The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buletin bulanan SDIT Al Furqon Palembang sebagai salah satu program dari bidang Kurikulum di bawah naungan Tim Literasi.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SDIT AL FURQON PALEMBANG, 2023-02-28 04:39:28

AKU BISA - EDISI 11 (FEB 2023)

Buletin bulanan SDIT Al Furqon Palembang sebagai salah satu program dari bidang Kurikulum di bawah naungan Tim Literasi.

Keywords: SEKOLAHUNGGULAN,JSITINDONESIA,SEKOLAHDASAR,BULETINEDUKASI,EDUKASI,EDUKATIF,LITERASI,NUMERASI,SEKOLAHPENGGERAK,SDITALFURQON,PALEMBANG,BULETIN

GENERASI EMAS WUJUDKAN YANG TANGGUH DAN BERJIWA ISLAMI A S A K A M I U N T U K B E R B A G I I L M U B E R S A M A A L F U R Q O N BULETIN SDIT AL FURQON PALEMBANG FEBRUARI 2023 - EDISI 11 OUTBOUND SISWA KELAS 1-6 KUNJUNGAN EDUKATIF SISWA PPA BENTUK PRIBADI ANAK ISLAMI FINALIS TIM LITERASI CILIK BERITA DAN INFO MENARIK LAINNYA LINK DOWNLOAD FOTO KEGIATAN YANG MENARIK DI BULAN INI A S A K A A M I U K N T U K B U E R B A G I B I L M U B I E R S S A M A A A L F U R Q O N SDIT Al Furqon Palembang sdit.alfurqon.palembang SDIT Al Furqon Palembang sd.sitalfurqon.com


AKU BISA Nanda Dwi Pratama, S.IP. Edi Apriyanto, S.Pd. Rahmawati, S.Pd. Pajar Al Qodar, M.Pd. Andini Martikasari, S.Pd. Maulinda Agustin, S.Pd. Syahrul Ikhsan, S.S.I & Titet Talia, S.Pd. Zakiudin, S.Pd.I. RA. Halimatussakdia, S.Psi. Dian Pratiwi, S.TP. Anggara Pradinata, S.Pd. Transista Yulia M, S.Pd. & Ismiranti Nurmasella, S.Pd. Edi Sapril, S.Pd. Kiki Wijayanti, S.Pd. Dwi Oktarina. S.Si. Ade Renggung, S.Pd.I. Ari Astuti, S.Pd. Koordinator Rubrik Berita Utama Prestasi Ekstrakurikuler dan Lifeskill Sastra Pendidikan Budaya Nusantara Yuk Belajar Bahasa Asing Opini Bimbingan Konseling Kewarganegaraan Kebugaran Litersi dan Numerasi Profil Guru dan Siswa Perpustakaan Percobaan Sains Keislaman Karya Siswa Novia Noer Pratiwi, S.SI. Maryuni Setiana M, ST., S.Pd. Nanda Dwi Pratama, S.IP. Tio Aryansah Saputra, S.Pd. Asti Yulia Sari, S.Kom. Fitri Noviani, S.Kom. Budi Santoso, S.Pd. Yuni Yarti. S.Pd. Ramdani Desain dan Tata Letak Fotografer Agus Priyatmono, S.Pd. Zakiudin, S.Pd.I. Mona Moulyna, M.Pd. Novia Noer Pratiwi, S.SI. Edi Apriyanto, S.Pd. Penasihat Penanggung Jawab Ketua Tim Literasi Wakil Tim Buletin Penyunting Naskah T I M P E N Y U S U N , E D I S I 1 1


1 BERITA UTAMA Outbound SDIT Al Furqon Palembang Kutif Belajar Tak Mesti Di Sekolah Dan Dalam Kelas 3 PPA Bentuk Pribadi Anak Yang Islami Studi Banding SIT Al Inayah Belitang SDIT Al Furqon Tambah Zona Aman Siswa Beri Penghargaan Kelas Terbaik Di Semester 1 Kualitas Kunci Sukses Al Furqon SEPUTAR AL FURQON 8 Kreasi Kolase Origami Kreasi Kolase Biji-bijian Kreasi Layout Iklan KARYA SISWA 17 EKSKTRAKURIKULER & LIFE SKILL Kembangkan Kreativitas Siswa, Marching Band Hadir F E B A R U A R I 2 0 2 3 , E D I S I 1 1 AKU BISA 9 Tanamkan Diri "Cinta Tanah Air Beta" KEWARGANEGARAAN 10 Serunya Bermain Telepon Benang PERCOBAAN SAINS 11 Mewujudkan Generasi Emas Yang Tangguh dan Berjiwa Islami OPINI 12 Akibat Baik Untuk Orang Yang Bertakwa KEISLAMAN 13 Mengenal Pencetak Generasi Emas Penghafal Al-Qur'an Gunakan Masa Muda Dengan Baik, Kunci Sukses Hanin Raih Prestasi BINTANG KITA 15 SEKOLAH PARA JUARA 18 Hadis Anjurkan Ajarkan Renang KEBUGARAN 19 Siapakah Saya? BIMBINGAN KONSELING 21 - 23 Kenalkan Literasi dan Numerasi Anak Usia Dini Lewat Bermain Sambil Belajar Metode Perkalian Garismatika Dari Jepang GEMAR LITERASI & NUMERASI 22 Puisi Karya Andi Martikasari, S,Pd. Puisi Karya Kania Afika (Kelas 5 Thoriq Bin Ziyad) SASTRA PENDIDIKAN 20 YUK! BELAJAR BAHASA ASING 25 Berpetualang Mengenali Budaya dan Makanan "Wong Kito" BUDAYA NUSANTARA 27 Etika Berkunjung ke Perpustakaan PERPUSTAKAAN


OUTBOUND SDIT AL FURQON PALEMBANG Hadirkan Pelajar Pancasila yang Mandiri "Outbound kali ini SDIT Al Furqon Palembang mengusung tema 'Proud and Love With Nature'. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun ajaran, namun memang sempat terhenti lantaran pandemi covid-19 yang melanda. Kegiatan ini dilakukan dua hari untuk meminimalkan semua permainan agar terkonsep dengan baik," jelas Zakiudin. Kegiatan outbound ini, lanjut Zakiudin, dilaksanakan 2 hari berturut-turut, yakni 15- 16 Februari 2023. Semua siswa dari level 1 sampai 6 dibagi menjadi dua hari. Berbagai kegiatan outbound yang digelar tahun ini diantaranya, menyeberang sungai, halang rintang, merayap, jembatan rimba, spiderwap, jembatan gantung, dan lainnya. "Hari pertama semua pesertanya kelas 1, 2 dan 3, sedangkan hari kedua untuk siswa kelas 4,5 dan 6. Khusus melewati atau meniti tali di sungai ini hanya untuk siswa kelas 4 hingga 6 saja, sedangkan kelas 1 hingga 3 tidak ada," ucapnya. Di tempat terpisah Ketua Panitia Outbound Siswa SDIT Al Furqon Palembang Umar Ali mengungkapkan, persiapan sudah dilakukan dengan sangat baik dan sesuai dengan standar yang benar, ini dilakukan untuk tetap menjaga keberhasilan dan kesuksesan 100% tanpa hambatan dan halangan yang berarti. “Kita (guru-guru) SDIT Al Furqon Palembang sudah terbiasa mampu dan dituntut pandai dalam segala bidang, salah satunya menyiapkan semua keperluan training seperti outbound ini. Keamanan dan keselamatan menjadi yang utama. Karena itu semua guru dan karyawan kita libatkan untuk menyukseskan acara ini,” ungkap Umar Ali. Terlihat muka ketidak sabaran dalam mencoba setiap tantangan yang dipersiapkan oleh ustad dan bundanya. Siswa ditentukan dalam game penentu permainan apa yang akan dilakukan oleh ssss SDIT AL FURQON PALEMBANG - Pernahkah Anda berpikir bahwa pertumbuhan anak tergolong cepat dewasa ini? Pernyataan tersebut akan lebih mengena ketika anak sudah beranjak dan masuk dalam usia sekolah. Oleh karena itu, sedari dini Anda harus mengajarkan ananda mengembangkan kemandirian, terutama dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu permasalahan yang kerap kali diabaikan oleh guru dan orang tua yaitu kemandirian siswa. Bukan hanya guru dan orang tua, sebagian besar anak cenderung menganggap kemandirian bukanlah permasalahan yang serius. Mereka lebih abai dan mengulur waktu untuk menjadi siswa yang mandiri. Dikarenakan minimnya kesadaran guru dan orang tua dalam menanamkan kemandirian untuk siswa, kepribadian yang mereka miliki bisa dikatakan belum dewasa dan jiwa anak-anak yang ingin selalu bermain akan sulit sirna ketika umurnya sudah cukup beranjak dewasa. Hal lain yang dapat terjadi ketika guru dan orang tua terlambat mengembangkan kemandirian siswa, terutama dalam kegiatan pembelajarannya, di masa depan nanti anak-anak akan cenderung tidak paham betapa kerasnya dunia dalam meraih cita-cita dan mencari pekerjaan. Maka dari itu, SDIT Al Furqon Palembang sedari dini menanamkan dan mengajarkan sikap mandiri kepada peserta didiknya. Seorang siswa yang memiliki kemandirian, mereka akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar dalam bertindak, berpikir, memiliki prinsip, integritas tinggi, mau belajar, dan bersikap sopan santun. Sehingga bisa dikatakan bahwa siswa yang mandiri akan menyadari tugas dan tanggung jawabnya dalam belajar, tanpa harus diberitahukan secara keras oleh guru dan orang tua. Untuk melatih kemandirian dan mengenal alam, SDIT Al Furqon Palembang menggelar Outbound Ceria “Proud and Love With Nature” di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS), Jalan Syakyakirti, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu dan Kamis (15- 16/2/2023). Semua siswa baik itu level 1 sampai dengan level 6 semua larut dalam keceriaan dan mengikuti kegiatan outbound dengan semangat. Kepala SDIT Al Furqon Palembang, Ustad Zakiudin, S.Pd.I., mengungkapkan kegiatan outbound ceria ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Namun sempat terhenti lantaran pandemi covid-19. Outbound ini memiliki tujuan agar siswa dapat lebih terampil lagi dan memiliki keahlian dasar tertentu sebagai sarana menumbuhkan kreativitas siswa. Serta untuk mengenal alam dan lingkungan, menanamkan kerja sama, berkolaborasi, saling menghargai antar siswa-siswi sehingga hadirlah para pelajar Pancasila yang diinginkan bersama. setiap kelompok yang sudah ditentukan sebelumnya. Game pembuka ini bertujuan untuk menentukan zona mana kelompok yang menang dan kalah. Ini dilakukan bertujuan agar siswa tidak bertumpuk pada satu zona ataupun permainan sehingga permainan lain atau tantangan lain tidak ada peminatnya, karenanya mau tidak mau siswa harus melalukan setiap tantangan yang didapatkan kelompoknya. Ini juga merupakan salah satu cara melatih kemandirian siswa dalam menentukan permainan yang akan dilakukan. Salah satu siswa kelas 4 Al Jarroh, Wafi Almer mengungkapkan, kelompoknya mendapatkan tantangan pada permainan menyeberangi sungai dengan titian tali. Ini salah satu permainan yang sangat menantang dan menguji mental siswa agar dapat lebih memiliki keyakinan terhadap diri sendiri dan berpegang teguh kepada Allah. “Awalnya memang kawatir dengan tantangan ini, namun dengan keyakinan dan tetap berpegang teguh kepada Allah, kami yakin bisa melewati tantangan itu dengan mudah, apalagi semuanya sudah pasti dipersiapkan oleh ustad dan bunda dengan baik,” ungkap Wafi. Di tempat yang sama yakni lokasi outbound salah satu wali siswa yang juga tengan menemani sang buah hati melalukan outbound, Fitri, ia mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan karena salah satu cara orang tua dan guru melatih kemandiriaan dalam berpikir dan bertindak siswa sebagai bekal siswa dikemudian hari. “SDIT Al Furqon memang sekolah terbaik sesuai dengan slogannya, sekolah rujukan, sekolah penggerak dan sekolah adiwiyata, ini salah satu cara orang tua dan guru dalam membentuk karakter anak yang lebih mandiri dalam melakukan sesuatu nantinya,” beber Fitri, orang tua Kimora Batrisya Chaesara. *(Edi Apri) BERITA UTAMA 01. *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


