PETUNJUK
PEMBELAJARAN
1. Gunakan menu yang telah tersedia untuk mengoperasikan bahan ajar interaktif ini.
2. Materi disajikan secara ringkas dan padat.
3. Baca dan pahamilah meteri dengan baik dan teliti sesuai dengan langkah pembelajaran
4. Pelajari contoh-contoh penyelesaian permasalahan dengan seksama dengan pemahaman
atau bukan dihafalkan.
5. Pada kegiatan 6C dibagi menjadi 6 bagian, yaitu:
1) Creative Thinking, peserta didik menyelesaikan masalah untuk melatih kemampuan
berpikir kreatif
2) Collaborative, peserta didik bersama dengan kelompoknya bekerja sama untuk
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari
3) Communicative, peserta didik menyampaikan hasil dari soal yang telah disediakan
4) Critical Thinking, peserta didik menyelesaikan masalah untuk melatih kemampuan
berpikir kritis
5) Character, orang tua/keluarga sebagai sahabat keluarga mendampingi peserta didik
dalam menyelesaikan masalah dengan jujur, mandiri, dan teliti
6) Citizhenship, sebagai warga negara mendorong peserta didik lebih mengenal jati diri
bangsa melalui litarasi budaya.
6. Pada akhir kegiatan terdapat evaluasi pembelajaran. Anda dapat berinteraksi secara
langsung dengan bahan ajar interaktif ini dengan cara menjawab pertanyaan yang ada
7. Kerjakanlah soal yang telah disajikan untuk pembentukan keterampilan sampai anda benar-
benar terampil sesuai kompetensi.
8. Konsultasikan dengan guru apabila anda mendapat kesulitan dalam mempelajari bahan ajar
ini.
Kompetensi
Inti
Kompetensi Inti
KI 1 : Menghargai dan Menghayati ajaran agama yang
dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (toleransi, gotongroyong), santun,
percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan soial dan dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan rasa ingin tahumya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
KI 4 : Mencoba mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret
(menggunakan sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.
KD & IPK
Kompetensi Dasar
KD 3.1 : Membuat generalisasi dari pola pada barisan
KD 4.1 bilangan dan barisan konfigurasi objek
: Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi
objek
3.1.1 Indikator Pencapaian Kompetensi
: Menjelaskan pola dari suatu pola bilangan
3.1.2 Mengidentifisaki pola pada barisan konfigurasi objek
4.1.1 : Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
4.1.2 pola pada barisan bilangan
: Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola
pada barisan konfigurasi objek
TUJUAN
PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca dan mengamati permasalahan
pada bahan ajar interaktif peserta didik dapat
menjelaskan suatu pola bilangan
2. Setelah membaca dan mengamati permasalahan
pada bahan ajar interaktif peserta didik dapat
mengidentifisaki pola pada barisan konfigurasi
objek
3. Setelah mengamati dan mengerjakan latihan soal
dengan teliti, jujur dan mandiri peserta didik
dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan pola pada barisan bilangan
4. Setelah mengamati dan mengerjakan latihan soal
dengan teliti, jujur dan mandiri peserta didik
dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan pola pada barisan konfigurasi objek
PETA KONSEP
POLA BILANGAN PENGERTIAN
MACAM-MACAM
POLA BARISAN POLA KONFIGURASI
BILANGAN OBJEK
APERSEPSI
Perhatikan gambar di bawah!
Gambar 1
Gambar 2
Banyak hal yang berhubungan dengan pola bilangan dalam kehidupan
sehari-hari. Misalnya pola pada gelas-gelas yang ditumpuk pada suatu pesta, pola
tempat duduk yang terdapat di bioskop, susunan pola nomor buku yang terdapat di
perpustakaan, dan masih banyak contoh lainnya. Pada pola tersebut tersusun sebuah
himpunan. Misalnya pola gelas-gelas yang dibentuk merupakan susunan yang
membentuk segitiga. Maka himpunan yang terbentuk yaitu 3, 6, 10 … . sama halnya
juga dengan contoh yang lain.
Pola bilangan juga banyak kita jumpai pada soal Tes Potensi Akadamik.
Hal tersebut menandakan bahwa pola bilangan sangatlah penting karena merupakan
salah satu tolok ukur dalam menentukan kemampuan akademik dari seseorang.
