i
Bahasa Pemrograman C++ Bagi Pemula Menggunakan Dev C++
Penyusun : Dwi Nurul Huda
Editor : Dwi Nurul Huda
Cover : Dwi Nurul Huda
Ukuran Buku : A5
i
Bismillahirahmanirahim,
Bahasa Pemrograman C++ tergolong kedalam bahasa pemrograman tingkat tinggi. Bahasa
pemrograman C++ merupakan bahasa pemrograman yang tergolong tua namun masih diminati
sampai saat ini oleh beberapa kalangan yang ingin mempelajari bahasa pemrograman dasar. Hal ini
bukan tidak ada alasan. Para programmer masih berpendapat bahasa pemrograman C++ dapat
menjadi awal mula belajar bahasa pemrograman lain. Sebelum anda mempelajari bahasa
pemrograman C++ lebih lanjut alangkah baiknya anda terlebih dahulu mempelajari dasar Algoritma.
Buku ini berisi tentang pengenalan bahasa pemrograman C++ bagi pemula hingga praktek
langsung menggunakan editor. Adapun editor bahasa pemrograman C++ yang gunakan ialah Dev
C++. Pemilihan Dev C++ sebagai editor dalam melakukan praktek langsung pengimplementasian
kode program tiada lain ialah karena Dev C++ bersifat open source, sehingga mudah untuk
didownload oleh khalayak umum. Harapan terbesar buku ini ialah dapat menjadi salah satu media
pembantu anda mempelajari bahasa pemrograman C++ bagi pemula.
Penulis memahami bahwa materi dalam buku ini jauh dari kesan sempurna, seperti kata
pepatah “tiada gading yang tak retak” sehingga apabila pembaca menemukan kesalahan atau
kekeliruan pada penulisan ataupun kritik serta saran yang membangun dalam peningkatan materi
dalam buku ini, pembaca dapat mengirimkan pemberitahuan tersebut ke alamat email :
[email protected] agar penulis dapat merevisi kesalahan ataupun kekeliruan tersebut.
PEMROGRAMAN C++ ii
Bagi Pemula ii
Akhir kata, penulis ucapkan beribu terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu
terselesaikannya buku ini. Penulis berharap hasil penyajian materi dalam buku ini dapat berguna bagi
para pembaca. Selamat Belajar, semoga ilmu anda dapat bermanfaat bagi diri dan lingkungan anda.
Salam hangat dan salam semangat selalu. Terimakasih
Tanjungpinang, Februari 2021
Penulis,
Dwi Nurul Huda
PEMROGRAMAN C++ iii
Bagi Pemula iii
KATA PENGANTAR....................................................................................................... i
DAFTAR ISI .................................................................................................................. ii
BAB I
1.1 Pengantar ............................................................................................ 1
1.2 Pengantar Dev C++ .............................................................................. 2
1.3 Instalasi Dev C++.................................................................................. 3
1.4 Awal Menggunakan Dev C++................................................................ 7
1.5 Struktur Bahasa C++ ............................................................................ 8
1.6 Header Dalam C++ ............................................................................... 9
1.7 Komentar Dalam C++........................................................................... 9
1.8 Identifier .............................................................................................. 10
1.9 Beberapa Aturan Penulisan Dalam C++ ............................................... 15
1.10 Tipe Data Dalam C++ ......................................................................... 15
1.11 Perintah Yang Sering Dipakai Dalam C++ .......................................... 16
1.12 Operator Dalam C++ .......................................................................... 20
Latihan ....................................................................................................... 28
PEMROGRAMAN C++ iv
Bagi Pemula iv
BAB II
2.1 Runtunan (Sequence) .......................................................................... 29
2.2 Studi Kasus .......................................................................................... 30
Latihan ....................................................................................................... 32
BAB III
3.1 Pemilihan/Pengkondisian/Penyeleksian ............................................. 33
3.2 Penggunaan If...................................................................................... 33
3.3 Switch Case .......................................................................................... 43
Latihan ....................................................................................................... 46
BAB IV
4.1 Pengertian Pengulangan / Looping ..................................................... 48
4.2 Penggunaan For................................................................................... 48
4.3 For Bersarang ...................................................................................... 50
4.4 Do - While............................................................................................. 52
4.5 While .................................................................................................... 53
Latihan ....................................................................................................... 55
BAB V
5.1 Pengantar Tentang Fungsi .................................................................. 56
5.2 Pemanggilan Fungsi ............................................................................ 56
5.3 Fungsi Dengan Parameter ................................................................... 57
PEMROGRAMAN C++ v
Bagi Pemula v
5.4 Pembagian Fungsi/Function ................................................................ 58
DAFTAR PUSTAKA
PEMROGRAMAN C++ vi
Bagi Pemula vi
BAB 1
1.1 PENGANTAR
Bahasa C++ merupakan salah satu bahasa pemrograman yang tergolong tua. Namun masih
dianggap berjaya sampai saat ini karena beberapa programmer masih menggunakan bahasa
pemrograman C++ untuk membuat suatu aplikasi. Bebrapa perusahaan yang menggunakan bahasa
pemrograman C++ diantaranya Linkedln, Facebook, Evernote, Microsoft dan Opera. diciptakan oleh
Bjarne Stroustrup di AT&T Bell Laboratories awal tahun 1980-an. Bahasa C++ merupakan
pengembangan dari bahasa C. Symbol ++ dalam tulisan C++ merupakan operator C untuk operasi
penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari
bahasa sebelumnya yaitu bahasa C. ++. Bahasa C++ dikembangkan untuk mendukung pemrograman
yang berorientasi pada objek (OOP) yang tidak dimiliki oleh bahasa sebelumnya yaitu bahasa C.
