Jeane Yosiane nama panjang saya. Biasa dipanggil Jeni, Jen, Jejen, Jeje, Je. Saat ini berada di kelas 9. Umur saya 14 tahun, saat ini. Hobi saya main musik dan main game. Selain itu saya memiliki kebiasaan buruk suka menunda pekerjaan. Saat melakukan pekerjaan sering dibarengi dengan scroll tiktok. Makanan kesukaan saya martabak telor. Pelajaran favorit saya adalah Biologi. Saya bercita-cita menjadi seorang psikolog. SENAR YANG MENARI Oleh : Jeane Yosiane Saya lahir di keluarga yang sangat menyukai dunia musik, hampir seluruh keluarga besar saya mahir dalam memainkan alat music atau menyukai musik. Namun saat kecil saya berbeda, saya lebih cenderung menjauh pada dunia musik. Saya tidak memiliki niat untuk belajar musik seperti gitar, drum dan lainnya. bahkan jika sedang kumpul keluarga saya lebih cenderung sendirian karena bisanya keluarga saya hanya membahas musik atau memainkan musik, karena menurut saya bermain musik itu susah dan berisik. Seringkali Papa saya meminta untuk saya belajar gitar, saya selalu ikuti permintaannya namun tetap saja saya tidak memiliki rasa ketertarikan untuk bermain gitar. sayapun pernah untuk ikut les bernyanyi, saat kecil awalnya saya suka karena bernyanyi tidak begitu sulit tetapi lama-lama saya merasa bosan. Hingga suatu hari saat saya kelas 4 saya pulang dari gereja Kaka saya membeli alat musik yang bernama ukulele bentuknya mirip seperti gitar, hanya memiliki 4 senar dan berukuran sangat kecil. Melihat itu aku mulai mempunyai ketertarikan karena melihat gitar yang berukuran kecil aku berfikir akan mudah memainkannya. Akhirnya saya meminta untuk Kaka saya mengajarkan bermain ukulele, namun hanya berjalan beberapa minggu saya menyerah karena sebenarnya tidak mudah memainkan ukulele. bermain ukulele sama sulitnya dengan gitar, jari saya sakit dan pegal. Akhirnya saya tidak jadi untuk belajar ukulele. Di tahun yang sama Papa saya membelikan drum untuk saya karena merasa saya lebih suka memainkan drum di banding gitar, sekali coba saya langsung berhasil menemukan ketukan yan pas. Namun pada akhirnya saya merasabosan karena saya tidak bisa mengembangkan bakat saya di drum. Dan lagi-lagi saya tidak memiliki bakat di musik Tiga tahun berlalu saat saya sedang naik ke kelas 8 saya melihat banyak sekali di sosial media tentang ukulele membuat saya tertarik lagi untuk bermain ukulele, akhirnya saya meminta Kaka saya mengajarkan ukulele kembali, setelah beberapa Minggu akhirnya saya berhasil mengcover 1 lagu, disitu hati saya sangat senang karena akhirnya saya pun bisa bermain musik seperti keluarga saya yang lainnya. Setelah itu saya giat bermain ukulele hingga lancar beberapa orang yang saya kenal juga membantu saya untuk belajar ukulele, seperti memberikan saran, menyarankan lagu yang mudah. Dan sekarang saya kelas 9 akhirnya saya mempunyai ketertarikan untuk bermain gitar dan sekarang saya sedang mempelajari gitar dan sekarang banyak lagu yang saya mahir di ukulele dan juga gitar. Dari sini saya bisa belajar bahwa jika mau berusaha pasti akan ada hasilnya.
JALAN MENELUSURI DUNIA Oleh : Jeanly Andhiani Indrawan Saya memiliki banyak sekali hobi, salah satu nya yaitu traveling. Traveling merupakan kegiatan perjalanan ke tempat-tempat yang berbeda atau tempat-tempat baru dengan tujuan untuk berlibur atau belajar. Biasanya, traveling dilakukan dengan menggunakan transportasi seperti pesawat, kereta api, mobil, atau kapal. Bagi saya, traveling merupakan kesempatan bagi saya untuk menjelajahi tempat-tempat baru dan mencoba makanan yang baru atau berbeda. Selama saya melakukan traveling, saya suka mengambil banyak sekali foto dan membuat kenangan yang takkan terlupakan. Awal mula saya bisa menyukai traveling yaitu karna papih saya suka sekali mengajak saya pergi menggunakan mobil untuk mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi, setiap minggu nya pasti ada saja tempat baru yang akan di kunjungi, entah kita akan mengunjungi tempat wisata yang terbuka atau rumah makan, atau biasanya jika tidak ada ide lagi untuk tempat yang di tuju, biasanya saya dan papih saya akan pergi mengunjungi tempat yang sama, yang pernah kami kunjungi sebelumnya. Dan setiap ada hari libur kami sekeluarga biasanya akan pergi keluar kota untuk staycation, destinasi yang biasanya kita kunjungi untuk staycation adalah pantai Pangandaran. Setiap tahun saya dan keluarga selalu pergi ke Pangandaran, karna kami sekeluarga belum puas untuk menulusuri lebih jauh tentang keindahan Pangandaran. Dari situ saya juga mulai menyukai alam. Saya sangat suka bepergian ke alam terbuka, rasanya sangat sejuk dan tenang bila bepergian ke alam terbuka. Selain saya bisa menelusuri betapa indah nya alam, saya juga dapat menikmati alam tersebut dengan tenang. Dan sejak saat itu lah saya sangat menyukai traveling. Saya dan keluarga saya biasanya suka sekali mengunjungi tempat-tempat terpencil yang belum banyak orang tau. Ada banyak tempat yang sudah saya dan keluarga saya kunjungi, ada juga tempat yang ingin di kunjungi tetapi belum sempat. Saya mempunyai impian, suatu saat nanti saya bisa berkeliling dunia dan mengeksplor tempat-tempat yang unik, menarik, dan indah. Saya sangat suka mengelilingi dan mengexplore setiap sudut yang ada di daerah Bandung, hampir setiap sudut di daerah Bandung sudah saya explore, mulai dari Bandung Barat hingga Bandung Selatan. Saya sudah mengexplore mulai dari tempat wisata, tempat makan, tempat healing, tempat yang aesthetic, dll. Saya dan Bandung punya banyak cerita. Semua tempat di Bandung yang pernah saya kunjungi, menyimpan banyak kenangan tersendiri. Ketika saya sedang traveling, saya akan mengambil foto saat di perjalanan maupun saat sudah sampai di tempat yang ingin di tuju tersebut. Dengan traveling, saya dapat membuka pikiran dan memperluas wawasan tentang dunia, traveling dapat meningkatkan keterampilan sosial, traveling juga dapat memberikan pengalaman hidup yang tak terlupakan.
Nama saya Stevan Adellardo Manurung, lahir di Bandung tanggal 27 Juni 2009. Agama saya Kristen Protestan, hobby saya berenang, main game, dan nonton. Cita-cita saya menjadi seorang programmer, warna favorit saya biru, hitam, dan putih. Anak Biasa Dengan Hobi Yang Selalu Berbeda – Beda Seiring Berjalannya Waktu Dibuat oleh : Stevan Adellardo Manurung Nama Saya Stevan, Saat ini saya berusia 14 tahun. Banyak pelajaran dan hal – hal baru yang saya dapatkan semakin bertambahnya umur. Saya sejak berumur satu setengah tahun sudah memulai pendidikan di Sekolah khusus Toddler. Diumur itu saya mulai belajar banyak hal dan memulai untuk mengerti segala hal, sampai diumur 1 tahun 10 bulan saya mulai tertarik dengan hal – hal sulit yang tidak dapat dikerjakan oleh anak – anak seusia saya. Pada saat saya masih berusia 2 tahun, saya sudah memiliki hobi yaitu menyusun balok menjadi bentuk yang saya inginkan, dan saat saya memasuki umur 3 tahun. Saya memiliki cita – cita sebagai Tentara karena menurut saya tentara itu hebat mengorbankan nyawanya demi kepentingan dan nyawa orang banyak. Memasuki Umur 4 tahun saya tertarik dengan satu hal yang dapat dibentuk. Benda ini bernama Plastisin. Bentuk yang saya buat pertama kali dengan plastisin adalah mobil dan saya sangat bangga dengan diri sendiri. Diusia 4 tahun, saya pindah rumah karena Ayah saya yang ditetapkan ke Palembang. Dikarenakan saya yang masih belum beradaptasi, saya menjadi Pribadi yang tertutup. Sampai saya memiliki teman pertama saya di Palembang sekaligus sohib saya yang bernama Evan Djohanda. Satu Tahun telah berlalu dan saya berumur 5 tahun. Diusia itu saya memiliki hobi baru lagi yaitu sebagai seorang kolektor kartu “Animal Kaiser”. Saya mengoleksi kartu itu sampai berjumlah kisaran 950 kartu. Alasan saya mengoleksinya karena itu sedang menjadi hobi bagi saya dan teman – teman saya disekolah. Dulu, Saya diberi uang saku sejumlah Rp10.000/minggu oleh ayah dan mengoleksi dengan modal itu saya membeli satu pack kartu yang berisi 5 kartu seharga Rp2.000. Cara yang dilakukan oleh teman – teman saya adalah bermain seperti melakukan tos dengan tangan yang ada kartu dalam posisi telapak tangan terbuka dan yang menang adalah orang yang gambar kartunya berada diatas, dan yang kalah logo “Animal Kaiser” Diatas. Orang yang kalah harus memberi kartunya kepada orang yang menang, dan itulah hadiah yang akan diterima oleh pemenang, sebuah kartu dari orang yang kalah. Pada saat itu saya hanya mengandalkan satu kartu yaitu Manta Ray. Sedangkan, rata – rata teman – teman saya memiliki kartu berjumlah 30 kartu/orang. Saya merasa minder karena saya hanya
memiliki 5 kartu. Akan tetapi berkat dukungan teman saya yang pada saat itu sudah professional saya menjadi bersemangat. Mulai dari situ, saya mengalahkan lawan saya setidaknya sebanyak 3 orang/hari dan saya mendapatkan 3 kartu/harinya. Hal inilah yang membuat saya bersemangat setiap harinya ke sekolah dan karena hal ini, saya setiap minggu membeli 2 kartu “Animal Kaiser”(Rp4.000), 1 Es Kiko(Rp1.000). Sisanya Rp5.000, Saya tabung karena saya pikir mungkin saya memerlukannya suatu hari nanti. Pada saat saya berumur 6 tahun, Saya sudah berhenti menjadi kolektor disebabkan saya yang merasa sudah tidak menghibur dan merasa membuang – buang duit. Disaat itu saya merasa tidak bersemangat ke sekolah karena hobi saya sudah tidak ada. Sampai suatu hari, saya menemukan game di tablet yang bernama “Plants Vs Zombie” saking tertariknya saya dengan game itu saya menamatkannya hanya dengan waktu 2 bulan. Saat game itu sudah tamat, saya mencari game di playstore dan karena pada tahun 2015. Industri Game Mobile masih memiliki banyak minus jadi satu-satunya game yang bagus pada masa itu hanya “Plants Vs Zombie” dan “Subway Surfer”, Dan diusia 6 tahun, Saya juga tertarik dengan suatu mainan bernama “Lego” karena sulit dirancang. Di usia 7 tahun, Saya mulai fokus ke pendidikan dan saya mulai belajar dengan serius karena ibu saya melihat semangat belajar saya. Saya dimasukkan ke salah satu tempat les yang sedang bagus - bagusnya yang bernama “Kumon”, saya masuk dibagian Matematika, Lalu saya dimasukkan ke tempat les bernama CLC, tempat les ini adalah tempat les untuk belajar bahasa Inggris dan saya di daftarkan les bahasa Mandarin dikarenakan sekolah saya banyak bahasa mandarinnya. Jadi pada saat itu saya memiliki jadwal yang sibuk saya hanya kosong di hari minggu. Dalam waktu setahun, saya merasa stress dengan kumon karena dalam seminggu mereka memberikan tugas sampai 20 halaman dan tidak boleh dihitung menggunakan jari dan alat hitung lainnya. Saya memohon ke kedua orang tua saya untuk pindah tempat les dan saya pun pindah ke “IQ Math”, mulai dari sini saya mengasah iq saya untuk berpikir kritis, cepat, dan menghitung tanpa menggunakan apapun, karena ini. Saya dapat memiliki iq yang melebihi anak seusia saya, yaitu berbeda 15an. Saya menjalani kehidupan yang melelahkan itu dan disekolah saya adalah anak yang introvert dan anti sosial. Pada saat saya memasuki usia 8 tahun. Saya bertemu dengan sahabat lama saya yang bernama Evan Djohanda. Dia yang membantu saya untuk aktif dan bersosial, namun dikarenakan saya yang terlalu lelah diusia itu saya sering ketinggalan materi. Namun disemester 2, Saya dapat mengejarnya kembali.
