The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by narsih.wiwid, 2021-07-27 08:03:45

Persamaan Dasar AKuntansi

Kompetensi Dasar 3.2

BAHAN AJAR

* Mata Pelajaran : EKONOMI
* Kelas / Semester : XII/ Ganjil
* Waktu : 4 x 45 menit (2 x pertemuan)

Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaia Kompetensi:
3.4. Mendeskripsikan konsep persamaan dasar akuntansi

3.4.1 Menjelaskan pengertian persamaan dasar akuntansi
3.4.2 Mendeskripsikan konsep persamaan dasar akuntansi
3.4.3 Menjelaskan unsur-unsur persamaan dasar akuntansi
3.4.4 Mengidentifikasikan bentuk-bentuk persamaan dasar akuntansi
3.4.5 Menjelaskan kegunaan persamaan dasar akuntansi
3.4.6 Menganalisis pengaruh transaksi keuangan kedalam persamaan dasar akuntansi
3.4.7 Mencatat transaksi keuangan kedalam persamaan dasar akuntansi
3.4.8 Menyusun laporan keuangan berdasarkan persamaan akuntansi
4.4. Menerapkan konsep persamaan dasar akuntansi
4.4.1 Mempresentasikan konsep persamaan dasar akuntansi
4.4.2 Membuat laporan keuangan berdasarkan persamaan akuntansi

INFORMASI :

Pertemuan 1

1.PENGERTIAN PERSAMAAN AKUNTANSI

Persamaan dasar akuntansi adalah catatan tentang perubahan unsur-unsur dasar posisi
keuangan perusahaan (Harta, utang, dan modal) akibat adanya transaksi dan kejadian.

2.KONSEP PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Persamaan dasar akuntansi merupakan konsep dasar pencatatan akuntansi sistem berpasangan
(double entry) artinya setiap perusahaan pada satu akun akan mengakibatkan perubahan pada
akun yang lain dalam jumlah yang sama, yang dinyatakan dalam rumus persamaan dasar
akuntansi, yaitu:

HARTA = UTANG + MODAL

• Harta adalah semua kekayaan yang dimiliki perusahaan yang dapat dinilai dengan uang
yang terdiri dari Harta berwujud dan tak berwujud.

• Utang adalah kewajiban yang harus dilunasi oleh perusahaan kepada pihak ketiga sebagai
akibat adanya transaksi masa lalu.

• Modal adalah kewajiban perusahaan kepada pemilik atau hak pemilik atas perusahaan.
• Pendapatan adalah hasil yang diperoleh perusahaan dalam kegiatan pemberian jasa

kepada pihak luar perusahaan.
• Beban adalah pengorbanan yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh pendapatan.
Modal dapat berubah antara lain karena adanya pendapatan dan beban.
Pendapatan akan menambah harta dan modal perusahaan atau
Beban usaha akan mengurangi harta dan modal perusahaan.

3.UNSUR-UNSUR PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Unsur-unsur persamaan dasar akuntansi:
a.Aset (Harta)
b.Liabilitas(Utang)
c.Ekuitas(Modal)

a) Aset / Aktiva (Assets)
Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu,
dan di masa depan manfaat ekonomi dari sumber diharapkan akan diperoleh perusahaan.

a. Liabilitas / Kewajiban / Hutang (Liabilities)

Liabilitas merupakan tanggung jawab perusahaan pada saat ini yang timbul dari peristiwa masa
lalu, yang penyelesaiannya diperkirakan akan membutuhkan sumber daya perusahaan.

b. Ekuitas / Modal (Equity)
Adalah sisa kepentingan dalam aktiva suatu perusahaan setelah dikurangi kewajiban.

c. Pendapatan (Revenue)
Adalah aliran masuk atau peningkatan lain atas aktiva atau penurunan kewajiban perusahaan
sebagai akibat dari aktivitas penyerahan/penjualan atau pembuatan barang, jasa atau aktivitas lain
yang merupakan kegiatan utama perusahaan yang dilakukan secara terus-menerus.

d. Beban (Expenses)
Adalah arus keluar atau penggunaan lain atas aktiva atau peningkatan kewajiban karena adanya
penyerahan atau pembuatan barang, jasa atau melakukan aktivitas lain yang merupakan kegiatan
utama perusahaan yang dilakukan secara terus-menerus.

e. Prive (Drawing)
Adalah pengambilan aset (kas) perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadinya

4.KEGUNAAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Persamaan dasar akuntansi berguna untuk mengetahui perubahan kekayaan dalam perusahaan
setiap terjadi transaksi. Dan mengetahui berapa yang telah digunakan dan dibelanjakan dalam
satu periode akuntansi.

