MODUL AJAR
No. Komponen Deskripsi / Keterangan
A. Informasi Umum
1. Identitas
Nama Penyusun Devi Sariati, S.Pd.
Tarmizi Pratama Putra, S.E., M.Sc.
Nama Institusi SMAN 22 BANDUNG
Tahun Penyusunan 2022/2023
Perangkat Ajar
Jenjang Sekolah SMA
Kelas X (FASE E) / GANJIL
Alokasi Waktu …. minggu efektif x 2JP x 45 menit
2. Kompetensi awal
Pengetahuan dan/atau Peserta didik telah memahami pembelajaran tentang kebutuhan
Keterampilan yang telah dan alat pemuas kebutuhan.
dimiliki
3. Profil Pelajar Pancasila
Karakter yang berkaitan 1. Berakhlak mulia
2. Bernalar kritis
3. Mandiri
4. Sarana dan Prasarana
Fasilitas Laptop, Internet, Video Pembelajaran, Buku Teks Pelajaran,
Proyektor
Lingkungan Belajar Di dalam kelas dan di lingkungan sekolah
5. Target Peserta Didik
Kategori Peserta Didik Kelas X Reguler
Jumlah Peserta Didik 36 siswa per kelas
6. Pembelajaran:
• Model Tatap Muka dengan pendekatan saintifik
B. Komponen Inti Pada akhir fase E peserta didik mampu memahami kelangkaan
1. Tujuan Pembelajaran sebagai inti dari masalah ilmu ekonomi. Peserta didik memahami
skala prioritas sebagai acuan dalam menentukan berbagai kebutuhan
Fase Capaian yang harus dipenuhi. Peserta didik memahami pola hubungan antara
Pembelajaran (CP) kelangkaan dan biaya peluang. Peserta didik memahami sistem
ekonomi sebagai cara dalam mengatur berbagai kegiatan ekonomi
Elemen/Domain CP guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Peserta didik
memahami konsep keseimbangan pasar serta memahami
Tujuan Pembelajaran pemodelannya dalam bentuk tabel dan kurva.
Sikap, Pengetahuan, Keterampilan
Dengan model pembelajaran tatap muka peserta didik mampu
memahami kelangkaan sebagai inti dari masalah ekonomi, skala
prioritas dalam menentukan bebagai macam yang harus dipenuhi,
pola hubungan antara kelangkaan dan biaya peluang, sistem
ekonomi sebagai cara dalam mengatur berbagai kegiatan ekonomi
guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, konsep
keseimbangan pasar serta pemodelannya dalam bentuk tabel dan
kurva dengan berakhlak mulia, berfikir kritis dan mandiri.
1
Konsep Utama • Kelangkaan
• Skala prioritas
• Biaya peluang
• Sistem ekonomi
• Kegiatan ekonomi
• Pasar dan struktur pasar
2. Pemahaman Bermakna Pentingnya perilaku hemat dan menerapkan skala prioritas dalam
kehidupan sehari-hari.
3. Pertanyaan Pemantik Apa pentingnya menyusun skala prioritas dalam kehidupan sehari-
hari?
4. Persiapan Pembelajaran
Materi Ajar, Alat, dan Sumber Belajar
Bahan • Buku Ekonomi Kelas X Erlangga
• Modul Ekonomi Kelas X, Dirjendiknas
• Buku Panduan Siswa IPS, Puskur dan Perbukuan
Kemendikbudristek
Media
• PPT
• Video Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Urutan Kegiatan Diuraikan dalam RPP 1, 2 dan 3 (dalam lampiran)
Pembelajaran
5. Asesmen
Target Penilaian Peserta didik mampu :
a. Memahami kelangkaan sebagai inti masalah ilmu ekonomi
b. Memahami skala prioritas dalam memenuhi kebutuhan
c. Memahami hubungan kelangkaan dan biaya peluang
d. Memahami sistem ekonomi sebagai cara mengatur berbagai
kegiatan ekonomi
e. Memahami konsep keseimbangan pasar serta pemodelannya
dalam bentuk tabel dan kurva
f. Berakhlak mulia, berfikir kritis dan mandiri
Jenis Asesmen Observasi penilaian sikap, performa serta tes formatif selama proses
pembelajaran dan sumatif di akhir pencapaian tujuan pembelajaran
6. Pengayaan dan Remedial
Pengayaan (untuk siswa Mengerjakan tugas mandiri dalam bentuk tugas persentasi
berpencapaian tinggi) mengenai struktur pasar.
Remedial Melakukan remedial teaching tentang konsep keseimbangan pasar
Alternatif Penjelasan, dan struktur pasar.
