The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by aniadja21, 2022-05-21 02:41:13

bahan _ajar_TIK_PPG

bahan _ajar_TIK_PPG

A. Pendahuluan
1. Deskripsi Singkat
Untuk bisa mengelola jaringan lokal agar tidak terjadi kelebihan traffik dan
memberikan keamanan jaringan seperti contoh di atas kita perlu tahu teknologi VLAN
dan langkah konfigurasi VLAN. Dengan penerapan VLAN yang baik akan menjadikan
jaringan lebih stabil, tidak kelibihan traffic dan memberikan keamanan pada jaringan.
2. Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti seluruh tahapan pada kegiatan belajar ini, peserta dapat :
a)Siswa diharapkan dapat menjelaskan VLAN pada jaringan dengan benar
b)Siswa dapat menentukan cara konfigurasi VLAN pada jaringan dengan tepat
c)Siswa diharapkan dapat menghubungkan VLAN dengan benar
d)Siswa diharapkan dapat melakukan konfigurasi VLAN dengan tepat

B. Uraian Materi
1. Paparan Masalah
Teknologi jaringan komputer menjadi sebuah kebutuhan utama setiap
organisasi. Dengan jaringan komputer, perangkat yang terhubung dapat saling
bertukar informasi. PT. Sarana Cemerlang group adalah perusahaan outsourcing
dengan spesialisasi pada bidang pemyediaan tenaga kerja dan kontraktor. Perusahaan
ini mempunyai beberapa departemen/divisi yang menghubungkan lebih dari 100
personal computer (PC) dalam satu jaringan yang berpusat pada sebuah switch,
tentunya akan banyak mengalami beban traffic yang berlebihan pada jaringan
tersebut. Disamping itu semua komputer disetiap divisi saling terhubung sehingga
dapat mengakses sumber daya pada komputer yang seharusnya bukan haknya.
Dengan adanya teknologi VLAN maka jaringan yang secara fisik
terhubung dapat kita bagi secara logika. Karena VLAN merupakan suatu model
jaringan yang membagi jaringan secara logikal kedalam beberapa VLAN yang
berbeda. Sehingga VLAN memiliki fleksibilitas di dalam pengaturan jaringan dan
memudahkan administrator jaringan dalam membagi jaringannya sesuai dengan
fungsi dan kebutuhan keamanan jaringan tersebut. Selain menghemat tempat VLAN
juga dapat menghemat biaya karena tidak perlu menggunakan banyak switch untuk
keperluan 2 jaringan. Bagaimana solusi pengelolaan jaringan VLAN pada
perusahaan tersebut agar berkurangnya traffic yang besar dan memberikan keamanan
pada jaringan tersebut sehingga hanya sesama divisi yang bisa saling berkomunikasi?
2. Paparan Konsep Materi
A. Pengertian VLAN
Salah satu masalah yang dihadapi oleh LAN (tradisional) adalah tidak
adanya mekanisme “pengaturan” yang fleksibel. Administrator akan sulit
mengelompokkan masing-masing host berdasarkan kategori tertentu. Seperti
mengelompokkan beberapa host berdasarkan kelompok kerja, berdasarkan
departemen, aplikasi atau servis yang disediakan apalagi jika ukuran LAN sudah
cukup besar. Dimana masing-masing host berada ditempat yang cukup jauh. Akan

sulit membuat kelompok berdasarkan kategori tertentu jika lokasi host terpencar atau
berjauhan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat membuat VLAN atau virtual
LAN. Dengan VLAN kita dapat mengelompokkan beberapa host yang berada di
beberapa gedung menjadi beberapa kelompok, misal kelompok manager, kelompok
HRD, kelompok Keuaangan, dan sebagainya.

Virtual LAN (VLAN) merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN
atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan)
sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke
jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah
segmen LAN yang berbeda.

VLAN itu sendiri adalah bagian dari jaringan Local Area Network (LAN),
dan dalam satu jaringan bisa terdapat banyak VLAN. Sama seperti di dalam sebuah
gedung terdapat banyak ruangan-ruangan, itulah VLAN. Dengan terbagi menjadi
beberapa kelompok maka secara default tidak akan dapat saling berbagi, kecuali
memang dikonfigurasi atau diberikan akses untuk bisa saling berhubungan.

