pembunuh vena. Arteri membawa darah ke luar
dari jantung, sedangkan vena membawa darah kembali ke
jantung. Komponen darah yang ketiga yaitu darah. Volume
darah yang ada di dalam tubuh seseorang diperkirakan kuran
lebih 8% dari berat badan seseorang. Adapun darah dalam
tubuh manusia terdiri dari sel darah merah, sel darah putih
dan keping darah.

2.Pada materi kali ini, kita juga telah mempelajari mengenai
gangguan - gangguan yang terjadi pada sistem peredarah
manusia. Adapun penyakit tersebut diantaranya; varises,
hipertensi, hipotensi, gagal jantung, gangguan jantung,
anemia dan leukimia.

IPA - Hipertensi / VIII 10

--------------------------------------------------

Tes Formatif 1

1.Darah dari seluruh tubuh yang masuk ke jantung pertama kali masuk ke
ruang . . .
a. Bilik kiri
b. Serambi kiri
c. Bilik kanan
d. Serambi kanan

2. Dalam sistem peredaran darah manusia dikenal adanya tiga
pembuluh darah, yaitu arteri, vena, dan kapiler. Pernyataan
berikut ini yang berkaitan dengan vena adalah. . .
a. Jalannya meninggalkan jantung
b. Mengangkut darah di mana kadar darah CO2 tinggi
c. Jalannya menuju jantung
d. Mengangkut darah di mana kadar darah CO2 tinggi Jalannya
menuju jantung

3. Pernyataan di bawah ini adalah fungsi sistem sirkulasi pada
manusia, kecuali . . . .
a. Mengangkut zat nutrisi ke seluru jaringan tubuh
b. Menghantarkan rangsang ke organ organ tubuh
c. Mengatur suhu tubuh
d. Mengangkut sisa sisa metabolisme ke alat pengeluaran

4. Warna merah cerah pada darah manusia disebabkan oleh ….
a. reaksi antara O2 dengan hemoglobin
b. leukosit yang mengandung hemoglobin
c. plasma yang mengandung hemoglobin
d. eritrosit yang mengandung hemoglobin

5. Komponen pada darah yang memiliki jumlah paling banyak adalah ….
a. Eritrosit
b. Leukosit
c. plasma darah
d. trombosit

IPA - Hipertensi / VIII 11

--------------------------------------------------

Tes Formatif 1

6. Membesarnya atau melebarnya pembuluh vena yang berada disekitar
lubang pelepasan (anus) disebut
a. Hemofiliah
b. Anemiah
c. Wasir
d. Varises

7. Jika pada seseorang di ketahui jumlah sel darah putihnya 26000/mm3,
Wajahnya pucat karena darah merahnya juga berkurang dapat dipastikan
orang itu menderita . . .
a. anemia
b. leukimia
c. leukopenia
d. leukositas

8. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah
a. Spigmomanometer
b. Stetoskop
c. Anemometer
d. Termometer raksa

9. Pada waktu diperiksa oleh dokter, tekanan darah Rianan yang ditunjukkan
oleh Sphygmomanometer adalah 120 / 80 mmHg. Angka 80 mmHg
menunjukkan …
a. Sistoles
b. Tekanan otot jantung
c. Diastoles
d. Jumlah darah yang keluar

10. Dibawah ini adalah beberapa factor resiko hipertensi, kecuali :
a. Kurang aktifitas fisik
b. Merokok
c. Obesita
d. Jenis pekerjaan

IPA - Hipertensi / VIII 12

Materi 2

TEKANAN DARAH

Indikator Pembelajaran

Mengidentifikasi tekanan darah pada sistem pembuluh darah serta
mekanisme pengendalian tekanan darah.

A. Tekanan Darah pada Sistem Pembuluh Darah

Tekanan yang terdapat pada pembuluh darah memiliki prinsip
kerja seperti hukum Pascal. Hal ini karena tekanan pada pembuluh
darah merupakan tekanan yang berada pada ruang tertutup. Pada
saat jantung memompa darah, darah akan mendapatkan dorongan
sehingga mengalir melalui pembuluh darah. Saat mengalir dalam
pembuluh darah, darah memberikan dorongan pada dinding
pembuluh darah yang disebut dengan tekanan darah. Agar tekanan
darah tetap terjaga, maka pembuluh darah harus terisi penuh oleh
darah. Bila terjadi kehilangan darah akibat kecelakaan atau penyakit,
tekanan darah dapat hilang, sehingga darah tidak dapat mengalir
menuju sel-sel di seluruh tubuh. Akibatnya, sel-sel tubuh akan mati
karena tidak mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi.

