4 UPG01 392 206 392 0 0 Senin 7/18/2022 9:00 Hotel 203 9 BTH03 450 211 450 0 0 Senin 7/18/2022 7:30 Hotel 204 14 UPG08 392 203 392 0 0 Senin 7/18/2022 7:30 Hotel 206 18 UPG09 393 203 229 202 164 Senin 7/18/2022 14:30 Hotel 201 19 BTH09 449 204 149 205 300 Senin 7/18/2022 9:00 Hotel 203 10 BTH04 450 204 450 0 0 Selasa 7/19/2022 9:00 Hotel 205 11 UPG02 393 206 230 207 163 Selasa 7/19/2022 7:30 Hotel 202 20 BTH10 389 206 389 0 0 Selasa 7/19/2022 15:00 Hotel 206 21 UPG10 453 205 453 0 0 Selasa 7/19/2022 9:00 Hotel 205 22 UPG11 392 202 392 0 0 Selasa 7/19/2022 7:30 Hotel 202 12 BTH11 457 205 414 207 43 Rabu 7/20/2022 7:30 Hotel 205 23 UPG12 393 202 393 0 0 Rabu 7/20/2022 9:00 Hotel 202 24 BTH12 448 205 275 206 173 Rabu 7/20/2022 14:00 Hotel 205 25 UPG13 393 201 209 202 184 Rabu 7/20/2022 9:00 Hotel 202 26 UPG14 393 201 393 0 0 Kamis 7/21/2022 7:30 Hotel 201 27 UPG15 393 201 393 0 0 Kamis 7/21/2022 7:30 Hotel 201 28 UPG16 389 201 213 208 176 Kamis 7/21/2022 7:30 Hotel 201 29 UPG17 392 208 392 0 0 Sabtu 7/14/2022 9:00 Hotel 201 30 UPG18 390 208 287 201 103 Sabtu 7/23/2022 7:30 Hotel 208 31 UPG19 169 201 169 0 0 Sabtu 7/14/2022 9:00 Hotel 201 Jumlah Jamaah 12.621 10.793 1.828 IV. Pendataan dan penanganan peristiwa-peristiwa 1. Selama melaksanakan tugas dalam kurun waktu yang telah ditetapkan, bidang layanan Perlindungan Jamaah Sektor-2/Makkah telah melakukan pendataan dan penanganan peristiwa-peristiwa yang terkait dengan pelaksanaan ibadah haji, antara lain : a. Interogasi terhadap 5 orang pengunjung sebagai tamu dari jamaah hajipada tanggal 16 Juni 2022, jam 14.25 WAS karena masuk kamar di hotel 206, melakukan aktivitas ibadah di mushalla dan menemui jamaah tanpa ijin petugas, dengan data sebagai berikut: 1) Nama : M. Bamah TTL : Sinjai, 1 April 1984 No. HP : 0568825857 No. Igamah : 2230695017 2) Nama : Wahyu Farid TTL : Polman, 18 Februari 1997 No. HP : 0595445808 No. Igamah : 2458651201 3) Nama : Asrul
TTL : Gowa, 20 September 1997 No. HP : 056676184 No. Igamah : 2513854535 4) Nama : Muh. Taslim TTL : Sinjai, 15 Maret 1998 No. HP : 0573488314 No. Igamah : 2515559738 5) Nama : Abi Hurairah TTL : Makassar, 28 Mei 1998 No. HP : 0544891749 No. Igamah : 2485061747 6) Penyelesaian: a) Melakukan interogasi kepada yang bersangkutan b) Yang bersangkutan membuat surat pernyataan dan menyampaikan permohonan maaf untuk tidak mengulangi perbuatannya b. Interogasi terhadap 2 orang karyawan cathering Al-Masro’i pada tanggal 26 Juni 2022, jam 18.30 WAS karena masuk ke dalam hotel 206 tanpa identitas dan tanpa ID Card, dengan data sebagai berikut: 1) Nama : Sonhaji Bahrudin Madali TTL : Pamekasan, 3 April 1994 No. HP : 0596532984 2) Nama : Ahmad Jaelani TTL : Pamekasan, 1 Februari 1982 No. HP : 0564944136 3) Penyelesaian: a) Melakukan interogasi kepada yang bersangkutan b) Yang bersangkutan membuat surat pernyataan dan menyampaikan permohonan maaf untuk tidak mengulangi perbuatannya c. Penyelesaian kasus Laka Lantas yang dialami oleh pengemudi Sektor-2/Makkah pada tanggal 22 Juni 2022 Jam 13.10 WAS di Jl. Al-Hajj Kota Makkah karena menabrak truk tangki air dari belakang, sebagai berikut: 1) Nama : Ikin Sodikin Mahmudin Ishak 2) TTL : Tasikmalaya, 1 Februari 1952 3) No. SIM : 2217047790 4) Jenis Mobil : Toyota KIjang Innova 5) No. Polisi : 8142 JTA 6) No. Rangka : MHFXX43G680016522 7) Penyelesaian:
a) Melakukan pendalaman masalah kepada yang bersangkutan b) Penyelesaian kekeluargaan d. Kasus pembentangan dua spanduk dukungan doa terhadap beberapa tokoh politik Indonesia pada tanggal 5 Juli 2022 Jam 10.15 WAS di lokasi wisata Jabal Nur yang dilakukan oleh salah satu jamaah haji Indonesia dengan data sebagai berikut : 1) Nama : Djamaludin Koedoeboen Gani 2) TTL : Ohowait, 27 Juni 1969 3) Alamat : Jl. Ohoitel Kel. Lodar El Kec. Pulau Dullah Selatan, Kota Tual Provinsi Maluku 4) No. Paspor : C6110013 5) Kloter : 10 UPG (Ujung Pandang) 6) Penyelesaian: a) Pelaku membuat surat pernyataan dan menyampaikan permohonan maaf untuk tidak mengulangi perbuatannya b) Barang bukti berupa dua spanduk diamankan di kantor Sektor-2/Makkah, dengan catatan satu spanduk belum sempat dibentangkan. e. Ketua Rombongan meninggalkan jamaah di lokasi pengambilan Miqat ji’ranah pada saat melaksanakan Umrah Sunnah, sebagai berikut : 1) Nama : Achmad Zakih Abdul Razak 2) No. Paspor : C6934064 3) Kloter : UPG 11 4) No. HP : 085285141579 5) Lokasi : Tan’im, Kota Makkah 6) Kerugian : 1 orang jamaah tertinggal di lokasi Miqat Ji’ranah 7) Penyelesaian: (a) Petugas Linjam melakukan pengambilan keterangan terhadap yang bersangkutan (b) Petugas Linjam-2/Makkah melaksanakan penyisiran ke lokasi miqat di Ji’ranah untuk mencari jamaah (c) Jamaah Kembali di hotel karena diantar oleh jamaah haji dari Kloter lainnya. f. Dokumentasi : Terlampir V. Pendataan Barang Tercecer atau Hilang. 1. Pendataan barang tercecer
a. Penyerahan barang ketinggalan di bis sholawat milik jamaah dari Sektor 3/Makkah, berisi : 1) Dokumen pribadi (KTP, ATM, Kartu Vaksin dll) 2) Uang tunai Rp. 1.720.000,- 3) Uang 57 RAS 4) HP merk Samsung b. Penyerahan barang jamaah dari Sektor-3/Makkah yang ketinggalan di bis sholawat, sebagai berikut : 1) Dokumen pribadi (KTP, ATM, Kartu Vaksin dll) 2) Uang tunai Rp. 600.000,- c. Penyerahan barang tercecer ditemukan oleh jamaah lainnya di Masjidil Haram, sebagai berikut : 1) Nama : Irwan Usman Tjolleng 2) Paspor : C.6111348 3) Kloter : UPG 9 4) Barang : Tas pinggang, dokumen pribadi, HP merk Oppo, uang Rp. 890.000,- 5) Dokumentasi : d. Penyerahan barang jamaah yang tertinggal setelah pergeseran ke Madinah: 1) Nama : Muh. Dahlan Siala 2) Paspor : C.6111348 3) Kloter : UPG 2 4) Barang : a) Tas pinggang, dokumen pribadi b) HP merk Oppo c) Uang tunai Rp. 6.017.000.000,- dan 50 RAS e. Dokumentasi terlampir 2. Pendataan barang hilang. a. Kehilangan pada hari Ahad, 26 Juni 2022 jam 11.00 WAS: 1) Nama : Darwis bin Thaib 2) No. Paspor : C6114132 3) Kloter : BTH 01 (Batam) 4) No. HP : 082171097444 5) Lokasi : Gua Tsur, Makkah 6) Kerugian : KTP, SIM, Kartu BPJS, Kartu Vaksin, ATM Bank Riau dan uang sebesar 600 RAS 7) Penyelesaian:
(a) Sampai saat ini barang belum ditemukan, karena tidak ada petugas PPIH yang bertugas dilokasi kehilangan (b) Petugas Linjam Sektor-2/Makkah membuat surat keterangan kehilangan untuk keperluan pengurusan dokumen baru di Indonesia b. Kehilangan pada hari Senin, 27 Juni 2022 jam 19.00 WAS: 1) Nama : Muhammad Syukur 2) No. Paspor : C4340819 3) Kloter : BTH 01 (Batam) 4) No. HP : 081270254411 5) Lokasi : Areal Masjidil Haram, Makkah 6) Kerugian : KTP, SIM, Kartu BPJS, Kartu Vaksin, ATM Bank Riau dan uang sebesar 300 RAS dan Rp. 3.000.000,- 7) Penyelesaian: (a) Sampai saat ini barang belum ditemukan, petugas Linjam sudah melaksanakan koordinasi melekat dengan Linjam Sektor Khusus Masjidil Haram (b) Petugas Linjam Sektor-2/Makkah membuat surat keterangan kehilangan untuk keperluan pengurusan dokumen baru di Indonesia c. Perampasan oleh sopir taksi terhadap jamaah haji Indonesia pada saat pulang sholat subuh di Masjidil Haram, sebagai berikut : 1) Nama : Supriyadi Bahar Jaarip 2) No. Paspor : C6106287 3) Kloter : BTH 12 (Jambi) 4) No. HP : 082307787641 5) Lokasi : Kota Makkah 6) Kerugian : uang tunai 3000 RAS dan Rp. 11.000.000,- 7) Penyelesaian: (a) Petugas Linjam melakukan pengambilan keterangan terhadap korban (b) Petugas Linjam-2/Makkah membuat Laporan Khusus kepada Kadaker Makkah dengan tembusan Kasi Linjam Daker Makkah. (c) Kasus dihentikan karena alat bukti yang tidak cukup, serta keterangan dari korban yang selalu berubah, kurang jelas dan tidak konsisten dalam menjelaskan kronologis kejadian. d. Laporan kehilangan uang tunai di Hotel 201 Therawat At Atqwa, sebagai berikut: 1) Nama : Rahmawati 2) No. Paspor : C4673188
3) Kloter : UPG 15 4) No. HP : 082281903135 5) Lokasi : Hotel 201 Therawat At Atqwa 6) Kerugian : uang tunai Rp. 200.000 dan RAS. 50,- 7) Penyelesaian: (a) Petugas Linjam melakukan pengambilan keterangan terhadap korban (b) Petugas Linjam-2/Makkah melaksanakan pemeriksaan CCTV hotel. (c) Kerugian diganti sepenuhnya oleh pihak hotel. e. Dokumentasi terlampir VI. Kesimpulan dan Saran 1. Kesimpulan a. Pelaksanaan kegiatan perlindungan jamaah dilaksanakan sesuai dengan alokasi waktu yang telah rencanakan dan berjalan sesuai dinamika dan permasalahan jamaah dilapangan dan semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik. b. Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan ibadah haji dikarenakan jamaah haji kurang informasi dan belum mengetahui tentang hakekat pengamanan baik pengamanan personel, materiil, pangkalan dan informasi c. Masih terjadi keterbatasan jumlah personel Perlindungan Jamaah (Linjam) jika dihadapkan dengan besarnya tanggung jawab penugasan dan perbandingan rasio antara jumlah jamaah dengan petugas Linjam 2. Saran a. Dibutuhkan sosialisasi informasi secara menyeluruh dari personel TNI/Polri yang tergabung dalam layanan Linjam sejak dari embarkasi daerah hingga ke pusat terkait informasi tentang keamanan dan kerawanan yang akan dihadapi oleh jamaah haji Indonesia di Arab Saudi selama musim haji. b. Perlunya penambahan personel Linjam dari TNI/Polri, dikaitkan dengan dinamika penugasan yang sangat dinamis selama musim haji serta perbandingan rasio antara jumlah jamaah haji dan petugas Linjam.