Gambar 1.1: Konsep VLAN
Dari gambar konsep VLAN sebuah gedung di atas, bisa diartikan bahwa
VLAN terbagi menjadi beberapa ruangan kecil. VLAN bersipat logic dan di
konfigurasi dengan beberapa network di dalamnya. Dengan berbedanya network,
keuntungan yang diperoleh adalah stabilitas trafik jaringan yang lebih baik.
Perhatikan perbedaan topologi jaringan LAN (tradisional) dengan VLAN berikut ini!

Gambar 1.2: Jaringan LAN

Pada jaringan LAN diatas semua komputer terhubung pada switch yang
sama dan semua komputer dapat saling berkomunikasi. Sedangkan Pada jaringan
VLAN dibawah ini semua komputer terhubung pada switch yang sama dan hanya
komputer yang dalam VLAN yang sama yang dapat saling berkomunikasi.

Gambar 1.3: Jaringan VLAN

B. Cara Kerja VLAN
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan, baik

menggunakan port, MAC address dan lain-lain. Semua informasi yang mengandung
pengalamatan suatu VLAN (tagging) disimpan dalam suatu database, jika
pengalamatan berdasarkan port yang digunakan maka database harus mencatat port-
port yang digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya, maka digunakan
switch/bridge yang dapat diatur. Switch/bridge akan menyimpan semua informasi
dan konfigurasi suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi
yang sama. Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan
sebagainya.
C. Keuntungan Penggunaan VLAN

1) Security: keamanan data dari setiap divisi dapat dibuat tersendiri, karena
segmennya bisa dipisah secarfa logika. Lalu lintas data dibatasi segmennya.

2) Cost reduction: penghematan dari penggunaan bandwidth yang ada dan dari
upgrade perluasan network yang bisa jadi mahal.

3) Higher performance: pembagian jaringan layer 2 ke dalam beberapa
kelompok broadcast domain yang lebih kecil, yang tentunya akan
mengurangi lalu lintas packet yang tidak dibutuhkan dalam jaringan.

4) Broadcast storm mitigation: pembagian jaringan ke dalam VLAN-VLAN
akan mengurangi banyaknya device yang berpartisipasi dalam pembuatan
broadcast storm. Hal ini terjadinya karena adanya pembatasan broadcast
domain.

5) Improved IT staff efficiency: VLAN memudahkan manajemen jaringan
karena pengguna yang membutuhkan sumber daya yang dibutuhkan berbagi
dalam segmen yang sama.

6) Simpler project or application management: VLAN menggabungkan para
pengguna jaringan dan peralatan jaringan untuk mendukung perusahaan dan
menangani permasalahan kondisi geografis.

D. Keanggotaan VLAN
1.Static VLAN
Static VLAN merupakan tipe VLAN yang paling umum dan paling aman.
Setiap anggota dari suatu VLAN ditentukan berdasarkan nomor port switch.
Keanggotaan akan tetap selamanya seperti itu selama belum diubah oleh
network administrator.
2.Dynamic VLAN
Pada dynamic VLAN, keanggotaan akan ditentukan secara otomatis
menggunakan software yang diinstal menggunakan server pusat, yang
disebut VLAN management Policy Server (VMPS). Contoh software-nya
adalah Cisco Works 2000. Dengan menggunakan VMPS, kita dapat
menentukan anggota VLAN berdasarkan mac address, protokol, dan aplikasi
untuk membentuk dynamic VLAN

E. Link VLAN
VLAN dibangun menggunakan berbagai perangkat, seperti: switch,

router, PC, dan sebagainya. Tentunya diperlukan hubungan atau link diantara
perangkat-perangkat tersebut. Link seringkali disebut sebagai interface. Ada dua
jenis link yang digunakan, yaitu :
1). Access Link

