The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by hazimahtang24, 2023-11-06 06:58:54

ETIKA DAN PERADABAN KUMPULAN

ETIKA DAN PERADABAN KUMPULAN

PERANAKAN DAN KELESTRIAN BUDAYA PUAN NOORHUDA BINTI ABDUL KARIM


AHLI KUMPULAN - SITI HAZIMAH BINTI ABDUL RASHID TANG - NOORDIANA BINTI NOOAZHAR - NATASYA DANIA BINTI RUHAIZAN - NIVITHA MANISEGARAN


PENDAHULUAN Peranakan, juga dikenal sebagai Straits Chinese atau Baba-Nyonya, adalah kelompok etnis unik di Malaysia yang mencerminkan percampuran budaya Tionghoa dan Melayu. Mereka adalah keturunan dari pernikahan antara imigran Tionghoa dan penduduk asli Melayu, dan telah memainkan peran penting dalam membentuk sejarah dan keanekaragaman budaya Malaysia. Peranakan mempunyai pelbagai contoh antaranya, bahasa peranakan. Bahasa Peranakan adalah bahasa campuran yang digunakan oleh komunitas Peranakan atau Baba-Nyonya di Malaysia, terutama di daerah-daerah seperti Melaka dan Penang. Bahasa ini juga disebut “Baba Malay” atau “Baba Chinese.” Bahasa Peranakan adalah hasil perpaduan antara bahasa Melayu dan dialek Tionghoa Hokkien. Contoh kedua adalah kesenian dan kerajinan tangan.Kesenian adalah ungkapan kreatif manusia dalam berbagai bentuk seperti melalui seni lukis, musik, tarian, teater, seni rupa, dan lainnya. Kesenian memungkinkan individu untuk mengungkapkan perasaan, gagasan, atau pengalaman mereka dengan cara yang kreatif dan bervariasi. Selain itu, masakan peranakan juga tergolong dalam peranakan dan kelestarian.Masakan Peranakan, yang juga dikenal sebagai masakan Nyonya, adalah jenis kuliner yang berasal dari komunitas Peranakan atau Baba-Nyonya, terutama ditemukan di wilayah-wilayah seperti Melaka dan Penang di Malaysia. Masakan Peranakan merupakan hasil dari perpaduan budaya antara Tionghoa dan Melayu, dan menciptakan hidangan yang memiliki karakteristik unik dan beragam. Akhir sekali, peranakan dan kelestarian juga mempunyai festival berbagai budaya. Festival budaya adalah acara atau perayaan yang diadakan untuk merayakan, mempromosikan, dan memperingati warisan budaya, seni, dan tradisi suatu kelompok atau masyarakat. Festival budaya biasanya mencakup beragam kegiatan seperti pertunjukan seni, tarian tradisional, musik, pameran seni rupa, kuliner khas, dan aktivitas yang menggambarkan aspek-aspek penting dari budaya tersebut. Namun, tantangan besar adalah menjaga kelestarian budaya ini di era globalisasi dan perubahan sosial yang cepat. Untuk melindungi dan merayakan warisan budaya Peranakan, perlu ada upaya yang berkelanjutan, termasuk festival budaya, museum yang menampilkan warisan Peranakan, serta pendidikan budaya yang dapat diakses oleh masyarakat. Dalam rangka menjaga kekayaan budaya Peranakan yang unik ini, kerjasama dan perhatian terus-menerus dari masyarakat dan pemerintah sangat penting.


FESTIVAL BUDAYA Festival budaya adalah titik tumpuan yang memegang peranan penting dalam memperkukuhkan dan memelihara warisan serta identiti unik yang berkembang dalam masyarakat pelbagai etnik di Malaysia. Dalam tulisan ini, kami akan menyelami festival-festival khas yang dikekalkan oleh empat kumpulan etnik yang berbeza iaitu kaum Serani, Bugis, Chitty India, dan Baba dan Nyonya. Setiap kumpulan etnik ini membawa bersama mereka tradisi dan nilai-nilai yang kaya, yang telah diteruskan dari generasi ke generasi sepanjang berabad lamanya. Festival-festival yang mereka rayakan bukan sahaja mencerminkan kepelbagaian budaya, tetapi juga menjadi penanda identiti kebangsaan yang unik. Oleh itu, dalam perenggan awal ini, kita akan menjelajahi perayaan-perayaan yang mempertontonkan keunikan dan kekayaan warisan setiap kumpulan etnik ini, serta betapa festival-festival ini membuka ruang untuk lebih mendalami makna budaya dan warisan masyarakat pelbagai etnik yang melekat di Malaysia.