Diusia 9 tahun, saya kembali ke tempat asal saya yaitu Bandung, dari Palembang ke Bandung menghabiskan waktu 3 hari. Sepanjang perjalanan saya sedih karena tidak dapat bertemu dengan Sohib saya lagi. Dihari pertama saya sekolah, Saya merasa gugup karena takut tidak memiliki teman karena disekolah sebelumnya saya hanya memiliki teman kurang dari 5. Namun saya bertemu satu orang yang menarik yang bernama Reihan Mustopa yang menjadi teman pertama saya. Saya dapat bertemu dengannya saat bertabrakan dilorong. Dikelas 4, saya mendapatkan banyak sahabat baik dan sahabat iseng, diantaranya Dhany, Reihan, Satria. Disaat itu pula saya mendaftar ke tempat les sempoa(IMA), tempat les renang karena saya gemuk dan tempat les bahasa inggris. Pada umur itu saya masuk ke eskul robotic sampai kelas 5 dan di umur itu saya mengikuti ujian sempoa sebanyak 4x dengan level yang berbeda – beda dan mendapatkan rata-rata setiap level berhitung 96 untuk sempoa dan 93 untuk berhitung tanpa alat. Disaat itu saya mulai mengenal game online bernama Mobile Legends, namun dikarenakan hp saya tidak mendukung. Saya hanya bermain sebulan dan berhenti tidak bermain lagi. Saya kembali ke Game PC yang bernama Empries 2, Dikelas 5, saya mendapat satu sahabat perempuan bernama Oshy dan dari itu ada satu topik yang sering kami bicarakan dulu yaitu film berjudul Train To Busan. Disitu saya mendapat hobi baru yaitu menonton film. Dikelas 5 semester 2, saya dibelikan hp baru karena pandemi. Hp saya adalah Redmi 8 dan karena pada saat itu game yang sedang fenomenal adalah Garena Free Fire. Saya selalu memainkannya setiap selesai jam sekolah online. Diusia 11 tahun, Saya mulai tertarik dengan hewan dan memiliki cita – cita sebagai dokter hewan. Darisitu saya tertarik dengan IPA dan saya belajar banyak hal tentang hewan dan membeli buku mengenai hewan. Saat saya lulus SD, saya memutuskan untuk masuk SMP PANDU. Dikelas 7, Saya mulai fokus belajar hal baru untuk kebutuhan kedepannya dan saya sudah berhenti les sempoa di IMA karena SMP sudah mulai banyak tugas dan waktu saya sangat padat. Dikelas 8, Saya mulai menjadi atlet renang dan berhenti bermain Garena Free Fire disebabkan akun saya yang diretas oleh Hacker dan inilah yang membuat saya belajar tentang IT dan bergabung dalam eskul koputer, dan diusia itu saya kembali tertarik dengan Matematika dan dengan IPA Fisika dan IPA Biologi. Saya mulai menghabiskan banyak waktu untuk belajar pelajar akademik maupun non akademik. Saya fokus menjadi atlet renang dan fokus belajar dengan keras agar menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Diusia ini saya mulai aktif dan bersosialisasi, sehingga saya memiliki banyak sahabat. Di usia saya yaitu 14 tahun yang berada di kelas 9, saya berhenti sementara menjadi atlet renang dikarenakan capek berdiam diri di tingkat ke 4 sebanyak 3x kembali kedunia game online yaitu Mobile Legends dikarenakan Hp saya yang saat ini mendukung yaitu Samsung A23 5G dan saya tetap belajar
hal baru. Hobi yang saat ini saya masih lakukan adalah Menyusun Lego, Bermain Game, Belajar Matematika, IPA, Bahasa, Berolahraga. Diusia saya yang 14 tahun ini, saya menyadari satu hal. Bahwa hobi saya yang sebenarnya adalah belajar hal baru dan mengerjakan sesuatu yang tidak dapat dilakukan anak seusia saya, sampai sekarang saya masih suka mengasah IQ saya dan pada saat ini IQ saya adalah 130 atau termasuk melebihi usia saya dan pada tahun ini saya memiliki target 145. Dari 14 tahun saya hidup, saya menyadari bahwa saya adalah orang yang akan selalu berkembang dan membutuhkan sesuatu yang menantang, karena jika manusia tidak diberikan kesulitan atau cobaan. Mereka akan tetap dizona nyaman dan tidak akan pernah berkembang. Sekian kisah saya mengenai perkembangan hobi saya. Terimakasih.
Halo, perkenalkan nama lengkap saya Mario Yogianto yang biasa dipanggil Mario. Saya lahir di Bandung pada 11 April tahun 2009, saat ini saya berusia 15 tahun. Saya mempunyai hobi yaitu memasak SPATULAKU SENYUMKU Oleh : Mario Yogianto Hobi saya adalah memasak saya memiliki hobi yang sangat jarang digemari pada kalangan anak-anak muda diera sekarang, rasanya saya seperti memiliki hobi yang tua dan tidak mengikuti zaman tapi saya sangat menyukai hobi ini. Saya memulai hobi ini sejak berumur 6 tahun tepatnya sejak saya menepati bangku kelas 1 SD dari dulu saya sangat menyukai sekali tentang dunia permasakan ini, lalu bagaimana aku bisa menyukainya ? jadi saya mempunyai seorang tante beliau lah yang menginspirasi saya untuk masuk ke dunia permasakan ini, dulu beliau mempunyai sebuah toko kue dan saya suka membantu beliau dalam pembuatan kue untuk dijual, mulai dari saat itu lah saya menjadi sangat suka dalam membuat perkue-kuean rasanya sangat bahagia sekali ketika saya membuat kue tersebut. Saat itu saya mulai diajari banyak cara dan resep membuat kue-kuean mulai dari cara membuat kue nastar, brownies, kue lidah kucing, kue keju, kue salju, bolu susu, dan masih sangat banyak lagi. Selain itu beliau juga mengajari saya tentang resep makanan rumahan seperti cara membuat opor ayam, sayur asem, sop ayam, sayur lodeh, tumis kangkung, capcay dan masakan rumahan lainnya. Setelah belajar sekian lamanya saya lebih tertarik pada dunia pastry, yaitu masakan yang lebih mengarah pada kue-kuean bukan seperti masakan rumahan. Dalam pembuatan kue kuean banyak langkah-langkah yang sulit untuk dilakukan banyak langkah yang harus sangat diperhatikan karna jika salah satu langklah terlewat atau tidak terlakukan dengan baik maka sangat beresiko besar dalam pembuatan keu tersebut dan sangat mempengaruhi hasil dari kue tersebut. Untuk dapat membuat kue dengan hasil yang sangat bagus serta menghasilkan rasa yang enak maka perlu trik-trik dalam pembuatan kue tersebut mulai dari langkah mengaduk adonan yang tepat agar hasil nya mengembang dan tidak overmix atau terlalu diaduk sehingga adonan tidak mengembang dengan sempurna, lalu langkah waktu pengembangan adonan yang tepat dan tidak berlebihan atau kurang agar adonan mengembang dengan baik serta rongga yang berada diadonan bisa banyak dan berkembang sempurna, lalu langkah pengalisan adonan yang baik agar adonan mulus serta tidak keras saat dimakan dalam langkah pengalisan ini banyak sekali trik nya agar mendapat hasil adonan yang tapat dan langkah terpenting adalah langkah saat memasak adonan karena jika adonan tidak termasak dengan baik makan adonan bisa saja tidak matang dan masih metah pada bagian dalam tentu ini bermain denga waktu dan suhu api maka harus diperhitungkan dengan baik serta tepat agar mendapat hasil yang sesuai dengan harapan, itu semua memerlukan trik khusus agar dapat mengasilkan kue yang enak dan memuaskan pelanggan. Perlu diingat bahwa tidak semua adonan dapat diperlakukan dengan cara yang sama, sangat banyak adonan yang perlu perlakuan yang berbeda dibagian langkah langkahnya kadang meskipun mempunyai resep yang sama tetapi mereka mempunyai langkah langkah yang berbeda, mulai dari waktu pengadukan yang berbeda, waktu pengembangan adonan, waktu saat memasak adonan tersebut hingga cara pengadukan dan arah pengadukan yang benar. Maka
dari itu bagi beberapa orang menganggap bahwa memasak itu merupakan hal yang sangat sulit, tetapi bagi saya memasak itu tidak sulit dan membahagiakan diri saya karena saya melakukan hal tersebut dengan niat serta hari yang gembira dengan itu kesulitan kesulitan yang saya hadapi rasanya seperti tidak ada. Dalam menjalani hobi saya ini, saya sudah mengalami beberapa kegagalan ketika saya memasak mulai dari kue yang dihasilkan ternyata bantet, rasa kue yang tidak enak seperti hanya menggunakan tepung saja, kue yang tidak matang bagian dalamnya, hingga kue yanng gosong dan tidak bisa dikonsumsi. Tetapi hal tersebut saja menjadikannya sebagai pembelajaran untuk masakan saya kedepannya serta sebagai acuan saya untuk terus belajar lagi agar dapat menghasilkan masakan yang terbaik dan disukai oleh banyak orang. Memang memasak membutuhkan modal yang lumayan banyak tetapi saya berusaha untuk menggunakan modal sedikit mungkin dan menggunakan bahan bahan yang saya punyai di rumah. Setelah banyak resep yang saya lakukan, saya memupunyai satu resep kue yang saya sangat sukai dan resep ini saya perdalam sehingga membutuhkan waktu yang lama agar mendapatkan resep yang pas dan mendapat hasil yang sangat baik serta rasa yang enak, meskipun resep ini membutuhkan modal yang banyak tetapi saya tetap berusaha mengumpulkan modal tersebut dengan menabung agar dapat membuat kue yang saya sukai. Nama resep atau makanan tersebut adalah kue macaron, kue ini sangat lah sulit dalam pembuatan nya menurut saya karena banyak langkah-langkah yang ribet dan sulit mulai dari pengadukan telur yang harus sangat diperhatikan dengan baik agar telur adapat mengembang secara sempurna dan kaku, agar mendapatkan hasil pengembangan telur yang kaku maka harus menggunakan langkah pengadukan melalui dua arah depan dan belakang agar