Access Link merupakan tipe link yang umum dan dimiliki oleh hampir
semua jenis switch VLAN. Access Link lazimnya digunakan untuk
menghubungkan komputer dan switch. Access link tidak lain merupakan port
switch yang sudah terkonfigurasi. Selama proses transfer data, switch akan
membuang informasi tentang VLAN. Anggota suatu VLAN tidak bisa
berkomunikasi dengan VLAN yang lain, kecuali dihubungkan dengan router.
Access Link hanya mendukung teknologi Ethernet biasa (10Mbps) dan Fast
Ethernet (100Mbps).
2). Trunk Link

Trunk Link digunakan untuk menghubungkan switch dengan switch
yang lain, switch dengan router, atau switch dengan server. Jadi, port telah
dikonfigurasi untuk dilalui berbagai VLAN (tidak hanya sebuah VLAN).
Trunk Link hanya mendukun teknologi Fast Ethernet (100Mbps) dan Gigabit
Ethernet (1000Mbps).
F. Tipe VLAN
1) Default VLAN adalah VLAN yang sudah ada sejak pertama kali switch

dihidupkan. sebelum dikonfigurasi, semua port yang ada pada switch akan
tergabung ke dalam default VLAN dan dapat tergabung pada masing-masing
VLAN. Pada Cisco, default VLAN adalah VLAN 1.
2) Data VLAN adalah VLAN yang hanya mengatur trafik data pada VLAN.

3) Native VLAN adalah VLAN yang dikembalikan ke suatu port apabila tidak
dalam bentuk trunking dan untagged.

4) Voice VLAN adalah VLAN yang mendukung VoIP dan dikhususkan untuk
komunikasi data suara pada VLAN.

5) Management VLAN adalah VLAN yang dikonfigurasi untuk management
switch.

G. Basic Command Mode
a) User EXEC Mode
Mode pertama adalah User EXEC mode. Ini merupakan mode perintah
ketika kita pertama kali masik ke mode CLI untuk konfigurasi Switch ataupun
Router Cisco. Untuk masuk ke mode selanjutnya bisa langsung tekan [enter].
Sedangkan untuk keluar dari mode ini bisa ketik exit, logout ataupun disconnect.
Prompt :
Router>
b) Previleged EXEC Mode
Ini merupakan mode setelah kita masuk dari user EXEC mode. Dalam
mode ini, kita hanya bisa mengeksekusi beberapa command sederhana untuk
monitoring troubleshooting. Seperti : ping, show running-config, show startup-
config, show config, show flash, show history, show protocols, show interface,dll.
Prompt :
Router#
c) Global Configuration Mode
Mode ketiga adalah global configuration mode. Ini merupakan mode
untuk kita bisa mengkonfigurasi keseluruhan device switch ataupun router.
Sesuai namanya global konfigurasi yang kita masukkan akan terdeteksi secara
global atau umum. Beberapa command : interface fa0/0 untuk masuk ke mode
interface fa0/0, hostname, konfigurasi routing eigrp, ospf, static, dll.
Prompt :
Router(config)#
d) Line
Ini merupakan command mode yanng biasa digunakan untuk konfigurasi
CLI di router melalui port console dalam device tersebut. Untuk masuk bisa
menggunakan command : line <type> <number>, sedangnkan keluar bisa
dengan command exit atau ^Z
Prompt :
Router(config-line)#
e) Interface Mode
Ini merupakan mode untuk kita bisa konfigurasi interface secara lebih
spesifik, misal untuk interface fa0/0, kita bisa konfigurasi IP Address beserta
netmasknya, atau interface VLAN di switch,dll
Prompt :
Router(config-if)#

f) Subinterface Mode
Ini merupakan mode ini bisa digunakan untuk konfigurasi interface yang

memiliki sub-interface. Biasanya, dalam mode ini bisa digunakan untuk
konfigurasi materi interVLAN routing.

