The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

2.2.a.6 Demonstrasi Kontekstual_RPP Terintegrasi KSE_Berdiferensiasi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwianamursyidah84, 2023-03-06 08:33:15

2.2.a.6 Demonstrasi Kontekstual_RPP Terintegrasi KSE_Berdiferensiasi

2.2.a.6 Demonstrasi Kontekstual_RPP Terintegrasi KSE_Berdiferensiasi

RPP Terintegrasi Pembelajaran Berdiferensiasi dan Kompetensi Sosial Emosional Tugas 2.2.a.6 Demonstrasi Kontekstual Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional DwiAna Mursyidah SMK Negeri Pringkuku CGPAngkatan 7-Kelas 238 Kabupaten Pacitan


KSE yang Dikembangkan Deskripsi Kegiatan Tujuan/Alasan Kesadaran Diri Guru meminta murid untuk menuliskan tentang apa yang dirasakan saat ini sebelum memasuki pelajaran Dengan meminta murid menuliskan perasaan mereka saat ini, murid diharapkan dapat mengidentifikasi emosiemosi dalam diri sehingga pembelajaran terasa nyaman dan tanpa tekanan Guru bertanya kepada murid tentang pembelajaran yang dikuasai murid pada pembelajaran sebelumnya Melalui apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya, murid dapat mengidentifikasi kekuatan diri dan membantu mengembangkan fokus dalam mengikuti pembelajaran KSE yang Dikembangkan Kompetensi Sosial dan Emosional (KSE) yang akan saya implementasikan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran ini adalah :


KSE yang Dikembangkan Deskripsi Kegiatan Tujuan/Alasan Manajemen Diri Murid melakukan kegiatan diskusi bersama kelompoknya dan mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi dalam LKPD Melalui kegiatan doskusi, murid dapat mengendalikan diri dan tidak mendominasi saat bekerja dengan kelompoknya. Kesadaran sosial Murid melakukan kegiatan diskusi bersama kelompoknya dan mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi dalam LKPD Melalui kegiatan diskusi, murid akan mampu mempertimbangkan pandangan/pemikiran orang lain/menghargai pendapat temannya dan mengakui kemampuan/kekuatan temannya Ketrampilan berelasi Murid melakukan kegiatan diskusi bersama kelompoknya dan mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi dalam LKPD Melalui kegiatan diskusi, mempraktikkan kerja sama tim dan pemecahan masalah secara kolaboratif tentang materi yang dipelajari KSE yang Dikembangkan


KSE yang Dikembangkan Deskripsi Kegiatan Tujuan/Alasan Ketrampilan berelasi Murid bersama kelompoknya mempresentasikan hasil diskusi LKPD di depan kelas sesuai dengan profil belajar murid dan Guru memberikan kesempatan murid untuk menanggapi ataupun memberi umpan balik dengan bahasa yang baik dan santun terhadap presentasi kelompok lain Melalui presentasi, murid belajar berkomunikasi secara efektif untuk mempresentasikan hasil pemikiran kelompok dan memberikan tanggapan terhadap hasil pemikiran orang lain serta menunjukkan sikap kepemimpinan dalam kelompok melalui pembagian tugas dalam kelompok Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab Murid dan guru melakukan refleksi tentang materi yang sudah dipelajari Melalui kegiatan refleksi, murid dapat menunjukkan keterbukaan diri dalam menyampaikan pendapat tentang pembelajaran hari ini sebagai bahan perbaikan pembelajaran selanjutnya KSE yang Dikembangkan


PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR KELAS X TKJ2 SMKN PRINGKUKU BERDASARKAN PROFIL BELAJAR MURID DALAM PEMBELAJARAN PROYEK IPAS A. Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Profil Belajar Murid Tujuan Pembelajaran : 1. Dengan kegiatan pengamatan gambar, video dan lingkungan sekitar, murid dapat mengidentifikasi rantai makanan dan jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem dengan tepat 2. Dengan penugasan, murid dapat membuat karya tentang jaring-jaring makanan dengan benar. PROFIL BELAJAR VISUAL AUDITORI KINESTETIK NAMA MURID Anisa Sucia Anisa Virdiana Danar Yoga Nabila Amelia Nisa Rahmawati Rida Salma Willis Dwi Bintang Putra Ibnu Charis Ichsan Widi Mahesa Nurcahyo Noval Apriliansyah Syabba Dzaky Alexsandra Rafi Dio Adisa M. Fadlur Rifqi Nofal Asrul Prayudha Anggara Ridho Adi Ridwan Yoga Wahyu Winarno Zhaky Putra DIFERENSIASI KONTEN Guru menyiapkan buku bacaan yang berisi gambar-gambar tentang rantai makanan dan jaring-jaring makanan Guru menyiapkan video tentang rantai makanan dan jaringjaring makanan Guru menyiapkan kliping, video, tentang rantai makanan dan jaringjaring makanan. Poster ditempel pada sudut-sudut ruangan, video diputar menggunakan LCD proyektor DIFERENSIASI PROSES Murid mengamati gambar tentang rantai makanan dan jaring-jaring makanan dengan membaca buku paket yang telah disediakan Murid mengamati video dan mendengarkan penjelasan guru tentang rantai makanan dan jaringjaring makanan Murid mengamati kliping, video tentang rantai makanan dan jaringjaring makanan DIFERENSIASI PRODUK Murid diperbolehkan memilih cara mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang jaring-jaring makanan dalam berbagai bentuk baik tulisan, video, gambar bercerita, poster, infografis maupun rekaman.


