Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
A. Materi Prasyarat
1. Alur drama
2. Konflik dalam drama
3. Tokoh dan penokohan dalam drama
4. Jenis-jenis drama
B. Petunjuk bagi Peserta Didik
dalam Mempelajari Bahan Ajar
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
C. Uraian Materi
Masih
ingatkah kalian
materi
sebelumnya
mengenai
drama? Sebuah
drama menjadi menarik karena ada jalan
ceritanya. Konflik yang muncul dalam drama
menjadikan drama lebih menarik. Pada
bahan ajar ini kalian akan diajak untuk
menyelesaikan suatu permasalahan dengan
menghasilkan naskah drama sesuai dengan
imajinasi kalian bersama kelompok.
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
STRUCKOTNUTROH
DRANAMSAKAHSTR
Seperti jenis teks lainnya, kita dapat
membagi bagian-bagian yang menyusus teks
drama. Bagian-bagian ini disusun secara
sistematis dan dapat dipertimbangkan dalam
proses kreatif menulis.
Untuk mempermudah pemahamana kalian,
perhatikan bagan di bawah ini!
STRUKTUR
PROLOG KOMPLIKASI RESOLUSI EPILOG
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
Prolog : pengenalan dan pengaturan
tindakan dan posisi, meliputi:
pengenalan tokoh , pernyataan
situasi dan cerita, dan dari awal,
konflik yang akan diceritakan dalam
cerita yang akan diceritakan dalam
drama.
Komplikasi : Pada bagian ini, tokoh utama
akan menemukan berbagai kendala
antara dirinya dengan tujuan atau
keinginannya. Berbagai
kesalahpahaman yang sering
dialami oleh para tokoh dalam
perjuangan melawan rintangan
tersebut.
Resolusi : Bagian ini harus muncul secara
logis dan sesuai dengan berbagai
kompleksitas atau klimaks yang
diusulkan sebelumnya (mencegah
konflik puncak kompleksitas dan
resolusi).
Epilog : bagian akhir dari drama, dan
bentuk kata penutup tersebut berisi
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
kesimpulan atau informasi tentang
keseluruhan isi drama. Bagian ini
biasanya disediakan oleh dalang
atau tokoh.
UNSUR DRAMA
Drama adalah sejenis teks, ia juga terdiri
dari banyak elemen. Berikut ini adalah
uraian unsur drama oleh tim Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (2017), yang di
antaranya sebagai berikut.
1. Latar belakang, merupakan gambaran
letak, waktu, dan suasana dalam naskah
drama, meliputi: Menetapkan lokasi yaitu
mendeskripsikan adegan dalam naskah,
seperti di rumah, di medan perang, di
atas meja makan.
2. Setting atau waktu, yaitu waktu
kejadian yang digambarkan dalam
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
naskah, seperti pada pada Hari Pahlawan
yang jatuh tanggal 10 Desember.
3. Latar budaya, yaitu gambaran suasana
atau budaya di balik layar atau peristiwa
dalam drama. Misalnya dalam budaya
Jawa, Betawi, Melayu, Sunda dan Papua
hidup.
Dalam drama, dialog atau percakapan
harus memenuhi beberapa syarat, antara
lain mendukung perilaku tokoh . dan
merefleksikan apa yang terjadi sebelum cerita,
serta apa yang terjadi di balik cerita, juga
harus bisa mengungkapkan pikiran dan
perasaan para tokoh di atas panggung.
Dialog di atas panggung lebih jelas dan
lebih teratur daripada percakapan sehari-hari.
Kata-kata yang disusun harus
dimaksimalkan sebaik-baiknya; tokoh harus
berbicara dengan jelas dan memiliki tujuan
yang jelas. Dialog tersampaikan secara
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
natural dan alamiah sehingga membuat
penonton berpikira bahwa seolah-olah dialog
tersebut diucapkan seperti sebenar-benarnya
terjadi.