Sehingga pola bilangan penting untuk dipahami. Dari penjelasan sebelumnya, untuk
dapat mempelajari pola bilangan lebih mudah maka peserta didik diharapkan
memahami terlebih dahulu tentang himpunan.
POLA BILANGAN
A. PENGERTIAN POLA BILANGAN
Pola bilangan adalah keteraturan bentuk suatu kelompok bilangan. Susunan angka
yang teratur dan tetap juga bisa dinamakan pola bilangan.
B. MACAM-MACAM POLA BILANGAN
Terdapat macam-macam pola bilangan, di antaranya adalah
1. Pola Bilangan Ganjil
• Pengertian pola bilangan ganjil adalah pola bilangan yang terbentuk dari bilangan-
bilangan ganjil. Sedangkan pengertian bilangan ganjil adalah suatu bilangan asli
yang tidak habis dibagi dua ataupun kelipatannya.
• Pola bilangan ganjil adalah 1,3,5,7, …
Gambar 3
• Rumus pola bilangan ganjill
1,3,5,7,…, n maka rumus pola bilangan ganjil ke n adalah
Gambar 3
Rumus pola bilangan ganjill
1 (2 1) - 1 = 1
3 (2 2) - 1 = 3
5 (2 3) - 1 = 5
7 (2 4) - 1 = 7
…
n (2 n) - 1 = n
sehingga rumus pola bilangan ganjil ke n adalah
Un = 2n – 1
2. Pola Bilangan Genap
• Pengertian pola bilangan genap adalah pola bilangan yang terbentuk dari bilangan-
bilangan genap . Bilangan genap adalah bilangan asli yang habis dibagi dua atau
kelipatannya .
• Pola bilangan genap adalah 2 , 4 , 6 , 8 , . . .
Gambar Pola Bilangan Genap
Gambar 4
• Rumus Pola Bilangan Genap
221 = 2
422 = 2
…
n2n = n
sehingga rumus pola bilangan genap ke n adalah:
Un = 2n
3. Pola Bilangan Persegi
• Pengertian pola bilangan persegi adalah suatu barisan bilangan yang membentuk
suatu pola persegi .
• Pola bilangan persegi adalah 1 , 4 , 9 , 16 , 25 , . . .
Gambar 5
• Rumus pola bilangan persegi
1 1 1 = 12
4 2 2 = 22
9 3 3 = 32
...
n n = n2
maka rumus pola bilangan persegi ke-n adalah :
Un = n2
4. Pola Bilangan Persegi Panjang
• Pengertian pola bilangan persegi panjang adalah suatu barisan bilangan yang
membentuk pola persegi panjang .
• Pola persegi panjang adalah 2 , 6 , 12 , 20 , 30 , . . .
Gambar 6
Rumus Pola Bilangan Persegi Panjang
2 (1 1) 1 = 2
6 (2 2) 2 = 6
12 (3 3) 3 = 12
…
Un (n n) n = n2 n
maka rumus pola bilangan persegi panjang ke-n adalah:
Un = n2 n
5. Pola bilangan segitiga
• Pengertian bola bilangan segitiga adalah suatu barisan bilangan yang membentuk sebuah
pola bilangan segitiga.
• Pola bilangan segitiga adalah 1 , 3 , 6 , 10 , 15 , . . .
Gambar 7
1 11 1+1 =1
2
3 1 2 2+1 =3
2
6 13 3+1 =6
2
…
Un 1 + 1
2
Maka rumus pola bilangan segitiga ke n adalah:
Un = +
6. Pola Bilangan Pascal
• Pengertian pola bilangan pascal adalah bilangan yang terbentuk dari sebuah aturan
geometri yang berisi susunan koefisien binomial yang bentuknya menyerupai segitiga. Di
dalam segitiga pascal, bilangan yang terdapat pada satu baris yang sama dijumlahkan
menghasilkan bilangan yang ada di baris bawahnya.
• Pola bilangan pascal adalah 1, 2, 4, 8, …
Gambar 8
• Rumus pola bilangan pascal
1 21-1 = 20 = 1
2 22-1 = 21 = 2
4 23-1 = 22 = 4
…
Un 2n-1
maka rumus pola bilangan pascal ke n adalah:
Un = 2n-1
7. Pola Bilangan Fibonacci
• Pengertian Pola bilangan fibonacci adalah serangkaian deret angka sederhana yang
susunan angkanya merupakan penjumlahan dari dua angka sebelumnya.