RPP TERINTEGRASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL A. IDENTITAS DAN INFORMASI MODUL Mata Pelajaran : Proyek IPAS Judul Modul : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Materi : Interaksi Antarkomponen Ekosistem Sub Materi : Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan Nama Penulis : Dwi Ana Mursyidah Institusi : SMKN PRINGKUKU Fase : E Kelas : X Deskripsi Umum : Aspek ini meliputi keterkaitan antara makhluk hidup yang terdiri dari manusia, tumbuhan dan hewan yang saling bergantung kepada lingkungannya baik berupa tanah, air, energi. Hubungan makhluk hidup dan lingkungannya dapat digambarkan sebagai individu populasi - komunitas - ekosistem - biosfer. Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. B. CAPAIAN DAN TUJUAN MODUL Elemen Capaian Pembelajaran : Menjelaskan fenomena secara ilmiah, mendesain dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah, menerjemahkan data dan bukti-bukti secara ilmiah. Tujuan Pembelajaran : Melalui pembelajaran Problem Based Learning menggunakan metode diskusi, tanya jawab dan pemberian tugas : 1. Murid dapat menjelaskan pengertian rantai makanan dengan benar. 2. Murid dapat menjelaskan pengertian jaring-jaring makanan dengan benar. 3. Murid mampu mengidentifikasi peran organisme dalam ekosistem dengan tepat 4. Murid dapat mengidentifikasi kemungkinan rantai makanan yang terjadi pada berbagai ekosistem ( sawah, pantai, sungai, kolam, kebun dsb) dengan tepat 5. Murid dapat membedakan jaring-jaring makanan dan piramida makanan dengan benar


6. Murid mampu menganalisis tingkat trofik dalama jaringjaring makanan dengan benar 7. Murid dapat memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi jika salah satu komponen punah terjadi pada ekosistem tersebut dengan tepat 8. Murid dapat menganalisis peran jaring-jaring makanan dalam ekosistem dengan tepat 9. Murid mampu membuat jaring-jaring makanan dalam berbagai ragam bentuk ( PPT, video, infografis, poster, kliping dsb) dengan terampil 10. Mampu mempresentasikan jaring-jaring makanan dengan baik Alur Tujuan Pembelajaran : https://drive.google.com/file/d/10c45SGwAcpXqicET1pTpzDPEbq jjXagZ/view?usp=share_link Pemahaman Bermakna : Komponen biotik dan abiotik merupakan komponen dalam sebuah lingkungan hidup atau ekosistem. Komponen biotik merupakan komponen yang ada di alam dan meliputi semua makhluk hidup, seperti hewan, tumbuhan, mikroorganisme, dan manusia. Agar tetap bertahan hidup maka, setiap makluk hidup harus memakan makluk hidup lain. Misalnya, padi dimakan oleh tikus, tikus dimakan oleh ular dan seterusnya. Murid akan memahami bahwa mereka hidup dalam sebuah ekosistem, dimana antara kedua komponen tersebut nantinya akan berinteraksi. Pertanyaan Pemantik : 1. Adakah kalian pernah melihat tikus di sawah? 2. Apakah para petani merasa dirugikan oleh keberadaan tikus di sawah?Mengapa? Profil Pelajar Pancasila : ➢ Bernalar Kritis ➢ Kreatif ➢ Bergotong royong C. RENCANA ASESMEN Asesmen Diagnostik : Profil belajar murid (melalui angket (terlampir)) Asesmen Formatif : No. Jenis Assesmen Teknik Instrumen Penilaian 1. Sikap Observasi Jurnal Observasi 2. Ketrampilan Produk Rubrik Penilaian 3. Pengetahuan Soal Pilihan Essay


D. RANCANGAN PENGGUNAAN Jumlah pertemuan : 1 x Pertemuan Alokasi Pertemuan : 3 x 45 menit Moda Pembelajaran : Tatap Muka (TM) Model dan Metode Pembelajaran : Model : PBL (Problem Based Learning) Metode : Diskusi, Tanya Jawab dan Penugasan Target Pengguna : Murid Reguler Sarana & Prasarana : Laptop, LCD, whiteboard, boardmaker, Lembar Kerja Murid (LKPD), kertas F4, gunting, kertas karton. Jumlah Murid : 22 E. LITERASI Bahan Bacaan Guru & Murid : ➢ Materi, LKPD dan PPT ➢ Video ➢ Buku sumber Sumber Gambar dan Video yang Digunakan : Gambar/Video Sumber Tanaman Padi https://www.google.com/search? q=gambar+padi&rlz=1C1FKPE_idI D1031ID1031&oq=gambar+padi& aqs=chrome..69i57j0i512l9.2806j 0j7&sourceid=chrome&ie=UTF8#imgrc=YJeY0Wpax2hUdM Tikus makan padi http://cybex.pertanian.go.id/mob ile/artikel/76255/PENGENDALIAN -TIKUS-SAWAH/ Cacing https://www.goodnewsfromindo nesia.id/2022/03/21/fungsicacing-tanah-ekosistem Video rantai makanan pada ekosistem sawah https://www.youtube.com/watch ?v=MldJt4bG2Zg&t=16s Video rantai makanan pada ekosistem sawah https://youtu.be/nbflehSrNR0


Video rantai makanan pada ekosistem laut https://www.youtube.com/watch ?v=g1fJAq2Fi9o&t=14s Video rantai makanan pada ekosistem laut https://www.youtube.com/watch ?v=CKj7f7plYhU Glosarium : • Ekosistem adalah Kesatuan fungsional antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang di dalamnya terdapat hubungan dan interaksi yang sangat erat dan saling mempengaruhi. • Rantai makanan adalah perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. • Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem. • Piramida makanan adalah piramida abstrak yang menunjukkan hubungan struktur trofik dan fungsi trofik komponen-komponen biotik ekosistem. • Trofik adalah fungsi atau kedudukan organisme di ekosistem. Daftar Pustaka : Harti Dwi, dkk. 2022. Proyek IPAS SMK/MAK Kelas X Rumpun Bisnis dan Manajemen, Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi Kreatif. Jakarta: Erlangga Afifah Rahman Annisa. 2022. E-Module Ekosistem Problem-Based Learning SMA/MA. Malang. Diakses pada 2 Maret 2023 dari https://anyflip.com/edvfg/hcat/basic Faisal Anwar Moh. 2022. Ekosistem E-Module Biologi SMA/MA Kelas X Semester Ganjil Berbasis Problem Based Learning. Malang. Diakses pada 3 Maret 2023 dari https://anyflip.com/bbckj/ragw/basic