Metode, atau Aktivitas
(untuk siswa yang sulit
memahami konsep)
7. Refleksi Peserta Didik dan Guru
Penilaian Diri Refleksi siswa
Pertanyaan Kunci a. Apa manfaat yang kamu dapatkan setelah mempelajari
kelangkaan dan alat pemuas kebutuhan dan pasar?
b. Sejauh mana kamu bisa menyusun skala prioritas dan membuat
tabel keseimbangan pasar?
c. Keusiltan apa yang kamu rasakan saat belajar?
d. Bagaimana cara kamu mengatasi permasalahan tersebut?
e. Apa stratgei belajar yang dapat kamu lakukan dalam mepelajari
materi yang dipelajari?
2
Refleksi guru
a. Manajemen Kelas
• Apakah saat mengikuti pembelajaran peserta didik merasa
merdeka dan menyenangkan?
• Apakah metode pembelajaran yang dilakukan dapat diikuti
oleh peserta didik?
• Apakah selama pembelajaran peserta didik mengalami
kendala/hambatan?
• Upaya yang dilakukan untuk mengatasi peserta didik yang
mengalami kendala?
b. Ketercapaian Kompetensi
• Apakah peserta didik mapu mengikuti proses pembelajaran
dengan baik?
• Adakah perubahan sikap dan keterampilan peserta didik
selama proses kegiatan belajar?
Capaian TP (kompetensi) keterampilan Pengetahuan dan keterampilan.
Cara Melakukan Observasi, Penugasan dan Presentasi
Asesmen
Kriteria Penilaian Kuantitatif dan kualitatif
a. Mencapai tujuan pembelajaran jika peseerta didik mencapai
Produk Siswa kompetensi maksimumnya.
b. Belum mencapai tujuan pembelajaran jika hasil peserta didik
masih di bawah rata-rata
C. Lampiran Dilampirkan
1. Lembar Kerja Siswa
• Buku Ekonomi Kelas X
Bahan Bacaan Siswa • Modul Ekonomi Kelas X, Dirjendiknas
• Buku Panduan Siswa IPS, Puskur dan Perbukuan
Bahan Bacaan Guru
2. Kemendikbudristek
Materi Penguatan • Buku Ekonomi Kelas X
(untuk siswa • Modul Ekonomi Kelas X, Dirjendiknas
berpencapaian tinggi) • Buku Panduan Siswa IPS, Puskur dan Perbukuan
Penguatan Materi
(untuk siswa yang sulit Kemendikbudristek
memahami) Menggali informasi tentang struktur pasar dari jurnal hasil penlitian
para ahli kemudian dituangkan dalam tulisan dengan menggunakan
kata-kata sendiri.
Memberikan bimbingan secara individual agar peserta didik dapat
memahami konsep keseimbangan pasar serta pemodelannya dalam
bentuk tabel dan kurva dalam kehidupan sehari-hari.
3. Glosarium • Barang : alat pemuas kebutuhan yang berwujud dan bisa dilihat
atau dirasakan.
• Biaya Peluang : nilai barang atau manfaat dari suatu tindakan
yang kita abaikan karena memilih barang atau tindakan lain
• Elastisitas : tingkat kepekaan (perubahan) suatu gejala ekonomi
terhadap perubahan gejala ekonomi lainnya.
• Jasa : alat pemuas kebutuhan yang wujudnya tidak bisa dilihat
tapi manfaatnya terasa.
• Kebutuhan : segala sesuatu yang diperlukan untuk
mempertahankan kelangsungan hidup manusia.
• Kegiatan ekonomi : kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat
yang meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.
3
4) Daftar Pustaka • Kelangkaan : keadaan dimana alat pemuas kebutuhan selalu
kurang atau tidak sebanding dengan kebutuhan mereka
Mengetahui:
Kepala Sekolah, • Pasar : interaksi antara penjual yang melakukan penawaran
(Hadili, M.Pd.) dan pembeli yang melakukan permintaan.
NIP. 196211171988031006
• Pasar Input : pasar tempat diperjualbelikannya faktor produksi
seperti tanah, bahan baku, modal, keahlian dan teknologi
• Pasar Modal : pasar di mana mempertemukan antara penjual
dan pembeli modal dalam bentuk surat berharga.
• Pasar Monopoli : struktur pasar di mana perusahaan tunggal
mengendalikan seluruh pasar.
• Pasar Monopolistik : struktur pasar di mana sejumlah besar
perusahaan kecil bersaing satu sama lain.
• Pasar Oligopoli : suatu struktur pasar yang didominasi oleh
hanya sejumlah kecil perusahaan yang menghasilkan kompetisi
terbatas.
