LKPD
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Akuntansi dan Keuangan Lembaga
AKUNTANSI KEUANGAN
PENGHENTIAN
ASET
TETAP
Nama : ……………………..…………………….. UNTUK SMK / MAK
No. Absen : ……………………..…………………….. XII
Kelas : ……………………..…………………….. Semseter 1
Sekolah : ……………………..…………………….. 1
Setiani Indah Saputri
LKUPnDive–rsPitEaNs GNeHgEeNriTSIuAraNbaAySaET TETAP
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan atas kehairan Tuhan Yang Maha
Esa karena berkah dan rahmat serta karunia-Nya lembar kerja peserta
didik (LKPD) akuntansi yang membahas tentang penghentian aset tetap
ini dapat terselesaikan tepat waktu. Dengan berkat-Nya pula penulis
memperoleh semangat untuk menyelesaikan lembar kerja peserta didik
akuntansi ini.
Penulis menyadari bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD)
akuntansi ini dapat terselesaikan dengan adanya bantuan, dukungan, dan
bimbingan dari berbagai pihak. Lembar kerja peserta didik (LKPD)
akuntansi ini disusun berdasarkan kurikulum 2013 dan mengacu pada
IFRS. Lembar kerja peserta didik (LKPD) akuntansi ini mengajak peserta
didik untuk memahami penghentian aset tetap dengan bahasa yang
sederhana dan penjelasan sistematis.
Lembar kerja peserta didik (LKPD) akuntansi ini diharapkan dapat
meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik di bidang
akuntansi sesuai dengan materi pembahasan yang bersangkutan, serta
memberikan kontribusi dalam proses pembelajaran secara mandiri.
Penulis menyadari baik di dalam pembahasan materi maupun
kelengkapan penyajian soal latihan masih banyak kekurangan. Untuk itu,
penulis sangat terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan.
Semoga Lembar kerja peserta didik (LKPD) akuntansi ini dapar
berguna bagi pengguna pada umumnya.
Blitar, 13 April 2021
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 2
DAFTAR ISI
Sampul Depan ............................................................................................ 1
Kata Pengantar ...........................................................................................2
Daftar Isi .....................................................................................................3
Petunjuk Penggunaan.................................................................................4
KI dan KD ...................................................................................................5
IPK dan Tujuan Pembelajaran ...................................................................6
Peta Konsep Materi ....................................................................................8
Pengertian Aset Tetap ................................................................................9
Penghentian Aset Tetap..............................................................................9
Metode Penghentian Aset Tetap ................................................................9
1. Penghapusan ...................................................................................9
2. Penjualan ........................................................................................ 11
3. Pertukaran ......................................................................................13
Ringkasan .................................................................................................. 17
Uji Kompetensi ..........................................................................................18
Studi Kasus ................................................................................................20
Tugas Individu...........................................................................................23
Tugas Kelompok ........................................................................................25
Daftar Pustaka ...........................................................................................26
Kunci Jawaban ..........................................................................................27
Sampul Belakang .......................................................................................33
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 3
PETUNJUK PENGGUNAAN
Untuk mendapatkan hasil maksimal saat belajar menggunakan
LKPD ini, maka disediakan beberapa petunjuk penggunaan bahan ajar
antara lain:
1. Bacalah dan pahami secara seksama uraian materi yang ada
pada masing – masing kegiatan pembelajaran.
2. Kerjakan semua soal latihan untuk mengetahui seberapa besar
kepahaman terhadap materi.
3. Untuk meningkatkan pemahaman an keterampilan, kerjakan
penugasan baik individu maupun kelompok dengan jujur.
4. Jika belum memahami materi yang disampaikan bertanyalah
kepada guru.
5. Selamat belajar. Semoga kesehatan dan kesuksesan senantiasa
menyertai kita.
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 4
STANDAR KOMPETENSI DAN
KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI INTI
KI3
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Akuntansi dan Keuangan
Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan
dengan ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah,
dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
KI4
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Menampilkan kinerja
di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
KOMPETENSI DASAR
3.19. Menjelaskan penghentian aset tetap.
4.19 Menghitung dan mencatat penghentian aset tetap dengan berbagai
cara.
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 5
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI DAN
TUJUAN PEMBELAJARAN
INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI
3.19. 1 Menelaah pengertian penghentian aset tetap.
3.19. 2 Menganalisis metode penghentian aset tetap.
3.19. 3 Mencermati jurnal penghentian aset tetap.
4.19.1 Menyimpulkan pengertian aset tetap
4.19.2 Menerapkan metode penghentian aset tetap
4.19.3 Menyusun jurnal penghentian aset tetap
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca LKPD, peserta didik dapat menyimpulkan
pengertian penghentian aset tetap dengan benar dan percaya
diri.
2. Setelah membaca LKPD, peserta didik dapat menerapkan
metode penghentian aset tetap dengan tepat dan benar.
