The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku memenuhi tugas kuliah Mata Kuliah Anatomi Buku

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by aksashara, 2021-12-28 03:26:04

Anatomi Buku

Buku memenuhi tugas kuliah Mata Kuliah Anatomi Buku

Keywords: #education #novel #teenlit

BAB 5

TIPS DAN TRIK MENGATASI WRITER’S BLOCK

Masalah writer’s block dapat diatasi dan tidak akan
membuat seseorang berhenti menulis. Hal ini berarti bahwa
setiap permasalahan memiliki solusi. Dalam proses menulis,
memperhatikan tata bahasa kalimat, ejaan, dan paragraf suatu
tulisan itu tentu penting. Oleh karena itu, terkadang secara
tidak sadar penulis terlalu memperhatikan hal tersebut
sehingga menyebabkan ide menjadi berhenti.

Leo (2019: 79) menyebutkan bahwa seorang penulis
dapat mulai menulis dengan dimulai dari bab yang menarik dan
paling mudah. (Awasilah dalam Leo, 2019) juga menyarankan
untuk memulai menuliskan hal-hal yang paling mudah dan
dikuasai penulis. Pernyataan yang disampaikan sangat
beralasan karena dengan menulis hal yang mudah dan telah
dikuasai seseorang, dapat menuliskan ide dengan lancar tanpa
perlu mencari ide lagi. Menyarankan juga jangan berhenti
menulis ketika ide menulis sedang mengalir karena dapat
membuat ide menjadi sia-sia.

Masalah writer’s block tidak hanya membuat penulis
berhenti menulis tetapi juga dapat membuat penulis frustasi.
Frustasi dalam KBBI berarti rasa kecewa akibat kegagalan
dalam melakukan sesuatu dan tidak sesuai harapan.
Hambatan yang terlihat sepele tapi jika terus menerus
dilakukan dapat membuat seorang penulis benar-benar
berhenti menulis. Di dalam tips kali ini akan memuat tips dari
orang yang berbeda, yaitu Penerbit Deepublish, Dee Lestari,
dan Cahyadi Takariawan atau Pak Cah.

Penerbit Deepublish merupakan salah satu penerbit di
Indonesia. Penerbit ini telah menerbikan naskah lebih dari

45

8000 naskah. Naskah yang diterbitkan meliputi naskah buku
ajar, buku referensi, buku umum, jurnak penelitian ilmiah dan
proceeding, novel, dan lain sebagainya. Novel terbitan
Deepublish diantaranya ada novel Sebuah Pusaran karya
Sutopo, S.Pd., Novel Rintihan Kalbu karya Hidrahwati, Novel
Rama’s Story: Krisna “Pandawa Pertama“ karya Cancan
Ramadhan, dan novel lainnya.

Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi writer’s
block menurut salah satu penerbit, yaitu Penerbit Deepublish.

1. Olahraga
Olahraga merupakan aktivitas fisik yang dapat
menyehatkan tubuh. Dalam hal ini, aktivitas olahraga
memang sama sekali tidak berkaitan dengan kegiatan
menulis. Akan tetapi, aktivitas ini memiliki manfaat
untuk mengurangi stres, membuat pikiran tetap fokus,
meningkatkan energi agar tetap produktif, dan
meningkatkan daya ingat. Salah satu jenis olahraga
yang dapat dilakukan ialah jogging karena dapat
mendorong pertumbuhan sel-sel otak baru di
hipokampus, yaitu bagian otak yang memungkinkan
seseorang membayangkan ide baru. Berolahraga juga
dapat memicu hormon endorfin. Dilansir dari
alodokter.com, penelitian menunjukkan bahwa
olahraga merupakan cara yang efektif mengobati stres
(Noya, 2018). Saat melakukan olahraga, tubuh akan
mengeluarkan hormon endorfin sehingga tubuh akan
menjadi lebih rileks dan memberikan energi positif.
Olahraga dilakukan secara teratur dapat
meningkatkan kreativitas dan membantu seseorang
menyelesaikan masalah seperti writer’s block.