Prompt :
Router(config-subif)#
H. Konfigurasi VLAN
Berikut ini diberikan command untuk konfigurasi dasar VLAN pada
Swicth Cisco Catalyst. Simulasi konfigurasi VLAN menggunakan CISCO Packet
Tracer.
a. Membuat VLAN
(secara default, hanya ada satu VLAN, yaitu VLAN 1)
syntax :
Switch#configure terminal
Switch(config)#VLAN NomorVLAN
Switch(config-VLAN)#name NamaVLAN
contoh: untuk membuat VLAN dengan ID nomor 10 nama marketing.
Switch#configure terminal
Switch(config)#VLAN 10
Switch(config-VLAN)#name marketing
Switch(config-VLAN)#end
b. Verifikasi VLAN yang sudah dibuat:
Command:
Switch#show VLAN brief
c. Memasukkan Port menjadi anggota suatu VLAN
Secara default semua port dalam switch menjadi anggota VLAN 1 Contoh:
memasukkan Port Fa0/1 menjadi anggota VLAN 10:
Switch#configure terminal
Switch(config)#interface fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access VLAN 10
Switch(config-if)#end
Jika kita ingin memasukkan beberapa port bersama-sama menjadi anggota
port 10, bisa juga menggunakan interface range. misal ingin memasukkan port Fa0/1
sampai dengan Fa0/6, maka urutan perintahnya adalah:
Switch#configure terminal
Switch(config)#interface range fa0/1 - fa0/6
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access VLAN 10
d. Verifikasi Pengaturan Port Menjadi anggota VLAN
Switch#show VLAN brief
e. Menghapus VLAN

Bila kita Menghapus sebuah VLAN, kita dapat menggunakan perintah “no
VLAN nomorVLAN. Contoh: perintah untuk menghapus VLAN 10:

Switch#configure terminal
Switch(config)#no VLAN 10
I. Solusi Masalah

Dari pemaparan permasalahan di atas, untuk mengelola jaringan lokal agar
tidak terjadi beban traffic yang besar, mudah pengelolaan, fleksibilitas,
memberikan keamanan dan menghemat biaya infrastruktur jaringan adalah
dengan menggunakan teknologi VLAN. Kemudian proses perancangan jaringan
VLAN dapat menggunakan software Cisco Packet Tracert sebelum di
implementasi ke jaringan yang sebenarnya. Berikut merupakan tahapan-tahapan
dan konfigurasi dalam pembuatan jaringan VLAN berdasarkan kasus pada
perusahaan diatas.
1) Membuat VLAN berdasarkan Divisi di perusahaan

Sebagai contoh kita buat empat VLAN dengan nama sesuai devisi di
perusahaan, sebagai berikut:

VLAN 10 dengan nama Direktur yang berisi komputer milik direktor
VLAN 20 dengan nama Marketing yang beirisi komputer devisi marketing
VLAN 30 dengan nama Keuangan yang beirisi komputer devisi Keuangan
VLAN 40 dengan nama HRD yang beirisi komputer devisi Personalia/ HRD
2) Merancang Topologi
Berikut perancangan topologi VLAN yang telah dibuat di Cisco Packet
Tracer

Gambar 1.4: Topologi VLAN
3) Konfigurasi IP Addres di Setiap Komputer

Lakukan konfigurasi IP Address dan subnet mask disetiap komputer sebagai
berikut:

Komputer IP Address Subnet Mask

PC1 192.168.1.1 255.255.255.0
PC2 192.168.1.2 255.255.255.0

PC3 192.168.1.3 255.255.255.0

PC4 192.168.1.4 255.255.255.0
PC5 192.168.1.5 255.255.255.0

PC6 192.168.1.6 255.255.255.0

PC7 192.168.1.7 255.255.255.0
PC8 192.168.1.8 255.255.255.0

Tabel 1.1: Pembagian IP Address
Langkah konfigurasi IP Address di Cisco Packet Tracert adalah pilih salah
satu computer. Klik PC 1, untuk konfigurasi IP Address pada PC 1 setelah PC
diklik maka tampilannya seperti pada gambar berikut kemudian klik Desktop
berikut dan klik IP Configuration.

Gambar 1.5: Konfigurasi PC
Ketik IP address 192.168.1.1 dan subnet mask 255.255.255.0 dengan
ketentuan 192.168.1.0 adalah network sedangkan 1 adalah host atau alamat seperti
pada gambar berikut.