3. Setelah membaca LKPD, peserta didik dapat dapat menyusun
jurnal penghentian aset tetap dengan tepat dan rapi.
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 6
PENGHENTIAN
ASET TETAP
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 7
PETA KONSEP
PENGHENTIAN ASET
TETAP
Penghapusan Penjualan Pertukaran
Disusutkan Memiliki
penuh substansi
komersial
Disusutkan
sebagian Tidak
memiliki
substansi
komersial
Pulang Pokok Laba Rugi
Harga jual = Harga jual > Harga jual <
Harga buku Harga buku Harga buku
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 8
A. PENGERTIAN ASET TETAP
Berdasarkan PSAK no 16 pengertian aset tetap adalah aset yang
berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan
barang atau jasa untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan
administratif dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari periode.
Jenis aset tidak lancar ini biasanya KEYWORD
digunakan untuk operasi dan tidak
dimaksudkan untuk dijual kembali. Digunakan untuk kegiatan
Contoh aset tetap antara lain adalah operasional dan tidak
properti, bangunan, pabrik, alat-alat untuk dijual
produksi, mesin, kendaraan bermotor,
furnitur, perlengkapan kantor, Umur > 1 tahun
komputer, dan lain-lain. Memiliki wujud
fisik
B. PENGHETIAN ASET TETAP
Menurut PSAK (IAI, 2011:16.20), jumlah tercatat aset tetap dihentikan
pengungkapannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat lagi
manfaat ekonomik masa depan yang bisa diharapkan dari penggunaan
atau pelepasannya. Pada waktu aset tetap dihentikan dari pemakaian
maka semua rekening yang berhubungan dengan aktiva tetap tersebut
dihapuskan.
C. METODE PENGHENTIAN ASET TETAP
Sekalipun dalam pengertiannya aset tetap bersifat permanen, namun
ada sebab-sebab yang memungkinkan penghentian penggunaan aset tetap
itu sendiri. Aset tersebut dapat dihentikan penggunaannya melalui :
1. Penghapusan Aset Tetap
Apabila aktiva tetap sudah tidak bermanfaat lagi dan tidak
mempunyai nilai sisa atau nilai pasar, maka dapat dihapuskan.
Ada 2 kondisi penghapusan aset tetap :
a. Menghapus aset tetap yang telah disusutkan secara penuh
b. Menghapus aset tetap yang baru disusutkan sebagian
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 9
c. Menghapus aset tetap yang telah disusutkan secara
penuh
Contoh Kasus
Pada tanggal 15 Maret 2020 PT Babel menghapuskan suatu
peralatan. Harga perolehan peralatan tersebut adalah sebesar Rp
80.000.000 telah disusutkan secara penuh dan tidak ada nilai sisa. Ayat
jurnal untuk mencatat penghentian penggunaan peralatan tersebut
adalah…
15 Akum Penyusutan Peralatan Rp 80.000.000
Mar Peralatan Rp 80.000.000
Prosedur akuntansi terkait penghapusan aset tetap yaitu:
1. Catat/akui beban penyusutan sampai dengan
tanggal pelepasan.
2. Hapus aktiva tetap dari pembukuan dengan cara:
Mendebit akun akumulasi penyusutan, dan
Mengkredit akun aktiva tetap yang dihentikan
penggunaannya.
b. Menghapus aset tetap yang baru disusutkan sebagian
Contoh Kasus
Pada tanggal 1 April 2020 PT ABC menghapuskan suatu mesin.
Harga perolehan mesin tersebut adalah Rp 100.000.000. Saldo akun
akumulasi penyusutan pada tanggal 1 April 2020 adalah Rp 82.000.000.
Mesin tersebut tidak mempunyai nilai residu. Ayat jurnal untuk mencatat
penghentian penggunaan mesin tersebut adalah…
1 Akum Penyusutan Mesin Rp 82.000.000
Apr Kerugian atas Penghapusan Rp 18.000.000
Aset Tetap * Rp 100.000.000
Mesin
*(Kerugian atas Penghapusan Aset Tetap)
Mesin Rp 100.000.000
Akum Penyusutan Mesin Rp 82.000.000
Nilai buku mesin (rugi) Rp 18.000.000
Mengapa nilai buku mesin tersebut dianggap sebagai kerugian?
Karena mesin tersebut masih bernilai Rp 18.000.000 atau belum habis
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 10
masa manfaatnya. Maka jika dihapuskan PT ABC akan rugi senilai Rp
18.000.000.
2. Penjualan Aset Tetap
Aset tetap merupakan asset perusahaan yang memiliki nilai ekonomis.
Sehingga dengan nilai ekonomis yang dimilikinya memungkinkan aktiva
tetap untuk dijual. Apabila aktiva tetap yang dimiliki dijual, maka semua
rekening yang berhubungan dengan aktiva tersebut harus dihapuskan.
Itulah alasan kenapa penjualan dapat menghentikan penggunaan aktiva.
