Bahan Ajar Hukum Coulomb Kelas IX
KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dapat terselesaikannya Bahan Ajar IPA Hukum Coulomb ini. Bahan Ajar ini bertujuan untuk membantu siswa SMP Yuwati Bhakti Kelas IX dalam memahami konsep Hukum Coulomb. Penulis berharap bahwa Bahan Ajar ini juga dapat menambah referensi bagi penulis dan dapat digunakan oleh siswa SMP Yuwati Bhakti dalam pembelajaran IPA. Dalam Bahan Ajar ini memuat tentang uraian materi-materi yang berkaitan dengan “Hukum Coulomb” dan Soal evaluasi sesuai dengan materi. Penulis berusaha menyusun Bahan Ajar IPA ini sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru sehingga dapat terjadi kegiatan belajar mengajar yang lebih komunikatif dan optimal. Akhirnya, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Bahan Ajar ini, semoga dapat memberikan andil dalam kemajuan siswa untuk mempelajari IPA. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan Bahan Ajar ini. Untuk itu, kritik dan saran bagi kesempurnaan Bahan Ajar ini sangat penulis harapkan. Semoga Bahan Ajar ini dapat memberikan manfaat bagi pembelajaran IPA dan hasil belajar siswa dalam penerapan IPA dalam kehidupan sehari – hari.
Bacalah secara cermat, dan pahami tujuan pembelajaran yang tertulis pada buku Bahan Ajar ini. Pelajari tahap secara berurutan, mulai dari Pendahuluan sampai Penutup. Lakukan kegiatan Ayo mencoba untuk memperdalam konsep Hukum Coulomb. Kerjakan secara sungguh-sungguh soal evaluasi (tes formatif dan sumatif) pada akhir materi Lisrik Statis Keberhasilan proses pembelajaran dalam materi Lisrik Statis ini tergantung pada kesungguhan peserta didik. Untuk itu, belajarlah secara mandiri dan seksama. Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar peserta didik dapat memahami setiap materi Listrik Statis yang disampaikan dalam Bahan Ajar ini, ada baiknya peserta didik mengikuti setiap langkah-langkah berikut : 1. 2. 3. 4. 5. P e t u n j u k P e nggu naan Bahan Ajar
Kompetensi Dasar Tujuan Pembelajaran : Memahami konsep listrik statis dan gejalanya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kelistrikan pada sistem saraf dan hewan yang mengandung listrik 3.4 4.4 Menyajikan hasil pengamatan tentang gejala listrik statis dalam kehidupan sehari-hari 1. Melalui kegiatan percobaan dan diskusi, peserta didik dapat bekerja sama melakukan percobaan hukum Coulomb dengan terampil 2. Melalui literasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis interaksi antara dua benda bermuatan dengan tepat Melalui kegiatan percobaan dan diskusi, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi gaya listrik (hukum Coulomb) dengan tepat serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi (4C) 3. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan percobaan Hukum Coulomb 4.
PETA KONSEP
Listrik dibagi menjadi dua yaitu, listrik statis dan listrik dinamis. Listrik statis adalah listrik yang tidak mengalir atau listrik yang muatanmuatan listriknya berada dalam keadaan diam. Listrik statis merupakan bentuk listrik yang dihasilkan bila beberapa benda digosokkan satu sama lain. Sedangkan listrik dinamis adalah muatan-muatan arus listrik yang bergerak dan menghasilkan arus listrik. Peristiwa ini terjadi karena proses pemberian muatan secara induksi (digosokkan) kepada isolator Kebanyakan atom atau molekul netral pusat muatan positif berimpit dengan muatan negatif. Ketika isolator didekati oleh benda bermuatan positif, pusat muatan negatif ditarik mendekati benda bermuatan positif Ini menghasilkan muatan lebih negatif pada sisi yang berdekatan dengan pemberi muatan. Gejala ini dikenal dengan sebutan polarisasi Pada keadaan ini muatan benda jenis dengan polaritas muatan induksi isolator. Muatan yang berbeda jenis menghasilkan gaya tarik menarik sehinga isolator dapat menempel pada benda bermuatan listrik.
Hukum Coulomb Hukum Coulomb memberikan salah satu ide dasar tentang listrik dalam fisika. Hukum ini melihat kekuatan yang diciptakan antara dua objek bermuatan. Dengan meningkatnya jarak, maka akiibatnya ada penurunan kekuatan. Hukum yang diciptakan Charles-Augustin de Coulomb ini pertama kali diungkapkan pada tahun 1784. Dalam hukumnya, Ilmuwan cerdas dari Perancis ini kemudian menyatakan bahwa untuk aliran listrik yang bermuatan sama (baik positif atau negatif) akan saling menolak dan dua aliran listrik yang berbeda (satu bermuatan positif dan lainnya bermuatan negatif) akan saling menarik. Besar masing - masing muatan ( Q1 dan Q2 ) Kuadrat jarak antara dua muatan (r2). Hukum Coulomb dapat dinyatakan sebagai berikut: Gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak antara dua muatan listrik di sebut gaya Coulomb (Fc). Apabila dua muatan yang berdekatan jenis muatannya sama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tolak-menolak. Sebaliknya, dua muatan yang berdekatan jenis muatannya tak senama, maka gaya Coulombnya berupa gaya tarik-menarik. Besar gaya Coulomb bergantung pada: 1. 2.