OUTBOUND CERIA 2023


Tak mesti di Sekolah SDIT AL FURQON PALEMBANG - Dengan menawarkan tempat yang menarik, setiap tempat yang dikunjungi memiliki nilai pendidikan tersendiri. Karenanya, kunjungan edukatif merupakan salah satu aktivitas belajar dari kenyataan yang sesungguhnya yang ada disekitar kita untuk mengenal dan menambah pengetahuan serta membangun pola pikir yang ada pada peserta didik. Kegiatan seperti ini salah satu cara mengenalkan dan mempelajari hal yang belum diketahui ananda dari yang belum tahu menjadi mengetahui. Terkadang belajar di kelas membuat peserta didik bosan dan jenuh dengan aktivitas yang dilakukan setiap hari. Dengan mengusung berbagai tema dan tujuan masing-masing setiap levelnya. Diharapkan peserta didik mampu mengambil ilmu disetiap kunjungan yang dilakukan. Seperti yang dilakukan di level 1, kunjungan edukatif di semester 2 ini berada di Jalan Talang Kepuh, Kecamatan Gandus, Palembang, yakni di 3D Stable. Berangkat menggunkan bus bersama teman-teman membuat keseruan tersendiri bagi anakanak kelas 1 SDIT Al Furqon Palembang. Selain itu, bagi siswa yang berminat untuk mencoba berkuda, tetap dalam pengawasan ustad dan bunda meski didampingi pengelola 3D Stable. Dengan melakukan kunjungan edukatif ke 3D Stable menjadi pembelajaran yang penting bagi siswa kelas 1, bagaimana tidak siswa dapat mengenal berkuda, memanah, pemberian makan kuda, kelinci, dan masih banyak lagi yang dapat dikenalkan kepada anak sejak dini. Sejak diperjalanan di dalam bus pun siswa sudah di ajarkan bagaimana naik kendaraan, membaca doa naik kendaraan terlebih dahulu, selain itu selama diperjalananpun siswa diajak mengulang lagu-lagu setiap mata pelajaran untuk tetap mengingatkan kembali kepada anak tentang pelajaran yang dipelajari sebelumnya. “Kita sudah belajar di kelas dengan materi dan penjelasan dari ustad dan bunda, dengan menyesuaikan tema tentang benda, hewan dan tanaman sekitar. Diharapkan dengan melihat dan mengenal secara langsung dapat menambah wawasan ananda dalam materi yang sudah ataupun akan dipelajari nantinya,” ungkap ustad Firman. Di level atas yakni level 4 peserta didik melakukan kunjungan ke Griya Agung, di rumah dinas orang nomor satu di Sumatera Selatan itu ananda belajar mengenai struktural yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, selain itu mereka juga diberi motivasi bagaimana menggapai cita-cita. Di level atas lagi (5), kunjungan Edukatif kali ini berkaitan dengan berlajar IPA di Graha Teknologi Sriwijaya yang terletak di Jalan Seniman Amri Yahya Kompleks Taman Budaya Jakabaring Palembang. Sedangkan level 2 melakukan kunjungan edukatif ke UPTD Balai Pengembangan dan Produksi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan. Di sana ananda belajar bercocok tanam, memilih bibit yang bagus lalu mengenal tanaman lebih mendalam. Sedangkan level 3 melakukan kunjungan edukatif ke Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, ananda belajar banyak hal tentang lalu lintas dan menyesuaikan dengan tema pada pelajaran yakni rambu lalu lintas. Peserta di ajarkan berprilaku patuh lalu lintas, aturan dalam lalu lintas, serta sistem penilangan elektronik yang berlaku saat ini, tilang elektronik (e-Tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sementara itu di 3D Stable saat dibincangi Hj. Samantha Tivani Herman Deru, B. Bus,MIB., ia mengungkapkan bahwa ia sangat mendukung setiap kegiatan yang baik untuk perkembangan tumbuh kembang anak-anak, karena saat ini mereka merupakan generasi emas yang harus tetap dijaga akan ilmu pengetahuannya. “Saya sangat mengapresiasi sekali kunjungan edukatif SDIT Al Furqon terutama kali ini di 3D Stable, karena di sini anak-anak dapat belajar tentang hewan, tumbuhan, baik itu pepohonan, sayuran dan buah-buahan dan tentang alam pada umumnya,” ungkap ibu yang juga merupakan wali siswa dan juga anak dari Gubernur Sumatera Selatan ini. Graha Teknologi Sriwijaya dipilih karena dapat menjadi salah satu sarana pembelajaran luar sekolah untuk menumbuh kembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) ananda, agar dapat lebih kreatif dan menyenangkan, melalui berbagai alat peraga interaktif dan program edukatif. Kenapa Graha Teknologi Sriwijaya dipilih? Karena di sini memiliki banyak alat peraga yang yang terdiri atas alat peraga fisika, mekanika, automotiv, matematika, kimia, biologi dan masih banyak lagi. Di level yang paling atas di dalam kategori sekolah dasar, kunjungan edukatif dikemas dengan menarik menjadi wisata edukasi karena dalam kegiatan ini siswa sekolah dasar yang menjadi subjeknya dan seusia mereka terkadang akan terlepas dari pengawasan guru dan orang tua. Konsep wisata edukasi yang akan dilakukan SDIT Al Furqon untuk level 6 kali ini dipadupadankan dengan edukasi yang memiliki nilai kebersamaan yang tinggi. Karena seusia mereka ini yang sebentar lagi akan menghadapi berbagai pengalaman yang beragam di luar, karena itu konsep dan formula yang tepat menjadi tolak ukur keberhasilan kunjugan edukatif kali ini. Salah satu pilihan yang tepat ialah konsep alam atau ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengelaman secara kebersamaan. (... Halaman 7 Kutif) Belajar dan dalam kelas BERITA UTAMA 02. *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Edukatif Sekolah Level 3 DITLANTAS Polda Sumsel Level 6 Saung Bambu Pelangi Kenten Level1 3D Stable Kunjungan


Edukatif Sekolah Level 2 UPTD Dinas Pertanian Sumsel Level 5 Graha Teknologi Sriwijaya Kunjungan Level 4 Griya Agung(Istana Gubernur) Sumsel


PPA BENTUK PRIBADI ANAK YANG ISLAMI 03. SEPUTAR AL FURQON PEKAN PENANAMAN ADAB SDIT AL FURQON PALEMBANG - Pekan Penanaman Adab (PPA) merupakan kegiatan yang menjadi rutinitas sekolah yang kini sebagai sekolah penggerak dan rujukan, SDIT Al Furqon Palembang. Setiap semesternya sebelum melaksanakan kegiatan KBM, biasanya diawali sepekan atau satu hari anak diajarkan dan diingatkan kembali tentang adab-adab yang menjadi aturan dalam Islam. Kegiatan PPA ini selaras dengan Visi dan Misi SDIT Al Furqon yang di bawah naungan SIT Al Furqon Palembang, yaitu salah satunya menjadikan ananda Ahli Fikir, Ahli Zikir dan Ahli Ikhtiar yang Berketeladanan serta Berwawasan Lingkungan dan Global, untuk itu tidak salah pandangan masyarakat bahwa SDIT Al Furqon menjadi salah satu yang mengedepan adab dan ilmu pengetuan. Dan menuntut ilmu itu memiliki adabadab yang harus diperhatikan. Ketika seorang pembelajar memegang adab-adab ini, maka dampaknya akan memberikan nilai positif ketika berinteraksi dengan guru dan teman sejawatnya dalam belajar. Ia juga bisa memperingkas jalan dia dalam belajar. Bisa mengetahui mana yang lebih penting dari perkara-perkara penting dalam belajar yang harus diambil terlebih dahulu. Bahkan adab belajar bisa menuntun dia kepada jalan yang akan menjadikannya ahli ilmu yang kokoh dalam keilmuan. Hal itu terlihat baik itu siswa keals 1, 2, 3, bahkan sampai ke siswa kelas 6 pun sangat terlihat antusiasme mengikuti setiap program PPA yang dilaksanakan Senin, 16 Januari 2023 ini. Program PPA di setiap semester menjadi salah satu program yang sangat didukung wali murid karena ananda mendapatkan ilmu yang dapat dijalankan dalan kehidupannya secara langsung. (... Halaman 6 PPA) “Saya selaku wali siswa sangat senang dan menyukai program PPA ini, karena di sekolah ini anak tidak hanya diajarkan ilmu pengetahuan saja, namun adab menjadi yang utama di sini, apalagi saat PPA anak langsung praktik bukan hanya teori, ini sebagai tolak ukur kenapa sekolah ini menjadi primadona di Kota Palembang, jadi kenapa harus pikir panjang untuk menempatkan anak kita di sini” - Ali, orang tua dari Kayyisah Tsabitah Syakurah. Adapun adab-adab yang diajarkan dan ditanamkan pada diri ananda adalah adab berwudu, adab berdoa, adab di masjid, toilet training, adab cinta lingkungan, adab masuk ruangan, adab bersalaman, adab naik turun tanggan, adab bergaul, adab di lapangan, adab belajar dan adab berpenampilan. Semua ini diajarkan bukan sekadar teori saja, namun ananda langsung diajarkan praktiknya sehingga ananda dapat benar-benar paham dan mengerti semua adab yang diajarkan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di dalam kehidupan bermasyarakat. Ini salah satu bentuk ikut andilnya SDIT Al Furqon Palembang dalam urgensi adab saat ini, karena kebanyakkan sekolah hanya mempelajari ilmu pengetahuan sedang-kan adab dilupakan. Karena itu SDIT Al Furqon selalu fokus padahal yang satu ini (adab). إَّن أثَقَل ما ُوِضع في ميزاِن المؤِمِن يوَم القيامِة ُخُلٌق حَسٌن وإَّن َهللا ُيبِغُض الفاحَش البذيَء “Sesungguhnya perkara yang lebih berat di timbangan amal bagi seorang Mu’min adalah akhlak yang baik. Dan Allah tidak menyukai orang yang berbicara keji dan kotor” (HR. At Tirmidzi no. 2002, ia berkata: “hasan shahih”). Seorang penuntut ilmu jika senantiasa menghadirkan keutamaan yang disebutkan dalam dalil-dalil tersebut. Karena sangatlah penting agar ia bisa tetap memberikan suntikan semangat untuk belajar. *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani


SDIT AL FURQON PALEMBANG - Studi banding adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya menjadi lebih baik sebagai tolak ukur akan keberhasilan suatu hal. Kegiatan semacam ini tentunya sangat baik untuk suatu perkembangan kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Studi banding ini merupakan sebuah konsep belajar yang dilakukan di lokasi dan lingkungan yang berbeda karena suatu kegiatan yang lazim dilakukan untuk peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan peraturan, dan lainnya. Kegiatan studi banding ini dilakukan oleh kelompok tertentu yang memiliki kepentingan dalam hal mengunjungi atau menemui objek tertentu yang sudah ditentukan dan berlangsung dalam waktu relatif singkat. menemui objek tertentu yang sudah ditentukan dan berlangsung dalam waktu relatif singkat. Untuk membandingkan kondisi objek studi di tempat lain dengan kondisi yang ada di tempat sendiri. Hasilnya, berupa pengumpulan data dan informasi sebagai bahan acuan dalam perumusan konsep yang diinginkan. Tujuan utama dilakukannya studi banding ini untuk menggali sebanyakbanyak nya informasi yang bisa didapat secara teknis real dan empiris. Agar dapat jadikan barometer atau pembanding yang kemudian menemukan sebuah pembaharuan yang aplikatif. Kunjungan tersebut dilakukan SIT Al Inayah Belitang OKU Timur, kabupaten yang memiliki slogan Sebiduk Sehaluan ke SIT Al Furqon Palembang yakni Sekolah Dasar (SD) IT Al Furqon Palembang, Jumat (6/1/ 2023). Dalam kunjungan tersebut, SIT Al Inayah Belitang melakukan studi banding tentang Manajemen Sekolah Penggerak dan Sekolah Rujukan. (... Halaman 6 Studi Banding) TUKAR PIKIRAN HASILKAN KEBAIKAN *STUDI BANDING SIT AL INAYAH BELITANG *)Foto: Pembukaan dan penyambutan tamu dari SIT Al Inayah di kantor SDIT Al Furqon SDIT AL FURQON TAMBAH ZONA AMAN SISWA SDIT AL FURQON PALEMBANG - Drive thru zone penjemputan sudah dapat dinikmati para wali siswa selaku pengguna jasa untuk pengantaran dan penjemputan tanpa harus memarkirkan kendaraannya di SDIT Al Furqon Palembang. Sistem drive thru zone penjemputan SDIT Al Furqon Palembang sama seperti halnya memesan makanan di outlet makanan cepat saji, penjemput tidak perlu masuk ke dalam restoran, cukup dengan memutar kendaraan saja sudah dapat menikmati semua layanan yang ada. Jadi penjemput tidak perlu masuk ke lapangan SDIT Al Furqon yang saat ini sudah masuk zona aman bagi peserta didik. Karena lapangan dapat digunakan sebagaimana mestinya, karena ini sebagai upaya penyesuaian keadaan yang semakin diperketat SDIT Al Furqon demi kenyamanan peserta didik. Adapun waktu operasional-nya diberlakukan setiap hari Senin-Jumat, mulai pukul 06.30 WIB hingga siswa benar-benar sudah tidak ada lagi di sekolah atau pukul 16.00 WIB. Imbauan secara resmi ini sudah di sosialisasikan Kepala SDIT Al Furqon melalui video yang diunggah di Youtube dan dapat ditonton semua warga SDIT Al Furqon khususnya pada video dengan judul, "SIMULASI PENJEMPUTAN SISWA SDIT ALFURQON PALEMBANG DENGAN DRIVE THRU" Kepala SDIT Al Furqon Palembang, Ustaz Zakiudin, S.Pd.I menyatakan, tujuan pengoperasian drive thru zone penjemputan ini salah satunya ingin menciptakan zoma nyaman dan aman untuk peserta didik. Menurut Ustaz Zaki, sistem penjemputan drive thru ini diberlakukan sesuai dengan kebutuhan yang saat ini ada, terutama sebentar lagi akan ada pembangunan Flay Over Simpang Sekip dan ini salah satu bentuk antisipasi kemacetan yang akan terjadi. Kita semua sangat menyukai cara praktis dan cepat dengan sistem yang semakin membaik. (... Halaman 6 Zona Aman) SEPUTAR AL FURQON 04. *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Penghargaan Nama Pengelolaan Kelas Terbaik Anggara Pradinata,S.Pd. & Eka Yunita, S.Pd. (3 Usamah bin Ziad) Sapta Riza,S.Pd. & Dini Zaktianti, S.Pd. (2 Zaid bin Tsabit) Novi Ria Oktavia S, S.Pd. & Kartini, S.Pd. (2 Thalhah Ubaidillah) Putri Wulandani, S.Pd. & Kastini, S.Pd. (1 Abu Bakar Ash-shiddiq) Penghafal 5 juz Ade Renggung, S.Pd.I. (Guru Tahfizh) Penghafal 30 juz sanad Fikri Irawan, S, Kom., Al-Hafizh (Guru Tahfizh) BERI PENGHARGAAN KELAS TERBAIK DI SEMESTER 1 Tugas guru di sini adalah untuk membelajarkan siswa dengan menyediakan kondisi belajar yang optimal: mengatur siswa, menyiapkan sarana pembelajaran, mengendalikannya dalam suasana yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang memang benar-benar sesuai kondisi siswa. Ini semua dilakukan semua guru di SDIT Al Furqon Palembang, namun dari semua guru yang terbaik, dipilih 4 terbaik dari yang terbaik. Ini semua dilakukan untuk membangkitkan semangat guru akan pengelolaan kelas yang dari baik menjadi yang terbaik. Penghargaan ini diberikan dan diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Furqon Palembang, Ustad Zakiudin, S.Pd.I. dengan harapan akan peningkatan mutu pengelolaan yang semakin hari semakin luar biasa dari semua guru yang ada. Selain pengelolaan kelas diberikan juga penghargaan kepada guru yang sudah mampu menghafal 5 juz dan mendapat sanad 30 juz. *(Edi Apri) SDIT AL FURQON PALEMBANG - Pengelolaan kelas merupakan upaya yang dilakukan tidak hanya oleh wali kelas saja, anmun kerja sama dengan pendamping serta ananda di kelas menjadi tolak ukurnya juga. Namun pihak sekolahpun harus mampu menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif. Untuk semua itu sudah di lakukan oleh sekolah yang menjadi rujukan ini (SDIT Al Furqon Palembang. Mengapa kelas harus dikelola? Guru dan sekolah bersama-sama menyiapkan kelas agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman untuk memperoleh hasil pembelajaran yang efektif. Dalam arti yang lebih popular, pengelolaan kelas sebenarnya adalah penciptaan lingkungan belajar dengan mengatur tingkah laku siswa agar suasana belajarnya menjadi optimal. Masalah-masalah dalam penglolaan kelas biasanya berupa tingkah laku siswa yang dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran. Hal inilah yang harus diatasi, dan yang paling tepat adalah guru sebagai pemangku tugas di dalam kelas. Berikut nama guru dan kelas peraih perstasi pengelolaan kelas terbaik dari yang terbaik: KUALITAS SDM KUNCI SUKSES AL FURQON SDIT AL FURQON PALEMBANG - Yayasan Islam Terpadu Al Furqon Palembang membuka penerimaan guru/tenaga pendidik dan karyawan untuk tahun ajaran 2022/2023. Untuk meningkatkan mutu pendidikan yang memiliki kaitan erat dengan masalah Sumber Daya Manusia. Karena itu, proses rekrutmen atau penerimaan sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang sangat penting sekali dan hanya akan dapat diperoleh melalui upaya rekrutmen yang efektif dan benar-benar teruji. Dengan adanya suatu informasi yang akurat dan berkelanjutan tentang jumlah dan kualifikasi yang diperlukan diberbagai bidang pekerjaan dan untuk pengembangan dan pencapaian tujuan sebuah lembaga pendidikan. Tentu hal utamaa ialah rekrutmen yang dilakukan haruslah sejalan dengan kebutuhan sekolah, dan persyaratan yang ditentukan oleh sekolah harus benar-benar terukur. (... Halaman 7 SDM) *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani 05. SEPUTAR AL FURQON