G. PELAYANAN KESEHATAN 1. Pelayanan Kesehatan Kloter Pelayanan kesehatan yang dapat diberikan TKHI kepada jemaah haji berupa Pelayanan Kesehatan (Pemeriksan, pengobatan, rehabilitatif), Pemeriksaan kesehatan meliputi: a. Anamnesa. b. Pemeriksaan fisik. c. Pemeriksaan penunjang. d. Diagnosis. e. Penetapan tingkat risiko kesehatan f. Rekomendasi/saran/rencana tindak lanjut A. Visitasi Visitasi adalah kunjungan pemantauan jemaah haji sejak dari embarkasi, pesawat dan selama di Arab Saudi, dilakukan secara terus menerus dan sistimatis, dengan memberdayakan petugas kloter TPHI, TPIHI, TKHI, TPHD, TKHD dan perangkat kloter, ketua rombongan, ketua regu dan KBIH Tujuannya Visitasi adalah: 1. Memantau kesehatan jemaah haji secara dini, tindakan pengobatan, perawatan, rujukan, pemeliharaan kesehatan 2. Memantau keadaan yang mempengaruhi kesehatan jemaah haji,di pondokan, dan tindakan pengamanan 3. Bimbingan dan penyuluhan kesehatan 4. Terdeteksi keadaan yang bisa memperburuk kesehatan jemaah haji 5. Terbangunnya komunikasi antar petugas dan jemaah di kloter dalam rangka pemberian pelayanan kesehatan Visitasi merupakan suatu kegiatan yang wajib dilakukan oleh Tenaga Kesehatan dengan tujuan untuk memantau, mengawasi dan monitoring seluruh Jemaah Haji yang ada di kloternya masing-masing, terutama Jemaah Haji yang termasuk golongan risiko tinggi (risti) baik risti usia, risti penyakit maupun keduanya. Visitasi dilakukan setiap hari bergantian antara sesama TKHI, dengan prinsip harus ada yang berjaga dipelayanan kloter, sehingga Jemaah Haji yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap terlayani dengan baik. Setelah dilakukan visitasi maka harus dilaporkan secara elektronik melalui Aplikasi Siskohatkes Mobile dengan melaporkan informasi seperti tanggal dan jam dilakukan visitasi, jumlah kamar yang dilakukan visitasi, dengan
melampirkan foto kamar yang dilakukan visitasi oleh TKHI perhari, dan laporan harus di-upload sebelum pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS). B. Rujukan Rujukan medis adalah upaya rujukan kesehatan yang dapat bersifat vertikal, horizontal atau timbal balik yang terutama berkaitan dengan penyembuhan dan rehabilitasi serta upaya yang bertujuan mendukungnya Pelayanan kegawatdaruratan adalah tindakan medis yang dibutuhkan oleh pasien gawat darurat dalam waktu segera untuk menyelamatkan nyawa dan pencegahan kecacatan Triage adalah pengelompokan korban/pasien berdasarkan berat ringan nya trauma atau penyakit serta kecepatan penangan atu pemindahan. biasanya akan dikelompokan dalam 4 warna: a. Merah, menunjukan gawat darurat yang harus segera dberikan tindakan karena mengancam nyawa. b. Kuning, menunjukan pasien darurat, tidak gawat. c. Hijau, menunjukkan pasien tidak gawat, tidak darurat. d. Hitam, prioritas terakhir, pasien sudah meninggal. TKHI harus mempunyai sense of emergency respons, dimana harus bisa mengenali tanda-tanda kegawat daruratan, sehingga bisa memberikan