Beberapa kompiler yang dapat digunakan untuk mengkompilasi kode C++, diantaranya ialah :
Borland C++ Dev C++ GNU Compiler Collection
Code Blocks Watcom C/C++ dsb…
Microsoft Visual C++ C++ Builder
PEMROGRAMAN C++ 1
Bagi Pemula
Do You Know
Pengelompokan tingkatan bahasa pemrograman secara umum terbagi menjadi 2, yaitu :
1. Bahasa Tingkat Tinggi, merupakan bahasa pemrograman yang codingnya lebih ke arah pemahaman
manusia pada umumnya. Contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi ialah :
Pascal Java Delphi Phyton
Cobol C / C++ Ruby Dart
Basic Rust Visual Basic dll
2. Bahasa Tingkat Rendah, merupakan bahasa pemrograman yang codingnya sulit mengikuti pemahaman
manusia pada umumnya. Contoh bahasa pemrograman tingkat rendah ialah :
Assembler
1.2 PENGANTAR DEV C++
Dev C++ merupakan salah satu IDE (Intergrated Developer Enviroment) C/C++. IDE (Intergrated
Developer Enviroment) ialah perangkat lunak yang digunakan untuk membangun aplikasi dimana
didalamnya terdapat penggabungan beberapa tools yang dibutuhkan oleh pengembang
aplikasi(programmer) kedalam satu bentuk GUI(graphical user interface). IDE (Intergrated Developer
Enviroment) memiliki beberapa fitur pendukung, yaitu :
1. Source code editor, merupakan teks editor yang dapat membantu dalam menulis kode
program
2. Compiler, merupakan sebuah program yang dapat mengubah/mengkonversi kode program
menjadi program computer
3. Debugger, merupakan sebuah program yang digunakan oleh programmer untuk
menemukan bug/kesalahan pada kode program aslinya
Sejak tahun 2020 Dev C++ disponsori oleh Embarcadero dan merupakan salah satu IDE
(Intergrated Developer Enviroment) yang bersifat open source, sehingga anda dapat dengan bebas
mendownloadnya. IDE (Intergrated Developer Enviroment) dapat didownload dengan bebas dan
gratis dengan cara mengunjungi laman berikut : https://www.embarcadero.com/free-tools/dev-cpp.
PEMROGRAMAN C++ 2
Bagi Pemula 2
Gambar 1. 1 Logo Dev C++
1.3 INSTALASI DEV C++
Berikut tata cara instalasi Dev C++ :
1. Buka hasil download Dev C++ :
2. Pilih bahasa yang diinginkan. Misal pilih : English kemudian klik OK.
3. Selanjutnya akan muncul tampilan berikut :
PEMROGRAMAN C++ 3
Bagi Pemula 3
4 Pilih kemudian klik tombol I Agree, sehingga tampil halaman berikut :
5 Pilih dan klik tombol Next, sehingga muncul tampilan berikut :
6 Pilih dan klik tombol Install, sehingga muncul tampilan installasi Dev C++ berikut :
PEMROGRAMAN C++ 4
Bagi Pemula 4
7 Klik tombol Next , sehingga muncul tampilan berikut :
PEMROGRAMAN C++ 5
Bagi Pemula 5
8 Tekan tombol Finish dan akan muncul tampilan berikut :
9 Pilih bahasa yang akan digunakan ketika anda akan bekerja menggunakan editor Dev
C++ (pilih English) lalu klik tombol Next. Selanjutnya akan muncul tampilan berikut :
10 Pilih jenis font, color dan theme yang diinginkan (pilihan font, color dan theme yang anda
pilih akan dapat dilihat ketika anda mulai bekerja pada editor Dev C++ yaitu ketika
mengetikan kode program). Klik tombol Next, sehingga muncul tampilan berikut :
PEMROGRAMAN C++ 6
Bagi Pemula 6
11 Klik OK, maka akan muncul tampilan sesuai dengan theme yang anda pilih pada tahapan
sebelumnya(tahapan no.10).
1.4 AWAL MENGGUNAKAN DEV C++
Setelah anda melakukan instalasi Dev C++ selanjutnya adalah membuat project baru dengan cara :
1 Buka editor Dev C++ :
PEMROGRAMAN C++ 7
Bagi Pemula 7
2 Pilih File > New > Project > Console Application. Beri Nama Project yang semula
bernama Project1 ganti dengan Test1 kemudian pilih C++ Project lalu Tekan
OK>Simpan. Test1 akan menjadi nama project yang akan dibuat.
Setelah disimpan, maka akan masuk ke editor C++ dengan tampilan berikut :
PEMROGRAMAN C++ 8
Bagi Pemula 8
1.5 STRUKTUR BAHASA C++
Header dalam C++
Komentar dalam C++
Isi Program
PERHATIKAN
Isi program berada didalam main utama dan ditandai dengan kurung kurawal buka ({) sebagai pembuka dan
setelah selesai menulis kode program ditutup dengan tanda kurung kurawal tutup (})
1.6 HEADER DALAM C++
Coding atau kode program merupakan kode yang diketikan programmer di editor bahasa
pemrograman. Pada bahasa pemrograman C++ ada yang disebut dengan istilah header. Header
dalam coding tujuannya untuk memasukan suatu library yang ada dalam C++ kedalam coding.
Penggunaan suatu library dalam suatu program tergantung kebutuhan programmer, saat membuat
program C++ programmer wajib memasukan header “iostream”. Dibelakang suatu header terkadang
ditulis ekstensi *.h yang artinya header. Namun, beberapa compiler tidak perlu lagi menuliskan *.h
setelah menuliskan file header (misal : <iostream.h> menjadi <iostream>) sudah mampu running
tanpa error. Sebelum menulis nama header yang akan digunakan biasanya diawali dengan symbol
‘#‘. Simbol ‘#‘ merupakan preprocessor directive, yaitu perintah-perintah yang diberikan kepada
compiler untuk melakukan definisi, memasukan file library, dll.
Contoh : Artinya programmer
#include <iostream> memasukan(include) library iostream
kedalam program
PEMROGRAMAN C++ 9
Bagi Pemula 9
Iostream sendiri dibutuhkan untuk melakukan kegiatan input dan output didalam bahasa
pemrograman C++. Perintah cout dan cin berada didalam library iostream, sehingga tanpa
mencantumkan header tersebut kode program yang dibuat tidak akan bisa di compile.
PERHATIKAN
Setiap akan masuk pada penulisan isi program diwajibkan untuk menuliskan kata ‘main()’ terlebih
dahulu. Main() adalah fungsi utama yang harus ada dalam setiap program C++. Dalam penggunaan
Dev C++, ketika anda memilih console Application maka akan otomatis menampilkan template
main untuk C++ yaitu : int main(int argc, char** argv). Jika anda ingin mengganti main()
diperbolehkan namun apabila tidak mengganti tidak apa-apa.
1.7 KOMENTAR DALAM C++
Bagian komentar biasanya dibuat untuk memudahkan orang lain atau programmer untuk membuat
program yang dibuat. Komentar dalam bahasa C++ ditulis dengan menggunakan tanda :
/* ...komentar.... */ komentar ditulis di dalam simbol apitan menggunakan pembuka /*
dan ditutup dengan */
Komentar ini digunakan untuk menuliskan komentar lebih dari satu
// ......(komentar) baris
komentar menggunakan simbol // digunakan untuk menuliskan
komentar dalam satu baris saja
Sebuah komentar dalam bahasa C++ tidak akan ikut di compile, jadi anda tidak usah khawatir akan
penggunaan komentar dalam penulisan kode program dalam bahasa pemrograman C++ .