BABA NYONYA & SERANI ➢ Festival Kebudayaan Baba-Nyonya :Festival ini mengusung warisan seni dan budaya Peranakan, dengan pameran seni, tarian tradisional, dan pertunjukan musik yang merayakan elemen-elemen budaya Tionghoa dan Melayu yang melekat pada komunitas ini. ➢ Larut Matang Peranakan Festival (Malaysia): Festival ini adalah perayaan budaya Baba-Nyonya di daerah Larut Matang, Perak, Malaysia. Ini mencakup pameran budaya, tarian, dan musik tradisional. ➢ Hari Keluarga Peranakan: Acara ini adalah kesempatan bagi komunitas Baba-Nyonya untuk berkumpul dan merayakan hubungan keluarga mereka dengan perayaan, pertunjukan budaya, dan masakan tradisional. •Festa da São João (Festival Santo Yohanes): Di Malaka, Indonesia, masyarakat Serani merayakan Festa da São João untuk menghormati Santo Yohanes. Festival ini mencakup prosesi, tarian tradisional, dan musik yang mencerminkan pengaruh budaya Portugis. •Natal (Christmas): Seperti banvak kelompok Eurasia, masyarakat Serani merayakan Natal dengan ibadah gereja, dekorasi Natal, dan perayaan bersama keluarga. •Pesta Rakyat Portugis (Portuguese Folk Festival): Beberapa masyarakat Serani merayakan Pesta Rakyat Portugis dengan tarian, musik, dan hidangan Portugis yang tradisional. Ini adalah perayaan yang mencerminkan warisan budaya Portugis.


BUGIS & CHITTY INDIAN ❑ Festival Pasar Wajo (Indonesia): Festival Pasar Wajo adalah festival budaya yang diadakan di Wajo, Sulawesi Selatan, Indonesia. In merayakan budaya, tradisi, dan sejarah masvarakat Bugs dengan tarian tradisional, musik, pameran kerajinan tangan, serta perlombaan tradisional seperti panjat pinang dan balap perahu. ❑ Ma’rang Festival (Indonesia): Ma’rang Festival adalah festival seni dan budaya yang diadakan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Indonesia. Ini melibatkan pertunjukan seni tradisional Bugs, seperti tarian, musik, dan seni pertunjukan lainnya. ❑ Festival Arung Palakka (Indonesia): Festival Arung Palakka adalah perayaan budaya yang diadakan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Indonesia. Ini merayakan tokoh sejarah Bugs, Arung Palakka, dengan berbagai acara budaya, termasuk pameran seni dan pertuniukan tradisional. ✓ Ponggal: Festival Ponggal merupakan perayaan utama bagi Chitty India yang merayakan musim menuai padi. Festival ini diadakan pada bulan Januari dan melibatkan memasak “Ponggal,” sejenis hidangan beras dan susu yang dimasak sehingga berlebih, sebagai tanda kemakmuran. ✓ Thaipusam: Thaipusam adalah festival Hindu yang diadakan pada bulan Januari atau Februari, dan ia penting bagi komuniti Chitty India. Mereka akan mengambil bahagian dalam prosesi ke kuil-kuil Hindu dengan melakukan kawat gigi atau memikul “kavadi” sebagai penghormatan kepada Dewa Murugan. ✓ Diwali: Festival Diwali, juga dikenali sebagai Festival Cahaya, adalah perayaan penting bagi Chitty India dan umat Hindu secara amnya. Ia diadakan pada bulan Oktober atau November dan melibatkan penerangan lilin, pertunjukan mercun, dan perayaan makanan.