Gambar 1.6: Konfigurasi IP Address di PC
Lakukan semua konfiurasi IP Address pada semua PC

4) Konfigurasi VLAN di Switch
a) Membuat VLAN
Klik Switch , pilih CLI dan ketikkan perintah berikut:
Switch>enable
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#VLAN 10
Switch(config-VLAN)#name direktor
Switch(config-VLAN)#exit
Switch(config)#VLAN 20
Switch(config-VLAN)#name marketing
Switch(config-VLAN)#exit
Switch(config)#VLAN 30
Switch(config-VLAN)#name keuangan
Switch(config-VLAN)#exit
Switch(config)#VLAN 40
Switch(config-VLAN)#name HRD
Switch(config-VLAN)#exit
Switch(config)#

Gambar 1.7: Membuat VLAN
b) Memasukkan Port Switch ke VLAN

Memasukkan PC 1 dan PC 2 yang terhubung pada port fa0/1 dan fa0/2 ke
VLAN 10 (Direktur) dengan perintah berikut:

Switch>en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode access

Switch(config-if)#switchport access VLAN 10
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access VLAN 10
Switch(config-if)#ex

Memasukkan PC 3 dan PC 4 yang terhubung pada port fa0/3 dan fa0/4 ke
VLAN 20 (Marketing) dengan perintah berikut:

Switch(config)#int fa0/3
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access VLAN 20
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access VLAN 20
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#

Memasukkan PC 5 dan PC 6 yang terhubung pada port fa0/5 dan fa0/6 ke
VLAN 30 (Keuangan) dengan perintah berikut:

13Switch(config)#int fa0/5
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access VLAN 30
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/6
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access VLAN 30
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#

Memasukkan PC 7 dan PC 8 yang terhubung pada port fa0/7 dan fa0/8 ke
VLAN 40 (HRD) dengan perintah berikut:

Switch(config)#int fa0/7
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access VLAN 40
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int fa0/8
Switch(config-if)#switchport mode access

Switch(config-if)#switchport access VLAN 40
Switch(config-if)#ex

Gambar 1.8: Memasukkan Port ke VLAN
5) Verifikasi Pengaturan Port Menjadi anggota VLAN

Sebelum dilakukan pengujian VLAN, maka dilakukan verifikasi VLAN
yang telah dibuat tadi dengan perintah berikut:

Switch#sh VLAN brief

Gambar 1.9: Verifikasi VLAN

6) Pengujian VLAN
Lakukan ping dari PC1 (VLAN 10) ke PC2 (VLAN 10) sehingga hasilnya

adalah TTL (dapat berkomunikasi) karena dalam VLAN yang sama.

Gambar 1.10: Pengujian dalam Satu VLAN
Lakukan ping dari PC1 (VLAN 10) ke PC3 (VLAN 20) sehingga hasilnya
adalah RTO (tidak dapat berkomunikasi) karena berbeda VLAN.

Gambar 1.11: Pengujian beda VLAN

7) Forum Diskusi
Buatlah kelompok dengan anggota 3-4 orang. Setelah melakukan

rancangan tolologi jaringan VLAN dan konfiguasi jaringan VLAN, Diskusikanlah
topik berikut:
1. Kemukakan pendapat anda, bagaimana susunan pembuatan kofigurasi
VLAN?
2. Apa saja yang menyebabkan konfigurasi VLAN sehingga tidak berhasil?
3. Pada saat melakukan konfiguasi VLAN, apa sajakah yang diperlukan?

Buatlah rangkuman dari diskusi Anda dalam bentuk Microsoft Power
Point dan presentasikan di depan kelas.
C. Penutup
1. Rangkuman
1) VLAN adalah sebuah kelompok perangkat dalam jaringan atau lebih yang

dikonfigurasikan dengan menggunakan perangkat lunak pengelolaan
sehingga sistem ini tidak benar-benar nyata, akan tetapi tetap dapat
berkomunikasi seperti halnya perangkat tersebut terhubung secara fisik.
2) VLAN memberikan sebuah metode untuk membagi satu fisik network ke
banyak broadcast domain.
3) Ketika switch menerima data dari sebuah workstation, switch dapat
mengetahui identitas VLAN yang mengirim data tersebut, atau juga disebut
dengan VLAN ID.
4) VLAN terbagi menjadi beberapa jenis yaitu:

a) Default VLAN adalah VLAN yang sudah ada sejak pertama kali switch
dihidupkan, sebelum dikonfigurasi semua port yang ada pada switch
akan tergabung ke dalam default VLAN dan dapat terhubung pada
masing-masing port . Pada cisco, default VLAN adalah VLAN 1.

b) Data VLAN adalah VLAN yang hanya mengatur trafik data pada
VLAN.

c) Native VLAN yang dikembalikan ke suatu port apabila tidak dalam
bentuk trunking dan untagged.

d) Voice VLAN adalah VLAN yang mendukung Volp dan di khususkan
untuk komunikasi data suara pada VLAN.

e) Management VLAN adalah VLAN yang dikonfigurasi untuk
manajemen switch.

