40 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Gambar 3.21 Melubangi Dinding Jalur Kabel dan Pipa . 3. Memasang Box MCB/ELCB Pada umumnya, pemasangan box MCB diletakkan dekat dengan sumber listrik dari KWH meter.Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemasangan kabel dari sumber listrik rumah.Selain itu, sangat disarankan untuk memasang ELCB pada instalasi listrik rumah.ELCB sendiri berfungsi sebagai pelindung apabila terjadi kerusakan atau kebocoran pada jaringan listrik. Gambar 3.22 Pemasangan Mcb/Elcb https://wwwcarapasangmcbdanelcb.com 4. Memasang Kabel Jalur Utama Cara instalasi listrik rumah selanjutnya adalah dengan memasang kabel jalur utama arus listrik.Namun sebelum Anda memasangnya, pastikan bahwa kabel tersebut terdiri atas 3 jenis kabel.Pertama, terdapat kabel phase (+)
41 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN berwarna merah; kedua, pastikan ada kabel netral (-) berwarna biru; serta, pastikan pula terdapat kabel arde yang berwarna kuning strip hijau. Setelah selesai, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah memasang jalur utama dari MCB/ELCB menuju instalasi listrik rumah.Lalu, sambungkan kabel utama ke stop kontak, saklar, fitting lampu. 5. Memasang Kabel-Kabel ke Fitting, Saklar, dan Stop kontak Dalam memasang kabel-kabel ke fitting, saklar, dan stop kontak tidak bisa dilakukan sembarang cara. Ada baiknya Anda memanfaatkan kotak sambungan (embodus) dan wire nut agar sambungan lebih rapi. Selain itu, cara instalasi listrik rumah ini tidak hanya membuat tampilan kabel jadi lebih rapi, namun juga membuat kabel lebih kuat dan aman. 6. Sambungkan Kabel pada MCB, Saklar, Fiting, dan Stop kontak Setelah seluruh kabel tadi terpasang dengan rapi, saatnya kini Anda menyambungkan kabel-kabel tersebut pada masing-masing baut terminal yang ada pada MCB, ELCB, fitting, saklar, serta stop kontak.Pastikan Anda telah memasang seluruh jaringan kabel secara benar, lalu tempelkan stopkontak dan saklar sesuai pas tempatnya. Selanjutnya, tutup kembali saluran kabel dengan semen agar tampilannya rapi.Itu tadi cara instalasi listrik rumah secara aman yang penting Anda ketahui. Setelah melalui serangkaian proses di atas, jangan lupa untuk melakukan uji coba terhadap seluruh instalasi listrik. Mulai dari menguji coba stop kontak, saklar dan lampu, fungsi MCB, serta ELCB. Pastikan pula seluruh perangkat ini berfungsi dan berjalan dengan baik. Agar aliran listrik pada rumah bisa berjalan dengan aman dan tidak terjadi korsleting listrik atau aliran arus pendek listrik yang bisa mengakibatkan kebakaran LEMBAR PRAKTIKUM Langkah Kerja : 1. Siapkan alat dan bahan 2. Gambar kerja 3. Utamakan K3 4. Langkah Kerja dan 5. Prosedur Kerja Aspek Penilian : 1. Laporan praktikum sementara 2. Hasil gambar kerja 3. Hasil pemasangan komponen instalasi listrik rumah
42 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK RANGKUMAN CAKRAWALA JELAJAH INTERNET Untuk menambah pengetahuan lebih jauh mengenai pemasangan instalasi listrik rumah, peserta didik dapat mempelajari secara mandiri melalui internet. Di internet peserta didik dapat mencari lebih dalam tentang pemasngan instalasi listrik rumah. Salaha satu website yang dapat dikunjungi untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang instalasi listrik rumah adalah : http://instalasilistrikrumah.com 1. Untuk pemasangan suatu instalasi listrik lebih dahulu harus dibuat gambar-gambar rencananya berdasarkan denah bangunan, dimana instalasinya akan dipasang jika spesifikasinya dan syarat-syarat pekerjaan yang diterima dari pihak bangunan/pemesan. Harus diperhatikan spesifikasi dan syarat pekerjaan ini menguraikan syarat yang harus dipenuhi pihak pemborong, antara lain mengenai pelaksanaannya material yang digunakan 2. Peralatan instalasi listrik yang perlu disediakan oleh pemilik rumah sebaiknya yang kualitasnya bagus, tentunya harganya lebih mahal tapi lebih awet dann tidak cepat rusak. Misal: meteran listrik, steker (colokan), colokan, obeng, beberapa jenis tang, silet, pisau, gunting kecil, gergaji besi, tape rol, betel (alat pembelah batu), palu, test pen, sarung tangan pengaman, stop kontak, senter, dan kabel. 3. Memasang instalasi listrik rumah memang bisa dikerjakan sendiri, namun penting untuk kita mengetahui cara instalasi listrik rumah secara benar, agar jaringan listrik bisa berjalan secara aman dan lancar. Pasalnya, kekeliruan dalam pemasangan instalasi listrik bukan hanya menyebabkan korsleting jaringan listrik saja, namun berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Pemilik rumah harus mengetahui jumlah sekring rumah dan fungsi sekring tersebut untuk ruangan mana saja. Misal jumlah sekring rumah saya ada 4, maka berurutan dari kiri: sekring 1 untuk pengaman di luar sekaligus pusat MCB tsb (kabel merah), sekring 2 untuk luar (kabel merah), sekring 3 untuk ruang dalam dan ruang tamu (kabel coklat), serta sekring 4 khusus kamar (kabel coklat). Kalau perlu ditulis di boks tersebut agar tidak tertukar. Sekring pusat memiliki beban terbesar, sehingga harus diperhatikan jika drop, bisa saja sekring lainnya ikut drop, tapi jika bukan sekring pusat yang drop, maka sekring lainnya aman.
43 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN PENILAIAN AKHIR BAB TUGAS MANDIRI Setelah mempelajari tentang pemasangan instalasi listrik, peserta didik diharapkan mampu : 1. Menggunakan alat dan bahan sesuai prosedur 2. Mampu menggunakan alat dan bahan dengan baik 3. Mampu membuat gambar kerja instalasi listrik rumah 4. Mampu memasang instalasi listrik secara baik dan benar Kerjakanlah soal-soal dibawah ini dengan baik dan benar ! 1. Buatlah gambar perencanaan letak saklar,lampu dan stop kontak pada sebuah rumah tinggal ? 2. Jelaskan kepada teman-teman dikelas hasil gambar yang anda kerjakan ? 3. Hubungkanlah diagram garis tunggal pada gambar yang telah anda kerjakan ? 4. Kemudian buatlah diagram garis pengawatan dari gambar yang anda kerjakan ? 5. Jelaskan hasil kerja yang anda buat kepada teman-temanmu dan gurumu ? REFLEKSI Setelah mempelajari materi tentang instalasi rumah , peserta didik mampu merefleksi diri, dengan melakukan cek kemampuan dengan menjawab beberapa pertanyaan (cek list ) berikut ini : 1. Sudah mampukah anda mempelajari gambar denah rumah instalasi listrik ? sudah/belum 2. Sudah mampukah andah membuat diagram instalasi garis tunggal ? sudah/ belum 3. Sudahkah anda mengetahui ukuran kabel dan perbedaan kode warnanya ? sudah/belum 4. Sudahkah anda mengetahui pemasangan jaringan instalasi listrik rumah ? sudah/belum 5. Sudahkah anda mengetahui cara pemasangan kabel ke Fitting, Saklar, dan Stop kontak? Sudah/belum
44 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK 1. Instalasi listrik dapat dioperasikan dengan baik 2. Terjamin keselamatan manusia 3. Terjamin keamanan instalasi listrik beserta perlengkapannya 4. Terjamin keamanan gedung serta isinya terhadap kebakaran akibat listrik 5. Terjamin perlindungan lingkungan 6. Terjamin tujuan pencahayaan yaitu terwujudnya interior yang efisien dan nyaman. Instalasi, Penerangan, Redup, Terang BAB IV TEKNIK PEMASANGAN KOMPONEN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TUJUAN PEMBELAJARAN PETA KONSEP KATA KUNCI TEKNIK PEMASANGAN KOMPONEN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK Menyambung / Memasangang Kabel Pada Saklar Menyambung/ Memasang Kabel pada Stok Kontak Bahan-bahan yang diperlukan Bahan-bahan yang diperlukan Cara memasang saklar tunggal Skema sambungan saklar ganda BAB IV TEKNIK PEMASANGAN KOMPONEN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK
45 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN A. TEKNIK PEMASANGAN KOMPONEN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK Pemasangan kabel listrik yang ditanam di dalam dinding kadangkadang memunculkan pertanyaan bagaimana cara memasangnya apakah pakai pipa atau langsung kabelnya dipasang lalu ditutup dengan adukan?, mungkin untuk sebagian orang yang kurang faham maka akan kebingungan dan ingin mencari tahu, untuk itulah saya membuat artikel ini agar anda yang ingin belajar cara memasang kabel saklar di tembok/dinding (in bow) tidak bingung lagi.Bagi anda yang sedang membangun rumah dan ingin memasang instalasi listrik untuk saklar yang memakai pipa di dalam dinding plesteran tembok atau anda yang ingin menambah saklar yang ditanam di dalam dinding rumah maka anda sudah tepat berada di sini, Saya akan menjelaskan secara mudah tahapan-tahapan cara memasang instalasinya. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasannya di bawah ini: 1. Bahan-bahan yang diperlukan Pipa paralon PVC atau pipa besi dengan ukuiran paling kecil khusus untuk kabel listrik (bukan untuk saluran air.) minimal 2m. a. Tedus satu lubang(khusus untuk ditanam di tembok) b. Paku ukuran 4cm minimal 10buah c. Saklar tembok (in bow) satu buah Kabel tunggal NYM ukuran 2 X 1,5” dengan panjang minimal 3m. Isolasi khusus untuk kabel listrik satu buah. 2. Peralatan yang diperlukan a. Palu b. Pahat untuk tembok c. Obeng minus d. Obeng plus e. Tang kombinasi 3. Tahap-tahap pemasangan untuk dinding yang belum diplester/belum diberi adukan tembok: a. Ukurlah ketinggian saklar dari lantai minimal 150cm (ukuran ini tidak mutlak, disesuaikan dengan tinggi badan penghuni rumah) dengan jarak dari kusen pintu maksimal 30cm lalu tandai. b. Pasanglah tedus menggunakan dua atau tiga buah paku di dinding yang telah ditandai, perlu diingat bahwa kebanyakan tedus terbuat dari bahan plastik yang tipis dan rapuh, jadi bila secara langsung ditancapkan paku maka tedus ini akan terbelah dan hancur sehingga tidak dapat dipakai lagi, untuk mencegah hal itu maka sebelum dipaku ke dinding alagkah baiknya dibuat lubang untuk pakunya dengan ukuran yang sama dengan paku yang digunakan, caranya adalah dengan melubangi tedus menggunakan paku panas. c. Siapkan pipa dengan panjang yang disesuaikan dengan jarak tedus ke dinding paling atas, atau sedikit di atas kayu plapon kemudian pasangkan di dinding, ujung pipa bagian bawah harus masukke lubang tedus sedangklan ujung pipa bagian atas berada sejajar dengan ujung dinding atau lebih sedikit.