• Dalam festival budaya di Malaysia, berbagai komunitas etnis melestarikan nilai-nilai etika dan peradaban yang mencerminkan kekayaan budaya masing-masing. Beberapa dari nilai-nilai tersebut termasuk: • Toleransi dan Keramahan: Masyarakat Malaysia memegang erat nilai toleransi antaragama dan etnis. Festival budaya memberikan kesempatan bagi berbagai kelompok etnis untuk berkumpul, merayakan bersama, dan mempromosikan suasana keramahan dan keharmonisan. • Keluarga dan Solidaritas: Nilai-nilai keluarga mendalam sangat dijunjung tinggi dalam festival-festival Malaysia. Festival adalah saat yang dinanti-nanti untuk berkumpul dengan keluarga, menguatkan ikatan keluarga, dan menghormati generasi sebelumnya. • Kebersamaan dan Persatuan: Festival budaya menciptakan ruang untuk menunjukkan persatuan dalam keberagaman. Melalui perayaan bersama dan partisipasi lintas etnis, festival membantu mempererat rasa persaudaraan dan persatuan dalam masyarakat. • Kepedulian Sosial: Sebagian besar festival juga mengandung elemen sosial seperti berbagi makanan kepada yang membutuhkan, berdonasi, atau memberikan sumbangan amal lainnya. Ini mencerminkan nilai-nilai kepedulian dan empati. • Nilai-nilai etika dan peradaban ini berperan penting dalam menjaga harmoni, toleransi, dan kerukunan dalam masyarakat yang beragam di Malaysia. Selain itu, nilai-nilai ini memperkaya pengalaman festival dan mendorong pemahaman antarbudaya yang lebih baik. Dengan merayakan dan melestarikan nilai-nilai ini, berbagai kelompok etnis di Malaysia dapat terus memperkuat identitas budaya mereka dan menciptakan lingkungan yang penuh toleransi dan saling penghargaan.


MASAKAN PERANAKAN Peranakan dan Kelestarian Budaya (Masakan) • Pengenalan: - Peranakan yang popular • Baba dan nyonya (Melaka, Penang dan Singapura)+ elemen tiongha dengan budaya melayu. • Chitty indian (India + Cina) lebih kurang dengan jenis peranakan cina. • Bugis (Melayu + Indonesia) (Sulawesi Indonesia) • Serani (Portugis + Melayu)


• Baba dan Nyonya -Laksa Nyonya :Ini adalah seperti sup pedas dengan kuah santan yang kental dan beraroma rempah-rempah. Dua variasi laksa Nyonya yang terkenal: • Laksa Lemak (laksa dengan kuah santan) dan • Laksa Asam (laksa dengan kuah asam pedas). Laksa ini sering dihidangkan dengan mi, udang, daging ayam, telur rebus, tauge, dan rempah-rempah. Ayam Pongteh:hidangan dari daging ayam yang dimasak dalam sos kacang hijau yang kental bersama bawang putih, merah dan rempahrempah.


Itik Tim: Hidangan itik dengan kuah asam yang khas. Itik direbus dengan rempah-rempah dan kuahnya diberi rasa asam dengan menggunakan buah asam keping. Kuahnya biasanya berwarna kuning dan memiliki rasa yang segar dan asam. • Chitty Indian -Rasam: sup pedas khas India Selatan yang terbuat dari tamarind, dan rempah-rempah seperti mustard seeds dan daun kari.


Biryani: Hidangan nasi yang khas dalam masakan India, dan dalam versi Peranakan Chitty, mengandungi bahan tambahan seperti santan dan rempah-rempah khas. Aloo Gobi: Hidangan vegetarian yang terdiri dari kentang dan kembang kol yang dimasak bersama dengan lada India


Chapati: Roti tipis yang merupakan makanan dalam masakan India dan sering disajikan sebagai pendamping hidangan kari • Bugis -Burasak : makanan wktuhari raya , beras+santan dan direbus dlm daunpisang.


Sanggara Belanda : (Pisang raja bersama dengan kacang yang telah di sangai serta yang telah di cincang) Baroboq atau Berobok : Bubur jagung yang di campur dengan sayur dan ayam dijadikan sebagai sarapan pagi atau petang.


• Serani (Portugis + Melayu) (Makanan tradisional masyarakat serani adalah ikan dan makanan laut) -Caldo Verde: Sup kentang dimana kentang di blender dan di masakan bersama telur ,sosej dan juga daun kale - Ikan Garam Jeruk : Ikan yang akan di masak dengan penggunaan cuka.