KAIDAH
KEBAHASAAN
Aturan atau ciri yang paling kuat dari
bahasa teks drama adalah bahwa hampir
semua aturan atau fitur adalah dialog atau
percakapan langsung dari tokoh. Oleh
karena itu, hampir semua kalimat yang
disajikan di dalamnya merupakan dialog
atau bentuk tuturan langsung dari
tokoh tersebut. Kaidah kebahasaan teks
drama, antara lain sebagai berikut.
1. Menggunakan kata-kata yang
mengungkapkan deret waktu (dalam urutan
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
kronologis), seperti: sebelum, sekarang,
setelah, pertama, kemudian.
2. Menggunakan verba untuk mendeskripsikan
suatu peristiwa yang terjadi, seperti:
menugaskan, menggantikan, menyingkirkan,
menghadap, bercengkrama.
3. Menggunakan verba untuk
mengungkapkan apa yang dipikirkan atau
dirasakan karakter, seperti: merasa, ingin,
mengharapkan, menginginkan, mengalami.
4. Menggunakan bahasa deskriptif untuk
mendeskripsikan orang, tempat atau
suasana, misalnya: kotor, rapi, bengis,
maskulin, feminine, dsb.
5. Berupa dialog
- Wawancang adalah dialog atau
percakapan yang harus diucapkan oleh
tokoh cerita.
- Kramagung adalah petunjuk perilaku,
tindakan atau perbuatan yang harus
dilakukan oleh tokoh
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
6. Menggunakan tanda petik pada dialog
7. Menggunakan kata ganti orang ketiga pada
bagian prolog atau epilog (dia, beliau, ia, -
nya)
8. Menggunakan kata ganti orang pertama dan
kedua pada bagian dialog (aku, saya, kami,
kita, kamu)
9. Banyak menggunakan konjungsi temporal
(sebelum, sekarang, setelah itu, mula-mula,
kemudian)
CONTOH NASKAH
DRAMA
Sebagai pengurus pemakaman jenazah di
Pemakaman Umum Pondok Rangon, sejak Covid-19,
beban kerja Udin, Yogi, dan Abil meningkat. Setiap
harinya, kegiata mereka tak jauh dari gali, gali, dan
menggali.
prolog
Tiga laki-laki datang memakai kaos oblong dengan
handuk kecil di bahu mereka. Setelah melepaskan
semua atribut, tiap-tiap dari mereka duduk sambil
berselanjar kaki. kata deret
waktu
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
Yogi: “Duh, Bang Udin. Kalo kayak gini terus kapan
kelarnya, yak, kita?
Udin: “Ngeluh mulu, idup, lu. Syukurin aje, Kawan. kompli
Nyari kerje di Jakarte lu tau sendiri susahnye kayak kasi
nyari jarum dalem jemari. Nyang penting dapet duit!”
Yogi: “Yak, gue, sih, beryukur, Bang, tapi gak gini juga.
Masa kita harus bahagia tiap hari ada yang modar?!”
Udin: “Yak, mau gimane?? Bingung juga. Dah, ah!
Mulut lu jangan ngerocos mulu, bikin tambah capek
aje!” Kata mengungkapkan
perasaan
ABIL MENYODORKAN SEBOTOL AIR MINERAL
KEPADA UDIN DAN YOGI verba
Abil: “Udeh, udeh, jangan pade rebut. Kalemin aje dulu.
Kite, tuh, jarang istirahat. Dah, istirahat dulu. Simpen
tenage lu pade. Tar, paling ambulans datang lagi.”
Yogi: “Iya, iya. Soalnya, baru kali ini seumur-umur jadi resolusi
tukang gali kubur ngerasa kecapean. Kemarin, kemarin,
mah, gali sampe malam aja, gue sanggup.”
Abil:”Iye, gapape, capek itu wajar. Namanya juga
manusia. Bang Udin juga capek, Gak perlu
memaksakan. Bisa-bisa, nih, kite gali kubur, eh, nanti
buat kuburan kite sendiri, karena saking capeknye
ngegali mulu.”
Yogi: “Yaelah, Mas. Jadi, takut Yogi, Mas!”
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
Udin: “Lagian, Yog. Elu masih mude aje ngeluh, lah epilog
gue nyang umurnye beda 10 tahun lebih tue dari elu,
biasa-biasa aje.”