tata laksana yang cepat, tepat dan cermat. Rujukan dilakukan apabila Jemaah Haji sakit sudah tidak bisa ditangani lagi di kloter, rujukan bisa dilakukan ke sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Rujukan harus dilaporkan setiap hari melalui Aplikasi Siskohatkes Mobile yang ada pada Android. Adapun menu rujukan yang harus dilaporkan oleh TKHI antara lain: Nama Jemaah Jemaah, Umur, Nomor Passpor, Nomor Porsi, Tanggal dan Jam Pelayanan, Diagnosis 1- 5, Daerah Kerja (Daker), Sektor, dan tempat rujukan baik ke sektor, KKHI atau RSAS, Diagnosis 1-5, pemakaian obat dan perbekalan kesehatan (perbekes), tindakan yang telah diberikan kepada Jemaah Haji yang sakit, serta status upload C. Evakuasi Evakuasi adalah proses pemindahan jemaah sakit antar daerah kerja di Arab Saudi. Persiapan evakuasi yang harus diperhatikan: a. Surat Rujukan
b. Resume medis c. Rekam jejak ibadah pasien d. Rujukan RSAS pada saat peak season e. Perhatikan jadwal kepulangan pasien f. Surat jalan g. Koordinasikan dengan PPIH antar Daerah Kerja h. Persiapkan obat dan alkes yang dibutuhkan i. Persiapkan pendamping j. Ambulans k. Dokumen lain D. Safari Wukuf Safari wukuf adalah perjalanan untuk menghadirkan Jemaah yang sakit di Padang Arafah. Proses evakuasi Jemaah sakit yang memenuhi kriteria yang diberangkatkan dari KKHI Makkah ke Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah dan kembali ke KKHI Makkah. Kriteria Safari Wukuf. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pusat Kesehatan Haji Nomor HK.02.07/1/1988/2017 Tentang Penetapan Kriteria Safari Wukuf Bagi Jemaah Haji Indonesia. E. Tanazul Tanazul adalah Pemulangan jamaah haji ke tanah air tidak mengikuti kelompok terbang asalnya karena alasan kesehatan atau alasan lain. ada 2 macam Tanazul, yaitu a. Tanazul Awal, Pemulangan lebih dini jamaah haji dikarenakan sebab tertentu b. Tanazul Akhir, Penundaan pemulangan dikarenakan sebab tertentu Syarat Tanazul adalah 1. Pasien laik terbang, dibuktikan dengan MEDIF yang disetujui oleh RSAS ataupun dokter penerbangan GARUDA 2. Mendapatkan seat sesuai dengan kondisinya a. Duduk 1 seat b. Berbaring 6 seat untuk Saudia dan 4 seat untuk Garuda Jemaah yang akan tanazul disiapkan untuk evakuasi ke daerah kerja tempat pemulangan (Jeddah atau Medinah). 2. Pelayanan Kesehatan sektor
Peran EMT dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan dan rujukan cepat dapat mempercepat penanganan jemaah sakit sehingga memperkecil angka morbiditas dan mortalitas jemaah khususnya di tingkat sektor dan fase ARMUZNA. Dalam menjalankan fungsinya EMT akan berkoordinasi dengan seluruh PPIH Kesehatan lain seperti Tim Promotif dan Preventif (TPP), Tim Kuratif Rehabilitatif (TKR), PPIH Kloter Tenaga Kesehatan Haji dan seluruh PPIH bidang lainnya. Kegiatan EMT di Daerah Kerja Mekkah 1) Sebelum kedatangan jemaah kloter pertama EMT melakukan rapat koordinasi dengan perangkat Sektor yang terdiri dari EMT Mekkah, TPK dan PPIH Arab Saudi Kementerian Agama. Kemudian dilanjutkan dengan orientasi dan pemetaan Sektor yang kegiatannya antara lain persiapan sarana kesehatan dan obat-obatan sektor, orientasi pondokan, rumah sakit rujukan, pelayanan emergency di Masjidil Harom, dan survey sektor khusus. Koordinasi dengan KKHI Mekkah, dan Tenaga Pendukung Kesehatan. 