Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, penulis dan istri tercinta sebagai
pengelola perpustakaan SMP Negeri 6 Cimahi ( Perpus
Senachi )tentang salah satu kampung adat di Jawa Barat
tetapatnya di Tasikmalaya. Buku hasil perjalanan kami
ke tempat yang indah dan nyaman itu kami beri judul
“Pesona Kampung Naga”.
Sebenarnya kami sudah lama ingin berkunjung
ke kampung yang termasuk cagar budaya itu, tetapi
karena satu dan lain hal belum sempat berkunjung ke
sana.
Momen yang tepat datang ketika MGMP Bahasa
Indonesia berkumjung ke sana dengan tema wisata
literasi Kampung Naga di mana penulis sebagai salah
satu anggota MGMP dan pernah menjabat sebagai
ketuaMGMP Bahasa Indonesia Kota Cimahi mengganti –
kan ketua sebelumnya,Drs. Warsono dari SMP Negeri 9
Cimahi.
Pada wisata literasi kampung Naga ini penulis
mengajak sang istri tercinta yang sama-sama hobi jalan-
i
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
jalan ke destinasi wisata menarik di Indonesia dan
khususnya di Jawa Barat.
Buku hasil kunjungan wisata ke Kampung Naga
yang penulis susun ini mudah-mudahan melengkapi
tulisan dalam buku -buku yang mengangkat Kampung
Naga .
Buku Pesona Kampung Naga yang kami susun
dalam waktu cukup singkat masih banyak kekurangan
pada berbagai hal. Oleh karena itu, segala kritik dan
saran untuk perbaikan dan penyempurnaan buku ini
amat kami harpkan dan akan kami terima dengan
senang hati.
Semoga buku ini bermanfaat khususnya bagi
penulis dan umumnya untuk para pembaca.
Cimahi, Juni 2022
Penulis
Aep Haerudin
ii
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Mengetahui
Kepala SMP Negeri 6 Cimahi
Edi Mulyadi,S.Pd.,M.Pd.
NIP 196907151995121004
iii
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
DAFTAR ISI i
Kata Pengantar ……………………………………………… iv
Daftar Isi ……………………………………………………….. 1
1. Surya Putera..…………………………………………… 4
2. Acara di Bis………………………………………………. 11
3. Kampung Naga Kami Datang………………….. .. 13
4. Anak Tangga……………………………………………. 16
5. Sang Pemandu Wisata……………………………… 17
6. Wahangan,Sawah,dan Kolam………………… .. 18
7. Pancuran dan Pacilingan……………………………. 20
8. Nutu dulu ah ………………………….………………… 22
9. Jelajahi Kampung Naga…………………………….. 26
10. Rumah dan Tempat Sampah……..………………. 27
11. Penerangan di Rumah….……..…………………….. 28
12. Balaikampung …………….…………………………… 29
13. Masjid Kampung Naga……………………………… 33
14. Nikmatnya Makan Siang…………………………. 35
15. Leuweung Larangan………………………………… 36
16. Mata Pencaharian……..……………………………… 39
17. Pulang Mapay Wahangan………………….………..
iv
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
18. Borong oleh-oleh….…………………………………… 41
42
19. Wisata Belanja di Garut………..…………………
20. Bersua Kawan Lama……………….…………………. 43
v
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#1#
Surya Putera
Surya Putera adalah bis pariwisata bemesin
mercy yang membawa kami rombongan MGMP Bahasa
Indonesia Kota Cimahi berwisata literasi ke Kampung
Naga Tasikmalaya Sabtu 11 Juni 2022. Bis wisata ini
cukup nyaman : posisi kursi dua dua, berjok empuk ,dan
dilengkapi selimut hijau-biru di setiap kursinya. Kalau
mau tidur tinggal tarik selimut.Nyaman…
1
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Oh ya, kursi yang paling belakang posisi agak
tinggi atau lebih tepat paling tinggi dibandingkan kursi
yang lain sehingga bisa melihat deretan kursi di depan
dengan para penghuninya . Di situlah saya duduk dengan
sang istri tercinta seperti sang raja dengan sang
permaisurinya. Di sebelah kami banyak sekali makanan
sebagai cemilan untuk selama perjalanan yang disiapkan
panitia dan yang dibawa Bu Dr. Rina Heryani yang luar
biasa banyaknya.
Kami berangkat dari SMP Negeri 2 Cimahi pukul
06.00 lewat sedikit. Anggota rombongan telah siap
dengan bekalnya masing-masing. Sebelum berangkat
Ketua MGMP Bahasa Indonesia menyampaikan sepatah
kata dan dilanjutkan dengandoa oleh Pak Hendra
Gunawan dari SMP 9 Cimahi yang akrab dipanggil
dengan sapaan Ki Sastro. Selesai Sang Maestro puisi ,Pak
Ayi menambahkan lagi doa khusus buat perjalanan.