Yogi: “Lah, tadi, kan, Abang ngeluh capek juga, Bang.”
Udin: “Lah, siape nyang mulai? Bedain mane nyang
ngeluh, mane nyang sengaje bales keluhan temen. Gitu
aje ga bisa bedain lu!”
Abil: “Udeh, udeh, jan pada berantem. Kite gimanepun
juge itu tim. Jangen pade berantem. Ohiye, tadi Bang
Udin sama Mas Yogi pas tadi malam aku makasih
banget, loh, pas lagi berat ngangkat peti kosong ngerasa
enteng berkat bantuan Bang Udin sama Mas Yogi.
UDIN DAN YOGI SALING MENATAP
Udin: “Jam berape lu angkat tuh peti?”
Abil: “Jam berapa, ya? Jam setengah 9an kayaknye.”
YOGI NGELUARIN HP BUAT NUNJUKKIN FOTO
Yogi: “Bang, lu lihat, dah. Jam segitu kita lagi di
warung Mpok Leha. Ini fotonya.
(SEMUA DIAM. UDIN, YOGI, dan ABIL SALING
MENATAP). LAMPU PANGGUNG DIMATIKAN.
kramagung
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
SUMBER : https://www.studiobelajar.com/teks-
drama/
MENYUSUN
NASKAH
Setelah kalian memahami struktur dan
kebahasaan drama, mari belajar menghasilkan naskah Kata deret
waktu
drama dengan benar! DRAMA
Langkah menulis naskah drama antara
lain :
1. Menentukan tema;
2. Menentukan judul (bisa dilakuakn setelah
naskah selesai);
3. Mencari dan menentukan peristiwa yang
menarik;
4. Membuat kerangka lengkap drama (untu
memudahkan penyusunan);
5. Menentukan tokoh;
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
6. Telah dibuat kerangka lengkap mulai dari
kerangka konflik, kerangka pengenalan,
dan lain-lain maka dibuatlah suatu
jalinan cerita;
7. Menentukan kramagung dan wawancang
Catatan : Perlu kalian ketahui dalam drama, tidak harus ada
naskah drama yang memuat percakapan drama. Seorang drama
atau pemain teater profesional tanpa naskah atau hanya
mengandalkan skenario yang telah diberikan juga itu dapat disebut
drama. Yang penting, dalam drama ada suatu peristiwa yang
dimainkan dan rajutan cerita
D. Latihan
Bagaimana? Kalian dapat memahami
naskah drama? Ayo, tunjukkan
pemahamanmu melalui soal-soal di bawah
ini!
Bacalah teks drama berikut ini kemudian
berdasarkan teks tersebut, jawablah
pertanyaan yang menyertainya.
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
Cerita di Sekolah
Di suatu sekolah ternama, ada tiga nama
siswa yang memang sangat populer dan disegani
oleh teman-teman yang lainnya. Mereka adalah
Sherly, Rany dan Ira. Mereka terbiasa
mendapatkan apapun yang diinginkannya,
terutama dengan uang. Namun, ternyata ada
kelompok yang kedua, mereka adalah Neyra,
Kholil dan Dimas.
Mereka adalah siswa yang berprestasi di
sekolahnya, namun mereka tergolong dari
keluarga tidak mampu sehingga sering
diremehkan oleh Sherly, Rany dan Ira. Pada jam
istirahat, mereka bertiga akan pergi ke kantin,
namun uang Sherly hilang.
Rany : “Sher, Ir ayo kita ke
kantin!”
Ira : “Perutku sudah terasa
sangat lapar”.
Sherly : (Sambil mencaricari
uangnya di dalam tas) “Aku
Rany juga sangat lapar. Uang aku
cari lebih teliti lagi”. ternyata hilang”.
: “Berapa emangnya? Coba
Sherly
: “Tidak mungkin Ran, aku
ingat banget tadi taruhnya
disini”.
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
Ira : “Hmmmm…. Mending
Rany kita gledah semua tas di
kelas ini”.