• Pola bilangan fibonacci adalah
Gambar 9
Literasi Perpustakaan
Pelajari materi berikut
untuk menambah
wawasan kalian
mengenai pola bilangan
https://bit.ly/3m5kw1h
AYO KITA MENGAMATI
Contoh 1
Tentukan angka satuan pada bilangan 4100
Ayo kita amati
Untuk menentukan angka satuan pada bilangan 4100
kita tidak perlu mengalikan bilangan “4” sebanyak 100 kali, namun cukup mengamati
pola angka satuannya. Perhatikan tabel 1 di bawan ini
Pangkat Jumlah Angka Satuan
41 4 4
42 16 6
43 64 4
44 256 6
45 1024 4
46 4096 6
Tabel 1
Dengan mengamati angka satuan pada bilangan yang lebih kecil, terlihat bahwa pola
angka satuannya adalah 4, 6, 4, 6, bergantian terus menerus. Angka satuan pada
pangkat 1 sama dengan pangkat 3 dan 5. Pangkat 2 sama dengan pangkat 4 dan 6.
Dengan memerhatikan pola tersebut, kita bisa menentukan pangkat ketika angka
satuan pada hasil pangkat sama sebagai berikut:
1, 3, 5, 7, 9, ... atau jumlah dari hasil pangkat dapat dibagi dengan satu 1
2, 4, 6, 8, 10, ... atau jumlah dari hasil pangkat dapat dibagi dengan satu 2
Dengan mencermati pola keterkaitan antara pangkat bilangan dengan angka satuan
bilangan yang dihasilkan, kita dapat menentukan bahwa 100 adalah bilangan kelipatan
2. Oleh karena itu, angka satuan pada bilangan 4100 adalah 6.
POLA BQILuAiNzGAN
Ayo Kita Mencoba
Click the Quiz button to edit this object
Cobalah menentukan angka satuan pada :
a. 425
b. 499
c. 42020
BARISAN BILANGAN
Perhatikan susunan bilangan di bawah!
1, 2, 3, 4, …
2, 4, 6, 8, …
1, 3, 5, 7, …
Jika kita perhatikan, bilangan-bilangan di atas disusun mengikuti pola tertentu. Maka
dapat disimpulkan:
“Barisan bilangan adalah himpunan bilangan dengan tingkat pengaturan tertentu dan
dibentuk menurut sebuah pola atau aturan tertentu”.
AYO KITA MENGAMATI
Contoh soal 1:
Jadwal pelajaran Eko pada hari senin adalah Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan
Seni Budaya. Pada minggu malam, Eko teringat bahwa pada mata pelajaran Seni
Budaya dia harus menghafal lagu nasional atau lagu daerah. Eko membuka sebuah
buku kumpulan lagu-lagu tersebut. Dia membuka di bagian awal, halaman sisi kiri
adalah daftar isi dan sisi kanan adalah halaman 1. Saat membuka bagian lain yang
berisi dengan judul lagu kebyar-kebyar, nomor halaman yang tampak jika dijumlahkan
hasilnya 185. Kemungkinan nomor halaman yang dimaksud adalah …
Penyelesaian:
Bagian awal buku
Sisi kiri adalah daftar isi
Sisi kanan adalah halaman 1
Lembar selanjutnya
sisi kiri adalah halaman 2
sisi kanan adalah halaman 3
Lembar selanjutnya
sisi kiri adalah halaman 4
sisi kanan adalah halaman 5
Lembar selanjutnya
sisi kiri adalah halaman 6
sisi kanan adalah halaman 7
Dst…
Jika kita perhatikan kita menemukan pola sebagai berikut
pada sisi kiri kita akan menjumpai halaman yang bernomor genap
pada sisi kanan kita akan menjumpai halaman yang bernomor ganjil
sehingga kita mendapatkan:
kiri : 2, 4, 6, …
kanan : 1, 3, 5, 7, …
Pertanyaan di atas adalah kemungkinan nomor yang dimaksud jika nomor halaman
yang tampak dijumlahkan hasilnya 185.
Karena halaman yang tampak merupakan nomor yang berurutan, sesuai dengan yang
diketahui sebelumnya bahwa sisi kiri adalah halaman genap dan sisi kanan adalah
halaman ganjil. Maka nomor berurutan tersebut adalah nomor berurutan antara angka
ganjil dan genap jika dijumlahkan hasilnya 185. Maka didapat nomor 92 dan 93.