• Pasar Output : pasar tempat diperjualbelikannya barang-barang
hasil produksi perusahaan
• Pasar Persaingan Sempurna : struktur pasar di mana sejumlah
besar perusahaan kecil bersaing satu sama lain.
• Pasar Tenaga Kerja : pasar di mana tempat bertemunya pencari
kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga
kerja.Penawaran : jumlah barang yang mampu dan tersedia
untuk dijual oleh produsen.
• Permintaan : keseluruhan jumlah barang atau jasa yang
bersedia diminta pada berbagai tingkat harga, waktu, dan
tempat tertentu.
• Sistem ekonomi : cara untuk mengatur atau mengorganisasi
seluruh aktivitas ekonomi, baik ekonomi rumah tangga negara
atau pemerintah, maupun rumah tangga masyarakat atau
swasta.
• Skala prioritas : menentukan mana kebutuhan yang lebih
penting dan harus dipenuhi terlebih dahulu.
• G. Kinanti & N. Nella.2016. Ekonomi SMA/MA Kelas X IPS.
Bandung: Yrama Widya.
• Ismawanto, Inna Ratna Sari Dewi. 2014. Ekonomi 1. Kelompok
Peminatan Ilmu Sosial Kelas X. Surakarta: CV Putra Kertonatan
• Ismawanto. 2017. PanduanMateri Sukses Olimpiade Sains
Ekonomi Jilid 1 (Makro dan Mikro). Jakarta: Bina Prestasi Insani.
• S. Alam & Rudianto. 2016. Ekonomi SMA/MA Kelas X IPS.
Jakarta : Erlangga.
• S. Yuliana & Nurhadi. 2016. Ekonomi SMA/MA Kelas X IPS.
Jakarta : Bumi Aksara.
Bandung, 4 Juli 2022
Guru Mata Pelajaran,
(Tarmizi Pratama Putra, S.E., M.Sc.)
NIP. 198905022022211007
4
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
(RPP 1)
Nama Sekolah : SMAN 22 BANDUNG Materi Pokok : Konsep Ilmu Ekonomi
Mata Pelajaran : Ekonomi Jumlah Pertemuan :5
Kelas/Semester : X / Ganjil Tahun : 2022-2023
A. TujuanPembelajaran Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Dengan model pembelajaran tatap muka peserta
didik mampu memahami kelangkaan sebagai inti
Peserta didik mampu memahami kelangkaan dari masalah ekonomi, skala prioritas dalam
sebagai inti dari masalah ilmu ekonomi. Peserta menentukan bebagai macam yang harus dipenuhi,
didik memahami skala prioritas sebagai acuan pola hubungan antara kelangkaan dan biaya peluang
dalam menentukan berbagai kebutuhan yang dengan berakhlak mulia, berfikir kritis dan mandiri.
harus dipenuhi. Peserta didik memahami pola
hubungan antara kelangkaan dan biaya peluang.
B. Kegiatan Pembelajaran Inti Penutup
Pertemuan 1 1. Siswa membuat
Pendahuluan 1. Siswa bertanya tentang Ilmu ekonomi
1. Guru memberikan salam, 2. Siswa mencari informasi dan diskusi kesimpulan tentang
materi telah yang
memeriksa kehadiran dan tentang Ilmu ekonomi dipelajari.
mengkondisikan kelas. Pertemuan 2 2. Melakukan refleksi
2. Mendiskusikan materi yang 1. Siswa bertanya tentang kelangkaan dan evaluasi diri
dibahas sebelumnya. 2. Siswa mencari informasi tentang tentang
3. Menyampaikan capaian ketercapaian hasil
pembelajaran dan Kelangkaan, Kebutuhan dan alat belajar.
manfaatnya dalam pemuas kebutuhan 3. Memberikan tugas
kehidupan. Pertemuan 3 kepada siswa dan
4. Menyampaikan garis besar Siswa mencoba membuat skala prioritas mengingatkan
cakupan materi dan kegiatan kebutuhan sehari-hari materi pada
yang akan dilakukan. Pertemuan 4 pertemuan
5. Menyampaikan metode Siswa menyajikan pola hubungan antara berikutnya.
pembelajaran dan teknik kelangkaan dengan biaya peluang
penilaian yang akan Pertemuan 5
digunakan dalam Penilaian Sumatif 1
pembelajaran.
C. PenilaianPembelajaran : 2. Bentuk Penilaian : Jurnal Sikap
a. Penilaian Sikap 2. Bentuk penilaian : Tes Uraian via LMS
1. Tekhnik penilaian : Observasi 2. Bentuk Penilaian : Projek via LMS
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1. Teknik penilaian : Tes Tertulis
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan
1. Tekhnik Penilaian : Tes Praktik
Mengetahui: Bandung, 4 Juli 2022
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,
(Hadili, M.Pd.) (Tarmizi Pratama Putra, S.E., M.Sc.)