: “Geladahnya tunggu anak-
anak di dalam kelas
semuanya Sher, kita tidak
enak sama teman-teman”.
Ira : “Ya udah, mendingan kita
sekarang ke kantin, biar aku
yang traktir.”
Setelah semua siswa masuk ke dalam kelas.
Maka Rany memberikan pengumuman atas uang
Sherly yang hilang.
Rany : “Teman-teman ada yang
lihat uang Sherly tidak ya”?
Kholil : “Berapa uangnya?”
Sherly : “500 ribu rupiah”
Kholil : “Menggeleng”.
Rany : “Ya sudah, kita akan
geledah tas kalian semua”
(Ririn menuju meja
Dimas yang sedang
membaca bukunya, di
ambil tas dan
Rany menggledahnya)
500 ribu kan” : “Loh ini uangnya Sher,
Dimas : (Ia langsung meletakkan
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
bukunya) “Bukan, uang
itu diberikan ayah ku
untuk membayar sekolah”
(sambil merebut uang
Kholil tersebut dari Rany).
: “Iya, betul. Itu uang
Dimas, tadi pagi aku
melihat sendiri ayahnya
Sherly yang memberikan ke
Nurul Dimas”.
: “Aku tidak menyangka!”
: “Kamu jangan gitu
dong, Sher. Dimas belum
tentu mengambil uangmu!
Siapa tahu, uang itu
memang benar-benar
pemberian ayahnya untuk
membayar sekolah”.
Akhir cerita, ternyata yang mengambil
uang Sherly yaitu teman terdekatnya yaitu Ira.
Saat itu keluarganya sedang susah, namun Ira
ingin tetap mengikuti gaya hidup seperti kedua
sahabatnya. Meskipun Sherly sempat marah,
akhirnya Ia mengetahui kondisi Ira dan
memaafkanya. Tak lupa Sherly juga meminta
maaf pada Dimas.
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
1. Jelaskan isi drama di atas, berikan bukti
kalimatnya!
2. Jelaskan kebahasaan yang digunakan
dalam drama di atas, berikan bukti
analisismu!
3. Analisis struktur naskah drama tersebut, menurut
kalian, adakah hal yang kurang tepat dari naskah
tersebut?
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
E. Rangkuman
Seperti jenis teks lainnya, kita dapat membagi
bagian-bagian yang menyusus teks drama. Bagian-bagian ini
disusun secara sistematis dan dapat dipertimbangkan dalam
proses kreatif menulis. Adapun struktur dari teks drama
adalah prolog, komplikasi, resolusi, dan epilog.
Aturan atau ciri yang paling kuat dari bahasa teks drama
adalah bahwa hampir semua aturan atau fitur adalah dialog
atau percakapan langsung dari tokoh. Oleh karena itu,
hampir semua kalimat yang disajikan di dalamnya
merupakan dialog atau bentuk tuturan langsung dari
tokoh tersebut. Kaidah kebahasaan teks drama, antara lain
sebagai berikut. Menggunakan kata-kata yang
mengungkapkan deret waktu, enggunakan verba untuk
mendeskripsikan suatu peristiwa yang terjadi, menggunakan
verba untuk mengungkapkan apa yang dipikirkan atau
dirasakan karakter, menggunakan bahasa deskriptif untuk
mendeskripsikan orang, tempat atau suasana, berupa dialog,
menggunakan tanda petik pada dialog, menggunakan kata
ganti orang ketiga pada bagian prolog atau epilog (dia,
beliau, ia, -nya), menggunakan kata ganti orang pertama dan
kedua pada bagian dialog (aku, saya, kami, kita, kamu),
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama
banyak menggunakan konjungsi temporal.
Sumber Referensi
Suherli, dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa
Indonesia Kelas XI Revisi
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, Kemendikbud.
Suherli, dkk. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas
XI Revisi Tahun 2018. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemend ikbud.
https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-
unsur-unsur-naskah-drama . diakses
pada 4 Mei 2021.
https://www.studiobelajar.com/teks-drama/
diakses pada 4 Mei 2021.
Bahan AjarBahasaIndonesiaKelasXI –Drama