The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rahmayanti.architecture, 2022-11-20 23:44:32

BUKU PANDUAN KELOMPOK STUDI MAHASISWA

BUKU PANDUAN KELOMPOK STUDI MAHASISWA

BUKU PANDUAN KELOMPOK STUDI MAHASISWA

Oleh :
RAHMAYANTI
198708232022032003

Meliputi :
Pendahuluan
Tugas pokok dan fungsi kelompok studi mahasiswa
Standar prosedur kelompok studi mahasiswa
Tugas pokok dan fungsi pembina organisasi dan unsur Pendukung kemahasiswaan
Fasilitas, sarana dan prasarana
Tata tertib umum dan kode etik

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
2022
1

Sambutan Ketua Program Studi Arsitektur

Assalamu‟alaikum Wr. Wb.,
Salam Sejahtera bagi kita semua.
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, dimana atas
Limpahan karunia-Nya sehingga buku panduan kelompok studi mahasiswa dapat
terselesaikan. Buku panduan kelompok studi mahasiswa ini disusun untuk
meningkatkan kreatifitas mahasiswa terutama di lingkungan kampus Universitas Negeri
Gorontalo, dan memberikan penghargaan serta arahan dalam pelaksanaan kegiatan
kelompok studi mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Negeri Gorontalo. Dengan
demikian diharapkan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa akan semakin meningkat,
baik jumlah maupun mutunya. Disamping itu dapat pula memberikan motivasi kepada
mahasiswa untuk menjadi aktivis-aktivis kampus yang handal baik dari segi ilmu
pengetahuan maupun keterampilan. Para dosen dan karyawan pun
dapatmenggunakan Buku Panduan ini sesuai dengan kebutuhan. Besar harapan kami
semoga Buku Panduan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menyadari
bahwa Buku Panduan ini masih belum sempurna, oleh karena itu saran dari para
pembaca sangat kami harapkan.
Wassalamu‟alaikum Wr. Wb.

Gorontalo
K e t u a,
Program Studi Teknik Arsitektur

Lidya Tatura, ST.,M.Sc

2

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perguruan tinggi adalah sbg tempat „persemaian‟ calon pemimpin bangsa masa

depan, maka perlu pembentukan jiwa kepemimpinan, daya kreativitas, inovasi, dan
komunikasi guna meningkatkan mutu lulusan. Pembinaan kemhswaan difokuskan untuk
meningkatkan ketrampilan dengan pendekatan kelembagaan, minat-kegemaran,
penalaran-keilmuan, kesejahteraan, dan kepedulian sosial.

Universitas Negeri Gorontalo merupakan salah satu perguruan tinggi yang
memiliki visi Unggul dan Berdaya Saing, dimana seiring perkembangan UNG yang makin
maju, dinamika organisasi dan kegiatan juga mengalami perkembangan dan kemajuan
yang signifikan, dimana banyak mahasiswa yang berfikir kritis dan inovatif. Dalam hal ini
ini program studi Teknik Arsitektur selalu berupaya mendukung dan mengarahkan minat
dan bakat mahasiswa dengan mendukung dan memfasilitasi kegiatan kemahasiswaan
salah satunya adalh kelompok studi mahasiswa. Namun demikian selain itu juga perlu
adanya kontrol, kebijakan pembinaan kemahasiswaan merupakan bagian „integral‟ dari
kebijakan akademik, untuk menghasilkan lulusan yg memiliki „kompetensi‟
akademik dan/atau profesional, serta kemampuan „soft skills‟.

1.2 Pengertian
1.2.1 Kelompok Studi Mahasiswa

Kelompok studi adalah kumpulan beberapa manusia yang belajar bersama-sama
dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tertentu.
1.2.2 Mahasiswa
Mahasiswa merupakan peserta didik yang terdaftar pada salah satu Program Studi
Program Studi Arsitektur.

1.3 Tujuan
1. Meningkatkan peran mahasiswa sebagai bagian dari pencapaian visi, misi
program studi Teknik Arsitektur.
2. Meningkatkan motivasi mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan
kemahasiswaan.

