Pengolahan Bahan Sayuran Menjadi Makanan atau Minuman Kesehatan Oleh Ibu Tri Murti
• Assalamu’alikum warahmatullahi wabarakaatuh • Halo anak-anak, jumpa lagi dgn ibu Tri Murti dalam acara CETAR (tetap di rumah, belajar dengan cerdas dan pintar) • Bagaimana kabar kalian? Masih tetap di rumah kan? Baguss! Memang harus begitu. Tanya kenapa? Mengapa kita harus tetap di rumah? Tepat sekali. Selain mentaati himbauan pemerintah juga supaya kita tidak tertular atau menularkan virus corona. Untuk memutus penyebaran virus corona. Dan kalaupun terpaksa harus keluar rumah, harus melaksanakan protocol kesehatan. Apa sajakah? Iya. Pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun. • Baiklah anak-anak, kali ini kita akan belajar mata pelajaran Prakarya kelas 7, aspek pengolahan yaitu : Pengolahan Bahan Sayuran Menjadi Makanan atau Minuman Kesehatan • Dengan tujuan kalian memiliki pengetahuan tentang bahan makanan sehingga bisa memilih dan mengolah bahan makanan sesuai dengan kondisi kalian/keluarga kalian masing-masing • Sudah siap, jangan lupa siapkan alat tulis menulis mungkin dibutuhkan , baiklah • Dari judul di atas apa yang akan kita olah? Tepat sekali. SAYURAN. Apa itu sayuran?
Pengertian Sayuran Sayuran yaitu bagian vegetatif dari tumbuhan yang dapat dimakan, baik dalam keadaan segar/mentah maupun melalui pengolahan dengan cara dimasak. Bagian vegetatif dari tumbuhan yang dapat dimakan itu apa saja sih ? Untuk mengetahuinya, mari kita lihat gambar berikut ini !
Klasifikasi Sayuran A. Sayuran Berdasarkan Bagian Tanaman yang Dimakan 1. Sayuran daun (leaf vegetables) Contoh : bayam, kangkung, sawi, kubis, daun kemangi, daun melinjo, daun singkong, pakcay, pohpohan dan lettuce/selada. 2. Sayuran batang (stem vegetables) Contoh : Rebung, paku-pakuan, batang bawang/ilu-ilu, asparagus dll 3. Sayuran akar (root vegetables) Contoh : kentang, wortel, lobak, bit, talas, ubi kayu, ubi jalar. 4. Sayuran polong/biji-bijian (legume) Contoh : buncis, kapri, kacang panjang, kacang merah dan kedelai. 5. Sayuran bunga (flower vegetables) Contoh: brokoli, kembang kol, kecombrang, bunga pepaya dan bunga turi.
Klasifikasi Sayuran 6. Sayuran buah (fruit vegetables) Contoh: tomat, cabai, paprika, timun, terong, pare, labu siam, jagung dan oyong. 7. Sayuran umbi lapis (bulb vegetables) Contoh: bawang merah, bawang putih, bawang Bombay 8. Sayuran jamur (mushroom) Contoh: jamur merang, jamur kancing, jamur tiram dan jamur kuping.
Klasifikasi Sayuran B. Berdasarkan Warna/Pigmen yang Dikandung 1. Sayuran berwarna hijau contoh: bayam, kangkung, daun katuk, seledri, daun melinjo, daun singkong, daun kemangi, daun selada, genjer dan sebagainya 2. Sayuran berwarna ungu Contoh : terong, bawang, bayam ungu, dan paprika ungu 3. Sayuran berwarna merah/biru Contoh : kubis merah, bit, tomat, cabe, paprika dll. 4. Sayuran berwarna kuning/oranye Contoh : ubi jalar, wortel, labu kuning dll
• Baik anak-anak yang cerdas dan pintar, kita istirahat sebentar • Tapi jangan kemana mana tetap di CETAR pastinya • (tetap dirumah, belajar dengan cerdas dan pintar)
• Haloooooo anak cerdas…!!! • Masih di CETAR kan ? Iya ! (tetap di rumah belajar dengan cerdas dan Pintar) • Tadi kita sudah mengklasifikasikan/ mengidentifikasikan macam-macam sayuran berdasarkan bagian tananam yang dimakan dan berdasarkan warna/pigmen yang dikandung.
