1
E-MODUL PEMBELAJARAN KIMIA
HIDROLISIS
GARAM
PH LARUTAN GARAM
Disusun Oleh
Mega Legi Vela
1908076018
2
Daftar Isi
Daftar Isi………………………………………………………….………….i
Kegiatan Belajar
A. pH Garam yang Bersifat Asam………………………..………..5
B. pH Garam yang Bersifat Basa……………………...……………7
C. pH Garam yang Bersifat Netral…………………………………9
D. pH Garam yang Terhidrolisis Total……………………....…12
E. Contoh Soal 1…………………………………………………..….13
F. Contoh Soal 2…………………………………………………..….14
G. Contoh Soal 3………………………………………………..…….15
H. Penerapan Hidrolisis Garam dalam Kehidupan Sehari-
Hari…………………………………………………………...…..…16
I. Rangkuman………………………..……………………………….17
J. Evaluasi………………………………………...…………..……...18
Daftar Pustaka………………………………...……………………..….22
Glosarium……………………………………………………………..…..23
i
Kegiatan Belajar
“pH Larutan Garam”
Tujuan Pembelajaran:
1. Siswa mampu menentukan dan menghitung pH
larutan garam dengan benar.
2. Siswa mampu menelaah dan menemukan
penggunaan hidrolisis garam dalam kehidupan
sehari-hari dengan baik.
1
Engage
Perhatikan gambar dibawah ini!
Gambar 2: Garam masak Gambar pertama menunjukkann
mengandung natrium klorida sebuah garam masak atau sering
disebut sebagai garam dapur. Garam
ini biasanya digunakan sebagai
penyedap makanan dan tambahan
bumbu masakan. Garam dapur
memiliki rumus kimia NaCl. Garam
dapur atau garam masak terdapat di
air lau dengan jumlah yang cukup
banyak, sehingga garam dapur dapat
diperoleh dengan cara menguapkan air
laut.
Gambar kedua menunjukkan sebuah
garam inggris. Garam epsom memiliki
rumus kimia MgSO4. Garam inggris
biasa digunakan sebagai obat
pencahar, selain itu dapat digunakan
sebagai pembasmi hama pada tanaman
dan membuat tanaman menjadi lebih
rimbun.
Gambar 2: Garam inggris
mengandung mangensium
sulfat
2
Cari Tahu !
Berdasarkan dua contoh gambar pada tahap engage diatas,
sifat dari kedua benda tersebut berbeda. Bagaimana sifat dari
kedua benda tersebut? Apa yang menyebabkan perbedaannya?
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………
Info Kimia
Pepsodent mengandung garam NaF yang berasal dari basa kuat
dan asam lemah. Garam NaF mengalami hidrolisis sebagian dan
berifat basa. Natrium florida merupakan senyawa kimia yang
berbentuk padat dan tidak mudah larut dalam air. NaF yang
terkandung dalam pepsodent memiliki manfaat untuk
mencegah gigi berlubang, membuat gigi lebih kuat dan
mencegah kerusakan gigi.
3
Materi
pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk
menyatakan tingkat keasaaman atas kebasaan suatu
larutan. pH merupakan singkatan dari power of hidrogen.
Untuk menentukan nilai pH dari setiap larutan garam,
anda perlu mengidentifkasi ion-ion yang terdapat dalam
larutan. Ada empat kemungkinan sifat larutan
berdasarkkan ion-ion yang terkandung dalam larutan,
yaitu:
• Jika hanya kation yang mengalami hidrolisis, garam
mengalami hidrolisis sebagian dan larutan bersifat
asam.
• Jika hanya anion yang mengalami hidrolisis, maka
garam mengalami hidrolisis sebagian dan laruan berifat
basa.
• Jika tidak ada kation maupun anion yang mengalami
hidrolisis, larutan bersifat netral.
• Jika kation dan anion mengalami hidrolisis, maka
garam mengalami hidrolisis total dan larutan sifat
larutannya ditentukan oleh nilai tetapan
kesetimbangan asam (Ka) dan nilai kesetimbangan basa
(Kb) penyusun garam tersebut.
4
A. pH Garam yang Bersifat Asam
Garam yang bersifat asam, dihasilkan dari asam
kuat dan basa lemah. Garam yang berasal dari
asam kuat dan basa lemah akan mengalami
hidrolisis pada kation, sedangkan anionnya tidak
mengalami hidrolisis. Harga pH untuk garam yang
bersifat asam yaitu pH < 7.