2) Kedatangan dan kepulangan jemaah EMT melakukan identifikasi awal, deteksi dini dan penanganan kegawatdaruratan saat kedatangan/kepulangan jemaah di wilayah kerja sektor masing-masing. Juga meminta data jemaah resiko tinggi dari PPIH kloter. EMT sektor dan PPIH kloter membangun jejaring kerja melalui sarana komunikasi berbasis online untuk memudahkan koordinasi. Selain itu melakukan Rapat Koordinasi secara berkala dengan PPIH Kloter Tenaga Kesehatan Haji dan perangkat sektor untuk monitoring dan evaluasi kegiatan. 3) Selama jemaah di Mekkah Tim EMT melakukan visitasi di Pondokan bersama PPIH Kloter, khususnya pada jemaah risiko tinggi. Pelayanan kesehatan di masingmasing sektor sesuai jadwal jaga yang ditetapkan, terdiri dari : deteksi dini kegawatdaruratan, tatalaksana kegawatdaruratan, dan rujukan. Rujukan dilakukan sesuai dengan system triase (merah dan kuning ke KKHI Mekkah, dan hijau stabilisasi di kloter). 4) Pelayanan Kesehatan Sektor Khusus Pelayanan kesehatan di sektor khusus bertempat di sekitar Masjidil Haram. Pelayanan kesehatan dibagi menjadi dua shift yaitu :
shift pertama 08.00 s/d 20.00 WAS dan shift kedua 20.00 s/d 08.00 WAS (Jadwal menyesuaikan dengan jadwal operasional sector khusus). Petugas setiap shift berjumlah 2 orang terdiri atas 1 orang dokter dan 1 orang perawat, kecuali setiap hari jumat khusus di shift pertama terdiri atas 2 orang dokter dan 2 orang perawat. Adapun kegiatan di sektor khusus meliputi deteksi dini, melakukan triase, penanganan kegawatdaruratan, dan rujukan. 3. Pendataan Jemah Wafat Jumlah Jemaah yang wafat sampai saat ini di sektor 2 Syisah berjumlah 7 orang yaitu BTH 06 ( 1 orang ), BTH 05 ( 2 orang ), BTH 07 ( 1 orang ), UPG 11 ( 2 Orang ),UPG 10 ( 1 Orang) 4. Pendataan jemah haji di sektor Jumlah jemah yang ada di sektor 2 Syisyah berjumalah 12.621 yang terdiri dari Embarkasi BTH ada 12 kloter dan Embarkasi UPG 19 Kloter. 5. Kendala dan solusi Kendala : 1. Jamaah tidak tergabung dalam satu hotel singga menyusahan TKH dalam memberikan pelayanan 2. Petugas TKH kloter perlu di tambah lagi dan di usahan harus ada laki-laki dan peremuan dalam tkh kloter 3. Petugas sektor EMT SDM nya harus di tambah lagi perawat dan dokter 4. Pencatatn dan permintaan obat tidak terintegrasi dengan TKHnya Solusi : 1. Jemah harus berada dalam satu hotel sehingga lebih mudah dalam pengawasan dan akses pelayanan 2. Ketika hotelnya terpisah di harapkan TKHnya terpisah juga tidak di satu hotel 3. Di tambah jumlah perawat dan dokter dalam formasi EMT 4. Sistem pencatatan obat harus terintegrasi langsung ke TKHnya suapaya tidak menyulitkan dalam pendistribusian obat.