PERTEMUAN 1 Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu Pendahuluan Orientasi 1) Guru membuka pembelajaran dengan memberi salam dan dilanjutkan berdoa untuk memulai pelajaran. (Penanaman Sifat Religius) 2) Guru memeriksa kehadiran murid sebagai sikap disiplin. (Penanaman Disiplin terhadap Murid) 3) Guru meminta murid untuk mengecek di sekeliling tempat duduknya dan merapikan pakaiannya (Penanaman Cinta Kebersihan dan Kerapian/ Adiwiyata). 4) Guru meminta murid untuk menuliskan tentang apa yang dirasakan saat ini sebelum memasuki pelajaran (KSE 1 Kesadaran Diri) KSE yang dikembangkan adalah Kesadaran Diri : mengidentifikasi emosi-emosi dalam diri untuk mewujudkan pembelajaran yang nyaman tanpa tekanan Apersepsi 5) Guru memberikan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya yaitu ekosistem yang meliputi komponen biotik dan komponen abiotik (KSE 1 Kesadaran Diri). KSE yang dikembangkan adalah Kesadaran Diri : untuk mengidentifikasi kekuatan diri dan membantu megembangkan fokus dalam mengikuti pembelajaran Motivasi 6) Guru memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem 7) Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari materi yang akan dipelajari. 8) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, cakupan materi, alur pembelajaran dan teknik penilaian yang akan dilaksanakan 15 Menit


PERTEMUAN 1 Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu Kegiatan Inti A. Orientasi Murid pada Masalah CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIS) Mengamati Guru meminta murid untuk mengamati gambar berikut: Gambar padi Gambar tikus makan padi Gambar cacing • Guru meminta murid untuk membuat kaitan gambar di atas dengan materi yang akan dipelajari (KSE 1 Kesadaran Diri) KSE yang dikembangkan adalah Kesadaran Diri : untuk mengidentifikasi kekuatan diri dan membantu megembangkan fokus dalam mengikuti pembelajaran (untuk bisa bertahan hidup maka tikus memakan padi, dan ketika tikus mati maka bangkai tikus akan menjadi makanan bagi cacing serta diuraikan oleh cacing) • Guru memberikan gambaran tentang peristiwa makan dan dimakan dalam suatu ekosistem sawah (menggunakan pertanyaan pemantik) • Guru meminta murid untuk bermain game rantai makanan • Guru menstimulus murid untuk bertanya mengenai gambar yang ditayangkan dan mengaitkan dengan jaringjaring makanan (Menanya) 1. Apa yang terjadi bila dalam ekosistem tersebut ada lebih dari satu produsen atau bahkan mungkin lebih dari satu rantai makanan? 2. Bagaimana jika ada satu organisme dalam ekosistem tersebut berkurang? 105 menit


PERTEMUAN 1 Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu B. Mengorganisasika n Murid untuk Belajar CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIS) DAN COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI) Guru meminta murid untuk bergabung dengan kelompoknya sesuai pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan profil belajar murid (diferensiasi proses) • Murid diberikan LKPD berdiferensiasi melalui google form tentang rantai makanan dan jaring-jaring makanan (diferensiasi konten). • Dalam LKPD berisi: Bahan ajar dan gambar yang dituangkan pada video rantai makanan dan jaring-jaring makanan (Visual) Video penjelasan rantai makanan dan jaring-jaring makanan/ penjelasan guru (Auditori) Liveworksheet untuk menyusun rantai makanan dan jaring-jaring makanan (Kinestetik) • Murid melakukan kegiatan diskusi bersama kelompoknya masing-masing untuk mengerjakan LKPD tentang rantai makanan dan jaring-jaring makanan ( KSE 2 Manajemen Diri, KSE 3 Kesadaran Sosial, KSE 4, Ketrampilan Berelasi) KSE yang dikembangkan adalah Manajemen Diri : murid mampu mengendalikan diri dan tidak mendominasi saat bekerja dalam kelompoknya Kesadaran Sosial : murid belajar untuk menghargai/ mempertimbangkan pendapat/ pemikiran dan kekuatan/ kemampuan temannya dalam kelompok Ketrampilan Berelasi : murid akan belajar bekerja sama dengan kelompoknya dan


PERTEMUAN 1 Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu memecahkan masalah secara berkolaborasi tentang materi yang dipelajari C. Membimbing Penyelidikan Individu atau Kelompok CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIS) DAN COLLABORATION (KERJASAMA) Mengumpulkan data Murid bersama anggota kelompoknya mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi dalam LKPD (KSE 2 Manajemen Diri, KSE 3 Kesadaran Sosial, KSE 4, Ketrampilan Berelasi, literasi) KSE yang dikembangkan adalah Manajemen Diri : murid mampu mengendalikan diri dan tidak mendominasi saat bekerja dalam kelompoknya Kesadaran Sosial : murid belajar untuk menghargai/ mempertimbangkan pendapat/ pemikiran dan kekuatan/ kemampuan temannya dalam kelompok Ketrampilan Berelasi : murid akan belajar bekerja sama dengan kelompoknya dan memecahkan masalah secara berkolaborasi tentang materi yang dipelajari D. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIS) DAN COLLABORATION (KERJASAMA) • Murid memilih cara mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang jaring-jaring makanan dalam berbagai bentuk baik tulisan, video, gambar bercerita, poster, infografis maupun rekaman (diferensiasi produk).


