The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PUSAT SUMBER SJK(T) GEMAS, 2021-09-14 23:55:50

Kucing Yang Suka Menipu

Kucing Yang Suka Menipu

Keywords: PSS SJKT GEMAS

KUCING
YANG
SUKA
MENIPU

Sang Kucing sangat nakal. Sang kucing suka meniru gaya bunyi binatang-
binatang yang lain. “Embek...Embek…” Sang Kambing sedang memanggil anaknya
pulang.

“Embek…Embek…” Sang Kucing mengajuk bunyi Sang Kambing. Sang Kambing
berasa sangat gembira. Sang Kambing menyangka anaknya telah pulang. Rupa-

rupanya Sang Kambing tertipu. Itu adalah suara Sang Kucing.

Sang Kucing tertawa apabila melihat Sang Kambing tertipu. Sang Kambing

sangat penyabar. Sang Kambing tidak memarahi Sang Kucing.
Tidak jauh dari situ, Sang Kucing terdengar bunyi kokokan Sang Ayam.

“Kok…Kok…Kok…Kok…Kok…Kok…,” Sang Ayam berkokok. “Kok…Kok…Kok…
Kok…Kok…Kok…,” sahut Sang Kucing.

Sang Ayam berasa gembira kerana kokokannya berbalas. Sang Ayam
berkokok lagi. “Kok…Kok…Kok…,” Sang Ayam berkokok dengan lebih kuat. “Kok…
Kok…Kok…,” sahut Sang Kucing lagi.

Sang Ayam menyangka ada ayam lain yang lebih hebat daripadanya. Sang

Ayam tidak terjumpa seekor ayam pun kecuali Sang Kucing.

“sebenarnya akulah berkokok tadi. Hebat tak aku?” kata Sang Kucing. Sang
Ayam berasa sangat malu. Rupa-rupanya Sang Ayam berbalas kokokan dengan
Sang Kucing.Sang Ayam segera berlalu dari situ.

Tiba-tiba Sang Katak lalu di hadapan Sang Kucing. Sang Katak melompat-
lompat sambil berbunyi. “Ong…Ong…Ong…Ong…,” Sang Katak berbunyi. “Ong…
Ong…Ong…Ong…,” tiru Sang Kucing pula.

Sang Kucing turun melompat seperti Sang Katak. Sang Katak tidak suka
gayanya ditiru tetapi Sang Katak tidak berani menegur Sang Kucing. Sang Katak
takut akan Sang Kucing. Sang Kucing berbadan lebih besar daripadanya.

Sang Kucing berasa sangat gembira. Sang Kucing berasa dirinya sangat hebat
kerana dapat meniru bunyi banyak binatang.

Sang Kucing terpandang akan Sang Anjing pula. Sang Kucing tidak pernah
meniru bunyi Sang Anjing. “Auk…Auk…Auk…Auk…,” Sang Anjing menyalak.
“Auk…Auk…Auk…Auk…,” tiru Sang Kucing. Salakan Sang Kucing lebih kuat
daripada Sang Anjing.

Sang Anjing sangat marah kerana Sang Kucing meniru bunyinya. Sang Anjing
terus mengejar Sang Kucing.

Sang Kucing berasa sangat takut lalu berlari sehingga di tepi sungai. Sang
Kucing ternampak Sang Kura-kura berenang di dalam sungai. “Baik aku tiru Sang
Kura-kura bereng di dalam sungai.

“Baik aku tiru Sang Kura-kura berenang. Sang Anjing tidak dapat menangkap
aku,” kata Sang Kucing. Sang kucing pun masuk ke dalam sungai. Sang Anjing
tidak mengejar Sang Kucing lagi.

Sang Kucing malu meniru gaya Sang Kura-kura berenang. Malangnya, Sang

Kucing tidak Berjaya. Sang Kucing hampir lemas.
Mujurlah Sang Kura-kura membantunya. “Naiklah di belakangku. Nanti kamu

lemas,” kata Sang Kura-kura. “terima kasih,” balas Sang Kucing.
Sejak hari itu, Sang Kucing tidak mahu meniru bunyi dan gaya binatang lagi.

AKTIVITI NILAM.
Ceritakan semula apa yang telah kamu baca bersama guru, rakan-rakan dan ibu
bapa.
Cari perkataan yang sukar dan cari maksud berdasarkan kamus.
Lakonkan watak di atas berdasarkan cerita yang telah kamu baca.
Beri pendapat kamu, mengapa Sang Kucing suka meniru suara haiwan lain………
(Kemahiran Aras Tinggi)


Click to View FlipBook Version