Contoh penggunaan komentar pada bahasa C++: Contoh penulisan Komentar lebih
dari 2 baris
/* Program untuk menampilkan kata STTI
menggunakan bahasa pemrograman C++*/ Contoh penulisan Komentar 1 baris
//mulai
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
cout<<“Hello C++“;
return 0;
}
PEMROGRAMAN C++ 10
Bagi Pemula 10
Analisis penulisan coding tersebut
1. Kode program /* ---komentar---*/, digunakan untuk menuliskan komentar lebih dari satu baris
. komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler.
2. Apabila komentar ditulis menggunakan simbol //, maka komentar tersebut hanya dapat ditulis
satu baris . komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler
3. Kode program cout<<“Hello C++“; akan menghasilkan output Hello C++ di layar
1.8 IDENTIFIER
Identifier merupakan suatu pengenal yang dideklarasikan agar kompiler dapat mengenalinya.
Suatu identifier dapat berupa variable, konstanta ataupun yang lainnya. Identifier berupa variable
dan konstanta digunakan untuk menampung suatu nilai dalam program.
1. KONSTANTA
Konstanta merupakan identifier yang nilainya bersifat tetap/konstan (tidak dapat diubah-ubah lagi).
Konstanta digunakan untuk nilai-nilai yang berupa tetapan seperti pada saat akan menghitung luas
lingkaran membutuhkan nilai π yaitu 3.14 ataupun 22/7. Terdapat dua cara penulisan konstanta yaitu
dengan cara : Menggunakan kata const
Menggunakan #define
# include <iostream> # include <iostream>
#define phi 3.14; using namespace std;
const float phi=3.14;
int main(int argc, char** argv)
{
//isi program
}
2. VARIABEL
Penulisan variable/pengenal digunakan untuk mewakili suatu nilai dalam kode program. Suatu nilai
dalam variabel dapat bersifat statis maupun dinamis, berbeda dengan konstanta yang nilainya
bersifat statis.
PEMROGRAMAN C++ 11
Bagi Pemula 11
1 PENDEKLARASIAN VARIABEL
Terdapat format penulisan pada saat anda akan mendeklarasikan suatu variabel, yaitu :
Tipe data nama_variabel ;
Pendeklarasian variabel dapat diawali dengan menuliskan tipe data untuk nama variable,
kemudian dilanjutkan spasi kemudian penamaan variable dan diakhiri dengan tanda titik koma.
Pemilihan tipe data harus sesuai dengan variable yang akan dibuat. Contoh pendeklarasian
variable :
int tinggi ; Nama_variabel
Tipe data
Terdapat beberapa jenis variabel yang harus anda ketahui, yaitu :
1. Variabel global, merupakan variabel yang dideklarasikan sebelum main utama.
Variabel global dapat dikenali oleh semua lingkungan dalam program. Contoh program :
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int A; //variable global
int main(int argc, char** argv)
{
A=10;
cout<< “Nilai A :“<<A ; //output
return 0;
}
Analisis penulisan coding
1. int A ; merupakan contoh pendeklarasian variabel global dimana ditulis diatas
sebelum masuk ke main utama. Maksud int A ialah int untuk tipe data integer
sedangkan A merupakan nama variabel
2. A=10, memiliki maksud penugasan untuk variabel A bernilai 10.
PEMROGRAMAN C++ 12
Bagi Pemula 12
3. cout<< “Nilai A :“<<A digunakan untuk menampilkan output. Output akan
memanggil nilai variabel A yang ditugaskan sebelumnya yaitu 10, sehingga kode
program tersebut akan menghasilkan output : Nilai A : 10
2. Variabel lokal, merupakan variabel yang dideklarasikan didalam main utama. Variabel
lokal tidak dapat dikenali oleh lingkungan luar program dan hanya bisa dikenali dalam
main saja. Contoh program :
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int A; //variable lokal
A=10;
cout<< “Nilai A :“<<A ; //output
return 0;
}
Analisis penulisan coding
1. int A=10 ; merupakan contoh pendeklarasian variabel lokal karena diletakan
didalam main utama . int untuk tipe data integer sedangkan A merupakan nama
variabelnya, dimana variabel A diberikan nilai 10.
2. Kode program cout<< “Nilai A :“<<A ; akan memanggil nilai dari
variable A yaitu 10, sehingga menghasilkan output : Nilai A : 10
3. Variabel statis, merupakan suatu variabel yang nilainya tetap tidak dapat diubah-ubah
lagi. Contoh program :
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int A=10; //pendeklarasian variable statis
cout<< “Nilai A :“<<A ;
return 0;
}
PEMROGRAMAN C++ 13
Bagi Pemula 13
Analisis penulisan coding :
1. int A=10 ; merupakan contoh pendeklarasian variabel dengan nilai variabel
bersifat statis, sebab nilai A tidak dapat berubah/tetap bernilai 10.
2. Kode program cout<< “Nilai A :“<<A ; akan memanggil nilai dari
variable A yaitu 10, sehingga menghasilkan output : Nilai A : 10
4. Variabel dinamis, merupakan suatu variabel yang nilainya dapat diubah-ubah sesuai
inputan pengguna. Contoh program :
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int A; //pendeklarasian variable dinamis
cout<<” Input Nilai A :”;
cin>>A;
cout<< “Nilai A :“<<A ;
return 0;
}
Analisis penulisan coding
1. int A merupakan contoh pendeklarasian variabel dengan nilai variabel bersifat
dinamis sebab variabel A tidak diberikan nilai/ nilai A berdasarkan inputan yang
dimasukan oleh pengguna. Apabila anda akan membuat variabel secara
dinamis maka otomatis akan ada selalu yang diinput, sehingga perintah cin
sudah pasti diikutsertakan.
2. int A maksudnya ialah int untuk tipe data integer sedangkan A merupakan
nama variabelnya, dimana variabel A tidak diberikan nilai.
3. Kode program cout<<” Input Nilai A :”; menghasilkan output kedalam
layar Input Nilai A : ,inputan ini wajib diisi oleh pengguna
4. Kode program cin>>A akan membaca nilai yang diiput oleh pengguna
PEMROGRAMAN C++ 14
Bagi Pemula 14
5. Kode program cout<<” Nilai A :<<A”; artinya akan menampilkan
output kedalam layar Nilai A : , dan A merupakan variabel yang akan dipanggi
nilainya.
6. Apabila pengguna Input Nilai A : 10, maka inputan ini akan dibaca dan akan
ditampilkan ulang kedalam layar dengan HASIL Nilai A : 10
1.9 BEBERAPA ATURAN PENULISAN DALAM C++
Dalam bahasa pemrograman C++ berlaku Case Sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil
dibedakan. Penulisan deklarasi huruf besar dan huruf kecilch akan menghasilkan arti yang berbeda.