NIP. 196211171988031006 NIP. 198905022022211007
5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD 1)
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas/Semester : X / Ganjil
Tahun Pelaaran : 2022/2023
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu memahami kelangkaan sebagai inti dari masalah ilmu ekonomi. Peserta didik
memahami skala prioritas sebagai acuan dalam menentukan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi.
Peserta didik memahami pola hubungan antara kelangkaan dan biaya peluang.
Tujuan Pembelajaran :
Dengan model pembelajaran tatap muka peserta didik mampu memahami kelangkaan sebagai inti dari
masalah ekonomi, skala prioritas dalam menentukan bebagai macam yang harus dipenuhi, pola hubungan
antara kelangkaan dan biaya peluang dengan berakhlak mulia, berfikir kritis dan mandiri.
Rincian Tugas:
- Kerjakan di buku tugas dan kirimkan hasilnya di LMS dengan cara di foto!
A. Tugas 1 Ilmu Ekonomi
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan
mengerjakan tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa berdoa
sebelum memulai mengerjakan.
Pak Benny adalah seorang karyawan di perusahaan penerbitan. Akibat Covid-19 perusahaan
tempat Pak Benny bekerja mengalami kebangkrutan sehingga semua karyawannya di PHK.
Pesangon yang diterima Pak Benny tidak besar dan berdampak pada kehidupan ekonominya,
pengeluaran untuk anak istrinya dibatasi.
Berdasarkan ilustrasi yang telah Anda baca, termasuk ke dalam cabang ilmu ekonomi manakah
ilustrasi tersebut? Jelaskan dan berikan alasannya.
Jawaban :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
6
B. Tugas 2 Kelangkaan
APD Langka Picu Kreativitas
Rumah Sakit Tangani COVID-19
Sejak wabah COVID-19 menjadi pandemi global, masalah kelangkaan APD (alat pelindung diri) bagi
tenaga medis untuk menangani pasien terjangkit virus corona juga turut menjadi sorotan utama.
Di Indonesia, kelangkaan APD dilaporkan banyak terjadi di rumah sakit rujukan penanganan penyakit
COVID-19 yang berada di daerah. Hal ini ditandai oleh ramainya informasi yang beredar di media
sosial tentang bagaimana tenaga medis terpaksa memakai jas hujan untuk mengganti APD standar
yang semakin sulit ditemukan.
Kreativitas di tengah keterbatasan
Kepada DW Indonesia, Direktur RSUD Lakipadada, dr. Syafari Daniel Mangopo mengakui bahwa
sebelum wabah corona ini masuk ke Indonesia, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan antisipasi
dengan melakukan pencarian APD, meski hasilnya terkadang nihil.
“Waktu kejadian di Wuhan Cina virus ini merebak, kami di Tana Toraja sudah mencium bahwa suatu
saat ini akan menjadi pandemi, maka sejak Januari lalu kami sudah mengupayakan pencarian APD.
Beberapa berhasil kami dapatkan namun memang di pasaran lagi kosong sejak Januari,” ujarnya
kepada DW Indonesia, Selasa (31/03).
Syafari menyebutkan kelangkaan APD ini justru memaksa rumah sakit untuk ‘memutar otak’
bagaimana mencari solusi pengganti APD yang kini sudah sangat sulit ditemukan.
"Kami harus terpacu untuk berkreativitas karena kondisi memang APD yang langka. Bukan uang yang
tidak ada tapi barangnya yang tidak ada,” jelasnya.
Untuk mengatasi kelangkaan APD inilah akhirnya rumah sakit menggunakan jas hujan sebagai
pengganti APD standar yang dibutuhkan untuk menangani pasien. Namun tidak hanya jas hujan saja,
Syafari mengatakan pihaknya juga membuat “masker dari kain dengan pori-pori yang sangat rapat
dan membuat visor mask sendiri dari plastik yang tebal”.
Meski penggunaan jas hujan banyak menuai simpati karena dinilai tidak layak, Syafari menyatakan
bahwa jas hujan justru lebih efektif digunakan dibanding dengan APD biasa. “Memang mantel hujan
ini namanya saja yang menakutkan, tapi dari segi kontur bahannya dia lebih bagus karena
waterproof, dibanding baju APD yang buatan pabrikan kebanyakan pori-porinya besar,” ujarnya.