3

3. Meningkatkan jiwa kepemimpinan dan kepribadian serta rasa cinta pada
almamater.

4. Meningkatkan kecerdasan dan keterampilan
5. Mempertinggi budi pekerti
6. Membangun jiwa solidaritas dan kepedulian terhadap teman dan sesama
7. Membangun kesadaran terhadap lingkungan baik alam maupun manusia
8. Mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air

1.4 Sasaran
a. Menghidupkan dan meningkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan
ekstrakurikuler mahasiswa.
b. Membentuk suasana kejiwaan mahasiswa untuk menyadari esensi suatu kegiatan
baik bagi dirinya maupun sesama mahasiswa lainnya.
c. Pemerataan kegiatan bagi seluruh mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.

1.5 Manfaat
Kelompok studi mahasiswa merupakan wadah pengembangan diri mahasiswa
yang diharapkan dapat menampung kebutuhan, menyalurkan minat dan
kegemaran, meningkatkan kesejahteraan dan sekaligus menjadi wadah kegiatan
peningkatan penalaran dan keilmuan serta arah profesi mahasiswa. Mengingat
pula mahasiswa merupakan bagian dari sivitas akademika UNG.

1.6 Pembina Organisasi Kemahasiswaan
Pada dasarnya adalah para Dosen atau tenaga kependidikan di perguruan tinggi
yang karena tugas atau jabatannya di perguruan tinggi ditetapkan menangani
bidang kemahasiswaan.

1.7 Unsur Pendukung Kemahasiswaan
Adalah tenaga administrasi yang ditetapkan oleh pimpinan untuk mendukung
pelaksanaan kegiatan kelompok studi.

4

1.8 Fasilitas Mahasiswa
Merupakan sarana dan prasarana yang dapat dipergunakan untuk pelaksanaan
kegiatan kemahasiswaan pada umumnya dan kelompok studi mahasiswa pada
progam studi arsitektur Universitas Negeri Grorontalo khususnya.

1.9 Struktur Organisasi KELOMPOK STUDI MAHASISWA

Pelindung : Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Negeri

Gorontalo

Pengarah : Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri

Gorontalo

Pembina : Dosen Jurusan Arsitektur

STRUKTUR KEPENGURUSAN

KELOMPOK STUDI KEILMUAN ARSITEKTUR

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Ketua Umum : Nabhan Ramin R. Daud

NIM :551 419 032

Sekretaris Umum : Noviana K. Laliyo

NIM :551 419 039

Bendahara Umum : Multia Dewi Mansur

NIM :551 419 001

I. Bidang Kewirausahaan

Ketua :

Wakil Ketua :

II. Bidang Infokom/Kominfo/Humas/…..

Ketua :

Wakil Ketua :

III. Bidang Keilmuan

1. Divisi Perancangan Arsitektur

Koordinator : Yusnan Mokoagow

5

Sekretaris NIM : 551 419 026
: Putri Farah Qurratu'ain

NIM : 551 419 037

2. Divisi Teori dan Sejarah Arsitektur

Koordinator : Bagas Dwi Nurcahyo
Sekretaris NIM : 551 419 054

: Resky Puteri Anugerah Mokoginta
NIM : 551 419 014

3. Divisi Sains dan Teknologi Arsitektur

Koordinator : Rahmat Ismail

NIM : 551 419 026

Sekretaris : Nurcholis Antula

NIM

4. Divisi Perumahan dan Permukiman

Koordinator : Berni Hantu

NIM : 551 419 003

Sekretaris : IinKristianiMooduto

NIM : 551 419 031

5. Divisi Perancangan Kota

Koordinator : Nurrizka Febriany

NIM : 551 419 063

Sekretaris : Irfan Afandi

NIM :

6

BAB II
TUGAS POKOK DAN FUNGSI KELOMPOK STUDI MAHASISWA

Selain himpunan mahasiswa, program studi juga menyediakan beberapa
kelompok studi yang bisa mewadahi minat dan bakat dari para mahasiswa. Semua
kegiatan di masing-masing kelompok studi terkoordinasi dengan himpunan mahasiswa
melalui bidang yang ada. Kelompok studi ini aktif menyelenggarakan kegiatan berupa
diskusi, seminar, dan pertemuan-pertemuan ilmiah lainnya. Adapun tugas dan fungsi
bidang didalam kelompok studi adalah:
 Bidang Kewirausahaan

