The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Materi Teks Eksplanasi Kelas VIII

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by novianaindram, 2022-01-24 18:06:42

HANDOUT BAHASA INDONESIA

Materi Teks Eksplanasi Kelas VIII

Keywords: myob

HANDOUT
BAHASA INDONESIA

Mengidentifikasi Informasi Terkait
Fenomena Alam melalui Ringkasan Proses

Terjadinya
Untuk SMP Kelas VIII

Kurikulum 2013

Puput Noviana Indra Mulyani
A310190196

Deskripsi Umum

Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.9 Mengidentifikasi informasi dari
3.9.1 Menjelaskan ciri-ciri, struktur,
teks eksplanasi berupa paparan
kejadian suatu fenomena alam dan kaidah kebahasaan dari
yang diperdengarkan atau
dibaca. teks eksplanasi yang dibaca

4.9 Meringkas isi teks eksplanasi yang (C2)
berupa proses terjadinya suatu
fenomena dari beragam sumber 3.9.2 Menentukan bagian struktur
yang didengar dan dibaca.
teks eksplanasi (identifikasi

fenomena, rangkaian kejadian,

dan interpretasi) yang dibaca

(C3)

3.9.3 Menguraikan paparan

kejadian suatu fenomena alam

melalui identifikasi fenomena,

rangkaian kejadian, dan

interpretasi yang dibaca (C2)

4.9.1 Menyalin pokok-pokok

informasi yang ditemukan dari

identifikasi fenomena,

rangkaian kejadian, dan

interpretasi pada teks yang

dibaca dan dengar (P1)

4.9.2 Membuat kembali teks

eksplanasi dari pokok-pokok

informasi yang telah disalin (P2)

1

Tujuan Pembelajaran
1. Setelah mengamati teks eksplanasi berupa fenomena alam melalui tayangan

Power Point, peserta didik mampu mengetahui ciri-ciri, struktur, dan kaidah
kebahasaan dari teks eksplanasi yang dibaca dengan penuh rasa ingin tahu.
2. Setelah mengetahui ciri-ciri struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi
dari tayang Power Point, peserta didik mampu menentukan bagian struktur teks
ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena secara teliti.
3. Setelah menentukan bagian struktur teks ekplanasi melalui tayangan Power
Point, peserta didik mampu menjelaskan bagian struktur teks eksplanasi melalui
identifikasi fenomena, rangkaian kejadian, dan interpretasi dengan tepat dan
penuh rasa percaya diri.
4. Setelah mencari referensi teks eksplanasi berupa fenomena alam melalui
platform Google, peserta didik mampu mencatat pokok-pokok informasi dalam
teks eksplanasi secara benar dan tepat.
5. Setelah mencatat pokok-pokok informasi teks eksplanasi dari platform Google,
peserta didik mampu menulis kembali isi teks eksplanasi dari pokok-pokok
informasi yang ditemukan secara runtut.

Materi Pokok
1. Struktur teks eksplanasi
2. Kaidah Kebahasaan teks eksplanasi
3. Langkah-langkah meringkas isi teks eksplanasi
4. Langkah-langkah menyusun kembali teks eksplanasi

Informasi Pendukung
1. Pengertian teks eksplanasi
2. Ciri-ciri teks eksplanasi
3. Contoh teks eksplanasi

2

Apersepsi

Semangat menjalani hari-hari yang penuh makna ini, semoga kalian selalu
dalam keadaan sehat dan berbahagia. Anak-anakku, kita tentunya sering
membaca suatu artikel di majalah, koran ataupun media online tentang fenomena
alam, ya kan? Bahkan juga pertunjukan budaya ataupun berita mengenai
penemuan sesuatu oleh para ilmuan. Hal-hal seperti itulah salah satu contoh dari
teks eksplanasi.