Kandungan Gizi dan Manfaat Sayuran a. Vitamin A Mencegah penyakit rabun senja dan katarak Menghaluskan kulit Membantu pertumbuhan badan b. Vitamin B Mencegah penyakit beri-beri Mencegah kekurangan darah c. Vitamin C Mencegah sariawan Mencegah gusi berdarah Menghaluskan kulit d. Vitamin D Mencegah rachitis (penyakit pelunakan tulang pada anak sehingga bentuk kaki seperti huruf O/X) Menguatkan dan membantu pertumbuhan tulang e. Vitamin E Mencegah kemandulan Mencegah keguguran
Kandungan Gizi dan Manfaat Sayuran c. Garam yodium Fungsinya untuk membantu menjaga metabolism tubuh, menghasilkan hormone tyroid untuk mencegah penyakit gondok dll a. Garam dapur kalsium ( Ca ) Fungsinya untuk memperkuat dan membantu pertumbuhan tulang dan gigi. b. Garam Besi (Fe) Fungsinya untuk membantu atau menambah pertumbuhan sel-sel darah merah Membantu pertumbuhan badan Mengganti sel-sel yang rusak
CARA MEMILIH SAYURAN Untuk bisa memilih sayuran yang baik, kita harus mengetahui ciri-ciri sayuran yang baik, yaitu: • Masih muda (tidak terlalu tua), karena alot / keras • Baru dipetik/masih segar, tidak layu • Berwarna hijau (belum berubah warna) / warna seperti seharusnya sayuran tersebut(merah, orange, biru, ungu dll) dan • Daun tidak dimakan ulat. • Itulah beberapa ciri sayuran yang baik
• Oke anak anak pintar…kita rehat sejenak • Tetap di CETAR (tetap dirumah, belajar dengan cerdas dan pintar)
• Hai hai hai……. • Bagaimana anak-anak yang pintar? • Ibu berharap kalian masih di CETAR! (tetap di rumah belajar dengan cerdas dan Pintar) • Untuk selanjutnya kita akan mempelajari tehnik pengolahan makanan
Teknik Pengolahan Pangan A. Teknik Pengolahan Pangan Panas Basah (Moist Heat) 1. Teknik Merebus (Boiling) Suatu cara mengolah bahan makanan dalam cairan yang sudah mendidih. 2. Teknik Merebus Menutup Bahan Pangan (Poaching) Cara memasak bahan makanan dalam bahan cair sebatas menutupi bahan makanan yang direbus dengan api kecil 3. Teknik Merebus dengan Sedikit Cairan (Braising) Cara memasak bahan makanan dalam sedikit cairan sebatas menutupi bahan makanan yang direbus dengan api kecil agar jangan sampai mendidih
4. Teknik Menyetup/Menggulai (Stewing) Mengolah bahan makanan dengan cara menumis bumbu lebih dahulu, dan dilanjutkan dengan merebusnya dengan sedikit cairan dengan api sedang agar aroma dari bahan masakan keluar dengan sempurna 5. Teknik Mengukus (Steaming) Teknik memasak bahan makanan dengan uap air mendidih 6. Teknik Mendidih (Simmering) Teknik memasak bahan makanan dengan saus atau bahan cair lainnya yang dididihkan dahulu, baru api dikecilkan di bawah titik didih dan direbus lama 7. Teknik Mengetim Teknik memasak bahan makanan dengan menggunakan dua buah panci yang berbeda ukuran di mana salah satu panci lebih kecil.
Teknik Pengolahan Pangan B. Teknik Pengolahan Pangan Panas Kering (Dry Heat Cooking) 1. Teknik Menggoreng dengan Minyak Banyak (Deep frying) 2. Teknik Menggoreng dengan Minyak Sedikit (Shallow frying) 3. Teknik Menumis (Sauteing) Membuat layu /setengah masak bahan makanan dengan sedikit minyak. 4. Teknik Memanggang (Baking) Teknik pengolahan bahan makanan di dalam oven dengan panas dari segala arah tanpa menggunakan minyak atau air 5. Teknik Membakar (Grilling) Teknik mengolah makanan di atas lempengan besi panas (gridle) atau diatas pan dadar (teflon) yang diletakkan di atas perapian langsung
Teknik Pengolahan Pangan C. Teknik Pengolahan Pangan Lainnya 1. Menghaluskan Membuat halus bahan pangan dengan bantuan alat blender, parutan, maupun dengan cara diulek. 2. Mencampur Menyatukan bahan pangan menjadi tercampur rata. 3. Menyaring/Memeras Membuat bahan menjadi halus dengan alat penyaringan baik dari saringan kawat atau kain penyaring supaya diperoleh cairan yang jernih. 4. Tidak dimasak Bahan pangan yang dapat dimakan mentah (raw food). Itu tadi 3 tehnik pengolahan pangan. Kalo ada yang kurang jelas, silahkan kalian tanyakan kepada guru kalian masing masing
TUGAS Carilah nama dan gambar sayuran berdasarkan bagian dari tanaman yang dimakan dan berdasarkan warna/pigmen yang dikandung. Kalian bisa memanfaatkan hp kalian untuk mencarinya. Selanjutnya kalian kumpulkan ke guru Prakarya kalian masing-masing
CLOSSING • Indonesia memiliki kekayaan tanaman sayuran yang beraneka macam. Kita patut bersyukur atas karunia yang diberikan Tuhan pada bangsa Indonesia. Dari uraian tadi kita jadi tahu bahw sayuran sangat baik untuk kesehatan tubuh karena kandungan nutrisinya yang sangat lengkap, apalagi dimasa pandemic covid 19 ini tubuh kita harus tetap dalam keadaan sehat dan fit, dengan banyak mengkonsumsi sayuran kekebalan tubuh kita bisa tetap terjaga sehingga tidak mudah tertular virus corona.
• Baik para siswa sebelum ibu tutup, ibu ucapkan terima kasih sudah belajar bersama ibu Tri murti, nantikan episode berikutnya tentunya di acara CETAR (tetap dirumah, belajar dengan cerdas dan pintar) • Selamat berpuasa bagi yang menjalankan, mohon maaf lahir batin • Dan ingat….meskipun lebaran kalian harus tetap dirumah saja! • Assalaamu’alaikum ww
SEKIAN TERIMA KASIH