PERTEMUAN 1 Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu • Guru memberikan ice breaking untuk menghilangkan kejenuhan dan ketegangan agar lebih rileks dan kembali bersemangat E. Menganalisis dan Mengevaluasi CREATIVITY (KREATIFITAS) DAN COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI) Mengkomunikasikan • Murid bersama kelompoknya mempresentasikan hasil diskusi LKPD di depan kelas sesuai dengan profil belajar murid (KSE 4 Ketrampilan Berelasi) KSE yang dikembangkan: Ketrampilan Berelasi : murid belajar berkomunikasi secara efektif untuk mempresentasikan hasil pemikiran kelompok dan mampu menujukkan kepemimpinan melalui pembagian tugas kelompok • Murid diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan ataupun umpan bailk dengan bahasa yang baik dan santun terhadap presentasi dari kelompok lain (KSE 4 Ketrampilan Berelasi) KSE yang dikembangkan: Ketrampilan Berelasi : murid belajar memberikan tanggapan ataupun umpan balik terhadap hasil pemikiran orang lain • Guru memberikan apresiasi bagi kelompok yang sudah melakukan presentasi dan memberikan umpan balik • Guru membimbing dan menilai pelaksanaan presentasi


PERTEMUAN 1 Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu • Guru bersama murid menyimpulkan materi bersamasama (Mengasosiasi dan Mengomunikasikan) • Guru memberikan penguatan materi Penutup 1) Guru memberikan post test sebagai evaluasi untuk mengetahui pemahaman murid. 2) Guru meminta murid memberikan refleksi pembelajaran hari ini dengan memberikan pertanyaan pemantik (KSE 5 Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab) a. Berikan tiga kata untuk pembelajaran hari ini b. Hal apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini? c. Kesulitan apa yang kalian alami ketika belajar hari ini? KSE yang dikembangkan adalah Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab : murid dapat menunjukkan keterbukaan diri dalam menyampaikan pendapat tentang refleksi pembelajaran sebagai bahan perbaikan dan tindak lajut pembelajaran selanjutnya 3) Guru mendorong murid untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME berupa ekosistem (makhluk hidup dan lingkungannya) yang secara alami terjaga keseimbangannya melalui peristiwa rantai makanan dan jaring-jaring makanan 4) Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya Guru menutup pelajaran dan mengucapkan salam. (religius) 15 menit Mengetahui, Kepala SMK Negeri Pringkuku, Drs. HENDRIK SUBROTO, M.M. NIP. 19650123 199303 1 004 Pacitan, Juli 2022 Guru Mata Pelajaran, DWI ANA MURSYIDAH, S.Pd. NI PPPK. 19840629 202221 2 024


RANTAI MAKANAN DAN JARING-JARING MAKANAN PROYEK IPAS Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Interaksi Antara Komponen Biotik dan Abiotik SMK Kelas X


Elemen Capaian Pembelajaran Menjelaskan fenomena secara ilmiah, mendesain dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah, menerjemahkan data dan bukti-bukti secara ilmiah. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Nama: .......................................................... Kelompok : .................................................. Kelas : ........................................................... Tujuan Pembelajaran Melalui pembelajaran Problem Based Learning menggunakan metode diskusi, tanya jawab dan pemberian tugas : Murid dapat menjelaskan pengertian rantai makanan dengan benar. Murid dapat menjelaskan pengertian jaring-jaring makanan dengan benar. Murid mampu mengidentifikasi peran organisme dalam ekosistem dengan tepat Murid dapat mengidentifikasi kemungkinan rantai makanan yang terjadi pada berbagai ekosistem ( sawah, pantai, sungai, kolam, kebun dsb) dengan tepat Murid dapat membedakan jaring-jaring makanan dan piramida makanan dengan benar Murid mampu menganalisis tingkat trofik dalama jaring-jaring makanan dengan benar Murid dapat memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi jika salah satu komponen punah terjadi pada ekosistem tersebut dengan tepat Murid dapat menganalisis peran jaring-jaring makanan dalam ekosistem dengan tepat Murid mampu membuat jaring-jaring makanan dalam berbagai ragam bentuk ( PPT, video, infografis, poster, kliping dsb) dengan terampil Mampu mempresentasikan jaring-jaring makanan dengan baik dan benar. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.


Orientasi Siswa pada Masalah LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Kerjakan LKPD berikut ini sesuai dengan langkah-langkah yang telah disediakan dengan berkolaborasi bersama kelompokmu INTERAKSI ANTAR KOMPONEN BIOTIK DAN ABIOTIK Interaksi antara komponen biotik dengan abiotik membentuk ekosistem. Hubungan antara organisme dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran energi dalam sistem itu. Selain aliran energi, di dalam ekosistem terdapat juga struktur atau tingkat trofik, keanekaragaman biotik, serta siklus materi. Dengan adanya interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri khas suatu ekosistem. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru. Rantai Makanan Tahukah kalian bahwa semua makhluk hidup untuk bisa bertahan hidup memerlukan makanan dengan cara memakan makhluk hidup lainnya. Misalnya, padi dimakan oleh tikus, tikus dimakan oleh ular dan seterusnya. Hubungan makan dan dimakan ini membentuk rantai makanan. Di dalam rantai makanan, terjadi transfer energi dan materi dalam ekosistem. Selayaknya sebuah rantai yang saling berikatan satu dengan lainnya membentuk barisan panjang, rantai makanan juga bisa digambarkan demikian. Terdapat beberapa makhluk yang hidup berdampingan dan saling mempengaruhi lainnya. Berdasarkan tipe orgasnisme (produsen) yang menjadi tingkatan trofik pertama, terdapat dua jenis rantai makanan, yaitu rantai makanan perumput dan rantai makanan detritus. Rantai makanan yang dimulai dari organisme produsen (tumbuhan hijau) disebut rantai makanan perumput. Contoh rantai makanan perumput, yaitu padi – belalang – katak – ular. Rantai makanan yang dimulai dari detritus (serpihan organisme yang sudah mati) disebut rantai makanan detritus. Contoh rantai makanan detritus, yaitu serpihan daun (sampah) – cacing tanah – itik – manusia.