BAB III PELAKSANAAN SATGAS MASYAIR A. PELAKSANAAN SATGAS ARAFAH Daftar nama petugas Sektor 2 Makkah Satgas Arafah adalah sebagai berikut : NO NAMA BIDANG STATUS 19 Akhmad Muhtarom Satam Pengawas Maktab Arafah tabahan1 20 Aliansyah Pengawas Maktab Arafah Indonesia 21 Dinny Arum Handayani Pengawas Maktab Arafah Indonesia 22 Fitriyani H.A.Muthalib Pengawas Maktab Arafah Indonesia 23 Hasyim Asyari Pengawas Maktab Arafah Tepung 24 Ismail Basri Ibon Pengawas Maktab Arafah Tepung 25 Lukman Nulhakim Pengawas Maktab Arafah Indonesia 26 Maftuchin Toha Masud Pengawas Maktab Arafah tabahan1 27 Marisun Pengawas Maktab Arafah Indonesia 28 Moch Maimun Bisri Pengawas Maktab Arafah tabahan1 29 Mujib Fahmi Pengawas Maktab Arafah Indonesia 30 Muzaki Pengawas Maktab Arafah Indonesia 31 Nur Muhammad Kurniawan Pengawas Maktab Arafah Tepung 32 Nurzaini Wahyu Widodo Pengawas Maktab Arafah Indonesia 33 Raguan A Aljufri Pengawas Maktab Arafah Indonesia 34 Ramadan Subhi Pengawas Maktab Arafah Indonesia 35 Sigit Suprapto Bin Teguh Pengawas Maktab Arafah Tepung 36 Slamet Budiono Pengawas Maktab Arafah tabahan1 37 Suparno Sutarman Kastoiban Pengawas Maktab Arafah tabahan1 B. PELAKSANAAN SATGAS MUZDALIFAH Daftar nama petugas Sektor 2 Makkah Satgas Muzdalifah adalah sebagai berikut: NO NAMA BIDANG STATUS 56 Lutfi Yunus Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 57 Dani Hamdani Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 58 Rohmawati Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 59 Hendra Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 60 Dadang syaripuddin Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 61 Wahyuddiin Ukoli Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia
62 M. Jadul Maulana Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 63 Mohamad Muki Mat Jari Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 64 Achmad Midkhom chakim Masduki Sektor 2 Mudzhalifah tabahan1 65 Hasan Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 66 Husnul Azmi Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 67 Iwan Thomasfa Sutimanto Sektor 2 Mudzhalifah tabahan1 68 Mansur Asrosri Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 69 Moh Anshari Sektor 2 Mudzhalifah tabahan1 70 Mohammad Mangkarto Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 71 Muhamad Ghufron Alfy Sektor 2 Mudzhalifah tabahan1 72 Saudah Abdurahman Gazali Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 73 Supiyan Komari Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 74 Muhammad Sofi Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 75 Nolahira Kapera Bali Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 76 Siska Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 77 Tulus Raharjo Ratmuji Sektor 2 Mudzhalifah Indonesia 78 Ikin Sodikin Mahmudin Ishak Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 79 Abdul Wafi Sektor 2 Mudzhalifah Tepung 80 Mail Bn Saliyah Sektor 2 Mudzhalifah Tepung C. KONDISI PELAYANAN SATGAS MUDZALIFAH Kondisi pelayanan satgas mudzalifah pada umumnya berjalan dengan aman dan lancar. Awal jamaah memasuki muzdalifah pada jam 19.00 WAS. Pendorongan dimulai pada jam 24.00 WAS dan