SAMBUNGAN BERITA 06. *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani (Halaman 3 ... PPA) Seperti yang diutarakan Ali, salah satu wali murid SDIT Al Furqon Palembang, ia sangat menyambut baik setiap program yang ada di sekolah yang kini sebagai sekolah rujukan dan penggerak, apalagi sekolah ini disetiap semesternya selalu diawali dengan adanya program Pekan Penanaman Adab, siswa di sini selalu ditempa terlebih dahulu agar menjadi hal biasa di manapun mereka berada. Kita selalu diingatkan perkara adab, karena adab dan akhlak sangat penting dalam kehidupan, baik itu kehidupan sendiri, keluarga, ataupun sosial. Dan yang lebih penting lagi adalah adab kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan adab seorang muslim yang sejati akan menjadi mulia di hadapan Allah dan Rasul-Nya juga di hadapan manusia. وَن اْلُمْؤِمِنيَن َواْلُمْؤِمَناِت ِبَغْيِر َواَّلِذيَن ُيْؤ ُذ ًما ُمِبيًنا ْث ا َوِإ وا ُبْهَتاًن َقِد اْحَتَمُل َما اْكَتَسُبوا َف “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata” (QS. Al Ahzab: 58). Sementara itu, salah satu siswa SDIT Al Furqon Palembang, saat ditanya pendapatnya tentang program PPA mengungkapkan rasa bahagianya, karena banyak belajar tentang adab dan ini sangat penting dan bermanfaat bukan hanya di sekolah, dalam kehidupan kedepannya juga sangat dibutuhkan. *(Edi Apri) “Senang sekali (PPA) banyak mengajarkan hal-hal yang meski setiap semesternya diajarakan, namun dengan belajar lagi, ini salah satu bentuk mengingat kembali supaya yang mulai atau sudah lupa dapat diterapkan kembali, baik di sekolah maupun di rumah” - Kayyisah siswa kelas 3 Kholid (Halaman 4 ... Studi Banding) Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Sekolah Islam Terpadu Al Furqon Palembang, Ustaz Agus Priyatmono, S.Pd, ia menjelaskan perjalanan dan perkembangan Sekolah Islam Terpadu Al Furqon Palembang sedari awal. Bahwa selama kurun waktu tersebut Sekolah Islam Terpadu Al Furqon Palembang telah bertransformasi. Dalam kunjungan tersebut, SIT Al Inayah Belitang belajar banyak dari sekolah yang memang sudah menjadi rujukan ini (SDIT Al Furqon Palembang), baik dari administrasi, pengelolaan sekolah, manajerial, kelas dan semua komponen pendidikan yang ada di dalamnya. Bahkan SIT Al Inayah Belitang sangat mengapresiasi apa yang dilakukan dalam studi banding kali ini di SDIT Al Furqon Palembang adalah sebuah hal yang tepat, karena SIT Al Inayah Belitang dapat belajar banyak dari sekolah yang sudah terbukti mampu menghasilkan para juara ini. Saat studi banding ini setiap sudut sekolah tak luput dari penijauan dan menjadi bahan pembelajaran bagi SIT Al Inayah Belitang, salah satunya perpustakaan, literasi, tahfiz yang sangat berjalan baik di sekolah ini (SDIT Al Furqon Palembang) dan akan menjadi suatu acuan berharga bagi SIT Al Inayah Belitang. *(Edi Apri) (Halaman 4 ... Zona Aman) “Kami telah sediakan jalur drive thru zone penjemputan dengan lokasi yang sudah disimulasikan terlebih dahulu. Kita punya 3 gerbang keamanan, untuk gerbang pertama wali siswa yang melakukan penjemputan akan ditanya oleh pihak skuriti, lalu akan dikomunikasikan dengan gerbang kedua. Di gerbang kedua terdapat ustaz dan bunda yang akan melakukan scan barcode. Untuk kartu penjemputan yang terdapat barcode telah dibagikan sebelumnya (semester 1), jika terjadi kehilangan orang tua selalu diimbau untuk menginformasikan kepada ustaz dan bunda agar dibuatkan penggantian kartu jemput. Sedangkan untuk gerbang ketiga zona aman bagi ananda yang akan dijemput, di sinilah terdapat ustaz dan bunda yang memanggil ananda yang sudah dijemput, sehingga peserta didik dapat langsung masuk ke mobil yang sudah ada pada jalurnya dan langsung memutar keluar kembali. Semua akses sudah dikondisikan tidak ada jalur masuk untuk yang tidak memiliki kartu jemput,” ungkap Zakiudin. Selain itu, untuk menghindari penumpukan, ustaz dan bunda selalu mengingatkan para wali siswa untuk dapat menggunakan kendaraan sepeda motor. “Pada drive thru zone penjemputan ini, tidak hanya untuk SDIT Al Furqon Palembang saja, ini berlaku juga untuk unit TKIT Al Furqon. Kita (SDIT Al Furqon Palembang) memberlakukan untuk semua tanpa terkecuali, termasuk ustaz dan bunda yang membawa kendaraan pun diwajibkan menggunakan sepeda motor, untuk sepeda motornyapun ketika masuk dalam zona aman maka harus dimatikan dan didorong sampai tempat parkir yang disediakan, bahkan kekantin pun peserta didik tidak boleh keluar gerbang tiga atau pagar,” ujar Zakiudin. Sementara itu, David, salah satu wali siswa mengungkapkan rasa apresiasinya atas apa yang sudah dilakukan oleh SDIT Al Furqon selama ini, terutama saat ini sudah terdapat zona aman dan nyaman bagi siswa. Ini salah satu bentuk tanggung jawab sekolah yang tidak dimiliki sekolah lain. “Kami selaku wali siswa sangat menghargai apa yang sudah diberikan SDIT Al Furqon untuk anak-anak yang semuanya kami percayakan di sekolah rujukan dan penggerak ini. Karena selalu ada perbaikan disetiap sisi yang terdapat celah, ini bentuk jawaban dari kepercayaan semua wali siswa yang menyekolahkan anaknya di sini maupun yang akan menyekolahkan anaknya di sini,” ungkap David salah satu wali siswa yang menyekolahkan kelima anaknya di Al Furqon.*(Edi Apri)


SAPTA RIZA


A R N T 1 4 3 2 5 1. Nama makanan nusantara dari Kota Palembang? 2. Bahasa Arab " Jiwa"? 3. Nama Gubernur Sumatera Selatan ke 8? 4. Nama singkatan dari tilang elektronik? 5. Outbound salah satu cara mendekatkan diri dengan? DAFTAR PERTANYAAN Mau nama dan fotomu ada di Buletin AKU BISA Edisi selanjutnya? Ayo ikut berpartisipasi menjawab teka-teki silang di bawah ini Pengisian jawaban dapat membuka link yang sudah disediakan di google classroom masing-masing (Halaman 2 ... Kutif) Kunjungan edukatif kali ini memiliki nuansa berbeda dari sebelumnya karena ini memiliki nilai tersendiri bagi ananda, apalagi sebentar lagi mereka akan menghadapi ujian dan melanjutkan pada jenjang berikutnya yang lebih tinggi lagi, karena itu Kunjungan Edukatif ke Saung Bambu Pelangi Kenten yang terletak di Jalan Anggrek, Kenten Laut, Dusun I, Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, menjadi salah satu pilihan yang tepat karena obyek wisata yang satu ini tengah buming. Senang bisa ke sini, ungkap salah satu siswa kelas 6 Al Farabi, Haura Hadiyatun Nisa, memang saat ini (Saung Bambu Pelangi Kenten) tengah ramai diperbincangkan. Semakin senang lagi perginya bisa sama teman-teman dan guru. Mendapat pengetahuan dan juga bisa semakin mempererat pertemanan. “Dengan ke sini (Saung Bambu Pelangi Kenten) sembari wisata edukasi, kami bisa menambah wawasannya. Wawasan akan bertambah seputar sejarah, budaya, dan lain-lain. Tak hanya itu, kami juga bisa meningkatkan softskill-nya. Bisa belajar tentang kemampuan bekerja sama, bertanggung jawab, ketangkasan, keuletan, dan lain-lain,” pungkas Haura. *(Edi Apri) (Halaman 4 ... SDM) Agar rekrutmen yang dilakukan tidak hanya sekadar mengisi kekosongan pegawai atau mendapatkan sumber daya manusia (SDM) hanya untuk melengkapi saja, namun sumber daya manusia (SDM) yang memiliki dedikasi dan profesionalitas di bidangnya masing-masing, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan sekolah yang mumpuni. Proses seleksi guru/tenaga pendidik terdiri dari beberapa tahapan yaitu tes tertulis,tes tahfidz dan microteaching. Keberhasilan suatu sekolah demi mendapatkan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang mumpuni tidak lepas dari upaya pihak sekolah untuk mengadakan rekrutmen yang baik dengan proses rekrutmen yang ketat. Melalui proses rekrutmen ini dapat menghasilkan para pelamar yang memang benar-benar memenuhi syarat untuk bekerja di lembaga pendidikan SIT Al Furqon Palembang. Pelaksanaan rekutmen guru dan karyawan SIT Al Furqon Palembang didasari demi memenuhi kebutuhan guru dan karyawan sesuai dengan kualifikasi yang di butuhkan oleh sekolah dengan tujuan sekolah dapat mencapai visi dan misi serta sekolah dapat terus meningkatkan mutu agar sekolah menjadi pilihan dan tetap pada jalur sekolah, yakni sekolah penggerak dan sekolah rujukan. *(Edi Apri) teka-teki silang SAMBUNGAN BERITA 07. *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Kreasi Kolase Hallo Readers ..Pameran karya-karya seni siswa pada buletin ed.11 kali ini merupakan karya seni kolase yang dibuat oleh siswa berbakat SDIT Al Furqon Palembang. tahukah kalian apa itu karya seni kolase? Kolase adalah salah satu teknik seni dengan menempelkan berbagai macam unsur ke dalam satu frame seperti biji-bijian, kertas, pasir, manik-manik dll, sehingga menghasilkan karya seni baru. dan berikut merupakan karya seni kolase hasil siswa SDIT Al Furqon Palembang. Kreasi Kolasekertasorigami karya Adzkiya Faizah NurRahmah 3 Ammarbin yasir Kreasi Kolasekertasorigami karya NashifahShakila 3 Ammarbin yasir Kreasi Kolasebiji-bijian karya Alya Fathya salsabila 4Ibnu AlJarroh karya R. A.Rasya Athaya 6 AlFarabi karya Jevi Arsena KUmara 6 alkhawarismi KreasiLAYOUTIKLAN Tahukah Readers! selain kreasi seni kolase, siswa SDIT Al Furqon Palembang juga memiliki karya seni digital lho, yaitu karya digital layout iklan dari aplikasi Canva. Kemampuan / Soft Skill yang dimiliki siswa ini merupakan hasil dari kegiatan Eksrakurikuler editing yang mereka ikuti. 1 1 2 2 *(Desain dan Tata letak: Nanda Dwi Pratama / Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 08. KARYA SISWA