92 + 93 = 185
Karena sisi kiri adalah bilangan genap maka sisi kiri adalah halaman 92 dan
karena sisi kanan adalah bilangan ganjil maka sisi kanan adalah halaman 93
AYO KITA MENGAMATI
Contoh Soal 2
Jika angka pada bilangan 200200200200200200… diteruskan dengan pola yang sama,
tentukan :
a. Angka ke-100
b. Angka ke-2020
c. Banyak angka 0 hingga angka ke 103
Penyelesaian:
Pada bilangan 200200200200..
Pola akan selalu berulang setelah 3 angka yaitu
2- 0–0
Angka pertama 2
Angka kedua 0
Angka ketiga 0
Setiap kelompok selalu terdiri dari 3 angka itu
a. Angka ke 100
Kita bagi 100 dengan 3 (pola)
100 : 3 = 33 bersisa 1
Karena sisa 1, maka angka ke-100 sama dengan angka pertaa pada tiap kelompok
yaitu angka 2
b. Angka ke 2020
Kita bagi 100 dengan 3 (pola)
2020 : 3 = 673 bersisa 1
Karena sisa 1, maka angka ke-100 sama dengan angka pertaa pada tiap kelompok,
yaitu angka 2
c. Kita bagi 1000 dengan 3
1000 : 3 = 333 bersisa 1
Tiap kelompok ada 2 angka 0
Sehingga jumlah angka 0 sampai angka ke-1000 adalah 2 333 = 666 angka 0
MARI KITA MENAMBAH WAWASAN
Sumber: https://youtu.be/u6f1vnO-TRE
Video di atas adalah penjelasan dari buku paket
Matematika Edisi Revisi 2017
Bab Pola Bilangan hal. 5 - 9
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
POLA KONFIGURASI OBJEK
Pola konfigurasi objek bisa diartikan sebagai bentuk yang tetap (memiliki
aturan tertentu) dari susunan sesuatu hal (bisa berupa benda mati atau hidup). Pada
pola konfigurasi objek ini diberikan salah satu ilustrasi terkait dengan pola yang ada pada
batik diantaranya pada batik pekalongan dan batik sidomukti. Batik pekalongan dan
sidomukti menggambarkan suatu kearifan lokal yang ada di Indonesia, sehingga siswa
diharapkan bisa mengenal salah satu identitas bangsa Indonesia. Ilustrasi yang pertama
yaitu batik pekalongan seperti tertera pada gambar 9 di bawah.
Gambar 9
Pada batik pekalongan yang disajikan dalam gambar 9 di atas, terlihat
bahwa batik pekalongan memiliki pola yang sangat jelas. Pada batik pekalongan
dibangun oleh suatu bentuk yang salah satunya dibedakan oleh warnanya. Bentuk
tersebut terdiri dari tiga buah warna yang saling bergantian posisi urutan munculnya
secara terus menerus baik pada posisi mendatar ataupun posisi tegak lurus. Misalkan,
perhatikan pola penyusun batik tersebut pada posisi yang mendatar yang diberi tanda
persegi panjang kuning, warna penyusun pola tersebut dilihat dari sebelah kanan adalah
dimulai dari bentuk dengan warna hijau kemudian dilanjutkan dengan warna merah,
kemudian biru, setelah itu akan kembali lagi urutannya ke bentuk dengan warna hijau,
merah, dan biru begitupun seterusnya akan memiliki pola yang sama. Untuk posisi pola
tegak lurus yang diberi tanda persegi panjang merah polanya sama dengan pola
penyusun batik pada posisi mendatar. Apabila kita diminta untuk menentukan pola
selanjutnya dari batik tersebut maka kita akan bisa menjawab secara langsung, jika kita
tersebut telah memahami pola penyusun batik pekalongan tersebut sebelumnya.
POLA KONFIGURASI OBJEK
Ambillah contoh bila kita diminta untuk menentukan dua buah pola
sebelum dan sesudah dari pola penyusun batik yang diberi tanda persegi panjang
kuning, maka kita akan bisa menjawab yaitu pola sebelum warna hijau adalah bentuk
dengan warna merah dan setelah warna biru adalah bentuk dengan warna hijau.
