TUGAS 1.4.a.6 DEMONSTRASI KONTEKSTUAL
MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF
SKENARIO PRAKTIK SEGITIGA RESTITUSI
Oleh:
DWI ANA MURSYIDAH
CGP A7-KELAS 238
PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
ANGKATAN 7
KABUPATEN PACITAN
SKENARIO KASUS 1
MURID MEMBOLOS PADA JAM PELAJARAN MATEMATIKA KARENA TIDAK
MENGERJAKAN TUGAS (PR)
Ridho tidak ada di kelas saat mata pelajaran Matematika sudah dimulai bahkan sampai jam
pelajaran matematika usai. Ternyata menurut informasi dari teman-temannya Ridho membolos
karena tidak mengerjakan tugas yang telah diberikan seminggu yang lalu. Bu Nur selaku guru
pengampu mapel Matematika di kelas X TKJ 2 melaporkan kepada saya (Bu Dwi Ana) selaku wali
kelas X TKJ 2. Akhirnya pada saat jam isitirahat kedua, saya memanggil Ridho untuk menanyakan
permasalahan tersebut.
Ridho : Assalamu’alaikum bu……
Bu Dwi Ana : Wa’alaikumsalam……Silahkan duduk Ridho. Bagaimana kabarnya hari nak?
Ridho : Alhamdulilah baik bu
Bu Dwi Ana : Tadi pada saat jam pelajaran Matematika, Bu Ana mendapat laporan dari Bu
Ridho Nur kalau Ridho tidak masuk/membolos kelas pada jam beliau. kenapa Ridho
sampai membolos?Padahal Ridho selama ini merupakan murid yang rajin.
Bu Dwi Ana : Iya Bu. Saya di UKS pada saat jam pelajaran matematika. Saya telah berbuat
kesalahan karena tidak mengerjakan PR matematika. Jadi saya memutuskan
Ridho untuk membolos dan memilih di UKS.
: Oh begitu. Berbuat salah itu hal yang manusiawi Ridho. Tidak ada manusia
Bu Dwi Ana yang sempurna. Bu Ana juga pernah berbuat kesalahan (Menstabilkan
Idenstitas). Dan Ketika kita melakukannya pasti ada alasannya kan?Coba
ceritakan kenapa Ridho tidak mengerjakan PR sehingga nekat membolos pada
jam matematika? (Validasi Tindakan yang salah)
: Semalam saya menyaksikan pertandingan Piala Dunia sepak Bola tim favorit
saya Portugal melawan Jerman Bu. Dan saya melihat sampai larut malam.
Akhirnya saya mengantuk dan tidak mengerjakan PR matematika.
: Wah pasti senang ya Ridho bisa menyaksikan pertandingan tim favorit kamu.
Baiklah. Ibu disini tidak akan menyalahkan kamu. Ibu disini mencari
penyelesaian bersama, berpikir bersama tentang apa yang bisa Ridho lakukan
untuk memperbaiki situasi ini. Bukankah kamu ke sekolah dengan niat belajar
Ridho demi masa depan kamu?Berarti dengan membolos ketika jam pelajaran kamu
Bu Dwi Ana merugikan dari kamu sendiri kan?(Validasi Tindakan yang Salah)
: Iya Bu….
Ridho : Nah sekarang mari kita kembali ke keyakinan kelas kita. Apa yang kita
Bu Dwi Ana percaya? Apakah yang Ridho lakukan tadi sudah sesuai dengan keyakinan
Ridho kelas kita?Nilai mana yang belum kamu tunjukkan? (Menanyakan Keyakinan
Bu Dwi Ana Kelas)
: Tidak sesuai Bu. Nilai yang belum sesuai bertanggungjawab dan mengikuti
Ridho pembelajaran sesuai waktu yang telah ditentukan.
: Apakah Ridho bersedia memperbaikinya sekarang?
Bu Dwi Ana : Iya Bu….saya bersedia memperbaiki kesalahan saya
: Ibu senang mendengarnya. Mari kita selalu mengindahkan keyakinan kelas
Ridho yang sudah menjadi kesepakatan bersama, mengerjakan tugas yang diberikan
Bu Dwi Ana guru dan mengikuti pembelajaran sesuai waktu yang telah ditentukan. Nah
Ridho sekarang apakah yang akan Ridho lakukan untuk memperbaiki kesalahan?
Bu Dwi Ana : Saya akan segera meminta maaf kepada Bu Nur dan berjanji untuk tidak
mengulanginya lagi serta segera mengerjakan PR yang sudah tertunda Bu. Dan
untuk kedepannya jika ada tugas dari guru, saya akan segera mengerjakannya.
Saya tidak akan menunda-nunda mengerjakan tugas seperti saat ini.