5) Untuk simulasi konfigurasi VLAN bisa menggunakan Cisco Packet Tracer.
.

2. Tes Formatif
1. VLAN bertujuan untuk...
a. Mempercepat proses instalasi IP Address
b. Memperbaiki lalu lintas data
c. Mengurangi besarnya data
d. Memperlancar lalu lintas data

e. Mengubah data
2. Berikut ini yang bukan termasuk manfaat VLAN adalah...

a. Keamanan
b. Kemacetan lalu lintas data
c. Mengurangi
d. Mempermudah administrator jaringan
e. Performance
3. Suatu prangkat atau device yang berfungsi sebagai pengatur dan pembagi

sinyal daya dari suatu komputer lainnya yang terhubung pada perangkat
tersebut adalah pengertian dari...
a. Modem
b. VLAN
c. Switch
d. Hub
e. Fast Ethernet
4. Jenis VLAN yang sudah ada sejak pertama kali switch dihidupkan, sebelum di
konfigurasi semua port yang ada pada switch akan tergabung ke dalam
default VLAN dan dapat terhubung pada masing-masing port. Pada
perangkat Cisco, default VLAN adalah VLAN 1, pernyataan yang sudah
dijelaskan tersebut merupakan pengertian dari...
a. Default VLAN
b. Data VLAN
c. Voice VLAN
d. VLAN Monitor
e. Management VLAN
5. VLAN adalah singkatan dari...
a. Vocal Local Area Network
b. Virtual Local Area Network
c. Virtual Local Area Networking
d. Virtual LAN Area Network
e. Virtual Lan Area Net
6. VLAN (Virtual Local Area Network) adalah fungsi....dari sebuah switch
a. Local
b. Logic
c. LAN
d. Algoritma
e. Signal
7. Pada pilihan berikut ini yang merupakan salah satu fungsi atau kegunaan dari
VLAN, yaitu...
a. Menambah beban IP pda Switch
b. Mencegah terjadinya collision domain
c. Meningkatkan vulnerabilities

d. Memungkinkan terjadinya konflik IP
e. Membatasi LAN luar dari VLAN
8. Merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang

dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga
dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke
jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada
sejumlah segmen LAN yang berbeda, merupakan pengertian dari ....
a. LAN
b. VLAN
c. WAN
d. MAN
e. Http
9. Berikut ini jenis - jenis VLAN , kecuali ..
a. Default VLAN
b. Data VLAN
c. Voice VLAN
d. Management VLAN
e. Failed VLAN
10. Salah satu cara mengecek VLAN dengan cara ....
a. Pong
b. Ping
c. Pdkt
d. Spam Like
e. Follback
DAFTAR PUSTAKA
1. Lamada, Mustari. 2019. Modul 4 Manajemen dan Keamanan Jaringan. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2. Harjono, Agung Purwo Wicaksono . 2017. Simulasi Virtual Local Area Network
Menggunakan Packet Tracer. SAINTEKS. Volume 14 No 1. Program Studi Teknik
Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
3. Sukatmi. 2016. Membangun Jaringan VLAN Di Sma Negeri 1 Gading Rejo
Menggunakan Router Cisco Seri 2901. Jurnal Cendikia Vol 12 No. 1. Cendikia

KUNCI JAWABAN TES FORMATIF

1. D
2. B
3. C
4. A
5. B
6. B
7. B
8. B
9. E
10. B


Click to View FlipBook Version
Previous Book
อสาตมันตชาดก ชาดกว่าด้วยวิสัยของหญิงส่วนมาก
Next Book
แบบคําฟ้องของคดีอาญา