46 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN d. Agar pipa tidak berubah posisi maka pasanglah paku di sebelah kiri dan kanan pipa dengan jarak antar paku 50cm, selain dengan paku dapat juga digunakan klem khusus untuk pipa agar pipa terpasang kuat di dinding. e. Untuk mencegah adukan/plesteran masuk ke dalam tedus tutuplah tedus menggunakan isolasi/lakban besar atau bisa juga disumpal dengan kertas atau plastik. f. Setelah tedus dan pipa terpasang di dinding maka untuk pemasangan kabel dan saklar harus menunggu dinding diplester dan dicat. Bila dinding sudah dicat maka tahapan selanjutnya adalah memasang kabel dan saklar, buatlah jalur instalasi dari kabel utama ke fitting lampu, masukkanlah dua buah kabel dari jalur utama dan dari fitting lampu ke dalam pipa dari arah atas sampai tembus ke tedus. Kupaslah kedua kabel sampai terlihat kawat tembaganya dengan panjang kira-kira 1cm kemudian sambungkan ke konektor saklar lalu kencangkan dengan obeng. Longgarkan baud pada saklar yang berfungsi mengunci saklar agar menempel pada tedus lalu masukkan bagian belakang saklar ke dalam tedus, setelah itu kencangkanlah dua buah baud yang terletak ada di bagian luar saklar memakai obeng plus dengan begitu maka plat yang berada di bagian dalam akan mengunci saklar agar tidak terlepas dari tedus. B. Menyambung / memasang kabel pada stop kontak 1. Menyambung / memasang kabel ke lampu Sumber listrik jalur penerangan / lampu, biasanya diambil dengan cara mencabangkan jalur kabel stopkontak yang telah ada.Dengan demikian, penyambungan antar kabel yang terjadi adalah antara kabel isi 3 (tiga) kawat dengan kabel isi 2 (dua) kawat. Kabel yang digunakan sebagai jalur utama untuk kebutuhan penerangan, cukup dengan menggunakan kabel 2 x 1,5 mm². Gambar 4.1 Skema Susunan Sambungan Antar Kabel Stopkontak ke Kabel Lampu https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah
47 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN 1. Kabel 3 x 2,5 mm² terhubung dengan sumber listrik. 2. Kabel 3 x 2,5 mm² terhubung dengan stop kontak. 3. Kabel 2 x 1,5 mm² terhubung dengan jalur lampu Kode Huruf : A : Sambungan 3 kawat Fasa antara kabel sumber listrik, stopkontak dan lampu B : Sambungan 3 kawat Netral antara kabel sumber listrik, stopkontak dan lampu C : Sambungan 2 kawat Kuning (Earth – Arde) ke Stopkontak Keterangan : Sebenarnya, hanya dibutuhkan dua sambungan kawat saja untuk menyambung dari jalur kabel stop kontak ke jalur kabel penerangan, yaitu : kawat Fasa dan kawat Netral.Tapi, pada prakteknya, kawat Arde yang ke stopkontak juga perlu diputus terlebih dulu dan kemudian di sambung ulang berbarengan dengan penyambungan kawat Fasa dan Netral pada jalur kabel lampu.itu dikarenakan perlu uluran kawat lebih panjang untuk menyambungkan kawat Fasa dan Netral dari kedua kabel (stopkontak dan lampu) tersebut. Bersamaan dengan membuat jalur kabel lampu, pasti akan selalu diiringi dengan pembuatan jalur kabel saklar yang digunakan untuk menyala-matikan lampu. Karena memang secara tujuan dan pemakaian saklar itu sendiri, memang berkaitan untuk kepentingan menyala-matikan lampu.Sama halnya dengan jumlah titik pada unit stop kontak, satu saklar dapat dilengkapi dengan beberapa swicth on-off (nyala/mati). Switch on-off yang pernah saya temukan beredar di pasaran adalah satu hingga tiga switch pada sebuah saklar. Saklar dengan satu (tunggal) dan dua (ganda) switch on-off adalah yang paling umum beredar dan mudah ditemukan dipasaran. Secara kualitas, harga tetap merupakan parameter utamanya. Spesifikasi kabel yang digunakan untuk menyambung saklar tunggal adalah 2 x 1,5 mm². Sedangkan kabel untuk menyambung saklar ganda menggunakan spesifikasi 3 x 1,5mm².Di bawah ini, saya sajikan ilustrasi memasang saklar tunggal dan saklar ganda secara sederhana disertai urutan susunan warna kawat kabel.Anda dapat mengubah jumlah lampu yang hendak dipasang dari setiap titik lampu pada masing-masing skema.
48 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Gambar 4.2 Skema Susunan Sambungan Kabel ĸe Stopkontak https://www. kelistrikanku.com%2F2016%2F02%2Fsaklartukar.hml 1 .Kabel 3 x 2,5 mm² terhubung dengan sumber listrik. 2 : Kabel 3 x 2,5 mm² terhubung dengan jalur stop kontak baru. 3 : Kabel 3 x 2,5 mm² terhubung dengan jalur stop kontak lama. Kode Huruf : 1. Sambungan 3 kawat Hitam (Line – Fasa) 2. Sambungan 3 kawat Biru (Neutral – Netral) 3. Sambungan 3 kawat Kuning (Earth – Arde) Keterangan : Gambar 4.3 Stopkontak Tunggal dan Susunan Pemasangan Kawat Kabel di Jeroannya. Sumber :https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah
49 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Pada keterangan Kode Huruf, saya menyebutkan sambungan antar kawat kabel berdasarkan warna pembungkusnya.Bukan jenis muatan arus listrik yang mengaliri kawat tersebut.Sebenarnya, tidak ada masalah dengan hal itu. Secara default, warna pembungkus kawat mewakili jenis muatan arus listrik yang seharusnya dihantarkan pada kawat yang dibungkusnya, yaitu : hitam / merah = positif (L ⇒ Line), biru = netral (N ⇒ Neutral) dan kuning = arde (E ⇒ Earth).Selama kita mengerjakan menyambung kawat dengan berpedoman pada default-nya, kecil kemungkinan untuk terjadi kesalahan. Hal itu berlaku mulai dari kabel meteran PLN hingga berakhir di setiap stop kontak dan lampu penerangan. Unit stop kontak yang saat ini beredar umum dipasaran, dapat kita temukan dengan jumlah titik yang berbeda-beda. Mulai dari satu hingga empat titik pararel yang biasa dijual pada toko-toko perlengkapan listrik. Hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas bahan dari unit stop kontak itu sendiri. Anda dapat langsung mengenali tinggi-rendah kualitas bahan stop kontak dari harganya. Kabel yang digunakan untuk menyambung unit stop kontak, lebih baik menggunakan kabel 3 x 2,5 mm² untuk rumah dengan kapasitas 900VA s/d 4400VA. Susunan sambungan kawat antar kabel untuk menyambung stop kontak tidaklah rumit, cukup mengikuti warna pembungkus kawat tembaganya saja (biru, hitam dan kuning). Gambar 4.4 Stopkontak Ganda/Double dan Susunan Pemasangan Kawat Kabel https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Sehingga, jika hendak membuat jalur stop kontak baru di tengah jalur kabel antara sumber daya dan titik stop kontak, anda tinggal memotong di bagian tengah kabel. Sediakan kabel baru sesuai panjang jalur yang hendak ditambahkan. Kelupaskan kulit setiap pembungkus kawat tembaga (9 kawat). Lilitkan setiap tiga kawat tembaga yang memiliki warna pembungkus sama menjadi satu, lalu bungkus setiap lilitan menggunakan pembungkus kabel / salotip (point A, B dan C pada gambar).