Apabila suatu aset tetap dijual, perusahaan mungkin pulang
pokok, menderita rugi, atau memperoleh keuntungan.
Jika harga jual = nilai buku maka perusahaan pulang pokok.
Jika harga jual < nilai buku maka perusahaan
menderita kerugian sebesar selisihnya.
Jika harga jual > nilai buku maka perusahaan
memperoleh keuntungan sebesar selisihnya.
Contoh Kasus
PT SandBox memiliki peralatan dengan harga perolehan
sebesar Rp 120.000.000. Peralatan tersebut disusutkan dengan
menggunakan metode garis lurus dengan tarif 20%, dan tidak ada
nilai sisa. Peralatan tersebut dijual tunai pada tanggal 1 Nopember
2020, yakni pada tahun ketiga pemakaiannya. Saldo akumulasi
penyusutan pada tanggal 31 Desember tahun kedua adalah sebesar
Rp 48.000.000.
Buatlah jurnal untuk penjualan peralatan jika:
(a) dijual dengan harga 52.000.000;
(b) dijual dengan harga 40.000.000;
(c) dijual dengan harga 60.000.000
Jawab:
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 11
Langkah 1 Menghitung Nilai Buku Aset Tetap Tahun Ketiga
Penyusutan 1 Nopember 2020
1 Beban Peny. Peralatan Rp 20.000.000
Nop Akum. Peny. Peralatan Rp 20.000.000
(Rp 120.000.000 x 20% x 10/12)
Saldo akun akumulasi penyusutan : Rp 48.000.000 (Tahun kedua)
Beban penyusutan : Rp 20.000.000 (Tahun ketiga)
Saldo akun akumulasi penyusutan : Rp 68.000.000 (Tahun ketiga)
Nilai buku tahun ketiga :
Rp 120.000.000 – Rp 68.000.000 = Rp 52.000.000
Langkah 2 Menghitung Selisih Antara Harga Jual dan Harga Buku
a. Jika harga jual = Rp 52.000.000
Maka harga jual = harga buku (Pulang Pokok)
Ayat jurnalnya:
1 Kas Rp 52.000.000
Nop Akum Penyusutan Peralatan Rp 68.000.000
Peralatan Rp 120.000.000
b. Jika harga jual = Rp 40.000.000
Maka harga jual < harga buku (Rugi)
Rp 40.000.000 – Rp 52.000.000 = (Rp 12.000.000)
Ayat jurnalnya:
1 Kas Rp 40.000.000
Nop Akum Penyusutan Peralatan Rp 68.000.000
Kerugian atas Penjualan Aset Rp 120.000.000
Tetap
Peralatan
c. Jika harga jual = Rp 60.000.000
Maka harga jual > harga buku (Laba)
Rp 60.000.000 – Rp 52.000.000 = Rp 8.000.000
1 Kas Rp 60.000.000
Rp 68.000.000
Nop Akum Penyusutan Peralatan
Peralatan Rp 120.000.000
Rp 8.000.000
Keuntungan atas
Penjualan Aset Tetap
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 12
3. Pertukaran Aset
Pertukaran aset tetap berarti penyerahan aset tetap kepada pihak lain
untuk memperoleh aset tetap baru. Biaya perolehan aset tetap dari suatu
pertukaran diukur sebesar nilai wajar, kecuali:
Tidak memiliki substansi komersial, atau
Nilai wajar aset yang diterima dan diserahkan tidak dapat
diukur secara andal NILAI
Pertukaran aset tetap bisa WAJAR
memiliki substansi komersial atau
tanpa substansi komersial. Pertukaran adalah harga yang akan
aset tetap dikatakan memiliki substansi diterima untuk menjual
komersial jika arus kas masa depan suatu aset
berubah sebagai akibat dari pertukaran
itu.
Misalnya PT Singgellillah menukarkan mobilnya yang sudah
disusutkan selama tujuh tahun dari total masa manfaat sepuluh tahun
dengan kendaraan mobil yang masih disusutkan selama lima tahun dari
total masa manfaat lima belas tahun. Dari transaksi tersebut diketahui
bahwa mobil baru tersebut masih bisa digunakan selama sepuluh tahun ke
depan dan kegiatan operasional PT Singgellillah dapat meningkat dari
pertukaran ini. Oleh karena itu, pertukaran ini memiliki substansi
komersial.
a. Pertukaran Aset Tidak Memiliki Substansi Komersial
Contoh Kasus
PT Gelay menukar Mobil jenis X dg nilai buku 260.000.000 (harga
perolehan 400.000.000 dan akum penyusutan 140.000.000) yang
mempunyai nilai wajar 265.000.000, dengan mobil jenis Y dg nilai wajar
262.000.000. atas pertukaran itu, PT Ashiap menerima kas sebesar
3.000.000. Mobil jenis X dan Y mempunyai fungsi yang sama untuk PT
Gelay. Transaksi tersebut tidak memiliki substansi komersial karena arus
kas masa depan PT Gelay tidak berubah dengan adanya pertukaran
tersebut. Buatlah jurnal untuk transaksi PT Gelay tersebut!