Syafari menuturkan bahwa kini bantuan APD dari pemerintah provinsi dan kelompok masyarakat
sudah diterima oleh pihak rumah sakit. Meski begitu, ia menyebut bahwa pihaknya tetap harus
melakukan modifikasi pemakaian sebagai upaya penghematan. “Jadi setelah memakai gaun hazmat,
kami lapisi lagi menggunakan jas hujan di luarnya, sehingga yang kami buang ini jas hujannya
kemudian gaun APD-nya itu masih bisa reuse, kita disinfeksi kita sterilkan lagi,” jelasnya.
Modifikasi semacam ini menurutnya penting dilakukan karena saat ini belum ada kasus positif COVID-
19 yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Tana Toraja.
“Belum ada yang positif, tetapi kalau terjadi positif saya kira akan kewalahan kalau kami tidak
persiapkan,” tambahnya.
7
Soal 1 : Berdasarkan bacaan apa permasalahan yang dihadapi? Skor 10 (jawaban boleh lebih dari satu)
Keterbelakangan
Kelangkaan
Pertumbuhan ekonomi yang lesu
Kemiskinan
Pengangguran
Soal 2 : Bagaimana cara mengatasi kelangkaan APD pada bacaan tersebut? Skor 30
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Soal 3 : Mengapa permasalahan APD ini harus segera diselesaikan? Skor 30
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Soal 4 : Apa kesimpulan dari bacaan tersebut? Skor 10
A. Kelangkaan APD sangat berpengaruh terhadap perkonomian
B. Kreativitas rumah sakit timbul ketika dihadapkan pada kelangkaan APD
C. Kelangkaan APD bisa segera di atasi dengan mudah
D. Indonesia menjadi negara paling parah mengalami kelangkaan APD
E. Indonesia membutuhkan bantuan negara lain dalam menghadapi penanganan kelangkaan APD
Soal 5 : Kira-kira apa dampak kelangkaan APD pada saat covid 19 di Indonesia? Skor 20
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
C. Tugas 3 Skala Prioritas
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan mengerjakan
tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa berdoa sebelum memulai
mengerjakan.
Apakah Anda sudah dapat mengatur keuangan Anda sendiri? Jelaskan dalam bentuk tabel uang jajan yang
diberikan orangtua selama seminggu, kemudian jelaskan aliran penggunaannya. Buatlah kesimpulan dari
tabel tersebut, apakah Anda tergolong orang yang berhemat atau boros?
Jawaban :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
8
D. Tugas 4 Motif, Prinsip & Tindakan Ekonomi
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan mengerjakan
tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa berdoa sebelum memulai
mengerjakan.
Amati kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh orang tua dan saudara Anda di rumah. Kemudian catatlah
motif, prinsip, dan tindakan ekonomi yang menjadi pedomannya.
No Kegiatan Ekonomi Motif Ekonomi Prinsip Ekonomi Tindakan Ekonomi
~ Selamat Belajar ~
9
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
(RPP 2)
Nama Sekolah : SMAN 22 BANDUNG Materi Pokok : Sistem & Kegiatan Ekonomi
Mata Pelajaran : Ekonomi Jumlah Pertemuan :5
Kelas/Semester : X / Ganjil Tahun : 2022-2023
A. TujuanPembelajaran Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Dengan model pembelajaran tatap muka peserta
didik mampu memahami sistem ekonomi sebagai
Peserta didik mampu memahami sistem cara dalam mengatur berbagai kegiatan ekonomi
ekonomi sebagai cara dalam mengatur berbagai guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat
kegiatan ekonomi guna memenuhi berbagai dengan berakhlak mulia, berfikir kritis dan mandiri.
kebutuhan masyarakat.
B. Kegiatan Pembelajaran Inti Penutup
Pertemuan 1 1.Siswa membuat
Pendahuluan Siswa berdiskusi tentan masalah pokok
1. Guru memberikan salam, ekonomi klasik dan modern kesimpulan tentang
Pertemuan 2 materi telah yang
memeriksa kehadiran dan 1. Siswa mencari informasi tentang dipelajari.
mengkondisikan kelas. 2. Melakukan refleksi
2. Mendiskusikan materi yang macam-macam system ekonomi dan evaluasi diri
dibahas sebelumnya. 2. Siswa membuat peta konsep tentang tentang
3. Menyampaikan capaian ketercapaian hasil
pembelajaran dan system ekonomi dan persentasi belajar.
manfaatnya dalam Pertemuan 3 3. Memberikan tugas
kehidupan. Siswa berdiskusi tentang kegiatan kepada siswa dan
4. Menyampaikan garis besar ekonomi produksi, distribusi, konsumsi mengingatkan
cakupan materi dan kegiatan Pertemuan 4 materi pada
yang akan dilakukan. Siswa menyajikan diagram pelaku pertemuan
5. Menyampaikan metode ekonomi berikutnya.
pembelajaran dan teknik Pertemuan 5
penilaian yang akan Penilaian Sumatif 2
digunakan dalam
pembelajaran.