: Alhamdulillah…..trimakasih Ridho mau belajar menjadi orang yang
bertanggungjawab dan mampu menemukan solusi atas permasalahan sendiri.
Semoga kelak Ridho menjadi orang yang sukses…aamiin
: Aamiin…trimakasih Bu.
: Sekarang silahkan kembali ke kelas.
: Baik Bu…. Assalamu’alaikum
: Wa’alaikumsalam
SKENARIO KASUS 2
MURID TERTIDUR PADA SAAT JAM PEMBELAJARAN
Zahra tertidur saat jam pembelajaran Bahasa Inggris. Padahal Bahasa Inggris merupakan mata
pelajaran di jam pertama pada hari Jum’at. Pak Sam selaku Guru mata pelajaran Bahasa Inggris di
kelas X TKJ 2 melaporkan kejadian ini kepada saya (Bu Dwi Ana) selaku wali kelas. Akhirnya saya
menemui Zahra untuk menanyakan permasalahan tersebut.
Bu Dwi Ana : Zahra…….Kamu kenapa?Sepertinya kurang bersemangat?
Zahra : Iya Bu
Bu Dwi Ana : “Kita ngobrol sambal duduk yuk”
Bu Dwi Ana : Tadi pada saat jam pelajaran Bahasa Inggris, Bu Ana mendapat laporan dari
Zahra Pak Sam kalau Zahra ketahuan sedang tertidur pada saat pak Sam
Bu Dwi Ana menerangkan pelajaran Bahasa Inggris. Kenapa Zahra sampai tertidur?
Padahal Zahra selama ini paling jago kalau pelajaran Bahasa Inggris.
Zahra : Iya Bu. Saya tadi tertidur pada saat jam Bahasa Inggris karena saya membantu
Bu Dwi Ana orang tua saya jualan sampai larut malam sehingga Ketika Pak Sam
menerangkan saya tidak kuat menahan kantuk akhirnya tertidur
: Orang tua Zahra pasti bangga memiliki anak seperti kamu. Membantu orang
tua itu sebuah kewajiban yang harus kita lakukan. Karena Bu Ana juga
melakukannya (Menstabilkan Idenstitas). Zahra harus mempertahankan sikap
itu, membantu orang tua jualan. Tetapi Zahra harus bisa membagi waktu
antara membantu orang tua dan sekolah. Karena sekolah itu penting untuk
masa depan kamu Memangnya orang tua Zahra jualan dari jam berapa koq
Zahra membantu sampai larut malam?(Validasi Tindakan yang salah)
: Orang tua mulai jualan jam 4 sore Bu. Dan semalam baru habis jualannya jam
2 pagi. Selesai beres-beres jam 3 pagi. Dan saya tidak berani tidur setelahnya
karena takut bangun kesiangan Bu.
: Baiklah. Ibu disini tidak akan menyalahkan kamu. Ibu disini mencari
penyelesaian bersama-sama. Ibu paham dengan rutinitas kamu, tetapi jangan
sampai menghambat masa depan kamu karena akan merugikan diri kamu
sendiri. (Validasi Tindakan yang Salah)
Zahra : Iya Bu….
Bu Dwi Ana : Nah sekarang mari kita bicara keyakinan kelas kita. Apakah yang kamu
Zahra lakukan tadi sudah sesuai dengan keyakinan kelas kita?Nilai mana yang belum
Bu Dwi Ana kamu tunjukkan? (Menanyakan Keyakinan Kelas).
Zahra : Tidak sesuai Bu. Nilai yang belum saya tunjukkan bertanggungjawab dan
Bu Dwi Ana manajemen waktu Bu.
: Apakah Zahra bersedia memperbaikinya sekarang?
Zahra : Iya Bu….saya bersedia memperbaiki kesalahan saya
: Ibu senang mendengarnya. Mari kita selalu mengindahkan keyakinan kelas
Bu Dwi Ana yang sudah menjadi kesepakatan bersama, mengikuti pembelajaran dengan
baik. Nah sekarang apakah yang akan Zahra lakukan untuk memperbaiki
Zahra kesalahan?
Bu Dwi Ana : Saya akan segera meminta maaf kepada Pak Sam dan berjanji untuk tidak
Zahra mengulanginya lagi serta akan membagi waktu antara membantu orang tua
dengan sekolah. Saya akan meminta izin orang tua istirahat jika jam sudah
menunjukkan pukul 11.00 malam Bu. Sehingga ketika di sekolah tidak
mengantuk dan bisa mengikuti pembelajaran dengan baik
: Alhamdulillah…..trimakasih Zahra mau belajar menjadi orang yang
bertanggungjawab dan mampu menemukan solusi atas permasalahan sendiri.
Semoga kelak Zahra menjadi orang yang sukses…aamiin
: aamiin…trimakasih Bu.
: Sekarang silahkan istirahat.
: Baik Bu