50 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Memasangkan kawat tembaga pada unit stop kontak, juga tidak rumit. Ada perbedaan “jeroan” antara unit stop kontak satu titik dengan unit stop kontak lebih dari satu titik. Namun, secara konsep tetap sama. Kawat kuning selalu dipasangkan pada bagian yang memiliki tanda “arde” (biasanya pada bagian tengah).Sedangkan kawat biru dan hitam di sisi kiri dan kanan kawat kuning. Ada beberapa aturan main yang sebaiknya anda ketahui dalam hal posisi memasangkan kawat berdasarkan jenis arus listrik di stop kontak dan steker. Anda dapat membaca pembahasannya di artikel Steker, Stop kontak dan Arus Listrik. 2. Skema sambungan kabel untuk pemasangan Saklar Tunggal Kode Angka : Gambar 4.5 Skema Susunan Sambungan Antar Kabel untuk memasang Lampu Saklar Tunggal. Sumber :https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah 1. : Kabel 2 x 1,5 mm² terhubung dengan sumber listrik / steker. 2. : Kabel 2 x 1,5 mm² terhubung dengan saklar tunggal. 3. : Kabel 2 x 1,5 mm² penghubung dengan lampu. 4. : Unit Lampu Kode Huruf : a. : sambungan kawat Netral antara kawat biru kabel no. 1 dengan kawat biru kabel no. 3. b. : sambungan kawat Fasa dengan kawat input saklar (Sambungan dari kawat hitam kabel no. 1 ke kawat hitam kabel no. 2). c. : sambungan kawat output saklar ke unit lampu no. 4 (Sambungan dari kawat biru kabel no. 2 ke kawat hitam kabel no. 3). Keterangan :
51 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Gambar 4.6 Saklar Tunggal dan Susunan Pemasangan Kawat Kabel di Jeroannya. Sumber :https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Sambungan A adalah sambungan arus Netral dari kabel sumber listrik / steker dengan kabel yang terhubung ke lampu.Jalur kawat Netral (biru) ini, tidak dianjurkan sebagai jalur kawat yang dipasangi saklar.Saklar selalu diposisikan untuk dipasang di jalur kawat Fasa (hitam). Sambungan B merupakan kawat arus Fasa yang dihubungkan ke kawat input saklar yang disematkan pada tungkai berwarna merah. Output arus Fasa dari saklar, dialirkan melalui kawat biru yang disematkan pada tungkai berwarna putih. Kawat output Fasa ini, dihubungkan (sambungan C) dengan kawat Fasa pada kabel yang terhubung ke lampu no. 4. C. Menyambung /Memasangang Kabel Pada Saklar 1. Cara Memasang Saklar Tunggal Gambar 4.7 Skema Susunan Kawat Saklar Tunggal. Sumber :https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah
52 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Cara pemasangan kabel pada saklar tunggal tidaklah sulit.Cukup dengan mengelupaskan kulit pembungkus pada masing-masing ujung kawat, kemudian tancapkan pada salah satu lubang disisi masing-masing tungkai berwarna merah dan putih.Kawat hitam (arus Fasa yang mengalir masuk ke saklar) ditancapkan pada lubang di samping pengungkit berwarna merah, sedangkan kawat biru (arus Fasa yang mengalir keluar dari saklar) ditancapkan pada lubang di samping pengungkit berwarna putih. Begitu kawat ditekan-masuk hingga “mentok” ke ujung lubang, pengungkit otomatis akan mengunci-nya (menjepit). Sebelum terkunci, maka kawat akan mudah terlepas. Seandainya pengungkit tidak bisa berfungsi menjepit kawat, anda dapat menarik pengungkit “sedikit” ke atas agar kembali pada posisi semula (default).Jika kawat yang telah tertancap hendak dilepaskan, cukup hanya dengan menekan kedua pengungkit tersebut.Di bawah ini saya sajikan gambar skema sambungan antar kabel untuk memasang saklar tunggal. Mulai dari jalur steker hingga berakhir di lampu : Gambar 4.8 Skema Lengkap Susunan Kawat Memasang Saklar Tunggal https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah
53 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Skema sambungan kabel untuk pemasangan Saklar Ganda Kode Angka : Gambar 4.9 Skema Susunan Sambungan Antar Kabel untuk memasang Lampu Saklar Ganda. https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah 1. : Kabel 2 x 1,5 mm² terhubung dengan sumber listrik / steker. 2. : Kabel 3 x 1,5 mm² terhubung dengan saklar ganda. 3. : Kabel 3 x 1,5 mm² penghubung antara saklar dan sumber listrik dengan pecahan dua sambungan kabel. 4. : Kabel 2 x 1,5 mm² penghubung antara kabel 3 dengan lampu. 5. : Kabel 2 x 1,5 mm² penghubung antara kabel 3 dengan lampu. 6. : Unit Lampu. 7. : Unit Lampu. Kode Huruf : a. : sambungan kawat Netral dari 2 kabel berbeda (sambungan kawat biru kabel no. 1 dengan kawat biru kabel no. 3). b. : sambungan kawat Fasa dengan kawat input saklar (sambungan kawat hitam kabel no. 1 ke kawat hitam kabel no. 2). c. : sambungan kawat output saklar dari switch pertama (sambungan kawat kuning kabel no. 2 ke kawat hitam kabel no. 3). d. : sambungan kawat output saklar dari switch kedua (sambungan kawat biru kabel no. 2 ke kawat kuning kabel no. 3).
54 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN e. : sambungan kawat Netral dari 3 kabel berbeda (sambungan kawat biru kabel no. 3 dengan kawat biru kabel no. 4 dan kawat biru kabel no. 5). f. : sambungan kawat Fasa dari switch output saklar pertama ke unit lampu no. 6 (sambungan kawat hitam kabel no. 3 ke kawat hitam kabel no. 4). g. : sambungan kawat Fasa dari switch output saklar kedua ke unit lampu no. 7 (sambungan kawat kuning kabel no. 3 ke kawat hitam kabel no. 5). Keterangan : Ada 7 sambungan antar kabel dari 5 potongan kabel terpisah dan yang harus dirangkai untuk membuat jaringan kabel menggunakan saklar ganda. Gambar 4.10 Saklar Ganda/Double dan Susunan Pemasangan Kawat Kabel. https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah.com Sama dengan sambungan A pada saklar tunggal, sambungan A disini adalah sambungan untuk arus Netral (biru) yang diteruskan ke sambungan E.Pada sambungan E, kawat Netral (biru) dipecah menjadi dua untuk masing-masing lampu. Sehingga, pada sambungan E ini terdapat tiga kawat biru dari kabel no. 3, no. 4 dan no. 5 yang dililit menjadi satu. Sambungan B adalah sambungan arus Fasa antara kawat hitam dari kabel sumber listrik dengan kawat input saklar ganda. Arus Fasa yang didistribusikan melalui kawat hitam ini akan dipecah dalam saklar ganda menjadi dua output arus Fasa. Kedua output dialirkan melalui kawat kuning dan biru, dimana pendistribusiannya dikendalikan oleh masing-masing switch. Sambungan C, D, F dan G adalah sambungan antar kabel yang mendistribusikan arus Fasa ke masing-masing lampu.