Untuk membantu dalam menentukan pola konfigurasi objek selain dilihat dari warna
yang dimiliki dari suatu bentuk tertentu, bisa juga dilihat berdasarkan bentuk
gambarnya. Untuk menentukan pola konfigurasi objek bisa dilihat berdasarkan bentuk
gambar 10 seperti pada pola batik sidomukti di bawah ini.
Gambar 10
Perhatikan pola batik sidomukti pada gambar 10 di atas, terlihat jelas
pola yang membentuk batik tersebut. Untuk salah satu contohnya, ambil pola batik
pada posisi mendatar yang diberi tanda persegi panjang kuning, pola penyusunnya
terdiri dari bentuk gambar silang dan bulat. Bila diperhatikan secara saksama pola
yang ada pada batik tersebut urutan munculnya saling bergantian antara bentuk
gambar silang dan bulat, dengan kata lain setelah atau sebelum gambar silang
urutannya pasti bentuk gambar bulat. Aturan ini berlaku juga pada posisi tegak lurus
pada batik tersebut.
Selain dengan memperhatikan warna dan bentuk gambar, untuk
menentukan pola konfigurasi objek ini bisa juga diperhatikan berdasarkan ukuran,
letak sudut, pencerminan, dan yang lainnya. Namun, pada makalah ini hanya dibahas
terkait dua hal tersebut yaitu pola konfigurasi objek berdasarkan warna dan bentuk
dari suatu gambar tertentu seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
MARI KITA MENAMBAH WAWASAN
Sumber: https://youtu.be/
Video di atas adalah penjelasan dari buku paket
Matematika Edisi Revisi 2017
Bab Pola Bilangan hal. 24 - 29
POLA KONFIGURASI OBJEK
AYO KITA MENGAMATI
Contoh soal 2
Selepas shalat dzuhur dan istirahat makan siang Ali dengan teman-
temannya langsung berangkat ke Madrasah Ulul Ilmi untuk sekolah agama.
Sesampainya di madrasah tersebut ternyata sedang ada pemasangan tulisan asmaul
husna di dinding madrasah. Semua murid diminta oleh pak Ustad untuk membantu
menempel tulisan asmaul husna tersebut dengan susunan sebagai berikut.
Berdasarkan pemaparan tersebut, berikut cara menyusun pola dari asmaul husana
seperti yang dicontohkan dibawah ini.
Gambar 11
Tuliskan asmaul husna urutan ke-58 dan terdapat pada bangun datar yang mana
asmaul husna urutan ke-58 tersebut!
Jika kita perhatikan pola di atas, terdapat tiga pola yaitu persegi – lingkaran – segitiga,
maka setiap tiga asmaul husna akan kembali ke pola awal.
Persegi : 1, 4, 7, …
Lingkaran : 2, 5, 8, …
Segitiga : 3, 6, 9, …
Ketiga barisan bilangan di atas memiliki pola yang sama yaitu penamban 3 angka, atau
ditambah 3 setiap angka selanjutnya. Perbedaannya adalah angka pertama pada
masing-masing pola.
Persegi lingakaran segitiga
1 dibagi 3 = 0 sisa 1 2 dibagi 3 = 0 sisa 2 3 dibagi 3 = 1 sisa 0
4 dibagi 3 = 1 sisa 1 5 dibagi 3 = 1 sisa 2 6 dibagi 3 = 2 sisa 0
7 dibagi 3 = 2 sisa 1 8 dibagi 3 = 2 sisa 2 9 dibagi 3 = 3 sisa 0
Berdasarkan penjabaran di atas, bisa disimpulkan bahwa:
Jika dibagi 3 bersisa 1 maka memiliki bentuk persegi
Jika dibagi 3 bersisa 2 maka memiliki bentuk lingkaran
Jika dibagi 3 bersisa 0 maka memiliki bentuk segitiga
Soal yang ditanyakan adalah urutan ke -58 maka,
58 dibagi 3 = 19 sisa 1
Karena bersisa 1 maka memiliki bentuk persegi
Asmaul husna urutan ke-58 adalah Al Mubdi’ dan memiliki bentuk persegi
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
AYO KITA BELAJAR MELALUI KEGIATAN 6C
Pada kegiatan 6C dibagi menjadi 6 bagian, yaitu:
1. Creative Thinking, peserta didik menyelesaikan masalah untuk
melatih kemampuan berpikir kreatif
2. Collaborative, peserta didik bersama dengan kelompoknya
bekerja sama untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan kehidupan sehari-hari
3. Communicative, peserta didik menyampaikan hasil dari masalah
yang telah disediakan
4. Critical Thinking, peserta didik menyelesaikan masalah untuk
melatih kemampuan berpikir kritis
5. Character, orang tua/keluarga sebagai sahabat keluarga
mendampingi peserta didik dalam menyelesaikan masalah
dengan jujur, mandiri, dan teliti
6. Citizhenship, sebagai warga negara, mendorong peserta didik
lebih mengenal jati diri bangsa melalui litarasi budaya dan
berlatih menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan budaya
Indoneia dalam bentuk pola bilangan.