5.BENTUK-BENTUK PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi:

atau

ASET = LIABILITAS + EKUITAS
LIABILITAS = ASET – EKUITAS
EKUITAS = ASET – LIABILITAS

>Membuat Bagan Persamaan Dasar Akuntansi
Membuat bagan persamaan dasar akuntansi harus disesuaikan dengan kebutuhan sesuai

dengan transaksi yang terjadi. Berikut ini adalah contoh bagan persamaan dasar akuntansi :

ASET = LIABILITA + EKUITA
SS

Tgl Kas Piutang Perlengkapan Peralatan = Liabilitas + Ekuitas

6. PENGARUH TRANSAKSI KEDALAM PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

No. Jenis Transaksi Pengaruh PDA
1. Penanaman uang pemilik Aset bertambah, ekuitas
bertambah
perusahaan Aset bertambah, mengurangi
2. Pembelian tunai aset yang lain
Aset bertambah, liabilitas
3. Pembelian kredit

bertambah

4. Penerimaan penghasilan Aset bertambah, ekuitas

bertambah

5. Pembayaran hutang Aset berkurang, liabilitas

berkurang

6. Penerimaan tagihan Aset bertambah, aset lain

berkurang

7. Pembayaran beban Harta berkurang, ekuitas

berkurang

8. Pengambilan uang untuk keperluan Harta berkurang, ekuitas

pribadi berkurang

7.MENCATAT TRANSAKSI KEUANGAN KE DALAM PERSAMAAN DASAR
AKUNTANSI

Mencatat transaksi ke dalam persamaan dasar akuntansi.Setiap transaksi yang terjadi
dalam perusahaan akan mengakibatkan perubahan pada unsur aset, liabilitas dan ekuitas sesuai
dengan transaksi yang terjadi tanpa mengubah keseimbangan persamaan dasar akuntansi.

1. Persamaan AKuntansi

Harta/ aktiva suatu perusahaan diperoleh dari 2 sumber yaitu dari kreditor(Utang) dan

pemilik(modal).

Persamaan Akuntansi : AKTIVA = UTANG + MODAL

Dalam operasinya perusahaan memperoleh pendapatan dan menanggung beban. Pendapatan
merupakan kenaikan aktiva yang diperoleh dari hasil penjualan barang dan jasa. Beban
merupakan penurunan aktiva yang merupakan pengorbanan untuk memperoleh pendapatan.
Pendapatan mempunyai sifat menambah modal (ekuitas) dan beban mempunyai sifat
mengurangi modal (ekuitas), sehingga dalam persamaan akuntansi dicatat sebagai komponen
modal. Maka persamaannya dinyatakan sbb:
Aktiva = Utang + Modal + Pendapatan – Beban

Metode Pencatatan Transaksi keuangan
Dalam akuntansi ada 2 macam metode pencatatan transaksi : (1) Basis kas (cash basis) dan
basis akrual (acrual basis).
1. Basis kas (cash basis). Pada basis kas semua transaksi dicatat jika terdapat kas yang

diterima dan diserahkan. Pada basis kas tidak mengakui adanya piutang atau utang. Jika
terjadi utang piutang maka tidak melakukan pencatatan.
2. Basis akrual (acrual basis). Pada basis akrual, pendapatan dicatat saat perusahaan telah
menyelesaikan kewajiban menyerahkan barang dan jasa kepada pihak lain. Disamping itu
jika ada beban dicatat pada saat terjadinya periode beban itu, tanpa memperdulikan apakah
kas atau uang diterima atau diserahkan kepada pihak lain.