Bidang Kewirausahaan merupakan bidang yang membuat program kreativitas
mahasiswa dalam menciptakan aktivitas usaha. Dimana mahasiswa berlatih
membuat kreativitas produk usaha yang dibutuhkan masyarakat (pasar). Melalui
kelompok studi ini mahasiswa memiliki kesempatan yang luas untuk meningkatkan
kompetensinya dalam berkreasi dan berinovasi menciptakan produk baru, juga
meningkatkan wawasan dan pengalamannya dalam berwirausaha. Bidang ini tidak
semata-mata berorientasi pada perolehan laba (profit), akan tetapi lebih
mengutamakan pada kemanfaatan dan kreativitas produk berbasis iptek serta
kualitas pelaksanaan usahanya.
 Bidang info dan komunikasi
Seperti namanya, bidang informasi dan komunikasi, hubungan masyarakat pada
kelompok studi ini memiliki tujuan menambah wawasan civitas teknik arsitektur
dengan memberikan informasi dan eksplorasi topik-topik seputar teknologi dan isu-isu
keteknikan yang sedang berkembang. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh
bidang ini antara lain pengelolaan majalah dinding dan bulletin, kunjungan industri,
dan kuliah tamu. Selain itu tujuan dari bidang ini adalah melakukan komunikasi dan
menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik didalam program studi maupun
diluar program studi. Bidang ini juga bertugas untuk memberikan informasi terkait
pelaksanaan kegiatan dan informasi-informasi lain tentang kelompok studi mahasiswa
yang ada diprogram studi arsitektur.
 Bidang Keilmuan
Tugas dan fungsi dari bidang keilmuan adalah memetakan kompetensi keilmuan
yang ada di program studi arsitektur. Pada bidang ini disesuaikan dengan kelompok
keilmuan dosen yang ada diprogram studi agar lebih mudah dalam melakukan

7

pembinaan sesuai divisinya masing-masing. Adapun pembagian divisi dalam bidang
keilmuan yaitu:
1. Divisi Perancangan Arsitektur

Divisi ini bertujuan untuk mengembangkan minat,bakat dan kreativitas
mahasiswa didalam merancang bangunan, baik bangunan tunggal maupun
bermassa. Divisi ini mengarahkan mahasiswa untuk dapat mengekplor
kemampuan mahasiswa untuk menghasilkan karya arsitektur yang out of the
box. untuk mewujudkan tujuan tersebut divisi ini melakukan kegiatan ini yaitu
sketsa, fotografi, diskusi ilmiah, yang dilakukan sebulan sekali. Selain itu divisi ini
dapat mempersiapkan atau mengarahkan mahasiswa untuk mengikuti program
kreativitas mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, dalam hal ini dapat
mengembangkan atau menghasilkan karya yang dapat menjadi nilai jual yang
ada dimasyarakat. Adapun petunjuk teknis program kreativitas mahasiswa
kewirausahaan ini dapat dilihat pada link
https://drive.google.com/file/d/1NMaMlSYS0JJBEN0gl7SiC2FP5tDEafOl/view.

Selain itu, divisi ini juga dapat mengarahkan mahasiswa untuk mengikuti
PKM karya inovatif yaitu program kreativitas mahasiswa yang dirancang untuk
menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap problematika faktual di
masyarakat atau dunia usaha, dan sekaligus mengasah kreativitas mahasiswa
untuk menghasilkan karya fungsional inovatif yang solutif berbasis iptek diberi
nama Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI). Adapun petunjuk
teknis untuk mengikuti PKM ini dapat diakses pada link berikut ini:
https://drive.google.com/file/d/1DT_NuSYKOPYXftTPWzFwxHf2hz3PUjHY/view

2. Divisi Teori dan Sejarah Arsitektur
Divisi ini bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa

dalam bidang teori dan sejarah arsitektur. Untuk mewujudkan hal tersebut divisi
ini melakukan pertemuan sebulan duakali untuk berdiskusi berbagai topik-topik,
kajian ilmiah, riset sosial, dll tentang teori dan sejarah arsitektur yang ada di
Gorontalo khususnya. Selain itu, divisi ini mengarahkan mahasiswa untuk terlibat
pada Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dimana
kegiatan ini merupakan kegiatan yang menjadi wadah kreativitas dan inovasi
mahasiswa di bidang penelitian sesuai dengan kaidah ilmiah. Pada PKM-RSH ini,
mahasiswa diharapkan mampu mengkritisi fenomena sosial humaniora yang ada
di masyarakat dengan pendekatan keilmuan, menggunakan metode yang tepat

8

dalam mencari informasi, menganalisis informasi menggunakan teori, dan

memberikan jawaban atas permasalahan yang ada dari fenomena tersebut.