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 13
Jawab: Rp 3 .000.000
Rp 257.000.000
1 Kas Rp 140.000.000
Nop Mobil Y
Rp 400.000.000
Akum. Peny. Mobil X
Mobil X
Langkah – langkah menjurnal:
1. Hapus aset tetap (mobil X) dari pembukuan dengan cara:
o Mendebit akun akumulasi penyusutan mobil X, dan
o Mengkredit akun aset tetap yang dihentikan penggunaannya
(Mobil X).
2. Bandingkan nilai wajar mobil X dengan nilai wajar mobil Y pada
saat pertukaran (265.000.000 – 262.000.000 = Laba 3.000.000)
Jika pertukaran aset tetap mengakibatkan perusahaan
memperoleh keuntungan, pengakuan keuntungan itu
ditangguhkan dengan cara dikurangkan terhadap jumlah
yang diakui sebagai biaya perolehan aktiva tetap yang
diterima. Maka mobil baru PT Gelay alias mobil Y akan
dicatat sebesar nilai buku mobil X Rp 260.000.000
dikurangi kas yang diterima Rp 3.ooo.ooo, sehingga harga
perolehan mobil Y adala Rp 257.000.000.
Jika pertukaran aset tetap mengakibatkan perusahaan
memperoleh kerugian, pengakuan kerugian itu ditangguhkan
dengan cara ditambahkan terhadap jumlah yang diakui
sebagai biaya perolehan aktiva tetap yang diterima.
b. Pertukaran Aset Memiliki Substansi Komersial
Keuntungan (gain) diperoleh dalam pertukaran aktiva tetap
apabila nilai wajar melebihi nilai buku.
Nilai Aset tetap baru (yang diterima) dinilai sebesar nilai
wajar aset yang diserahkan. Namun, jika nilai wajar aset
yang diterima lebih jelas terliht dari aset yang diserahkan,
maka perusahaan menggunakan nilai wajar aset yang
diterima.
Keuntungan atau kerugian harus segera diakui.
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 14
Contoh Kasus
Peralatan A dengan harga perolehan Rp 10.000.000, tanpa nilai
sisa, dan saldo akumulasi penyusutan per 31 desember 2010 adalah Rp
6.000.000. Pada tanggal 1 Juli 2011 setelah tahun keempat
pemakaiannya ditukar dengan peralatan B yang sejenis seharga Rp
12.000.000. Peralatan A disusutkan dengan metode garis lurus
dengan masa manfaat 5 tahun. Nilai tukar peralatan A adalah Rp
4.000.000. Penghitungan jumlah yang harus dibayar, nilai buku, dan
keuntungan atas penukaran aktiva tetap ?
Jawab:
Perhitungan :
Harga perolehan peralatan B (baru) Rp 12.000.000
Nilai wajar peralatan A (lama) Rp 4.000.000
Jumlah yang harus dibayar Rp 8.000.000
Harga perolehan peralatan A Rp 10.000.000
Akum. Peny. s/d 31 Des 2010 Rp 6.000.000
Tahun 2011 Rp 1.000.000 +
Rp 7.000.000
Nilai buku pada saat pertukaran Rp 3.000.000
Nilai wajar Peralatan A Rp 4.000.000
Nilai buku Peralatan A Rp 3.000.000
Keuntungan atas pertukaran Rp 1.000.000
Ayat jurnal:
11 Akum Penyusutan Peralatan A Rp 7.000.000
Juli Rp 12.000.000
2011 Peralatan B
Peralatan A Rp 10.000.000
Rp 8.000.000
Kas Rp 1.000.000
Keuntungan atas
Pertukaran Aset Tetap
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 15
Jika terjadi kerugian pertukaran, dimana nilai tukar peralatan A adalah Rp
2.500.000. maka jumlah yang dibayarkan:
Harga perolehan peralatan B (baru) Rp 12.000.000
Nilai tukar peralatan A (lama) Rp 2.500.000
Jumlah yang harus dibayar Rp 9.500.000
Maka kerugian atas penukaran adalah:
Nilai wajar Peralatan A Rp 2.500.000
Rp 3.000.000
Nilai buku Peralatan A Rp 500.000
Kerugian atas pertukaran Rp 7.000.000
Rp 12.000.000
Ayat jurnal: Rp 500.000
11 Akum Penyusutan Peralatan A Rp 10.000.000
Juli Rp 9.500.000
2011 Peralatan B
Kerugian atas Pertukaran Aset
Tetap
Peralatan A
Kas
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 16
RINGKASAN MATERI
Menurut PSAK (IAI, 2011:16.20), jumlah tercatat aset tetap
dihentikan pengungkapannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang bisa diharapkan
dari penggunaan atau pelepasannya. Pada waktu aset tetap
dihentikan dari pemakaian maka semua rekening yang
berhubungan dengan aktiva tetap tersebut dihapuskan.