55 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN 2. Cara Memasang Saklar Ganda Gambar 4.11 Skema Susunan Kawat Saklar Ganda. https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Teknik cara pemasangan kabel pada saklar ganda, tidak ada bedanya dengan saklar tunggal. Kawat hitam (arus Fasa yang mengalir masuk ke saklar) ditancapkan pada lubang di samping tungkai berwarna merah di switch paling kiri (pertama), sedangkan kawat kuning dan biru yang merupakan arus Fasa yang mengalir keluar dari saklar, ditancapkan pada lubang di samping tungkai berwarna putih di masing-masing switch. Pada gambar, di bagian tengah antara kedua switch, anda melihat ada sedikit “potongan” kawat kabel (tembaga) yang dipasang terpisah peletakannya.Potongan kawat ini sering diistilahkan dengan sebutan “jumper“. Fungsinya untuk mengalirkan arus listrik dari switch pertama ke switch kedua. Sehingga, arus positif yang berada pada switch pertama (sebelah kiri) turut di distribusikan ke switch kedua (sebelah kanan).Jika potongan kawat tembaga itu tidak disertakan, maka switch kedua menjadi tidak berfungsi (mati) karena tidak memiliki sumber arus listrik. Cara pemasangannya, cukup dengan memotong kawat kabel sepanjang 3-4 cm. Kelupaskan pembungkusnya, lalu bengkokkan kedua ujung kawat sepanjang kira-kira 1,5 cm, tancapkan pada lubang di samping pengungkit merah. Sama dengan saklar tunggal, di bawah ini saya sajikan gambar skema sambungan antar kabel untuk memasang saklar ganda. Mulai dari jalur steker hingga berakhir di lampu :
56 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Gambar 4.12 Skema Lengkap Susunan Kawat Memasang Saklar Ganda/Double. https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Gambar-gambar skema susunan kawat lainnya yang berhubungan dengan pemakaian saklar tunggal dan saklar ganda di blog ini, memiliki konsep susunan kawat yang sama sebagaimana yang diilustrasikan pada gambar skema pemasangan saklar tunggal dan saklar ganda di atas.Lalu, bagaimana susunan kawat untuk pemasangan saklar yang memiliki lebih dari 2 (dua) switch? Patokannya, harus tersedia satu kawat line-input untuk setiap pemasangan saklar. Kemudian tambahkan dengan jumlah switch yang terdapat pada saklar. Misalnya, untuk memasang saklar dengan 3 (tiga) switch, maka dibutuhkan 1 (satu) kawat line-input dan 3 (tiga) kawat line-output.Jadi, dibutuhkan kabel yang berisi 4 kawat untuk memasang saklar triple (tiga) switch. 3. Memasang Stop kontak + Saklar Gambar 4.13 Saklar+Stop Kontak Sumber : https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah
57 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Selain saklar, juga terdapat sebuah model perangkat listrik yang terdiri dari gabungan antara stop kontak dan saklar sebagaimana gambar disamping kiri ini. Perangkat stop kontak + saklar ini tergolong unik, karena bagian saklar dari perangkat bisa dijadikan dua fungsi kepentingan pemakaian yang berbeda. Yaitu : (1) berfungsi sebagaimana saklar pada umumnya tanpa mengganggu aliran listrik pada stop kontak disampingnya dan (2) berfungsi untuk mematikan aliran listrik yang mengalir pada stop kontak yang berada di sampingnya. Untuk kasus-kasus tertentu, kita dapat memanfaatkan pemakaian perangkat saklar + stop kontak ini pada situasi dimana aliran listrik stop kontak dapat dinyala-matikan tanpa perlu mencabut steker yang sedang tertancap. Salah satu cara dari memanfaatkan perangkat stop kontak + saklar ini yang paling umum digunakan adalah menjadi titik sumber listrik untuk menancapkan charger-adaptor handphone. Anda dapat melihat uraiannya pada artikel Membuat panjangan stop kontak untuk charger-adaptor handphone Untuk susunan kawat unit Stop kontak + Saklar versi In Bow, dapat anda lihat uraiannya pada artikel Memasang unit Stop kontak + Saklar ~ In Bow. Memasang Saklar / Stop kontak langsung di jalur kabel Gambar 4.14 Memasang Saklar Memotong di tengah Jalur Kabel https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah
58 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Tidak semua kondisi pemasangan saklar / stop kontak harus dengan menggunakan jalur kabel tersendiri yang sengaja di julur-kan khusus ke saklar / stop kontak. Pada kasus-kasus tertentu, sering dijumpai kondisi memasang saklar / stop kontak dengan cara “memotong” jalur kabel.Teknik tersebut cukup efektif dalam beberapa hal, salah satunya adalah menghemat pemakaian kabel.Dengan demikian, tidak dibutuhkan kabel ekstra yang digunakan sebagai media untuk menghubungkan saklar / stop kontak dengan jalur kabel yang hendak di saklar-kan / stop kontak-kan. Gambar 4.15 Skema Saklar Tunggal dan Ganda Memotong di tengah Jalur Kabel https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Terutama untuk saklar, jangan terlalu “dipaksakan” untuk menggunakan teknik memotong jalur kabel seperti ini.Dibutuhkan penyusunan yang cukup rapi untuk “menyembunyikan” sambungan antar kawat yang jumlahnya cukup banyak ke dalam “casing” saklar yang sempit.Jika dipaksakan, bisa menyebabkan ketidakwajaran kinerja switch saklar.
59 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Gambar 4.16 Saklar Tunggal dan Ganda Memotong di tengah Jalur Kabel https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Logika teknik pemasangan saklar seperti ini, sebenarnya, sama saja dengan teknik pemasangan saklar yang telah di deskripsikan sebelumnya. Hanya saja, letak sambungan kawat biru / netral terlindung di dalam casing-saklar. Begini penampakan susunan kawatnya : Foto 4.17 Stopkontak Tunggal dan Ganda Memotong di tengah Jalur Kabel https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Sedangkan untuk susunan kawat yang terpasang pada stop kontak adalah seperti di bawah ini :
60 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN 4. Menggabungkan Dua Skema Gambar 4.18 Pengembangan Dasar Sambungan Antar Kabel https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Dalam penerapannya, ada 3 (tiga) cara yang saya gunakan untuk menggabungkan jaringan kabel stop kontak dengan lampu. Cara skema no. 1. : Unit stop kontak + steker. Membuat jalur baru pada jaringan kabel utama dengan unit stop kontak diujung kabel. Awal jaringan kabel lampu dipasangkan steker untuk nantinya dicolokkan ke stop kontak. Cara skema no. 2. : Unit stop kontak + timer + steker. Membuat jalur baru pada jaringan kabel utama dengan unit stop kontak di ujung kabel dan dipasangkan timer. Awal jaringan kabel lampu dipasangkan steker untuk nantinya dicolokkan ke timer. Cara skema no. 3 : Menyambung langsung (melilitkan) kawat antar kabel sesuai warna pembungkus kawat.Kabel jaringan utama diputuskan, kemudian kawat tembaga kembali dililitkan bersama-sama jaringan kabel lampu. Ini adalah cara yang paling sering digunakan untuk menyambung kabel di rumah-rumah pada umumnya.
61 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN a. Merangkai skema untuk satu lantai Gambar ini adalah skema sederhana contoh jaringan kabel di satu rumah untuk memenuhi kebutuhan sumber listrik di 3 ruangan dalam rumah dan 1 sumber listrik di area luar rumah. Gambar 4.19 Pengembangan Skema Sambungan Antar Kabel untuk Satu Lantai https://www.99.co/id/panduan/tips-dan-cara-instalasi-listrik-rumah Skenario awal (Skenario 1 dalam kotak area garis putus-putus) adalah kabel 3 x 2,5 mm dipasang dan ditujukan untuk selalu berakhir di satu area / ruangan di rumah, dimana setiap ujung kabel selalu dilengkapi dengan unit stop kontak GANDA / DOUBLE. Maksudnya, agar setiap area / ruangan memiliki 2 sumber aliran listrik, yaitu untuk kebutuhan lampu dan nonlampu. Setiap awal jaringan kabel lampu selalu dilengkapi dengan steker untuk dicolokkan ke stop kontak. Hal yang sama jika hendak membuat jaringan kabel stop kontak tambahan untuk area / ruangan tersebut. Pemisahan jalur listrik untuk lampu dan non-lampu memang sengaja dilakukan dengan tujuan memudahkan perawatan / pemeliharaan masingmasing perangkat di kemudian hari.Demikian juga kondisinya dengan kabel jalur utama. Baru kemudian pada skenario berikutnya (Skenario 2 dalam kotak area garis putus-putus) posisi rumah lampu dan stop kontak dalam ruangan ditentukan. Jadi, perencanaan jalur kabel, titik lampu dan stop kontak dilakukan terbalik dari pemasangan jalur kabel utama.