telur dapat kaku dan tidak cair, langkah selanjutnya adalah memasukan tepung kedalam telur yang sudah kaku secara perlahan dan wajib disaring agar tepung tidak menggumpal didalam adonan. Dan hanya ada satu jenis tepung yang dapat membuat adonan menjadi terbentuk dengan baik tidak terlalu kental ataupun cair yaitu tepung almond dimana tepung tersebut sangat lah mahal dan sulit untuk ditemukan, meskipun sudah menggunakan tepung almond tetap saja resiko kegagalan dalam pembuatan kue macaron ini masihlah besar. Dalam memasak kue macaron ini waktu sangatlah perlu diperhatikan karena waktulah yang menetukan adonan jadi atau gagal, mulai dari waktu pengadukan telur yang tepat dan sesuai tidak boleh terlalu lama atau terlalu cepat agar adonan dapat mengkaku dengan baik, lalu saat proses resting atau peristirahatan dimana adonan harus didiamkan dengan waktu yang benar agar adonan kering dan siap dipanggang, dan yang terakhir adalah waktu pemanggangan yang tepat agar tidak gosong atau tidak matang serta juga mengecilkan api agar adonan dapat matang secara merata dan tidak mudah gosong. Menurut saya hobi yang saya lakukan merupakan hobi yang positif bagi kehidupan saya, karena dengan melakukan hobi saya ini saya dapat menyalurkan ide ide yang saya miliki kedalam kue-kue yang saya buat, saya juga dapat mencoba berbagai hal baru dan mendapatkan pengalaman baru yang belum pernah saya temui sebelumnya yang tentunya berkesan bagi saya. Dizaman ini banyak anak muda yang sangat kecanduan dengan game tetapi saya tidak terkena dampak tersebut melainkan saya lebih menyukai bermasak dari pada saya bermain game dan lebih merasa nyaman saat memasak karena ketika saya memasak saya tidak terpicu oleh halhal yang negatif seperti berkata kasar, mengejek orang lain, dan sebagainya. Hobi saya ini
mendapat dukungan dari lingkungan sekitar saya seperti orang tua, kaka, saudara dan sepupu, teman-teman yang saya kenal, bahkan beberapa guru saya di sekolah. Dengan berbagai dukungan dari lingkungan sekitar saya membuat saya selalu berusaha untuk menyebarkan hal-hal yang positif di lingkungan saya, saya mempunyai cita-cita untuk membuat makanan yang banyak dan saya bagikan kepada orang- orang disekitar saya secara gratis agar orang-orang dapat merasakan-masakan yang saya buat dan nanti orang-orang akan memberikan saran kepada saya dan saya jadikan saran tersbut sebagai pembelajaran untuk kedepannya. Saya juga ingin membagikan makanan yang saya buat kepada orang-orang yang tidak bisa makan hingga kelaparan di luar sana secara gratis agar mereka dapat merasakan makanan yang saya buat dan tentunya saya sangat berharap agar dapat membuat mereka bahagia.
Nama Lengkap saya Melinda Natalia, biasanya dipanggil Melinda. Agama saya Kristen, saya lahir di Bandung tanggal 5 maret 2009. MY HOBBY ARE.. Oleh : Melinda Natalia Setiap orang pasti memiliki hobi yang berbeda-beda, seperti melukis, menggambar, menyanyi, membaca dan masih banyak lagi. Salah satu hobi yang paling saya sukai adalah memasak. Saya menjadikan aktivitas memasak ini sebagai hobi karena saya sangat tertarik dan kagum melihat mamah memasak di dapur dan memasak juga menjadi salah satu cara saya melepas penat setelah seharian belajar di sekolah. Memasak memberikan saya rasa kepuasan tersendiri, apalagi kalau saya berhasil membuat resep sendiri dan masakan saya enak. Awalnya saya paling males sama yang namanya masak, karena saya tidak hafal bahan-bahan dan alat-alat dapur yang sangat banyak. Paling yang bisa saya masak hanya mie dan telur, tetapi lama kelamaan saya menjadi tertarik untuk belajar memasak. Dari situ saya diberitahu oleh mamah berbagai macam bahan-bahan dan alat-alat dapur. Saya diajarkan cara memotong sayuran, menghaluskan bumbu, memotong bawang dan cara menyajikannya. Sudah lumayan banyak masakan yang sudah mamah ajarkan mulai dari cara menggoreng tahu, membuat bolu, menggoreng ayam, menumis kangkung, membuat pastel, membuat martabak telur, membuat sayur asem dan masih banyak lagi. Suatu hari, saya tinggal sendirian di rumah, saya merasa bosan akhirnya saya pergi ke dapur, di dapur saya ternyata hanya ada terigu, telur, gula pasir, dan mentega. Saya teringat bahwa mamah pernah mengajari saya cara membuat kue bolu yang lezat. Tanpa ragu, saya mencoba untuk membuatnya. Namun, sayangnya, hasilnya tidak sesuai dengan yang dibuat oleh mamah; bolu yang saya buat tidak mengembang dengan sempurna. Saya tahu bahwa masih perlu banyak latihan dan pengalaman untuk bisa mencapai tingkat keahlian seperti mamah dalam memasak kue bolu yang enak. Bagi saya untuk menghasilkan makanan yang enak pertama-tama kita harus percaya diri bahwa makanan yang akan kita buat pasti berhasil, jangan ragu-ragu, dan berani mengambil resiko ketika makanan yang kita buat tidak sesuai dengan yang diharapkan. Walaupun keseringan masakan saya gagal tetapi saya tidak pernah putus asa. Saya terus berlatih dengan mamah saya ketika ada waktu senggang, dan saya juga terus melihat vidio resep dan mengevaluasi apa penyebab kegagalan masakan saya itu, sampai akhirnya saya menemukan resep baru cara membuat sayur capcay dan ternyata saya berhasil, saya pun bergegas memamerkan hasil masakan saya kepada mamah dan kakak saya. Mamah dan kakak saya pun memuji hasil masakan saya, saya pun sangat senang dan bangga bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Saya berharap hobi ini dapat menjadikan saya seorang chef yang terkenal suatu hari nanti. Selain memasak, menyanyi dan mendengarkan musik adalah salah satu hobi yang paling saya sukai. Kenapa saya suka bernyanyi ? karena bernyanyi dapat menenangkan hati dan pikiran saya karena
kesibukan sehari-hari. Terutama ketika mengerjakan tugas sekolah yang membuat kepala menjadi pusing. Menyanyi bukan hanya sekedar melantunkan nada-nada lagu yang ada , tetapi bisa untuk melatih pernafasan dan juga untuk kesehatan jantung maupun paru-paru serta dapat mengatasi mood yang sedang berantakan. Ketika saya menyanyi saya tidak peduli dengan suara saya yang jelek atau tidak bagus, karena tujuan saya menyanyi untuk meningkatkan suasana hati dan mengisi waktu luang. Saya biasanya menyanyi di tempat yang tidak ada orangnya. Terkadang saya merasa sudah seperti orang gila karena bernyanyi sendirian dan terkadang juga saya tertawa karena mendengarkan suara saya sendiri. Selain bernyanyi saya juga suka mendengarkan musik. Saya menjadikan kegiatan mendengarkan musik ini sebagai hobi karena mendengarkan musik dapat menghilangkan sejenak rasa stress. Biasanya saya mendengarkan musik disaat akan tidur ataupun jika akan belajar. Disaat akan belajar biasanya saya merasakan kantuk, dan untuk menghilangkan rasa kantuk itu saya mulai mendengarkan musik sambil bernyanyi. Dengan mendengarkan musik suasana yang hampa dan sepi jadi lebih berirama. Musik juga bisa menggambarkan suasana hati saya, misalnya waktu saya lagi merasa sedih biasanya saya akan mendengarkan musik yang santai-santai, dan ketika saya lagi senang saya akan mendengarkan musik yang rame dan ceria. Terdapat beberapa genre musik yang bisa kita dengar misalnya jazz, blues, hip hop, kpop, dangdut dan lain-lain. Hampir semua genre musik saya suka asalkan musik tersebut enak di dengar. Pada dasarnya, saya tipe orang yang akan mendengarkan lagu yang saya sukai secara terusmenerus sampai saya bosan. Belakangan ini, saya sering mendengarkan lagu “Flower”, “Lalisa”, “On The Ground”. “Tatto’, “Just Say Hello”, “Right Now”, “See You Again”, “Rewrite The Stars”, “The Girls”, “Dandelions”, “Let Me Down Slowly” dan masih banyak lagu yang lainnya. Biasanya, saya mendengar lagu dari platform musik yang ada aplikasi smartphone, seperti You Tube, Resso, dan Spotify. Selain memasak, bernyanyi dan mendengarkan musik, diwaktu senggang ataupun libur sekolah, saya sering menonton film baik di bioskop, You Tube maupun di rumah bersama kakak saya. Menurut saya menonton film terkadang suka muncul ide atau inspirasi. Banyak kisah yang diangkat menjadi sebuah film yang menarik dan disenangi oleh masyarakat baik dari segi actor/ aktris, cerita, persahabatan, perjuangan dll. Saya suka film yang bergenre, komedi, petualang, persahabatan dan cerita penuh dengan inspirasi, baik film Indonesia maupun barat. Namun saya kurang suka dengan film horror sebab film horror menurut saya terlalu berlebihan, walau sudah 2x saya nonton film horror seperti The Conjuring, dan The Nun, tapi tetep saja kalau nonton horror itu tidak tenang dan saya orangnya sedikit penakut dan kaget. Beberapa film yang saya sukai adalah Harry Potter, The Ring, The 3 Idiots, The Nun, Laskar pelangi, Insidious, Indstuck, Dr Strange dan masihhh banyak lagi. Menonton film adalah kegiatan lain yang dapat menambah ilmu dan juga pelajaran, banyak pelajaran moral yang terkandung dari setiap film dan seharusnya kita semua bisa mengambil pelajaran dari setiap kisah yang kita tonton, selain itu kita juga harus bisa menangkap pesan yang disampaikan pembuat film.