IPA - Hipertensi / VIII 13

--------------------------------------------------

Tekanan darah diukur dengan menggunakan sebuah alat yang
bernama sphygmomanometer, ada pula yang menyebutnya dengan
tensimeter seperti yang terdapat pada Gambar 7.21.

Tekanan darah diukur di dalam pembuluh nadi (arteri) besar
yang biasanya dilakukan di tangan bagian lengan atas. Coba
perhatikan Gambar 7.22! Tekanan darah yang normal berkisar
antara 120/80 mmHg. Angka pertama menunjukkan tekanan saat
bilik berkontraksi dan darah terdorong keluar dari bilik jantung
melalui pembuluh arteri disebut angka sistol. Angka kedua, yaitu
yang lebih rendah adalah hasil pengukuran tekanan saat bilik
relaksasi dan darah masuk menuju bilik jantung, tepat sebelum
bilik-bilik ini berkontraksi lagi, disebut angka diastol

IPA - Hipertensi / VIII 14

--------------------------------------------------

Pada proses pengukuran tekanan darah juga berlaku hukum
Pascal. Masih ingatkah kamu pernyataan hukum Pascal?

Menurut Pascal tekanan yang diberikan kepada zat cair dalam ruang
tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan besar yang sama.

Dengan demikian, tekanan darah yang berada pada bagian aorta,
akan sama dengan tekanan yang ada pada arteri atau pembuluh nadi
yang ada di lengan atas atau di bagian tubuh yang lainnya.

B. Mekanisme Pengendalian Tekanan Darah

Tekanan darah dikontrol oleh otak, sistem saraf otonom, ginjal,
beberapa kelenjar endokrin, arteri dan jantung. Otak adalah pusat
pengontrol tekanan darah didalam tubuh. Serabut saraf adalah bagian
sistem saraf otonom yang membawa isyarat dari semua bagian tubuh
untuk menginformasikan kepada otak perihal tekanan darah,
volume darah dan kebutuhan khusus semua organ. Semuainformasi
ini diproses oleh otak dan keputusan dikirim melalui saraf menuju
organ-organ tubuh termasuk pembuluh darah, isyaratnya ditandai
dengan mengempis atau mengembangnya pembuluh darah.
Tekanan darah dikontrol oleh berbagai proses fisiologis yang bekerja
bersamaan. Serangkaian mekanisme oleh ginjal, otak dan sistem
hormonal memastikan darah mengalir di sirkulasi dan
memungkinkan jaringan mendapatkan nutrisi agar dapat berfungsi
dengan baik. Jika salah satu mekanisme mengalami gangguan, maka
dapat terjadi tekanan darah tinggi.

IPA - Hipertensi / VIII 15

--------------------------------------------------

Informasi
Tambahan!

Pada sekitar 90% penderita hipertensi, penyebabnya tidak diketahui dan
keadaan ini dikenal sebagai hipertensi esensial atau hipertensi primer.
Hipertensi esensial kemungkinan memiliki banyak penyebab.
Beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah kemungkinan
bersama-sama
menyebabkan meningkatnya tekanan darah.
Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang diketahui penyebabnya,
yaitu :
• Penyakit ginjal (5-10%)
• Kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu (misalnya pil KB)
(1-2%)
Penyebab hipertensi lainnya yang jarang adalah feokromositoma, yaitu
tumor pada kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon epinefrin
(adrenalin) atau norepinefrin (noradrenalin).
Kegemukan (obesitas), gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah
raga), stres, alkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu
terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki
kepekaan yang diturunkan.
Stres cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara
waktu, jika stres telah berlalu, maka tekanan darah biasanya akan
kembali normal.