TANAMKAN DIRI "CINTA TANAH AIR BETA" SDIT AL FURQON PALEMBANG- Kita di lahirkan dan dibesarkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun sayang sebagian orang tidak mengetahu apa itu arti kewarganegaraan! Kali ini kita akan mengulik lebih dalam tentang kewarganegaraan. Kewarganegaraan dikenal dengan kata citizenship, artinya keanggotaan yang menunjukkan hubungan antara Negara dengan warga negaranya. “Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, warga negara adalah penduduk dalam sebuah negara berdasarkan keturunan, tempat kelahiran. Mereka punya hak dan kewajiban penuh sebagai warga di negara tersebut.” (Kompas.com, 28 Desember 2019). Negara Indonesia yang merupakan negara hukum, telah mengatur segala urusan warga negaranya. Bahkan, di dalam Pasal 26 UUD 1945, negara telah mengatur perbedaan status antara warga negara dan penduduk Indonesia. Pada ayat 1 dikatakan bahwa yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undangundang sebagai warga negara, atau dalam istilah naturalisasi. Sedangkan di ayat 2-nya dikatakan bahwa penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia (pendatang). Maka dapat kita simpulkan bahwa warga negara merupakan bagian dari penduduk Indonesia, namun orang yang berstatus penduduk belum tentu menjadi warga negara Indonesia. Negara dan warga negara memiliki hubungan timbal balik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 misalnya, dikatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal tersebut menjelaskan kewajiban sekaligus hak bagi warga negara untuk ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Sebagai warga negara yang menyadari arti penting kemerdekaan negara Indonesia, tentunya tidak akan merasa ini sebuah kewajiban, melainkan menjadi sebuah kebutuhan. Sejarah mencatat, kisah dan hikmah perjuangan para pahlawan untuk dapat mencapai titik puncak kemerdekaan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Indonesia memiliki wilayah paling luas, dengan jumlah penduduk yang banyak dan beraneka ragam. Bangsa Indonesia berkali-kali merasakan penjajahan dari negara asing dan bertahun-tahun lamanya. Hingga pada 28 Oktober 1928 para pemuda menyadari bahwa untuk merdeka mereka harus bersatu dan menyatukan Indonesia dalam lafaz Sumpah Pemuda. Mereka berikrar menyatakan mereka bersatu dan menyatu dalam satu bangsa, satu bahasa dan satu Tanah Air, Tanah Air Indonesia. Secara logika, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, berada pada usia produktif, lantas mengapa masih bisa dijajah? Maka jawabannya hanya satu, karena kita masih bisa dipecah belah, karena kita belum bersatu. Sebagaimana sebuah pepatah mengatakan satu batang lidi mudah dipatahkan, namun sekumpulan batang lidi yang disatukan dan diikat kuat oleh rasa persatuan akan sulit dipatahkan. Ketika kita membaca naskah pembukaan UUD 1945, dikatakan pada paragraf ketiganya, “Atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka bangsa Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaanya”. Kita mengenang kembali sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Dengan kekuasaan Allah, melalui peristiwa pengeboman 2 kota penting di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki, memberikan peluang kepada Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Didorong oleh keinginan luhur untuk merdeka, golongan muda berjuang untuk meyakinkan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan, hingga pada 17 Agustus 1945, Indonesia resmi menjadi negara yang bebas, merdeka dan berdaulat. Lantas, apakah perjuangan bangsa Indonesia berakhir sampai di situ? Jawabannya Tidak. Karena Belanda masih tetap ingin menguasai Indonesia. Karena Bangsa Indonesia masih harus terus mempertahankan kemerdekaan Negara Indonesia, baik melalui peperangan maupun melalui cara diplomasi, kita terus berjuang. Didasari dengan rasa cinta Tanah Air dan nasionalisme, Bangsa Indonesia berperang mengangkat senjata dan terkisah dalam peristiwa perang Ambarawa, pertempuran Surabaya, Bandung lautan api, Medan area, perang puputan di Bali, semua berjuang mempertahankan kemerdekaan agar Indonesia tidak kembali dijajah oleh bangsa asing. Selain berjuang mengangkat senjata, kita juga melakukan perjuangan diplomasi melalui perjanjian Renville, Roem-Royen, perjanjian Linggarjati dan perjanjian meja bundar, semata untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia. Indonesia saat ini tidak lagi masuk dalam daftar negara berkembang, hal ini menjadikan Indonesia melakukan pembangunan di segala bidang dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Lantas, apa peran kita sebagai warga negara dalam pembangunan tersebut? Padahal Indonesia memiliki modal dasar yang kuat, yaitu Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika, dan didukung oleh sumber daya alam yang melimpah, sumber daya manusia yang banyak menempati jumlah penduduk terbesar ke-5 di dunia dan komposisi usia produktif yang terus bertambah, serta letak geografis strategis pada jalur perdagangan maritim internasional. Suatu bangsa dikatakan berjaya dan bangkit jika memiliki peradaban cemerlang. Indikatornya dapat dilihat dari hasil pendidikan dan profil generasinya. Namun, dapatkah kita melihat potret buram generasi muda Indonesia yang menghiasi lembaran kelam pendidikan Indonesia ini? Kasus demi kasus terus bermunculan, narkoba, pergaulan bebas, pornografi, tawuran, geng motor, LGBT remaja, bullying telah mewarnai dunia pendidikan kita. Para generasi yang diharapkan dapat mengemban amanah kepemimpinan masa depan malah bertindak merendahkan diri. Padahal sumber daya pemuda merupakan aset sebuah negara. Coba kita membuka album sejarah generasi mulia yang pernah berjaya. Kenalkah dengan Muhammad Al Fatih yang pada usia 21 tahun telah berhasil menaklukan Kota Konstantinopel. Atau kisah Mush’ab bin Umair, pemuda tampan dan kaya raya, namun tak pernah sekalipun menghabiskan waktunya untuk hal yang sia-sia apalagi bermaksiat kepada Allah, mereka menjadi generasi terbaik yang hadir dalam sejarah dunia. Mereka adalah generasi emas yang memiliki kecintaan kepada Allah dan Rasul di atas segalanya, berbakti kepada orang tua dan guru, memiliki kepribadian Islami, berjiwa pemimpin yang memiliki rasa tanggung jawab dan peka terhadap permasalahan yang dihadapi serta mampu memberikan solusi berdasarkan sudut pandang Islam. Sebagai warga negara yang baik, nilai-nilai di atas mengimplemetasikan penerapan sila-sila Pancasila yang berketuhanan, berkemanusiaan, cinta Tanah Air, mengutamakan kepentingan rakyat, kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan berkeadilan. *(Dian Pratiwi) KEWARGANEGARAAN 09. *(Desain dan Tata letak: Maryuni Setiana *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Buatlah satu lubang kecil dengan ujung paku di tengah dasar gelas plastik. Potonglah tali sepanjang 2 sampai 3 meter asukkan benang ke dalam gelas plastik melalui lubang kecil. Buatlah simpul agar tidak lepas. Berbicaralah dengan temanmu melalui telepon gelas plastik secara bergantian Selanjutnya coba lepaskan benang dari gelas plastik. Berbicaralah dengan temanmu melalui telepon gelas plastik tanpa benang. Dengarkan dan catat apa yang ia sampaikan. Berikan hasilnya kepada temanmu untuk diperiksa 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Benang Gunting Paku Siapa yang mau seru-seruan bareng temen-temennya atau bareng kakak adiknya?? Cocok banget nih dengan eksperiment kali ini, yakni membuat Telepon Benang dengan Gelas Plastik. Serunya BeGENERAL SCIENCE WORKSHEET rmain Telepon Benang Gelas Plastik LANGKAH PERCOBAAN ALAT DAN BAHAN SALAH SATU MEDIA PERAMBATAN BUNYI ADALAH MELALUI BENDA PADAT SEKILAS INFO *(Desain dan Tata letak: Budi Santoso / Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 10. PERCOBAAN SAINS


Beberapa abad yang lalu, Rasulullah SAW telah memberikan contoh nyata, bagaimana peranan para pemuda emas yang bisa mewujudkan masa-masa kejayaannya baik dari sesi pemerintahan, keamanan, ekonomi sosial dan lain sebagainya, seperti Ali bin Abi Thalib yang rela bertaruh nyawa menggantikan posisi Rasulullah di atas tempat tidur, tidak hanya sebagai sahabat, sepupu, tapi ia juga menjadi menantu yang dinikahkan dengan putri kesayangannya Fatimah Azzahra. Sahabat yang bernama Mus'ab bin Umair pemuda yang rela meninggalkan semua fasilitas kemewahan dunia hanya demi mendapatkan kecintaan Allah dan Rasul-Nya, sehingga Ia menjadi diplomat ulung pertama di zaman Rasulullah pada usia yang sangat muda. Usamah bin Ziyad diusianya yang baru menginjak 18 tahun sudah mampu menjadi panglima perang menggantikan Kholid bin Walid, Abdurrahman bin Auf seorang ekonom handal dan masih banyak lagi sahabat lainnya. Bahkan bagaimana kisah yang diabadikan di dalam Al-Qur’an tentang Ashabul Kahfi, tujuh orang pemuda yang rela menentang kemungkaran dan kezaliman sehingga mereka menjadi buronan penguasa dan tertidur selama 300 tahun di dalam gua. Generasi emas akan hadir jika dipersiapkan dengan matang, konsep pendidikan yang diterapkan mengarahkan peserta didiknya menuju terwujudnya tujuan pendidikan, yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Sistem pendidikan yang akan mengantarkan terwujudnya generasi emas yang tangguh dan Islami sesuai dengan harapan tujuan pendidikan Nasional tersebut, tentulah sistem pendidikan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW yaitu kembali kepada Al-Qur’an dan Sunah. SDIT AL FURQON PALEMBANG - Berbicara tentang generasi emas, tentulah kita akan membahas tentang manusia yang berusia kurang lebih 17 sampai 40 tahun. Secara pemikiran masih fresh dan berkembang, secara fisik sedang sehat dan gagah-gagahnya. Maka tidak salah ketika tokoh proklamator Bung Karno berkata: “Berikan aku seribu orang tua, akan aku cabut semeru dari akarnya, berikan aku satu pemuda, akan aku goncangkan dunia” Salah satu contoh grand design pendidikan yang diabadikan di dalam AlQur’an, adalah kisah pendidikan yang diterapkan oleh Luqman. “dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benarbenar kezaliman yang besar". Luqman memberikan pendidikan pertama adalah menanamkan keimanan (Tauhid/Akidah) kepada anaknya. Sehingga ia tidak meninggalkan generasi yang lemah secara akidah. Kemudian Luqman mengajarkan kepada anak-anaknya tentang akhlak, bagaimana berbuat baik kepada kedua orang tua walaupun seandainya sudah tidak satu akidah, tetapi akhlak kepada orang tua tetap dijaga. Bagaimana Mus’ab bin Umair menghadapi rongrongan orang tuanya yang sampai tidak mau makan berhari-hari demi membujuk anaknya meninggalkan ajaran Rasulullah. Tetapi akhlak Mus’ab tetap terjaga kepada ibunya sehingga tidak menyakiti perasaan orang tuanya dan akidahnya tidak tergoyah. Setelah dua konsep utama pendidikan telah tercapai kepada anaknya, kemudian Luqman menanamkan tentang konsep muamalah. Luqman berkata: "Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha mengetahui. Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. Luqman : 13-18) M E W U J U D K A N YANG TANGGUH DAN BERJIWA ISLAMI GENERASI EMAS Penulis: Zakiudin, S.Pd.I. OPINI 02. *(Penyunting: Edi Apri • *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