Pencatatan transaksi keuangan kedalam Persamaan Akuntansi :
Contoh 1 : Pada bulan Juli Tuan Aby membuka usaha servis komputer dengan nama “Servis
Cepat”. Transaksi yang terjadi selama bulan Juli adalah sbb:

Transaksi 1:

Pada tanggal 1 Juli Tuan Aby menyetorkan uang tunai kedalam perusahaan sebesar

Rp7.500.000,- akibat transaksi ini maka aktiva perusahaan dalam bentuk kas bertambah

sebesar Rp7.500.000,- dan modal bertambah sebesar Rp7.500.000,-

1/7 Aktiva = Modal

Kas = Modal Aby

(1) Rp7.500.000,- = Rp7.500.000,-

Transaksi 2 :

Pada tanggal 4 Juli Tuan Aby meminjam uang dari BRI untuk memperluas usahanya sebesar

Rp10.000.000,-. Akibat transaksi ini kas bertambah sebesar Rp10.000.000,- dan utang Bank

bertambah sebesar Rp10.000.000,-

4/7 Aktiva = Utang + Modal

Kas = Utang Bank + Modal Aby

awal Rp 7.500.000,- = - + Rp7.500.000,-

(2) Rp10.000.000,- = Rp10.000.000,- + -

Akhir Rp17.500.000,- = Rp10.000.000,- + Rp7.500.000,-

Transaksi 3 :

Pada tanggal 6 Juli Tuan Aby membayar sewa tempat sebesar Rp300.000,-. Akibat transaksi

ini maka kas berkurang sebesar Rp300.000,- dan modal berkurang sebesar Rp300.000,-

6/7 Aktiva = Utang + Modal

Kas = Utang Bank + Modal Aby

awal Rp 17.500.000,- = Rp10.000.000,- + Rp7.500.000,-

(3) (Rp 300.000,-) = - + (Rp 300.000,-)

Akhir Rp17.200.000,- = Rp10.000.000,- + Rp7.200.000,-

Transaksi 4 :

Pada tanggal 7 Juli dibeli perlengkapan seharga Rp2.250.000,- akibat transaksi ini

perlengkapan bertambah sebesar Rp2.250.000,- dan kas berkurang sebesar Rp2.250.000,-

7/7 Aktiva = Utang + Modal

Kas + Perlengkapan = Utang Bank + Modal Aby

awal Rp 17.200.000,- + - = Rp10.000.000,- + Rp7.200.000,-

(4) (Rp 2.250.000,-) + Rp2.250.000,- = - +-

Akhir Rp14.950.000,- + Rp2.250.000,- = Rp10.000.000,- + Rp7.200.000,-

Transaksi 5 :

Pada tanggal 8 Juli dibeli peralatan servis sebesar Rp6.000.000,-. Akibat transaksi ini

peralatan bertambah sebesar Rp6.000.000,- dan kas berkurang sebesar Rp6.000.000,-

8/7 Aktiva = Utang + Modal

Kas + Perlengkapan + Peralatan = Utang Bank + Modal Aby

Awal Rp 14.950.000,- + Rp2.250.000,- + Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp7.200.000,-

(5) (Rp 6.000.000,-) + - +- =- + -

Akhir Rp 8.950.000,- + Rp2.250.000,- + Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp7.200.000,-

Transaksi 6 :

Pada tanggal 11 Juli diterima pendapatan jasa servis sebesar Rp3.750.000,-. Akibat transaksi

ini kas bertambah sebesar Rp3.750.000,- dan modal bertambah sebesar Rp3.750.000,-.

11/7 Aktiva = Utang + Modal

Kas + Perlengkapan + Peralatan = Utang Bank + Modal Aby

Awal Rp 8.950.000,- + Rp2.250.000,-+ Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp 7.200.000,-

(6) Rp 3.750.000,- + - +- =- + Rp 3.750.000,-

Akhir Rp12.700.000,- + Rp2.250.000,- + Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp10.950.000,-

Transaksi 7 :

Perlengkapan servis yang telah terpakai sebesar Rp1.200.000,- Akibat transaksi ini kas

perlengkapan berkurang sebesar Rp1.200.000,- dan modal berkurang sebesar Rp1.200.000,-

Aktiva = Utang + Modal

Kas + Perlengkapan + Peralatan = Utang Bank + Modal Aby

Awal Rp12.700.000,- + Rp2.250.000,-+ Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp10.950.000,-

(7) - + (Rp1.200.000,-)+ - =- + (Rp 1.200.000,-)