C. PenilaianPembelajaran : 2. Bentuk Penilaian : Jurnal Sikap
a. Penilaian Sikap 2. Bentuk penilaian : Tes Uraian via LMS
1. Tekhnik penilaian : Observasi 2. Bentuk Penilaian : Projek via LMS
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1. Teknik penilaian : Tes Tertulis
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan
1. Tekhnik Penilaian : Tes Praktik
Mengetahui: Bandung, 4 Juli 2022
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,
(Hadili, M.Pd.) (Tarmizi Pratama Putra, S.E., M.Sc.)
NIP. 196211171988031006 NIP. 198905022022211007
10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD 2)
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas/Semester : X / Ganjil
Tahun Pelaaran : 2022/2023
Capaian Pembelajaran :
Peserta didik mampu memahami sistem ekonomi sebagai cara dalam mengatur berbagai kegiatan ekonomi
guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran :
Dengan model pembelajaran tatap muka peserta didik mampu memahami sistem ekonomi sebagai cara
dalam mengatur berbagai kegiatan ekonomi guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dengan
berakhlak mulia, berfikir kritis dan mandiri.
Rincian Tugas:
- Kerjakan di buku tugas dan kirimkan hasilnya melalui LMS dengan cara di foto!
A. Tugas 1 Masalah Pokok Ekonomi
Masalah Ekonomi Modern
Pada permasalahan ekonomi modern, fokus pembahasan masalah melibatkan beberapa pertanyaan
dasar, yaitu what, how, dan for whom.
“What” sendiri membahas mengenai barang apa yang harus diproduksi dan berapa banyak jumlahnya.
Kebutuhan manusia memang bersifat tidak terbatas. Namun, tidak semua manusia memiliki kebutuhan
yang sama. Satu hal yang pasti, manusia akan mementingkan kebutuhan primernya terlebih dahulu.
Setelah tahu barang apa yang akan diproduksi, pertanyaan selanjutnya adalah “how” atau bagaimana
cara memproduksi. Tidak hanya sebatas memproduksi, perhitungan mengenai pengeluaran atau yang
disebut biaya produksi juga berpengaruh terhadap pemilihan proses atau cara memproduksi barang
tersebut. Jika menggunakan teknologi, seperti pada era pertama revolusi industri terjadi, maka
perhitungan besaran efisiensi biaya dan waktu yang bisa didapat penggunaan teknologi tersebut juga
akan diperhitungkan sematang mungkin.
Selanjutnya adalah “whom”, atau untuk siapa barang diproduksi. Tak jauh berbeda dengan masalah
distribusi pada ekonomi klasik. Masalah ekonomi ini juga menyangkut dalam hal segmentasi pasar. Dalam
artian, masyarakat seperti apa yang dibidik. Pertimbangan tersebut bisa didasarkan pada penghasilan,
daerah, gender, maupun sisi usia.
Soal 1 : Berdasarkan bacaan apa permasalahan ekonomi modern yang dihadapi? Skor 10 (jawaban boleh
lebih dari satu)
Produksi
What
How
For Who
Konsumsi
11
Soal 2 : Bagaimana caranya mengatasi permasalahan ekonomi modern pada bacaan tersebut? Skor 30
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Soal 3 : Mengapa masalah ekonomi modern harus segera di atasi? Skor 30
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Soal 4 : Apa kesimpulan dari bacaan tersebut? Skor 10
A. Masalah ekonomi modern adalah masalah produksi, distribusi dan konsumsi
B. Masalah ekonomi klasik juga menjadi masalah ekonomi modern
C. Masalah ekonomi klasik dan modern harus segera diatasi
D. Masalah ekonomi sudah bisa teratasi oleh masyarakat
E. Permasalahan ekonomi modern seperti what, how dan for whom harus diatasi
Soal 5 : Kira-kira apa dampak jika masalah ekonomi modern tidak bisa diatasi? Skor 20
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
B. Tugas 2 Sistem Ekonomi
China Klaim Terdepan Tangani Covid-19
dan Pulihkan Ekonomi
Presiden China, Xi Jinping mengklaim negaranya paling terdepan dalam mengendalikan virus corona dan
memulihkan ekonomi. Mengutip Straits Times, Xi mengatakan hal tersebut berkaca dari fakta bahwa China
adalah negara pertama di dunia yang berhasil bangkit dari keterupurukan
ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19.