0853-6635-1234 G R O S I R B A J U P A L E M B A N G 2 N E W PROSES JAHIT 7 HARI DP 50% NO CANCEL BISA REQUEST SIZE BISA REQUEST WARNA DASAR DAN RENDA BERBEDA BENTUK HIASAN KEPALA REQUEST SIZE DENGAN MATERIAL JERSEY SUPER PREMIUM DAN ADEM DIPAKAI ANAK BISA DITAMBAH NAMA PANGGILAN DI MUKENAHNYA PREMIUM MUKENA CUSTOM Grosir Baju Palembang 2 New MENJUAL BAJU ANAK MULAI DARI IMPORT DAN LOKAL DENGAN KUALITAS TERBAIK NYAMAN DIGUNAKAN ANAK-ANAK DENGAN MODEL TER UP TO DATE BANYAK PILIHAN MOTIF DAN BENTUKNYA DAPAT DILIHAT DI KATALOG IG DAN FACEBOOK SEMUA BARANG READY STOCK SIAP KIRIM WILAYAH PALEMBANG BISA COD KURIR ATAU PENGIRIMAN LEWAT EKSPEDISI GROSIR BAJU PALEMBANG II


KEISLAMAN 12. SDIT AL FURQON PALEMBANG - Generasi Islam adalah generasi emas. Generasi pembangun kemajuan peradaban dunia. Islam membangun jiwa umat untuk beriman dan bertakwa. Allah berjanji Qod aflahal mu’minuun, sungguh beruntung orang-orang yang beriman. Keberuntungan akan membersamai orang-orang yang beriman, kesuksesan akan selalu menyertai orang-orang yang bertakwa. Allah berfirman “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan” (QS. Al Hasyar 18). Generasi yang beriman dan bertakwa senantiasa memanfaatkan dan memaksimalkan waktunya dengan baik. Untuk ketaatan kepada Allah. Sehingga ia mengenali dan memaksimalkan potensi yang dianugerahkan kepada dirinya. Maka akan lahirlah ilmuwan dan ulama yang hebat . Begitupun Islam menjunjung tinggi Ilmu pengetahuan. Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim, derajat seorang muslim akan diangkat derajat dari yang lainnya karena ilmu pengetahuan. Maka akan menjadikan muslim bersemangat dalam menuntut ilmu, sehingga menjadikan mereka ilmuanilmuan yang cakap dalam bidangnya. Generasi Islam tidak bisa hidup sendirian, karena jiwanya adalah pribadi yang sosial. Memberikan pengaruh dan warna positif bagi yang lainnya. Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti. (Al Hujurat 13). Maka dengan itu akan terbangun masyarakat yang Islami yang terhubung erat juga harmonis. Saling mendukung dan saling menolong. Melengkapi satu dan lainnya, sehingga terbentuk generasi emas yang tangguh dan berjiwa Islami. *(Ade Renggung) AKIBAT BAIK UNTUK ORANG YANG BERTAKWA *(Desain dan Tata letak: Nanda Dwi Pratama / Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Hafizh Qur’an bersanad Riwayat Hafs dari ‘Ashim Al Mujis Al Ustadz Nur Ahmadi, LC., M.E.Sy. Al Hafizh Juara 2 Lomba Media Pembelajaran 2014 (Media Pembelajaran Balon Tahfizh Al Quran/Bataqur) Juara 2 Lomba Media Pembelajaran 2017 (Media Pembelajaran AsHiQ) Juara2LombaMediaPembelajaran 2020(MediaPembelajaranMahmudah) Juara2lombaguruinovasi pembelajarantingkatprovinsi enterpreneurdays(2018) FikriIrawan,S.Kom.AlHafiz P T a e l m em pat Tanggal Lahir : bang, 5 Juli 1981 Mengenal Pencetak Generasi Emas Penghafal Al-Qur’an SDIT AL FURQON PALEMBANG- Para penghafal Al-Qur’an SDIT Al Furqon Palembang pasti kenal dengan ustad yang menjadi salah satu hafiz yang sudah mendapatkan gelar sanat ini. Ustad Fikri Irawan, S. Kom. Al Hafiz namanya, ia sebenarnya seorang guru komputer saat pertama kali mengajar di SDIT Al Furqon Palembang. Pada tahun ini (2023) Ustad Fikri panggilannya biasa disapa, ia mendapat gelar Hafiz Sanat 30 Jus. Ia menjadi satusatunya guru SDIT Al Furqon sudah mendapat gelar Sanat 30 Jus. Ia menjadi salah satu inspirasi guru dan siswa untuk semakin giat menghafal Al-Qur’an. Pria kelahiran Palembang, 5 Juli 1981 ini saat ini diamanahi sebagai guru tahfiz. Ia sudah menjadi pengisi tetap di masjid dan musalah yang ada di Kota Palembang, bahkan provinsi. Ia sangat berkeinginan mampu mencetak generasi emas yang mumpuni dalam Al-Qur’an. Sesuai dengan cita-citanya yakni, Mencetak Huffazh sebanyak-banyaknya. *(Edi Sapril) Prestasi Orang tua Nama N A ama Ibu : Siti Hawa yah : Muhammad Sani Pekerjaan : Guru Tahfizh SDIT Al Furqon Palembang *(Desain dan Tata letak: Yuni Yarti • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 13. BINTANG KITA Sebaik-baikmanusiaadalah yangdapatmemberikan manfaatbagioranglain HOBI Membaca MOTTO MencetakHuf azh sebanyak-banyaknya CITA-CITA


BINTANG KITA 14. *(Desain dan Tata letak: Yuni Yarti • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com Mot o Profil Siswa Gunakan Masa Muda dengan Baik, Kunci Sukses Hanin Raih Prestasi Nama : Hanin Putri Luneta TTL : Bandung, 17 Mei 2011 Sekolah : SDIT Al Furqon Palembang Kelas : VI Al Farabi Alamat : Jalan Rawasari Komp, Villa Jasmine NO. C1 Nama Ibu : dr. Lussie Rakhmawati, Sp.THT-KL Nama Ayah : dr. Jimmy Vareta, Sp.B Cita-cita : Dokter Gigi Hobi : Renang dan Mewarnai SDIT AL FURQON PALEMBANG - Terkadang banyak kata yang ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, namun ada beberapa kata yang tepat untuk menggambarkan kata Hanin Putri Luneta yakni aktif, berbakat dan berprestasi, itulah tiga kata yang menggambarkan sosok siswa berprestasi yang satu ini. Siswa yang lahir pada 17 Mei 2011 ini menempuh pendidikan di SDIT Al Furqon Palembang, alasannya sangat unik, karena sekolah ini memiliki banyak kelebihan dan sulit ditemui kekurangannya. Ia menyadari bahwa memang banyak sekolah yang bagus di luar sana namun jarang yang mampu mengembangkan setiap kemampuan peserta didiknya, maka dari itu ia dan oarng tuanya memilih SDIT Al Furqon bukan tanpa alasan. Anak dari pasangan dr. Lussie Rakhmawati, Sp.THT-KL dan dr. Jimmy Vareta, Sp.B ini terkenal aktif di kelas, bahkan ia memiliki kemampu yang mumpuni dalam beberapa bidang pelajaran. Karena itulah menjadi menjadisalah satu motivasinya untuk terus menggali potensi ndalam dirinya, agar dapat lebih berprestasi. Siswa kelas VI Al Farabi ini memiliki hobi renang dan mewarnai, karena rasa ingin tahu yang besar dan kontribusinya yang signifikan terhadap sekolah dengan mengikuti berbagai perlombaan yang ada pada potensi dirinya. Kegemarannya dalam mewarnai, mendorongnya untuk mengikuti beberapa perlombaan baik itu di sekolah maupun di luar sekolah. Selain itu ia tak ingin menyianyiakan masa-masa terakhirnya bersekolah dengan hal-hal yang negative maupun tidak penting. Beberapa prestasi yang telah di ukir oleh siswa yang akrab di panggil Suteja ini ialah, Juara Mewarnai kota, Juara Olimpiade nasional, Juara LCC kota, Juara LCC Provinsi dan masih banyak prestasi yang telah diraih oleh siswa yang satu ini. Kunci dari apa yang telah dicapainya saat ini tentunya adalah belajar, berusaha, berdoa dan tentunya support dari orang tua, guru serta teman-temannya . Ia mengukapkan setiap orang berhak menentukan hobinya sehingga mampu menghasilkan karya dan prestasi yang membanggakan, jadi tak perlu ragu akan potensi yang ada pada dirimu. Seperti kata use your youth as good as possible. “Use your youth as good as possible.” Juara Mewarnai kota, Juara Olimpiade nasional, Juara LCC kota, Juara LCC provinsi Prestasi


Siswa SDIT Al Furqon Palembang Kembali Torehkan Prestasi Keren! SDIT AL FURQON PALEMBANG - Banyak cara untuk membanggakan diri sendiri, orang tua dan sekolah. Salah satunya melalui prestasi yang membanggakan dalam setiap ajang perlombaan yang diikuti. SDIT Al Furqon Palembang merupakan sekolah yang mengusung jargon sekolah juara. Jargon ini menjadi komitmen sekolah untuk membina siswanya dalam meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi yang diraih oleh para siswa bukan sebuah proses yang singkat serta merta ada, tapi ia diperoleh dalam proses pembinaan, baik dalam proses belajar mengajar di kelas dan juga melalui pembinaan life skill yang dibimbing oleh guru-guru yang berkopenten di bidangnya masing-masing. Alhamdulillah pada semester 2 tahun ajaran 2022-2023 ini, SDIT Al Furqon Palembang kembali berhasil memperoleh prestasi dalam beberapa event lomba yang dilaksanakan oleh beberapa sekolah. *(Edi Sapril) 15. SEKOLAH PARA JUARA *(Desain dan Tata letak: Yuni Yarti / Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com Di selenggarakan oleh SDIT Mutiara Azzam Palembang pada 27 Januari 2023. Prestasi yang diraih adalah lomba adzan yang dibina oleh ustad Ade Renggung, S.Pd.I dan mewarnai yang dibina oleh bunda Yuni Setiarni, S.Pd. Mutiara Azzam Competition 2023 Juara 3 Lomba Adzan Tingkat Kota -------------------------------------------- Athar Abrisam Ashari Kelas 3 Usamah bin Zaid Juara 1 Lomba Adzan Tingkat Kota -------------------------------------------- Muhammad Zidane Rizqullah Kelas 6 Ibnu Sina


Mutiara Azzam Competition 2023 Juara 1 Lomba mewarnai Tingkat Kota -------------------------------------------- Innara Nazafarin Kelas 1 Zaid Bin Haritsah Di selenggarakan pada 1 Februari 2023 yang diselenggarakan oleh SIT Menara Fitrah yang berlokasi di Indralaya. Pada event ini, prestasi yang diraih adalah Juara 1 Lomba cerdas cermat yang digawangi oleh Raisha Syifa Dayyana, Dinar Althofunnisa, Hanin Putri Luneta. Ketiganya merupakan siswa kelas 6 SDIT Al Furqon Palembang dan dibina oleh bunda Dwi oktarina, S.Si. dan ustad Budi Santoso, S. Pd. MEFI Festival 2023 Gebyar Mandiri se-Sumsel 2023 Di selenggarakan pada 3 Februari 2023 yang diselenggarakan oleh Yayasan Jiwa Mandiri Utama Palembang. Pada event ini, prestasi yang diraih adalah juara 1 Tahfiz oleh Athar Abrisam Ashari kelas 3 Usamah bin Zaid dan dibina oleh ustad Fikri Irawan, S.Kom. Al Hafidz. SEKOLAH PARA JUARA 16. *(Desain dan Tata letak: Yuni Yarti / Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Kembangkan Kreativitas Siswa, Marching Band SDIT Al Furqon Palembang Hadir Peralatan yang dimiliki Marching Band SDIT Al Furqon Palembang terdiri dari beberapa kelompok alat yaitu baleram, snare drum, bass drum, simbal, dan perlengkapan mayoret, sudah terpenuhi sehingga orang tua tak perlu ragu lagi untuk mengikutkan ananknya di ekstrakurikuler Marching Band SDIT Al Furqon Palembang. Di ekstrakurikuler ini peserta didik akan diajarkan agar mampu beratraksi, kreasi, dan inovasi. Semua karakteristik tersebut digabungkan menjadi suatu karya yang memiliki nilai seni tinggi dalam Marching Band SDIT Al Furqon Palembang. SDIT AL FURQON PALEMBANG- Memiliki ekstrakurikuler Marching Band menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi sekolah yang ada di dalamnya. Bagimana tidak, ekstrakurikuler marching band sangat susah dijumpai di sekolah-sekolah Islami, namun SDIT Al Furqon Palembang menjadi pelopor akan kemajuan suatu generasi emas yang harus mampu dan capak dalam segala bidang, salah satunya marching band, karena sesuai apa yang ada dalam di SDIT Al Furqon Palembang, yakni Sekolah Penggerak dan Rujukan. Karena itu ekstrakurikuler Marching Band SDIT Al Furqon Palembang memberikan warna yang berbeda dari sekolah lain. Dengan adanya marching band ini juga memberi kesempatan bagi para peserta didik untuk mengembangkan kemampuan yang selama ini tidak terlihat dan terpendam dari mereka di bidang marching band. Layaknya ekstrakurikuler karate, taekwondo, pencak silat, robotik, futsal, sempoa, science club, bahasa Arab, dan English club yang sudah ada terlebih dahulu di SDIT Al Furqon Palembang, meski baru namun Marching Band SDIT Al Furqon Palembang juga memberikan daya tarik tersendiri bagi peserta didik dan orang tua, yang sekarang jumlah peserta terus meningkat hingga menyentuh angka 30 siswa. Dalam Marching Band SDIT Al Furqon semua siswa dapat tergali bakat yang dimiliki disetiap kepribadiannya. Kekuatan semangat berkarya membuat siswa mampu melakukan berbagai aksi yang dapat membuat orang yang melihat takjub. Ekstrakurikuler Marching Band SDIT Al Furqon Palembang dilatih orang-orang yang berkompeten dan berpengalaman dalam bidangnya. Berlatih setiap selasa dan sabtu. Diharapkan dengan mengikuti ekstrakurikuler marching band dapat menambah kepercayaan diri, kerja sama tim, keterampilan musik, kebugaran, melatih jiwa kepemimpinan, mengembangkan kemampuan motorik anak. Selain itu, ekstrakurikuler Marching Band SDIT Al Furqon Palembang juga telah ikut andil dalam acara pembukaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila SDIT Al Furqon Palembang beberapa waktu lalu, saat itu ananda yang tergabung dalam marching band mampu menunjukkan kemampuan mereka meski baru belajar beberapa pekan. Hal seperti inilah yang mampu menambah pengalaman mereka dalam menaklukkan segala kesulitan atau kendala dalam setiap tantangannya dengan melatih kekompakan, sehingga mampu berkreasi, dan berinovasi nantinya. *(Pajar) *(Penyunting: Edi Apri •*(Desain dan Tata letak: Asti Yulia Sari / Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 17. EKSTRAKURIKULER & LIFE SKILL