Penghentian aset tetap dapat dilakukan dengan cara dihapus,
dijual, dan ditukar dengan aset lain.
Ada 2 kondisi penghapusan aset tetap :
1. Menghapus aset tetap yang telah disusutkan secara penuh
2. Menghapus aset tetap yang baru disusutkan sebagian
Apabila suatu aset tetap dijual, perusahaan mungkin pulang pokok,
menderita rugi, atau memperoleh keuntungan.
Jika harga jual = nilai buku maka perusahaan pulang pokok.
Jika harga jual < nilai buku maka perusahaan menderita kerugian
sebesar selisihnya.
Jika harga jual > nilai buku maka perusahaan memperoleh
keuntungan sebesar selisihnya.
Pertukaran aset tetap bisa memiliki substansi komersial atau tanpa
substansi komersial. Pertukaran aset tetap dikatakan memiliki
substansi komersial jika arus kas masa depan berubah sebagai
akibat dari pertukaran itu. Jika pertukaran aset tetap tidak
memiliki substansi komersial maka jika laba harga perolehan aset
baru tersebut dihitung dengan mengurangkan nilai buku aset lama
dengan laba yang diperoleh dan sebaliknya jika rugi.
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 17
UJI KOMPETENSI
Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban
yang benar!
1. Berikut merupakan data yang menunjukkan karakteristik aset
tetap:
i. Memiliki umur lebih dari satu tahun
ii. Dibeli untuk dijual kembali
iii. Digunakan untuk kegiatan operasional
iv. Memiliki wujud fisik
v. Tidak memiliki nilai material
vi. Memiliki harga yang signifikan
Berdasarkan pilihan di atas, yang termasuk karakteristik aset tetap
adalah…
a. i, ii, iii, iv
b. i, iii, iv, v
c. i, iii, iv, vi
d. ii, iii, iv, v
e. ii, iv, v, vi
2. Tuan Vincenzo Cassano memiliki perusahaan yang bergerak di
bidang pertambangan. Pada suatu hari truk yang digunakan untuk
mengangkut pasir terjatuh ke jurang dan tidak dapat diangkat ke
atas tebing. Metode penghentian aset tetap yang sesuai dengan
kejadian tersebut adalah…
a. Penghapusan aset tetap
b. Penjualan aset tetap disusutkan penuh
c. Penjualan aset tetap belum disusutkan penuh
d. Pertukaran aset tetap memiliki substansi komersial
e. Pertukaran aset tetap tidak memiliki substansi komersial
3. Tuan Aldebaran ingin meningkatkan volume pasir yang ia angkut
setiap harinya. Oleh karena itu ia berniat untuk menukarkan mobil
pickup nya dengan truk Tuan Arya Saloka. Metode penghentian
aset tetap yang sesuai dengan kejadian tersebut adalah…
a. Penghapusan aset tetap
b. Penjualan aset tetap disusutkan penuh
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 18
c. Penjualan aset tetap belum disusutkan penuh
d. Pertukaran aset tetap memiliki substansi komersial
e. Pertukaran aset tetap tidak memiliki substansi komersial
4. Berikut adalah data aset tetap PT Drakor Fever yang akan dijual.
Aset Tetap Harga Akumulasi Harga Jual
Perolehan Penyusutan
Mobil Rp 345.000.000
Truk Rp 500.000.000 Rp 150.000.000 Rp 270.000.000
Mesin Rp 820.000.000 Rp 560.000.000 Rp 270.000.000
Peralatan Rp 350.000.000 Rp 80.000.000 Rp 30.000.000
Rp 210.000.000 Rp 190.000.000
Berdasarkan data di atas, agar PT Drakor Fever dapat
untung dalam menjual aset tetapnya, maka aset tetap yang harus
dijual adalah…
a. Mobil dan Truk
b. Truk dan Mesin
c. Mesin dan Peralatan
d. Mobil dan Mesin
e. Truk dan Peralatan
5. Nyonya Indah ingin menjual
mobil lamborghininya dengan
harga Rp 6.000.000.000.
Diketahui harga waktu
membei mobil tersebut adalah
Rp 8.000.000.000 dan saldo
akumulasi penyusutan saat
penjualan adalah Rp
1.500.000.000.
Berdasarkan uraian tersebut, kondisi yang akan dialami Nyonya
Indah adalah…
a. Laba Rp 550.000.000
b. Rugi Rp 550.000.000
c. Laba Rp 500.000.000
d. Rugi Rp 500.000.000
e. Pulang pokok
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 19
Studi Kasus
Kerkajakan soal di bawah ini dengan tepat dan benar!
1. Pada tanggal 1 Januari 2021, PT Bahagia Selalu menghapuskan
salah satu mesinnya , harga perolehan sebesar Rp 385.000.000
telah disusutkan secara penuh dan tidak ada nilai sisa. Buatlah ayat
jurnal dari transaksi tersebut!