2. Mengubah Suasana atau Pemandangan
Suasana atau pemandangan mempengaruhi penulis
dalam menulis. Hal ini karena ide tidak dapat muncul

46

ketika sedang jenuh. Perasaan penulis berperan
penting dalam memunculkan ide. Dengan
pemandangan yang berbeda, penulis dapat
mengembangkan ide secara bebas. Pemandangan
baru dapat meredakan stres dan kejenuhan.
Komarudin (2008), mengatakan bahwa
Refreshing/rekreasi dapat memberikan relaksasi
terhadap pikiran, memberikan pandangan mata baru
(new view) sehingga memperbarui memori pikiran,
melupakan masalah dan meredakan stress yang ada
(via Apritasari, dkk. 2012). Dalam Penelitian Cargini
(2014) juga menyebutkan bahwa saat stres dan penat
salah satu cara untuk mengurangi stres, yaitu sedikit
berjalan keluar walaupun hanya berjalan sekitar rumah
atau komplek untuk menghirup udara segar (via
Apritasari & dkk. 2012). Oksigen dihirup membantu
meningkatkan konsentrasi dan menjernihkan pikiran
sehingga dapat memecahkan masalah dengan lebih
jernih. Dengan demikian, dengan mengubah suasana
dan pemandangan dapat menurunkan tingkat
kejenuhan dalam menulis dan ide yang sebelumnya
tidak ada atau macet dapat mengalir kembali.
3. Pindah Tugas
Dalam proses menulis, penulis dapat melakukan hal
selain menulis. Hal ini karena menulis juga dapat
menimbulkan titik jenuh. Untuk itu penulis dapat
melakukan hobi atau kegiatan lain selain menulis.
Dengan kegiatan lain di luar menulis inspirasi
tambahan juga dapat didapatkan. Dilansir dari
hellosehat.com, melakukan hobi akan mendapatkan
dampak stres positif atau eustress. Eustress dapat
menstimulasi perasaan bersemangat, menghilangkan
rasa bosan, dan mendatangkan kesenangan. Dengan
demikian, melakukan hobi dapat meningkatkan

47

perasaan, kepuasaan, kesenangan, dan kebebasan
sehingga dapat mengurangi kejenuhan dalam menulis.
4. Mencoba Menulis Bebas

Maksud dari menulis bebas ialah penulis
menuangkan isi pikirannya secara bebas tanpa
memikirkan benar atau salah, logis atau aneh, ataupun
sesuai kaidah atau tidak. Hal ini bertujuan untuk
menuangkan imajinasi secara bebas. Dengan
melakukan hal tersebut pikiran akan lebih santai dan
tidak ada lagi imajinasi terpendam. Hal tersebut juga
disampaikan oleh Pennebacker dalam Komaidi (2007)
bahwa menulis bebas dapat membantu ketika
terpaksa harus menulis. Dengan menulis bebas,
seseorang akan lebih terlatih dalam kondisi apapun
sehingga dapat menulis secara sistematis dan runtut
(via Salam, 2011).
5. Hindari Hal-Hal yang Bisa Mengganggu

Masalah writer’s block dapat membuat
perasaan penulis lebih sensitif terhadap banyak hal.
Hal tersebut, seperti penulis menjadi lebih mudah
marah, mudah terganggu dengan kebisingan, ataupun
hal-hal kecil yang membuat pikiran terdistraksi. Untuk
itu lebih baik menghindari hal-hal yang dapat
mengganggu.
6. Mengupayakan Kemajuan, Bukan kesempurnaan

Sifat perfeksionisme merupakan hambatan
terbesar dalam menulis. Hal ini karena orang
perfeksionis selalu menginginkan kesempurnaan.
Untuk itu penulis dapat menghadapinya dengan
mengurangi tekanan dalam membuat tulisan itu
menjadi benar. Hal ini dapat mengurangi perasaan
harus mengedit dan memperbaiki tulisan hingga
berulang kali. Selain itu, ketika penulis merasa cemas
dan perasaan takut salah atau kegagalan tidak dapat

48

menulis dengan baik maka lawan hal tersebut dan
menganggap itu bukan sesuatu yang sangat buruk.