Ayo Kita Pahami! Yuk kita pelajari materi dan latihan soalnya!! https://youtu.be/xU5bXECARO0? si=_o1uqkylxOIRSxrv
CO N TOH H U K UM CO U LOMB DALAM KEHID U PA N SEHARI-HARI Muatan akan ditumpuk pada gigi sisir saat digosokkan ke rambut. Sisir bermuatan menarik potongan kertas yang bermuatan berlawanan atau netral. Interaksi listrik antara potongan kertas dan sisir adalah contoh hukum Coulomb yang menonjol. SISIR DAN POTONGAN KERTAS Saat sepotong styrofoam digosok dengan kaus kaki wol, lapisan muatan negatif mengendap di permukaannya. Ketika pelat aluminium didekatkan ke lembaran styrofoam, interaksi elektrik antara keduanya terbentuk. Saat menyentuh piring, percikan bisa dilihat dan dirasakan. Ini menunjukkan bekerjanya hukum Coulomb dalam kehidupan nyata. Saat balon digosok dengan selembar kain, ia mengembangkan sejumlah muatan negatif di permukaannya. Ketika balon yang bermuatan negatif ini didekatkan ke dinding yang netral atau bermuatan positif, ia akan menempel padanya dengan bantuan gaya tarik yang ada di antara keduanya. Keseluruhan Proses ini bekerja berdasarkan hukum Coulomb. STYROFOAM DAN PLAT ALUMINIUM BALON MENEMPEL KE DINDING
Latihan Soal Ilmuwan pertama yang mengukur bagaimana muatan listrik berinteraksi adalah …. A. Charler Dufay B. William Gilbert C. Benyamin Franklin D. Charles Augustin de Coulomb Jika dua buah muatan listrik sejenis didekatkan akan tolak-menolak dan bila tidak sejenis didekatkan akan tarik-menarik. Pernyataan tersebut sesuai dengan …. A. Hukum newton B. Hukum coulomb C. Hukum ohm D. Hukum kirchoff Benda A bermuatan positif dan benda B bermuatan negatif. Jika kedua benda saling berdekatan maka …. A. akan tarik menarik B. tidak terjadi interaksi C. saling menjauhi D. akan tolak-menolak Muatan A tampak menolak muatan B tetapi menarik muatan C. Jika muatan C menolak muatan D positif, maka dipastikan bahwa... A. A bermuatan positif, B bermuatan positif, dan C bermuatan negatif B. A bermuatan negatif, B bermuatan negatif, dan C bermuatan positif C. A bermuatan positif, B bermuatan negatif, dan C bermuatan negatif D. A bermuatan negatif, B bermuatan positif, dan C bermuatan negatif 1. 2. 3. 4.
Dua orang siswa melakukan percobaan hubungan interaksi antara dua benda bermuatan listrik terhadap jarak dengan menggunakan balon dan kain wol, menghasilkan data seperti tabel berikut! Berdasarkan data hasil percobaan diatas, maka dapat disimpulkan, Kecuali ... A. Semakin lama penggosokan balon dengan kain wol akan semakin banyak muatan yang dihasilkan B. Semakin dekat jarak antara kedua balon semakin kuat interaksi yang terjadi C. Interaksi kedua balon dipengaruhi oleh besarnya muatan listrik yang dihasilkan dan jarak antara kedua balon D. Interaksi muatan listrik dipengaruhi oleh jarak kedua benda tapi tidak dipengaruhi oleh lama waktu penggosokan pernyataan berikut yang salah tentang konsep hukum coulomb adalah.. A. jika salah satu muatan diperbesar, maka gayanya menjadi besar B. berbanding terbalik terhadap kuadrat jarak benda C. berbanding lurus terhadap kuadrat masing - masing muatan D. berbanding lurus terhadap besar kedua muatan Perhatikan pernyataan berikut! 1) Memperbanyak muatan listrik 2) Memperkecil muatan listrik 3) Mengurangi jarak pisah kedua muatan 4) Menambah jarak pisah kedua muatan Jika ingin menambah besar gaya listrik pada kedua muatan, maka langkah yang seharusnya dilakukan terdapat pada nomor…. A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 5. 6. 7. 8.
9. 11.
Wicaksono, F.X. Bahan Ajar Hukum Coulomb. Universitas Negeri Makasar. 2022. Hukum Coulomb : Pengertian, Bunyi Hukum, Rumus dan Contoh Soal dengan Pembahasannya. 2023. https://ipa.pelajaran.co.id/hukum-coulomb/ Dwi, Karina. Hukum Coulomb: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal | Fisika Kelas 12. 2022. https://www.ruangguru.com/blog/pengertian-hukumcoulomb https://quizizz.com/admin/search/listrik%20statis? source=WorksheetHero&page=WorksheetPage&contentTypes= [%22quiz%22,%22presentation%22] Zubaidah Siti, dkk. (2018). Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX Semester 1 Edisi Revisi. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Zubaidah Siti, dkk. (2018). Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX Semester 1 Edisi Revisi. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Daftar Pustaka blog mamikos