SDIT AL FURQON PALEMBANG – Kesehatan dan olahraga bagaikan satukesatuan yang tak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Renag merupakan olahraga yang mampu mencegah berbagai penyakit. Olahraga dalam air ini memang tak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga memberi manfaat besar untuk kesehatan. Jika dilakukan secara rutin dan teratur, renang bisa mencegah beberapa penyakit, seperti stroke, jantung, dan diabetes. Untuk menjaga kebugaran tubuh sehingga mampu mendukung aktifitas belajar, SDIT Al Furqon Palembang melaksanakan kegiatan renang setiap satu semsternya, di semster 2 ini renang dimulai dari level 6 sampai level 1 secara bergantian, termasuk juga penjadwalan antara ikhwan maupun akhwat sehingga tak bersamaan. Renang merupakan salah satu kegiatan yang sangat digemari anak-anak dan ditunggu setiap semsternya. Terlihat jelas antusiasme peserta didik setiap diinformasikan akan dilakukan renang. Bagaimana tidak di gemari dan ditunngu-tunggu, karena pada saaat kegiatan renang mereka tidah hanya bermain saja di kolam, melainkan dapat belajar materi renang yang di ajarkan guru olahraga, dan siswa juga dapat di ajarkan renang secara langsung oleh ustad dan bunda yang mendampingi mereka renang di kolam. SDIT Al Furqon Palembang bekerja sama dengan kolam renang Gunung Hijau Lestari (GHL) di Jalan Residen H.Abdul Rozak No.168 Palembang sebagai lokasi kegiatan siswa kali ini. Seperti yang di ungkapkan Wakil Kepala SDIT Al Furqon Palembang bagian Kesiswaan, Ustad Firmansyah, S.Pd., kegiatan renang ini memang dilakukan sebagai bentuk kegiatan dan rancangan yang hadir setiap tahunnya di SDIT Al Furqon Palembang. Kegiatan ini bertujuan agar peserta didik dapat lebih mengenal lahraga renang karena ada hadis yang mengungkpakan bahwa, “Ajarilah anakmu berkuda, berenang dan memanah ” (H.R. Sahih Bukhari dan Muslim)”. Renang juga merupakan satu di antara cabang olahraga akuatik. Renang merupakan dapat mengolah konsentrasi kita untuk menggerakan (mengapung atau mengangkat) semua bagian tubuh ke atas permukaan air. Saat ini, renang sudah menjadi olahraga populer dan diminati banyak orang. Bahkan, saking populernya, renang telah dilombakan baik di tingkat nasional maupun internasional. Setelah berenang biasanya membuat tubuh bugar dan rileks. Perasaan cemas dan stres juga bisa berkurang dan bahkan hilang. Hal tersebut yang menjadikan renang sebagai satu di antara olahraga yang cukup populer. Kendati demikian, masih ada orang yang belum paham tentang olahraga renang. (Bola.com) Selain menyehatkan, olahraga renang memiliki beberapa manfaat. Melansir dari KajianPustaka, menurut Budiningsih dalam bukunya yang berjudul 'Berenang Gaya Bebas', manfaat olahraga renang ada lima, yaitu: 1. Sebagai sarana bermain/rekreasi. Kolam renang dapat dijadikan sebagai sarana bermain dan rekreasi. Hal tersebut yang membuat banyak anak-anak dan balita menyukai permainan air. 2. Menyehatkan badan dan dapat merangsang gerakan motorik. Bagi balita dan anak-anak, otot-ototnya akan berkembang, persendian dapat tumbuh optimal, tubuh menjadi lentur, dan pertumbuhan badan meningkat. 3. Dengan berolahraga renang dapat menghilangkan rasa takut pada air. Jadi, sebaiknya, semenjak bayi sudah dibiasakan bermain air dan kelak jika sudah besar tidak takut pada air. 4. Meningkatkan keberanian, percaya diri dan mengasah kemandirian. Yup, olahraga renang dapat mendorong kita tumbuh menjadi sosok yang berani, percaya diri tinggi, dan mandiri. 5. Meningkatkan kemampuan sosial. Seperti diketahui, olahraga renang bisa dilakukan bersama-sama Dari penjelasan di atas bahwa renang itu sangat penting untuk tubuh kita, karena bisa membuat kita menghilangkan rasa takut pada air, meningkatkan keberanian, berekreasi dan membuat tubuh menjadi Bugar. Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. *(Anggara) HADIS ANJURKAN KEBUGARAN 18. *(Desain dan Tata letak: Maryuni Setiana / Novia Noer Pratiwi • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Finalis TimLiterasi Cilik Samaira Zyva Azmi Nadhirah 4 Ibnu Umar Janitra Dzakira Aftani 4 Ibnu Umar Hanifah almahirah 4 Sa'id Bin Zaid Risha Amira Khanza 4 Ibnu Umar Aisyah Humairah Hafizhah 4 Ibnu 'Abbas Raisya Lyanah saadillah 4 Sa'id Bin Zaid Dandelian Nuriyah Qalbi 4 Ibnu Umar Muhammad Fatih 4 Ibnu Umar Abyan ramadhan alfanny 4 Ibnu 'Abbas Naqiyyatun Nada 4 Ibnu Mas'ud Muhammad Abidzar Alghifari 4 Ibnu 'Abbas Audreylia Zhafirah Waidi L 4 Ibnu Al Jarah Leandra Mahirah Nadhifah 4 Ibnu Al Jarah Namira Faizah Dzakyya Z 5 Mu'ddz Bin Jabal Syifa Aqila Rahmatillah 5 Abu Ayyub Al Ansari Quinsha Qonita Aradi 5 Abu Ayyub Al Ansari


Finalis TimLiterasi Cilik Mazea Naya Refasya 5 Salman Al Farisi Muhammad Daffa 5 Bilal Bin Rabah Aqilah Iffatu Fariha 5 Bilal Bin Rabah Balqis Anaurah Husna 5 Salman Al Farisi Muhammad Rafa Alkhalifi 5 Bilal Bin Rabah Azka hasan 5 Thoriq Bin Ziyad Satria Abiyasa 5 Salman Al Farisi Muhammad Ihsan Sakhiy 5 Bilal Bin Rabah Muhammad Fahd Aathif 5 Bilal Bin Rabah Bimantara hayun 5 Thoriq Bin Ziyad M. Arrayyan Istiqlal 5 Bilal Bin Rabah Harith Athallah 5 Thoriq Bin Ziyad Muhammad Rizqi Fadlan 5 Thoriq Bin Ziyad Kania afika 5 Thoriq Bin Ziyad Fathinah Nafisah 6 Ibnu Khaldun Naira Saffa Azzahra 6 Ibnu Khaldun


SIAPAKAH SAYA? Pahami kelebihan dan kekurangan Menulis di buku catatan harian Bersikap jujur pada diri sendiri Tentukan nilai penting dalam hidup kamu Dengarkan kata hati Belajar hal-hal baru Kenali batasan emosi Baca buku-buku inspiratif Memahami diri lewat orang lain (meminta bantuan orang lain untuk berkata yang jujur karena terkadang orang disekitarmu bisa mengenal dirimu dengan baik) Mengikuti tes kepribadian Cara mengenali diri sendiri yaitu : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. *(Penyunting: Edi Apri • *(Desain dan Tata letak: Fitri Noviani • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 19. BIMBINGAN KONSELING SDIT AL FURQON PALEMBANG - Setiap orang mempunyai karakter dan kepribadian yang berbeda, termasuk didalamnya seorang yang kembar identik sekalipun. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kepribadian sering disebut sebagai Personality. Mumik muka adalah salah satu yang dapat menggambarkan situasi kepribadian seseorang pada saat tertentu, namun tidak sedikit orang yang bisa menyembunyikan perasaannya agar tidak nampak. Lalu seperti apakah kepribadian kamu? Apakah kamu sudah mengenal tentang karakter kamu sendiri? Seberapa kenal kamu dengan diri sendiri? Apakah kamu yakin sudah cukup mengenali dirimu sendiri? Jika ada orang yang melakukan kesalahan pada kita, alih-alih berkata "Dia jahat", bukankah lebih baik bila kita menilai diri sendiri agar dapat memperbaiki diri? Sayangnya, memang menilai orang lain lebih mudah daripada menilai diri sendiri. Kebanyakan kita jika ditanya kekurangan dan kelebihan pasti akan bingung menjawabnya. Mengenali diri sendiri itu sangat penting, mengapa? Pengetahuan tentang diri sendiri atau Self-Knowledge adalah usaha yang dilakukan seseorang untuk melihat dan memahami dirinya sendiri. Dengan merenungi, menilai, dan memahami diri sendiri memberimu kesempatan untuk berkembang dan menjadi sosok yang lebih baik. Dari sinilah kita harus berusaha mengenali diri kita sendiri. Dengan mengetahui diri sendiri kita dapat menentukan apa yang kamu suka, apa yang bisa membuat kamu bahagia, atau mencari tahu hal berkualitas apa yang bisa kamu lakukan. Lebih dari itu, memahami dan menemukan jati diri memberi kita semacam arah hidup. Apa yang kamu inginkan? Apa yang ingin kamu capai? Bagaimana kamu akan mencapai keinginan-keinginanmu itu? *(RA. Halimatussakdia) JADI, SUDAHKAH KITA MENGENAL DIRI KITA?? YUK BELAJAR MEMAHAMI DIRI SENDIRI Meningkatkan kepercayaan diri Dapat lebih mencintai diri sendiri Mudah menemukan solusi dalam suatu masalah Dapat mencapai tujuan kedepan Dapat memahami orang lain Dapat mengetahui potensi diri Dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Manfaat mengenali diri sendiri yaitu: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.


َداِمِهْم َحَياَتَها ْمَر ا ُأْلَّمِة، َوِفي َأ ْق ِإَّن ِفي َيِد الُّشَّباِن َأ Inna fii yadisy syubbaani amrol ummati wafii aqdaamihim hayaatahaa “Sesungguhnya di tangan para pemudalah urusan ummat, dan pada kaki-kaki mereka lah terdapat kehidupan ummat” Yuk! Belajar bahasa asing “Ten parents can dream and one young person can change the world” (Bung Karno) ْلُمْف َرَداُت) mufrodaatu Al) kæbjələriˈvə (Vocabulary Kosakata (ا Generasi Emas Tangguh Jiwa Sepuluh Orangtua Bisa Mimpi Satu Pemuda Mengubah Dunia Generation ˌdʒenəˈreɪʃn Gold ɡəʊld Strong strɒŋ Soul səʊl Ten ten Parents ˈpeərənt Can kən Dream driːm One wʌn Young Person ˌjʌŋ ˈpɜːsn Change tʃeɪndʒ World wɜːld ْلِجْيُل Jiilu Al ا الَّذَهُب dzahabu Adz َقاِسي Qoosii Al ْل ا الَّنْفُس Nafsu An َعَش َرٌة Asyarotun' Yastathii’u - Istathoo’a ِاْسَتَطاَع - َيْسَتِطْيُع َواِلَداِن Waalidaaani Al ْل ا الِحْلُم Hilmu Al َواِحٌد Waahidun الَّشَباُب Syabaabu Asy Yughoyyiru - Ghoyyaro ََّي َر - ُيَغِّيُر الُّدْنَيا Dunyaa Ad Penulis: Mar'atus Soliha, S.Pd (English) & Syahrul Ikhsan, S.S.I (Bahasa Arab) YUK! BELAJAR BAHASA ASING 20. *(Desain dan Tata letak: Asti Yulia Sari / Novia Noer Pratiwi *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