Akhir Rp12.700.000,- + Rp1.050.000,- + Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp9.750.000,-

Transaksi 8 :

Pada tanggal 14 Juli dibayar beban upah sebesar Rp150.000,-. Akibat transaksi ini kas

berkurang sebesar Rp150.000,- dan modal berkurang sebesar Rp150.000,-

Aktiva = Utang + Modal

Kas + Perlengkapan + Peralatan = Utang Bank + Modal Aby

Awal Rp12.700.000,- + Rp1.050.000,- + Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp 9.750.000,-

(8) (Rp150.000,-) + - +- =- + (Rp 150.000,-)

Akhir Rp12.550.000,- + Rp1.050.000,- + Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp9.600.000,-

Transaksi 9 :
Pada tanggal 17 Juli dibayar angsuran Bank sebesar Rp1.000.000,- dengan bunga sebesar
Rp75.000,-. Akibat transaksi ini kas berkurang sebesar Rp1.075.000,- dan utang Bank
berkurang sebesar Rp1.000.000,- modal juga berkurang sebesar Rp75.000,-

Aktiva = Utang + Modal

Kas + Perlengkapan + Peralatan = Utang Bank + Modal Aby

Awal Rp12.550.000,- + Rp1.050.000,- + Rp6.000.000,- = Rp10.000.000,- + Rp 9.600.000,-

(9) (Rp 1.075.000,-) + - +- = (Rp 1.000.000,- ) + (Rp 75.000,-)

Akhir Rp11.475.000,- + Rp1.050.000,- + Rp6.000.000,- = Rp 9.000.000,- + Rp9.525.000,-

Transaksi 10 :

Pada tanggal 25 Juli Tuan Aby mengambil uang perusahaan untuk kepentingan pribadi

sebesar Rp375.000,-. Akibat transaksi ini kas berkurang sebesar Rp375.000,- dan modal

berkurang sebesar Rp375.000,-

Aktiva = Utang + Modal

Kas + Perlengkapan + Peralatan = Utang Bank + Modal Aby

Awal Rp11.475.000,- + Rp1.050.000,- + Rp6.000.000,- = Rp 9.000.000,- + Rp 9.525.000,-

(10) (Rp 375.000,-) + - +- =- + (Rp 375.000,-)

Akhir Rp11.100.000,- + Rp1.050.000,- + Rp6.000.000,- = Rp 9.000.000,- + Rp9.150.000,-

Transaksi perusahaan “Servis Cepat” dapat dikhtisarkan dalam bentuk tabel berikut ini dengan
cara sbb:
1. Akibat setiap transaksi dapat dinyatakan sebagai penambaan atau pengurangan atas satu unsur

persamaan akuntansi atau lebih.
2. Kedua sisi persamaan akuntansi harus sama.

Persamaan akuntansi “Servis Cepat”

AKTIVA UTANG MODAL Keterangan

No Kas + Perlengkapan + Peralatan + = Utang + Modal

1 7.500.000 - - - 7.500.000 Modal awal

2 10.000.000 - - 10.000.000 -

17.500.000 - - 10.000.000 7.500.000

3 (300.000) - - - (300.000) Beban sewa

17.200.000 - - 10.000.000 7.200.000
4 (2.250.000) 2.250.000 - --

14.950.000 2.250.000 - 10.000.000 7.200.000
5 (6.000.000) - 6.000.000 --

8.950.000 2.250.000 6.000.000 10.000.00 7.200.000
6 3.750.000 - - - 3.750.000 Pendptn jasa

12.700.000 2.250.000 6.000.000 10.000.000 10.950.000
7- (1.200.000) - - (1.200.000) Beban.perlng

12.700.000 1.050.000 6.000.000 10.000.000 9.750.000
8 (150.000) - - - (150.000) Beban upah

12.550.000 1.050.000 6.000.000 10.000.000 9.600.000
9 (1.075.000) - - (1.000.000) (75.000) Beban bunga

11.475.000 1.050.000 6.000.000 9.000.000 9.525.000
10 (375.000) - - - (375.000) Prive