Contoh garam yang bersifat asam antara lain
NH4Cl, Al2(SO4)3, (NH4)2SO4. Rumus perhitungan pH
garam bersifat asam adalah sebagai berikut:
B ++ H2O(l) ↔BOH(aq) + H+
(aq) (aq)
Akan diperoleh nilai tetapan hidrolisis:
Kh = [BOH][H+] …………… Persamaan (1)
[B+]
Bila pembilang dan penyebutnya dikalikan dengan
[OH-] maka:
Kh = [BOH][H+] × [OH−]
[B+] [OH−]
5
Kh = Kw
Kb
Konsentrasi larutan [H+] dapat ditentukan melalui
persamaan 1 yaitu:
Kh = [H+][H+] , dengan [H+] = [BOH]
[garam]
[H+]2 = Kh x [garam]
[H+] = ඥKh x [garam]
Keterangan:
Kh: Tetapan hidrolisis
Kw: Tetapan ionisasi air/kesetimbangan air (10-14)
Kb: tetapan ionisasi basa
[garam]: konsentasi ion garam yang terhidrolisis
6
B. pH Garam yang Bersifat Basa
Garam yang bersifat basa, dihasilkan dari basa kuat
dan asam lemah. Garam yang berasal dari basa kuat
dan asam lemah akan mengalami hidrolisis pada
anionnya, sedangkan kationnya tidak mengalami
hidrolisis. Sehingga mengalami hidrolisis parsial.
Harga pH untuk garam yang bersifat asam yaitu pH >
7.
Contoh garam yang bersifat basa antara lain KNO2,
NaHCO3, CH3COONa, KCN dan KF. Rumus perhitungan
pH garam bersifat basa adalah sebagai berikut:
A +- H2O(l) ↔ HA(aq) + OH-
(aq) (aq)
Berdasarkan reaksi tersebut, didapatkan nilai tetapan
hidrolisis (Kh):
Kh = [HA][OH−] …………… Persamaan (2)
[A−]
Bila pembilang dan penyebutnya dikalikan dengan
[H+], maka:
7
Kh = [HA][OH−] × [H+]
[A−] [H+]
Kh = Kw
Ka
Konsentrasi larutan [OH-] dapat ditentukan melalui
persamaan 1, yaitu:
Kh = [OH−][OH−] , dengan [OH-] = [HA]
[garam]
[OH-]2 = Kh x [garam]
[OH-] = ඥKh x [garam]
Keterangan:
Kh: Tetapan hidrolisis
Kw: Tetapan ionisasi air/kesetimbangan air (10-14)
Ka: tetapan ionisasi asam
[garam]: konsentasi ion garam yang terhidrolisis
8
C. pH Garam yang Bersifat Netral
Garam bersifat netral berasal dari asam kuat dan
basa kuat, sehingga termasuk contoh garam yang
tidak terhidrolisis. Kation dan anion yang terbentuk
keduanya tidak mengalami hidrolisis atau tidak
bereaksi dengan air.
Larutan garam tersebut dalam air bersifat netral.
Garam ini memiliki harga pH = 7. Beberapa contoh
garam yang bersifat netral adalah Na2SO4, NaCl,
NaNO3, KNO3 dan KCl.
9
Garam NaCl merupakan salah satu bentuk
penerapan dari hidrolisis yaang terbentuk dari
asam kuat (HCl) dan basa kuat (NaOH). Laut
merupakan sekumpulan air yang sangat luas di
permukaan bumi yang mengandung berbagai
garam-garaman.
Allah SWT menjelaskan tentang laut yang
dihubungkan dengan kapal-kapal sebagai alat
transportasinya, pada Q.S Asy-Syuuraa: 32
َْو ِمنْ َءا َٰيَتِ ِْه ٱل َج َوا ِرْ فِى ٱل َبح ِرْ َكٱْلَع َٰ َل ِم
Artinya: “Dan di antara tanda-tanda
(kebesaran)-Nya ialah kapal-kapal (yang
berlayar) di laut seperti gunung gunung”.
10
Laut merupakan salah satu jalur transportasi kapal,
dimana pada musim dingin, luat jarang membeku tak
seperti sungai atau danau karena penyebab utamanya
adalah tingginya konsentrasi garam dalam air laut
sehingga menurunkan titik bekunya dari 0°C menjadi
-2°C, maka keberadaan kadar garam di laut ini
membuat air laut baru membeku pada derajat di
bawah 0°C, suatu hal itu memungkinkan air laut tetap
mengalir atau tidak beku. Jadi, suhu musim dingin
rata-rata tidak mampu membekukan air laut. Sehingga
hal itu memudahkan pelayaran pada musing dingin
pada waktu yang lebih lama (karena air laut tidak
membeku pada suhu di bawah nol derajat).