Kenalkan Literasi dan Numerasi Anak Usia Dini SDIT AL FURQON PALEMBANG – Mengenalkan literasi dan numerasi pada anak usia dini jika dengan metode drilling atau paksaan merupkan cara yang kurang tepat, ada cara yang sangat baik dan ramah, yakni dengan cara yang menyenangkan seperti bermain sambil belajar. Literasi dan numerasi merupakan kemampuan yang sangat penting yang perlu dibangun sejak anak usia dini. Sangat penting untuk mengarahkan anak sejak usia dini agar gemar berliterasi dan membuat anak merasa bahwa membaca adalah suatu hal yang menyenangkan. Di sisi lain, akselerasi transformasi digital telah menimbulkan tantangan cukup kompleks pada dunia pendidikan dan berdampak negatif bagi anak-anak usia sekolah. Saat ini, kebanyakan anak lebih suka bermain gawai daripada membaca. Padahal membaca tidak harus dengan buku yang serius. Bisa berita, komik, novel, dan platform digital juga merupakan bagian dari literasi. Anak adalah individu yang sedang tumbuh dan berkembang. Pada awal kehidupannya, anak usia dini mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga peka dan sensitif terhadap rangsangan. Rangsangan tersebut berupa apa yang dilihat, didengar, dan dirasa. Pada masa ini anak berada di masa golden age yang artinya masa emas (0-5 tahun) sekaligus masa kritis dalam tahapan kehidupannya. Masa kanak-kanak adalah masa yang paling penting dalam membentuk kepribadian yang baik serta meningkatkan potensi yang dimiliki agar pertumbuhan dan perkembangan anak tercapai secara optimal lewat bantuan orang sekitarnya, yaitu keluarga. Keluarga merupakan lembaga pendidikan informal yang memiliki peran paling penting dalam pengembangan literasi. Karena keluarga terutama ibu adalah sekolah pertama bagi anakanaknya yang akan sangat berpengaruh terhadap perilaku dan perkembangan anak tersebut. Keluarga di rumah adalah wadah efektif yang memiliki kuantitas waktu lebih banyak dibanding pendidikan formal sehingga diharapkan mampu menjadi penggerak literasi bagi anak. Literasi pertama kali harus dimulai dari keluarga karena keluarga adalah pilar utama penggerak, selanjutnya akan menular kepada masyarakat dan berakhir dengan terbentuknya negara yang memiliki literasi tinggi. Untuk pengembangan literasi, maka di dalam keluarga terlebih dahulu perlu penerapan 3S (Sadar, Stimulus, Sharing), orang tua dituntut untuk kreatif agar menjadikan membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan. Orang tua harus berjuang menerapkan 3S secara berulang agar membaca menjadi kebiasaan yang mengakar menjadi budaya literasi dalam keluarga. Budaya literasi terlebih dahulu harus dimulai dari orang tua salah satunya dengan membudayakan membaca buku di rumah sehingga menjadi kebiasaan baik yang akan ditiru oleh anakanaknya sejak dini hingga nanti beranjak dewasa. Contoh lainnya, dengan mengadakan kegiatan bermain dan belajar yang menyenangkan dalam keluarga. Seperti membacakan buku cerita anak, mendongeng sehingga akan memancing rasa ingin tahu atas apa yang dilihat dan didengarnya, apalagi menggunakan buku yang dilengkapi media gambar di dalamnya, tentu semakin menarik minat dan perhatiannya serta menambah pengetahuan literasi baca tulisnya. Selain itu, orang tua bisa menstimulus anak dengan mengajak mereka ke toko buku. Bermain adalah kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari anakanak, namun dalam kegiatan bermain perlu diselipkan pembelajaran literasi. Bermain sebagai salah satu kebutuhan dasar pengembangan anak. Kalau kebutuhan bermain belum terpenuhi anak akan kesulitan mencapai perkembangan yang optimal. Anak pada masa usia emas akan sangat bagus untuk diajarkan dan terus dipupuk dalam dunia literasi karena pesatnya perkembangan otak mereka. Oleh sebab it,u dibutuhkan peran orang tua untuk selalu membimbing tanpa memaksa agar kelak mereka bisa menjadi generasi yang cerdas. Peran dan kolaborasi guru dan orang tua, seperti apa kegiatan berliterasi di sekolah, kemudian setelah pulang ke rumah, apakah di ruang keluarga ada buku-buku. Apakah orang tua mendampingi, apakah setiap hari orang tuanya juga membaca, ini harus menjadi perhatian. Pendidikan literasi dan numerasi merupakan hal yang sangat esensial bagi anak usia dini sebagai pondasi untuk membangun kemampuan literasi dan numerasi di jenjang pendidikan berikutnya. Tentunya pembelajarannya harus dilakukan dengan metode yang menyenangkan, belajar sambil bermain dan bermain sambil belajar, bukan dengan paksaan. Buatlah literasi untuk menciptakan pola pembelajaran yang kreatif, inovatif sekaligus menyenangkan. Untuk menyegarkan kembali ingatan terkait kata baku dan tidak baku, terdapat 25 kata baku dan tidak baku yang sering dipakai dan mengalami kesalahan dalam praktiknya, kata dibawah ini di dapat di lihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): *(Transista Yulia) Lewat Bermain Sambil Belajar *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi / Tio Aryansyah Saputra *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 21. GEMAR LITERASI & NUMERASI Abjad Advokat Adhesi Afdal Aktif Aktivitas Akuatik Ambeien Alarm Ambulans Amfibi Amonia Analisis Andal Antre Abjat Adpokat Adesi Afdol Aktip Aktifitas Aquatik Ambeyen Alaram Ambulan Ampibi Amoniak Analisa Handal Antri Kata BAKU vs TIDAK BAKU


*(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi / Budi Santoso *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 22. SASTRA PENDIDIKAN Tidak ada satupun lelah Menghalangi barisan yang kami buat Selalu saja banyak waktu tertuang Membuatnya bersinar penuh energi Bait-bait ini hanya saduran kisah Tentang perjalanan penuh upaya Walaupun kami terlelap sejenak Luapan rasa ingin tahu Hausnya dahaga akan ilmu pengetahuan Keinginan untuk terus mampu jadi yang terbaik Maka kami tak akan tergerus budaya tak tahu arah Biasanya dalam khusuknya keikhlasan Diamnya adalah waktu mengingat Inilah kami barisan terdepan bangsa ini “Pemuda Penerus Bangsa Indonesia” Selipkan doa untuk kami dan perjalanan ini. D P a a l t a a m hlah sayap-sayap kesenduan lupa rasa Tinta takdir yang begitu lekat S M a enyematkan putih hitam langkah Lup b a a k rkan setiap hati Ki an ada luka D ta bersandar alam teguhnya rasa percaya akan pelukanNya Hanya pada tiupan nafas kita mampu terus bersujud untuk setiap airmata atau asa u u n n t t u uk semua usaha k semua jerih payah b u e n r t k u a k h semua langkah ilah Tentang Seorang Guru Engkau adalah orang yang paling mulia. Engkau adalah orang tua kedua di sekolah. Engkau adalah orang yang memberikan banyak ilmu. Walaupun kami nakal dan keras kepala, engkau tetap sabar untuk mendidik kami. Hukuman yang kau beri memiliki arti yang terkasih, agar kami paham dan tak mengulangi lagi. Terima kasih atas ilmu yang sudah kau beri. Pemuda Penerus Bangsa Aku dan Asa Karya: Andini Martikasari, S.Pd Karya: Kania Afika (Kelas 5 Thoriq Bin Ziyad) PEJUANG ASA


CONTOH PERKALIAN 1 DIGIT SDIT AL FURQON PALEMBANG - Matematika merupakan suatu ilmu pengetahuan yang sangat penting untuk kita ketahui, selain itu matematika juga merupakan ilmu pasti yang tak dapat diubah hasinya. Karena matematika erat hubunganya dengan kehidupan sehari-hari. Hampir dalam setiap aktivitas sehari-hari tanpa disadari pasti menggunakan matematika. Mulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur lagi. Oleh karena itu, matematika menjadi salah satu pelajaran terpenting yang harus dikuasai oleh setiap anak (Elisa 2014). Namun demikian, hanya dengan mendengar kata “matematika” saja mampu membuat sebagian orang seketika merasa pusing dan teringat akan angka-angka yang menyulitkan pikiran. Bukan tanpa sebab, matematika telah menjadi momok menakutkan bagi kalangan pelajar mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga jenjangatas. Beberapa di antara mereka berpikir bahwa matematikahanya dapat dikerjakan oleh seseorang genius saja. Faktanya, matematika merupakan ilmu pasti yang dapat dilihat, diprediksi dan dijawab tanpa menggunakan penalaran yang begitu rumit (Fiqhan Khoirul, dkk 2022). Matematika mempunyai operasi hitung dasar yaitu penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (x), dan pembagian (:). Salah satu permasalahan pokok yang sering dialami seseorang terutama siswa sekolah dasar dalam mempelajari matematika adalah “perkalian”, yang mana pada umumnya mengandalkan hafalan dan metode perhitungan bertingkat saja. Permasalahan dasar ini akan terus berlanjut ketika siswa dituntut memahami materi perhitungan yang lebih kompleks di jenjang pendidikan selanjutnya. Penyebab siswa mengalami kesulitan dalam perkalian adalah karena siswa tidak memahami definisi dan makna perkalian, selain itu siswa tidak hafal secara cepat perkalian bilangan 1 angka (perkalian 1 sampai 9) (Herman, 1980). Metode perkalian yang berkembang di Indonesia umumnya adalah menggunakan perhitungan bertingkat. Metode ini menurut sebagian siswa cukup membosankan karena hanya bermain dengan angka saja. Di mana kita ketahui setiap siswa tidak sama dalam memahami materi. Bahkan sebagian besar siswa lebih memahami materi jika disajikan dalam bentuk yang menarik seperti gambar, video, dan lain sebagainya. Dalam metode perkalian, ada metode yang disajikan dalam bentuk yang lebih menarik, yaitu garismatika. Apa itu garismatika? Garismatika atau JapaneseMultiplication Methode (Jamed)adalah metode perkalianyang diciptakan oleh Professor Fujisawa Rikitarou(1900) dari TokyoUniversity. Metode inidikenal di Indonesia sebagai metodeperkalian CrossLine (garismatika), yaitu suatumetode perkalian berbasis geometri dengan dua garis bantu paralel, vertical dan horizontal (Grain,2018). Metode garismatika yaitu metode dengan menghitung titik persilang pada garis, seperti menggambar garis mendatar dan garis tegak yang nantinya disilangkan, lalu berikan tanda titik pada persilangan garis tersebut lalu hitung banyak titik sebagai hasil perkaliannya (Auliya, 2012). Berikut metode garismatika jika digambarkan langsung: *(Ismiranti Nurmasella) Dua garis merah sebagai angka 2 Tiga garis hijau sebagai angka 3 Titik hitam adalah perpotongan garis Hasil kali keduanya adalah perpotongan garis yang ditandai oleh lingkaran biru, yaitu ada 6 perpotongan garis Pada gambar disamping ada 6 perpotongan garis merah dan hijau, maka hasil kali 2 x 3 = 6 Keterangan: Tiga garis merah sebagai angka 3 Empat garis hijau sebagai angka 4 Titik hitam adalah perpotongan garis Hasil kali keduanya adalah perpotongan garis yang ditandai oleh lingkaran biru, yaitu ada 12 perpotongan garis Pada gambar disamping ada 12 perpotongan garis merah dan hijau, maka hasil kali 3 x 4 = 12 Keterangan: *(Desain dan Tata letak: Tio Aryansyah Saputra / Novia Noer Pratiwi *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 23. GEMAR LITERASI & NUMERASI MMEETTOODDEEPPEERRKKAALLIIAANNGGAARRIISSMMAATTIIKKAA DDAARRII JJEEPPAANNGG


CONTOH PERKALIAN 1 DIGIT Dua dan dua garis merah sebagai angka 22 Empatdan dua garis hijau sebagai angka 42 Titik hitam adalah perpotongan garis Hasil kali keduanya adalah perpotongan garis yang ditandai oleh lingkaran biru, yaitu ada 8, 12, dan 4 perpotongan garis Dengan begitu hasil kali 22 x 42 = 924 Keterangan: Dua dan satu garis merah sebagai angka 21 Tiga dan dua garis hijau sebagai angka 32 Titik hitam adalah perpotongan garis Hasil kali keduanya adalah perpotongan garis yang ditandai oleh lingkaran biru, yaitu ada 6, 7, dan 2 perpotongan garis Dengan begitu hasil kali 21 x 32 = 672 Keterangan: Perlu diingat Membutuhkan ruang yang luas untuk mengerjakannya Butuh ketelitian saat menggambar garis dan titik potongnya Jika angka yang dikalikan besar maka garis yang harus dibuat juga banyak Metode perkalian ini juga memiliki kelemahan yaitu: EKSTRAKURIKULLER & LIFE SKILL 24. *(Desain dan Tata letak: Tio Aryansyah Saputra / Novia Noer Pratiwi *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com