ETIKA DALAM MASAKAN Terdapat pelbagai kaedah memasak yang boleh kita pelajari. Oleh itu, 4 peranakan ini di kategorikan sebagai akulturasi di mana, proses kebudayaan yang lain tetapi cara etika dan peradaban dalam masakan sama bagi setiap utama kaum. • Kaum Melayu peralatan seperti batu lesung merupakan peralatan ‘mesti ada’ dari nenek moyang kita dahulu hingga sekarang. Sesetengah orang berpendapat sambal belacan menggunakan batu lesung lebih berperisa dibandingkan dengan yang dibuat dengan pengisar elektrik. • Kaum Cina dengan kuali atau ‘wok’nya • Kaum India dengan belanganya Cara makan: • Orang India dan orang Melayu menggunakan tangan • Kaum Cina dengan penyepit. -Penghormatan terhadap Tradisi dan Warisan: Komuniti Peranakan Serani, Bugis, dan Chitty memiliki tradisi kuliner yang kaya dan beragam. Etika masakan termasuk dalam menjaga dan menghormati resepi warisan keluarga, serta melestarikan tradisi kuliner yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. -Penggunaan Bahan Makanan: Kepentingan dalam memilih dan menggunakan bahan makanan yang segar, berkualitas, dan sesuai dengan budaya dan nilai-nilai agama adalah prinsip penting dalam memasak. Hal ini juga dapat mencakup penghindaran dari bahan makanan yang dianggap tidak sesuai dalam pandangan agama atau budaya masing-masing. • Peradaban dalam masakan -Hormati Kepercayaan Agama dan Budaya Dalam persediaan dan penyajian makanan, penting untuk memastikan bahawa anda memahami keperluan diet dan tabu makanan sesetengah orang. Contohnya, makanan halal adalah penting untuk Muslim, dan beberapa kaum vegetarian mungkin mempunyai peraturan diet mereka sendiri. - Penggunaan Resepi Tradisional dalam hidangan masakan Malaysia, yang telah diwarisi dari generasi ke generasi. Ia adalah penting untuk menghormati cara penyediaan makanan tradisional dan tidak mengubah atau memodifikasinya tanpa izin.


PERANAKAN DAN KELESTRIAN BUDAYA ( BAHASA PERANAKAN ) PERANAKAN ) • Masyarakat peranakan ini berkongsi satu ciri penting: mereka tidak dapat berkomunikasi dengan baik tanpa bahasa Melayu. Bahasa Melayu digunakan secara berbeza dalam komuniti peranakan. Sesetengah komuniti, seperti Baba dan Nyonya dan Chetti di Melaka, tidak lagi bertutur dalam bahasa ibunda mereka, bahasa Cina atau Tamil. Mereka sebaliknya beralih kepada dialek Melayu Baba atau Melayu Chetti, yang terkenal di kalangan penduduknya sendiri.


JENIS BAHASA PERANAKAN


• BABA NYONYA Orang asli Melaka dipanggil masyarakat Baba-Nyonya.Walaupun berasal dari keturunan Cina, masyarakat ini berbeza kerana mereka tidak menggunakan bahasa Cina. Sebaliknya, masyarakat ini bercakap dalam bahasa Baba-Nyonya, atau bahasa kreol. • CHITTY INDIAN Eberhard et al., (2020) telah mengklasifikasikan bahasa Chetti sebagai kreol dan menamakannya dengan nama Bahasa Kreol Melayu Melaka. Kreol ialah bahasa pijin yang telah mempunyai penutur asli. Bahasa Chetti mula mendapat status kreol apabila ia mula digunakan oleh kanak-kanak sebagai bahasa ibunda mereka, disamping bahasa itu sendiri telah berkembang dari segi struktur dan kosa kata. Perkembangan bahasa Chetti dari segi struktur dan kosa kata menjadikannya layak untuk menjadi bahasa ibunda dan digunakan dalam pelbagai aspek. Oleh yang demikian, jelas bahawa bahasa Chetti ialah bahasa kreol yang telah mempunyai penutur asli dan telah berkembang dari segi struktur dan kosa kata.


BUGIS Seramai empat juta orang yang dikenali sebagai Bugis (juga dikenali sebagai Bugis, Basa Ugi, atau Ugi) bercakap bahasa Bugis di Indonesia (terutamanya di Sulawesi Selatan) dan Malaysia. Bahasa Bugis adalah sebahagian daripada keluarga bahasa Austronesia. SERANI Mereka bercakap Kristang, sejenis bahasa creole yang berasal dari Portugis. Walaupun kebanyakan orang salah faham bahawa bahasa Kristang adalah campuran bahasa Portugis dan Melayu, sebahagian daripada perkataan Kristang telah diambil daripada bahasa Melayu.