Suryaputra melaju meninggalkan Cimahi membawa
kami berwisata literasi ke tempat yang kami ingini.
Ya Alloh lindungi kami. Selamatkan perjalanan
kami dan lancarkan kegiatan kami.Aamiin.
2
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
3
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#2#
Acara di Bis
Nah ini ada yang unik dan menarik dalam wisata
literasi ini. Saat melaju kencang ada acara dalam bis
yakni paturay tineung dengan pengawas kesayangan
MGMP Bahasa Indonesia yang pindah tugas menjadi
dosen UPI. Sang MC, Bu Yatin dari SMP PGRI 1 berulang
menyebut bahwa ini bukan perpisahan. Okelah secara
fisik berpisah tetapi secara batin tidak, jauh di mata
dekat di doa.
4
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Pada acara yang mungkin terunik di dunia Ketua
Panitia , Bu Teni guru SMPN 7 yang enerjik ini
menyampaikan laporan plus curhatannya yang disambut
gelak tawa para peserta. Pak Ayi ,komandan MGMP
Bahasa Indonesia juga, juga Bu Mulyani dari SMPN 8
Cimahi menyampaikan sambutan yang dibarengi rasa
sedih dengan kepindahan Bu Rina ke UPI. Menurutnya,
Pembina Bahasa Indonesia ini sangat besar jasanya
untuk MGMP Bahasa Indonesia ,sosok yang selalu hadir
dan memberi motivasi untuk setiap kegiatan.
5
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Saya pun diminta pula untuk berbicara dalam
kapasitas sebagai mantan ketua MGMP Bahasa Indonesia
setelah era Pak Warsono dari SMP 9 Cimahi yang kini
sudah purnabakti.
6
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Acara yang dinanti pada sesi ini adalah menyimak
pesan dari Dr.Rina Heryani yang sudah bertahun-tahun
membina MGMP Bahasa Indonesia. Dengan berkaca-kaca
beliau berbicara dengan tenang dan khas beliau ketika
berbicara. Satu kalimat yang saya dengar darinya adalah
bahwa beliau tetap Bersama MGMP Bahasa Indonesia
dan siap membantu untuk kegiatan dan kemajuan MGMP
Bahasa Indonesia.
Doa -doa mengalir untuk kesehatan, keberkahan
,dan kesuksesan di tempat tugas yang baru dari guru-
guru yang hadir saat itu.
Sebagai kenang-kenangan MGMP menyerahkan
sebuah cenderamata yang punya sejarah terkait kegiatan
MGMP. 7
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Oh ya, perlu saya sampaikan pada acara wisata ini
peserta dibuat happy selama perjalanan dan ada satu
acara lagi yang sangat bermanfaat bagi guru-guru.
Acara yang menyenangkan adalah nyanyi-nyanyi,
quiz dan door prize. Panitia dan guru bergantian me-
nyampaikan quiz yang tentu saja ada hadiahnya. Quiz
yang ringan tetapi lucu berupa plesetan, tebak judul ,dan
lain-lain. Pokoknya quiznya seru-seru .Saya dan istri pun
tak kuat menahan tawa, apalagi sang MC, Bu Yatin mem-
bawakannya dengan menarik. Sebuah acara wisata yang
menyenangkan dan menghibur.
MGMP Bahasa Indonesia memang hebat!
8
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Berikutnya adalah acara yang menambah ilmu 9
terkait kurikulum baru. Acara ini dibawakan oleh Bu
Yayu dari SMPN 1 Cimahi. Guru Bahasa Indonesia yang
cerdas dan suka menulis ini menyampaikan paparan
tentang Implementasi Kurikulum Merdeka . Paparannya
sangat jelas yang membuat kami – terutama saya yang
mendekati masa purna bakti- menjadi punya gambaran
tentang bagaimana kurikulum merdeka.
Pada bagian akhir paparannya ,Bu Yayu melem-
parkan pertanyaan apakah kita sebagai guru sudah
merdeka dengan digulirnya kurikulum merdeka ini.
Pertanyaan ini ditanggapi guru dengan persepsinya
masing seperti yang disampaikan Bu Castinah SMP 1
Cimahi, Bu Endang SMPN 2 Cimahi,Bu Ani Arliani SMPN
4 Cimahi, Bu Mulyani SMPN 8 Cimahi, dan lain-lain. Saya
saat itu hanya menyimak saja sambil angguk-angguk.