IPA - Hipertensi / VIII 16

--------------------------------------------------

Rangkuman 1

1.Tekanan pada pembuluh darah merupakan tekanan yang
berada pada ruang tertutup. Pada saat jantung memompa
darah, darah akan mendapatkan dorongan sehingga mengalir
melalui pembuluh darah. Saat mengalir dalam pembuluh
darah, darah memberikan dorongan pada dinding pembuluh
darah yang disebut dengan tekanan darah.Tekanan
berbanding lurus dengan besar gaya dan berbanding terbalik
dengan luas bidang tekan. Semakin besar dorongan (gaya)
yang diberikan, semakin besar pula tekanan yang dihasilkan.
Sebaliknya, semakin besar luas bidang tekan suatu benda
maka semakin kecil tekanan yang dihasilkan.

2.Tekanan darah pada pembuluh darah memiliki prinsip kerja
seperti hukum pascal. Peredaran darah berada di dalam
pembuluh darah yang merupakan ruang tertutup. Sehingga
tekanan pada pembuluh darah berlaku prinsip hukum pascal.

IPA - Hipertensi / VIII 17

--------------------------------------------------

Tes Formatif 2

1.Di antara pembuluh darah berikut yang darahnya kaya oksigen adalah . . .
a. Vena hati
b. vena dari ginjal
c. Vena paru paru
d. Vena dari usus

2. Sel darah yang mampu bergerak amubocyt dan memakan kuman penyakit
kecuali adalah...
a. Monocyt
b. Neutrofil
c. Limfosit
d. Basophyl
3. Pada saat mengukur tekanan darah dengan tensimeter, berlaku hukum ….
a. Pascal
b. Archimedes
c. Boyle
d. Newton
4. Pembuluh darah dalam tubuh manusia yang mengandung banyak O2
yaitu ….
a. Venab.
b.Venula
c.Vena pulmonalis
d. Sinus venosus
5.Tekanan darah dapat diukur dengan menggunakan tensimeter atau
sfigmomanometer. Tekanan darah pada saat jantung mengembang dan
darah mengalir ke dalam jantung disebut Diastole. Sedangkan istilah
Sistole adalah tekanan darah ketika .....
a.Otot jantung berelaksasi dan darah keluar dari jantung
b.Jantung mengembang dan darah masuk ke jantung
c.Jantung mengempis dan darah keluar dari jantung
d.Otot jantung berkontraksi dan darah masuk ke jantung

IPA - Hipertensi / VIII 18

--------------------------------------------------

Tes Formatif 2

6. Dalam darah terjadi tekanan diastol pada saat...
a. Darah masuk ke serambi jantung dari vena cava superior
b. Darah keluar dari serambi jantung menuju seluruh tubuh
c. Darah keluar dari bilik jantung menuju paru-paru
d. Darah masuk ke bilik jantung dari serambi jantung
7. Orang yang mempunyai gejala tekanan darah tinggi, dianjurkan untuk
mengurangi makanan yang banyak mengandung ....
a. lemak
b. pemanis buatan
c. gula
d. garam
8. Membesarnya atau melebarnya pembuluh vena yang berada disekitar
lubang pelepasan (anus) disebut
a. Hemofiliah
b. Anemiah
c. Wasir
d . Varises
9. Faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya tekanan darah seseorang
adalah....
a. Olahraga
b. Minuman
c. Keturunan
d. Kebiasaan tidur
10. Tekanan aliran darah pada pembuluh arteri lebih tinggi dibandingkan
pembuluh vena. Hal tersebut dikarenakan....
a. Arteri lebih kuat
b. Arteri lemah
c. Arteri berada di seluruh bagian tubuh
d. Semua benar

IPA - Hipertensi / VIII 19

DAFTAR PUSTAKA

Aris, S. 2017. Mayo Clinic. Hipertensi, Mengatasi
Tekanan Darah Tinggi. PT Intisari Mediatama :
Jakarta.
Sutanto. 2014. Penyakit Modern Hipertensi pada
pembuluh manusia. Yogyakarta : Rineka Cipta
Wahyu. 2019. Sistem Peredaran Darah Pada
Manusia. Puri Delco : Bandung.
Zubaidah, Siti, dkk. 2017. Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas VIII Semester 1. Jakarta: Kemendikbud

IPA - Hipertensi / VIII


Click to View FlipBook Version