Apa itu teks eksplanasi? Seperti apa contoh teks eksplanasi? Teks
eksplanasi merupakan salah satu jenis teks yang kita pelajari ketika belajar
bahasa Indonesia. Sesuai namanya, teks ini nantinya akan menerangkan tentang
sebuah proses. Ada yang merupakan fenomena alam, budaya, suatu kejadian,
sosial, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Suatu kejadian baik kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi di
sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat dan memiliki proses. Suatu
kejadian yang terjadi di sekitar kita, tidak hanya untuk kita amati dan rasakan
saja, tetapi juga untuk kita pelajari. Sebaiknya kejadian yang terjadi di sekitar
kita tidak hanya diamati dan dirasakan saja, tetapi sekaligus digunakan sebagai
pembelajaran. Mengapa dan bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi.
Pembelajaran handout ini kita akan membahas tentang informasi dan ringkasan
isi teks eksplanasi.
Teks Eksplanasi

Banjir di Ibu Kota Jakarta

Sumber: https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-
nasional/pqkm0o377/bnpb-banjir-jakarta-2-warga-meninggal-dan-2258-

mengungsi

3

Mendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga
kita. Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan
intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS). Banjir dapat
terjadi karena alam dan tindakan manusia. Penyebab alami banjir adalah erosi
dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, kapasitas
sungai, drainase lahan, dan pengaruh air pasang. Penyebab banjir karena
tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan, pembuangan sampah,
kawasan padat penduduk di sepanjang sungai, dan kerusakan bangunan
pengendali banjir.

Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga
sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi berkurang. Hujan
yang jatuh ke tanah airnya akan menjadi aliran permukaan (run-off) di atas tanah
dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung pada kondisi
tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi permukiman, hutan yang
bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti menjadi permukiman dengan
resistensi aliran permukaan kecil. Akibatnya ada aliran permukaan tanah menuju
sungai dan hal ini berakibat adanya peningkatan debit aliran sungai yang besar.

Perubahan tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir
dibandingkan dengan yang lainnya. Apabila suatu hutan yang berada dalam
suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan
meningkat antara 6 sampai 20 kali. Angka 6 dan angka 20 ini bergantung pada
jenis hutan dan jenis permukiman. Demikian pula untuk perubahan yang lainnya
akan terjadi peningkatan debit puncak yang signifikan. Deforestasi, degradasi
lingkungan, dan pembangunan kota yang penuh dengan bangunan beton dan
jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan drainase, daerah resapan, dan tanpa
memperhatikan data intensitas hujan dapat menyebabkan bencana alam banjir.

Pembuangan sampah di DAS membuat sungai tersumbat sampah. Jika air
melimpah, air akan keluar dari sungai karena daya tampung saluran berkurang.
Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat menjadi
penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan kumuh dikenal
sangat penting sebagai faktor sosial terhadap masalah banjir daerah perkotaan.

4

Banjir memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan
kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat banjir tersebut
terjadi di permukiman penduduk sehingga menyeret dan merusak apa saja yang
dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri
menghadapi bencana ini. Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/contoh-
teks-eksplanasi-beserta-strukturnya

Penjelasan Struktur:

1. Sesuai dengan judulnya, teks di atas membicarakan mengenai fenomena alam,
yaitu banjir yang kerap terjadi. Paragraf pertama merupakan struktur
Pernyataan Umum, kamu dapat memahami fenomena banjir terjadi akibat
alam atau perbuatan manusia.

2. Pernyataan umum tersebut didukung oleh beberapa fakta yang menjadi
penyebab banjir di paragraf 2 sampai 4, yang termasuk pada struktur Urutan
Sebab Akibat. Fakta penyebab banjir ini diuraikan menjadi dua, yaitu
penyebab alami banjir pada paragraf 2 dan penyebab banjir akibat faktor
sosial di paragraf 3 dan 4.

3. Sementara itu, paragraf terakhir atau kelima yang merupakan struktur
Interpretasi berisi tentang simpulan mengenai bencana banjir dan bagaimana
kita harus menyikapinya.

Bagaimana sudah tahu bentuk dari teks eksplanasi ? sudah dong ya. Nah,
kali ini akan mempelajari lebih lanjut tentang informasi dan hal apa saja yang
terdapat dalam teks ekplanasi. Mari disimak materi berikut.