berakhir pada jam 05.00 WAS. Selanjutnya yang perlu jadi catatan di muzdalifah ketersediaan karpet yang sangat sedikit, khususnya di maktab 12,13,14, dan ada beberapa toilet yang tidak tersedia air. D. PELAKSANAAN SATGAS MINA Daftar nama petugas Sektor 2 Makkah Satgas Mina adalah sebagai berikut: NO NAMA BIDANG STATUS 1 Imdadurohman Safari Wukuf Indonesia 2 Nu'man Khumaidi Safari Wukuf Indonesia 3 Handi Adji Sentana Pos Jamarat 4 Mina Indonesia 4 Alawi Salman Pos Jamarat 4 Mina Tepung 5 Anwari Mattali Ahmad Pos Jamarat 4 Mina Tepung 6 Hasanuddin Misbah Eman Pos Jamarat 4 Mina Tepung
7 Ismail Agus Rizalla Pos Jamarat 4 Mina Tepung 8 Istadi Toyib Pos Jamarat 4 Mina Tepung 9 Musaid Djamil Holle Pos Jamarat 4 Mina Tepung 10 Rofik Matsari Kasman Pos Jamarat 4 Mina Tepung 11 Rusdianto Pos Jamarat 4 Mina Tepung 12 Syamsinar Syamsuddin Pos Jamarat 4 Mina Tepung 13 Munawarah Rasyid Junaid Pos Jamarat 4 Mina Tepung 14 Cikal Aji Wicaksono Pos Jamarat 4 Mina Tepung 15 Zulfiqar Zuhriaddin Nashrullah Pos Jamarat 4 Mina Tepung 16 Abdul Manan Jamaluddin Arsikan Pos Jamarat 4 Mina Tepung 17 Samsul Muarif Bn Fadil Mugar Pos Jamarat 4 Mina Tepung 18 Febi Fahrizal Muhtar Pos Jamarat 4 Mina Tepung 38 Abdul Khoir Pengawas Maktab Mina Tepung 39 Dedi Santoso Ahmat Pengawas Maktab Mina Tepung 40 Diki Ash Syukroni Pengawas Maktab Mina Tepung 41 Khoirul Akromah Pengawas Maktab Mina Tepung 42 Ridwan Uri Samsuri Pengawas Maktab Mina Tepung 43 Romi Amrullah Ramli Pengawas Maktab Mina Tepung 44 Ryan Syahrul Atiq Al Khowwas Pengawas Maktab Mina Tepung 45 Saleh Ibrahim Daulay Pengawas Maktab Mina Tepung 46 Abdul Aziz Jofan Pengawas Maktab Mina Tepung 47 Eveviria Pengawas Maktab Mina Indonesia 48 Dewi Sekar Tanjung Pengawas Maktab Mina Indonesia 49 Kartini Pengawas Maktab Mina Indonesia 50 Abdullah Farid Kafani Pengawas Maktab Mina tabahan1 51 Tri Andriani DJ Pengawas Maktab Mina Indonesia 52 Tsaqifah Adib T Pengawas Maktab Mina Indonesia 53 Wahyu Dwi Ratnawati Pengawas Maktab Mina Indonesia 54 Henny Rizky Ariani Pengawas Maktab Mina Indonesia 55 Muhammad Faqih Hajam Pengawas Maktab Mina Tepung 81 Kapten Ctp Edy Siswanto MCR Pos II Indonesia 82 AKP Partoyo MCR Pos II Indonesia
BAB IV REKOMENDASI 1. Penempatan petugas Makkah agar difokuskan kepada satgas arafah dan muzdalifah, karena untuk penempatan sebagaimana tahun ini petugas makkah di tempatkan di mina akan mengalami ketidaksesuaian pelayanan antara maktab di mina dengan pelayanan jamaah haji pada saat jamaah haji melakukan nafar awal di makkah. 2. Untuk kesiapan akomodasi makkah agar disiapkan sedini mungkin sebelum petugas sektor 2 datang. 3. Peralatan sarana dan prasarana elektronik agar ditambah. 4. Rasio petugas dengan jamaah tahun ini sudah ideal agar dapat dipertahankan. 5. Dalam penempatan petugas akomodasi setiap hotel agar di atur agar jamaah tidak pecah pada saat kedatangan. 6. Pelayanan hotel yang buruk tahun ini agar tidak dipilih lagi untuk tahun berikutnya. 7. Agar seluruh PPIH sektor agar dipilih kembali untuk menjadi PPIH tahun berikutnya. Demikian laporan ini dibuat, agar dapat menjadi pertimbangan untuk tahun berikutnya. Makkah, 03 Agustus 2022 Ka Sektor 2, Lutfi Yunus