Dengan demikian, hasil penelitian dapat dipublikasikan serta memberikan

manfaat bagi pihak-pihak berkepentingan. Pada PKM-RSH ini mahasiswa

diharapkan dapat menggali gagasan dan mengembangkan suatu penemuan

kreatif inovatif berbasis riset dan pengembangan. Petunjuk teknis dalam

pengajuan PKM-RSH ini dapat diakses pada link:

https://drive.google.com/file/d/1tvpq3UezytdY3oIeCA8DLjbYl3xCgbl/view.

Selain itu divisi ini juga dapat mengikuti PKM Artikel ilmiah. Program

Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM-AI) adalah salah satu bidang PKM

yang mempunyai tujuan utama membantu dan menyediakan media bagi

mahasiswa Indonesia untuk membuat artikel ilmiah dari hasil kegiatan akademik

berkelompok yang telah dilakukan. Berbeda dengan bidang PKM lainnya yang

pelaksanaannya berupa kegiatan fisik di laboratorium atau lapangan, PKM-AI

tidak mengenal adanya kegiatan semacam itu. Adapun juknis terkait PKM ini

dapat diakses pada link

https://drive.google.com/file/d/1leJAu0Hoa11h_dLPRUynaaoPzNYErGJ3/view

3. Divisi Sains dan Teknologi Arsitektur

Divisi ini bertujuan untuk pengenalan sains dan teknologi arsitektur

sederhana. Adapun tujuan dari divisi ini adalah untuk membangkitkan minat

mahasiswa terhadap riset bertaraf mahasiswa yang nantinya diharapkan dapat

memunculkan terobosan-terobosan baru yang dapat dimanfaatkan oleh

masyarakat. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, divisi ini melaksanakan

kegiatan-kegiatan seperti diskusi ilmiah yang diadakan sebulan sekali,

eksperimen-eksperimen sederhana, kunjungan ke beberapa proyek dosen dan

mahasiswa, dan masih banyak lainnya. Divisi ini mengarahkan mahasiswa dalam

persiapan mengikuti program kreativitas mahasiswa riset eksakta. PKM-Riset

Eksakta (PKM-RE) adalah jalur yang tepat untuk memahami dan

mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai konsep riset yang benar.

Untuk mengtahui pesyaratan dan tujuannya dapat mengakses petunjuk teknis

Link https://drive.google.com/file/d/1eMAVkGsEp7L0SBVLGZBnDhG3lUIaL5T5/view

Selain itu, divisi ini juga mendorong mahasiswa untuk ikut pada program

kreativitas mahasiswa bidang penerapan iptek atau PKM-PI merupakan program

yang mempunyai tujuan utama mendorong mahasiswa melihat segala macam

bentuk kebutuhan atau permasalahan pada masyarakat produktif di luar

9

kampus untuk memikirkan dan memberikan solusi iptek bagi permasalahan yang
dihadapi masyarakat yang kemudian dijadikan mitra program tersebut, adapun
petunjuk teknis Program kreativitas mahasiswa riset ksakta ini dapat diakses pada
link https://drive.google.com/file/d/1VdpP6TqSeIfV9f4xTRuGucDP6k1gmI6/view
4. Divisi Perumahan dan Permukiman

Divisi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahaiswa dalam
hal perumahan dan permukiman khususnya di provinsi Gorontalo. Divisi ini
melakukan kajian terhadap penanganan permukiman nelayan, permukiman dan
perumahan perkotaan serta permukiman dan perumahan di daerah kumuh.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut divisi inimelakukan pertemuan 2 kali dalam
sebulan. Divisi ini juga mendorong mahasiswa untuk mengikuti program kreatifitas
mahasiswa yaitu program kreativitas mahasiswa pengambian kepada
masyarakat. PKM-PM adalah program penerapan ilmu pengetahuan, teknologi
dan seni yang berorientasi non-profit dalam upaya untuk membantu
meningkatkan kualitas hidup, mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan,
dan melindungi lingkungan. Mitra dalam PKM-PM adalah masyarakat nonprofit,
seperti lembaga pendidikan (formal maupun non-formal), instansi pemerintah,
karang taruna, kelompok PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga), panti
asuhan, atau lembaga social kemasyarakatan yang lain. Adapun petunjuk teknis
dari PKM ini dapat diakses melalui Link berikut ini
https://drive.google.com/file/d/1u7oy1KudCdyRNNKFiXRFNP4tL1VlKjY/view

