9 kata kunci moderasi beragama:
1. Kemanusiaan (QS. Alhujurat:13)
ََيٰٓأَيُّ َها ٱل َنّا ُس ِإنَّا َخ َل ْق َٰنَ ُكم ِمن ذَ َك ٍر َوأُنثَ َٰى َو َج َع ْل ََٰن ُك ْم شُ ُعو ًبا َو َقبَآَٰئِ َل ِلتَعَا َرفُ َٰٓو ۟ا ۚ ِإ َّن أَ ْك َر َمكُ ْم ِعن َد
ٱََّّل ِل أَ ْت َق َٰى ُك ْم ۚ ِإ َّناَّل َل َع ِلي ٌم َخبِي َر
Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan
seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu
saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah
ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi
Maha Mengenal.”
2. Kemaslahatan (QS. Al-an’am:48)
َو َما نُ ْر ِس ُل ا ْل ُم ْر َس ِل ْي َن ِاَاّل ُمبَ ِش ِر ْي َن َو ُم ْن ِذ ِر ْي َۚ َن َف َم ْن ٰا َم َن َواَ ْصلَ َح فَََل َخ ْو ٌف َع َل ْي ِه ْم َوََّل ُه ْم
َي ْح َز ُن ْو َن
Artinya: “Para rasul yang Kami utus itu adalah untuk memberi kabar gembira dan memberi
peringatan. Barangsiapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut
pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”
3. Adil (QS. An Nisa ayat 135)
أَ أَْنْنفُتَ ِْعس ِدكُ ُل ْموا َۚأَ ِو َوإِا ْْلن َواتَ ِْلل َُدو ْيو ِان لِِالِ َولَ ْو َعلَ ٰى يَا أَيُّ َها الا ِذي َن آ َمنُوا ُكو ُنوا قَ اوا ِمي َن ِبا ْل ِق ْس ِط ُش َه َدا َء
تَتا ِب ُعوا ا ْل َه َو ٰى فَََل ۖ ِب ِه َما فَ ِقي ًرا َفالِالُ أَ ْولَ ٰى َغنِ ّيًا أَ ْو َوا ْْلَ ْق َر ِبي َن َۚ ِإ ْن يَ ُك ْن
تَ ْع َملُو َن َخ ِبي ًرا َكا َن بِ َما أَ ْو تُ ْع ِر ُضوا فَ ِإ ان ّل ال َا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan dan saksi karena
Allah, walaupun kesaksian itu memberatkan dirimu sendiri, ibu bapakmu, atau kerabatmu. Jika
dia (yang diberatkan dalam kesaksian) kaya atau miskin, Allah lebih layak tahu (kemaslahatan)
keduanya. Maka, janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari
kebenaran. Jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau berpaling (enggan menjadi saksi),
sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan.”