Masalah writer’s block juga disampaikan dalam serial
Surel miliki Dee Lestari yang bernama asli Dewi Lestari. Dee
Lestari adalah salah satu penulis yang terkenal di Indonesia,
terutama dalam fiksi. Setiap buku yang dikeluarkan acap kali
terpajang di jajaran buku best seller. Buku seri Supernova
hingga Aroma Karsa, selalu menari perhatian dunia sastra.
Bahkan beberapa karyanya diadaptasi menjadi film, seperti
Perahu Kertas, Filosopi Kopi, Madre, dan sebagainya.

Dee Lestari menyebutkan ada dua jenis writer’s block yang
pernah dialaminya. Jenis writer’s block pertama, yaitu writer’s
block akut dan yang kedua adalah writer’s block Besar. Kedua
jenis writer’s block tersebut memiliki penanganan yang
berbeda. Berikut ini penanganan writer’s block akut.

1. Berhenti menulis
Ketika seseorang lelah berpikir lebih baik

berhenti menulis. Mengistirahatkan pikiran dengan hal
lain selain menulis, misalnya seperti melakukan hobi
atau kegiatan yang disukai. Setelah merasa cukup
istirahat maka penulis dapat kembali menulis.
2. Mandi

Menurut Dee Lestari, ketika dia merasakan
kebuntuan cerita dia pergi mandi. Bersama aliran air
ide datang seperti air mengalir. Dalam ilmu Ayurveda,
mandi atau mandi setengah (vyapak saocha)
merupakan praktik ritual meditasi. Fungsinya, yaitu
untuk mendinginkan titik panas tubuh, di mana juga
berkaitan dengan “celoteh pikiran”. Ketika titik ini
didinginkan, celoteh ataupun noise dalam pikiran akan
menyusut dan kepenatan dalam pikiran pun terbebas.

49

3. Jauhi Distraksi
Distraksi memiliki arti mengganggu. Sehingga

ketika menulis lebih baik jauhi hal-hal yang dapat
memecah konsentrasi. Misalnya seperti jauhkan
smartphone, matikan internet, matikan televisi, dan
sebagainya. Hal ini dilakukan agar penulis dapat tetap
berkonsentrasi terhadap tulisannya.
4. Gerakkan Tubuh

Cerita merupakan sesuatu yang bergerak.
Akan tetapi, terkadang sebagai penulis melewatkan
pemahaman tentang pencerita sebagai satu kesatuan
tubuh dan pikiran. Kebuntuan dapat terjadi ketika
tubuh terlalu lama dibiarkan kaku. Duduk menulis
hingga berjam-jam, berhari-hari, membuat seorang
penulis rentan terlupa bahwa tubuh bagian dari
penopang aliran cerita. Sehingga dengan bergerak
sesekali, dapat menyeimbangkan antara tubuh
dengan pikiran.

Penanganan writer’s block besar berbeda dengan
writer’s block akut. Penanganan kondisi writer’s block besar
yang disampaikan Dee Lestari, yaitu dengan membongkar
cerita. Solusi ini terdengar tidak menyenangkan karena apabila
seorang terkena kondisi ini perlu membongkar elemen fiksi,
seperti tokoh, dialog, alur, dan sebagainya. Hal ini dilakukan
untuk penyusunan ulang. Menurut Dee Lestari, pembongkaran
elemen fiksi belum tentu berhasil sehingga perlu adanya ide
baru untuk membuat tulisan.

Penulis Cahyadi Takariawan atau Pak Cah juga
menuliskan tips mengatasi writer‘s block. Pak Cah merupakan
penulis kelahiran tahun 1965 ini telah menulis lebih dari 55
buku. Buku yang beliau tulis dan sudah terbit, yang sampai
hari ini masih best seller adalah Wonderful Series di
antaranya : Wonderful Husband, Wonderful Wife, Wonderful

50

Marriage, Wonderful Journey, Wonderful Couple, dan
Wonderful Family (Educlass, 2021).