11.100.000 1.050.000 6.000.000 9.000.000 9.150.000

8. MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN PERSAMAAN DASAR
AKUNTANSI
1. Menyusun Laporan Laba Rugi
Penyajian Laba Rugi harus memuat secara terperinci semua unsur pendapatan dan beban
dalam jangka waktu tertentu. Data penyusunan laba rugi diambil dari diambil dari data yang
sudah dibahas sebelumnya yaitu “Servis Cepat”. Laporan Laba Rugi dapat dibuat 2 bentuk
yaitu :
a. Bentuk sengle step atau bentuk langsung, yakni semua pendapatan dikelompokkan
tersendiri dibagian atas dan dijumlahkan, semua beban dikelompokkan tersendiri dibagian
bawah dan dijumlahkan. Jumlah pendapatan dikurangi beban sisanya merupakan laba atau
rugi bersih.

b. Bentuk multiple step atau bertahap, yakni pendapatan dan beban dibedakan menjadi
beban operasional dan non operasional. Pendapatn dan beban operasional disajikan
pertama dan non operasional disajikan kemudian.

Berdasarkan persamaan akuntansi dalam contoh 1, dapat disusun laporan Laba Rugi sbb:

a. Single step
Servis Cepat

Laporan Laba Rugi
Untuk periode yang berakhir Juli 2009

Pendapatan jasa servis Rp3.750.000,-

Beban-beban : (Rp1.725.000,-)
Rp2.025.000,-
Beban perlengkapan Rp1.200.000,-

Beban sewa Rp 300.000,-

Beban upah Rp 150.000,-

Beban bunga Rp 75.000,-

Jumlah beban

Laba bersih sebelum pajak

b. Multiple step

Servis Cepat

Laporan Laba Rugi

Untuk periode yang berakhir Juli 2009

Pendapatan usaha:

Pendapatan jasa servis Rp3.750.000,-

Beban-beban usaha :

Beban perlengkapan Rp1.200.000,-

Beban sewa Rp 300.000,-

Beban upah Rp 150.000,-

Jumlah beban (Rp1.650.000,-)

Laba usaha Rp2.100.000,-

Pendapatan dan beban diluar usaha:

Pendapatan bunga 0

Beban bunga Rp 75.000,-

Jumlah beban (Rp 75.000,-)

Laba bersih sebelum pajak Rp2.025.000,-

2. Menyusun Laporan Perubahan Modal
Laporan perubahan modal memberikan informasi mengenai penambahan atau pengurangan
modal selama periode tertentu. Penambahan modal berasal dari investasi dan laba.
Pengurangan modal karena adanya kerugian dan pengambilan untuk kepentingan pribadi.

Servis Cepat

Laporan Perubahan modal

Untuk periode yang berakhir Juli 2009

Modal awal Rp7.500.000,-

Laba bersih Rp2.025.000,-

Prive (Rp 375.000,-)

Penambahan modal Rp1.650.000,-

Modal akhir Rp9.150.000,-

3. Menyusun Neraca
Neraca dapat dibuat dengan 2 bentuk : (a) Bentuk akun/perkiraan (skontro) dan (b) Bentuk
laporan (Stafel).
a. Bentuk skontro

Servis Cepat

Neraca

Per 31 Juli 2009

AKTIVA PASIVA
Rp 9.000.000,-
Aktiva Lancar :

Kas Rp11.100.000,- Utang :

Perlengkapan Rp 1.050.000,- Utang Bank

Jumlah Akitva lancar Rp12.150.000,-

Aktiva Tetap : Modal : Rp 9.150.000,-
Peralatan Rp 6.000.000,- Modal akhir

Jumlah Aktiva Rp18.150.000,- Jumlah Pasiva Rp18.150.000,-

b. Bentuk stafel

AKTIVA Servis Cepat
Aktiva Lancar : Neraca
Kas
Perlengkapan Per 31 Juli 2009
Jumlah Akitva lancar
Rp11.100.000,-
Rp 1.050.000,-

Rp12.150.000,-

Aktiva Tetap : Rp 6.000.000,-
Peralatan

Jumlah Aktiva Rp18.150.000,-

PASIVA Rp 9.000.000,-
Utang : Rp 9.150.000,-
Utang Bank
Modal :
Modal akhir

Jumlah Pasiva Rp18.150.000,-

Lembar Kerja Siswa

MATERI : Persamaan Akuntansi
LKS

WAKTU MENGERJAKAN: 2 jam pelajaran (2x45 menit)