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
CREATIVE THINKING
Untuk melatih siswa berpikir kreatif, selesaikanlah masalah dibawah ini dengan cara kamu sendiri!
Pada kegitan ini kamu bebas memilih caramu sendiri sesuai dengan apa yang kamu pahami. Tulislah
jawabanmu pada kolom yang sudah tersedia di bawahnya.
SMP Nusantara akan mengadakan acara Bulan Bahasa. OSIS SMP Nusantara bertanggung
jawab atas acara tersebut. Acara yang akan dilaksanakan adalah menggunakan konsep
vintage dan nature. Para siswa diminta membawa sebuah kayu dengan panjang 10 cm.
Rencanyanya mereka akan membuat dekorasi semacam ornament bingkai dari kayu
seperti pada gambar di bawah ini.
Jika mereka akan membuat sebanyak 10 buah yang berbeda, maka
a. Berdasarkan pendapatmu, bagaimana cara mereka membuat ornament dengan
bentuk yang berbeda?
b. Gambarkan 10 bentuk ornament berbeda yang kamu maksud dalam satu lembar
buku! Fotokan hasil gambarmu, kemudian upload pada link ini
https://forms.gle/FUBwjY57iPAPPkMGA
c. Menurut perhitunganmu, mereka membutuhkan berapa banyak balok kayu?
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
Budaya dan Kesenian Jawa Timur Video Lagu dan Budaya Jawa Timur
CHITEZENSHIP LITERASI BUDAYA
1. Pada kegitaan citizenship ini, peserta didik
belajar lebih mengenal jati diri bangsa khususnya
budaya Jawa Timur melalui literasi budaya.
2. Literasi budaya dapat dilakulaukan dengan
scan barcode yang telah disediakan di bawah.
3. Setelah literasi, peserta didik menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan literasi
sebelumnya.
Budaya dan Kesenian Jawa Timur Video Lagu dan Budaya Jawa Timur
https://bit.ly/32aUG48 https://bit.ly/2Fk0MX7
Apa yang bisa anda simpulkan setelah melakukan kegiatan literasi?
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
Selesaikanlah masalah berikut ini untuk melatih kemampuan dalam menyelesaikan
masalah pola bilangan yang berkaitan dengan Budaya Indonesia!
Untuk menyambut Hari Ulang Tahun Indonesia yang ke-76 pemeritah Surabaya akan
mengadakan pertunjukan sesuai dengan budaya masing-masing wilayah yang ada di
Jawa Timur.
Kawasan yang terdapat pada Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut:
1. Eks-Keresidenan Madiun 5. Eks-Keresidenan Surabaya
2. Eks-Keresidenan Kediri 6. Eks-Keresidenan Malang
3. Bojonegoro 7. Madura
4. Kawasan Pesisir Utara 8. Kawasan Tapal Kuda
Masing-masing kawasan tersebut memiliki satu sampai beberapa kota/kabupaten.
Untuk mengetahui kota/kabupaten mana saja pada masing-masing kawasan bisa
dilihat pada literasi budaya dan kesenian Jawa Timur di atas.
Setiap golongan wilayah tersebut akan menampilkan suatu pertunjukan yang
merupakan ciri khas wilayang masing-masing. Pada setiap penampilan akan diberikan
waktu yang sama. Urutan kota/kabupaten yang akan tampil sesuai dengan
Kota/kabupaten yang diterangkan pada bagian literasi tersebut.