62 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Cara membuat jaringan kabel seperti ini memerlukan biaya relatif cukup besar karena banyaknya unit stop kontak dan steker sebagai pengganti tindakan melilitkan kawat antar kabel. Panjang kabel yang dibutuhkan pun menjadi lebih banyak.Disamping itu, diperlukan waktu yang relatif lebih lama karena setiap awalan dan akhiran kabel hampir selalu harus dipasangi dengan satu unit steker atau stop kontak sebagai media penyambung antar jaringan kabel. Kapasitas kemampuan hantar arus dari unit stop kontak dan steker juga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan panas berlebihan pada kabel saat setelah jaringan sedang digunakan. Jika memang memiliki kendala seperti yang telah dinyatakan, mengapa rancangan ini tetap dibuat?Apa yang mendasari ide membuat rancangan jaringan kabel seperti ini? Menyelesaikan pekerjaan jalur kabel utama stop kontak (skenario 1) ke setiap ruangan / area tidaklah sulit. Tetapi, menyesuaikan jaringan kabel lampu dan stop kontak dalam sebuah ruangan (skenario 2) yang memerlukan banyak pertimbangan dan waktu untuk menyelesaikan serta menyempurnakannya. Tindakan melengkapi ujung setiap kabel pada jalur induk dengan stop kontak (area di kotak skenario 1), bertujuan agar kita tidak perlu mengkhawatirkan akan menghadapi kesulitan untuk mendapatkan arus listrik di setiap area / ruangan. Baik saat sedang melakukan modifikasi maupun modifikasi yang belum selesai dikerjakan / terpaksa ditunda pengerjaannya. Menggunakan konsep pemasangan stop kontak sebagai akses arus listrik di setiap ruangan seperti itu, menjadikan pengerjaan jaringan kabel di area skenario 2 lebih fleksibel. Hal ini mengingat biaya adalah faktor utama yang harus turut diperhitungkan kelancarannya untuk merampungkan pekerjaan seperti ini. Salah satu keuntungan dengan menggunakan cara tersebut adalah kita dapat mengerjakannya sendiri. Tidak ada biaya jasa pengerjaan yang harus dikeluarkan dan tidak perlu terburu-buru dalam menyelesaikan pekerjaan jaringan kabel dalam sebuah / beberapa ruangan. Selain dapat ditunda dan dicicil pengerjaannya, perubahan jalur kabel atau penggantian perangkat listrik dapat dilakukan dengan tanpa harus mematikan MCB pada meteran PLN. Jadi, pekerjaan memodifikasi jaringan kabel di satu area / ruangan dapat dikerjakan kapan saja tanpa akan mengakibatkan aliran listrik di ruangan lainnya ikut terganggu. Rancangan ini cocok untuk diterapkan pada rumah dengan kapasitas instalasi listrik terpasang antara 450 VA s/d 2200 VA. Karena kebanyakan unit stop kontak dan steker yang banyak beredar di pasaran dirancang dengan kemampuan menghantar arus hingga kisaran 16 Ampere (3500 Watt). 5. Mengganti Unit Stop kontak + Steker dengan MCB Teknik menyambung aliran listrik menggunakan unit stop kontak GANDA / DOUBLE + steker untuk menghubungkan 2 skenario jaringan kabel
63 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN listrik diatas, dapat diganti menggunakan unit MCB (2 unit) + box MCB dengan besaran daya (ampere) yang disesuaikan untuk kebutuhan setiap area / ruangan. Dengan menggunakan MCB, meski membutuhkan pengerjaan “sedikit” lebih rumit dan mahal, hasil akhir yang tampak akan terlihat lebih profesional. Selain itu, disamping sangat ampuh untuk membatasi pemakaian listrik di setiap area / ruangan, tingkat keamanan dalam mengendalikan perilaku arus listrik akan jauh lebih terjamin. Seandainya skema model jaringan kabel yang telah saya deskripsikan hendak diterapkan pada rumah berkapasitas listrik terpasang mulai 2200VA ke atas, pastikan untuk “harus” menggunakan MCB sebagai titik sambungan antar jaringan kabel ke setiap area / ruangan. Atau, gunakan cara dengan menyambung langsung antar jaringan kabel listrik. Kekuatan sambungan antar jaringan kabel listrik berkapasitas mulai 2200VA ke atas, tidak bisa dengan mengandalkan kemampuan dan daya tahan dari stop kontak + steker. Kedua perangkat listrik tersebut tidak di rancang untuk terpasang dalam jangka waktu lama menahan dinamika beban lalu-lintas daya listrik berkapasitas besar. 6. Hubungan pendek penyebab kebakaran Apakah kondisi stop kontak / steker yang kepanasan dapat menyebabkan kebakaran? Saya rasa tidak juga. Plastik yang menjadi bahan baku stop kontak / steker baru akan meleleh jika memang dengan sengaja dibakar menggunakan nyala api yang berkesinambungan (mis. di atas kompor). Biasanya, begitu terjadi percikan bunga api akibat hubungan pendek, switch MCB (jika tidak rusak) akan langsung “trip”. Walau pun terjadi nyala api, hanya berlangsung beberapa detik saja dan akan mati dengan sendirinya. Jadi, selama tidak disertai dengan percikan bunga api yang berkesinambungan, hampir tidak ada kemungkinan api menyala semakin membesar. Karena bahan baku dari perangkat listrik itu sendiri pada dasarnya sudah tahan panas. https://www. pemicu-arus-pendek-listrik-yang-dapat-menyebabkan-kebakaran
64 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Penyebab kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik cenderung dikarenakan tidak adanya kawat arde + MCB sebagai pembatas hantaran arus (mis. mencuri listrik langsung dari jalur kabel listrik di luar rumah), disertai / dan / atau, beban listrik yang melebihi kemampuan hantaran arus kabel. Oleh sebab itu, dengan kondisi susunan kawat kabel dari meteran PLN sudah sesuai jalur masuknya ke MCB pada box MCB dalam rumah, sangat kecil kemungkinan untuk terjadi peristiwa kebakaran jika kabel yang digunakan memiliki kapasitas hantaran diatas kapasitas MCB meteran PLN. Dari tiga peristiwa perangkat listrik meledak dan disertai dengan percikan api (travel adaptor, meteran PLN, dan box MCB) yang saya alami, selalu diakhiri dengan “trip”-nya switch MCB. Tidak ada nyala api berkesinambungan keluar dari kabel / stop kontak / steker, hanya sekali percikan bunga api saja yang keluar dari ketiga unit (travel adaptor, meteran PLN, dan box MCB) tersebut. 7. Inbow atau Outbow Semua tata cara menyambung kabel pada instalasi kabel yang telah digambarkan di atas, disusun berdasarkan pengalaman saya saat menangani penggantian / penambahan kabel di rumah dengan teknik out bow. Secara konsep pengerjaan sambungan kabel, menurut saya, tidak ada bedanya antara out bow dengan in bow. https://www. instalasi-listrik-in-bow-out-bow
65 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Demikian juga dengan konsep memasangkan kawat pada perangkat out bow / in bow untuk stop kontak dan saklar lampu.Hanya caranya yang sedikit berbeda. Parameternya, untuk stop kontak, warna pembungkus kawat cenderung digunakan sebagai panduan untuk mewakili indentitas muatan arus listrik yang mengalir dalam kawat. Akan selalu ada terpasang tiga kawat pada stop kontak yang berfungsi sebagai jalan dari muatan listrik fasa, netral dan kelebihan arus (arde). Sedangkan untuk saklar, warna pembungkus kawat cenderung digunakan sebagai panduan arah jalur masuk – keluar arus fasa ke – dari dalam saklar. Karena, berapapun jumlah kawat yang terpasang dan apapun warna pembungkusnya, semua akan selalu bermuatan listrik fasa.Untuk perangkat listrik yang memiliki gabungan kedua fungsi (stop kontak + saklar), kita perlu mengetahui terlebih dulu tujuan perangkat itu dipasang.Baru kemudian dapat diketahui skema susunan kawat yang semestinya terpasang di dalam unit tersebut. LEMBAR PRAKTIKUM Langkah Kerja : 1. Siapkan alat dan bahan 2. Gambar kerja 3. Utamakan K3 4. Langkah Kerja dan 5. Prosedur Kerja Aspek Penilian : 1. Laporan praktikum sementara 2.Hasil gambar kerja 3.Hasil pemasangan komponen instalasi listrik rumah JELAJAH INTERNET Untuk menambah pengetahuan lebih jauh mengenai pemasangan komponen instalasi listrik rumah, peserta didik dapat mempelajari secara mandiri melalui internet. Di internet peserta didik dapat mencari lebih dalam tentang pemasngan komponen instalasi listrik rumah. Salaha satu website yang dapat dikunjungi untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang instalasi listrik rumah adalah : http://pemasangan komponen instalasi listrik.com
66 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK RANGKUMAN PENILAIAN AKHIR BAB TUGAS MANDIRI 1. Sambungan A adalah sambungan arus Netral dari kabel sumber listrik / steker dengan kabel yang terhubung ke lampu.Jalur kawat Netral (biru) ini, tidak dianjurkan sebagai jalur kawat yang dipasangi saklar.Saklar selalu diposisikan untuk dipasang di jalur kawat Fasa (hitam). 2. Sambungan B merupakan kawat arus Fasa yang dihubungkan ke kawat input saklar yang disematkan pada tungkai berwarna merah. Output (keluaran) arus Fasa dari saklar, dialirkan melalui kawat biru yang disematkan pada tungkai berwarna putih. Kawat output Fasa ini, dihubungkan (sambungan C) dengan kawat Fasa pada kabel yang terhubung ke lampu no 4. Setelah mempelajari tentang pemasangan komponen instalasi listrik, peserta didik diharapkan mampu : 1. Memasang komponen-komponen instalasi listrik 2. Memasang saklar tunggal 3. Memasang saklar ganda 4. Mampu memasang kabel kelampu dengan baik dan benar 5. Mampu memasang kabel pada stok kontak dengan baik dan benar Kerjakanlah soal-soal dibawah ini dengan baik dan benar! 1. Buatlah gambar single line pada jalur saklar tunggal? 2. Jelaskanlah posisi sambungan pada jalur kawat fasa ? 3. Buatlah gambar single line pada jalur saklar ganda? 4. Jelaskanlah posisi sambungan jalur kawat fasa pada saklar ganda tersebut? 5. Kemudian buatlah diagram garis pengawatan dari gambar yang anda kerjakan? 6. Jelaskan hasil kerja yang anda buat kepada teman-temanmu dan gurumu?