Struktur Teks Eksplanasi

Perlu diketahui bahwa dalam teks eksplanasi menurut Alexander Haryanto
(2021) terdapat 3 struktur, antara lain:

 Sturktur teks eksplanasi terdiri menjadi beberapa bagian, seperti bagian
pernyataan umum, bagian deretan penjelasan dan bagian interpretasi.
Berikut adalah penjelasan secara rincinya. Bagian Pernyataan Umum Berisi

 informasi singkat tentang sesuatu yang dibicarakan; Berisi pernyataan umum
tentang suatu topik yang akan dijelaskan proses keberadaannya;
Pembukaan harus bersifat ringkas, menarik dan jelas sehingga mampu
meningkatkan minat baca secara detail.

5

 Bagian Deretan Penjelasan Berisi urutan uraian atau penjelasan tentang
peristiwa yang terjadi; Menjelaskan proses keberadaan atau proses
terjadinya; Paragraf ini sangat relatif bisa menjawab pertanyaan
"bagaimana" yang jawabannya berupa pernyataan; Karena teks
eksplanasi menjelaskan tentang proses, maka isinya perlu dijelaskan secara
bertahap atau berurutan.

 Bagian Interpretasi Berisi pendapat singkat penulis tentang peristiwa yang
terjadi; Berisi kesimpulan atau pernyataan tentang topik/proses yang
dijelaskan. Bagian ini merupakan penutup teks eksplanasi (keberadaannya
boleh ada, boleh tidak).

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Secara umum kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks eksplanasi
berbeda dengan teks yang lainnya. Menurut Saiful Jamal (2020) adapun kaidah
kebahasaan yang terdapat pada teks eksplanasi terbagi menjadi 4 adalah
sebagai berikut:

 Menggunakan kata hubung atau konjungsi yang bersifat atau yang
berhubungan dengan sebab-akibat. Contoh konjungsi kausalitas antara
lain : oleh karenanya, oleh sebab itu, sebab, akibat, sehingga dan lain
sebagainya.

 Menggunakan kata hubung atau konjungsi yang bersifat kronologis yakni
berurutan dengan waktu. Adapun contoh dari konjungsi kronologis adalah
kemudian, setelah, lalu, dan lain sebagainya.

 Menggunakan kata benda yang merujuk kepada fenomena. Adapun
contohnya antara lain kabupaten Bandung, Burung, Gerhana, dan lain-lain.

 Menggunakan kata teknis atau peristilahan sesuai dengan topik atau
peristiwa yang terjadi. Adapun contohnya antara lain sektor, industri,
pariwisata, dan lain sebagainya.

6

Langkah-langkah Meringkas Teks Eksplanasi

Menurut ilmubindo.com (2017) bahwa ada beberapa cara meringkas teks
eksplanasi, sebagai berikut:

 Pembaca harus membaca karangan yang diringkas secara menyeluruh
guna pembaca benar memahami isi karangan.

 Pembaca mencari ide-ide pokok dalam karangan. Pembaca dapat
menemukan ide pokok di setiap paragraf.

 Pembaca menyusun ide-ide pokok menjadi kalimat pendek.
 Apabila memungkinkan ringkasan tersebut lebih dipadatkan atau diringkas

lagi.
 Pembaca dapat memadukan dan menceritakan kembali dengan

menggunakan kata-kata sendiri.

Langkah Menyusun Kembali Isi Teks Eksplanasi
1. Membaca Keseluruhan Teks

Untuk memahami isi teks, langkah pertama yang harus kita lakukan tentulah
membaca secara keseluruhan. Isi dari teks semacam ini biasanya berupa
jawaban atas pertanyaan “mengapa” atau “bagaimana.” Pertanyaan
“mengapa” akan dijawab dengan menjelaskan sebab-akibat, sementara
pertanyaan “bagaimana” akan dijawab dalam teks secara kronologis.
Struktur teks sendiri terdiri dari pernyataan umum, urutan sebab-akibat,
dan interpretasi.

2. Mencari Gagasan Utama
Selanjutnya, kita harus menentukan gagasan utama dari teks yang kita
baca. Perlu diketahui kalau gagasan utama bukanlah kalimat utama.
Kalimat utama merupakan pokok pikiran suatu paragraf, sementara
gagasan umum adalah pokok pikiran dari teks secara keseluruhan. Tapi,
kalimat-kalimat utama juga mencerminkan gagasan umum dari teks.