Saya ingat tiga kata yang penting dari kurikulum
merdeka antara lain tujuan dan refleksi .
Selesai tanggapan dan komentar guru-guru , Bu
Rina diminta untuk memberikan penjelasan dan me-
nanggapi jawaban guru. Beliau senang dengan jawaban
guru-guru dan mengapresiasinya. Beliau memberikan
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
tambahan penjelasan tentang kurikulum merdeka
sampai kami tiba di Kampung Naga.
“Kita sudah sampai di Kampung Naga” katanya
dengan ceria dan senyuman khasnya.
Ya, kami tiba pukul 09.30 lebih sedikit , tidak
jauh dengan estimasi panitia pada rundown acara wisata.
10
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#3#
Kampung Naga, Kami Datang!
Alhamdulillah kami selamat sampai tujuan.Bis
yang kami tumpangi melewat gapura dan memasuki area
parkir. Kami keluar dan menghirup segarnya udara
Tasimalaya khsusunya kawasan wisata Kampung Naga.
Keluar dari bis langsung meluruskan pinggang .
Ada yang ke kamar kecil dulu untuk mengeluarkan
sesuatu yang ditahan selama perjalanan Cimahi-Tasik
malaya. Begitu keluar, ah lega rasanya.
Berwisata tanpa berfoto-foto tidaklah afdol
rasanya. Kami berfoto ria dengan latar belakang tugu
kujang pusaka dan label wisata Kampung Naga.
11
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
12
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#4 #
Anak Tangga
Dari area parkir deretan rumah di Kampung Naga
itu tidak terlihat tertutup oleh rimbunnya pepohonan.
Yang nampak di depan mata adalah ratusan anak tangga
yang berkelok-kelok sampai ke lokasi. Jumlah anak
tangga itu ada yang mengatakan 444 buah dan ada lagi
yang mengatakan lebih dari itu. Jumlahnya tidak kami
pikirkan, yang penting bagaimana caranya agar bisa
sampai ke sana dengan selamat. Anak tangga anak
tangga. Anaknya saja banyak ,apalagi bapak tangga,
bapaknya.
Saya berjalan menuruni satu demi satu anak
tangga sambil berpegangan tangan dengan istri tercinta
bak dalam film India. Kami berjalan tidak terburu-buru
agar tidak sampai jatuh terpeleset. Sakitnya mungkin
tidak seberapa ,tetapi malunya itu kalau sampai jatuh.
Muncul di berita aki-aki dan nini-nini jatuh di Kampung
Naga.
Kami menikmati turunan sambil melihat-lihat
panorama indah di sekelilingnya. Kadang- kadang
berhenti sejenak sambil menarik nafas. 13
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
14
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Kami menikmati pudunan dengan ceria serta
gelak tawa ditampani sang pemandu yang tak henti –
hentinya bercerita tentang cagar budaya Kampung Naga.
Beberapa menyempat duduk -duduk dulu dan
berfoto gembira dengan latar pesawahan yang padinya
sudah dipanen.
15
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#5#
Sang Pemandu Wisata
Sepanjang perjalanan ke bawah mulai dari area
parkir rombongan ditemani oleh dua pemandu yang
berpakaian hitam dan iket batik berwarna coklat.Dia
terus bercerita tentang keadaan dan pesona Kampung
Naga. Sesekali dia menjawab pertanyaan dari anggota
rombongan yang ingin tahu lebih dalam tentang hal- hal
yang di kampung wisata itu.
Dengan sabar dan tak melupakan tatakrama para
pemandu menjawab setiap pertanyaan sampai penanya
merasa jelas.
16
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#6#
Wahangan,Sawah,dan Kolam
Di Kampung Naga ada sungai yang airnya jernih
yang menggoda untuk berenang dan jebar-jebur di sana.
Sulit dan hamper tidak ada sungai yang sejernih itu di
tempat kami tinggal sekarang. Kalau dulu saat saya masih
kecil masih di kampung saya masih ada wahangan atau
susukan yang airnya sejernih di Kampung Naga sehingga
kami bisa berenang dengan teman-teman sepermainan.
Namun, kini hanya tinggal cerita. Wahangan Kampung
Naga mengingatkan saya pada pengalaman waktu kecil
setengah abad silam.
17
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Selain terkesan dengan wahangan, juga ada
sawah yang bertingkat atau berundak yang subur yang
bisa ditanami padi berkali-kali sebagai makanan pokok
warga. Untuk sumber protein , warga memelihara ikan di
kolam. Ikannya besar-besar dan warna-warni. Para
pengunjung bisa memberi makan ikan-ikan itu dengan
pakan yang sudah disediakan.