Seperti contohnya pada film The 3 Idiots. Dalam film tersebut menceritakan tentang perjalanan tiga orang mahasiswa yang berkuliah di suatu universitas terbaik di india, mereka sering di panggil idiot oleh rekan-rekan mereka, padahal mereka tidak idiot. Salah satu dari mereka justru jenius. Pesan yang disampaikan dalam film itu adalah bahwa kita para mahasiswa selama berkulia / pembelajaran janganlah hanya semata-mata mengejar nilai yang baik. Sesungguhnya ilmu lah yang harusnya kita cari dan kejar. Namun mainset manusia kebanyakan mencari nilai setinggi-tingginya untuk membuktikan kepintaran mereka kepada para penonton. Lalu dari film Laskar pelangi yang menceritakan kehidupan di ranah Bangka Belitung khususnya di pulau Belitung, cerita ini menceritakan kehidupan, mata pencaharian yang rata-rata sebagai nelayan, serta pendidikan yang kurang diperhatikan oleh pemerintah.. Film ini sangat teharu karena betapa sulitnya mereka untuk menempuh pendidikan segala rintangan mereka lewati bersama, kegigihan, kerja keras dan kerja sama yang membuat mereka bertahan. Berbeda dengan saat ini banyak pelajar dan mahasiswa yang anarkis, bahkan banyak juga yang bolos saat disekolah. Dan ini merupakan hal yang harus kita ubah. Yang mengubah itu semua adalah dari diri kita sendiri. Dengan kegigihan, kerja keras dan semangat dalam mencari ilmu. Namun menonton film bukan menjadi hal yang harus dilakukan tiap bulan atau tiap minggu, kalau ada waktu senggang atau lagi ada waktu luang biasanya saya menghibur diri dengan menonton film. Semoga hobihobi yang sudah saya sampaikan bisa bermanfaat untuk diri saya sendiri dan merupakan jalan keluar saya untuk menuju keseksesan.
Explore the World Hobby : Bermain Game dan Mencari tau hal baru Michael Luxiano Pasaribu 9B / 17 Ketika saya kecil, sekitar umur 2 tahun (mungkin) saya sudah mulai mengenal handphone, jujur saja saya sangat susah keluar dari dunia handphone, kemanapun saya pergi dengan handphone, membawanya dengan santai, bahkan orang tua saya pernah cerita saya itu Ketika foto harus membawa handphone, “kamu pas kecil kalau foto pasti hp harus ada ditangannya” kata mama saya, di HP itu saya masih memainkan game ular ularan dan itu seru banget. Nah dari kenal HP itu lah mungkin saya sangat tertarik dengan game game di handphone, namun saya bukan pecandu game game di hp, game yang saya maksud disini sangatlah luas, dari permainan tradisional sampai modern. Ketika saya ada di usia TK, mama saya mempunyai HP Nokia merah saat itu, saya sangat suka bermain game di hp itu. Karena di zaman itu tidak ada yang Namanya kuota, jadi saya mendownload game menggunakan pulsa yang terbilang cukup mahal saat itu, saya mendownload game game seperti “BMX, Snake, Hill Racing, dll” sampai sampai hp mama saya crash karena game game yang saya download. Jujur saya anak yang suka sekali mencari hal baru, ketika hp mama saya crash, saya langsung mencari tau kenapa hp ini bisa crash, saya mencari tukang service yang bisa membenerkan hp ini kembali demi bisa bermain lagi. Ketika hp mama saya benar, saya langsung bermain lagi, sampai saya muak dengan game itu. Saat saya kelas 1 SD, bisa dibilang saya sudah muak dengan game, dan males menyentuh game kembali. Disaat itu saya hanya bermain dengan teman teman, saya anak yang nakal saat itu. Saya mencari hal baru yang menurut saya menarik, seperti alat music pianika, menari, sampai makan pun saya jadikan hobby saya saat itu. Saya orang yang tidak gampang puas akan suatu hal, saya menyadari bahwa saya tidak boleh menjadi orang yang biasa biasa saja, “SAYA HARUS JADI PEMENANG” karena di zaman itu teman teman saya banyak yang nonton ultraman, jadi saya ikut ikutan nonton walau tidak paham akan alur creirtanya yang penting tau dan paling paham akan ultraman. Bisa dibilang saya anak yang kalau berantem harus ngikutin gaya ultraman dulu. Mulai ketika saya dibelikan tablet oleh mama saya, saya inget tablet itu bermerek ADVAN hitam. Saya sangat suka dengan tablet itu, tetapi saya belum mulai bermain game di tablet itu, saya
masih focus untuk belajar dan menggunakan tablet sebagai media pembelajaran saya. Saya sangat suka menonton “Youtube pembelajaran” saat itu. Karena saya suka sekali belajar dengan video. Ketika say akelas 3 saya mulai suka lagi dengan game. Game yang saya mainkan game game seperti “Subway Surfers, Pou, Plant vs Zombies, dll” saya suka game game yang bisa saya mainkan terus dan memotivasi saya untuk menjadi top disitu. Memang ya Mika sangat suka sekali berpolitik dan terlalu ambisius untuk menjadi nomor 1, di kelas 3 ini bisa dibilang saya orang yang mencari tau tinggi sekali. Semua hal bisa say acari tau, bahkan pelajaran IPA kakak saya pun saya cari tau demi napsu saya untuk mencari tau. Saya juga di kelas 3 suka dengan futsal, saya tidak mau kalah di futsal, bahkan ketua kelas pun saya harus bisa menjadi itu. “MOBILE LEGEND” mungkin sudah banyak yang tau tentang game ini, yaa ini game yang saya maksud dan bisa dibilang saya jadikan hobby dari awal rilis game ini. Game ini membuat saya tergila gila, saya ngepush ini game dan saya ajak teman teman saya untuk bermain game ini. Saya sering sekali dimarahi oleh keluarga karena game ini, nilai saya menurun dikit, yang awalnya nilai saya bagus di 90-100an sekarang menjadi 76- 85an dan saya sangat menyadari hal itu. Lalu apa yang Mika ini perbuat? Ya tetap saja mengulangi mengulangi dan mengulangi kembali, seakan akan tidak pernah puas dengan game Mobile Legend. Saya menjadi nakal di kelas karena saya malas belajar dan hanya ingin bermain Mobile Legend dirumah saja. Saya sangat menyesal dengan kelakuan saya saat itu, jika bisa mengulangi waktu saya sangat ingin mengubah sikap itu. Saya sering berantem disekolah sampai sampai guru menaruh saya di pojok belakang agar tidak berantem dengan teman lainnya. Tidak hanya disekolah saja Hobby bermain game ini membuat saya menjadi hal negative seperti ngomong kasar yang tidak sewajarnya saya katakan. Saya membawa teman teman saya menjadi seperti saya. Nah Part lucunya adalah ketika saya ngomong kasar saya malah menyangkut pautkan teman saya yang sebenernya ga salah. Saya kasih nomor teman saya dan suruh kaka saya untuk menelopon dia. Tablet saya disita dan saya tidak main game lagi deh saat kelas 4 itu. Saya mulai berubah saat itu, saya menjadi anak pinter lagi saat itu, dan tidak mau kalah dengan teman teman. Ketika saya tidak bermain game lagi saya mulai masuk ke rangking 10 besar Zaman Covid pun datang, saya mengganti tablet saya dengan hp VIVO Y20, itu hp saya beli sekitar 2 jutaan untuk pembelajaran sebenarnya, saya tetap bermain Mobile Legend tetapi tidak terlalu parah, saya tetap belajar untuk meraih 5 besar lah dibilang, saya focus akan pelajaran dan saya focus juga dengan Mobile Legend. Hampir semua anak laki laki suka bermain Mobile Legend. Saya selalu bermain Bersama teman saya sampai begadang (12 Malam) Bersama Cikal, Mario, Reihan, 1 lagi saya lupa namun kita menikmati kebersamaan itu saat Covid. Saya juga suka dimarahi oleh orang tua ketika saya bermain terlalu lama. Saya mencari segala cara agar bisa bermain game tetapi nilai tetap 100.