Saat ini, Pak Cah mengelola beberapa kelas online di
antaranya Kelas Menulis Basic dan Kelas Menulis Antologi
Alineaku, Positive Writing Class for Teenager, Kelas Emak-
Emak Punya Karya, dan kelas Bapak-Bapak Punya Karya
(Ruangmenulis.id, 2020). Selain itu, Pak Cah juga aktif menulis
di web Kompasiana, Ruang Keluarga, dan Lockdown 2020.

Seringkali penulis mengalami kebutuan menulis ketika
sudah membuka laptop atau hp, telah menentukan tema, telah
menulis beberapa paragraf mendadak mengalami kebuntuan
sehingga berhenti menulis. Keadaan tersebut dapat membuat
seseorang tidak pernah menghasilkan karya tulis karena ketika
menulis tidak pernah selesai. Pak Cah membagi enam jenis
kebutuhan dan solusinya. Hal ini beliau dapatkan dari
pengalaman menulis bersama peserta KMO. Berikut ini tips
dari Pak Cah.
1. Buntu karena Kehabisan Ide

Ketika seseorang kehabisan ide seorang penulis dapat
membaca buku karya orang lain yang ahli dalam
bidangnya; membaca artikel atau karya yang memiliki
tema yang sama dengan penulis, dapat ditemukan di
internet, majalah, koran, dan lainnya; dan mengobrol
dengan teman yang memiliki kemampuan pada tema
penulis, di sini penulis dapat meminta saran dan
masukkan.
2. Buntu karena Kehabisan Bahan

Ketika seseorang menulis novel, beberapa tulisan
memerlukan rujukan menulis dari para ahli agar ketika
bahasan novel tersebut sensitif tidak menimbulkan pro
dan kontra. Penulis yang kehabisan refenrensi dapat pergi
ke perpuskaan, mencari data sesuai tema yang
dibutuhkan; penulis juga dapat menggunakan mesin
pencari seperti google di Internet, namun ketika

51

menggunakan mesin pencari penulis dapat mengakses
dan mengambil data dari lembaga yang dapat dipercaya,
tidak boleh mengambil data secara sembarangan; dan
penulis juga dapat menghubungi pihak yang terkait dan
ahli dalam bidangnya.
3. Buntu karena Terjebak Mengedit Saat Menulis

Penulis menghasilkan karya melewati tiga proses.
Proses pertama yang dilakukan penulis adalah menulis
kreatif dengan menuangkan ide ke dalam tulisan. Proses
kedua adalah melakukan editing agar tulisan sesuai kaidah
kebahasaan. Proses ketiga adalah menghias tulisan agar
tulisan menarik, mudah dibaca, alur mengalir tanpa ada
kejanggalan.

Ketika ketiga proses itu dilakukan bersamaan,
seringkali penulis merasa kurang dan melalukan perbaikan
berulang kali dan akhirnya penulis berhenti menulis karena
mengalami writer’s block. Solusi yang disarankan Pak Cah,
yaitu berhenti mengedit dan fokus menulis, memisahkan
ketiga aktivitas tersebut, dan Pak Cah menyarankan
kepada penulis agar menyelesaikan tulisannya terlebih
dahulu baru kemudian melakukan proses editing, dan
menghias tulisan.
4. Buntu karena Kurang Persiapan

Ketika menulis langkah yang dapat menghambat
proses menulis dan dapat menyebabkan writer’s block
adalah kurangnya persiapan menulis. Persiapan menulis
meliputi tema, outline atau kerangka tulisan, atau plot
cerita fiksi seperti novel. Langkah yang dapat dilakukan
menurut Pak Cah ketika persiapan menulis masih kurang,
yaitu menulis kerangka tulisan walaupun sudah menulis
beberapa bagian agar terhindar dari kemungkinan
terkendala writer’s block dan membuat perencanaan yang
matang, dari segi tema, bahan, kerangka, dan plot cerita.