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
2. PT Maju Mundur mempunyai peralatan dengan harga perolehan Rp
60.000.000. Peralatan ini disusutkan menggunakan metode garis
lurus dengan tariff 20% per tahun dan tanpa nilai residu. Pada
akhir tahun ke tiga PT Maju Mundur menjual peralatan tersebut
dengan harga Rp 28.000.000. Buatlah ayat jurnal dari transaksi
tersebut!
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
3. Berikut adalah data kendaraan CV Army
Jenis kendaraan : Mobil Toyota Fortuner
Harga perolehan : Rp 600.000.000
Tahun perolehan : 2 Januari 2018
Estimasi masa manfaat : 10 tahun
Metode penyusutan : Garis lurus
Nilai residu :-
Tahun penjualan : 30 Juni2020
Buatlah ayat jurnal dari transaksi di atas jika dijual denganharga:
a) Rp 440.000.000
b) Rp 450.000.000
c) Rp 460.000.000
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 20
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
4. PT Keju Linu menukar mobil jenis A dengan nilai buku Rp
320.000.000 (Harga perolehan Rp 500.000.000, dengan saldo
akumulasi penyusutan Rp 180.000.000) yang mempunyai nilai
wajar Rp 325.000.000, dengan mobil jenis B dengan nilai wajar Rp
340.000.000. Mobil jenis A dan B mempunyai fungsi yang sama
untuk PT Keju Linu. Buatlah ayat jurnal dari transaksi tersebut!
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
5. Tuan Song Kang ingin meningkatkan volume produksinya. Oleh
karena itu, ia ingin menukar mesin A dengan mesin A+ milik Tuan
Eun Woo seharga Rp 300.000.000. Berikut spesifikasi mesin A :
Mesin A
Harga perolehan Rp 250.000.000
Tahun perolehan Januari 2015
Masa manfaat 10
Nilai residu -
Metode penysusutan Garis lurus
Nilai wajar Rp 60.000.000
Tahun penjualan Desember 2022
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 21
Hitunglah jumlah yang harus dibayar, nilai buku, dan keuntungan
atas penukaran aktiva tetap ?
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 22
PENUGASAN
Tugas Individu
Kerjakanlah soal – soal di bawah ini dengan benar!
1. Aset tetap dalam akuntansi adalah aset berwujud yang dimiliki
untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa,
untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan
administratif; dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari
satu periode. Adakalanya aset tetap harus dihentikan dalam
kegiatan operasional. Analisislah kondisi kapan aset tetap harus
dihentikan dalam penggunaannya!
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
2. Berikut adalah beberapa pernyataan terkait pertukaran aset tetap.
Berilah centang pada pernyataan yang sesuai dengan pertukaran
aset yang memiliki substansi komersial!
Tn. Taehyung adalah seorang pengantar Koran. Di
masa pandemi ini, Tn Taehyung ingin meningkatkan
intensitas olahragnya. Oleh karena itu, ia ingin
menukar motornya dengan sebuah sepeda.
PT Babel mempunyai mesin yang mempunyai
kapasitas produksi 6.500 unit. Akibat merebaknya
virus corona, PT Babel sulit mendapatkan pelanggan.
Oleh sebab itu, ia ingin menukarkan mesin nya
dengan mesin yang memiliki kapasitas 3.000 unit.
PT Hera Palace merupakan perusahaan yang bekerja
di bidang farmasi. PT Hera Palace ingin
meningkatkan volume produksinya, karena
kebutuhan akan produk kesehatan semakin
meningkat di masa pandemi ini. PT Hera Palace
berencana menukarkan mesin A nya dengan mesin B
milik PT John Bio.
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 23
3. Pada tanggal 2 April 2021, Firma Hukum Wusang menghapuskan
salah satu peralatannya , harga perolehan sebesar Rp 78.000.000
telah disusutkan secara penuh dan tidak ada nilai sisa. Buatlah ayat
jurnal dari transaksi tersebut!
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
4. PT Big Bang mempunyai mesin dengan harga perolehan Rp
600.000.000. Mesin ini disusutkan menggunakan metode garis
lurus dengan tarif 10% per tahun dan tanpa nilai sisa. Pada awal
tahun ke delapan PT Big Bang menjual mesin tersebut dengan
harga Rp 400.000.000. Buatlah ayat jurnal dari transaksi tersebut!
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
5. Berikut adalah data kendaraan PT Babel
Jenis kendaraan : Mobil X
Harga perolehan : Rp 500.000.000
Tahun perolehan : 8 Januari 2016
Estimasi masa manfaat : 10 tahun
Metode penyusutan : Garis lurus tanpa nilai sisa
Tahun penjualan : 8 Oktober 2021
Nilai wajar : 215.000.000
Buatlah ayat jurnal dari transaksi di atas jika ditukar dengan mobil
Y yang memiliki nilai wajar Rp 380.000.000. Dengan transaksi
pertukaran tersebut arus kas masa depan PT Babel tidak ada
perubahan.