Jaring-Jaring Makanan Rantai Makanan pada Ekosistem Sawah Rantai Makanan pada Ekosistem Laut Perhatikan video rantai makanan berikut! Perjalanan makan dan dimakan dari produsen sampai ke konsumen terakhir tersebut, dapat kita gambarkan sebagai sebuah piramida. Agar rantai makanan dapat terus berjalan, maka jumlah produsen harus lebih banyak dibandingkan jumlah konsumen. Konsumen kesatu harus lebih banyak daripada konsumen kedua, dan begitulah seterusnya. ........................................................................................................................ ........................................................................................................................ ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... Setelah memahami gambar yang disajikan, tuliskan rumusan pertanyaan atau permasalahan yang muncul di benak kalian! VISUAL Umumnya, kondisi nyata dalam suatu ekosistem tidak hanya terdiri atas satu rantai makanan. Apakah antara rantai makanan yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan?. Jika iya, bagaimana bentuk keterkaitan tersebut?Dan apakah keterkaitan antara rantai makanan satu dengan yang lain berpengaruh terhadap keberlangsungan ekosistem? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, marilah kita pelajari tentang jaring-jaring makanan.


Jaring-Jaring Makanan Simaklah penjelasan video rantai makanan berikut! Perjalanan makan dan dimakan dari produsen sampai ke konsumen terakhir tersebut, dapat kita gambarkan sebagai sebuah piramida. Agar rantai makanan dapat terus berjalan, maka jumlah produsen harus lebih banyak dibandingkan jumlah konsumen. Konsumen kesatu harus lebih banyak daripada konsumen kedua, dan begitulah seterusnya. ........................................................................................................................ ........................................................................................................................ ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... Setelah memahami video yang disajikan, tuliskan rumusan pertanyaan atau permasalahan yang muncul di benak kalian! AUDITORI Rantai Makanan pada Ekosistem Sawah Rantai Makanan pada Ekosistem Laut Umumnya, kondisi nyata dalam suatu ekosistem tidak hanya terdiri atas satu rantai makanan. Apakah antara rantai makanan yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan?. Jika iya, bagaimana bentuk keterkaitan tersebut? Dan apakah keterkaitan antara rantai makanan satu dengan yang lain berpengaruh terhadap keberlangsungan ekosistem? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, marilah kita pelajari tentang jaring-jaring makanan.


Jaring-Jaring Makanan KINESTETIK Perjalanan makan dan dimakan dari produsen sampai ke konsumen terakhir tersebut, dapat kita gambarkan sebagai sebuah piramida. Agar rantai makanan dapat terus berjalan, maka jumlah produsen harus lebih banyak dibandingkan jumlah konsumen. Konsumen kesatu harus lebih banyak daripada konsumen kedua, dan begitulah seterusnya. ........................................................................................................................ ........................................................................................................................ ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... Setelah menyusun rantai makanan di atas tuliskan rumusan pertanyaan atau permasalahan yang muncul di benak kalian! Ayo mainkan liveworksheet rantai makanan berikut! Umumnya, kondisi nyata dalam suatu ekosistem tidak hanya terdiri atas satu rantai makanan. Apakah antara rantai makanan yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan?. Jika iya, bagaimana bentuk keterkaitan tersebut?Dan apakah keterkaitan antara rantai makanan satu dengan yang lain berpengaruh terhadap keberlangsungan ekosistem? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, marilah kita pelajari tentang jaring-jaring makanan.


Mengorganisir Siswa untuk Belajar Dalam rantai makanan siapakah yang berperan sebagai produsen dan konsumen? Dalam ekosistem tumbuhan dan hewan berperan dalam kelangsungan aliran energi. Tumbuhan berperan sebagai heterotrof sedangkan hewan berperan sebagai autotrof. Cobalah evaluasi dari pernyataan berikut (benar atau salah). Jelaskan pendapat kalian! Mungkinkah dalam satu ekosistem terdapat lebih dari satu rantai makanan?Jika ada, apakah kedua rantai makanan tersebut saling berhubungan?Jelaskan pendapatmu? Bagaimana pendapatmu jika salah satu komponen dalam rantai makanan hilang? Murid bergabung dengan kelompoknya sesuai hasil asesmen diagnostik yang telah dilakukan guru dengan mengacu pada profil belajar murid yaitu gaya belajar murid. Sebelum merencanakan penyelidikan untuk menjawab rumusan masalah, bukalah sumber belajar kalian serta jawablah pertanyaan berikut ini melalui diskusi kelompok!


Membimbing Penyelidikan Kelompok Murid bersama kelompoknya mencari informasi dan mengeksplor melalui youtube tentang contoh jaring-jaring makanan dari berbagai sumber (buku, internet, youtube) Setelah kalian membaca fenomena dan mempelajari materi mengenai komponen ekosistem dan interaksi antar komponen, lakukan kegiatan analisis masalah dengan berdiskusi dan membagi tugas mencari informasi yang diperlukan untuk membantu kalian dalam melakukan proses pemecahan masalah. Mengembangkan dan Menyajikan hasil Karya Bersama kelompoknya membuat jaring-jaring makanan pada ekosistem (sawah atau laut) dan menuangkan hasil diskusi dalam berbagai ragam bentuk (video, presentasi, kliping, poster, infografis dsb) Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat! Apakah yang dimaksud jaring-jaring makanan? Apakah keberadaan suatu mahluk hidup dapat berpengaruh pada skema jaringjaring makanan yang terjadi di dalam ekosistemnya? Jelaskan!


Dalam suatu ekosistem terdapat daur biogeokimia yang saling berkaitan satu sama lain. Berikan pendapatmu bagaimana jika terdapat satu daur biogeokimia yang berhenti! Jika mahluk hidup pada tingkat trofik III menurun maka apa yang akan menjadi dampak terhadap tingkatan trofik dibawah dan diatasnya? Jelaskan Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah Mempresentasikan hasil diskusi kelompok kalian dengan menyajikan karya dalam ragam bentuk yang telah selesai dibuat Kelompok lain dapat membuat pertanyaan atau umpan balik dari hasil diskusi kelompok yang sedang presentasi Peserta didik bertanya tentang materi yang belum dipahami Peserta didik dan guru menyimpulkan materi yang dipelajari hari ini


Kesimpulan ........................................................................................................................ ........................................................................................................................ ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... Terima Kasih Salam dan Bahagia