Selain itu divisi ini juga mengarahkan dan mendorong mahasiswa dalam
mengikuti PKM-GFT atau program kreativitas mahasiswa Gagasan Futuristik
tertulis dimana PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT) merupakan gagasan
kreatif yang futuristik sebagai respons intelektual atas persoalan aktual yang
dihadapi bangsa. Gagasan tersebut tidak terikat bidang ilmu, bersifat unik dan
bermanfaat, sehingga kampus yang diidealisasikan sebagai pusat solusi dapat
menjadi kenyataan. Untuk petunjuk teknis dapat diakses pada link berikut:
https://drive.google.com/file/d/1RVoLRlYNPInGudVq77hQEVEaahHkgSM/view.
5. Divisi Perancangan Kota
Divisi ini bertugas memningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam hal
perancangan kota yaitu dalam tahapan pembangunan kota, perancangan
kota (urban design) merupakan proses kelanjutan dari perencanaan kota (urban
planning). Urban design lebih mengacu pada penjabaran wujud fisik tiga
dimensi kota sebagai kelanjutan dari perencanaan dua dimensi yang dihasilkan

10

dalam produk-produk rencana kota. Tujuan dalam merencanakan
suatu kota atau desa adalah untuk menyejahterakan masyarakat,
menyamankan masyarakat untuk tinggal dan berkegiatan di kota/desa tersebut,
dan agar kota/desa tersebut berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal tersebut divisi
ini melakukan kajian dan pertemuan dua kali dalam sebulan.
Selain itu divisi ini didorong untuk memberdayakan mahasiswa dalam program
kreativitas mahasiswa terutama dalam PKM VGK dan PKM KC. Adapun
pengertian kedua PKM tersebut sebagai berikut:
1. PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) merupakan transformasi dari

PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK). PKM-VGK diupayakan
dalam rangka mengakomodasi kesenangan generasi saat ini dalam
mengunggah konten di media sosial dan mewadahi dalam koridor kreativitas,
keilmiahan, dan kemanfaatan. PKM-VGK menekankan pada gagasan
bersifat pemecahan masalah secara konstruktif yang dikomunikasikan dalam
bentuk konten media sosial. Pemecahan masalah diprioritaskan pada
sejumlah isu keprihatinan bangsa Indonesia dan/atau isu tujuan
pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/ SDGs). Gagasan
pemecahan masalah dapat berorientasi untuk saat ini atau untuk masa
depan. Titik berat kreativitas dan aspek saintifik tetap memiliki bobot
penilaian terbesar berkenaandengan gagasan konten yang dituangkan dalam
bentuk konten media YouTube. Untuk petunjuk teknis dapat diakses pada
link berikut:
https://drive.google.com/file/d/1lf8LkgKGc8rqRs241h6A_I2WLode4fe/view
2. Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) merupakan wahana
mahasiswa untuk mewujudkan ide konstruktif berbasis karsa dan nalar
walaupun masih belum sampai pada tahap memberikan nilai fungsional yang
sempurna dan atau kemanfaatan langsung bagi pihak lain. Produk PKM-KC
harus sudah berada pada skala siap pakai dan fungsional atau minimal skala
prototipe siap diuji coba. karsa cipta
https://drive.google.com/file/d/1be9eU_QX0l7nBPBq0WO9kjsHqU2vSiBn/view

Secara umum Panduan PKM dapa diakses pada link
https://drive.google.com/file/d/1UsIO3_u3flfOl2tHkCiSIAw8tTY9J0rZ/view

11

BAB III
STANDAR PROSEDUR KELOMPOK STUDI MAHASISWA

 Program Kerja Organisasi Kemahasiswaan
1. Kegiatan Berdasarkan Program Kerja
 Kegiatan-kegiatan harus terencana dan terstruktur dalam satu periode
kepengurusan sesuai visi, misi, dan tujuan organisasi
 Kegiatan-kegiatan tersebut harus disyahkan Organisasi Kemahasiswaan yang
bersangkutan dan dikordinasikan dengan pihak terkait
2. Kegiatan Non Program Kerja
 Kegiatan-kegiatan yang bersifat insidental sesuai kebutuhan Organisasi
 Kegiatan-kegiatan yang berdasarkan undangan dari pihak luar Organisasi
Kemahasiswaan yang bersangkutan

 Proposal Kegiatan
3..1 Format Proposal Kegiatan

1. Halaman Sampul Muka (Nama kegiatan, logo organisasi, nama organisasi, nama
kampus, tahun akademik) dan dilapisi plastik transparan.

