KONEKSI ANTAR MATERI EVI OKTAVIA TETRI REFLEKSI MODEL 4 P PERISTIWA PERASAAN PEMBELAJARAN PENERAPAN KEDEPAN MOMEN PALING PENTING/MENANTANG/MENCERAHKAN iveaivatkoirtet MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK CGP ANGKATAN 10 SMP NEGERI 1 ADIWERNA KABUPATEN TEGAL PERISTIWA Ada beberapa momen penting serta mencerahkan bagi saya yaitu ketika mengeksplorasi modul 1.1 saya mendapat pencerahan banyak hal salah satunya sebagai pendidik, peran saya adalah sebagai among/fasilitator bagi peserta didik. Maka saya wajib mengembangkan potensi peserta didik sesuai kodrat alam dan kodrat zaman Pada saat saya mengeksplorasi modul 1.2, saya mempelajari nilai dan peran guru penggerak antara lain harus melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada murid, memiliki nilai mandiri, kolaboratif, reflektif, serta inovatif. Dari keduanya saya memahami bahwa peran saya sebagai pendidik adalah menuntun peserta didik sesuai kemampuan serta mengidentifikasi karakter mereka untuk dikembangkan menjadi profil pelajar Pancasila.
“Selalu tampak tidak mungkin hingga selesai dikerjakan” -Nelson Mandela_ PERASAAN PERASAAN SAAT DALAM MOMEN Perasaan khawatir dan pesimis pada saat awal mengikuti pembelajaran melalui LMS guru penggerak selalu muncul. Selalu bertanya pada diri sendiri apakah saya mampu mengerjakan semuanya karena pada saat saya membuka LMS ternyata banyak sekali tugas yang harus diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Namun saya tidak menyerah bahkan semakin semangat ketika sudah berdiskusi dengan teman sesama CGP dan Fasilitator serta Pengajar Praktik yang luar biasa. Dengan tetap bersemangat dalam menjalani prosesnya, karena saya yakin dalam setiap hal yang saya usahakan akan berdampak positif bagi diri saya, peserta didik, rekan sejawat dan lingkungan baik sekolah maupun masyarakat. Mengapa saya yakin? Karena dari modul yang telah saya pelajari, saya mendapatkan berbagai pencerahan melalui filosofi pemikiran KHD, dan nilai-nilai serta peran guru penggerak yang selalu menginspirasi serta memotivasi diri saya untuk terus belajar menjadi lebih baik, pantang menyerah sampai akhir hayat. Semua ilmu yang sudah saya peroleh dari pembelajaran di modul 1.1 dan modul 1.2 sangat bermanfaat dan inshaaAllah akan saya terapkan serta akan saya gunakan untuk memotivasi rekan-rekan sejawat agar bersama-sama belajar menjadi lebih baik. Saya mempelajari modul 1.1 dan modul 1.2 momen yang sangat menantang adalah tugas yang beruntun dan harus selesai pada waktu yang telah ditentukan, sehingga saya harus bisa memanajemen waktu dengan baik karena harus seiring sejalan dengan kegiatan belajar mengajar. Selain itu saya juga belajar membuat bahan presentasi yang menarik baik berupa video, poster, mind map, serta belajar juga membuat google site yaitu digital portofolio untuk menyimpan artefak tugastugas yang saya kerjakan. Saya merasa sangat senang karena temanteman sesama CGP juga memotivasi saya, , sebagian besar dari mereka menginspirasi untuk menjadi pribadi yang matang dan lebih baik. Begitupula dengan fasilitator dan pengajar praktiknya, mereka sangat antusias dan penuh semangat membuat kami sebagai peserta pendidikan guru penggerak angkatan 10 merasa selalu termotivasi dan terbimbing dalam penyelesaian tugas-tugas kami. Bersama dengan teman-teman CGP Angkatan 10, Fasilitator dan Pengajar Praktik, saya merasa banyak sekali memperoleh pengalaman belajar yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya.
PEMBELAJARAN PERUBAHAN MINDSET Sebelum mempelajari modul 1.1 dan 1.2 pada program pendidikan guru penggerak saya berfikir bahwa peserta didik ibarat kertas kosong yang dengan mudah dan semau kita bisa dicoret-coret, dan pembelajaran dalam kelaspun hanya berpusat pada guru serta menuntut peserta didik menguasai semua materi dengan berpatokan pada perolehan nilai di atas KKM. Namun setelah mempelajari dan memahami modul 1.1 dan modul 1.2 saya terus berusaha memperbaiki pola dan strategi pembelajaran, mencoba mengidentifikasi karakter peserta didik guna memenuhi kebutuhan mereka serta menggali potensi yang dimiliki mereka demi mewujudkan profil pelajar Pancasila. Saya menyadari bahwa mendidik adalah menuntun bukan lagi menuntut. Yang artinya kita harus menuntun mereka dalam belajar untuk meraih masa depan yang selamat dan bahagia. Sehingga pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas harus selalu berpihak kepada peserta didik. Sebelum mempelajari modul 1.1 dan 1.2 pada program pendidikan guru penggerak saya berfikir bahwa peserta didik ibarat kertas kosong yang dengan mudah dan semau kita bisa dicoret-coret, dan pembelajaran dalam kelaspun hanya berpusat pada guru serta menuntut peserta didik menguasai semua materi dengan berpatokan pada perolehan nilai di atas KKM. Namun setelah mempelajari dan memahami modul 1.1 dan modul 1.2 saya terus berusaha memperbaiki pola dan strategi pembelajaran, mencoba mengidentifikasi karakter peserta didik guna memenuhi kebutuhan mereka serta menggali potensi yang dimiliki mereka demi mewujudkan profil pelajar Pancasila. “Jangan takut berjalan lambat,tetapitakutlah jika hanya diam ditempat _pepatah Tiongkok_
“Kreatifitas adalah kecerdasan bersenang-senang” _Albert Einstain_ PENERAPAN KEDEPAN RENCANA PENGEMBANGAN DIRI Untuk menguatkan nilai-nilai dan peran guru penggerak yang saya miliki, ada pengembangan diri yang sederhana, konret dan rutin yang bisa saya lakukan yaitu melaksanakan pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik. Rencananya saya akan melakukan pembelajaran yang menyenangkan dan berpihak kepada peserta didik yaitu membuat English Corner di setiap kelas. serta membuat beberapa projek berupa mini dictionary, atau pembelajaran interaktif yang bisa membangkitkan semangat belajar peserta didik, misalnya dengan media yang menarik atau game interaktif. Tidak lupa pula di akhir pembelajaran saya akan melakukan refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang akan dilaksanakan di pertemuan berikutnya. “TERIMAKASIH”