52

5. Buntu karena Menulis yang Bukan Pilihannya
Seorang penulis memiliki kemungkinan dapat

menulis berbagai macam genre dan tema dalam menulis
fiksi atau seorang penulis hanya dapat menulis non-fiksi
saja. Hal ini karena ketika seseorang menulis yang bukan
keahliannya dapat menyebabkan kebuntuan menulis. Ada
yang mampu melakukan keduanya atau hanya beberapa
jenis bahkan satu jenis saja. Pak Cah memberikan solusi
sederhana, yaitu selesaikan tulisan semampunya karena
memang bukan pilihannya dan Ketika penulis memiliki
kemampuan untuk keduanya lebih baik fokus kepada
salah satunya antara fiksi atau non fiksi.
6. Buntu karena Kejenuhan

Seorang penulis ketika mengalami kejenuhan
lebih baik berhenti menulis dan beristirahat, melakukan
hobi, mendengarkan musik, makan, dan hal lain yang
disukai. Ketika penulis merasa lebih baik dan lebih fresh
dapat melanjutkan menulis.

Dari tips dan trik di atas, yang telah disampaikan oleh
Sutanto, penerbit Deepublish, Dee Lestari, dan Pak Cah.
Dapat disimpulkan bahwa masalah writer’s block bersumber
dari penulis itu sendiri dan juga penulis mengatasi writer’s block
tidaklah selalu sama. Bermacam-macam solusi tersebut dapat
dilakukan ketika penulis mengalami writer’s block. Akan tetapi,
jangan berpatok dengan tips dan trik yang ada karena setiap
orang memiliki cara yang berbeda untuk menyelesaikan
masalahnya, terutama menyelesaikan masalah writer’s block
yang dialami penulis.

53

Daftar Pustaka

Anindito, Brahmanto. 2007. Banyak Jalan Merontokkan
Writer’s Block. https://warungfiksi.net/banyak-jalan-
untuk-merontokkan-writers-block/ (diakses pada 5
Desember 2021).

Artati, Y. Budi. 2018. Kreatif Menulis. Klaten: PT Intan Pariwari.

Apritasari, Jesita Apritasari & dkk. 2012. Persepsi Wisatawan
Tentang Wisata Alam Dalam Menurunkan Tingkat
Stres Di Candi Gedongsongo Semarang. Semarang:
STIKES Karya Husada Semarang.

Bastug, Muhammet, Ihsan Seyit Ertem dan Hasan Kagan
Keskin. 2017. "Phenomenological Research Study on
Writer’s Block: Causes, Processes, and Results"
dalam Jurnal Education + Training, 59 (6): 605-618.

Faruk. 1994. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.

Hawa, Syahwa & Irawan Senda. 2011. 88 Kiat Menjadi Penulis
Hebat. Indonesia: Tangga Pustaka.

Kosasih, E. 2004. Kompetensi Ketatabahasaan dan
Kesusastraan. Bandung: Yrama Widya.

Laksana, AS. 2020. Creative Writing: Tips dan Strategi Menulis
untuk Cerpen dan Novel. Tangerang: Banana.

Leo, Sutanto. 2010. Kiat Jitu Menulis & Menerbitkan Buku.
Jakarta: Erlangga.

54

Lestari, Dee. 2015. Serial Surel: Writer’s Block.
https://deelestari.com/serial-surel-writers-block/
(diakses pada 10 Desember 2021).

Mawardi, Dodi. 2009. Cara Mudah Menulis Buku Dengan
Metode 12 Pas. Depok: Raih Asa Sukses.

Nasution, Fadlan & dkk. 2021. Semua Bisa Jadi Penulis.
Indonesia: Guepedia.

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi.
Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Noya, Arllert Benedicto Leuan. 2018. Hormon Endorfin:
Penghilang dan Pereda Rasa Sakit Alami.
https://www.alodokter.com/hormon-endorfin-
penghilang-stres-dan-pereda-rasa-sakit-alami
(diakses pada 10 Desember 2021).

Oliver, Marina. 2006. The Beginner’s Guide To Writing A Novel.
United Kingdom: How To Books.

Peyroutet, Claude. 2001. La Pratique de L’ expression Ecrit.
Paris: Nathan.