Lampiran 1 : Instrumen Penilaian Sikap Instrumen Penilaian Sikap Melalui Observasi Lembar Penilaian Observasi Sikap Mata Pelajaran : Proyek IPAS Kelas/ Semester : X/ Ganjil Topik/ Subtopik : Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan Rubrik Penilaian : Bernalar kritis Petunjuk: Lembar ini diisi oleh guru pada saat diskusi murid melakukan diskusi. • Berilah skor sesuai dengan rubrik penilaian pada kolom aspek yang dinilai jika aspek tersebut ditampilkan oleh murid. • RUBRIK PENILAIAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Aspek Yang Dinilai Indikator Kriteria Bernalar kritis 1. Mengemukakan ide/pendapatnya dengan benar 2. Menyampaikan pendapat secara sistematik 3. Sopan dalam menyampaikan pendapat 4. Mengemukakan pendapat dengan bahasa yang baik 4 : Jika 4 indikator muncul 3 : Jika 3 indikator muncul 2 : Jika 2 indikator muncul 1 : Jika 1 indikator muncul Pedoman Penilaian: Kriteria Rentang Nilai Kualitas Murid mendapatkan skor 4 90 Sangat Baik Murid mendapatkan skor 3 80 Baik Murid mendapatkan skor 2 70 Cukup Murid mendapatkan skor 1 60 Kurang LEMBAR PENILAIAN SIKAP MELALUI OBSERVASI No. Nama Murid Aspek yang Dinilai Bernalar Kritis Kelompok 1 1. 2. 3. 4. 5. 6.


Kelompok 2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kelompok 3 1. 2. 3. 4. 5. Kelompok 4 1. 2. 3. 4. 5.


Lampiran 2 : Instrumen Penilaian Pengetahuan Tes tulis: digunakan untuk menilai pengetahuan murid. Bentuk soal uraian dan diberikan untuk evaluasi berupa post test Mata Pelajaran : Proyek IPAS Materi : Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan Kelas : X No Tujuan Pembelajaran Indikator Butir Soal Level Kognitif Bentuk Soal No. Soal 1. Murid mampu mengidentifikasi peran organisme dalam rantai makanan pada sebuah ekosistem dengan tepat Disajikan gambar jaring-jaring makanan, murid mampu mengidentifikasi peran organisme dalam rantai makanan pada sebuah ekosistem dengan tepat L1 Essay 1 2. Murid dapat menganalisis peran jaring-jaring makanan dalam ekosistem dengan tepat Diberikan sutu pernyataan mengenai ekosistem, murid dapat menganalisis peran jaring-jaring makanan dalam ekosistem dengan tepat L3 Essay 2 3. Murid mampu menganalisis jaring-jaring makanan jika terjadi perubahan jumlah/populasi pada kelompok tertentu di suatu ekosistem Disajikan gambar jaring-jaring makanan pada ekosistem sawah, murid mampu menganalisis jaring-jaring makanan jika terjadi perubahan jumlah/populasi pada kelompok tertentu dalam ekosistem sawah L3 Essay 3 4. Murid dapat menganalisis tingkat trofik dalam jaring-jaring makanan Disajikan piramida makanana, murid dapat menganalisis tingkat trofik dalam jaringjaring makanan L3 Essay 4 5. Murid dapat membedakan jaring-jaring makanan dan piramida makanan Disajikan gambar jaring-jaring makanan dan piramida makanan, murid dapat membedakan jaring-jaring makanan dan piramida makanan L1 Essay 5


RUBRIK PENILAIAN PENGETAHUAN (POST TEST) No. Indikator Butir Soal Butir Soal Kunci Jawaban Skor 1. Disajikan bagan rantai makanan, murid mampu mengidentifikasi peran organisme dalam rantai makanan pada sebuah ekosistem dengan tepat Perhatikan bagan rantai makanan di bawah ini! Rumput → Ulat → Burung → Ular → Cacing Dalam rantai makanan tersebut, rumput berperan sebagai…. Produsen 10 2. Diberikan sutu pernyataan mengenai ekosistem, murid dapat menganalisis peran jaring-jaring makanan dalam ekosistem dengan tepat Ekosistem adalah suatu sistem yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam sebuah ekosistem, makhluk hidup dapat menjadi sumber energi atau makanan untuk makhluk hidup lainnya. Hal ini menyebabkan terjadinya rantai dan jaring-jaring makanan. Bahkan jaring-jaring makanan memiliki tugas yang sangat penting karena bisa menjaga keseimbangan ekosistem. Menurut kalian, bagaimana peran jaringjaring makanan dalam menjaga ekosistem tetap harmonis? Jaring-jaring makanan menunjukkan hubungan antar spesies dengan menggabungkan seluruh rantai makanan yang ada dalam ekosistem. jaringjaring makanan berfungsi menstabilkan ekosistem dengan cara menjaga ketersediaan energi dan biomassa, keseimbangan populasi, dan keseimbangan interaksi antar spesies di dalamnya. Energi dan biomassa tersebut kemudian menjadi dasar untuk mempertahankan ekosistem yang harmonis 25 3. Disajikan gambar jaring-jaring makanan pada ekosistem sawah, murid mampu menganalisis jaringjaring makanan jika terjadi perubahan jumlah/populasi pada kelompok tertentu dalam ekosistem sawah Perhatikan gambar jaring-jaring makanan di bawah ini! Berdasarkan skema jaring-jaring makanan tersebut, apa yang akan Bila populasi tikus menurun, maka: 1. Populasi ular akan menurun. Karena ular adalah predator tikus. Bila populasi tikus berkurang, maka tidak ada hewan mangsa yang dimakan ular sebagai sumber makanan. Sehingga ular kesulitan 25