SDIT AL FURQON PALEMBANG – Indonesia memiliki beraneka ragam suku dan budaya pada setiap daerah yang tersebar di 38 provinsi, salah satunya terletak di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang. Kota yang pernah menjadi ibu kota kerajaan bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara pada saat Kerajaan Sriwijaya yang mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9, karena itu Kota Palembang mendapat julukan sebagai “Bumi Sriwijaya” (Imran, 2008). Selain itu, Kota Palembang juga memiliki julukan dengan makanan tradisionalnya yang terkenal seantero dunia, sebagai kota pempek. Pempek Palembang memiliki sejarah yang cukup unik, yaitu bermula dari seorang pria keturunan Tionghoa yang biasa dipanggil Apek. Pada masa pemerintahan Kesultanan Palembang Darussalam yang dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin II. Apek yang pada saat itu tinggal di pinggiran Sungai Musi yang saat itu merupakan salah satu tempat pariwisata di Kota Palembang, memiliki ide untuk memanfaatkan hasil tangkapan ikan yang berlimbah untuk diolah menjadi makanan lain selain digulai. Hingga akhirnya, Apek berinisiatif mencoba mengolah ikan hasil tangkapannya dan mencampurnya dengan tepung lalu ia pun berkeliling menjajakan hasil buatannya, yang hingga kini dapat diterima dan dinikmati warga Kota Palembang dan luar Kota Palembang. Nah, saat itulah ketika Apek menjajakan makanan olahan ikan dan tepung tapioca yang dibuatnya, warga yang membeli memanggil Apek dengan ujung namanya saja yaitu “pek...pek” sehingga terbiasalah orang yang membeli menyebutkan makanan tersebut pek, pek dan berubah menjadi pempek. Selain pempek, makanan khas Kota Palembang yang mulai dilupakan yakni Ragit Jalo, ini bukan nama suatu benda untuk menangkap ikan, namun ini merupakan salah satu makanan khas tradisonal Kota Palembang, yang betuknya bentuknya sama seprti jaring atau jalo. karena bentuk inilah, makanan yang terbuat dari tepung Berpetualang Mengenali Budaya dan Makanan "WONG KITO" terigu dan campuran telur ini dinamakan dengan sebutan Ragit Jalo. Walaupun ini makanan tradisional yang sudah lama, ternyata tidak semua orang Palembang pernah merasakan nikmatnya Ragit Jalo, maklum saja makanan legendaris ini mulai sulit di temui di Kota Palembang. Jikapun ada, hanya di beberapa daerah saja seperti, 26 Ilir, Pasar Kuto atau daerah Sayangan. Untuk menemui makanan ini banyak dijajakan atau dijual dapat dijumpai saat bulan puasa, hampir di beberapa pasar bedug besar ada pedagang saja pedagang yang menjual makanan legendaris ini. Kuahnya Ragit Jalo ini sangat mirip dengan kuah kari martabak India. Tapi dari kemiripan itu ada beberapa informasi dan cerita. Ragit Jalo dahulu itu merupakan kudapan para raja-raja di Palembang, untuk resepnya memang berasal dari pedagang yang merupakan pendatang dari India dan menetap di Palembang. Dahulu Ragit Jalo juga sangat biasa sekali jika di sajikan saat hajatan atau pesta rakyat yang di gelar oleh para raja, dan di santap bersama dengan tamu kehormatan raja sebagai menu istimewa. Bisa di katakan Ragit Jalo itu hadir lebih dulu dari pada pempek, entah mengapa makanan ini sangat langka saat itu, padahal untuk bahannya tidak berkategori mahal seperti kue lapis atau maksuba, mungkin karena pembuatannya yang rumit sebab membutuhkan keahlian untuk membentuk dadar adonan menjadi seperti jaring, membuat makanan enak ini mulai ditinggalkan oleh masyarakat Palembang. Penasaran dan kepengen mencoba kenikmatan Ragit Jalo, coba datang kebeberapa wilayah yang masih banyak keturunan asli Palembang, atau ke daerah Kuto biasanya Ragit Jalo bisa di jumpai dikawasan tersebut, naum jika ingin mencoba membuat Buletin AKU BISA sudah menyiapkan resepnya. Berikut ini adalah bahan dan cara membuat Ragit Palembang yang dapat Anda ikuti melansir majalah femina. 2 sdm minyak sayur untuk menumis 2 sdm minyak sayur untuk menumis 3 cm lengkuas, memarkan 3 lembar daun jeruk 3 batang daun kari, ambil daunnya saja 2 batang serau, memarkan 2 lembar daun salam 500 gr daging sapi has dalam, potong dadu 2 cm 1 Liter santan kental 2 sdm bumbu kari bubuk 1 sdm gula pasir ¼ sdt garam 10 buah cabai rawit merah, buang tangkainya Bahan yang diperlukan : Kari daging sapi : 50 gr kemiri, goreng 3 buah cabai merah 1 sdt ketumbar butiran ½ sdt jinten ¼ sdt merica bubuk putih butiran 250 gr tepung terigu serbaguna 500 ml air 1 butir telur ayam ½ sdt garam Bawang merah goreng Sambal cabai rawit hijau Bumbu, haluskan : Ragit : Pelengkap : *(Desain dan Tata letak: Fitri Noviani • *(Foto: google.com *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 25. BUDAYA NUSANTARA RAGIT JALO PALEMBANG


Bukti bahwa di Indonesia ada tempat dan ruang bagi setiap warga untuk mengekspresikan identitas unik yang mereka punya dengan menggabungkan tradisi dan budaya Tionghoa dan Islam dalam konteks lokal Indonesia (Deddy, 2006). Rumah Adat Limas ini berasal dari Sumatera Selatan khususnya daerah Palembang, rumah ini merupakan salah satu identitas Sumatera Selatan terutama Kota Paelmbang, memiliki luas 400 hingga 1.000 meter persegi ini memiliki fungsinya masing-masing dan setiap lantai menunjukkan tingkat kedudukan anggota keluarga yang menempati rumah tersebut. Karena itu keunikan dan keindahan rumah ini, menarik untuk dikenal dan dipelajari lebih lanjut. Hampir seluruh bagian dari Rumah Limas terbentuk dari kayu. Pemilihan kayu dilakukan bukan tanpa sebab, namun menyesuaikan dengan karakter kayu dan kepercayaan masyarakat di Sumatera Selatan. Uniknya, jenis kayu-kayu yang digunakan merupakan kayu unggulan dan dikabarkan hanya tumbuh subur di daerah yang beribukota di Palembang. Untuk bagian pondasi biasanya menggunakan kayu unglen, kayu yang berstruktur kuat dan tahan air. Sedangkan bagian kerangka rumah, digunakan kayu Seru. Kayu ini cukup langka dan sengaja tidak digunakan untuk bagian bawah rumah karena dalam kebudayaan masyarakat, kayu Seru dilarang untuk diinjak dan dilangkahi. Khusus dinding, lantai, jendela, dan pintu menggunakan kayu Tembesu, yang mempunyai keunggulan dari segi ekologi dan ekonomi. Kentalnya budaya Sumatera Selatan bisa terlihat dari seni ukiran dan ornamen pintu, dinding, maupun atap Rumah Limas yang menggambarkan nilai-nilai kebudayaan setempat. Rumah Limas memang mempunyai banyak filosofis yang mendalam, terdiri dari lima tingkat dengan makna dan fungsi yang berbeda-beda. Lima tingkatan ruangan diatur menggunakan filosofi Kekijing, dimana setiap ruangannya diatur berdasarkan penghuninya, yaitu usia, jenis kelamin, bakat, pangkat, serta martabat. * (Maulinda Agustin) Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun jeruk, daun kari, serai dan daun salam hingga harum. Masukkan daging, masak sambil diaduk hingga daging berubah warna. Masukkan santan, bumbu kari bubuk, gula pasir, dan garam. Masak sambil diaduk hingga daging empuk. Masukkan cabai rawit, masak hingga layu. Kemudian angkat dan sisihkan. Cara Membuat : Campur tepung terigu, air, telur, dan garam. Setelahh itu, diaduk sampai adonan tercampur dengan sempurna tanpa ada gumpalan dari tepung terigu. Lalu, saring dan masukkan kedalam kantung semprot kemudian gunting sisi ujungnya, sisihkan. 4.Panaskan wajan/teplon di atas api sedang, lalu olesi minyak. Semprotkan adonan di atas wajan hingga membentuk sarang laba-laba. Masak hingga setengah matang. 5.Setelah itu, balik adonan lalu masak kembali hingga matang. Angkat dan ulangi proses yang sama hingga adonan habis. Kemudian, sajikan ragit dengan kari daging sapi dan pelengkap. Cara Membuat : BUDAYA NUSANTARA 26. *(Desain dan Tata letak: Fitri Noviani / Novia Noer Pratiwi *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com Membuat Kari Daging Sapi Membuat Ragit Selain terkenal akan makanan pempeknya dan makanan lainnya, Palembang juga memiliki berbagai tempat pariwisata yang cukup terkenal dan tentu saja sangat ramai pengunjungnya lho…, seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Pulau Kemaro, Punti Kayu selain tempat pariwisata seperti di atas ada juga tempat-tempat bersejarah yang perlu juga dikunjungi saat melancong di Kota Palembang yaitu Monpera (Monumen Penderitaan Rakyat), Bukit Siguntang dan Masjid Cheng-ho. Dari sekian banyak tempat wisata, kita akan mengulik tempat wisata yang satu ini, Masjid Cheng-ho atau lebih dikenal dengan Masjid Sriwijaya adalah bangunan masjid bernuansa Muslim Tionghoa yang terletak di kompleks Jakabaring, Palembang. Nama Cheng ho berasal dari keberadaan Laksamana Cheng Ho yang melakukan pelayaran mengelilingi dunia kemudian sempat singgah di Kota Palembang. Penyebaran Islam di Indonesia, selain dilakukan oleh pedagang dari Arab ternyata para pedagang asal Tionghoa ikut berperan menyebarkan Islam di daerah pesisir Palembang. Laksamana Cheng Ho pun berperan dalam penyebaran Islam di Palembang. Kemudian, fungsi Masjid Cheng Ho bukan hanya sebagai tempat ibadah, akan tetapi masjid ini juga mengadakan kegiatan-kegiatan agama dan kemasyarakatan dan telah menjadi sebuah tujuan wisata yang menarik bagi para pengunjung dari berbagai kota bahkan manca negara seperti Malaysia, Singapura maupun Rusia. Gubernur Sumatera Selatan dari masa kemasa : 1. AK Gani (Adnan Kapau Gani) 1945 – 1946 2. Mohammad Isa 1946 - 1948 1948 – 1952 3. Winarno Danuatmodjo 1952 – 1957 4. M. Husin 1957 – 1958 5. Mochtar Prabu Mangkunegara 1958 – 1959 6. H. A. Bastari 1959 – 1963 7. Abu Jazid Bustomi 1963 – 1966 8. Ali Amin 1966 – 1967 9. Asnawi Mangku Alam 1967 – 1978 10. Sainan Sagiman 1978 - 1983 1983 – 1988 11. Ramli Hasan Basri 1988 - 1993 1993 – 1998 12. Rosihan Arsyad 1998 – 2003 13. Syahrial Oesman 2003 – 2008 14. Mahyuddin NS 2008 – 2008 15. Alex Noerdin 2008 - 2013 2013 – 2018 — Hadi Prabowo (Penjabat) 21 September 2018 - 1 Oktober 2018 16. Herman Deru 2018 - Sekarang


Etika Berkunjung ke Perpustakaan SDIT AL FURQON PALEMBANG - Keberadaan perpustakaan di tengah kehadiran sekolah yang saat ini menjulang tinggi dan megah tentu akan membawa dampak pada perubahan kehidupan masyarakat. Berbagai bentuk dan ragam perpustakaan berperan dalam rangka peningkatan kapasitas individu dan masyarakat dalam mencari ilmu. Perpustakaan sebagai pusat pengetahuan terseleksi, dengan perkembangan sumber daya teknologi dan akses terhadap berbagai sumber informasi di era pengetahuan, telah memberi penekanan pada kesadaran individu menjadi pembelajar seumur hidup. Ledakan informasi berdampak pada sulitnya memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Peralatan teknologi informasi seperti, komputer, gawai, laptop, I-pad bukan benda asing bagi masyarakat. Kebutuhan informasi dapat dengan mudah diakses kapanpun dan dimanapun dari sumber informasi digital di tangan mereka. Hadirnya media informasi dan komunikasi dewasa ini berdampak pada prilaku masyarakat di berbagai bidang. Perpustakaan merupakan tempat orang mencari sumber informasi dari buku bacaan yang tersedia di sana. Banyak orang berkunjung ke perpustakaan untuk melakukan aktivitas membaca dengan berbagai tujuan seperti mengerjakan tugas, penelitian, mengisi waktu luang, atau sekadar ingin tahu isi bukunya. Setiap perpustakaan memiliki peraturan yang harus ditaati oleh para pengunjungnya. Selain itu, setidaknya ada 5 etika saat di perpustakaan yang perlu kamu ketahui. Simak selengkapnya! (Kiki Wijayanti) Tidak Berisik Tidak Merusak Buku Rapikan Buku yang Digunakan Tidak Makan di dalam Perpustakaan Mematuhi Tata Tertib Perpustakaan 1 3 5 2 4 *(Desain dan Tata letak: Novia Noer Pratiwi / Tio Aryansyah Saputra • *(Foto: Ramdani *(Gambar ilustrasi dan Latar belakang: ©pemilik melalui Canva.com 27. PERPUSTAKAAN


Hubungi WA: 0822-8223-2759 (Nanda) 0823-7599-7636 (Edi) PPEEMMAASSAANNGGAANN I DDAA K NNKKEERR L JJAASS A AAMMAA N L N LAAIINNNN ? YYAA UUNNTTUUKKBBUULLEETTIINN DOWNLOAD FOTO KEGIATAN SCAN DI SINI


A K U B I S A FEBRUARI 2023 | EDISI 11 Jl. R Sukamto No 1332 Sekip Ujung, Pipa Reja, Kec. Kemuning, Kota Palembang Prov. Sumatera Selatan 0711 824945 (extension 2) / 0711 822631 / 0811 7804945 (WA Resmi) [email protected] P E N DA F TA RA N P P D B 2 0 2 3 / 2 0 2 4 ppdbsd.sitalfurqon.com


Click to View FlipBook Version