Apabila pertunjukan akan dimulai pada pukul 09.00 dan harus selesai pukul 12.00 atau
selambat-lambatnya pukul 12.15 dan tidak boleh kurang dari pukul 12.00. Maka penampilan
masing-masing wilayah memperoleh waktu berapa menit dan pada pukul 10.15 merupakan
penampilan dari kota/kabupaten apa?
Jawaban
CHARACTER SAHABAT KELUARGA
• Pada kegitan ini peserta didik bersama keluarga melakasanakan sebuah
projek untuk dapat menyelesaikan masalah.
• Setelah menyelesaikan masalah diharapkan dapat melatih kejujuran,
ketelitian dan tanggung jawab peserta didik
Sebelum menyelesaikan masalah tersebut kamu harus mengerjakan sesuai
dengan diskripi masalah. Membaca dzikir setelah melakasanakan sholat
sebanyak yang tertera pada masalah. Ketika mengerjakan sholat dan dzikir
lebih baik dan diharapkan didampingi oleh orang tua atau keluargamu.
Selesaikan masalah dibawah ini peserta didik diharapkan mengerjakan
dengan jujur, teliti dan penuh tanggung jawab!
Kerjakanlah sholat wajib berjamaah mulai dari subuh hingga isyak dengan
orang tua atau keluargamu. Setelah sholat bacalah dzikir sebagai berikut:
Bacaan tasbih yaitu Subhanallah sebanyak 33 kali
Bacaan tahmid yaitu Alhamdulillah sebanyak 33 kali
Bacaan takbir yaitu Allahu Akbar sebanyak 33 kali
Setelah menyelsaikan sholat, carilah bacaan dzikir yang manakah, jika telah
berdzikir sebanyak 300 kali, dan pada waktu salat apakah dzikir tersebut
berlangsung (dihitung mulai dari salat subuh)!
Kamu boleh meyelesaikan soal tersebut dengan didampingi atau berdiskusi
dengan orang tua/keluarga.
Klik di sini jika akan menjawab
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
PESAN MORAL
Setelah mempelajari materi pola bilangan bermuatan 6C, peserta
didik diharapkan dapat memberikan dampak karakter yang positif
melalui pesan moral yang terkandung dalam bahan ajar ini yaitu
sebagai berikut.
Berlatih mengerjakan soal atau menyelesaikan masalah dapat
melatih ketelitian.
Banyak sekali manafaat dalam kehidupan sehari-hari ketika
belajar pola bilangan oleh karenanya peserta didik harus selalu
bersyukur.
Memberi wadah antara peserta didik dengan orang tua untuk
saling komunikatif.
Melatih peserta didik lebih mandiri dalam mempelajari materi.
Menumbuhkan jiwa nasionalisme pada peserta didik melalui
belajar budaya.
Tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan masalah yang ada.
Melatih rasa empati kita pada hal-hal kecil yang ada di sekitar
lingkungan kita melalui kegiatan collaborative.
Memberikan manfaat dan dapat saling bertukar ide kepada yang
lain melalui kegiatan communication.
Quiz
Click the Quiz button to edit this object
DAFTAR RUJUKAN
As’ari, A. R. 2017. Matematika. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri: Solo.
Gustiara, F., Salman A.N.M. 2016. Materi Pola Konfigurasi Objek dan Bilangan untuk
Siswa SMP/MTs dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik. Prosiding
SNIPS (Online), ISBN: 978-60261045-0-2. http://Portal.fmipa.itb.ac.id, diakses tgl
14 Juli 2020.
Kemendikbud. 2017. Mengembalikan Indonesia Raya 3 Stanza. (Online),
http://kebudayaan.kemendikbud.go.id/lagu-indonesia-raya-3-stanza/, diakses tgl
25 Juli 2020.
Widhia, T. A. 2018. Matematika Kelas 8 Mencari Pola Bilangan. (Online),
htps://blog.ruangguru.com/matematika-kelas-8-smp-mencari-pola-bilangan/,
diakses tgl 14 Juli 2020.
Adminami01. 2020. Memahami Macam-Macam Pola Bilangan Dalam Matermatika.
(Online), https://rumusrumus.com/macam-pola-bilangan/, diakses tgl 14 Juli
2020.
PROFIL PENGEMBANG
Nama : Kennismi Afif Sofiyana AR
NPM : 21601072089
Jurusan : Pendidikan Matematika
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Islam Malang
Kontak : [email protected]