Xi memaparkan itu semua dalam pidato di upacara penyerahan penghargaan kepada 2.000 orang yang
terdiri dari petugas kesehatan, petugas polisi, petugas sanitasi, dan relawan yang membantu China
menangani pandemi, Selasa (8/9).
"Perang melawan wabah sekali lagi telah membuktikan keuntungan signifikan dari sistem ekonomi dengan
karakteristik China dalam mempertahankan risiko dan tantangan serta meningkatkan efektivitas
pemerintahan nasional," ucap Xi.
CNN Indonesia | Selasa, 08/09/2020 21:08 WIB
Jakarta, CNN Indonesia –
Menurut pendapat Anda mengapa sistem ekonomi yang diterapkan di negara China dapat mengatasi
permasalahan ekonomi akibat Covid-19 dengan cepat? Jelaskan!
Jawaban :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
12
C. Tugas 3 Sistem Ekonomi Indonesia
Perhatikan berita berikut ini!
Ketua MPR Minta Kembali ke Ekonomi Pancasila,
Mengapa?
Bamsoet meyakini sistem ekonomi Pancasila mampu mengatasi tantangan bangsa, salah satunya
ketergantungan akan produk impor di sektor pangan.
Pandemi corona telah mengoreksi seluruh tatanan ekonomi dunia menuju ekonomi baru. Oleh karena itu,
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menilai pemerintah berpeluang
menegakkan kedaulatannya di bidang ekonomi melalui ekonomi Pancasila.
"Saat globalisasi runtuh, ekonomi lokal otomatis mengambil haluan. Ini peluang bagi kita. Bicara ekonomi
lokal, tentu tidak bisa terlepas dari system ekonomi Pancasila," ujar politisi Golkar yang kerap dipanggil
Bamsoet, Sabtu (20/6).
Sumber: https://katadata.co.id/ekarina/finansial/5eee803b091a3/ketua-mpr-minta-kembali-ke-
ekonomi-pancasila-mengapa
1. Setujukah Anda dengan berita tersebut? Jelasakan!
2. Amatilah lingkungan di sekitarmu! Apakah produk impor masih mendominasi?
Jawaban :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
D. Tugas 4 Kegiatan Ekonomi Produksi
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan mengerjakan
tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa berdoa sebelum memulai
mengerjakan.
1. Buatlah daftar kegiatan yang pernah Anda lakukan sebagai produsen dan konsumen. Apa yang Anda
lakukan untuk menjadi seorang produsen yang baik dan konsumen yang bijak? Berikan
penjelasannya!
2. Untuk menambah pemahaman Anda dalam kajian bidang produksi, coba lengkapi tabel bidang
produksi yang ada di lingkungan Anda dengan cara menuliskan bidang produksi sesuai dengan
pengertian di atas.
No Bidang Agraris Bidang Ekstraktif Bidang Industri Bidang Perdagangan Bidang Jasa
13
E. Tugas 5 Kegiatan Ekonomi Distribusi dan Konsumsi
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan mengerjakan
tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa berdoa sebelum memulai
mengerjakan.
Coba Anda isi bagan di bawah ini dengan tanda cek list (V) pada penyaluran barang hasil produksi bidang
tertentu.
No Jenis Produksi Distribusi langsung Distribusi tidak langsung
1 Sayuran, Buah-buahan
2 Motor, Komputer
3 Pasir, Batu Bata
4 Beras, Gula
5 Sepatu, Baja, Kain
F. Tugas 6 Model Diagram Interaksi Pelaku Ekonomi
Setelah Anda membaca dan memahami rangkuman di atas, saatnya mengeksplorasi dengan mengerjakan
tugas dengan berpikir kritis dan kerja keras. Selamat mengerjakan, jangan lupa berdoa sebelum memulai
mengerjakan.
Buatlah sebuah model diagram interaksi pelaku kegiatan ekonomi dalam selembar kertas A3. Sertakanlah
contoh-contoh konkret pada setiap garis interaksi antar pelaku ekonomi kegiatan ekonomi di daerah Anda.
~ Selamat Belajar ~
14
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
(RPP 3)
Nama Sekolah : SMAN 22 BANDUNG Materi Pokok : Pasar & Struktur Pasar
Mata Pelajaran : Ekonomi Jumlah Pertemuan :5
Kelas/Semester : X / Ganjil Tahun : 2022-2023
A. TujuanPembelajaran Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Dengan model pembelajaran tatap muka peserta
didik mampu memahami konsep keseimbangan
Peserta didik mampu memahami konsep pasar serta pemodelannya dalam bentuk tabel dan
keseimbangan pasar serta memahami kurva dengan berakhlak mulia, berfikir kritis dan
pemodelannya dalam bentuk tabel dan kurva. mandiri.