67 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN REFLEKSI Setelah mempelajari materi tentang teknik pemasangan komponen instalasi penerangan rumah , peserta didik mampu merefleksi diri, dengan melakukan cek kemampuan dengan menjawab beberapa pertanyaan (cek list ) berikut ini : 1. Sudah mampukah anda memasang komponen pada saklar tunggal ? sudah/ belum 2. Sudah mampukah andah membuat sambungan pada jalur kawat fasa ? sudah/ belum 3. Sudahkah mampukah anda membuat gambar sigle line pada jalur saklar ganda ? sudah/belum 4. Sudahkah mampukah anda menjelaskan kepada teman-temanmuposisi sambungan pada jalur kawat fasa ? sudah/belum 5. Sudah mampukah anda membuat diagram garis pengawatan pada instalasi listrik ? Sudah/belum
68 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK Dengan adanya pembelajaran Perencanaan Instalasi Listrik Rumah Bertingkat Dua Lantai, diharapkan siswa mampu melaksanakan perencanaan tersebut, dimulai dari menggambar denah instalasi dua lantai sampai pada tahap rencana anggaran biaya. Instalasi, Penerangan, Redup, Terang BAB V PERENCANAAN INSTALASI LISTRIK RUMAH BERTINGKAT DUA LANTAI TUJUAN PEMBELAJARAN PETA KONSEP KATA KUNCI PERENCANAAN INSTALASI LISTRIK RUMAH BERTINGKAT DUA LANTAI Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Gedung Bertingkat Perencanaan Instalasi Listrik Rumah Bertingkat Dua Lantai Tabel Bahan Instalasi Rencana Anggaran Biaya Biaya Pekerja Biaya Keseluruhan Proyek BAB V PERENCANAAN INSTALASI LISTRIK RUMAH BERTINGKAT DUA LANTAI
69 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN A. PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT 1. Gambar Situasi Rumah Pemasangan Instalasi Listrik Dalam sebuah pekerjaan pemasangan instalasi listrik rumah tinggal atau instalasi listrik bangunan gedung bertingkat, dibutuhkan sebuah perencanaan yang matang untuk dapat melaksanakan pemasangan instalasi listrik yang baik dan benar.Baik itu pemasangan instalasi listrik pada rumah tangga ataupun instalasi penerangan pada gedung bertingkat. Perencanaan instalasi listrik rumah bertingkat dua lantai umumnya memerlukan perencanaan yang meliputi gambar-gambar instalasi rumah meliputi : Gambar 5.1 Situasi Rumah Pemasangan Instalasi Listrik Sumber :http://egsean.com/perencanaan-instalasi-listrik-rumah/ Tujuan dari pembuatan gambar situasi adalah bertujuan agar instalatir mengetahui letak rumah yang akan dipasang instalasi
70 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN 2. Gambar Rancangan Tata Letak Pembuatan gambar rancangan tata letak adalah bertujuan agar instalatir mengetahui letak titi-titik peralatan listrik (lampu dan kotak kontak) pada bangunan yang akan dipasang instalasi yang sesuai pada pembagian kelompoknya. Seperti pada gambar dibawah ini : Sumber : www. pemasangan-instalasi-listrik-rumah.html 3. Gambar Rancangan Hubungan Perlengkapan Listrik Tujuan pembuatan gambar rancangan hubungan perlengkapan listrik adalah agar instalatir mengetahui semua kendali anatara rangkaian lampu dengan saklar pengendalinya pada bangunan yang akan dipasang instslasi listrik. Seperti pada gamabar berikut ini :
71 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Sumber : https://www. Panduan gambar -instalasi-listrik-rumah.html 4. Diagram Garis Tunggal Tujuan dari pembuatan diagram garis tunggal adalah agar instalatir mengetahui jalur-jalur Pemasangan kabel dan berapa jumlah serta jenis kabel yang lewat pada jalur tersebut. Seperti pada gambar berikut :
72 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Sumber https://www. -instalasi-listrik-rumah dua lantai.html 5. Tabel Rekapitulasi Daya Tujuan dari dibuatnya tabel rekapitulasi daya adalah supaya instalatirmengetahui : a. Jenis dan besaran pengaman yang dibutuhkan dalam perlengkapan hubung bagi (PHB) b. Pembagian kelompok, jenis, besar daya dan beserta total daya beban pada instalasi listrik tersebut, seperti pada contoh rekapitulasi daya dibawah ini : Sumber: https://www.perhitungan-ukuran-kabel-dan-nilai.html
73 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN 6. Diagram Pengawatan Dibuatnya diagram pengawatan ini bertujuan agar instalatir mengetahui secara detail jenis dan penggambaran kabel beserta perlengkapan listrik pada instalasi yang akan dipasang. 7. Tabel Bahan Instalasi Dibuatnya tabel bahan instalasi bertujuan untuk merinci semua bahan yang diperlukan untuk pemasangan sehingga dapat mempermudah pembelian bahan tersebut nantinya. No Bahan/Komponen Spesifikasi Satuan Jumlah Keterangan Sumber: Daftar bahan pribadi
74 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN B. PERENCANAAN INSTALASI LISTRIK RUMAH BERTINGKAT DUA LANTAI 1. Gambar Denah Rumah Pada gambar denah rumah dibawah ini, terdapat dua gambar denah rumah, yaitu denah rumah pada lantai satu dan denah rumah pada lantai dua.Gambar denah rumah ini berfungsi untuk mengetahui bagian-bagian ruangan pada rumah, yang bertujuan agar kitaa dapat dengan mudah untuk merancang tata letak untuk instalasi listrik rumah dan instalasi penerangan rumah tersebut. Gambar 5.2 Denah Rumah Lantai 1 Sumber :https://Denah-Rumah-Lantai-1-Perencanaan-Instalasi-Listrik-Rumah-2-Lantai.jpg
75 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Gambar 5.3 Denah Rumah Lantai 2 Sumber :https://Denah-Rumah-Lantai-1-Perencanaan-Instalasi-Listrik-Rumah-2-Lantai.jpg Pada gambar denah rumah tinggal bertingkat dua tersebut, dapat kita gunakan skala 1:100 Fungsi dari skala gambar tersebut adalah untuk mempermudah menggambar suatu bangunan atas lokasi yang ukurannya lebih besar dari ukuran kertas gambar. Arti dari skala 1: 100 adalah 1 cm ukuran pada kertas gambar,
76 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN mewakili 100 cm dari ukuran sebenarnya. Jadi luas rumah pada gambar tersebut luas rumah sebenarnya adalah 11 x 18,3 meter. Dengan adanya denah rumah pada setiap lantai, kita dapat memulai mentukan tat letak instalasi listrik, seperti menentukan letak stop kontak, pemasangan lampu pada setiap ruangan seperti pada gambar selanjutnya. 2. Gambar Instalasi Listrik Rumah Bertingkat Pada gambar berikut ini adalah gambar dari instalasi pada denah rumah diatas. Gambar instalasi dibawah ini sebenarnya dapat kita bagi menjadi tiga bagian yaitu: a. Gambar rancangan tata letak b. Gambar rancangan hubungan perlengkapan listrik c. Diagram garis tunggal Namun untuk meringkkas gambar, maka saya jadikan satu menjadi gambar instalasi secara keseluruhan. Gambar 5.4 Wiring Diagram Lantai 1 Sumber :https://Denah-Rumah-Lantai-1-Perencanaan-Instalasi-Listrik-Rumah-2-Lantai.jpg
77 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Gambar 5.5 Wiring Diagram Lantai 2 Sumber : https://Denah-Rumah-Lantai-1-Perencanaan-Instalasi-Listrik-Rumah-2-Lantai.jpg Dengan adanya gambar instalasi seperti daiatas, kita dapat mengetahui letak titik-titik peralatan listrik baik itu lampu ataupun kotak kontak pada rumah sesuai dengan pembagian grupnya.Selain itu kita juga dapat mengetahui semua lampu dan pengendaliannnya (saklar) beserta jalur-jalur pemasangan kabel dan berapa jumlah serta jenis kabel yang lewat pada jalur tersebut. Pada gambar instalasi daiatas juga dilengkapi dengan keterangan berdasarkan warna jalur pada grup-grup instalasi dan keterangan lainnya.