Contoh : Lebar dengan lebar memiliki arti yang berbeda. Dalam penulisan variabel terdapat beberapa
aturan yang harus diketahui, yaitu :
1. Suatu variabel dapat terdiri dari kombinasi huruf dan angka dengan catatan penulisannya
diawali dengan huruf baru kemudian angka. Suatu penamaan variabel tidak boleh diawali
dengan angka
2. Penamaan suatu variabel tidak boleh mengandung spasi dan simbol-simbol khusus, kecuali
underscore
3. Panjang penamaan variabel tidak dibatasi hanya saja pada saat pembacaan variabel yang
dapat terpakai hanya 32 karakter pertama
1.10 TIPE DATA DALAM C++
Suatu variabel dapat ditulis menggunakan tipe data yang disediakan oleh bahasa pemrograman
C++. Tipe data yang disediakan dalam bahasa pemrograman C++ terdiri dari 2 macam, yaitu :
No Jenis tipe data Tipe Data Penjelasan
Tipe data yang digunakan untuk karakter tunggal
Char Tipe data yang digunakan untuk bilangan bulat. Int
merupakan kepanjangan dari integer
Int Tipe data yang digunakan untuk tipe data yang diluar
jangkauan range integer
1 Tipe data
sederhana Long
PEMROGRAMAN C++ 15
Bagi Pemula 15
Float Tipe data yang digunakan untuk bilangan pecahan
Double Tipe data yang digunakan untuk bilangan pecahan dan
memiliki tingkat ketelitian lebih baik daripada tipe data
Boolean float karena untuk proses matematis hasilnya lebih
akurat dibanding dengan tipe data float
String Tipe data yang digunakan untuk menghasilkan
pengambilan keputusan sebab menghasilkan hasil True
Array atau False saja
Tipe data untuk lebih dari 1 karakter
2 Tipe data Structure Tipe data untuk kumpulan tipe data lain yang sejenis
Tipe data yang terdiri dari kumpulan tipe data dasar. Tipe
kompleks (struct) data tersebut bisa lebih dari 1 jenis.
Tipe data bentukan yang dibuat sendiri
Enum Tipe data untuk mengakses alamat memory secara
langsung
Pointer
1.11 PERINTAH YANG SERING DIPAKAI DALAM C++
Dalam bahasa pemrograman C++ terdapat beberapa perintah yang sering digunakan dalam penulisan
kode program kedalam editor. Beberapa perintah yang sering digunakan pada C++, diantaranya :
1. cout merupakan objek didalam C++ yang digunakan untuk menampilkan data kedalam layar.
File header yang harus disertakan ketika akan menggunakan perintah ini adalah iostream.
Tanda << setelah penulisan perintah cout merupakan insertion operator atau output
operator yang wajib dicantumkan setelah menuliskan perintah cout.
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
cout<< “Latihan Bahasa Pemrograman C++“<<endl ;
return 0 ;
}
PEMROGRAMAN C++ 16
Bagi Pemula 16
Analisis penulisan coding
Kode program cout<< “Latihan Bahasa Pemrograman C++“ ; menghasilkan
output kelayar berupa tulisan Latihan Bahasa Pemrograman C++
DO YOU KNOW
Tujuan penggunaan using namespace std adalah agar ketika menuliskan kode
program dalam bahasa pemrograman C++ tidak perlu mengulang kode program
std:: berkali-kali sebelum menuliskan perintah cout . kode program namespace
artinya kode tersebut akan memanggil elemen std agar dapat diakses.
Perbedaan penggunakan using namespace std dengan tanpa menggunakan dapat
dilihat pada contoh dibawah ini dimana keduanya menghasilkan output yang sama
yaitu: Belajar C++
Sangat Mudah
MENGGUNAKAN USING NAMESPACE STD TANPA USING NAMESPACE STD
/*Program sederhana */ /*Program sederhana */
# include <iostream> # include <iostream>
using namespace std; int main(int argc, char** argv)
int main(int argc, char** argv)
{
{ std::cout<< “Belajar C++“<<endl ;
cout<< “Belajar C++“<<endl ; std::cout<< “Sangat Mudah“<<endl ;
cout<< “Sangat Mudah“<<endl ; return 0 ;
return 0 ;
}
}
2. cin merupakan objek didalam C++ yang digunakan untuk membaca suatu nilai variabel. File
header yang harus disertakan ketika akan menggunakan perintah ini adalah iostream. Tanda
>> setelah penulisan perintah cin merupakan extraction operator atau disebut juga input
operator yang wajib dicantumkan setelah menuliskan perintah cin.
PEMROGRAMAN C++ 17
Bagi Pemula 17
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int panjang; //deklarasi variabel
cout<< “Input panjang : “ ;
cin>>panjang ;
cout<< “\n Nilai Panjang yang diinput adalah :“<<panjang ;
return 0 ;
}
Analisis penulisan coding
1. Kode program int panjang merupakan pendeklarasian variabel dengan nama
variabel panjang dan memiliki tipe data integer(int).
2. Kode program cout<< “Input panjang : “ akan menghasilkan output
kelayar berupa tulisan Input Panjang :
3. Kode program cin>>panjang digunakan untuk membaca inputan yang
sebelumnya diinput oleh pengguna dan disimpan dalam variabel panjang
4. Kode program cout<< “\n Nilai Panjang yang diinput
adalah :“<<panjang akan menghasilkan output kelayar berupa tulisan Nilai
Panjang yang diinput adalah : dan kode program <<panjang akan membaca
inputanya yang disimpan pada variabel dengan nama panjang, sehingga akan
menghasilkan tulisan Nilai Panjang yang diinput adalah : beserta nilainya
sekaligus
3. Endl merupakan fungsi manipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter New
Line/pindah baris didalam C++.
PEMROGRAMAN C++ 18
Bagi Pemula 18
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
cout<< “Bahasa Pemrograman C++“<<endl ;
cout<< “Latihan Bahasa Pemrograman C++“ ;
return 0 ;
}
Analisis penulisan coding
Kode program cout<< “Bahasa Pemrograman C++“<<endl ;
cout<< “Latihan Bahasa Pemrograman C++“ ;
akan menghasilkan output kelayar berupa tampilan :
Bahasa Pemrograman C++
Latihan Bahasa Pemrograman C++
4. \n merupakan fungsi manipulator yang fungsinya sama dengan manipulator endl yaitu
untuk pindah baris, hanya saja penulisan \n agak sedikit berbeda dengan penggunaan
manipulator endl.