2. Halaman isi Menggunakan Kop Surat Organisasi Kemahasiswaan yang
bersangkutan atau Kepanitiaan dengan ketentuan :
o Logo Fakultas disebelah kiri atas dan Logo Organisasi / Kepanitiaan
disebelah kanan sejajar
o Ukuran kertas A 4 ( 21 x 29.7 cm),
o Bentuk huruf Arial Narrow 12, 1 ½ Spasi
o Mencantumkan alamat Organisasi Kemahasiswaan yang bersangkutan,
Nomor telepon dan Kontak perorangan/ HP/Email
o Stempel Organisasi dan Kepanitiaan
3..2 Sistematika Penyusunan Proposal, harus berisi :
 Latar belakang. Memuat segala hal yang melatar belakangi kegiatan
 Nama dan Tema. Nama kegiatan singkat, padat dan menarik serta
mudah dimengerti sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang
bertentangan dengan tema (bila ada) Tema harus ada apabila
kegiatan yang sifatnya berskala besar.
 Jenis Kegiatan. Berupa kalimat singkat yang menggambarkan
pelaksanaan kegiatan.

12

 Tujuan Kegiatan. Tujuan Kegiatan harus mencerminkan Visi dan Misi
organisasi dan selaras dengan program kerja.

 Sasaran Kegiatan. Mencakup perorangan / kelompok / Institusi yang
mudah dimengerti.

 Waktu dan tempat
Memuat :
Hari/Tanggal : Cantumkan nama hari (koma) tanggal sesuai lama
waktunya.
Waktu : Pukul berapa sampai berapa. Tempat : Lokasi kegiatan
dengan alamat lengkap,

 Susunan Kepanitiaan
Personalia Kepanitiaan harus mencantumkan Nomor Induk Mahasiswa.

 Acara
Mencantumkan susunan acara secara rinci lengkap dengan alokasi
waktu perkegiatan beserta Narasumber.

 Anggaran Dana
Cantumkan anggaran yang rasional / sesuai yang diperlukan, kalau
perlu dari satuan (@), hingga sub total, perkelompok, baru dari
beberapa sub. Total dijumlah menjadi Total (jumlah keseluruhan dari
sub-sub total), sehingga bisa terlihat perhitungan dana yang diperlukan
dalam kegiatanitu, misalnya

1. Pembuatan Proposal 10 X Rp.3000,- = Rp.30.000,-
2. Pembelian Kertas dst (sub.total)
3. Pengadaan bunga 2 X Rp. 5000,- = Rp. 10.000,
4. Transport pp @ dst (sub total)
5. Pembuatan LPJ
a. Fotocopy undangan 10 X Rp.3000,- = Rp.30.000,-
b. Perbanyak LPJ dst sub.total)

TOTAL Rp……….
(terbilang :………………………………………………………….)
 Penutup

Berisi antara lain berisi ucapan terimakasih kepada pimpinan, semua
pihak yang membantu hingga dapat dilaksanakannya kegiatan,
mohon maaf bila terdapat segala kekurangan dalam pembuatan
proposal tsb.