11
D. pH Garam yang Terhidrolisis Total
Garam yang terhidrolisis total berasal dari asam
lemah dan basa lemah. Persamaan untuk menentukan
konentrasi ion H+ dalam larutan adalah sebagai
berikut:
Dari rumus diatas maka nilai pH larutan garam yang
berasal dari asam lemah dan basa lemah tidak
tergantung pada konsentrasi ion-ion garam dalam
larutan tetapi tergantung pada nilai Ka dan Kb dari
asam dan basa pembentuknya.
• Jika Ka = Kb, maka larutan akan bersifat netral (pH = 7)
• Jika Ka > Kb maka larutan akan bersifat asam (pH < 7)
• Jika Ka < Kb maka larutan akan bersifat basa (pH > 7)
12
E. Contoh Soal 1
Hitunglah pH larutan (NH4)2SO4 0,1 M, jika Kb
NH3 = 2×10-5!
Jawab:
(NH4)2SO4 →(aq) 2NH4+ (aq) + Cl- (aq)
0,1 M 0,2 M
Garam berasal dari asam kuat dan basa
lemah, maka larutannya bersifat asam.
[H+] = ට × [ ]
[H+] = ට21×01−01−45 × [0,2 ]
[H+] = 10-5
Sehingga:
pH = - log [H+]
= - log [10-5]
=5
13
F. Contoh Soal 2
Hitunglah pH larutan NaCN 0,1 M, jika Ka HCN
=10-10
Jawab:
NaCN (aq) → Na+ (aq) + CN- (aq)
0,1 M 0,1 M
Garam berasal dari basa kuat dan asam lemah,
maka larutannya bersifat basa.
[OH-] = ට × [ ]
[OH-] = ට1100−−1104 × [0,1 ]
[OH-] = 10-5
Sehingga:
pOH = - log [OH-]
= - log [10-5]
=5
pH = 14-pOH = 14-5 = 9
14
G. Contoh Soal 3
Sebanyak 100 mL larutan ammonium asetat
CH3COONH4 0,1 M. Jika Ka CH3COOH = 1,8 x
10-5 dan Kb NH4OH = 1,8 x 10-5, tentukan pH
larutan tersebut!
Jawab:
[H+] = ට ×
[H+] = ට1,81×0−1104−5 × 1,8 × 10−5
[H+] = 10-7
Sehingga:
pH = - log [H+]
= - log [10-7]
=7
15
H. Penerapan Hidrolisis Garam dalam
Kehidupan Sehari-Hari
• Garam amonium nitrat (NH4NO3), campuran
dari basa lemah dan asam kuat. Sehingga
garam ini bersifat asam. Amonium nitrat
biasanya digunakan untuk alat kompres
dingin.
• Monosadium Glutamat atau MSG
(C5H8NO4Na) merupakan garam yang bersifat
basa. MSG merupakan campuran dari asam
lemah dan basa kuat. Garam ini biasa
digunakan sebagai penyedap rasa pada
makanan.
• Kalium nitrat adalah garam yang bersifat
netral. Garam ini terbentuk dari senyawa
asam lemah dan basa lemah. Kalium nitrat
biasa digunakan sebagai bahan pengawet
dalam sosis (KNO3)
16
Rangkuman
Konsentrasi dan harga pH larutan garam yang
terhidrolisis dapat dihitung menggunakan
persamaan berikut:
a.Garam yang bersifat asam
[H+] = ට × [ ]
pH = - log [H+]
b.Garam yang bersifat basa
[OH-] = ට × [ ]
pOH = - log [OH-]
pH = 14-pOH
c. Garam yang terhidrolisis total
[H+] = ට ×
17
Evaluasi
1. Hari ini Andi pergi ke Apotek untuk membeli obat batuk
karena ditugaskan oleh gurunya untuk meneliti pH larutan
yang ada dalam obat batuk, salah satu kandungan dalam
obat batuk yang dibeli Andi adalah NH4Cl, dimana
diketahui bahwa larutannya sebesar 100 mL dengan 0,1 M
dan nilai Kb dari NH3 adalah 10-5, pH larutan dari NH4Cl
adalah….
A. 9 C. 7 E. 5
B. 8 D. 6
2. Pada pertemuan sebelumnya Ibu Rina memberikan tugas
kepada siswa kelas XI IPA 1 untuk membawa garam yang
pH-nya lebih besar dari 7, dimana Dimas membawa garam
(NH4)2SO4, Dita membawa garam Na2CO3, Rama membawa
garam KCN, Fio membawa garam CH3COONa, dan Dila
membawa garam K2SO4, dari garam-garam yang dibawa
siswa kelas XI IPA 1 tersebut, siswa manakah yang
membawa pasangan garam dengan pH yang lebih besar
dari 7….