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
cout<< “Bahasa Pemrograman C++ \n “ ;
cout<< “Latihan Bahasa Pemrograman C++“ ;
return 0 ;
}
Analisis penulisan coding
PEMROGRAMAN C++ 19
Bagi Pemula 19
Kode program cout<< “Bahasa Pemrograman C++ \n“;
cout<< “Latihan Bahasa Pemrograman C++“ ;
akan menghasilkan output kelayar berupa tampilan :
Bahasa Pemrograman C++
Latihan Bahasa Pemrograman C++
1.12 OPERATOR DALAM C++
Beberapa operator yang sering digunakan dalam dalam C++, yaitu :
1. Operator Assignment, merupakan operator yang berfungsi untuk memasukan(assign)nilai
kedalam suatu variabel ataupun konstanta. Operator assignment dilambangkan dengan
simbol ‘=‘. Contoh pemakaian :
/*Program sederhana */
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int bilangan = 5;
cout<< “Bilangan = “<<bilangan ;
return 0;
}
Analisis penulisan coding
Kode program int bilangan = 5 maksudnya ialah menugaskan variable dengan nama
bilangan dan memiliki tipe data integer dengan isi 5. Sedangkan
cout<< “Bilangan = “<<bilangan berarti menampilkan kata Bilangan= kelayar dan
sekaligus membaca nilai yang disimpan pada variable bilangan tadi, sehingga hasil tampilan
dilayar menjadi : Bilangan = 5
2. Operator Unary, merupakan operator yang hanya melibatkan sebuah operand saja.
Beberapa jenis operator unary :
OPER JENIS OPERASI CONTOH PEMAKAIAN CODING HASIL
ATOR Membuat nilai positif OUTPUT
# include <iostream> Nilai A = 5
+ using namespace std;
PEMROGRAMAN C++ 20
Bagi Pemula 20
Contoh : +5 int main(int argc, char** argv)
{
int a = 5;
cout<< “Nilai A = “<<+a ;
return 0;
}
- Membuat nilai negatif # include <iostream> Nilai A = -5
Contoh : -5 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 5;
cout<< “Nilai A = “<<-a ;
return 0;
}
++ Increment /penaikan # include <iostream> Nilai A = 6
Contoh : ++a, using namespace std;
a merupakan identifikasi int main(int argc, char** argv)
untuk nama variabel.Mula- {
mula nilai a=5 karena
menggunakan operator int a = 5;
cout<< “Nilai A = “<<++a ;
return 0;
increment sehingga a=6, }
sebab ++a sama artinya
dengan a+1
-- Increment /penaikan # include <iostream> Nilai A = 4
Contoh : ++a, using namespace std;
a merupakan identifikasi int main(int argc, char** argv)
untuk nama variabel.Mula- {
mula nilai a=5 karena
menggunakan operator int a = 5;
cout<< “Nilai A = “<<--a ;
return 0;
increment sehingga a=4, }
sebab --a sama artinya
dengan a-1
3. Operator Binary, merupakan operasi yang melibatkan dua buah operand. Operator ini
dikelompokan menjadi empat jenis, uaitu :
a. Operator Aritmatika, merupakan operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi
aritmetika. Adapun yang termasuk kedalam operator ini adalah :
OPERATOR JENIS OPERASI CONTOH PEMAKAIAN CODING HASIL
OUTPUT
+ Penjumlahan # include <iostream> Nilai A = 12
Contoh : 10 + 2 =12 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
PEMROGRAMAN C++ 21
Bagi Pemula 21
int a = 10+2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
- Pengurangan # include <iostream> Nilai A = 8
Contoh : 10 - 2 =8 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10-2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
* Perkalian # include <iostream> Nilai A = 20
Contoh : 10 * 2 =20 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10*2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
/ Pembagian # include <iostream> Nilai A = 5
Contoh : 10 / 2 =5 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10/2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
% Modulo/Sisa Bagi # include <iostream> Nilai A = 0
Contoh : 10 % 2 =0 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10 % 2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
b. Operator Logika, merupakan operator yang digunakan untuk melakukan operasi yang
menghasilkan suatu nilai yang berilai TRUE atau FALSE (disebut sebagai nilai Boolean). Pada
tipe data logika karena nilai akhir menghasilkan nilai TRUE atau FALSE maka inputan dapat
juga diwakilkan dengan bilangan 1 dan 0. TRUE diwakilkan oleh 1 dan FALSE diwakilkan oleh
0. Adapun yang termasuk kedalam operator logika adalah sebagai berikut :
OPERATOR JENIS OPERASI CONTOH PEMAKAIAN CODING HASIL
&& AND # include <iostream> OUTPUT
Nilai A = 1
PEMROGRAMAN C++ 22
Bagi Pemula 22
Contoh : 1 && 1 = 1 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 1 && 1;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
|| OR # include <iostream> Nilai A = 1
Contoh : 1 || 0 = 1 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 1 || 1;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
! NOT # include <iostream> Nilai A = 0
Contoh : !1=0 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = !1;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
c. Operator Relational, merupakan operator yang digunakan untuk menentukan hubungan dari
2 buah operand. Operator relational terbagi kedalam beberapa macam, yaitu :
OPERAT JENIS OPERASI CONTOH PEMAKAIAN CODING HASIL
OR OUTPUT
> Lebih besar # include <iostream> Nilai A = 1
Contoh : (10 > 2) = 1 using namespace std;
int main(int argc, char** argv) Nilai A = 0
< Lebih kecil {
Contoh : (10 < 2) = 0
int a = 10>2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10<2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
PEMROGRAMAN C++ 23
Bagi Pemula 23
>= Lebih besar sama # include <iostream> Nilai A = 1
dengan using namespace std;
Contoh : (10 ≥2) = 1 int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10>=2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
<= Lebih kecil sama # include <iostream> Nilai A = 0
dengan using namespace std;
Contoh : (10 ≤ 2) = 0 int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10<=2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
== Sama dengan # include <iostream> Nilai A = 0
Contoh : (10 == 2) = 0 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10==2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
!= Tidak sama dengan # include <iostream> Nilai A = 1
Contoh : (10 ≠ 2) = 1 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10!=2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
d. Operator Bitwise
Operator bitwise berguna untuk melakukan operasi-operasi yang berhubungan dengan
pemanipulasian bit. Operator bitwise hanya dapat digunakan untuk operand yang bertipe
data int atau char. Karena berkoresponden dengan tipe byte dan word didalam bit. Adapun
yang termasuk kedalam operator bitwise yaitu :
OPERA JENIS OPERASI CONTOH PEMAKAIAN CODING HASIL
TOR OUTPUT
AND # include <iostream> Nilai A = 0
& Contoh : 0 AND 1 = 0 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
PEMROGRAMAN C++ 24
Bagi Pemula 24
{
int a = 0 & 1;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
| OR # include <iostream> Nilai A = 1
Contoh : 0 OR 1 = 1 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 0 | 1;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
^ XOR # include <iostream> Nilai A = 0
Contoh : 1 XOR 1 = 0 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10!=2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
~ NOT # include <iostream> Nilai A = 0
Contoh : NOT 1 =0 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10!=2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
>> Shift Right # include <iostream> Nilai A = 4
Contoh : 18>>2 =4 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10!=2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
<< Shift Left # include <iostream> Nilai A = 32
Contoh : 16<< 1 = 32 using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int a = 10!=2;
cout<< “Nilai A = “<<a ;
return 0;
}
PEMROGRAMAN C++ 25
Bagi Pemula 25
Pembahasan Untuk SHIFT RIGHT dan SHIFT LEFT :
SHIFT RIGHT 18 dirubah ke biner :
Contoh : 18>>2 =4 27 26 25 24 23 22 21 20
128 64 32 16 8 4 2 1
00010010
Beri nilai 1 untuk yang dihitung, sehingga berdasarkan tabel
diatas yang dihitung hanya 16+2=18.