Sampai akhirnya saya mencapai rank tertinggi di Mobile Legend “Mythic” yaa disitu saya sangat bangga dan merasa bahwa saya sudah menamatkan game dan tidak usah memainkannya lagi Bagaimana sih pandangan saya ke game ini? Hobi bermain game adalah salah satu hobi yang telah menjadi kebiasaan orang orang Hobi ini melibatkan berbagai jenis permainan, mulai dari permainan video, permainan papan, hingga permainan kartu. Apapun bentuknya, bermain game menawarkan hiburan yang mendalam dan seringkali menjadi salah satu cara terbaik untuk bersantai dan melepaskan stres. Hobi bermain game juga melibatkan kompetisi yang sehat. Banyak game menantang pemain untuk berpikir cepat, merencanakan strategi, dan mengasah keterampilan mereka. Ini menciptakan dorongan untuk terus memperbaiki diri, mengukur kemajuan, dan mencapai tujuan dalam game. Kompetisi juga memungkinkan para pemain untuk berpartisipasi dalam turnamen dan komunitas gaming yang berdedikasi, yang sering kali memiliki hadiah-hadiah yang sangat menarik Omong Omong tentang kompetisi, saya bisa dibilang jarang mengikuti kompetisi / turnamen yang dapat duit. Namun saya pernah lah sekali kali ikut dalam turnamen online gitu. Saya mengikuti Partyan Online saya agar dapat duit, dan hasilnya yaa kalah hehe, saya tidak pernah menyesal kalah dalam lomba game yang menurut saya tidak apa apa. Hal yang selalu bikin saya kecewa adalah lomba pelajaran yang malah saya gagal gitu. Jujur membuat hati saya sakit gitu. Untuk SMP ini jujur saya mengurangi bermain game seperti Mobile Legend dan lebih memilih untuk bermain game game strategi yang cukup mengasah otak gitu, tetapi tetap bermain Mobile Legend sekitar 1 jam lah perhari. Saya juga lebih mengutamakan pelajaran daripada bermain game yang menurut saya gaguna gitu sekarang. Pemikiran saya sudah lebih dewasa daripada sebelumnya. Saya sekarang bermain game “Marvel Snap, Clash Royale” di game ini saya diajarkan strategi kartu yang membuat logika saya masuk aja gitu. Oleh karena itu mulailah hobi saya yang kedua yaitumencari tau hal baru, saya mulai mengasah hobi ini dengan pelajaran yang saya tidak bisa menjadi bisa. Contoh nyata yaitu pelajaran MTK yang kelas 7 saya cumin dapat 90 an lah sekarang bisa 95-100. Saya bangga akan hal itu, dan ketika saya berpergian saya selalu melihat alam sekitar, apa saja yang saya tidak tau saya catat, pokoknya banyak hal lah yang saya pelajari dari hobi ke-2 ini. Saya yakin bahwa hobi ini lebih membawa saya menjadi hal yang lebih baik dari sebelumnya.
Satu hal yang saya lupa adalah : bermain game dapat menjadi jendela ke dunia baru, terutama dalam hal pendidikan. Banyak game didesain dengan unsur pendidikan yang kuat, yang dapat membantu pemain belajar keterampilan baru, mengeksplorasi sejarah, atau bahkan memahami konsep ilmiah. Beberapa game bahkan digunakan dalam pendidikan formal sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif. Dengan demikian, hobi bermain game dapat memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar hiburan semata hal inilah yang membuat saya yakin “BUKANLAH GAME YANG MENGUBAH DIRI KITA, NAMUN KITALAH YANG MENGUBAH DIRI KITA” Suatu saat nanti ketika saya membaca tulisan ini lagi, saya ingin melihat bagaimana perubahan hobi saya dari masa ke masa, yang awalnya sebagai anak nakal yang tidak tau akan apa apa menjadi orang yang tau akan hal hal yang baru. Cita cita saya menjadi PELAUT, BAHKAN PENJELAJAH yang ingin mengetahui segala hal. Semoga dari hobby game dan hobby mencari hal baru menjadi kebanggaan bagi saya disuatu saat nanti. Terimakasih
Namaku Olivia Raynelle Deandra, bisa dipanggil Oliv, Pia, Olip atau Via. Aku lahir pada 21 November tahun 2009, di Bandung. Aku memiliki keturunan Tionghoa, Jawa dan Sunda. Aku menyukai warna Hitam dan Putih. Aku juga menyukai hokben dan nasi padang karena membuat nafsu makanku lebih puas. Hobiku sebetulnya ada banyak, akan tetapi yang paling menonjol menurutku yaitu Makeup atau yang berbau dengan penampilan. HOBIKU Oleh : Olivia Raynelle Deandra Halo, namaku Olivia. Kesempatan kali ini, aku ingin menceritakan dan berbagi cerita mengenai hobi yang aku senangi. Aku memiliki banyak sekali hobi, seperti memasak, bermain game, menggambar, makeup, dan cosplay. Tapi, diantara semua hobi yang kusenangi, aku paling suka makeup dan cosplay. Apa itu cosplay? Cosplay itu costume play, dimana kita memerankan suatu karakter dengan kostum dan wig menyerupai karakternya. Aku menyukai cosplay karena aku suka nonton anime, baca komik jepang, main game dan ada beberapa karakter yang kusuka dari anime, komik dan game tersebut. Beberapa hobiku itu sejenis dan secara tidak langsung ada dalam satu hobi. Dalam hobiku yaitu cosplay, faktor utama ku cosplay yaitu menonton anime dan hal yang dapat aku kembangkan yaitu makeup. Tetapi, aku makeup bukan cuman pas cosplay, melainkan ada waktu luang, ada acara, dan jika ingin berpergian selain ke sekolah. Aku mulai memiliki hobi makeup sejak kecil, qku suka melihat mama ku makeup saat pergi ke gereja. Dulu aku suka diam-diam mencoba makeup milik mamaku dan meniru yang suka dilakukan mamaku. Hingga hobi itu terus kubawa hingga aku remaja saat ini, aku suka melihat video tutorial makeup dan aku juga senang jika temanku meminta bantuan untuk makeup in dia. Sekarang juga aku suka mengoleksi makeup yang sedang viral ataupun yang menurutku lucu. Yang dulunya aku selalu meminjam makeup mamaku dan di makeup mamaku, sekarang mamaku yang meminjam makeup milikku. Terkadang, jika aku memiliki uang lebih, aku membelikan makeup untuk mamaku, mau bagaimanapun juga, dialah yang membuatku menyukai makeup. Aku tidak menjadikan makeup merupakan tujuan dan profesi ku di masa depan, tetapi aku berharap, dengan hobiku ini dapat menjadikan profesi sampingan yang dapat menghasilkan uang. Semoga, aku dapat meningkatkan hobiku hingga menjadi suatu bakat yang diakui orang lain dan dapat menjadi jasa bagi mereka yang membutuhkan jasaku. Oh iya, aku menyukai makeup mungkin karena aku suka mencoba hal hal baru dan penasaran. Hobiku yaitu makeup tidak selalu mencoba gaya makeup yang sama, aku selalu mencoba gaya baru dan mengembangkannya. Aku juga suka makeup karena aku memiliki sedikit ketertarikan terhadap seni, aku suka menggambar walaupun tidak terlalu mahir seperti artistik di luar sana.
Halo! Namaku Oriann Shilo Yonina Ester Olivia, biasa dipanggil Oshy. Aku lahir di Bandung 20 Oktober 2008. Hobiku adalah fotografi dan menonton film. Ketika memiliki waktu luang, aku sering menggunakannya untuk memotret dan juga nonton film. Genre film favoritku adalah fantasi dan thriller. Cita-citaku adalah menjadi seorang ilmuwan, menurutku bekerja di lab adalah sesuatu yang keren dan seru. Aku adalah pribadi yang optimis dan bertanggung jawab, aku selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk apa yang menjadi tugas dan kewajibanku. Selain itu, aku juga selalu semangat dan berpikir positif tentang masa depan, karena aku percaya rencana Tuhan adalah yang terbaik. Photography Oleh : Oriann Shilo Yonina E.O Saya memiliki cukup banyak hobi, tetapi ada satu hobi yang sangat saya sukai yaitu memotret. Papa saya adalah seorang photographer yang sering mendapat proyek untuk memotret berbagai macam hal. Papa memiliki beberapa kamera di rumah, sehingga dari kecil saya sudah sering memotret menggunakan kamera tersebut. Saya juga sering melihat papa mengedit foto yang dipotret untuk proyeknya. Ketika saya masih kecil, saya sering menjadi model untuk proyek pekerjaan papa. Papa mengajarkan banyak hal mengenai photography; menggunakan kamera yang benar, sudut pandang dalam photography, pola dalam memotret, nilai seni dalam memotret dan masih banyak lagi. Memotret membuat saya merasa nyaman karena di dalam sebuah foto kita bisa menuangkan cerita dan menyalurkan apa yang kita rasakan, foto juga bisa mengabadikan banyak momen. Sehingga momen yang sudah lewat bisa dilihat kembali. Ketika masih kecil, saya memiliki banyak waktu luang, agar waktu luang ini tidak sia-sia, saya mengisi waktu luang itu dengan memotret. Saya mengunjungi berbagai tempat yang tidak jauh dari rumah, terkadang saya juga mengunjungi rumah nenek yang tidak terlalu jauh untuk mencari spot foto. Apa alasan yang membuat saya menyukai fotografi? Menurut saya, memotret itu punya seni tersendiri. Bukan hanya sekedar memotret, saya juga harus belajar mengambil gambar dari angle (sudut) yang berbeda. Karena setiap hasil karya foto adalah seni, maka yang harus diutamakan adalah kualitas dan pesan yang ingin disampaikan dari foto tersebut. Momen yang hanya sekali terjadi dan tidak bisa diulang. Nah, disinilah teknik keahlian memotret akan di uji. Suatu momen tidak bisa direkayasa, keahlian dalam mengambil foto dari angle yang berbeda akan dituntut lebih luas. Akan sangat bagus jika karya tersebut bisa menginspirasi orang lain. Begitulah fotografi, ada yang menjadikannya sekedar hobi, ada pula kemungkinan digunakan untuk meraih prestasi. Semua pilihan ada di tangan kita sendiri, bahkan fotografi juga bisa dijadikan sumber pendapatan yaitu dengan bekerja sebagai fotografer. Yang pasti fotografi memiliki keseruan tersendiri, dan yang terpenting adalah kita mau belajar. Sebab dalam fotografi layaknya menjalani kehidupan, tak ada kata gagal. Ketika berhenti mencoba justru disanalah kata gagal muncul. Fotografi bukan hanya tentang memotret saja, tetapi juga merupakan cara untuk mengekspresikan diri dan melihat dunia dari perspektif yang unik. Setiap foto yang diambil mencerminkan kepribadian dan perasaan fotografer, sehingga setiap karya fotografi menjadi unik dan penuh dengan cerita.