13

 Lembar Pengesahan :
a. Berisi tempat, tanggal pembuatan proposal pada sudut atas (centring)
b. Sebelah kiri Ketua umum
c. Sebelah kanan Ketua Pelasana Kegiatan
d. Sebelah bawah (centring) mengetahui Ketua program studi
3..3 Ketentuan proposal kegiatan:
1. Kegiatan yang sudah dilaksanakan, harus dilaporkan secara tertulis (LPJ), kepada
ketua program studi dan Bagian Keuangan (Laporan Keuangan), paling lambat /
minimal 6 (enam) hari kerja setelah kegiatan dilaksanakan.
2. Laporan Pertanggung Jawaban diserahkan ke ketua program studi untuk
dievaluasi dan selanjutnya ditanda tangani .
3. Proposal dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) harus dijilid /berbentuk buku,
dengan ketentuan ; untuk Proposal : 1 asli, 2 fotocopy dan Laporan Pertanggung
Jawaban (LPJ) : 1 asli, 1 Fotocopy.
4. Setiap mencantumkan nama mahasiswa dalam Proposal, wajib mencantumkan
juga Nomor Pokok Mahasiswa / Nomor Induk Mahasiswa yang bersangkutan.
5. Pengeluaran Dana kegiatan oleh bagian keuangan pada Proposal yang diajukan
adalah: 6 (enam) hari kerja sebelum hari “H” (hari pelaksanaan kegiatan).
6. Semua kegiatan yang bersangkutan dengan penggunaan fasilitas kampus
ruangan) wajib berkoordinasi dengan bagian akademik.
7. Kegiatan yang memerlukan kendaraan operasional kampus atau fasilitas infocus
dll (selain ruangan kampus), mengajukan surat peminjaman ke Wakil Dekan II
dan berkoordinasi langsung dengan koordinator peralatan atau sopir.
 Sponsor Kegiatan

3..1 Sponsor yang mendukung / mendanai kegiatan harus sesuai dengan
ketentuan sebagai berikut :

1. Saling Menguntungkan
2. Bukan berasal dan untuk kepentingan Partai Politik
3. Bukan Produk Minuman Keras
4. Bukan Produk Rokok
5. Bukan Produk Yang Berkonotasi Seks
6. Bukan Produk Illegal atau Barang Terlarang
7. Produk yang belum tercantum dalam ketentuan di atas, akan diatur kemudian

3..2 Pemasangan atribut sponsor harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Mendapat izin secara tertulis dari Fakultas.

14

2. Ditempatkan pada lokasi yang sudah ditetapkan
3. Tidak mengganggu ketertiban, keindahan dan kebersihan
 Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan

Pertanggung jawaban keuangan harus memenuhi standar sebagai berikut:
 Pembelian barang dengan harga Rp. 1.000.000 ke atas harus menggunakan

materai Rp 10.000.
 Pembelian dengan harga di bawah Rp. 1.000.000 sampai Rp. 250.000

menggunakan materai Rp. 6.000.
 Kwitansi pembayaran photo copy harus melampirkan contoh
 Diserahkan ke Wakil Dekan II untuk dievaluasi dan ditandatangani,selanjutnya

menyerahkan ke Bagian Keuangan untuk laporan keuangan
 Laporan Pertanggung Jawaban harus dijilid dengan ketentuan yang sama dengan

proposal dan dibuat 2 (dua) rangkap.

15

BAB IV
TUGAS POKOK DAN FUNGSI PEMBINA ORGANISASI MAUPUN UNSUR

PENDUKUNG KEMAHASISWAAN

4.1. Pembina Kelompok Studi Mahasiswa
 Membimbing dan mengarahkan kegiatan dan aktifitas ektra kurikuler, agar
kegiatan organisasi berjalan dengan baik dan terarah.
 Membimbing kegiatan / aktifitas organisasi yang sifatnya administratif maupun
organisasi
 Bertanggungjawab terhadap oganisasi yang dibina / dibimbingnya untuk mencapai
prestasi yang terbaik dalam penalaran dan keilmuan, minat dan kegemaran,
kesejahteraan dan bakti sosial.
 Ikut serta merencanakan melaksanakan kegiatan /aktifitas kelompok studi
mahasiswa.
 Bertanggung jawab kepada Pimpinan Jurusan dan fakultas serta melaporkan
kegiatan organisasi yang dibinanya apabila diperlukan oleh institusi.

4.2. Unsur Pendukung
Unsur pendukung Kemahasiswaan adalah Subbagian Kemahasiswaan yang berfungsi:

 Pelayanan administrasi kegiatan kemahasiswaan
 Menangani proses pengajuan proposal kegiatan kemahasiswaan
 Pelayanan pengajuan klaim asuransi kecelakaan
 Pelayanan kebutuhan perlengkapan kegiatan kemahasiswaan
 Melaksanakan tugas yang didelegasikan pimpinan

16

BAB V
FASILITAS, SARANA DAN PRASARANA

5.1. Penggunaan Fasilitas, Sarana dan Prasarana
5.1.1 Gedung atau Ruangan Kelas :

Untuk penggunaan Gedung atau Ruangan kelas harus dikoordinasikan terlebih
dahulu dengan Kepala Bagian Akademik, untuk disetujui oleh wakil dekan II
kemudian oleh pihak penyelenggara kegiatan, tembusannya dikirimkan kepada Ka.
Prodi, Satpam, Cleaning Service dan Bagian Peralatan.
5.1.2 Dana Kesehatan atau Kecelakaan :