18 dirubah ke biner hasilnya menjadi 10010.
18>>2 artinya bergeser 2 bit ke sebelah kanan sehingga :
68421
10010
Geser 1 bit kekanan menjadi:
01001
Geser 1 bit lagi kekanan menjadi :
00100
Konversikan kembali menjadi :
00100
16 8 4 2 1
Sehingga 18>>2 = 4
PEMROGRAMAN C++ 26
Bagi Pemula 26
SHIFT LEFT 16 dirubah ke biner :
Contoh : 16<< 1 = 32 27 26 25 24 23 22 21 20
128 64 32 16 8 4 2 1
00010000
Beri nilai 1 untuk yang dihitung, sehingga berdasarkan tabel
diatas yang dihitung hanya 16.
16 dirubah ke biner hasilnya menjadi 10000.
16<<1 artinya bergeser 1 bit ke sebelah kiri sehingga
32 16 8 4 21
0 1 00 00
Geser 1 bit kekiri menjadi: 0
1 0 00 0
Konversikan kembali menjadi : 0
10000 1
32 16 8 4 2
Sehingga 16<<1 = 32
PEMROGRAMAN C++ 27
Bagi Pemula 27
LATIHAN
1. Perhatikan Penulisan variable dibawah ini apakah sudah benar atau masih salah. Jika masih salah
perbaiki, sehingga menjadi penamaan variable yang benar :
a. int 123Panjang;
b. int panjang123;
c. int panjang123balok;
d. int !panjang;
e. int panjang!;
2. Buatlah sebuah program untuk melakukan perhitungan volume limas
3. Mula-mula Berry memiliki 2 buah permen. Ketika Berry berhasil membuat program sederhana
yaitu membuat program volume limas, Berry memperoleh 12 permen dari tentornya sebagai
hadiah. Ditengah jalan pulang Berry bertemu dengan 3 orang anak yang sedang bermain,
kemudian Berry membagi permen yang dia miliki kepada 3 orang anak yang sedang bermain
tersebut sama rata. Berapa permen yang diperoleh masing-masing anak? Dan berapa sisa
permen yang dimiliki Berry saat ini?silahkan anda implementasikan ke dalam bahasa
pemrograman C++ untuk menyelesaikan permasalahan tersebut!
PEMROGRAMAN C++ 28
Bagi Pemula 28
BAB 2
2.1 RUNTUNAN (SEQUENCE)
Penyelesaian algoritma lebih banyak dikerjakan menggunakan runtutan. Runtunan atau
sequence merupakan struktur dasar algoritma yang terdiri dari satu atau lebih instruksi. Tiap
instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai urutan pada penulisan algoritma tersebut.
Perhatikan gambar berikut :
MULAI
INSTRUKSI KE-1
INSTRUKSI KE-2
……
INSTRUKSI KE-N
SELESAI
Gambar 2.1 Runtutan
PEMROGRAMAN C++ 29
Bagi Pemula 29
2.2 STUDI KASUS
Terdapat flowchart berikut :
START
Input Nilai A
B = A +2
C= B+1
D = A+B+C
Nilai D
FINISH
Misal :
A = 10 Misal A diisi dengan Nilai 10
B = A+2
C = B+1 B = 10 + 2, sehingga nilai B menjadi 12
D=A+B+C
C diisi dengan nilai B+1, sehingga C bernilai 13
D diperoleh dengan menjumlahkan Nilai A,B dan
C, sehingga :
D = 10 + 12 + 13
D = 35
PEMROGRAMAN C++ 30
Bagi Pemula 30
Implementasi ke dalam bentuk bahasa C++ :
# include <iostream>
Using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
//Deklarasikan Variabel
int A,B,C,D;
//Inputkan Bilangan yang ingin diperiksa
cout<< “ Input Nilai A : “;:”;
// Merespon proses inputan (mengambil/membaca nilai A)
cin>>A;
cout<< “ Nilai A : “ <<A<<endl;
B = A+2;
cout<< “ Nilai B : “ <<B<<endl;
C = B+1;
cout<< “ Nilai C : “ <<C<<endl;
D = A+B+C;
cout<< “ Nilai D : “ <<D<<endl;
return 0 ;
}
ANALISIS KODE PROGRAM
1. Kode program diatas merupakan program yang dibuat untuk mencari hasil D, dengan cara
menjumlahkan variable A,B dan C.
2. Awalnya anda diminta untuk menginput nilai dari variable A. Misalkan diinput nilai dari variable
A adalah 10.
3. Pada saat anda akan melanjutkan ke nilai variable B, maka anda diminta untuk menjumlahkan
nilai pada variable A dengan 2, sehingga variable B bernilai 12.
4. Variable C diperoleh dengan cara menjumlahkan nilai variable B dengan 1, sehingga nilai variable
C adalah 13.
5. Selanjutnya menghitung nilai variable D, yaitu penjumlahan dari nilai pada variable A+B+C,
sehingga 10+12+13 = 35.
PEMROGRAMAN C++ 31
Bagi Pemula 31
LATIHAN
1. Buatlah sebuah program untuk menghitung volume balok. Gunakan variable statis untuk
menghitung volume balok!
2. Sebuah Supermarket dengan nama “ BIG SUPER“ menjual barang-barang keperluan sehari-
hari. Semua barang yang dibeli akan dikenakan pajak sebesar 10% dari total belanja. Dalam
bulan ini terdapat pemberian discout sebesar 20% kepada pembeli untuk setiap
pembelanjaan yang mereka lakukan. Hitung Total Bayar untuk setiap pembelanjaan yang
dilakukan oleh pembeli!