Kreativitas dalam fotografi bisa diwujudkan melalui berbagai teknik komposisi, seperti pengaturan simetri. Selain itu, penggunaan pencahayaan yang tepat dapat menciptakan efek dramatis dalam foto. Dengan mengeksplorasi berbagai teknik ini, saya selalu menemukan sesuatu yang baru dan menantang diri saya untuk terus berkembang dalam bidang fotografi. Dengan mengambil foto-foto sederhana ini, saya akan menemukan keajaiban dalam momenmomen kecil yang sebelumnya terabaikan. Ketika saya semakin menyukai fotografi, saya merasa terdorong untuk memahami dan menguasai berbagai teknik memotret. Tantangan dalam fotografi tidak hanya berhenti pada aspek teknik, tetapi juga pada kemampuan untuk melihat objek dari sudut pandang yang berbeda. Saya selalu berusaha mencari cara untuk mengambil foto dengan komposisi yang menarik dan sudut pandang yang unik. Semakin saya menantang diri untuk lebih kreatif, semakin berkembang pula kemampuan fotografi saya. Dunia fotografi terus berkembang, selalu ada hal baru yang dapat dipelajari. Saya berusaha meluangkan waktu untuk terus belajar, baik melalui buku, tutorial online, atau mengikuti kelas fotografi. Eksplorasi juga merupakan kunci untuk meningkatkan kreativitas saya. Contohnya memotret objek yang berbeda, mengekspresikan gaya foto sendiri, dan berani mencoba teknik baru. Seperti kebanyakan keterampilan, fotografi memerlukan latihan yang konsisten untuk dapat meningkatkan kualitas karya, contohnya seperti menentukan jadwal rutin untuk berlatih fotografi, entah itu setiap hari atau setiap minggu. Dengan melibatkan diri dalam rutinitas fotografi, saya bisa melihat perkembangan yang signifikan dalam gaya dan teknik memotret.
ARUNGI SOROTAN SUARA DAN NADA Oleh : Regina Ayu Hobi menyanyi telah menjadi bagian integral dalam hidup saya sejak saya masih bayi. Orang tua saya membawa saya ke gereja sejak usia dini, dan di sana, saya mendengar paduan suara dan umat bersembahyang melalui nyanyian. Saat saya berumur 5 tahun, saya mulai mengikuti Koor Wilayah. Di waktu itu, wilayah saya sedang bersiap untuk mengikuti Lomba Koor anak-anak antar wilayah dalam rangka memperingati Santa Sesilia, pelindung Koor Katolik. Sejak saat itu, saya mulai rajin berlatih bernyanyi bersama teman-teman di koor saya. Ketika Lomba Koor Wilayah digelar, saya berada di bawah arahan Mba Eka, yang menjadi dirigen wilayah. Kami berhasil meraih peringkat ketiga dalam kompetisi tersebut, dan itu merupakan momen yang sangat membanggakan bagi saya. Sejak saat itu, saya semakin aktif dalam mengikuti kegiatan koor anak-anak. Saya bergabung dengan Kelompok Koor Vocavilia Choir yang dipimpin oleh Kak Ari, Mba Eka, Ka Moni, dan Bu Maya. Kami memiliki kesempatan untuk menyanyikan lagu-lagu sakral dalam Misa Natal dan Penerimaan Sakramen Ekaristi/Komuni Pertama. Pada tahun 2018, saya juga mendapatkan kesempatan untuk menjadi pemazmur dalam suatu acara. Vocavilia Choir juga memiliki momen berharga ketika kami tampil dalam Misa Natal Anak, dan saya sekali lagi dipercayakan sebagai pemazmur. Namun, siapa sangka bahwa ini akan menjadi tugas koor terakhir saya bersama Vocavilia. Saat itu, saya pernah menjajal nasib dalam dunia kompetisi menyanyi di luar lingkungan gereja. Keberanian saya membawa saya ke panggung ajang FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) sebagai perwakilan sekolah. Dalam momen ini, saya memilih membawakan dua lagu yang memegang tempat khusus dalam hati saya: "Lukisan Indonesia" yang dipopulerkan oleh Naura Ayu dan "Manuk Dadali." Meskipun, pada akhirnya, saya tidak berhasil meraih juara, tekad saya untuk terus belajar dan berkembang dalam seni bernyanyi tidak pernah luntur. Kekecewaan itu malah menjadi pendorong untuk terus mengasah bakat dan kemampuan vokal saya. Namun, hobi menyanyi saya tidak terhenti di situ saja. Suatu saat, saya diberi kesempatan yang sangat berharga untuk berbagi suara saya dalam momen yang sarat emosi: perpisahan kelas 6 di sekolah. Saat itu, kami diminta untuk menyanyikan lagu "Doa Seorang Anak," sebuah lagu yang sangat bermakna. Kami, sebagai siswa angkatan yang akan berpisah, merasa bahwa lagu ini adalah wujud doa dan harapan kami untuk masa depan yang cerah. Kami bahkan merekam video kami saat menyanyi bersama, dan hasil rekaman ini menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami dan seluruh angkatan. Rekaman tersebut diputar saat acara perpisahan kami di sekolah, dan suara-suara kami yang padu dan penuh harapan mengisi ruangan, menciptakan momen yang amat mengharukan dan berkesan dalam perjalanan sekolah kami. Dengan demikian, hobi menyanyi tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan saya, tetapi juga menjadi sarana untuk menghadirkan kebahagiaan dan makna dalam berbagai momen berharga dalam hidup saya. Kemudian, saya mendapat kesempatan bergabung dengan KKM (Kelompok Koor Muda) di wilayah saya. Ini adalah pengalaman yang memungkinkan saya untuk terus mengembangkan keterampilan bernyanyi saya. Saya bertemu dengan kakak-kakak yang hebat yang membantu saya meningkatkan kemampuan bernyanyi saya. Saya juga terlibat dalam berbagai tugas di gereja dan sering kali diberi kesempatan untuk menjadi pemazmur. Saya juga pernah berpartisipasi dalam kompetisi paduan suara antar sekolah, di mana kami berhasil meraih juara kedua di Bandung Raya. Meskipun pernah mengalami kegagalan dalam beberapa kompetisi, saya terus bersemangat untuk terus menyanyi dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan musik, baik di gereja maupun di luar gereja. Saya percaya bahwa hobi menyanyi telah
membawa banyak kebahagiaan, pengalaman berharga, dan kesempatan untuk terus berkembang dalam kehidupan saya. Meskipun berbagai pembatasan telah memengaruhi berbagai kegiatan di gereja dan di luar gereja, pada bulan Agustus tahun 2022, saya merasa sangat beruntung karena mendapat undangan istimewa untuk menjadi anggota dalam kelompok koor gereja yang dikenal sebagai Koor OMK di wilayah 5. Menerima undangan ini mengawali babak baru dalam perjalanan hobi menyanyi saya yang telah lama berjalan. Gabung dalam kelompok Koor OMK bukan sekadar menjadi anggota dalam suatu paduan suara gereja, tetapi juga sebuah pengalaman yang memadukan semangat ibadah dan kasih cinta terhadap musik dalam cara yang unik. Saya menyambut kesempatan ini dengan antusiasme dan rasa hormat yang tinggi, dan segera bergabung dalam sesi latihan mereka. Di sini, saya dipertemukan dengan para anggota kelompok yang tak hanya memiliki bakat yang luar biasa dalam bernyanyi, tetapi juga semangat dan dedikasi yang luar biasa. Mereka tidak ragu-ragu untuk berbagi pengetahuan mereka yang luas dalam musik dan seni vokal. Setiap latihan menjadi panggung di mana kami bersama-sama belajar, menggali potensi diri, dan menjelajahi alam batin melalui suara. Ini bukan hanya sebuah pengalaman bernyanyi, melainkan juga sebuah perjalanan bersama menuju kedalaman ekspresi emosi dan pengembangan teknik vokal. Namun, perjalanan ini tidak berhenti di situ. Awalnya, ketika saya pertama kali bergabung, saya menyandang peran sebagai sopran, keyakinan bahwa itu adalah jalur yang saya pilih. Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan suara yang tidak dapat dihindari, saya merasa perlu untuk mencari tantangan baru dan menggali lebih dalam kemampuan saya. Maka, saya memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan beralih menjadi seorang alto. Keputusan ini menghadirkan tantangan dan kesempatan yang luar biasa. Saya harus beradaptasi dengan suara yang berbeda dan memahami peran yang baru, namun dalam prosesnya, saya menemukan kedalaman baru dalam kemampuan bernyanyi saya dan mengembangkan kemampuan suara yang lebih kaya. Di tengah perjalanan yang terus berkembang ini, saya memahami bahwa dalam dunia hobi menyanyi, adaptasi dan eksplorasi adalah kunci utama. Ini adalah sebuah petualangan di mana melalui eksperimen dan dedikasi, kita dapat membuka potensi suara yang kita tidak tahu sebelumnya. Bergabung dalam kelompok koor gereja, khususnya dalam Koor OMK, telah memberikan saya sebuah wadah untuk terus berkembang dalam seni vokal dan menggali kedalaman dalam diri. Namun, lebih dari itu, ini adalah sebuah perjalanan spiritual di mana kecintaan terhadap musik dan iman berpadu dalam harmoni indah. Tak hanya di koor gereja, saya juga terlibat dalam kelompok paduan suara pemicu yang terkait dengan organisasi Orang Muda Katolik (OMK) di wilayah saya. Selama perjalanan ini, saya dibimbing oleh para kakak yang berpengalaman, yang selalu siap menginspirasi dan membimbing kami, para anggota muda, dalam mengejar hasrat kami untuk bernyanyi. Mereka sering kali dipercayakan dengan tugas-tugas penting dalam gereja, seperti pelayanan upacara pernikahan, yang memperluas pengalaman kami dalam menyanyi dalam berbagai konteks ibadah. Salah satu momen puncak dalam perjalanan ini adalah ketika kelompok OMK kami memiliki tugas istimewa pada hari raya besar, Jumat Agung, yang menjadikan pengalaman tersebut sangat tak terlupakan. Kami berlatih dan berkoordinasi dengan sungguh-sungguh selama berhari-hari untuk mempersiapkan diri untuk tugas ini, dan akhirnya, kami mampu memberikan persembahan yang luar biasa. Pengalaman seperti ini adalah bukti nyata betapa mendalamnya hubungan antara hobi menyanyi dan pengembangan spiritual. Setiap latihan dan setiap penampilan adalah sebuah perjalanan emosional dan penuh makna, yang tidak hanya membawa kebahagiaan tetapi juga membentuk karakter kami sebagai individu yang peduli terhadap musik dan agama kami.