18
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#7#
Pancuran dan Pacilingan
Untuk keperluan warga Kampung Naga ada MCK
yang berupa pancuran yang airnya berasal dari mata air
yang ada di atasnya. Pancuran digunakan oleh warga
untuk keperluan sehari-hari seperti mandi dan mencuci.
Untuk buang air besar ada tempat-tempat yang disebut
pacilingan yang di bawahnya ada kolam yang ditanami
ikan. Pantas ikannya besar-besar karena mendapat
asupan gizi yang melimpah. Ha ha..
19
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 8 #.
Nutu Dulu Ah!
Sebelum memasuki pemukiman warga , kami
melihat beberapa ibu sedang menumbuk padi alias nutu
di sebuah bangunan sederhana di atas kolam. Mereka
sedang mengubah padi menjadi beras lewat tumbukan
antannya.
Beberapa rekan tidak puas hanya melihat , ada
yang mencoba menumbuk padi sambil memakai topi dan
kaca mata hitam. Ibu-ibu ingin merasakan bagaimana
rasanya dan capainya menumbuk padi. Oh ya, katanya
beras tumbuk lebih enak daripada beras giling.
20
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
21
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#9#
Jelajahi Kampung Naga
Pada awalnya kami beserta rombongan melihat
rumah serta keunikannya,misalnya atapnya yangbuat
berlapis-lapis .Pada lapisan bawah memakai daun tepus
dan bagian atasnya menggunakan daun kawung atau ijuk
sehingga kuat bertahun-tahun.
Selanjutnya saya dan istri memisahkan diri dari
rombongan besar. Kami berdua mencari tempat -tempat
menarik yang kami suka dan mengabadikannya dalam
beberapa jepretan kamera. Untuk mendapat informasi
lebih jauh, kami ngobrol santai dengan penghuni rumah
22
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
dengan menggunakan bahasa Sunda. Mereka amat
ramah pada setiap tamu yang datang.
23
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
24
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
25
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 10 #
Rumah dan Tempat Sampah
Selama di kawasan wisata budaya ini kami tidak
melihat sampah berserakan. Di setiap rumah atau
bangunan disediakan satu tempat yang terbuat dari
anyaman buku berbentuk mangkok atau baskom.
Mereka sangat menjaga dan memlihara kebersihan di
sekitar rumah dan lingkungannya.
26
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 11 #
Penerangan di Rumah
Selama menjelajahi Kampung Naga tidak ada
terlihat kabel dan tiang listrik. Rupanya masyarakat di
sini bersikukuh tidak menggunakan listrik ,padahal di
daerah sekitar Kampung Naga sudah menggunakan
listrik untuk berbagai keperluannya. Untuk penerangan
di rumah mereka menggunakan lampu teplok dan
cempor. Jika ingin lebih terang mereka menggunakan
lampu petromak di rumahnya.
27
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 12 #
Balai Kampung
Jika di kota ada balai kota, maka di sini ada balai
kampung, sebuah bangunan yang berukuran cukup besar
terbuat dari kayu dan bambu. Letaknya di sebelah
selatan masjid.
Kami sempat masuk dan menikmati suasana di
dalamnya yang nyaman saat makan siang.Selain untuk
tempat menjamu para tamu yang datang ,di sini juga
dipakai untuk bermusyawarah warga .
28
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#13 #
Masjid
Masjid di Kampung Naga berdampingan dengan
Balaikampung. Kedua bangunan itu memiliki ukuran
yang lebih besar dibandingan dengan rumah warganya.
Kami sempat menikmati nyamannya sholat
dhuhur di Masjid Kampung Naga setelah menikmati
makan siang di bangunan sebelahnya balaikampung.
Bangunan masjid terdiri atas dua ruangan. Ruangan
utamanya cukup besar dan ruangan satu lagi agak kecil
dan bisa dipakai untuk sholat perempuan. Antar kedua
ruangan itu ada sekat terbuat dari kayu dan bambu.
29
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
Tempat wudlu berada di sebelah selatan masjid,
di tengah-tengah antara masjid dan balai kampung. Di
bagian luar masjid ada perangkat yang dijadikan alat
komunikasi untuk pelaksanaan ibadah yaitu bedug dan
kohkol yang berukuran cukup besar.
30
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
31
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
32
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 14 #
Nikmatnya Makan Siang
Setelah kami capek jalan-jalan muter-muter
Kampung Naga , saya dan istri ngobrol asyik ngobrol
dengan salah seorang warga. Di akhir obrolan kami
disuruh menyantap makanan khas Kampung Naga yang
tempatnya di Balaikampung. Ternyata rekan-rekan dari
MGMP sudah lebih dulu ada di sana.