3. Membuat Kerangka Teks
Setelah menemukan gagasan utama teks, kita bisa mulai menuliskan
rangkuman teks. Perhatikan agar gagasan utama juga turut disertakan
dalam rangkuman tersebut. Salah satu cara agar kita dapat menyertakan
gagasan utama adalah dengan memasukkan kalimat-kalimat utama yang
mendukung gagasan teks.

7

Ketika membaca, kita bisa sambil menandai kalimat-kalimat mana saja
yang penting untuk dimasukkan ke dalam ringkasan. Sehingga ketika kita
menulis rangkuman, kita sudah tahu bagian mana saja yang akan kita
masukkan.

4. Merevisi Sesuai EYD
Terakhir, kita perlu membaca kembali rangkuman teks yang kita tulis.
Selain memperhatikan jika pokok-pokok gagasan teks sudah disertakan,
kita juga perlu mengecek penulisan dan ejaan kita. Jangan sampai ada
kesalahan penulisan atau ejaan. Gunakan bantuan KBBI dan pedoman EYD
supaya tidak ada kesalahan (Febri Sani:2019).

Sebelumnya kita sudah mempelajari mengenai struktur teks eksplanasi,
kaidah kebahasaan teks eksplanasi, langkah-langkah meringkas isi teks
eksplanasi, dan Langkah-langkah menyusun kembali teks eksplanasi.
Selanjutnya apa kalian tahu apa itu teks eksplanasi, ciri-ciri teks eksplanasi,
dan contoh dari teks eksplanasi ? Mari pahami materi berikut ini!

Pengertian Teks Eksplanasi

 Kosasih (2017:129) menjelaskan pengertian teks eksplanasi adalah teks
yang menerangkan atau menjelaskan mengenai proses atau fenomena alam
maupun sosial.

 Priyatni (dalam Novita, dkk 2016:162), teks eksplanasi merupakan teks
yang berisi penjelasan tentang proses yang berhubungan dengan fenomena
alam, sosial, ilmu budaya, dan yang lainnya.

 Restuti (dalam Novita, dkk 2016:162), mengungkapkan bahwa teks
eksplanasi merupakan teks yang menerangkan atau menjelaskan mengenai
proses atau fenomena alam dan sosial.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Shabrina Alfari (2021) menyatakan ada beberapa ciri-ciri teks eksplanasi,
antara lain:

 Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).
 Hal yang dibahas, yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau

berhubungan dengan ilmu pengetahuan.

8

 Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk
percaya terhadap hal yang dibahas.

 Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh: tsunami,
banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.

Contoh Teks Eksplanasi

Kebakaran Hutan
Kebakaran hutan adalah sebuah fenomena alam yang merugikan untuk
lingkungan. Fenomena ini ditandai adanya kobaran api dengan intensitas
tinggi di area hutan yang kemudian api tersebut melahap pepohonan di sana.
Akibatnya, kualitas udara serta lingkungan pun menjadi buruk dan bisa
mengancam kehidupan di dalamnya.
Kebakaran hutan tidak terjadi begitu saja tanpa sebab. Berdasarkan
kejadiannya, fenomena ini bisa dibagi menjadi 3 jenis yakni kebakaran
permukaan, tajuk, dan api tajuk. Ketiga macam kebakaran hutan tersebut
memiliki penyebab dan dampak yang berbeda beda untuk keberlangsungan
makhluk hidup disekitarnya. Kebakaran permukaan adalah jenis kebakaran
hutan yang hanya melahap dasar lantai hutan saja. Dalam kasus ini adalah
semak belukar, ilalang, dan tanaman lain yang tidak terlalu tinggi. Kebakaran
ini mudah menyebar karena sifat semak-semak kering, namun juga mudah untuk
dipadamkan. Sedangkan kebakaran tajuk adalah jenis fenomena alam yang
membakar seluruh tanaman (pepohonan, ilalang, semak, dll) di area hutan
tersebut. Jenis kebakaran hutan tajuk sangat sulit dipadanmkan karena apinya
juga turut melahap pepohonan. Sementara itu, kebakaran api tajuk ialah jenis
yang melahap lapisan organik yang letaknya di bawah permukaan.
Persebaran api dari jenis kebakaran yang satu ini berjalan sangat lamban.
Terlepas dari jenis-jenis diatas, kebakaran hutan bisa disebabkan oleh 2 faktor
utama yang datang dari manusia dan murni karena alam. Faktor alam yang
dimaksud seperti kekeringan berkepanjangan yang akhirnya menimbulkan
titik-titik api. Selain itu, Manusia pun juga turut serta menciptakan kebakaran
dengan membuang putung rokok sembarangan, sengaja melakukan
pembakaran untuk membuka lahan, dan lain sebagainya. Akibatnya,
terjadilah pencemaran lingkungan seperti asap yang menyebabkan polusi
udara, jarak pandang berkurang akibat kabut asap, air sungai menjadi tidak
jernih, dan lain sebagainya. Asap pembakaran yang terhirup masuk ke tubuh
bisa menyebabkan beragam penyakit pernafasan seperti ISPA. Belum lagi
kandungan gas berbahaya yang mungkin saja ikut terbawa oleh asap.