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 24
Tugas Kelompok
Carilah perusahaan atau UMKM di sekitar tempat
tinggal kalian. Kemudian analisislah bagaimana prosedur
penghentian aset tetap yang dilakukan perusahaan atau
UMKM tersebut. Kaitkanlah dengan teori atau konsep yang
telah kalian pelajari di bab ini!
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 25
DAFTAR PUSTAKA
Dewan Standar Akuntansi Keuangan. (2015). PSAK No. 16 (revisi 2014):
Aset Tetap. Jakarta: IAI
Widayati, Irin.2019.Modul Mata Kuliah Akuntansi Keuangan Menengah
II. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 26
KUNCI JAWABAN Rp 385.000.000
Rp 385.000.000
UJI KOMPETENSI
Rp 12.000.000
1. C Rp 12.000.000
2. A
3. D
4. E
5. D
STUDI KASUS
1. Jurnal PT Bahagia Selalu
1 Akum Penyusutan Peralatan
Jan Peralatan
2021
2. Jurnal PT Maju Mundur
Penyusutan tahun ketiga
1 Beban Peny. Peralatan
Nop Akum. Peny. Peralatan
(Rp 60.000.000 x 20% )
Saldo akun akumulasi penyusutan : Rp 24.000.000 (Tahun kedua)
Beban penyusutan : Rp 12.000.000 (Tahun ketiga)
Saldo akun akumulasi penyusutan : Rp 36.000.000 (Tahun ketiga)
Nilai buku tahun ketiga :
Rp 60.000.000 – Rp 36.000.000 = Rp 24.000.000
Langkah 2 Menghitung Selisih Antara Harga Jual dan Harga Buku
d. Jika harga jual = Rp 28.000.000
Maka harga jual > harga buku (Laba)
Rp 28.000.000 – Rp 24.000.000 = Rp 4.000.000
1 Kas Rp 28.000.000
Rp 36.000.000
Nop Akum Penyusutan Peralatan
Peralatan Rp 60.000.000
Rp 4.000.000
Keuntungan atas
Penjualan Aset Tetap
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 27
3. Jurnal CV Army Rp 30.000.000
Penyusutan tahun 2020 Rp 30.000.000
1 Beban Peny. Peralatan
Nop Akum. Peny. Peralatan
(Rp 600.000.000 x 10% x 6/12)
Saldo akun akumulasi penyusutan : Rp 120.000.000 (Tahun kedua)
Beban penyusutan : Rp 30.000.000 (Tahun ketiga)
Saldo akun akumulasi penyusutan : Rp 150.000.000 (Tahun ketiga)
Nilai buku tahun ketiga :
Rp 600.000.000 – Rp 150.000.000 = Rp 450.000.000
Langkah 2 Menghitung Selisih Antara Harga Jual dan Harga Buku
a. Jika harga jual = Rp 440.000.000
Maka harga jual < harga buku (Rugi)
Rp 440.000.000 – Rp 450.000.000 = (Rp 10.000.000)
30 Kas Rp 440.000.000
Jun Rp 150.000.000
2020 Akum Penyusutan Peralatan Rp 10.000.000
Kerugian atas Penjualan Aset
Tetap Rp 600.000.000
Peralatan
b. Jika harga jual = Rp 450.000.000
Maka harga jual = harga buku (Pulang Pokok)
Rp 450.000.000 – Rp 450.000.000 = Rp –
30 Kas Rp 450.000.000
Rp 150.000.000
Jun Akum Penyusutan Peralatan
2020
Peralatan Rp 600.000.000
c. Jika harga jual = Rp 460.000.000
Maka harga jual > harga buku (Laba)
Rp 460.000.000 – Rp 450.000.000 = Rp 10.000.000
30 Kas Rp 460.000.000
Jun Rp 150.000.000
2020 Akum Penyusutan Peralatan
Peralatan Rp 600.000.000
Rp 10.000.000
Keuntungan atas
Penjualan Aset Tetap
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 28
4. Jurnal PT Keju Linu
(Pertukaran Tidak Memiliki Substansi Komersial)
Perhitungan :
Harga perolehan peralatan B (baru) Rp 340.000.000
Nilai wajar peralatan A (lama) Rp 318.000.000
Jumlah yang harus dibayar Rp 22.000.000
Nilai buku pada saat pertukaran Rp320.000.000
Nilai wajar Peralatan A Rp 318.000.000
Nilai buku Peralatan A Rp320.000.000
Kerugian atas pertukaran Rp 2.000.000
Ayat jurnal:
Akum Penyusutan Peralatan A Rp 180.000.000
Rp 342.000.000
Peralatan B
Peralatan A Rp 500.000.000
Kas Rp 22.000.000
5. Jurnal Tuan Song Kang Rp 300.000.000
(Pertukaran Memiliki Substansi Komersial) Rp 60.000.000
Perhitungan : Rp 240.000.000
Harga perolehan peralatan A+ (baru)
Nilai wajar peralatan A (lama)
Jumlah yang harus dibayar
Harga perolehan peralatan A Rp 250.000.000
Akum. Peny. s/d 31 Des 2021 Rp 200.000.000
Nilai buku pada saat pertukaran Rp 50.000.000
Nilai wajar Peralatan A Rp 60.000.000
Nilai buku Peralatan A Rp 50.000.000
Keuntungan atas pertukaran
Rp 10.000.000
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 29
Ayat jurnal:
Des Akum Penyusutan Peralatan A Rp 200.000.000
2022 Rp 300.000.000
Peralatan A+
Peralatan A Rp 250.000.000
Rp 240.000.000
Kas Rp 10.000.000
Keuntungan atas
Pertukaran Aset Tetap
TUGAS INDIVIDU
1. Menurut PSAK (IAI, 2011:16.20), jumlah tercatat aset tetap
dihentikan pengungkapannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang bisa diharapkan
dari penggunaan atau pelepasannya. Pada waktu aset tetap
dihentikan dari pemakaian maka semua rekening yang
berhubungan dengan aktiva tetap tersebut dihapuskan.