Mahasiswa yang telah memenuhi kewajiban administrasi semester berhak
mengajukan klaim dana kesehatan atau kecelakaan apabila selama
melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar (termasuk pergi atau pulang
kuliah ) atau kegiatan ekstra kurikuler yang seizin Pimpinan. Klaim diajukan ke
Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, dan mulai tahun
angkatan 2010-2011 dan seterusnya klaim diajukan langsung ke bagian
kemahasiswaan
5.1.3 Trasportasi :
Bis atau kendaraan operasional lainnya merupakan kendaraan untuk mobilisasi
mahasiswa dari kampus yang dapat digunakan mahasiswa dengan ijin dari Intitusi
5.1.5. Sarana Ibadah :
Sarana ibadah dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan penggunaannya yang
telah ditetapkan oleh Pimpinan.

17

BAB VI
TATA TERTIB UMUM DAN KODE ETIK

6.1 Tata Tertib Penggunaan Fasilitas Kegiatan Kemahasiswa
6.2 Kode Etik Kemahasiswaan

1. Kode Etik Organisasi Kemahasiswaan Tidak bertentangan dengan
Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945,Agama, serta Visi, Misi
Universitas Negeri Gorontalo, Fakultas teknik dan Jurusan Arsitektur.

2. Mempunyai visi dan misi yang jelas serta rasional
3. Mempunyai anggota aktif minimal 10 mahasiswa Program studi Teknik

Arsitektur
4. Mempunyai program kerja
5. Mempunyai struktur organigram dengan uraian tugas yang jelas
6. Kepengurusan bertanggungjawab kepada Pimpinan
7. Saling membantu dan menghargai kegiatan organisasi kemahasiswaan

lainnya yang sah dalam lingkup UNG
6.3 Persyaratan Menjadi Pengurus Kelompok Studi Mahasiswa

1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif di Program studi teknik Arsitektur UNG
3. Memiliki prestasi akademis IPK minimal 2,50
4. Tidak pernah mendapat Surat Peringatan ataupun sanksi dari UNG
5. Mempunyai kemampuan manajerial organisasi
6. Tidak terlibat dengan organisasi maupun kegiatan yang terlarang
7. Tidak terlibat dengan tindak kriminal dan narkoba
8. Bersedia dikoreksi Pimpinan
6.4 Kode Etik kegiatan mahasiswa
1. Tidak bertentangan dengan Kode Etik Organisasi
2. Mendapat izin tertulis dari Fakultas, Jurusan dan Program studi
3. Dalam pelaksanaannya tidak bertentangan dengan Peraturan Pendidikan

UNG (misal : Tidak adaunsur tengkorak, memakai sandal, memakai kaos
oblong dll )
4. Menjalankan disiplin administrasi, disiplin organisasi dan transparansi
5. Menghargai / tidak melakukan intervensi kegiatan sesama Organisasi
6. Personalia kepanitian kegiatan harus secara bergantian.

18

6.5 Sanksi-sanksi Organisasi
Sanksi diberikan kepada organisasi kemahasiswaan dengan tahapan-tahapan sbb :

1. Peringatan Lisan : Secara berjenjang peringatan lisan dapat diberikan atas
pelanggaran kode etik dan tata tertib yang.

2. Peringatan Tertulis : Peringatan tertulis diberikan atas dasar tidak diindahkannya
peringatan lisan. Bila peringatan tertulis pertama tidak diindahkan, maka
akan diberikan peringatan tertulis kedua.

3. Pembekuan Organisasi : diberlakukan bila Organisasi Kemahasiswaan tidak
mengindahkan peringatan tertulis kedua.

4. Pembubaran Organisasi : pembubaran organisasi kemahasiswaan dapat
dilakukan terhadap Organisasi Kemahasiswaan yang :
a. Tidak memiliki program kerja organisasi
b. Sering melaksanakan kegiatan diluar / tanpa program kerja
c. Tidak pernah melaksanakan program kerja Organisasi.
d. Aktivitas anggota organisasi sudah tidak berjalan

19


Click to View FlipBook Version