CERITA OLEH :
DEWI SRI WAHYUNI
NIM 857673851
Ada 2 orang anak yang bersahabat dengan baik. Nama kedua anak tersebut adalah Kayla
dan Alzam. Rumah mereka berdekatan. Setiap hari, Alzam dan Kayla akan berangkat
sekolah bersama. Seperti pagi ini, pukul 06.30 mereka berdua sudah siap dengan
seragam, tas, dan buku masing masing.
“Selamat pagi, Alzam!”
“Selamat pagi, Kayla!”
“Yuk berangkat ke sekolah sebelum kesiangan” ajak Kayla dengan penuh semangat.
Alzam mengangguk dan mereka pun mulai berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki.
Namun, saat di jalan mereka bertemu dengan seekor
kucing yang sangat imut. Melihat kucing itu, Alzam
merasa gemas dan menggendongnya. Kayla pun
menegur Alzam.
“Alzam! Nggak boleh main kucing jalanan! Kucing itu kan
bau, kotor, dan banyak kumannya!”
Alzam yang ditegur hanya tertawa, “ih nggak apa apa,
kan cuma sekali ini doang”
Sesampainya di sekolah, Alzam dan Kayla Hai juga Cheryl!
bertemu dengan teman teman mereka. Hai Ivan selamat
Singkat cerita, mereka segera masuk ke
kelas karena sebentar lagi bel masuk. pagi!
Hai Alzam!
Hai Kayla!
Anak anak, perlu kalian Seperti biasanya, ketika bel
ingat bahwa untuk sudah berbunyi dan guru
sudah memasuki ruang
menjaga badan tetap kelas, seluruh murid
sehat kita harus selalu diharapkan duduk dengan
menerapkan 3M. Oke? tenang dan mendengarkan
ibu guru dengan saksama.
Tak terasa bel istirahat akhirnya
berbunyi. Kayla menuju ke kamar
mandi untuk mencuci tangannya
terlebih dahulu sebelum makan.
Setelah mencuci tangan, Kayla kembali ke kelas untuk menikmati bekal
yang sudah ia bawa bersama teman temannya. Ada Fahri dan Dewi yang
membawa es krim, serta Cheryl membawa pie susu. Mereka saling
berbagi makanan.
“Hehe, enak ya makanannya!” Seru Dewi.
“Iya, benar! Apalagi kalau makannya bareng kalian hehehe,” jawab
Cheryl.
“Oh ya, sebelum makan kalian sudah mencuci tangan kan?” Tanya
Kayla.
Mereka semua dengan kompak menganggukkan kepala. Kayla pun
tersenyum.
Begitupun dengan Alzam. Alzam makan
bekalnya dengan lahap menggunakan
tangan. Padahal, sebelumnya Alzam belum
cuci tangan. Tadi pagi juga Alzam
memegang kucing, bagaimana ini?!
Keesokan harinya, Alzam tidak masuk Apa benar
sekolah. Kayla yang mengetahui hal itu itu Alzam?!
berinisiatif untuk datang ke rumah Alzam
sepulang sekolah. Kayla sangat terkejut Huhu.. huhu..
saat Ibu Alzam bilang bahwa Alzam sakit iya bu.. sakit
perut.
banget…
Iya.. Alzam, ayo
ibu.. minum obat dulu
biar perutnya
cepet sembuh
Malam harinya, Alzam tidak bisa
tidur karena sakit di perutnya. Ibu
masuk ke kamar Alzam
membawakan obat untuknya.
Ibu, Alzam minta maaf ya Baiklah, sayang. Ibu
dan Alzam janji akan selalu maafkan dan jangan
menjaga kebersihan dan lupa untuk tepati
mencuci tangan dulu janjimu, ya Nak.
sebelum makan supaya
bakteri tidak masuk ke
dalam tubuh Alzam.
Keesokan harinya, perut Alzam
mulai terasa membaik. Saat sedang
sarapan bersama keluarganya,
Alzam meminta maaf pada ibunya
tentang kejadian kemarin.
Halo Alzam! Aku kira Alhamdulillah, hehehehe…
hari ini kamu nggak tadi malam aku sudah
masuk sekolah lagi.
minum obat dan sekarang
Perut kamu udah agak mendingan. Maaf ya
sembuh? Kayla harusnya kemarin
aku dengerin omongan
kamu..
Iya.. gapapa..
udah aku
maafin!
Semenjak kejadian itu, Alzam sudah tidak
mau lagi untuk sembarangan memegang
benda benda di jalanan sembarangan apalagi
kucing. Alzam berjanji pada dirinya sendiri
untuk lebih berhati-hati dan selalu menjaga
kebersihan.