78 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN 3. Tabel Rekapitulasi Daya Seperti pada gambar diatas, terdapat tiga buah grup atau tiga buah pembagian kelompok. Maka dari itu, pada tabel rekapitulasi daya, kita akan menentukan jenis dan besar pengaman dalam perlengkapan hubung bagi (PHB). Selain pembagian kelompok atau grup, tabel rekapitulasi daya ini juga berisi jumlah besar daya sampai total daya beban pada instalasi tersebut. Berikut adalah tebel rekapitulasi daya pada gambar instalasi diatas : KETERANGAN : K.K : Kota Kontak Khusus K.B : Kotak Kontak Bebas 23 W : Lampu Philips Tornado 23 Watt 20 W : Lampu Philips Essential Cool Daylight 18 Watt 15 W : Lampu Philips Tornado 15 Watt 11 W : Lampu Philips Essential Cool Daylight 18 Watt Dengan adanya tabel rekapitulasi daya seperti diatas, maka kita dapat mengetahui berapa daya yang kita perlukan.Sehingga dapat menjadi acuan dalam pengajuan penyambungan ke PLN. a. Tabel Rekapitulasi Daya pada Group 1 Tabel 5.1 Rekapitulasi Daya pada Group 1 Ruang (Lantai 1) Peralatan Jumlah Daya (Watt) Jumlah Daya (Watt) Jumlah Daya (VA) Teras Lampu Philips Tornado 15 Watt 2 15 30 37,5 Garasi Lampu Philips Tornado 23 Watt 1 23 23 28,75 Ruang Tamu Lampu Philips Tornado 20 Watt 2 20 40 50
79 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Kamar Tidur 1 Lampu Philips Tornado 23 Watt 1 23 23 28,75 Kotak kontak Bebas 2 200 400 500 Kamar Tidur 2 Lampu Philips Essential Coll Daylight 11 Watt 1 11 11 13,75 Kotak Kontak Bebas 1 200 200 250 WC 1 Lampu Philips Essential Coll Daylight 11 Watt 1 11 11 13,75 WC 2 Lampu Philips Tornado 15 Watt 1 15 15 18,75 Ruang Makan Lampu Philips Essential Coll Daylight 18 Watt 3 18 54 67,5 Dapur Lampu Philips Essential Coll Daylight 11 Watt 1 18 18 22,5 Teras Belakang Lampu Philips Tornado 15 Watt 1 15 15 18,75 Total 840 1050 Total arus adalah (1050 VA : 230 V) = 4, 56 A Jadi MCB yang digunakan pada group 1 adalah 6 Ampere. b. Tabel Rekapitulasi Daya pada Group 3 Tabel 5.2 Rekapitulasi Daya pada Group 3 Ruang (Lantai 2) Peralatan Jumlah Daya (Watt) Jumlah Daya (Watt) Jumlah Daya (VA) Kamar Tidur 1 Lampu Philips Tornado 23 Watt 1 23 23 28,75 Kotak Kontak Bebas 2 200 400 500
80 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Kamar Tidur 2 Lampu Philips Tornado 20 Watt 1 20 20 25 Kotak Kontak Bebas 2 200 400 500 WC Lampu Philips Essential 11 Watt 1 11 11 13, 75 Baloon Lampu Philips Tornado 11 Watt 1 11 11 13,75 Ruang Keluarga Lampu Philips Tornado 20 Watt 4 20 80 100 Lampu Philips Tornado 15 Watt 1 15 15 18,75 Kotak Kontak Bebas 1 200 200 250 Kotak Koontak Khusus AC 1 450 450 562, 5 Tv 32’’ 1 70 70 87, 5 Total 1680 2100 Total arus adalah (1593, 75 VA : 230 V) = 6, 92 A Jadi MCB yang digunakan pada group 2 adalah 10 Ampere c. Tabel Rekapitulasi Daya pada Grop 3 Tabel 5.3 Rekapitulasi Daya pada Grop 3 Ruang (Lantai 2) Peralatan Jumlah Daya (Watt) Jumlah Daya (Watt) Jumlah Daya (VA) Kamar Tidur 1 Lampu Philips Tornado 23 Watt 1 23 23 28, 75 Kotak Kontak Bebas 1 200 400 500
81 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN Lampu Philips Tornado 20 Watt 2 20 20 25 Kotak Kontak Bebas 1 200 400 500 Lampu Philips Essential 11 Watt 2 11 11 13, 75 Lampu Philips Tornado 11 Watt 1 11 11 13, 75 Lampu Philips Tornado 20 Watt 1 20 80 100 Lampu Philips Tornado 15 Watt 4 15 15 18, 75 Kotak Kontak Bebas 1 15 200 250 Kotak Kontak Khusus AC 1 200 450 562, 5 TV 32’’ 1 450 70 87, 5 1 70 1680 2100 Total arus adalah (2100 VA : 230 V ) = 9, 13 A Jadi MCB yang digunakan pada group 3 adalah 10 Ampere Setelah sampai disini, maka kita akan lanjut pada bagian pembuatan tabel bahan instalasi kebutuhan material yang digunakan untuk pemasangan instalasi listrik berdasarkan gambar instalasi diatas. Seperti halnya keperluan pipa conduit yang digunakan untuk kabel atau pelindung kabel instalasi dan bahan instalasi lainnya.
82 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN C. TABEL BAHAN INSTALASI Berdasarkan gambar instalasi diatas, maka selanjutnya adalah membuat tabel bahan instalasi.Dengan adanya tabel instalasi, maka kita dapat merinci semua bahan yang diperlukan untuk pemasangan instalasi listrik sehingga dapat mempermudah pembelian bahan tersebut. Berikut adalah Taebl bahan instalasi berdasarkan gambar- gambar instalasi diatas : Tabel 5.4 Bahan instalasi NO BAHAN SPESIFIKASI SATUAN JUMLAH 1 MCB Schneider Domae 32 A Buah 1 2 MCB Schneider Domae 10 A Buah 2 3 MCB Schneider Domae 6 A Buah 1 4 Box MCB Buah 2 5 Saklar Tunggal Broco Buah 5 6 Saklar Seri Broco Buah 7 7 Kotak Kontak Broco Gracio Buah 12 8 Kotak Kontak AC Clipsal Buah 2 9 Fitting plafon persegi Broco Buah 24 10 Lampu Philips Essential Coll Daylight 11 watt Buah 4 D. RENCANA ANGGARA BIAYA Setelah memdiperlukan untuk instalasi, maka lanjut pada pembuatan untuk rencana anggaran biaya untuk pemasangan instalasi listrik dan instalasi penerangan pada gambar diatas. Untuk harga masing-masing bahan yang tertera pada rencana anggaran biaya, dapat kita temui pada masin-masing took peralatan listrik. Berikut rencana anggaran biaya pada dena gambar daiatas : Tabel 5.5 Rencana Anggaran Biaya NO Nama Material Satuan Harga satuan Volume 1 Unit Rumah Harga Total 1 S c h n e i d e r Domae 32 A Buah Rp. 55,000 1 Rp. 55,000 2 S c h n e i d e r Domae 10 A Buah Rp.43,000 2 Rp. 86,000
83 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN MATERI PEMBELAJARAN 3 S c h n e i d e r Domae 6 A Buah Rp.43,000 1 Rp.43,000 4 Box MCB Buah Rp.40,000 2 Rp.80,000 5 Saklar Tunggal Broco Buah Rp.8,000 5 Rp.40,000 6 Saklar Seri Broco Buah Rp.16,000 7 Rp.112,000 7 Kotak Kontak Broco Gracio Buah Rp. 13,000 12 Rp.156,000 8 Kotak Kontak AC Clipsal Buah Rp. 39,000 2 Rp. 78, 000 9 Fitting plafon persegi Broco Buah Rp.11, 500 24 Rp. 276,000 10 Lampu Philips Essential Coll Daylight 11 watt Buah Rp. 34, 000 4 Rp. 136,000 E. Biaya Pekerja Setelah rencana anggaran biaya untuk proyek pemasangan instalasi listrik telah dibuat maka langkah selanjutnya adalah menentukan biaya pekerja untuk pemasangan instalasi. Biaya pekerja atau buruh, biasanya dapat kita tentukan dari 30 % dari biaya material (bahan instalasi listrik) yang sudah kita rencanakan.Selain itu, untuk biaya pekerja, kita juga dapat tanyakan lansung kepada orang yang membuka jasa instalasi listrik. Dibawah ini adalah contoh dari perhitungan biaya pekerja untuk pemasangan instalasi listrik daiatas : Biaya pekerja diambil 30 % dari biaya material : 30% x Rp. 7. 691,500,- = Rp. 2.307,450 Jadi total biaya pekerja yaitu sebesar Rp. 2.307, 450.- F. Biaya Keseluruhan Proyek Lanjt pada tahap terakhir, setelah sebelumnya kita membuat rencana anggaran biaya dan juga biaya untuk pekerja pemasangan instalasi listrik. Dibawah ini adalah biaya keseluruhan proyek dari perencanaan instalasi listrik rumah bertingkat dua lantai :
84 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MATERI PEMBELAJARAN Biaya keseluruhan proyek untuk 1 unit rumah : Biaya material = Rp. 7.691,500 Biaya pekerja = Rp. 2.307,450 Biaya peralatan ditaksir = Rp. 1.500.000 Jumlah = Rp. 11.498,950 Biaya tak terduga ditaksir 10% = Rp.1.149,895 Total Biaya = Rp. 12.648,845 Langkah Kerja : 1. Siapkan alat dan bahan 2. Gambar kerja 3. Utamakan K3 4. Langkah Kerja dan 5. Prosedur Kerja Aspek Penilian : 1. Laporan praktikum sementara 2. Hasil gambar kerja 3. Hasil pemasangan komponen instalasi listrik rumah LEMBAR PRAKTIKUM RANGKUMAN Dalam sebuah pekerjaan pemasangan instalasi listrik rumah tinggal atau instalasi listrik bangunan gedung bertingkat, dibutuhkan sebuah perencanaan yang matang untuk dapat melaksanakan pemasangan instalasi listrik yang baik dan benar.Baik itu pemasangan instalasi listrik pada rumah tangga ataupun instalasi penerangan pada gedung bertingkat. Perencanaan instalasi listrik rumah bertingkat dua lantai umumnya memerlukan perencanaan yang meliputi gambargambar instalasi. TUGAS MANDIRI Setelah mempelajari tentang pemasangan instalasi listrik bangunan gedung bertingkat, peserta didik diharapkan mampu : 1. Menggambar situasi rumah pemasangan instalasi listrik 2. Menggambar rancangan tata letak titi-titik peralatan listrik (lampu dan kotak kontak) pada bangunan yang akan dipasang instalasi 3. Menggambar rancangan hubungan perlengkapan listrik 4. Membuat tabel rekapitulasi daya 5. Merencanakan gambar instalasi listrik rumah bertingkat dua lantai