2.
Tn. Taehyung adalah seorang pengantar Koran. Di
masa pandemi ini, Tn Taehyung ingin meningkatkan
intensitas olahragnya. Oleh karena itu, ia ingin
menukar motornya dengan sebuah sepeda.
PT Babel mempunyai mesin yang mempunyai
kapasitas produksi 6.500 unit. Akibat merebaknya
virus corona, PT Babel sulit mendapatkan pelanggan.
Oleh sebab itu, ia ingin menukarkan mesin nya
dengan mesin yang memiliki kapasitas 3.000 unit.
PT Hera Palace merupakan perusahaan yang bekerja
di bidang farmasi. PT Hera Palace ingin
meningkatkan volume produksinya, karena
kebutuhan akan produk kesehatan semakin
meningkat di masa pandemi ini. PT Hera Palace
berencana menukarkan mesin A nya dengan mesin B
milik PT John Bio.
3. Firma Hukum Wusang
2 Akum Penyusutan Peralatan Rp 78.000.000
April
2021 Peralatan Rp 78.000.000
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 30
4. PT Big Bang
Beban penyusutan per tahun
Rp 600.000.000 x 10 % = Rp 60.000.000
Akumulasi penyusutan sampai tahun 7 penggunaan
Rp 60.000.000 x 7 = Rp 420.000.000
Harga perolehan Rp 600.000.000
Akumlasi penyusutan Rp 420.000.000
Nilai buku Rp 180.000.000
Nilai wajar mesin Rp 215.000.000
Nilai buku mesin Rp 180 .000.000
Keuntungan atas penjulan
Rp 35.000.000
Ayat jurnal
Kas Rp 215.000.000
Rp 420.000.000
Akum Penyusutan Mesin
Mesin Rp 600.000.000
Rp 35.000.000
Keuntungan atas
Pertukaran Aset Tetap
5. PT Babel
(Pertukaran Aset Tetap Tidak Memiliki Substansi Komersial)
Perhitungan :
Harga perolehan Mobil Y (baru) Rp 380.000.000
Nilai wajar mobil X (lama) Rp 215.000.000
Jumlah yang harus dibayar Rp 165.000.000
Harga perolehan Mobil X Rp 500.000.000
Akum. Peny. s/d 31 Des 2020 Rp 250.000.000
Tahun 2021 (Okt) Rp 37.500.000 +
Rp 287.500.000
Nilai buku pada saat pertukaran Rp 212.500.000
Nilai wajar Mobil X Rp 215.000.000
Nilai buku Mobil X Rp 212.500.000
Kerugian atas pertukaran Rp 2.500.000
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 31
Ayat jurnal: Rp 287.500.000
Rp 377.500.000
Akum Penyusutan Mobil X
Mobil Y Rp 500.000.000
Rp 165.000.000
Mobil X
Kas
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 32
Untuk SMK/MAK
AKUNTANSI KEUANGAN XII
PENGHENTIAN ASET Semseter 1
TETAP
Belajar menjadi kata kunci dalam pembelajaran.
Belajar tidak terbatas dalam ruang kelas, tetapi
belajar dapat mendayagunakan seluruh potensi
yang terdapat di lingkungan sekitar. LKPD ini
sebagai bahan ajar mengupas konsep dan teori
pengetahuan dan mengintegrasikan dengan ragam
problematika kehidupan nyata. Jadi, LKPD ini tidak
hanya membawa peserta didik cerdas secera
intelektual, tetapi juga mengembangkan
keterampilan memecahkan masalah.
Penulis : Setiani Indah Saputri
Dosen Pembimbing : Moh. Danang Bahtiar, S.Pd., M.Pd
Universitas Negeri Surabaya
LKPD – PENGHENTIAN ASET TETAP 33