ETIKA DALAM BERBAHASA •Pemilihan kod bahasa, norma sosial, dan sistem budaya masyarakat berkaitan dengan etika berbahasa ini. Apabila seseorang menguasai tatacara atau etika berbahasa, mereka dianggap bijak berbahasa. Etnografi berbahasa ialah istilah yang biasa digunakan untuk merujuk kajian tentang etika berbahasa. Istilah etnografi digunakan dalam kajian anttropologi untuk melihat budaya. Memang tidak bertentangan, kerana etika berbahasa juga merupakan bahagian kebudayaan.


ETIKA DALAM BERBAHASA •Pemilihan kod bahasa, norma sosial, dan sistem budaya masyarakat berkaitan dengan etika berbahasa ini. Apabila seseorang menguasai tatacara atau etika berbahasa, mereka dianggap bijak berbahasa. Etnografi berbahasa ialah istilah yang biasa digunakan untuk merujuk kajian tentang etika berbahasa. Istilah etnografi digunakan dalam kajian anttropologi untuk melihat budaya. Memang tidak bertentangan, kerana etika berbahasa juga merupakan bahagian kebudayaan.


KESENIAN & KERAJINAN TANGAN •esenian dan kerajinan tangan dalam komuniti Baba dan Nyonya, Chitty Indian, Bugis, dan Serani memiliki keunikan dan kekayaan budaya yang membezakan mereka daripada komuniti lain di Malaysia. Berikut adalah beberapa contoh kesenian dan kerajinan tangan yang berkaitan dengan masing-masing komuniti:


•Baba dan Nyonya: Tekstil Peranakan: Kain batik Peranakan yang dikenali sebagai "batik nyonya" adalah salah satu contoh terkenal. Ia mempunyai corak bunga yang rumit dan warna-warna yang cerah. Kain-kain batik ini digunakan untuk pakaian tradisional Baba dan Nyonya. Kerajinan Porselin: Perhiasan porselin Peranakan, termasuk pinggan, mangkuk, dan barang-barang hiasan, sering dihiasi dengan corak corak bunga yang halus dan warna-warna yang cerah. Ini adalah kerajinan porselin yang sangat dihargai. Seni Hiasan Rumah: Rumah-rumah Baba dan Nyonya sering dihiasi dengan seni hiasan dinding dan hiasan pintu yang memaparkan corak bunga dan warna-warna cerah. Seni hiasan ini mencerminkan kekayaan budaya komuniti ini. •Chitty Indian: Seni Lukisan Kalamkari: Komuniti Chitty Indian terkenal dengan seni lukisan kalamkari, yang melibatkan penggunaan cat semula jadi dan teknik menghasilkan corak corak bunga, tumbuhtumbuhan, dan cerita-cerita mitos dalam lukisan-lukisan kain yang indah. Kerajinan Tangan Kayu: Mereka juga terampil dalam membuat kerajinan kayu seperti perabot, patung-patung, dan ukiran-ukiran kayu yang menghiasi rumah-rumah dan kuil-kuil mereka.


Bugis: Tenunan Songket: Kesenian utama komuniti Bugis adalah tenunan songket, sejenis kain yang dihiasi dengan benang emas atau perak. Songket Bugis adalah kain tenunan yang sangat indah dengan corak tradisional yang mengagumkan. Seni Ukiran Kayu: Ukiran kayu adalah kerajinan tangan yang penting dalam kebudayaan Bugis. Mereka mengukir barang-barang seperti pintu-pintu masjid dan rumah, serta hiasan seni lain. Serani: Seni Khat: Khat adalah seni tulisan Arab yang penting dalam kebudayaan Serani. Mereka sering menggunakan tulisan-tulisan khat untuk hiasan pada bangunan-bangunan gereja dan dalam seni hiasan rumah. Seni Lukisan: Seni lukisan tradisional adalah sebahagian penting daripada budaya Serani. Mereka melukis lukisan-lukisan yang menggambarkan cerita-cerita agama dan pemandangan alam. •Semua komuniti ini mempunyai seni dan kerajinan tangan yang unik dan indah yang mencerminkan kebudayaan, sejarah, dan warisan mereka. Seni dan kerajinan tangan ini bukan sahaja memegang nilai estetika yang tinggi tetapi juga mempunyai nilai sejarah yang mendalam dalam mewakili warisan budaya komuniti tersebut.


LINK E-FOLIO • https://anyflip.com/rfsnl/fnyu/


SEKIAN TERIMA KASIH


Click to View FlipBook Version