85 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN JOBSHEET JOBSHEET INSTALASI LISTRIK PENERANGAN JOBSHEET PRAKTEK INSTALASI LISTRIK RESIDENTIAL Semester Identifikasi Komponen Listrik 1 Phase 4 x 45 Menit 1 dan 2 Revisi : 02 TGL. 04 Maret 2020 Hal 1 A. Topik : Instalasi Listrik Rumah Tinggal Sederhana B. Standar Kompetensi Equipment instalasi listrik dan k3 dalam kelistrikan C. Kompetensi Dasar 1. Mengidentifikasi komponen-komponen kelistrikan 2. Menjelaskan fungsi dari masing-masing komponen kelistrikan 3. Mengetahui konsep dasar K3 kelistrikan. 4. Mengetahui prinsip dan cara kerja dari masing-masing equipment instalasi listrik D. Petunjuk Praktek 1. Identifikasilah masing-masing komponen atau equipment instalasi yang ada di bengkel. 2. Buatlah gambar fisik dari masing-masing jenis equipment yang anda identifikasi 3. Test seluruh komponen tersebut 4. Evaluasi pembelajaran akan dilakukan by procces and result E. Alat dan Bahan 1. Alat a. Multimeter b. Amperemeter c. Kabel Jumper 2. Bahan 1) Komponen utama yang wajib di identifikasi a) Penghantar listrik (jenis dan macam-macamnya) b) Fitting lampu c) Pengaman listrik 1 phase d) Saklar (jenis dan macam- macamnya) e) Stop kontak f) Tusuk kontak g) Lampu TL dan komponenya (Ballast, kapasitor, stater) h) Sekering i) kWh meter (1 Phase) j) Magnetic kontaktor (cukup 1¬ type) k) Water Level Control (WLC) JOBSHEET
86 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK JOBSHEET l) Auto Manual Switch m) Push button n) Motor listrik 1 phase Dan identifikasi komponen-komponen lain yang perlu anda identifikasi sebanyak-banyaknya serta test komponen tersebut. F. Keselamatan Kerja 1. Perhatikan dan taati tata tertib di bengkel instalasi listrik. 2. Gunakanlah alat dan bahan sesuai dengan fungsinya 3. Jangan sembarang menyalakan alat yang ada tanpa mengetahui cara mengopersasikanya 4. Apabila ada kesulitan konsultasikan dengan instruktur. G. Langkah Kerja 1. Siapkan alat dan bahan praktek yang diperlukan 2. Identifikasilah komponen-komponen kelistrikan sesuai dengan petunjuk praktek 3. Test fungsi dari komponen-komponen yang anda identifikasi tersebut 4. Catat semua yang anda identifikasi 5. Setelah semua komponen telah anda identifikasi, kembalikan alat dan bahan sesuai tempatnya. H. TUGAS Buatlah laporan praktek dari job ini dengan draft laporan sebagai berikut ; 1. Judul laporan ( bisa dibuat dengan KOP ) 2. Tujuan praktek 3. Alat dan bahan 4. Data pengamatan Komponen yang di identifikasi Pengertian dan fungsi komponen tersebut Jenis-jenis komponen tersebut Spesifikasi yang tercantum dalam komponen Gambar equipment secara fisik dan secara simbol kelistrikanya Prinsip dan cara kerja komponen tersebut 5. Analisa data 6. Kesimpulan
87 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN JOBSHEET JOBSHEET INSTALASI LISTRIK PENERANGAN JOBSHEET PRAKTEK INSTALASI LISTRIK RESIDENTIAL Semester Identifikasi Komponen Listrik 1 Phase 4 x 45 Menit 1 dan 2 Revisi : 02 TGL. 04 Maret 2020 Hal 2 A. Topik : Instalasi Listrik Rumah Tinggal Sederhana B. Standar Kompetensi Membuat macam-macam sambungan kabel, loop kabel dan pemasangan kabel pada fiting gantung. C. Kompetensi Dasar 1. Mengetahui berbagai macam sambungan kabel 2. Menjelaskan fungsi dari masing-masing jenis sambungan kabel dalam instalasi kelistrikan 3. Mengetahui cara membuat berbagai macam sambungan kabel 4. Mampu membuat berbagai macam sambungan kabel dengan berbagai macam ukuran (diameter kabel) 5. Menjelaskan fungsi dan penggunaan loop kabel dalm instalasi listrik 6. Menentukan diameter mata itik kabel sesuai dengan ukuran baut atatu terminal hubung yang akan digunakan 7. Menguasai pembuatan loop kabel dengan berbagai macam ukuran 8. Mampu memasang kabel pada fitting gantung D. Aspek penilaian 1. Proses kerja (20%) 2. Kualitas produk pekerjaan (40%) 3. Sikap kerja (15%) 4. Kecepatan kerja / waktu pengerjaan (15%) 5. Pengembangan (10%) E. Teori Dasar 1. Sambungan Kabel Penyambungan antara 2 penghantar atau penyambungan dengan cara ekor babi (pig tail), puntir, bolak balik (turnback), sambungan kabel bernadi banyak, cabang datar (plain joint) dan cabang simpul (knotted tap joint) haruslah dipasang dengan rapat. Sesuai dengan syarat-syarat dalam PUIL 2000 tentang sambungan listrik yakni : 2. Semua sambungan listrik harus baik dan bebas dari gaya tarik. 3. Sambungan antar penghantar dan antara penghantar dan perlengkapan listrik yang lain harus dibuat sedemikian sehingga terjamin kontak yang aman dan andal.
88 TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK JOBSHEET 4. Gawai penyambung seperti terminal tekan, penyambung puntir tekan, atau penyambung dengan solder harus sesuai dengan bahan penghantar yang disambungnya dan harus dipasang dengan baik 5. Dua penghantar logam yang tidak sejenis (seperti tembaga dan aluminium atau tembaga berlapis aluminium) tidak boleh disatukan dalam terminal atau penyambung punter kecuali jika alat penyambung itu cocok untuk maksud dan keadaan penggunaannya. 6. Sambungan penghantar pada terminal harus terjamin kebaikannya dan tidak merusakkan penghantar. menyambung kabel fleksibel harus menggunakan sambung tekan (termasuk jenis sekrup), sambungan solder atau sambungan puntir, sepatu kabel harus disambungkan dengan mur baut secara baik. 7. Sambungan puntir harus dilaksanakan dengan: a) menggunakan penyambung puntir; atau b) cara dilas atau disolder. sebelum dilas atau disolder, sambungan itu harus dipuntir dahulu agar diperoleh sambungan yang baik secara mekanis dan listrik. 8. Bahan yang digunakan seperti solder, fluks, dan pasta harus terbuat dari jenis yang tidak berakibat buruk terhadap instalasi dan perlengkapan listrik. Dalam suatu instalasi listrik, biasanya digunakan beberapa macam sambungan kabel. antara lain: a. Pig Tail : cara menyambung kabel yang paling sederhana berbentuk ekor babi.¬sambungan ini digunakan untuk menyambung atau mencabangkan satu atau beberapa kabel pada satu titik. b. Sambungan Puntir : cara menyambung antara dua kabel yang berbentuk satu¬ garis lurus. ada dua macam cara sambungan puntir yaitu; sambungaan puntir bell c. Turn Back : cara menyambung antara dua kabel yang berbentuk satu garis¬hangers dan sambungan puntir western union. lurus, dimana kabel ditekuk balik, dimaksudkan untuk mendapatkan sambungan yang lebih kuat terhadap rentangan maupun tarikan, sehingga sering disebut sebagai sambungan bolak-balik. d. Single Wrapped Cable Spice : cara menyambung kabel yang bernadi banyak,¬ yaitu dengan menganyam sesuai dengan arah alurnya. e. Knotted Tap Joint ialah cara-cara untuk mencabang kabel yang posisinya dalam¬ satu bidang datar dengan memberi suatu simpul agar sambungan lebih kuat. 9. Loop kabel atau mata itik kabel Sambungan mata itik atau loop kabel digunakan untuk menyambung antara penghantar dengan terminal strip atau busbar. Ataupun untuk penyambungan 2 penghantar atau lebih pada sebuah busbar atau terminal strip.Pada kebanyakan instalasi rumah tinggal, kebanyakan penghantar atau kabel yang biasa dibuat sambungan mataitik kabel adalah kabel NYA dan NYM.Kedua jenis kabel ini merupakan penghantar pejal yang berinti tunggal.
89 INSTALASI PENERANGAN LISTRIK TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIKAN JOBSHEET Gambar Busbar dan Terminal sambung 10. Kabel NYA Kabel NYA berinti tunggal, berlapis bahan isolasi PVC, untuk instalasi luar atau kabel udara. Kode warna isolasi ada warna merah, kuning, biru dan hitam sesuai dengan peraturan PUIL.. Lapisan isolasinya hanya 1 lapis sehingga mudah cacat, tidak tahan air (NYA adalah tipe kabel udara) dan mudah digigit tikus. Agar aman memakai kabel tipe ini, kabel harus dipasang dalam pipa/conduit jenis PVC atau saluran tertutup.Sehingga tidak mudah menjadi sasaran gigitan tikus, dan apabila ada isolasi yang terkelupas tidak tersentuh langsung oleh orang. Sumber :http://www.anekabel.com/product/2/5/NYA-Cable 11. Kabel NYM Kabel NYM memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna putih atau abu- abu), ada yang berinti 2, 3 atau 4.Kabel NYM memiliki lapisan isolasi dua lapis, sehingga tingkat keamanannya lebih baik dari kabel NYA (harganya lebih mahaldari NYA).Kabel ini dapat dipergunakan dilingkungan yang kering dan basah, namun tidak boleh ditanam.