18
A. Dimas dan Dita D. Dita dan Rama
B. Dimas dan Rama E. Dita dan Fio
C. Dita dan Dila
3. Garam Inggris mengandung magnesium sulfat yang
dapat digunakan sebagai obat pencahar. 100 mL garam
magnesium sulfat (MgSO4) dihasilkan dari
percampuran basa lemah Mg(OH)2 dan asam kuat
H2SO4. Jika pH larutan garam tersebut adalah 5-log 2,
maka massa garam yang dihasilkan adalah…. (Mr
MgSO4 = 129 gr/mol; Kb = 2 ×10-5)
A. 9,6 gram C. 4,8 gram E. 19,2 gram
B. 9,5 gram D. 4,7 gram
4. Diketahui rentang pH suatu indikator adalah sebagai
berikut:
Metil jingga = 2,9 – 4,0 (merah-kuning)
Metil merah = 4,2 – 6,3 (merah-kuning)
Bromtimol biru = 6,0 – 7,6 (kuning-biru)
Fenolftalein = 8,3 – 10,0 (tak berwarna-magenta)
Alizarin kuning = 10,1 – 12 (kuning-merah)
19
Dengan menggunakan salah satu indikator yang sesuai,
maka larutan CH3COONa 0,2 M dengan Ka CH3COOH
= 2 × 10-5 akan berwarna….
A. kuning muda C. magenta E. Biru
B. merah D. kuning
5. Sodium benzoat merupakan garam natrium dari asam
benzoat yang muncul ketika dilarutkan dalam air,
sodium benzoat sering digunakan bahan tambahan
(zat aditif) yang digunakan sebagai pengawet dalam
berbagai produk makanan dan minuman olahan.
Sodium benzoat (Na-benzoat) dapat dibuat dengan
mencampurkan 50 ml larutan NaOH 0,048 M dan 50
ml larutan asam benzoat 0,048 M, dengan Ka asam
benzoat = 6 × 10-5. Senyawa tersebut akan
terhidrolisis didalam air, lalu berapakah pH larutan
tersebut….
A. 4 - log 2 D. 8 + log 2
B. 6 - log 2 E. 8 – log 2
C. 6 + log 2
20
Explain
Setelah mempelajari kegiatan belajar mengenai
perhitungan pH larutan garam, berikanlah
kesimpulan pembelajaran ini menggunakan kalimat
kamu sendiri dan manfaat apa yang kamu peroleh
setelah mempelajari kegiatan belajar ini!
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
21
Daftar Pustaka
Chang,R. 2004. Kimia Dasar: Konsep Inti Edisi Ketiga.
Jakarta: Erlangga.
Priambodo, E, dkk. 2007. Aktif Belajar Kimia Untuk
SMA/MA Kelas XI.Jakarta: CV Mediatama.
Sudarmo, U. Kimia Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta:
Erlangga.
Suharsini, M & S, Dyah. 2007. Kimia dan Kecakapan
Hidup Pelajaran Kimia Untuk SMA/MA. Jakarta:
Ganeca Exact.
Sunarya,Y & S. Agus. 2009. Mudah dan Aktif Belajar
Kimia. Jakarta: Setia Purna Inves.
Sutresna, Nana, dkk. 2016. Buku Siswa Aktif dan Kreatif
belajar Kimia SMA/MA Kelas XI. Bandung:
Grafindo Media Pratama.
22
Glosarium
Asam: suatu zat yang bila dilarutkan ke dalam air akan
menghasilkan ion hidronium [H+].
Asam Kuat: asam yang di dalam larutannya mempunyai
derasjat ionisasi yang besar.
Basa: suatu senyawa yang didalam air dapat
menghasilkan ion hidroksida.
Basa Kuat: basa yang di dalam larutannya mempunyai
derajat ionisasi besar.
Derajat Keasaman (pH): ukuran keasaman suatu
larutan. Semakin kecil harga pH, semakin asam
suatu larutan.
Hidrolisis Garam: reaksi penguraian garam oleh air,
dimana ion garam tersebut mengalami reaksi
dengan air menghasilkan asam lemah atau basa
lemah.
Hidrolisis Parsial: hidrolisis garam dimana hanya salah
satu ion saja yang mengalami reaksi dengan air.
Hidrolisis Total: hidrolisis garam dimana kedua ionnya
mengalami reaksi dengan air.
23
E-Modul Media Pembelajaran
Hidrolisis Garam (pH Larutan Garam) 24
Untuk Sma/Ma Kelas Xi