HUJAN DAN KEGELAPAN Oleh : Reihan Mustopa Apapun masalahnya saya selalu hujan hujanan, walaupun hujan hujannan bisa membuat badan sakit, namun itu membuat ku tenang, saya selalu hujan hujanan membuat tenang akan pikiran saya, apapun hal yang buat sedih, seneng, pikiran kacau, saya Sukanya huja hujanan, entah kenapa hujan hujanan dapat membuat ku tenang, selain kegelapan selalu membuat ku tenang akan dunia ini saya juga harus banyak belajar tentang kehidupan,kegelapan menggajarkan kita untuk bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, kegelapan menampilkan banyak orang orang hebat yang berusaha untuk hidup, banyak yang berjuang,walapun begitu saya juga haru mulai dari sekarang merubah diri menjadi lebih bersyukur,hujan-hujanan juga membuat saya memiliki banyak teman, banyak kenang kenangan yang pasti tidak bisa di ulang Kembali seperti hujan hujanan bersama, berbagi senang dan duka sambi hujan hujanan, sayangnya tiap orang pasti memiliki kesibukanya masing masing. Entah ada yang malas keluar, banyak tugas ataupun lainnya, dari kegelapan memang hening namun pasti di kegelapan kita memiliki impian masa depan yang indah. Dari kegelapan kita bisa melihat dua sisi yang berbeda sisi indahnya ada bintangbintang dan bulan, sisi gelapnya ada orang orang yang berusaha ntuk hidup, hujan dan kegelapan menyadarkan saya akan kehidupan hanya lah sekali dan kita juga harus berusaha merih masa depan yang indah, seiring waktu saya sudah bertumbuh manjadi smp saya berusaha merubah diri menjadi yang lebih baik namun saya blm berhasil merubah diri, di saat itu terjadi hujan, saya dan sahabat sahabat ku hujan hujanan, seakan akan pikiran pikaran bebas dari apapun, sesudah hujan kita bersama sama menghangatkan badan dengan makanan mie berkuah yang panas, sesudah makan saya dan sahabat berpetualang, kelas 8 smp masa yang menyenangkan, mulai kerumah teman, mencoba hal hal baru, dan pastinya bebagi tawa walaupun begitu pasti gak akan keulang lagi , entah apa dari dulu sampai sekarang saya suka saja hujan hujanan dan ingin Kembali masa sd ya walaupun sudah tidak bisa, yang saya bisa lakukan adalah di malam hari saya memikirkan masa depan saya dan berusaha menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, terkadang saya suka putus asa namun kegelapan dan keluarga saya menyemangati saya agar menjadi lebih baik, hal yang membuat bersemangat akan pentingnya kehidupan adalah berbuat baik, jangan merusak tubuh hanya ketenangan, ketenangan bisa di dapatkan dimana saja dan kapan saja,namun saya susah merubah hobi saya dan memperparah keaddan bisa saja saya tidak tidur 1 hari lebih, dan pastinya kalian ketahui kalo tidak tidur dapat merusak tubuh, ya bisa dibilang ketenangan tapi merusak tubuh, dan juga hujan hujanan juga tidak baik bagi saya dikarenakan bisa menyebabkan flu, demam, dan sakit kepala, yang saya lakukan hujan hujana, tertawa, melihat kegelapan memang aneh tapi hal itulah yang membuat saya tenang,saya takut kalo bercerita ke orang lain membuat mereka menambah beban pikiran, sebab itu lah saya lebih baik hujan hujanan dan melihat kegelapan, tertawa berlebihan untuk menutup rasa takut dan strees akan omongan dari sendiri, namun sahabat saya tau saya suka hujan hujanan dan mereka juga hujan hujanan mereka pernah berkata jangan pernah bersikap sedih, aku ingin melihat selalu terseyum, hal itu membuat saya agar selalu bersikap positif, dan sabar kepada siapapun. Jika kehidupan ini menyakitkan kita harus melihat di jam jam subuh banyak orang yang berusaha, kita harus bersyukur akan kehidupan ini, dan masa kelas 9 pun dimulai, dimana kita selalu ceria bersama sama, saling tolong menolong, saling menyemangati. Walapupun begitu saya tau pasti kita semua ingin memiliki masa depan yang indah, kita juga haru menghilangkan sikap kanak kanakannya, dikarenakan sudah kelas 9 dan harus menjadi kaka yang baik bagi adik kelas, di kelas 9 kita harus merubah diri menjadi baik, pengen rasanya balik lagi ke pg
samapi sekarang namun sudah pasi tidak bisa, saya harus berusaha menjadi lebih baik, lebih baik lahi,merubah perubahan saya, merubah tata bicara saya, merubah diri saya sepenuhnya,di karenakan setiap pertemuan pasti ada perpisahan, ya walaupun kelas 1 sampai 6 saya kadang suka bermalas malasan kelas 7 saya berusaha baik namun kelas 8 sampai 9 kadang membuat masalah, oh ya saya juga dulu suka main game sama teman teman saya,walaupun jarang main, tapi kita tetep kenal, mobile legend membuat saya banyak teman, namun sudah jarang main, saya kadang main game ini hanya untuk hiburan, namun makin kesini saya terlalu terfokus dengan geme ini, dan sudah jarang keruar rumah lagi, tiap pulang sekolah saya langung tertidup karena jalannya sekolah ke rumah yang jauh, keinginan saya hanya ingin masa depan yang indah da memiliki ketenangan maka dari itu saya berusaha menjadi lebih baik, saya belajar banyak hal seperti tentang hewan, motor , mobil. Sebagian fungsi pada motor, cara kerja mobil dan mobil mobil listrik lainnya, namun mobil dan motor sudah banyak sekali di mana mana yang membuat udara tercemar, dulu keinginan saya ingin menjadi pembalap namun teman teman saya berkata jangan jadi pembalap dikarenakan sangat berbahay bagi diri kita, saya sadar diri mungki itu bukan bakat saya, saya berusaha mencari bakat saya namun yang saya nemuin bakat saya adalah selalu tenang, entah apa sikap saya kadang tenang atupun stress, terkadang saya berusaha bersikap positif kepada siapapun, saya haru merubah diri saya untuk masa depan saya, saru harus bisa mengendalikan diri saya sendiri dan saya juga harus memiliki sikap yang bersyukur pad keadaan apapun yang terjadi, kita memang tidak bis merubah masa lalu tapi kitab isa merubah masa depan, belajarlah dari kesalahan, ya walaupun kelas 8 sampai 9 saya kadang males malesan, tapi percayalah saya sedang berusaha merubah diri menjadi baik, bersikap positif namun tidak berlebihan. Saya ingin menghibur orang lain agar mereka tertawa gembira , saya sudah berusaha semaksimal saya, namun saya harus paksakan diri agar menjadi lebih baik dan saya akan mengingat kata ini. Menikmati hidup adalah dengan kita bersyukur. kita harus bersyukur apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita, dan jangan lupa kita harus berucapa terimakasih kepada Tuhan. Kita harus berusaha menjadi lebih baik dan lebih baik, jika ada orang yang kesusahan sebisa mungkin saya akan menolongnya, kita sesama manusia haru saling tolong menolong dalam hal positif, jika temen kita sedih coba kita berusaha untuk menghiburnya, lebih baik memulai hal-hal positif daripada enggak sama sekali, lebih baik lu telat daripa engga sama sekali, semua orang pasti memiliki masalah masalah masing masingnya, maka dari itu kita coba hibur dan menyemangati, mungkin ini hobi saya namun bisa saja di masa depan hobi saya berubah tapi tidak ada yang tau tentang masa depan.
WAKTU LUANGKU Oleh : Roland Dionisius Tambunan Bermain game bukan hanya sekadar hobi bagi saya, melainkan juga merupakan bentuk ekspresi diri yang mendalam. Sejak kecil, saya telah tertarik pada dunia game, dan bermain game telah menjadi cara bagi saya untuk menyelami dunia yang baru, mengembangkan keterampilan, dan mengeksplorasi imajinasi saya. Setiap kali saya memasuki dunia virtual sebuah permainan, saya merasa seperti memasuki sebuah petualangan yang tak terbatas, di mana saya dapat menjadi siapa pun yang saya inginkan dan menjalani kisah-kisah yang luar biasa. Di dalam game, saya dapat mengekspresikan kreativitas saya melalui pembuatan karakter, pemilihan kostum, dan desain yang unik. Saya merasa senang ketika dapat menciptakan karakter yang sesuai dengan visi dan gaya saya sendiri, sehingga mencerminkan kepribadian dan preferensi saya. Selain itu, bermain game juga memberi saya kesempatan untuk mengekspresikan sisi kompetitif saya, baik melalui pertarungan melawan pemain lain dalam game online maupun melalui permainan strategi yang membutuhkan kecerdasan dan perencanaan yang matang. Namun, selain sebagai sarana untuk mengekspresikan diri, bermain game juga menjadi cara bagi saya untuk bersantai dan menghilangkan stres setelah seharian beraktivitas. Ketika saya merasa lelah atau stres dengan tugas-tugas yang menumpuk, bermain game menjadi solusi yang efektif untuk mengalihkan pikiran dan meremajakan energi saya. Sensasi tantangan dan kegembiraan yang saya rasakan ketika berhasil menyelesaikan misi atau mencapai level tertentu dalam game memberikan saya kepuasan dan kegembiraan yang luar biasa. Dalam prosesnya, saya juga belajar banyak hal dari bermain game. Saya belajar tentang strategi, keterampilan taktis, dan pemecahan masalah yang berguna dalam kehidupan seharihari. Setiap permainan membutuhkan pemikiran kritis dan keputusan yang tepat, yang kemudian dapat saya terapkan dalam situasi-situasi di luar game. Selain itu, bermain game juga membantu saya meningkatkan keterampilan sosial, karena seringkali saya harus bekerja sama dengan pemain lain dalam tim, berkomunikasi, dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Namun demikian, saya juga menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara bermain game dan menjalani kehidupan di dunia nyata. Meskipun saya menikmati sensasi dan kegembiraan yang diberikan oleh game, saya selalu mengutamakan tanggung jawab dan kewajiban lainnya, seperti keluarga, pendidikan, dan pekerjaan. Saya memastikan untuk tidak mengorbankan waktu untuk bermain game di atas segala hal yang lain, dan selalu menjaga kontrol atas waktu dan frekuensi bermain game agar tidak mengganggu aktivitas dan kewajiban lainnya. Dengan demikian, bermain game bukan hanya menjadi hobi yang menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan diri, bersantai, dan mengekspresikan diri dengan lebih baik. Game yang saya sering mainkan adalah mobile legends. Bermain Mobile Legends (MLBB) bukan sekadar hobi bagi saya, melainkan juga merupakan bentuk ekspresi yang mendalam dari ketertarikan saya terhadap dunia game dan kompetisi online. Setiap kali saya memasuki dunia MLBB, saya merasakan adrenalin yang mengalir dalam setiap pertempuran, dan itu memberi saya kesempatan untuk mengekspresikan keterampilan, strategi, dan kecerdasan taktis saya. Sebagai seorang pemain MLBB, saya tidak hanya berusaha untuk memenangkan pertandingan, tetapi juga untuk menjelajahi potensi saya sebagai pemain dan merasakan kepuasan saat berhasil mengatasi tantangan yang dihadapi.