Makan yang sangat nikmat luar biasa walaupun
menunya cukup sederhana : ayam kampung, sayur lodeh
gemyung,perkedel, tumis tahu, sambel 2 macam, dan
lalap pohpohan dan reundeu, ditambah kerupuk dan air
teh hangat. Maknyos! Nikmat luar biasa. Mungkin ada
pula yang nambah.
33
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
34
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 15 #
Leuweung Larangan
Lelah jalan -jalan kami berhenti dulu di depan
sebuah rumah dan duduk di golodog yang terbuat dari
papan. Saya berbincang -bincang dengan yang punya
rumah ,seorang ibu yang berusia setengah tua.
Dia bercerita tentang leuweung larangan yang
rada-rada menyeramkam. Ada orang yang masuk ke sana
dan tidak Kembali lagi. Kami tanya di mana posisi
leuweung larangan itu. Dia menjawab di tonggoh di
sebelah utara atau atas rumah yang letaknya paling atas.
Kami lihat sekilas memang ada hutan belantara.
Kami tak takut dengan cerita itu karena larangan
masuk ke hutan itu terkait dengan pelestariannya. Agar
semua orang bisa bebas ke luar masuk ke hutan itu, maka
kelestariannya tidak akan terjaga. Hutan bisa cepat rusak
apalagi ditambah dengan tangan-tangan jahil yang tidak
bertanggung jawab. Akibatnya pasti akan menimpa
warga yang ada di Kampung Naga itu.
35
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#16 #
Mata Pencaharian
Warga Kampung Naga bermata pencaharian
sebagai petani dan pembuat kerajinan yang terbuat dari
kayu dan bambu. Kami melihat ada beberapa warga
yang sedang duduk-duduk di golodog rumahnya sambil
mengayam keranjang dan sejenisnya.
Kami tidak hanya melihat tetapi ingin pula men-
coba membuat sendiri . Ia tidak keberatan dan mem –
persilakan kami mencoba menganyam. Ternyata susah
juga yah.
36
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
37
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
38
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 17 #
Pulang Mapay Wahangan
Jika waktu datang melewati tengah-tengah
kampung ,saat pulang disarankan mapay wahangan.
Ternyata lebih cepat dan selama perjalanan adem sekali,
berjalan di pinggir kali sambil mendengar gemericik air .
Kami menyusuri sungai sambil bersiap-siap
untuk menaklukan ratusan anak tangga untuk sampai
ke atas. Mudah-mudahan kuat. Ternyata memang kuat
sampai ke atas walaupun dengan nafas dan terengah-
engah.
39
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
40
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 18 #
Borong Oleh-oleh
Di kampung Naga kami hanya pukul 13.00 karena
akan melanjutkan ke objek wisata berikutnya yang ada di
Garut. Rekan-rekan banyak yang membeli oleh-oleh khas
Kampung Naga seperti beras tumbuk dan barang-barang
kerajinan.
Sebelum tinggalkan kampung Naga saya berfoto
dulu untuk kenang-kenangan.
41
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
#19 #
Wisata Belanja di Garut
Setelah wisata literasi di Kampung Naga sasaran
berikutnyaadalah wisata belanja yang menurut teman
saya literasi numerasi. Pertama, Sukaregang yang
terkenal dengan aneka kerajinan kulit seperti
sepatu,tas,dompet,dan lain-lain. Kedua, tempat oleh-oleh
Makanan khas garut seeprti dodol,dorokdok,dan lain-
lain.
Tidak hanya membeli untuk di rumah, rekan-
rekan juga ngebaso dulu sampai nunggu adzan magrib
tiba. Capek belanja dan kenyang ngebaso , kami masuk
masjid untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah.
Perempuan di lantai bawah, sedangkan laki-laki di lantai
atas.
Ya Alloh terima kasih atas karunia yang Engkau
berikan. Beri kami kesehatan, keselamatan,kelancaran ,
dan keberkahan dalam menjalani hidup ini .
42
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya
# 20 #
Bersua Kawan Lama
Saat wisata belanja di Sukaregang Garut kami
bertemu kawan lama waktu bertugas di SMPN Curug
Tangerang. Ia adalah Pak Sutardi , guru Bahasa Inggris
yang kini sudah menjadi kepala sekolah di Balaraja
Tangerang Banten. Tidak ada yang kebetulan .Itu sudah
scenario Alloh Swt bahwa kami akan bertemu dengannya
di Garut pada pukul 15.00 .
43
Pesona Kampung Naga Wisata Budaya