9

Kebakaran hutan lebih banyak terjadi di negara-negara tropis disekitar
garis khatulistiwa. Selain karena faktor alam, fenomena ini juga disebabkan
oleh ulah manusia yang kurang bertanggung jawab. Padahal dampak
pembakaran pun bisa membahayakan lingkungan, ekosistem, dan makhluk
hidup termasuk manusia. Sebagai seorang manusia beradab, ita harus bisa
mengedukasi pentingnya menjaga hutan sebagai paru-paru dunia (Ivo
Veronica: 2020) .
Penjelasan Struktur:
1. Sesuai dengan judulnya, teks di atas membicarakan mengenai fenomena

alam, yaitu kebakaran hutan. Paragraf pertama merupakan struktur
Pernyataan Umum.
2. Pernyataan umum tersebut didukung oleh beberapa fakta yang menjadi
penyebab kebakaran hutan di paragraf 2 yang termasuk pada struktur
Urutan Sebab Akibat.
3. Sementara itu, paragraf terakhir atau ketiga yang merupakan struktur
Interpretasi berisi tentang simpulan mengenai kebakaran hutan dan
bagaimana kita harus menyikapinya.

10

Daftar Pustaka

Alexander, Hariyanto. 2021. Struktur Teks Eksplanasi: Ciri-ciri dan Pengertiannya.
https://tirto.id/struktur-teks-eksplanasi-ciri-ciri-dan-pengertiannya-gjJd. (online).
diakses: 3 Desember 2021.

Febri Sani. 2019. Cara Meringkas Teks Eksplanasi.
https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/kelas-8-tips-pintar/cara-
meringkas-teks-eksplanasi-2506/. (online). diakses: 3 Desember 2021.

Ivo Veronica. 2020. Contoh Teks Eksplanasi Singkat Beserta Strukturnya.
https://rpp.co.id/12-contoh-teks-eksplanasi-singkat-beserta-strukturnya/.
(online). diakses: 3 Desember 2021

Saiful Ahmad. 2020. Menelaah Isi, Struktur, dan Kaidah Teks Eksplanasi.
https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/menelaah-isi-struktur-dan-kaidah-teks-
eksplanasi-8311/. (online). diakses: 3 Desember 2021.

Ilmubindo.com.2017. Cara Meringkas Teks Eksplanasi.
https://www.ilmubindo.com/2017/09/cara-meringkas-teks-eksplanasi-
edisi.html. (online). diakses: 3 Desember 2021.

Kosasih, E. (2017). Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Novita, A, dkk. (2016). Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi dengan
Menggunakan Media Audiovisual pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal
Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya. 4 (2).

Shabrina, Alfari. 2021. Teks Eksplanasi: Pengertian, Ciri, Struktur, dan Contoh.
(online) https://www.ruangguru.com/blog/ciri-ciri-dan-contoh-teks-eksplanasi.
diakses: 3 Desember 2021.


Click to View FlipBook Version