B. Kegiatan Pembelajaran Inti Penutup
Pertemuan 1 1.Siswa membuat
Pendahuluan 1. Siswa bertanya tentang pasar
1. Guru memberikan salam, 2. Siswa mencari informasi dan diskusi kesimpulan tentang
materi telah yang
memeriksa kehadiran dan tentang permintaan dan penawaran dipelajari.
mengkondisikan kelas. Pertemuan 2 2. Melakukan refleksi
2. Mendiskusikan materi yang 1. Siswa bertanya tentang dan evaluasi diri
dibahas sebelumnya. tentang
3. Menyampaikan capaian keseimbangan pasar ketercapaian hasil
pembelajaran dan 2. Siswa mencari titik keseimbangan belajar.
manfaatnya dalam 3. Memberikan tugas
kehidupan. pasar kepada siswa dan
4. Menyampaikan garis besar Pertemuan 3 mengingatkan
cakupan materi dan kegiatan Siswa mencoba menghitung dan materi pada
yang akan dilakukan. menentukan tingkat elastisitas barang pertemuan
5. Menyampaikan metode Pertemuan 4 berikutnya.
pembelajaran dan teknik Siswa menyajikan jenis-jenis struktur
penilaian yang akan pasar
digunakan dalam Pertemuan 5
pembelajaran. Penilaian Sumatif 3
C. PenilaianPembelajaran : 2. Bentuk Penilaian : Jurnal Sikap
a. Penilaian Sikap 2. Bentuk penilaian : Tes Uraian via LMS
1. Tekhnik penilaian : Observasi 2. Bentuk Penilaian : Projek via LMS
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1. Teknik penilaian : Tes Tertulis
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan
1. Tekhnik Penilaian : Tes Praktik
Mengetahui: Bandung, 4 Juli 2022
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,
(Hadili, M.Pd.) (Tarmizi Pratama Putra, S.E., M.Sc.)
NIP. 196211171988031006 NIP. 198905022022211007
15
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD 3)
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas/Semester : X / Ganjil
Tahun Pelaaran : 2022/2023
Capaian Pembelajaran :
Peserta didik mampu memahami konsep keseimbangan pasar serta memahami pemodelannya dalam
bentuk tabel dan kurva.
Tujuan Pembelajaran :
Dengan model pembelajaran tatap muka peserta didik mampu memahami konsep keseimbangan pasar
serta pemodelannya dalam bentuk tabel dan kurva dengan berakhlak mulia, berfikir kritis dan mandiri.
Rincian Tugas:
- Kerjakan di buku tugas dan kirimkan hasilnya melalui LMS dengan cara di foto!
A. Tugas 1 Permintaan
Permintaan Melonjak,
Harga Rempah Naik 15 Persen
Senin 16 Mar 2020 16:59 WIB
Rep: Abdan Syakura/ Red: Mohamad Amin Madani
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menurut pedagang pasca-merebaknya virus Corona (Covid-19) di
Indonesia, berbagai jenis rempah seperti jahe, kunyit, temulawak yang bermanfaat untuk
meningkatkan daya tahan tubuh itu harganya merangkak naik.
Kenaikan harga mencapai hingga 15 persen dan permintaannya naik hingga dua kali lipat dari hari
sebelumnya.
Sumber: https://republika.co.id/berita/q7a64z283/permintaan-melonjak-harga-rempah-naik-15-
persen
16
Soal 1 : Permintaan terhadap apa?
Jawaban :
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Soal 2 : Mengapa ada permintaan?
Jawaban :
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..………
Soal 3 : Permintaan tinggi menyebabkan apa?
Jawaban :
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………….……………..…
B. Tugas 2 Penawaran
Saat Pandemic Covid-19 terjadi, datalah barang-barang yang mengalami penawaran meningkat dari
produsen pada tabel di bawah ini! Tuliskan alasannya mengapa terjadi peningkatan penawaran terhadap
barang tersebut.
No Jenis Barang Alasan Peningkatan Penawaran
C. Tugas 3 Keseimbangan Pasar
Untuk menambah pemahaman tentang Keseimbangan Pasar, cobalah Anda melakukan pengamatan pada
proses jual beli di pasar. Perhatikan interaksi antara pembeli dan penjual. Bagaimana proses mereka
menciptakan harga keseimbangan?
Tuliskan pengalaman pengamatan Anda pada tabel berikut.
Tanggal Kunjungan Proses Pembentukan Harga Kesimpulan
17
D. Tugas 4 Struktur Pasar
Untuk meningkatkan pemahaman akan struktur pasar, isilah tabel berikut ini.
Gambar Jenis Pasar Ciri-ciri
~ Selamat Belajar ~
18