3. Buatlah program untuk menghitung Nilai Akhir Mahasiswa dengan ketentuan sbb :
ABSENSI = 20 %
TUGAS = 25 % NA = ABSENSI + TUGAS + UTS + UAS
UTS = 20 %
UAS = 35 %
Nilai Absensi, Tugas, UTS dan UAS diinput oleh pengguna.
PEMROGRAMAN C++ 32
Bagi Pemula 32
BAB 3
3.1 PEMILIHAN/PENGKONDISIAN/PENYELEKSIAN
Dalam bahasa pemrograman C++ terdapat dua bentuk penyeleksian, yaitu IF dan SWITCH CASE.
Pemilihan/ pengkondisian/penyeleksian digunakan ketika anda akan membuat suatu program yang
didalamnya terdapat pemilihan. Seperti misalkan ketika anda akan membuat program menentukan
nama hari dalam satu minggu berdasarkan inputan hari atau anda datang ke sebuah rumah makan
kemudian anda melihat daftar menu, dimana terdapat dua pilihan yaitu menu makanan dan menu
minuman.
3.2 PENGGUNAAN IF
Pernyataan if membagi suatu alur algoritma menjadi dua cabang, berdasarkan persyaratan
yang diberikan kepada algoritma tersebut. Cabang yang pertama akan dijalankan apabila persyaratan
memenuhi aturan pada cabang yang pertama, sedangkan apabila tidak terpenuhi maka akan
langsung masuk ke cabang berikutnya. Jenis IF terbagi menjadi beberapa macam, yaitu :
1. IF SATU BUAH KONDISI
IF satu buah kondisi digunakan ketika anda akan membuat program yang didalamnya terdapat
pemilihan/pengkondisian/penyeleksian untuk satu buah kondisi. Berikut gambar IF untuk satu
buah kondisi :
PEMROGRAMAN C++ 33
Bagi Pemula 33
Gambar 3.1 Pemilihan Flowchart satu buah kondisi
Berikut notasi algoritmik penggunaan pemilihan satu buah kondisi :
if (kondisi)
{
statement…;
}
else
{
Statement_ketika kondisi tidak terpenuhi;//opsional
}
Contoh program untuk menentukan bilangan positif :
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int bil; //Deklarasikan Variabel
cout<<”Input Bilangan :”; //Inputkan Bilangan
cin>>bil; //Mengambil/membaca nilai bil yang diinput
if (bil > 0)
{
cout<< ”Bilangan Positif”;
}
else
{
cout<< ”Bukan Bilangan Positif”;
}
return 0;
}
PEMROGRAMAN C++ 34
Bagi Pemula 34
ANALISIS KODE PROGRAM
1. Kode program diatas merupakan program untuk menentukan bilangan positif
2. Awal mendeklarasikan variable : int bil, dimana nama variablenya adalah bil dan
memiliki tipe data integer. Pendeklarasian variable menggunakan variable dinamis
karena inputan akan di input pengguna.
3. PEMERIKSAAN KONDISI : if (bil > 0), jika bilangan(bil) yang diinput lebih besar
dari 0 bernilai TRUE, maka akan menampilkan output “Bilangan Positif” (kode
program : cout<<”Bilangan Positif”)
4. Jika kondisi bernilai FALSE, maka akan menampilkan output “Bukan Bilangan
Positif” (kode program : cout<<”Bukan Bilangan Positif”)
2. IF DUA BUAH KONDISI
IF dua buah kondisi digunakan ketika anda akan membuat program yang didalamnya terdapat
pemilihan/ pengkondisian/penyeleksian untuk lebih dari satu buah kondisi. Berikut gambar IF
untuk dua buah kondisi :
Gambar 3.2 Pemilihan dua buah kondisi
PEMROGRAMAN C++ 35
Bagi Pemula 35
Berikut notasi algoritmik penggunaan pemilihan dua buah kondisi :
if (kondisi1)
{
Statement1…; //jalankan statemen jika kondisi 1 terpenuhi
}
else if (kondisi2)
{
Statement2…; //jalankan statemen jika kondisi 2 terpenuhi
}
else
{
statement_kondisi_tidak_terpenuhi;
}
Contoh program untuk menentukan bilangan positif dan negatif :
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
//Deklarasikan Variabel
int bil;
//Inputkan Bilangan yang ingin diperiksa
cout<<”Input Bilangan :”;
// Merespon proses inputan (mengambil/membaca nilai bil)
cin>>bil;
if (bil > 0)
{
cout<< ”Bilangan Positif”;
}
else if (bil < 0)
{
cout<< ”Bilangan Negatif”;
}
else
{
cout<< ”Bukan Bilangan Positif & Negatif”;
}
return 0;
}
PEMROGRAMAN C++ 36
Bagi Pemula 36
ANALISIS KODE PROGRAM
1. Kode program diatas merupakan program untuk menentukan bilangan positif dan
Negatif
2. Awal mendeklarasikan variable : int bil, dimana nama variablenya adalah bil dan
memiliki tipe data integer. Pendeklarasian variable menggunakan variable
dinamis karena inputan akan di input pengguna.