terjadi apabila populasi tikus menurun? mendapat makanan dan berdampak populasi ular menurun. Begitu pula populasi burung elang juga akan berkurang karena elang akan kesulitan mendapat makanan untuk bertahan hidup. 2. Sedangkan populasi padi akan meningkat, karena tikus merupakan hewan invasif yang merusak padi. Berkurangnya tikus akan mengurangi kerusakan padi di sawah dan produksi padi akan meningkat. 4. Disajikan piramida makanan, murid dapat menganalisis tingkat trofik dalam jaringjaring makanan Perhatikan gambar piramida makanan berikut ini: Analisislah tingkat trofik dalam jaring-jaring makanan tersebut! Tingkatan setiap organisme dalam jaringjaring makanan dengan istilah tingkat trofik. Tingkat trofik tersebut menentukan bagaimana energi mengalir melalui ekosistem. Tingkat tropik I: Tumbuhan atau produsen. Tingkat tropik II: Hewan yang memakan tumbuhan, seperti herbivora. Tingkat tropik III: Hewan yang memangsa hewan herbivora atau karnivora. Tingkat tropik IV: Hewan yang ada di puncak rantai makanan atau predator puncak. 20 5. Disajikan gambar jaring-jaring makanan dan piramida makanan, murid dapat membedakan jaringjaring makanan dan piramida makanan Perhatikan gambar jaring-jaring makanan dan piramida makanan berikut ini Jaring-jaring makanan Jaring-jaring makanan menunjukkan aliran energi dan hubungan makan dan memakan antar spesies dalam ekosistem. Di mana lebih dari satu spesies memakan spesies yang lain dan menunjukkan peran yang berbeda dalam ekosistem. Sedangkan, 20


Piramida makanan Berdasarkan gambar di atas, apa yang membedakan jaringjaring makanan dan piramida makanan? piramida makanan menunjukkan aliran energi namun tidak menunjukkan interaksi makan dan memakan antar spesies dalam ekosistem secara kompleks seperti pada jaring-jaring makanan. Piramida makanan menunjukkan keberadaan produsen, konsumen, dan predator sebagai suatu komunitas. Di mana energi akan mengalir dari bawah ke atas dengan jumlah yang terus berkurang dari satu tingkat ke tingkatan lainnya. Sederhananya, piramida makanan menggambarkan aliran energi dan kehilangan energi yang terjadi pada suatu ekosistem. Total Skor Maksimal 100


LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN (POST TEST) RANTAI MAKANAN DAN JARING-JARING MAKANAN Nama : ……………….. Kelas : ……………….. No. absen : ……………….. Tanggal : ……………….. Petunjuk : Jawablah soal bentuk uraian di bawah ini disertai dengan caranya dengan benar ! Soal : 1. Perhatikan bagan rantai makanan di bawah ini! Rumput → Ulat → Burung → Ular → Cacing Dalam rantai makanan tersebut, rumput berperan sebagai…. 2. Ekosistem adalah suatu sistem yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam sebuah ekosistem, makhluk hidup dapat menjadi sumber energi atau makanan untuk makhluk hidup lainnya. Hal ini menyebabkan terjadinya rantai dan jaring-jaring makanan. Bahkan jaring-jaring makanan memiliki tugas yang sangat penting karena bisa menjaga keseimbangan ekosistem. Menurut kalian, bagaimana peran jaring-jaring makanan dalam menjaga ekosistem tetap harmonis? 3. Perhatikan gambar jaring-jaring makanan di bawah ini! Berdasarkan skema jaring-jaring makanan tersebut, apa yang akan terjadi apabila populasi tikus menurun? 4. Perhatikan gambar piramida makanan berikut ini: Analisislah tingkat trofik dalam jaring-jaring makanan Tersebut!


5. Perhatikan gambar jaring-jaring makanan dan piramida makanan berikut ini Jaring-jaring makanan Piramida makanan Berdasarkan gambar di atas, apa yang membedakan jaring-jaring makanan dan piramida? SELAMAT MENGERJAKAN


Lampiran 3 : Penilaian Ketrampilan Presentasi Penilaian Observasi Presentasi: digunakan untuk menilai keterampilan murid dalam mengkomunikasikan hasil diskusi kelompok. Lembar Observasi: Petunjuk: Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai keterampilan kinerja presentasi murid. Berilah angka yang sesuai pada kolom aspek pengamatan dengan berpedoman pada pedoman penilaian No. Nama Murid Aspek yang Dinilai Jumlah Penguasaan Skor Isi Cara Menjelaskan Cara Menjawab Pertanyaaan Kelompok 1 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kelompok 2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kelompok 3 1. 2. 3. 4. 5. Kelompok 4 1. 2. 3. 4. 5.


Pedoman Penilaian: No Aspek yang dinilai Skor 1 (Kurang) 2 (Cukup) 3 (Baik) 1. Penguasaan isi Tidak menguasai isi materi Kurang menguasai isi materi Sangat menguasai isi materi 2. Cara menjelaskan Tidak menggunakan bahasa yang baik dan tidak sopan, penyampaian tidak mudah dipahami, tidak komunikatif dengan audiens, tidak memberi kesempatan audiens untuk berpikir Menggunakan bahasa yang baik dan sopan, penyampaian mudah dipahami, kurang komunikatif dengan audiens, kurang memberi kesempatan kepada audiens untuk berpikir Menggunakan bahasa yang baik dan sopan, penyampaian mudah dipahami, sangat komunikatif dengan audiens, memberi kesempatan kepada audiens untuk berpikir 3. Cara menjawab pertanyaaan Tidak dapat menjawab pertanyaan yang diajukan audiens, tidak menggunakan bahasa yang baik dan tidak sopan Menjawab pertanyaan yang diajukan audiens namun kurang tepat, menggunakan bahasa yang baik dan sopan Menjawab pertanyaan yang diajukan audiens dengan benar, menggunakan bahasa yang baik dan sopan Kriteria Penilaian: Jumlah skor Kriteria Skor 3-4 Kurang terampil Skor 4-6 Cukup terampil Skor 7-9 Terampil