NAMA SISWA :

KELAS/SEMESTER : XII/ Ganjil

Mata Pelajaran : EKONOMI

Kompetensi Dasar . : 3.4. Mendeskripsikan konsep persamaan dasar akuntansi
4.4. Menerapkan konsep persamaan dasar akuntansi

A. Petunjuk Belajar :
➢ Bacalah literatur Ekonomi kelas XII tentang “Persamaan Akuntansi “ untuk dapat

memperkuat pemahaman anda
➢ Kerjakan setiap langkah dengan cermat dan sesuai langkah-langkah yang telah

ditetapkan
➢ Konsultasikan dan diskusikan dengan teman dalam kelompok atau dengan guru

dalam mengerjakan tugas

B. Informasi :

Persamaan Akuntansi

Harta/ aktiva suatu perusahaan diperoleh dari 2 sumber yaitu dari kreditor(Utang) dan

pemilik(modal).

Persamaan Akuntansi : AKTIVA = UTANG + MODAL

Dalam operasinya perusahaan memperoleh pendapatan dan menanggung beban. Pendapatan
merupakan kenaikan aktiva yang diperoleh dari hasil penjualan barang dan jasa. Beban
merupakan penurunan aktiva yang merupakan pengorbanan untuk memperoleh pendapatan.
Pendapatan mempunyai sifat menambah modal (ekuitas) dan beban mempunyai sifat
mengurangi modal (ekuitas), sehingga dalam persamaan akuntansi dicatat sebagai komponen
modal. Maka persamaannya dinyatakan sbb:
Aktiva = Utang + Modal + Pendapatan – Beban

C. Tugas dan Langkah Kerja:
1. Kerjakan LKS yang ada pada kertas yang telah disediakan

2. Kerjakan secara berpasangan dengan teman sebangku

D. Penilaian:
1. Penilaian dilakukan pada siswa saat proses pembelajaran
2. Ketepatan waktu yang disediakan dalam menyelesaikan tugas
3. Isi dan kualitas jawaban

E. Materi Soal :

Parto membuka kantor akuntan dengan nama”Kantor Akuntan Parto” untuk itu tanggal 1 Juli
Parto menyetor berupa peralatan Rp20.000.000,- dan uang tunai Rp50.000.000,-

Juli 02 Dibayar sewa untuk 1 bulan sebesar Rp2.500.000,-
03 Dibeli dengan tunai perlengkapan kantor Rp6.000.000,-
04 Diterma perkas hasil jasa pemeriksaaan yang telah dilakukan sebesar Rp8.000.000,-
06 Dibayar perkas gaji karyawan Rp3.000.000,-
08 Difakturkan untuk ditagih pekerjaan pemeriksaan yang telah selesai untuk PT Bentala
Rp9.500.000,-
10 Dibeli dengan kredit dari Toko Subur Perlengkapan kantor Rp5.000.000,- dan peralatan
kantor Rp10.000.000,-
12 Diterima perkas jasa pemeriksaan dari langganan Rp5.000.000,-
15 Dibayar utang sebagian pada toko Subur Rp10.000.000,-
18 Diterima perkas jasa pemeriksaan dari langganan Rp10.000.000,-
25 Dibeli dengan kredit perlengkapan Rp4.000.000,- dari Toko Subur
26 Difakturkan untuk ditagih hasil jasa pemeriksaan pada PT Bentala Rp25.000.000,-
28 Diterima perkas hasil jasa pemeriksaan dari langganan Rp6.000.000,-
29 Dibayar utang per kas Rp3.000.000,-
30 Parto mengambil uang untuk kepentingan pribadi Rp5.000.000,-
31 Diketahui nilai perlengkapan yang tersisa Rp6.000.000,- dan peralatan dihapuskan
Rp4.000.000,-

Berdasarkan data2 diatas :
a. Susunlah persamaan akuntansinya, dimana akun yang dipakai adalah:

- Harta terdiri dari : Kas, piutang, perlengkapan, peralatan dan akumulasi penyusutan
- Utang dan modal
b. Laporan keuangan (Laba Rugi, Perubahan modal dan Neraca)

Nilai Catatan Guru Tanda tangan
orang tua


Click to View FlipBook Version