Puji, Aprinda dan Yusra Firdaus. 2020. Tak Cuma Seru, Punya
Hobi Juga Bisa Membantu Mengelola Stres.
https://hellosehat.com/mental/stres/hobi-bisa-
mengelola-stres/ (diakses pada 13 Desember 2021).

Salma. 2021. Cara Mengatasi Writer’s Block: Penyebab dan
Cara Menghadapinya. Indonesia: Deeppublish.

55

Salam. 2011. Menulis Indah dan Menyenangkan. Gorontalo:
Universitas Negeri Gorontalo.

Simartama, Janner. 2019. Kita Menulis: Semua Bisa Menulis
Buku. Indonesia: Yayasan Kita Menulis.

Takariawan, Cahyadi. 2020. Mengatasi Enam Kebuntuan
Menulis. https://ruangmenulis.id/mengatasi-enam-
kebuntuan-menulis/. Diakses pada 18 Desember
2021.

Takariawan, Cahyadi. 2021. Cahyadi Takariawan.
https://educlass.co.id/narasumber/1-Cahyadi-
Takariawan. Diakses pada 18 Desember 2021.

Tarigan, Henry G. 1991. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra.
Bandung: Angkasa Bandung.

Tasya, Talitha. 2021. Cara Menulis Novel & Cara Membuat

Novel Berkualitas Bagi Pemula.

https://www.gramedia.com/best-seller/cara-menulis-

novel-cara-membuat-novel/ (diakses pada 8

Desember 2021).

Wellek, Rene dan Warren, Austin. 2014. Teori Kesusastraan.
Jakarta: Gramedia.

Yudiono. 1986. Telaah Kritik Sastra Indonesia. Bandung:
Angkasa.

Zulfahnur, dkk. 1996. Teori Sastra. Jakarta: Depdikbud.

56

TENTANG PENULIS

Namanya Aldila Humairah.

Seorang gadis yang lahir di

Cirebon, 27 April 2002. Anak

kedua dari tiga bersaudara ini

tengah menempuh

pendidikan sebagai

mahasiswa Sastra Indonesia

di Universitas Negeri

Yogyakarta. Ia juga telah

berkecimpung di dunia kepenulisan sejak kelas 6 SD. Jejaknya

bisa ditemukan di wattpad: @upilpanda, email:

[email protected].

Memiliki nama panjang hanya

10 huruf, yaitu Anistigfar dan

biasa dipanggil Anis. Lahir 19

tahun yang lalu. Saat ini

sedang menempuh

pendidikan di Universitas

Negeri Yogyakarta jurusan

sastra Indonesia. Manusia biasa yang menyukai hal

sederhana, suka hal-hal baru jika itu menarik dan unik di

matanya, suka berimajinasi, mencintai diri sendiri, selalu

mencoba untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, menikmati

proses dalam hidup dengan terus belajar dan berkembang.

57

Dia Devie Melia Mutiara.

Lahir di Kebumen 19 tahun

yang lalu. Saat ini dia

sedang menempuh

pendidikan di Universitas

Negeri Yogyakarta. Dia suka

menulis kisah

kesehariannya lalu

mengembangkannya

menjadi cerita fiksi. Kamu

bisa menghubunginya lewat alamat email:
[email protected]

Namanya Fransiska

Romana Pude Jari, lahir di

Atawatung, 30 April 2002,

sekarang berdomisili di

Kertabumi kab. Paser

Kaltim. Dia bisa di panggil

Romana atau Fransiska.

Sedang menempuh S1

sastra Indonesia di

Universitas Negeri

Yogyakarta. Hobinya membaca dan tidur.

58

Namanya Rifka Anisa.

Seorang gadis kelahiran

Wonogiri, 07 November

2001. Sekarang ini tengah

menempuh pendidikan di

Universitas Negeri

Yogyakarta. Dia suka

bermain game dan bisa

menghabiskan waktu

bermain game berjam-jam.

Apabila ingin menemukannya bisa di email:

[email protected].

59

60


Click to View FlipBook Version