Lampiran 4 : Penilaian Ketrampilan Produk Kriteria Penilaian Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan Hasil karya Produk sesuai dengan tujuan dengan sangat baik. Produk cukup sesuai dengan tujuan. Produk sesuai dengan tujuan namun masih perlu perbaikan. Produk belum sesuai tujuan. Kreativitas dan estetika: 1. Memanfaatkan penggunaan bahan yang ada (aplikasi); 2. Murid membuat modifikasi atau pengembangan sendiri di luar arahan; 3. Tampilan produk menarik, rapi, dan tersusun dengan baik Memenuhi semua kriteria yang diharapkan. Memenuhi 2 kriteria yang diharapkan. Memenuhi 1 kriteria yang diharapkan. Seluruh kriteria tidak terpenuhi Pedoman Penilaian: Kriteria Rentang Nilai Kualitas Murid mendapatkan skor 4 90 - 100 Sangat Baik Murid mendapatkan skor 3 80 - 89 Baik Murid mendapatkan skor 2 70 - 79 Cukup Murid mendapatkan skor 1 60 - 69 Kurang No. Nama Murid Aspek yang Dinilai Skor Hasil Karya Kreativitas Kelompok 1 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kelompok 2 1. 2. 3. 4. 5.


6. Kelompok 3 1. 2. 3. 4. 5. Kelompok 4 1. 2. 3. 4. 5.


Lampiran 5 : Refleksi Murid dan Pendidik Refleksi Murid Dan Pendidik Petunjuk : Berilah tanda (√) pada pernyataan yang sesuai. Nama : Pernyataan Sangat setuju Setuju Tidak Setuju Tidak sangat Setuju Aku terlibat aktif dalam pembelajaran ini Suasana di dalam kelas membuatku bersemangat untuk belajar dan tahu lebih banyak Aku nyaman untuk mengungkapkan pendapat selama pembelajaran berlangsung Pembelajaran dalam materi ini membekali diriku sebagai warga yang baik Walau pembelajaran memadai untuk aku memahami isu yang ada di sekitarku Diskusi dikelompokku berjalan asik dan membuat pengetahuanku kaya Guru membantuku dalam belajar dan berproses Metode yang digunakan pada pembelajaran ini seru dan menyenangkan Keterampilanku bertambah pada pembelajaran ini Masukan pendapat lain untuk pembelajaran ini : Berikan tiga kata yang menggambarkan pembelajaran hari ini :


Lampiran 6 : Angket Gaya Belajar Murid ANGKET GAYA BELAJAR MURID A. Petunjuk pengisian angket 1. Isilah daftar identitas yang telah disediakan 2. Bacalah setiap pertanyaan dengan cermat 3. Isilah dengan jujur sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya 4. Pilihlah satu jawaban dari pernyataan-pernyataan yang tersedia dengan memberikan tanda (√) pada sering, kadang-kadang, dan Jarang B. Identitas responden Nama : Kelas : No. Absen : No. Pertanyaan Jawaban Sering Kadangkadang Jarang A. 1. Apakah anda rapi dan teratur? 2. Apakah anda berbicara dengan cepat? 3. Apakah anda perencana dan pengatur jangka panjang yang baik? 4. Apakah anda pengeja yang baik dan dapatkah anda melihat kata-kata dalam pikiran anda? 5. Apakah anda lebih ingat apa yang dilihat daripada yang di dengar? 6. Apakah anda menghafal hanya dengan melihat saja? 7. Apakah anda sulit mengingat perintah lisan kecuali dituliskan, dan apakah anda sering menyuruh orang mengulang ucapannya?


8. Apakah anda lebih suka membaca daripada dibacakan? 9. Apakah anda suka mencoret-coret saat menelpon/ rapat? 10. Apakah anda lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato? 11. Apakah anda lebih suka seni rupa daripada musik? 12. Apakah anda tahu apa yang harus dikatakan tetapi tidak terpikir kata yang tepat? Sub Total x 2 x 1 x 0 Total B. 1. Apakah anda berbicara pada diri sendiri saat bekerja? 2. Apakah anda mudah terganggu keributan? 3. Apakah anda menggerakkan bibir saat membaca? 4. Apakah anda suka membaca keras-keras dan mendengarkan? 5. Dapatkah anda mengulang dan menirukan nada, perubahan, dan warna suara? 6. Apakah anda merasa menulis itu sulit, tetapi pandai bercerita? 7. Apakah anda berbicara dengan pola berirama? 8. Apakah menurut anda, anda adalah pembicara yang fasih? 9. Apakah anda lebih menyukai musik daripada seni rupa?


10. Apakah anda belajar melalui mendengar, dam mengingatkan apa yang didiskusikan daripada yang dilihat? 11. Apakah anda banyak bicara, suka berdiskusi dan menjelaskan panjang lebar? 12. Apakah anda lebih baik mengeja keras-keras daripada menuliskannya? Sub Total x 2 x 1 x 0 Total C. 1. Apakah anda berbicara dengan lambat? 2. Apakah anda menyentuh orang untuk mendapatkan perhatiannya? 3. Apakah anda berdiri dekat-dekat saat berbicara dengan orang? 4. Apakah anda sering melakukan kegiatan fisik/ banyak bergerak? 5. Apakah anda lebih bisa belajar dengan praktek? 6. Apakah anda belajar dengan berjalan dan melihat? 7. Apakah anda menggunakan jari untuk menunjuk saat membaca? 8. Apakah anda banyak menggunakan isyarat tubuh? 9. Apakah anda tak bisa duduk tenang untuk waktu yang lama? 10. Apakah anda membuat keputuhan berdasarkan perasaan?


11. Apakah anda mengetuk-ngetuk pena, menggerakkan jari atau kaki saat mendengarkan? 12. Apakah anda meluangkan waktu untuk berolah raga dan kegiatan fisik lainnya? Sub Total x 2 x 1 x 0 Total Bila total nilai lebih banyak pada : A. Tipe Visual B. Tipe Auditori C. Tipe Kinestetik


Inspirational Quotes Mengetahui tidak cukup, kita harus menerapkan. Kemauan saja tidak cukup, kita harus melakukan (Bruce Lee)


Terima Kasih Salam Guru Penggerak Guru Bergerak, Indonesia Maju


Click to View FlipBook Version