3. PEMERIKSAAN KONDISI : if (bil > 0), jika bilangan(bil) yang diinput lebih besar dari
0 bernilai TRUE, maka akan menampilkan output “Bilangan Positif” (kode
program : cout<<”Bilangan Positif”) apabila bernilai FALSE, maka akan masuk ke
pemeriksaan kondisi selanjutnya : if (bil < 0), jika bilangan(bil) yang diinput lebih
kecil dari 0 bernilai TRUE, maka akan menampilkan output “Bilangan Negatif”
(kode program : cout<<”Bilangan Negatif”) apabila bernilai FALSE, maka akan
masuk ke opsi terakhir yaitu menampilkan output “Bukan Bilangan Positif &
Negatif” (kode program : cout<<”Bukan Bilangan Positif& Negatif”)
3. IF LEBIH DARI DUA BUAH KONDISI
IF lebih dari dua buah kondisi digunakan ketika anda akan membuat program yang didalamnya
terdapat pemilihan/ pengkondisian/penyeleksian untuk lebih dari dua buah kondisi. Berikut
gambar IF untuk lebih dari dua buah kondisi :
PEMROGRAMAN C++ 37
Bagi Pemula 37
Gambar 3.3 Pemilihan lebih dari dua buah kondisi
Berikut notasi algoritmik penggunaan pemilihan lebih dari dua buah kondisi :
if (kondisi1)
{
statement1…; //jalankan statemen jika kondisi 1 terpenuhi
}
else if (kondisi2)
{
statement2…; //jalankan statemen jika kondisi 2 terpenuhi
}
else if (kondisi3)
{
statement3…; //jalankan statemen jika kondisi 3 terpenuhi
}
else
{
//jalankan statemen jika semua kondisi tidak terpenuhi
statement_n…;
}
PEMROGRAMAN C++ 38
Bagi Pemula 38
Contoh program untuk menentukan pilihan bilangan 1-3 :
# include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
//Deklarasikan Variabel
int bil;
//Inputkan Bilangan
cout<<”Input Bilangan :”;
// Merespon proses inputan (mengambil/membaca nilai bil)
cin>>bil;
if (bil ==1) //pengkondisian bilangan = 1
{
cout<< ”Anda Menginput Bilangan 1”;
}
else if (bil ==2) //pengkondisian bilangan = 2
{
cout<< ”Anda Menginput Bilangan 2”;
}
else if (bil ==3) //pengkondisian bilangan = 3
{
cout<< ”Anda Menginput Bilangan 3”;
}
else
{
cout<< ”Hanya menghasilkan output 1..3 saja ”;
}
return 0;
}
ANALISIS KODE PROGRAM
1. Kode program diatas merupakan program untuk menampilkan bilangan 1, 2 atau 3 berdasarkan
bilangan yang diinput oleh pengguna.
2. Awal mendeklarasikan variable : int bil, dimana nama variablenya adalah bil dan memiliki tipe
data integer. Pendeklarasian variable menggunakan variable dinamis karena inputan akan di
input pengguna.
3. PEMERIKSAAN KONDISI : sama dengan 2 buah kondisi bedanya hanya letak pengkondisian yang
lebh dari dua tetapi konsep pemeriksaan sama dengan pengkondisian sebelumnya
PEMROGRAMAN C++ 39
Bagi Pemula 39
4. IF BERSARANG
IF Bersarang atau nama lainnya Nested IF merupakan IF didalam IF atau dengan kata lain didalam
pemilihan terdapat pemilihan lainnya. IF bersarang digunakan ketika akan membuat program
yang didalamnya terdapat pemilihan/pengkondisian/penyeleksian dan didalam pemilihan/
pengkondisian/penyeleksian tersebut terdapat pemilihan/pengkondisian/penyeleksian lagi.
Nested IF biasanya digunakan dalam pembuatan program yang kompleks. Berikut gambar IF
bersarang :
Gambar 3.4 Pemilihan IF Bersarang
Berdasarkan gambar diatas dapat dilihat bahwa terdapat dua buah kondisi sebelumnya
(lihat lingkaran biru warna dasar putih), dari salah satu kondisi tersebut terdapat pilihan kondisi
lain(lihat lingkaran biru warna dasar berwarna abu-abu), sehingga dapat terlihat bahwa dalam
pemilihan terdapat pilihan lain. Misalkan dalam studi kasus daftar menu pada sebuah warung
makan, dimana dalam daftar menu tersebut terdapat menu utama yaitu pilihan menu makanan
dan menu minuman kemudian dalam menu makanan tersebut terdapat pilihan kembali yaitu
beberapa makanan seperti mie goreng, mie rebut dan nasi goreng. Berikut notasi algoritmik
untuk If Bersarang :
PEMROGRAMAN C++ 40
Bagi Pemula 40
if (kondisi1)
{
if (kondisi1)
{
statement1;
}
else if (kondisi2)
{
statement2;
}
else
{
statement_n; //ketika semua kondisi tidak terpenuhi
}
}
else if (kondisi2)
{
if (kondisi1)
{
statement1;
}
else if (kondisi2)
{
statement2;
}
else
{
statement_n; //ketika semua kondisi tidak terpenuhi
}
}
……
else
{
//jalankan statemen jika semua kondisi tidak terpenuhi
statement_n…;
}
CONTOH KASUS
Sebuah warung makan ingin membuat aplikasi daftar menu sederhana. Dimana terdapat 2
pilihan menu, yaitu menu makanan dan menu minuman dan dalam menu makanan terdapat
pilihan lain seperti berikut :
PEMROGRAMAN C++ 41
Bagi Pemula 41
PILIHAN MENU Rp. 15.000,- MINUMAN
MAKANAN Rp. 25.000,- -
Rp. 17.000,-
1. Nasi Goreng Special
2. Nasi Goreng Seafood
3. Nasi Campur
Berdasarkan tabel diatas diketahui pilihan daftar menu berjumlah 2 menu utama, yaitu menu
makanan dan menu minuman. Dimana dalam menu makanan memiliki 3 pilihan yaitu menu nasi
goring special, nasi goring seafood dan nasi campur. Apabila diimplementasikan kedalam bahasa
pemrograman C++ akan menjadi :
#include <iostream>
using namespace std;
int main(int argc, char** argv)
{
int pil;
cout<<"========MENU=========="<<endl;
cout<<"1. MAKANAN"<<endl;
cout<<"2. MINUMAN "<<endl;
cout<<"Input Pilihan [1..2] :";
cin>>pil;
if(pil==1)
{
cout<<"MENU MAKANAN"<<endl;
cout<<"1. Nasi Goreng Special "<<endl;
cout<<"2. Nasi Goreng Seafood "<<endl;
cout<<"3. Nasi Campur "<<endl;
cout<<"Masukan Inputan [1..3] :";
cin>>pil;
if (pil==1)
{
cout<<"1. Nasi Goreng Special";
}
else if (pil==2)
{
cout<<"2. Nasi Goreng Seafood";
}
PEMROGRAMAN C++ 42
Bagi Pemula 42
else if (pil==3)
{
cout<<"3. Nasi Campur";
}
else cout<<"Pilihan Hanya Ada Sampai 3";
{
}
}
else if (pil==2)
{
cout<<"MENU MINUMAN";
}
else
{
cout<<"Piihan Anda Salah!!!";
}
return 0;
}
3.3 SWITCH CASE
Selain menggunakan IF, pemrograman bahasa C++ juga menyediakan penggunaan perintah
lainnya, yaitu switch case. Hampir sama dengan penggunaan if pada umumnya, karena
digunakan ketika ingin membuat program yang mengandung
pemilihan/pengkondisian/pemilihan. Perbedaan yang mendasar pada penggunaan switch case
adalah cangkupan tipe data yang digunakan relatife sempit karena hanya dapat memeriksa tipe
data yang bertipe integer dan char saja. Berikut notasi algoritmik penggunaan switch case :
PEMROGRAMAN C++ 43
Bagi Pemula 43