Di dalam game MLBB, saya menemukan ruang untuk mengungkapkan kreativitas saya melalui pemilihan karakter, kostum, dan strategi permainan yang saya gunakan. Saya senang mencoba berbagai kombinasi karakter dan item untuk menemukan gaya bermain yang paling sesuai dengan kekuatan dan preferensi saya. Hal ini memungkinkan saya untuk mengekspresikan diri saya dalam bentuk yang unik dan membuat pengalaman bermain game menjadi lebih personal dan bermakna. Tidak hanya itu, bermain MLBB juga memberi saya kesempatan untuk berinteraksi dengan pemain lain dari berbagai belahan dunia. Melalui obrolan dalam game, saya dapat berkomunikasi, berkolaborasi, dan membangun hubungan dengan sesama pemain, yang memperkaya pengalaman bermain saya dan memberi saya kesempatan untuk belajar dari orang lain. Bahkan, beberapa dari mereka menjadi teman yang saya pertemukan secara daring, dan kami sering bermain bersama untuk saling mendukung dan meningkatkan keterampilan kami. Namun, seperti halnya hobi lainnya, bermain MLBB juga memiliki tantangan tersendiri. Saya harus menghadapi tekanan untuk tampil baik, kekecewaan saat mengalami kekalahan, dan godaan untuk terus bermain meskipun harus mengorbankan waktu untuk aktivitas lainnya. Oleh karena itu, saya selalu berusaha untuk menjaga keseimbangan antara bermain game dan menjalani kehidupan di dunia nyata. Saya memastikan untuk mengatur waktu bermain saya dengan bijak, tetap memprioritaskan kewajiban dan tanggung jawab lainnya, serta tidak mengorbankan kesehatan fisik dan mental saya demi kepuasan sejenak dalam game. Dalam banyak hal, bermain MLBB telah menjadi cara bagi saya untuk mengekspresikan diri, mengasah keterampilan, dan menjalin hubungan dengan orang lain. Pengalaman yang saya dapatkan dari game ini tidak hanya membawa kesenangan dan kegembiraan, tetapi juga memberi saya pelajaran berharga tentang kerja tim, kepemimpinan, dan ketekunan. Dengan terus memperdalam pengetahuan dan keterampilan saya dalam game ini, saya yakin bahwa saya akan terus tumbuh dan berkembang sebagai seorang pemain, serta mendapatkan manfaat yang berharga dalam kehidupan sehari-hari saya. Bermain game secara berlebihan dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan tidur, sakit punggung, serta gangguan mata dan kepala. Kurangnya aktivitas fisik dan terpapar radiasi layar yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya. Selain itu, bermain game secara berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan psikologis seperti kecanduan. Kecanduan game dapat mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang, seperti hubungan sosial, pekerjaan, dan pendidikan. Seseorang yang kecanduan game mungkin mengalami perubahan mood yang ekstrem, kesulitan berkonsentrasi, dan merasa gelisah atau cemas ketika tidak dapat bermain. Tidak hanya itu, bermain game terlalu berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terhadap masalah sosial dan emosional. Seseorang yang menghabiskan banyak waktu di dunia virtual mungkin menjadi terisolasi secara sosial, kehilangan kontak dengan teman dan keluarga, serta kehilangan minat pada aktivitas di dunia nyata. Hal ini dapat menyebabkan perasaan kesepian, depresi, dan rendah diri yang serius. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara bermain game dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik.
SANG PEMAIN DAN PENDENGAR Oleh : Theodorus Richie Rich Tjahjana Hobi ini adalah hobi sering disebut dengan tidak baik jika kelebihan melakukannya. Akan tetapi, menurutku hobi ini bisa bagus meskipun kelebihan. Hobi ini bisa memengaruhi otak yang berpikir. Selain itu, lebih bagus jika hobi ini dilakukan secara pintar atau berpikir. Hobi ini tidak hanya ada dampak negatif melainkan hobi ini jika bermain game yang seperti strategi, matematika, dan juga belajar bahasa bisa dari hobi yang dilakukan karena lama-kelamaan. Hobi ini bisa memengaruhi otak jadi lakukanlah buat hiburan atau belajar apa yang ada di kegiatan hobi. Hobi ini juga sangat populer dilakukan oleh anak-anak yaitu bermain game tetapi saya tidak hanya main game sedangkan saya mendengarkan lagu sambil main game karena jika, tidak ada lagu maka, saya akan merasa bosan karena keliatannya biasa sangat ga ada yang menarik. Lagu yang sering aku dengarin biasanya adalah lagu Jepang dan Inggris. Bertema realitis. Lagu ini disebut dengan lagu yang suka bersedih, temanya capek dengan hidup, atau lagu yang bercuhat tentang suatu keburukan. Nama lagu yang sering aku dengarin adalah "The Moon Will Sing", "Hated By Life It Self", "Shinitai-Chan" lagu ini jika, menggunakan bahasa inggrisnya disebut "Ah Wanna Die", "My R", "Close To You Undertale Animation", "Overdoze", "Night Dancer", dan "One Voice" selain itu saya juga suka dengan lagu nada lagu tersebut dan selain itu, saya senang mendengarkan lagu yang seperti tipenya "Phonk" seperti "MTG - PISTA TOMA (BRAZILIAN PHONK)", "Tuca Dunca", "Treinamento De Forҫa", dan " Wake Up!!!", Saya suka dengan lagu ini karena suaranya intense atau dalam arti Bahasa Indonesia lagu yang serius, menegangkan atau susah. Ada juga lagu yang saya punyai yang berbunyinya serius yaitu "credits song for my death but im the final boss". Game yang sering saya mainin adalah "Roblox" dan "MLBB" atau secara lengkap namanya adalah Mobile Legend : Bang Bang, dan saya biasanya main game yang roblox itu adalah game yang butuh grinding yang sangat lama. Saya bermain game boleh saat sudah selesai PR atau ga ada kerjaan tetapi saya masih tetap belajar dengan cara yang jarang dipakai oleh orang yaitu, mendengarkan guru atau belajar apa aja yang harus dilakukan supaya bisa tau apa saja yang harus diketahui saat mulai seperti basicnya. Saya sudah sangat lama bermain game seperti orang belum berhenti meskipun iya ada waktu berhenti seperti buat makan, belajar, tidur, atau membaca seperti orang biasanya melakukan kegiatannya. Saya mulai saat kelas 4 untuk bermain gamenya sering dan nilai saya dulu tidak terlalu bagus. akan tetapi, nilai saya seperti nilai yang orang-orang rata-rata dan pertama kali mendengarkan lagu sambil main adalah saat kelas enam yaitu pada masa waktu covid-19. Pada saat waktu kelas 4 saya itu bermain game lebih sering memakai website facebook sedangkan bermain mobile legend : Bang Bang dan Roblox. Game yang saya mainin di website facebook ini adalah game bernama mutant genetic, game tentang naruto sumpah saya aja lupa dengan namanya udh lama banget setelah itu, game bernama dragon city, dan lain-lain. Akan tetapi, setelah beberapa lama tahun facebook ini hanya dikenal aplikasi yang sering dipakai orang tua atau orang yang sudah berumuran 18-an, dan juga game yang dipunyai oleh facebook banyak yang sudah pada hilang pada saat tahun 2021 atau 2022. Saya merasa sedih soalnya disitu lebih gampang untuk mencari game atau bermain game dan saya juga merasakan rindu gimanasih bermain yang saya sudah lama tidak mainkan seperti dungeon blitz karena dulu itu game yang saya sering mainin saat kecil umuran 9-11-an dan udh ga dimainin lagi karena fokus banget dengan game yang bernama Mobile Legend : Bang Bang sudah sih begitu saja bagian yang saya suka dengan website facebook dulu.
Pertama kali saya bermain Mobile Legend : Bang Bang yaitu pada kelas 1 tetapi 2 kali main saya ga ngerti setelah itu saya ga mainin lagi tetapi setelah 2 tahun saya mainin lagi alias berarti saya udh kelas 3 pada itu juga saya umurnya masih umur 8 pada kelas 3 yang bisa dibilang dulu masih muda banget untuk bermain game dan kenapa bisa umur 8 pada main game itu karena saya udh umur 6 saat kelas 1 tetapi saya baru memainkan game Mobile Legend : Bang Bang saat umur 7 pada kelas 1. Mulailah ceritaku bermain game Mobile legend pada kelas 3. pada saat umur 9 saya udh bisa mengerti apa yang harus dilakukan tetapi dulu aku mainnya tidak bagus dibandingkan dengan sekarang karena dulu saya saat kelas 3 hanya bisa meraih rank elite dan pada kelas 4 master dan juga grandmaster jadi ya ada improvement sedikit cuman sangat disayangkan saya masih butuh belajar hero lebih banyak dan sekarang juga tidak terlalu bagus dalam bermain hero yang seperti roamer. Hero yang saya sering pakai itu rolenya adalah gold atau exp. Jika ditanyakan seperti apakah bisa main hero mage atau roam atau jungler, sebenarnya bisa cuman tidak terlalu bagus dibandingkan dengan role seperti gold dan exp karena saya udh sering memakai hero yang rolenya seperti gold dan exp tetapi beda dengan tipe heronya seperti assasin yang hero aku sering jika melakukan jungler atau biasanya saya main exp. Hero yang saya biasanya, saya mainin saat bermain role exp bernama Terizla bahkan pernah sampai dapat tittle bandung terizla no. 73 alias sudah mainnya banyak dan hero terizla ini tidak hanya main-main jika bisa dimainkan malahn hero ini sangat menyeramkan jika mengetahui cara mainnya dan buka war. Hero ini dipakainya bisa seperti tank asalkan tahu kondisi dan setidaknya tau cara memakai kombinasi ulti + flicker karena ini adalah hal yang pertama harus diketahui oleh semua player di Mobile Legend : Bang : Bang. Hal ini akan sering dipakai seperti kombinasi hero yang lain seperti barats nah itu hero biasanya dipakai sebagai jungler tetapi juga ini hero pernah dipakai untuk exp lane. Saya bermain Roblox sudah sejak kelas 3 dan dulu juga game ini saat pada kelas 3 disebut dengan kata yang hampir mirip dengan kata kasar yaitu Goblox, lumayan menyedihkan aku harus mendengarkannya soalnya pada kelas 4 pada minta jawaban untuk yang bahasa inggris kepada saya. Akan tetapi buat saya itu malahan jadi hal yang lucu karena mereka sudah membilang "Ih kenapa main game Goblox". Setelah itu mereka malah nanya kepada orang bermain game tersebut yang sudah dikatain katain. ntuk game yang saya sering mainin itu adalah game tipenya seperti RPG, Simulator, dan Obby.